Analisis Pemidanaan terhadap Pelaku Zina dalam Perspektif Hukum Positif dan Hukum Islam
Teks penuh
Dokumen terkait
KUHP memang menganggap bahwa persetubuhan diluar nikah adalah pezinaan, namun tidak semua perbuatan perzinaan dapat dihukum. Perbuatan perzinaan yang memungkinkan untuk dihukum
Hasil penelitian ini adalah dasar hukum yang digunakan untuk menjerat para pelaku tindak pidana terorisme yakni dalam Kitab Undang-Undang Hukum Pidana yang mana terdapat dalam
Mahmud Yunus, Hukum Perkawinan Dalam Islam, Menurut Imam Mazhab, (Jakarta, PT.. Dengan menikahi wanita yang sedang hamil dari zina, maka. dikhawatirkan akan terjadi percampuran
Penelitian ini akan mengangkat tema tentang Zina Sebagai Alasan Perzinahan (Analisis Perbandingan Hukum Positif dan Hukum Islam. Pertanyaan mendasar tentang penelitian ini
Menurut Hukum Pidana Islam, zina adalah perbuatan yang bertentangan dengan akhlak dan mempunyai dampak negatif terhadap masyarakat, sehingga hukum Islam memandangnya
Dengan melihat beberapa aspek diatas, maka dalam hukum pidana Islam orang yang melakukan tindak pidana harus dijatuhi hukuman yang telah ditetapkan atas apa yang
Hukum Islam memandang bahwa perbuatan zina yang terdapat dalam pasal 284 KUHP adalah laki-laki atau wanita yang telah kawin melakukan zina, unsur ini kurang mendukung
Konsekuensi yuridis dari pengertian zina, ditinjau dari segi hukum pidana adalah bahwa yang dapat dihukum hanyalah hubungan seks yang dilakukan oleh orang yang