• Tidak ada hasil yang ditemukan

RENCANA KERJA DAN SYARAT-SYARAT

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "RENCANA KERJA DAN SYARAT-SYARAT"

Copied!
38
0
0

Teks penuh

(1)

RENCANA KERJA DAN SYARAT-SYARAT

TENDER UMUM

PENGADAAN REPLACEMENT SERVER DAN STORAGE

UNTUK BLADE SYSTEM DI DC DAN DRC

No

: RKS- 39 /V/102020

KANTOR PUSAT PT TASPEN (PERSERO) Jl. Letjen Suprapto No 45, Cempaka Putih

Jakarta

(2)

1

INSTRUKSI KEPADA PESERTA TENDER

Keterangan:

1. Instruksi kepada peserta tender berisi informasi yang diperlukan oleh peserta tender untuk menyiapkan penawarannya sesuai dengan ketentuan yang ditetapkan oleh Panitia Pengadaan. Informasi tersebut berkaitan dengan penyusunan, penyampaian, pembukaan, evaluasi penawaran, dan penunjukan penyedia barang dan/ atau Jasa.

2. Hal hal berkaitan dengan pelaksanaan kontrak oleh penyedia barang, termasuk hak, kewajiban dan resiko dimuat dalam syarat-syarat umum kontrak. Apabila terjadi perbedaan penafsiran/pengaturan pada dokumen tender, penyedia jasa harus mempelajari dengan seksama untuk menghindari pertentangan pengertian.

3. Data pengadaan memuat ketentuan, informasi tambahan, atau perubahan atas instruksi kepada peserta tender sesuai dengan kebutuhan pengadaan yang akan ditenderkan.

4. RKS adalah bagian dari pada Dokumen pengadaan untuk mekanisme Tender dan Pemilihan Langsung dan bukan merupakan dokumen kontrak.

A UMUM

1. DASAR

PENGADAAN

1.1 Berpedoman pada Peraturan Direksi Nomor : PD-18/DIR/2020 tentang Pedoman Pelaksanaan Pengadaan Barang dan/atau Jasa, Pemeliharaan, dan Pengelolaan Aset Tetap Perusahaan.

1.2 Rencana Kerja dan Anggaran Perusahaan (RKAP) tahun 2020 1.3

1.4

Rencana Kerja dan Syarat - Syarat (RKS) berlaku sebagai pedoman untuk melaksanakan Pengadaan Replacement Server Dan Storage Untuk Blade System di DC dan DRC Tahun 2020

Permintaan Pengadaan Replacement Server Dan Storage Untuk Blade System di DC dan DRC Tahun 2020 PT TASPEN (Persero) melalui Nota Dinas Permintaan Nomor NDS-293/Q/092020 tanggal 29 Juni 2020

2. SUMBER DANA 2.1 Anggaran PT TASPEN (PERSERO) tahun 2020

Harga Perkiraan Sendiri (HPS) untuk pengadaan ini adalah Rp 20.898.000.000,00 - (Dua Puluh Miliar Delapan Ratus Sembilan Puluh Delapan Juta Rupiah) sudah termasuk pajak-pajak;

3. RUANG LINGKUP PROYEK,

3.1 Ruang lingkup proyek, Pengadaan Replacement Server Dan Storage Untuk Blade System di DC dan DRC Tahun 2020

(3)

2

PEKERJAAN DAN TUGAS

sebagaimana terlampir (lampiran 1)

4. JANGKA WAKTU PELAKSANAAN

4.1 Jadwal waktu pelaksanaan adalah selama 150 (Seratus Lima Puluh) hari takwim. Penyedia barang dan/atau jasa harus dapat melaksanakan pekerjaan sesuai dengan jangka waktu yang telah ditetapkan dalam Perjanjian dan Surat Perintah Kerja (SPK)

5. METODE PENGADAAN DANJENIS KONTRAK

5.1 Metode Pengadaan ini dilaksanakan dengan metode Tender Umum

6. PERSYARATAN PESERTA PENGADAAN

6.1 Calon peserta harus memenuhi syarat-syarat sebagai berikut:

a) Perusahaan Pelaksana haruslah perusahaan yang berdomisili di daerah JABODETABEK dan khusus bergerak dalam bidang Teknologi Informasi.

b) Perusahaan pelaksana memiliki level partnership minimal GOLD terhadap brand dari principal yang ditawarkan dan dibuktikan dengan surat keterangan dari principal.

c) Perusahaan pelaksana memiliki surat dukungan dari principal untuk mengikuti pengadaan ini.

d) Perusahaan pelaksana memiliki tenaga berpengalaman VMware dengan minimal sertifikasi VCP-Data Center.

e) Perusahaan pelaksana memiliki pengalaman mengadakan perangkat server dan storage dalam waktu 3 tahun terakhir yang dibuktikan dengan SPK atau sejenisnya.

f) Perusahaan pelaksana memberikan dokumen pembuktian spesifikasi teknis dengan menggunakan tabel kesesuaian lengkap dengan dimana item tersebut dapat dibuktikan merujuk kepada dokumentasi teknis perangkat yang dikeluarkan oleh principal (diberi tanda), laman internet website resmi principal,video publikasi di internet yang dipublish melalui akun resmi principal maupun screenshot aplikasi configurator internal principal.

7. BIAYA MENGIKUTI PENGADAAN

7.1 Semua biaya yang dikeluarkan oleh penyedia barang dan/atau jasa untuk mengikuti tender/pengadaan termasuk penyusunan penawaran menjadi beban penyedia barang dan/atau jasa dan tidak mendapat penggantian dari Panitia Pengadaan.

7.2 Dalam hal penawaran ditolak atau pengadaan dinyatakan gagal dan/atau batal karena suatu hal maka tidak dapat diberikan ganti rugi

(4)

3

dan/atau menuntut Panitia Pengadaan. 8. PENJELASAN

DOKUMEN PENGADAAN

8.1 Panitia Pengadaan memberikan penjelasan mengenai dokumen tender pada waktu dan tempat sesuai ketentuan dalam RKS Administrasi. 8.2 Dalam acara penjelasan tender (Aanwijzing), dijelaskan mengenai :

a. Lingkup pekerjaan; b. Metode Pengadaan;

c. Metode penyampaian penawaran; d. Metode Evaluasi;

e. Dokumen yang harus dilampirkan dalam dokumen penawaran; f. Acara pembukaan dokumen penawaran;

g. Hal hal yang menggugurkan penawaran; h. Jenis kontrak yang akan digunakan;

8.3 Pertanyaan dari peserta tender, jawaban dari Panitia Pengadaan di tuangkan dalam Berita Acara Rapat Penjelasan Pekerjaan (BARPP) yang ditandatangani oleh Panitia Pengadaan dan minimal 2 (dua) wakil saksi dari peserta yang hadir.

8.4 Apabila dalam Aanwijzing terdapat perubahan penting atau ketentuan baru maka perlu dituangkan dalam Risalah Rapat BARPP yang menjadi bagian tak terpisahkan dari dokumen pengadaan dan harus disampaikan kepada semua peserta.

8.5 Harga Perkiraan Sendiri (HPS) bersifat terbuka dan tidak rahasia.

8.6 Para peserta tender atau wakil peserta tender/yang hadir, memperlihatkan identitas atau surat keterangan penugasan dari perusahaan untuk menghadiri penjelasan dokumen tender dan menandatangani daftar hadir sebagai bukti kehadirannya.

8.7 Penjelasan pekerjaan pengadaan (Aanwijzing) akan dilaksanakan pada :

Hari : Senin

Tanggal : 19 Oktober 2020 Waktu : 10.00 WIB

Tempat : Bidding Room Divisi Pengadaan dan Pemeliharaan PT Taspen (Persero), Gd Blok C Lt.3, Jl. Letjen Suprapto No.45 Cempaka Putih Jakarta Pusat.

(5)

4 dan password akan disampaikan sebelum

pelaksanaan

8.8 Peserta tender yang telah mendaftar untuk mengikuti proses pengadaan barang dan/atau jasa tetapi tidak mengikuti proses Aanwijzing tidak diperkenankan mengikuti proses pemasukan dokumen penawaran. 9. PENINJAUAN

LAPANGAN

9.1 Bila dipandang perlu Panitia Pengadaan dapat memberikan penjelasan lanjutan dengan melakukan peninjauan lapangan

B

DOKUMEN TENDER

10. PENGAMBILAN DOKUMEN TENDER

10.1 Calon peserta tender yang dapat mengambil dokumen pengadaan adalah peserta yang telah melakukan pendaftaran sebagai peserta tender.

11. KLARIFIKASI

DOKUMEN TENDER

11.1 Calon Peserta tender yang memerlukan klarifikasi atas isi dokumen pengadaan dapat mengajukan pertanyaan kepada panitia pengadaan pada saat pelaksanaan penjelasan pekerjaan (Aanwijzing).

11.2 Panitia pengadaan wajib menanggapi setiap pertanyaan atau klarifikasi.

C.

PENYIAPAN PENAWARAN

12 BAHASA PENAWARAN

12.1 Semua dokumen penawaran harus menggunakan Bahasa Indonesia.

12.2 Lampiran-lampiran asli berbahasa asing disertai penjelasan dalam Bahasa Indonesia.

13 DOKUMEN PENAWARAN

13.1

13.2

Penyampaian dokumen penawaran menggunakan metode 2 (dua) sampul sesuai ketentuan pengadaan.

Peserta Pengadaan harus memasukkan dokumen penawaran yang meliputi :

a. Sampul I berisi Dokumen Administrasi dan Teknis (Dokumen Administrasi dan Dokumen teknis diurutkan sesuai dengan persyaratan serta dijilid terpisah);

(6)

5

b. Sampul II berisi Dokumen Biaya

Selanjutnya Sampul I dan Sampul II dimasukkan ke dalam 1

(satu) Sampul Besar

13.3 Peserta Tender harus menyerahkan dokumen penawaran sesuai bentuk-bentuk yang ditentukan dalam bentuk surat penawaran dan lampiran.

13.4 1. Dokumen Administrasi terdiri dari : a) Surat Pengantar (terlampir); b) Pakta Integritas (terlampir);

c) Surat Kuasa bermeterai Rp.6.000,- dari Direktur Perusahaan kepada Kuasanya (Penerima kuasa adalah karyawan Perusahaan dibuktikan dengan kartu tanda karyawan atau tanda bukti pengenal lainnya) untuk menghadiri Pembukaan Penawaran dan menandatangani surat-surat yang disyaratkan dalam Dokumen Pengadaan; d) Referensi Bank Pemerintah atau Bank Swasta berskala

Nasional kategori Sehat yang ditujukan kepada PT TASPEN (Persero);

e) Laporan Keuangan Audited tahun 2019 dengan opini minimum Wajar Dengan Pengecualian (WDP);

f) SPT Tahun 2019 dan SSP Pasal 21 Pajak Penghasilan (PPH) minimal bulan Juli 2020 dengan melampirkan Fotocopy bukti setor;

g) Surat Pernyataan bermaterai bahwa perusahaan tidak dalam proses pailit/kondisi pailit (terlampir)

h) Surat Pernyataan bermeterai bahwa Perusahaan tidak sedang menjalani Sanksi Pidana (terlampir)

i) Identitas nama perusahaan di Gedung Kantor 2. Dokumen Teknis terdiri dari:

a) Surat keterangan domisili perusahaan, TDP/NIB; b) Surat Keterangan minimal Level Gold partner dari

Principal;

c) Surat Dukungan Principal untuk mengikuti pengadaan; d) Tenaga berpengalaman VMware dengan minimal

sertifikasi VCP-Data Center;

(7)

6

Utama;

f) Copy SPK atau Perjanjian mengadakan perangkat server dan storage dalam waktu 3 tahun terakhir. g) memberikan dokumen pembuktian spesifikasi teknis

dengan menggunakan tabel kesesuaian lengkap dengan dimana item tersebut dapat dibuktikan merujuk kepada dokumentasi teknis perangkat yang dikeluarkan oleh principal (diberi tanda), laman internet website resmi principal,video publikasi di internet yang dipublish melalui akun resmi principal maupun screenshot aplikasi configurator internal principal

3. Dokumen Biaya terdiri dari :

3.1. Surat Penawaran harus diketik diatas kertas yang ber kop Perusahaan sesuai contoh terlampir dan bermaterai Rp. 6.000,- materai diberi tanggal, bulan

dan tahun ditanda tangani oleh Pemimpin/ Direktur

Utama atau penerima kuasa dari Direktur Utama yang nama penerima kuasanya tercantum dalam akta pendirian atau perubahannya, atau kepala cabang perusahaan yang diangkat oleh kantor pusat yang dibuktikan dengan dokumen otentik, atau pejabat yang menurut perjanjian kerjasama adalah yang berhak mewakili perusahaan yang bekerjasamadan distempel basah (bukan copy).

3.2 Dokumen Biaya diupload pada aplikasi

procurement PT TASPEN (Persero) di

e-proc.taspen.co.id

Dokumen Administrasi dan Dokumen Teknis dibuat 2 (dua) rangkap, dokumen asli dan dokumen copy.

Dokumen Biaya dibuat 1 (satu) rangkap, dokumen asli.

13.5 Harga penawaran ditulis dengan jelas dalam angka dan huruf. Harga penawaran yang mengikat adalah harga yang ditulis dengan huruf.

13.6 Semua pajak dan biaya-biaya yang harus di bayar oleh penyedia barang dan/atau jasa dalam Pelaksanaan Pekerjaan, serta pengeluaran lainnya sudah termasuk dalam harga

(8)

7

penawaran.

13.7 Jumlah harga yang tercantum dalam surat penawaran adalah mengikat dan tetap.

13.8

13.9

Setiap peserta tender hanya boleh menyerahkan satu penawaran.

Peserta tender yang menyerahkan lebih dari satu penawaran dinyatakan GUGUR.

14. MATA UANG PENAWARAN DAN CARA PEMBAYARAN

14.1 Jumlah harga penawaran harus menggunakan mata uang rupiah.

14.2 Cara pembayaran dilakukan sebanyak 2 (dua) termin dengan rincian sebagai berikut :

1. Pembayaran Termin I dilakukan setelah penerimaan infrastruktur Data Center;

2. Pembayaran Termin II dilakukan setelah penerimaan infrastruktur Data Recovery Center dan konfigurasi final terintegrasi DC dan DRC.

15. MASA

BERLAKUNYA PENAWARAN

15.1 Masa berlakunya penawaran adalah selama pekerjaan dilaksanakan sesuai dengan Surat Perintah Kerja.

D.

PENYAMPAIAN PENAWARAN

16. SAMPUL PENAWARAN

16.1 Peserta tender harus memasukan dokumen penawaran asli dan copy ke dalam DUA SAMPUL.

16.2 Pada sampul luar ditulis: “Nama Perusahaan”

PENGADAAN REPLACEMENT SERVER DAN STORAGE UNTUK BLADE SYSTEM DI DC DAN DRC

17. PENYAMPAIAN DOKUMEN PENAWARAN

17.1 Penyampaian dokumen penawaran agar disampaikan langsung pada saat Pembukaan Penawaran sebagai berikut :

3. Peserta Tender Umum secara langsung menyampaikan dokumen penawarannya kepada Panitia Pengadaan.

(9)

8 4. Pada saat berakhirnya batas waktu pemasukan

dokumen penawaran, Panitia Pengadaan

menyatakan bahwa pemasukan dokumen

penawaran ditutup serta menolak dokumen penawaran yang terlambat.

18. BATAS AKHIR WAKTU

PENYAMPAIAN PENAWARAN

18.1 Batas akhir waktu penyampaian penawaran adalah: Hari : Jumat

Tanggal : 23 Oktober 2020 Waktu : 15.00 WIB

Tempat : Bidding Room Divisi Pengadaan dan Pemeliharaan PT Taspen (Persero), Gd Blok C Lt.3, Jl. Letjen Suprapto No.45 Cempaka Putih Jakarta Pusat. Dokumen administrasi dan dokumen teknis agar discan dalam bentuk pdf dan dikirimkan melalui email [email protected] cc : [email protected] 19. HAL-HAL YG MEMBATALKAN SURAT PENAWARAN 19.1 19.2

- Terlambat Pemasukan Penawaran;

- Tidak memenuhi salah satu ketentuan dokumen penawaran yang dipersyaratkan;

- Memasukkan lebih dari satu harga penawaran yang berlaku;

- Tidak mengikuti salah satu persyaratan yang sudah ditetapkan;

- Tidak bermeterai, tidak bertanggal, tidak ditandatangani dan cap Perusahaan.

Apabila Dokumen Administrasi dan / atau Dokumen Teknis tidak lengkap, Dokumen Biaya tidak dibuka.

20. PENARIKAN PENGUBAHAN, PENGGANTIAN, ATAU

PENAMBAHAN,

20.1 Dokumen Penawaran tidak dapat ditarik, diubah, diganti, atau ditambah setelah batas akhir waktu penyampaian penawaran. 20.2 Dokumen penawaran yang sudah diserahkan kepada Panitia

(10)

9

DOKUMEN PENAWARAN

ditarik kembali dengan alasan apapun juga.

E.

PEMBUKAAN PENAWARAN 21. WAKTU DAN PROSES PEMBUKAAN PENAWARAN 21.1 21.2

Pembukaan Dokumen Penawaran dilaksanakan pada : Hari : Senin

Tanggal : 26 Oktober 2020 Waktu : 10.00 WIB s.d selesai

Tempat : Bidding Room Divisi Pengadaan dan Pemeliharaan PT Taspen (Persero), Gd Blok C Lt.3, Jl. Letjen Suprapto No.45 Cempaka Putih Jakarta Pusat. Pembukaan penawaran menggunakan Video Zoom, ID dan password akan disampaikan sebelum pelaksanaan

Pembukaan Dokumen dilakukan dengan 2 (dua) tahap, yaitu :

1. Tahap I : Membuka dan meneliti kebenaran

serta keabsahan dokumen

administrasi dan dokumen teknis sebagai prasyarat penetapan rekanan Peserta Tender Umum yang memenuhi syarat untuk mengikuti pembukaan dokumen biaya atau penawaran.

2. Tahap II : Membuka dokumen biaya atau penawaran sekaligus memutuskan sah atau tidaknya suatu penawaran.

21.3 Setelah batas waktu yang ditentukan tidak ada penawar yang hadir maka tender dinyatakan gagal dan akan dilakukan tender ulang.

21.4 Bila penawaran yang masuk kurang dari 2 (dua) peserta atau Peserta yang memenuhi persyaratan administrasi dan teknis kurang dari 2 (dua) peserta, maka Tender tidak dapat dilanjutkan, dokumen pengadaan tidak dibuka dan harus dilakukan Tender ulang.

(11)

10

21.5 Panitia Pengadaan harus membuat Berita Acara pembukaan penawaran (BAPP) sesuai dengan Lampiran.

22. KERAHASIAAN PROSES

22.1 Proses Evaluasi dokumen penawaran bersifat rahasia dan dilaksanakan oleh Panitia Pengadaan secara independen. 22.2 Informasi yang berhubungan dengan penelitian, evaluasi,

klarifikasi, konfirmasi dan usulan calon pemenang tender tidak boleh diberitahukan kepada peserta tender atau orang lain yang tidak berkepentingan sampai Pemberitahuan Pemenang diumumkan.

22.3 Setiap usaha peserta tender untuk mencampuri proses evaluasi dokumen penawaran atau Peraturan pemenang akan mengakibatkan ditolaknya penawaran yang bersangkutan. 23. KLARIFIKASI

DAN

KONFIRMASI PENAWARAN

23.1 Terhadap hal – hal yang diragukan berkaitan dengan dokumen penawaran, Panitia Pengadaan dapat melakukan konfirmasi kepada pihak-pihak/ instansi terkait.

24. PEMERIKSAAN PENAWARAN DAN PENAWARAN YANG MEMENUHI SYARAT

24.1 Sebelum dilakukan evaluasi yang lebih rinci terhadap semua dokumen penawaran, Panitia Pengadaan akan memeriksa setiap penawaran, antara lain:

a. Jangka waktu berlakunya surat penawaran tidak kurang dari yang ditetapkan dalam dokumen tender

b. Jangka waktu pelaksanaan pekerjaan yang ditawarkan tidak melebihi waktu yang ditetapkan dalam dokumen tender

c. Telah dibubuhi meterai, tanggal, ditandatangani oleh yang berhak dan distempel Perusahaan

d. Memenuhi ketentuan dokumen pengadaan

24.2 Penawaran yang memenuhi syarat adalah penawaran yang sesuai ketentuan dokumen pengadaan, tanpa adanya penyimpangan yang bersifat penting/pokok atau penawaran bersyarat.

Penawaran dengan penyimpangan yang bersifat penting/pokok atau penawaran bersyarat adalah:

a. Substansi kegiatan tidak konsisten dengan dokumen pengadaan;

(12)

11

pengadaan yang akan menimbulkan persaingan tidak sehat dan/atau tidak adil di antara peserta tender yang memenuhi syarat.

24.3 Apabila penawaran tidak memenuhi ketentuan dokumen pengadaan, akan ditolak oleh Panitia Pengadaan dan tidak dapat diperbaiki (post bidding) sehingga menjadi memenuhi syarat.

25. MATA UANG UNTUK EVALUASI PENAWARAN

25.1 Penawaran akan dievaluasi berdasarkan mata uang Rupiah.

26. EVALUASI PENAWARAN

26.1 Metode evaluasi penawaran dilakukan dengan sistem GUGUR 26.2 Urutan proses penilaiannya adalah sebagai berikut:

1. EVALUASI ADMINISTRASI

Sebelum dilakukan evaluasi administrasi, Panitia Pengadaan melakukan penelitian terhadap harga penawaran yang tercantum dalam surat penawaran. Apabila yang tertulis dalam huruf dan angka tidak sama, maka yang mengikat adalah yang tertulis dalam huruf dan selanjutnya disusun urutan harga penawaran.

Evaluasi administrasi dilakukan dengan mengevaluasi kelengkapan, keabsahan dan pemenuhan persyaratan administrasi :

a. Kelengkapan dokumen penawaran yang disyaratkan. b. Surat penawaran dinyatakan memenuhi persyaratan

administrasi apabila:

1) Ditandatangani oleh Pemimpin/ Direktur Utama atau penerima kuasa dari Direktur Utama yang nama penerima kuasanya tercantum dalam akta pendirian atau perubahannya, atau kepala cabang perusahaan yang diangkat oleh kantor pusat yang dibuktikan dengan dokumen otentik, atau pejabat yang menurut perjanjian kerjasama adalah yang berhak mewakili perusahaan yang bekerjasama; 2) Jangka waktu pelaksanaan yang ditawarkan tidak

melebihi jangka waktu pelaksanaan pekerjaan; 3) Bermaterai cukup dan bertanggal pada materai,

ditandatangani dan distempel perusahaan ; 4) Isi surat penawaran sesuai yang disyaratkan;

(13)

12

5) Tidak terdapat persyaratan tambahan. c. Surat Kuasa (bila ada)

Harus ditandatangani oleh penerima kuasa dari Direktur Utama yang nama penerima kuasanya tercantum dalam akta pendirian atau perubahannya, atau kepala cabang perusahaan yang diangkat oleh kantor pusat yang dibuktikan dengan dokumen otentik, atau pejabat yang menurut perjanjian kerjasama adalah yang berhak mewakili perusahaan yang bekerjasama. d. Dokumen Penawaran dinyatakan gugur apabila

penyedia barang dan/atau jasa tidak menyampaikan dokumen yang dipersyaratkan dalam dokumen pengadaan.

e. Dokumen penawaran yang masuk menunjukkan adanya persaingan yang sehat, tidak terjadi pengaturan bersama (kolusi) di antara para peserta dan/atau dengan Panitia Pengadaan yang dapat merugikan negara dan/atau peserta lainnya.

Hasil evaluasi adalah memenuhi persyaratan administrasi atau tidak memenuhi persyaratan administrasi.

Yang tidak memenuhi persyaratan administrasi

dinyatakan GUGUR. 2. EVALUASI TEKNIS

Evaluasi teknis dilakukan terhadap penawaran yang telah memenuhi persyaratan administrasi. Dokumen teknis dinyatakan memenuhi persyaratan teknis apabila memenuhi kelengkapan dokumen teknis yang disyaratkan. Hasil evaluasi adalah memenuhi persyaratan teknis,atau

tidak memenuhi persyaratan teknis

Yang tidak memenuhi persyaratan teknis dinyatakan

GUGUR.

3. EVALUASI KEWAJARAN HARGA

Evaluasi kewajaran harga dilakukan terhadap penawaran yang telah memenuhi persyaratan administrasi dan teknis.

Evaluasi kewajaran harga dilakukan terhadap penawaran apabila harga penawaran tidak melebihi Harga Perkiraan Sendiri (HPS) dan dinyatakan benar .

Bagi rekanan yang mengajukan penawaran di atas Harga Perkiraan Sendiri(HPS) maka dinyatakan GUGUR.

(14)

13

F.

PEMENANG TENDER

27. KRITERIA PEMENANG

27.1 Kriteria pemenang tender adalah:

1) Peserta tender dengan harga penawaran yang paling menguntungkan;

2) Memenuhi syarat administrasi dan teknis;

3) Harga penawaran tidak melebihi Harga Perkiraan Sendiri (HPS) yang ditetapkan dan benar dalam perhitungan biaya.

28. LARANGAN

PERSEKONGKOLAN

28.1 Panitia Pengadaan dan penyedia barang dan/atau jasa dilarang melakukan persekongkolan untuk mengatur dan/ atau menentukan pemenang dalam tender sehingga mengakibatkan terjadinya persaingan usaha yang tidak sehat.

28.2 Penyedia barang dan/atau jasa dilarang melakukan persekongkolan dengan penyedia barangdan/atau jasa lain untuk mengatur harga penawaran di luar prosedur pelaksanaan pengadaan barang dan/atau jasa sehingga mengurangi/ menghambat/ memperkecil dan/atau meniadakan persaingan yang sehat dan/atau merugikan pihak lain.

28.3 Penyedia barang dan/atau jasa dilarang melakukan suatu upaya memalsukan atau memberikan hal yang tidak benar atau menghilangkan fakta yang mempengaruhi suatu proses tender.

28.4 Panitia Pengadaan dan penyedia barang dan/atau jasa yang melakukan persekongkolan dikenakan sanksi sesuai peraturan yang berlaku.

29. MASA SANGGAH 29.1 Peserta tender yang berkeberatan atas hasil penetapan pemenang tender tersebut dapat mengajukan sanggahan dalam masa sanggah selambat-lambatnya 2 (dua) hari kerja sejak ditetapkannya pemenang secara tertulis disertai bukti-bukti.

29.2 Kepada peserta tender yang melakukan sanggahan wajib menyetorkan jaminan sanggahan sebesar 5% (lima persen) dari harga penawaran dalam bentuk Bank Garansi yang diterbitkan oleh Bank Pemerintah atau Bank Swasta berskala nasional.

(15)

14

29.3 Apabila sanggahan tidak terbukti maka jaminan sanggahan menjadi milik PT TASPEN (Persero) dan apabila sanggahan terbukti benar, maka jaminan yang telah disetorkan ke PT TASPEN (Persero) akan dikembalikan dan penetapan pemenang dibatalkan untuk dievaluasi ulang.

29.4 Panitia Pengadaan wajib memberikan jawaban atas sanggahan selambat-lambatnya 14 (empat belas) hari kalender dari tanggal diterimanya sanggahan, dan Jawaban bersifat Final.

29.5

29.6

Sanggahan yang diterima melewati waktu masa sanggah tidak akan ditanggapi.

Sanggahan ditujukan kepada :

Panitia Pengadaan REPLACEMENT SERVER DAN

STORAGE UNTUK BLADE SYSTEM DI DC DAN DRC

Jl. Letjend Suprapto No.45 Cempaka Putih Jakarta Pusat 10520 30. SURAT PERINTAH KERJA (SPK) DAN PERJANJIAN 30.1 30.2

Setelah ditetapkan Pemenang Pengadaan, maka Manajer Utama Divisi Pengadaan dan Pemeliharaan akan menerbitkan Surat Perintah Kerja (SPK) kepada penyedia barang dan/atau jasa yang ditandatangani oleh KEDUA

BELAH PIHAK.

Manajer Utama Divisi Pengadaan dan Pemeliharaan akan menerbitkan Perjanjian Pengadaan Barang dan/atau Jasa yang ditandatangani oleh KEDUA BELAH PIHAK. 31. JAMINAN

PELAKSANAAN

31.1

31.2

31.3.

Jaminan pelaksanaan diterbitkan oleh Bank Pemerintah atau Bank Swasta berskala Nasional sebesar 5% (lima persen) dari nilai kontrak paling lambat 14 hari kerja setelah SPK diterbitkan.

Jangka waktu Jaminan Pelaksanaan sampai dengan berakhirnya jangka waktu Surat Perintah Kerja (SPK) dan perjanjian.

Pengembalian Jaminan Pelaksanaan Pekerjaan dilakukan setelah Penyedia Barang dan/atau Jasa menyelesaikan

(16)

15

32. PAKTA INTEGRITAS

SANKSI DAN DENDA 32.1

32.2

32.3 Pakta Integritas harus ditandatangani oleh pemimpin/direktur utama perusahaan atau penerima kuasa dari direktur utama yang nama penerima kuasanya tercantum dalam akta pendirian atau perubahannya, atau kepala cabang perusahaan yang diangkat oleh kantor pusat yang dibuktikan dengan dokumen otentik, atau pejabat yang menurut perjanjian kerja sama adalah yang berhak mewakili perusahaan yang bekerjasama.

seluruh pekerjaan Pengadaan Barang dan/atau Jasa. Pakta Integritas merupakan komitmen untuk mencegah dan tidak melakukan Kolusi, Korupsi dan Nepotisme (KKN).

Penyedia barang dan/atau jasa dan panitia pengadaan harus menandatangani pakta integritas sebelum dimulainya pelaksanaan tender yaitu pada saat pembukaan dokumen penawaran.

33. 33.1

33.2

33.3

Jika pelaksanaan pekerjaan tersebut melampaui batas waktu yang telah ditentukan, maka akan dikenakan denda sebesar 1‰ (satu permil) per hari keterlambatan, maksimal 5% (lima persen) dari nilai kontrak.

Peserta dikeluarkan dari DRT dan di-blacklist (tidak diperkenankan untuk mengikuti kegiatan pengadaan barang dan/atau jasa) apabila :

a. Telah ditetapkan sebagai pemenang atas pelaksanaan Pengadaan barang dan/atau jasa akan tetapi tidak melaksanakan kewajiban sebagaimana diatur dalam perjanjian/SPK;

b. Telah ditetapkan sebagai pemenang atas pelaksanaan pengadaan barang dan/atau jasa akan tetapi mengundurkan diri sebelum diterbitkan Perjanjian dan/atau SPK;

c. Merekayasa Dokumen Pengadaan.

Penyedia Barang dan/atau Jasa tidak diperkenankan untuk mengikuti pengadaan selama 6 (enam) bulan sejak dinyatakan tidak layak pada saat dilakukan evaluasi

(17)

16 34. PENYELESAIAN PERSELISIHAN 34.1 34.2 rekanan terseleksi

Setiap perbedaan pendapat dan/atau perselisihan yang timbul dalam pelaksanaan Perjanjian ini, KEDUA BELAH

PIHAK sepakat untuk menyelesaikan secara musyawarah

untuk mencapai mufakat.

Apabila penyelesaian perselisihan sebagaimana dimaksud ayat 34.1 tidak berhasil, maka KEDUA BELAH PIHAK sepakat untuk menyelesaikan perselisihan tersebut melalui Pengadilan Negeri Jakarta Pusat.

Jakarta, 13 September 2020 Ketua Panitia Pengadaan

MOCH ARIANSYAH NIK. 1432

(18)

17

LAMPIRAN 1

1. Ruang Lingkup Pekerjaan

Pengadaan ini memiliki ruang lingkup pekerjaan yang terdiri dari :

a) Mengadakan chassis, blade server dan storage dengan menggunakan brand yang sama. b) Mengadakan chassis, blade server dan storage sesuai jumlah dan spesifikasi teknis. c) Mengirimkan 1 paket blade server dan storage nya ke DRC PT. Taspen di Denpasar. d) Memberikan preventive maintenance setiap bulan selama masa warranty.

e) Melakukan pengecekan rutin versi software infrastruktur (firmware, bios, vCenter, vSphere, vRops dll) dan melakukan upgrade sesuai rekomendasi.

f) Melakukan assessment terhadap kelistrikan, pergantian dan pemasangan 2 MCB existing ke MCB 63A, pergantian kabel listrik ke 16mm dan pergantian legrand ke 63A di DC dan DRC.

g) Memberikan pelatihan dari lembaga pendidikan resmi sesuai kurikulum sertifikasi untuk Red Hat Enterprise Linux System Administration (RH-124, RH-134) sebanyak 10 orang dan menyediakan

exam-nya sebanyak 5 orang.

h) Memberikan pelatihan dari lembaga pendidikan resmi sesuai kurikulum sertifikasi untuk VMware Certified Professional – Data Center Virtualization sebanyak 10 orang dan menyediakan exam-nya sebanyak 5 orang.

Chassis dan Blade Server :

 Mempersiapkan rak server beserta dengan PDU nya.

 Melakukan proses mounting chassis blade server ke dalam rak.  Melakukan proses mounting blade server ke chassis nya.

 Melakukan konfigurasi network pada switch ethernet yang ada pada chassis sampai dapat berkomunikasi dengan core switch.

(19)

18  Konfigurasi 2 port 100Gb pada masing-masing ethernet switch agar menjadi active-active

(teaming).

 Melakukan instalasi hypervisor VMware vSphere versi latest / terakhir, input lisensi yang sesuai dan konfigurasi networknya .

 Melakukan instalasi VMware vCenter versi latest / terakhir, input lisensi yang sesuai sampai dapat mengenali host dan datastore dari storage.

 Melakukan instalasi VMware vRealize Operation Manager Enterprise versi latest / terakhir dan input lisensi yang sesuai sampai dapat monitoring host-host dan VM yang lain.

 Melakukan konfigurasi network di sisi VMware agar memiliki beberapa koneksi sesuai dengan VLAN yang ada pada infrastruktur network Taspen.

 Melakukan konfigurasi supaya server dapat dimonitor dengan menggunakan aplikasi native di smartphone.

 Melakukan migrasi VM yang bersifat critical dari cluster lain kedalam cluster VMware yang terdapat pada pengadaan ini.

 Melakukan upgrade VM hardware dan VMware tools terhadap VM-VM yang sudah dimigrasi tersebut.

 Instalasi dan konfigurasi integrasi antara software management chassis dan blade dengan VMware vCenter.

 Memastikan adanya koneksi antara cluster host di DC dengan cluster host di DRC agar dapat melakukan replikasi/sinkronisasi VM.

 Melakukan simulasi Failover VM dari DC ke DRC dan Failback dari DRC ke DC menggunakan vSphere Replication dan VMware SRM.

 Memberikan training selama 2 hari mengenai operational perangkat dan managementnya.  Melakukan User Acceptance Test ( UAT ).

(20)

19

Storage SAN (Storage Area Network) :

 Mounting keseluruhan perangkat storage kedalam rak.

 Pemasangan dan konfigurasi disk dan konektifitasnya sampai dapat dikenali oleh host-host yang ada dan sebagai datastore pada vCenter Server.

 Konfigurasi prangkat storage agar dapat dimonitor menggunakan aplikasi native pada smartphone.  Integrasi VMware vSphere Storage APIs Array Integration (VAAI) sehingga dapat melakukan

konfigurasi storage melalui vCenter.

 Memberikan training selama 3 hari mengenai operational storage dan managementnya.  Melakukan User Acceptance Test ( UAT ).

2. Jumlah dan Spesifikasi Teknis

a) Jumlah dan spesifikasi teknis perangkat dibawah ini MINIMAL meliputi :

 Perangkat blade server dan storage harus 1 merk dan kedua perangkat tersebut harus masuk dalam :

 Top 5 Companies Worldwide Server Unit Shipments, Market Share and Growth, Second Quarter 2020.

 Top 5 Companies Worldwide Enterprise External OEM Storage System Market, Second Quarter 2020.  Gartner Leader Magic Quadrant 3 tahun terakhir berturut-turut untuk Solid State Arrays atau Primary

Storage.

(21)

20 Top 5 Companies Worldwide Enterprise External OEM Storage System Market, Second Quarter 2020

(22)

21 Gartner MQ Quadrant 2018 – Solid State Arryas

(23)

22

Topologi Blade System dan SAN Storage

Spesifikasi Umum 1 Unit Blade Server (Minimal) Processor

2 x Intel Xeon Gold 6238R 2.2G, 28C/56T, 10.4GT/s, 38.5 M Cache, Turbo, HT (165W) DDR4-2933

Memory 16 x 64GB RDIMM, 3200 MT/s, Dual Rank

Intenal Storage BOSS controller card + with 2 M.2 Sticks 240G (RAID 1)

Hypervisor VMware vSphere 7 Enterprise Plus

NIC QLogic FastLinQ 41262 Dual Port 10/25GbE

Emulex LPm32002 Dual Port 32Gb

Spesifikasi Umum 1 Unit SAN Storage (Minimal)

# Controller 2 (48 core)

Cache 2 TiB

# Drives 24x 7.68TB NVMe Flash + 1HS

Data Reduction Ratio 3:1

Front-End

(24)

23

Jenis Perangkat Spesifikasi Teknis Detail ( MINIMAL ) Jumlah ( MINIMAL )

CHASSIS Memiliki dimensi ketinggian 7U pada rack. 2

Mengusung konsep Kinetic/Composable/Modular Infrastructure.

Memiliki flexibilitas terhadap isi blade dalam chassis, dengan minimum instalasi 1 blade.

Memiliki dukungan sistem kinetic/composable, yakni penggunaan perangkat yang memungkinkan untuk diupgrade sesuai kebutuhan Memiliki dukungan sistem modular, yakni perangkat dapat bekerja secara mandiri

Memiliki dukungan fan & air flow terdedikasi untuk perangkat-perangkat di dalam chassis

Memiliki fungsi hotspare pada fan depan & fan belakang dalam chassis Memiliki sistem redudancy PSU

Mendukung sistem redundancy PSU / grid redundancy dengan pilihan konfigurasi 2+1, 2+2, 3+0, 3+1, 3+3. 4+1 dan 5+1

Memiliki 4 fan depan dan 5 fan belakang untuk memastikan seluruh komponen yang terpasang dalam chassis mendapatkan sirkulasi aliran udara yang maksimal.

Memiliki fitur tampilan dalam LCD terintegrasi untuk menampilkan sebagian info perangkat server

Mendukung penuh integrasi dengan 3rd party software seperti : Microsoft® System Center, VMware® vCenter™, BMC Software (available from BMC), Ansible by Red Hat.

Memiliki fitur security : TPM 1.2/2.0 (optional), Cryptographically signed firmware, Silicon Root of Trust, Mendukung Secure Boot, Mendukung System Lockdown untuk keamanan, System Erase.

Memiliki dukungan port fisik : 2 USB 2.0 Type A or KVM control (keyboard and mouse only), 1 USB 2.0 Type Micro-AB, Direct management port, Memiliki Mini Display Port, Memiliki konektor khusus untuk video.

(25)

24

Memiliki fitur redundant dari masing-masing switch yang terpasang secara internal

Memiliki total 6 slot switch internal sebagai perangkat interkoneksi ( switch ) terintegrasi

Memiliki slot switch khusus untuk komunikasi server blade menuju SAN Storage

Menyediakan rak khusus untuk penempatan chassis dan blade server Menyediakan 2 Vmware vCenter Server versi terakhir

Menyediakan 2 paket VMware Operation Manager Enterprise versi terakhir

Memiliki 2 internal ethernet switch untuk masing-masing chassis.

Memiliki Internal Ethernet Switch yang Memiliki 8 port koneksi internal ( server-facing ports ) berkecepatan 25 GbE.

Memiliki Internal Ethernet Switch yang Memiliki 2 port koneksi uplink berkecepatan 100 GbE.

Memiliki Internal Ethernet Switch yang Memiliki 1 port koneksi uplink berkecepatan 40 GbE.

Memiliki dukungan interkoneksi external ( antar chassis ) dengan opsi 10 Gbps

Memiliki Internal Ethernet Switch yang Memiliki sistem operasi switch mandiri.

Memiliki Internal Ethernet Switch yang Memiliki dukungan terhadap open source ONIE ( Open Network Install Environment ).

Memiliki Internal Ethernet Switch yang Memiliki dukungan teknologi aggregation I/O untuk penyesuaian terhadap environment koneksi sebelumnya.

Memiliki Internal Ethernet Switch yang Mendukung arsitektur switching L2 dan L3.

Memiliki Internal Ethernet Switch yang Memiliki skalabilitas switching L2 dan L3 dengan QoS ( Quality of Service ), dan ACL.

(26)

25

Memiliki Internal Ethernet Switch yang Mendukung implementasi IPv4 dan IPv6.

Memiliki Internal Ethernet Switch yang Memiliki kapasitas switching I/O bandwith sampai dengan 960 Gbps.

Memiliki Internal Ethernet Switch yang Memiliki kapasitas forwarding sebesar 363 Mpps.

Menggunakan switch dedikasi dengan fungsi koneksi menuju jaringan utama TASPEN ( Core Switch )

Menggunakan teknologi komunikasi langsung antara kartu jaringan ethernet dalam server menuju switch ethernet internal dalam chassis ( tanpa midplane – direct IO Connect)

Memiliki automasi CLI ( CLI automation ), Zero Touch Deployment ( ZTD ), Linux Utilities, dan Control Plane API’s

Memiliki 2 internal SAN Switch untuk masing-masing chassis.

Memiliki Internal SAN Switch yang Memiliki 16 port koneksi internal ( server-facing ports ) berkecepatan maksimum 32 Gbps.

Memiliki Internal SAN Switch yang Memiliki 8 port koneksi eksternal berkecepatan 32 Gbps.

Memiliki Internal SAN Switch yang Memiliki 2 port koneksi uplink dengan masing-masing port support breakout 4x32Gbps.

Memiliki Internal SAN Switch yang Mendukung layanan Port-On-Demand ( PoD ).

Memiliki Internal SAN Switch yang Memiliki dukungan teknologi aggregation I/O untuk penyesuaian terhadap environment koneksi sebelumnya.

Memiliki Internal SAN Switch yang Mendukung Fibre Channel Class 2 dan Class 3.

Mendukung penerapan NVMEoF ( NVMe Over Fabric ) atau NVMe over Fiber Channel

(27)

26 BLADE SERVER Memiliki fitur management monitoring mandiri di tiap server blade yang

terpasang di dalam chassis.

16

Memiliki dukungan sampai dengan 8 server blade per chassis

Memiliki instalasi 2 Intel Xeon Gold 6238R 2.2G, 28C/56T, 10.4GT/s, 38.5 M Cache, Turbo, HT (165W) DDR4-2933 per blade

Memiliki total 24 slot memory untuk mendukung performa CPU

Mendukung penggunaan memory model baru dengan performa 3200 MT/s

Memiliki memory 16 x 64GB RDIMM, 3200 MT/s, Dual Rank per blade Mendukung penggunaan media penyimpanan internal server blade dengan BOSS controller card

Mendukung konfigurasi BOSS controller card ( Raid 1 ) sebagai media penyimpanan image ESXi v.7

Memiliki opsi BOSS controller card dengan kapasitas 2 x 240 GB per keping

Mendukung penggunaan 6 internal harddisk dalam blade

SOFTWARE MANAGEMENT /

MONITORING CHASSIS-BLADE

Memiliki dukungan remote perangkat dengan port khusus ( terpisah dari port kartu NIC / jaringan )

Memiliki 2 port khusus management yang terpisah dan berfungsi sebagai redundant back up

Memiliki dukungan untuk melakukan remote dan monitoring sampai dengan 10 chasiss / 80 server yang terpasang dalam chassis

Memiliki Unified control ( kontrol ke semua perangkat dalam chassis ) : single management point for server, storage and networking

Memiliki dukungan resmi pabrikan untuk integrasi dengan VMWare Vcenter

Memiliki dukungan resmi pabrikan untuk integrasi dengan Microsoft System Center

(28)

27

Memiliki Intelligent automation dalam hal otomatis alert secara system Memiliki dukungan untuk melakukan upgrade BIOS dan firmware untuk blade melalui Vcenter

Memiliki kemampuan untuk terintegrasi dengan VMWare Vcenter dalam 1 tampilan dashboard

Memiliki kemampuan untuk memonitor perangkat server dan network switch dalam chassis

Memiliki kemampuan untuk auto deploy image menggunakan template yang sudah dipersiapkan pengguna

Memiliki aplikasi native berbasis android/IOS untuk monitoring chassis dan blade yang dipublish resmi oleh principal dan bisa diinstal melalui PlayStore atau AppleStore.

Mampu memonitor komponen perangkat server ( health status, hardware & firmware inventory, networking details, serial number/service tag). Mampu melihat warranty perangkat.

Memberikan automated push notification kepada Tim TI

Mampu melakukan konfigurasi chassis maupun blade server melalui apps ( mengganti password, merubah IP, mengganti key BIOS setting, reboot blade/chassis, shutdown blade/chassis, power on blade ).

Memiliki dukungan monitor perangkat menggunakan transmisi koneksi bluetooth

Memiliki kemampuan untuk menampilkan health status perangkat secara Augmented Reality melalui koneksi bluetooth

SAN SWITCH EXTERNAL

Telah memiliki 8 license port koneksi berkecepatan 32 Gbps 2

Memiliki dukungan upgrade license sampai dengan 24 port

Memiliki kemampuan menyesuaikan kecepatan transfer data sesuai dengan jenis koneksi yang berjalan ( 32 Gbps/ 16 Gbps/ 8 Gbps/ 4 Gbps ) Memiliki kemampuan untuk melakukan agregasi bandwith sebesar 768

(29)

28

Gbps

Mendukung penerapan NVMEoF ( NVMe Over Fabric ) atau FC-NVMe

SAN STORAGE High-end enterprise storage (tier 0) yang memiliki active-active multi-controller yang mendukung skalabilitas arsitektur secara scale-up dan scale-out.

2

Memiliki 2 (dua) active-active controller dengan spek total 48 core dan dapat ditingkatkan minimum 4 (empat) active-active controller untuk pengembangan di masa mendatang.

Memiliki arsitektur end-to-end NVMe multi-controller, dukungan media NVMe Flash dan SCM, dan mendukung penggunaan NVMeoF (NVMe over Fabric).

Mendukung unified storage untuk protokol block dan file tanpa penambahan perangkat keras eksternal. Protokol storage yang diajukan harus menggunakan Block.

Memiliki jumlah 24 disk dengan size per disk nya sebesar 7,68 TB All NVMe

Mendukung No Single Point of Failure (SPOF). Semua komponen harus redundant dan mendukung hot swap termasuk power supply, fan, battery, dll. Storage yang diajukan harus memiliki kemampuan non-disruptive

replacement jika terjadi kerusakan di perangkat keras,

firmware/microcode upgrade, dan upgrade perangkat keras.

Memiliki DRAM Cache minimum 2 TiB dan dapat ditingkatkan menjadi 4 TiB untuk kebutuhan mendatang. Host IO read dan write harus di-mirror di dalam DRAM cache untuk mendukung performance dan serviceability.

Memiliki proteksi data di dalam cache jika terjadi planned atau unplanned down time dengan melakukan vaulting atau destaging data di dalam cache ke NVMe flash module.

(30)

29

Mendukung dual port NVMe Storage Class Memory (SCM) dan Flash (SSD) drive. Semua drive mendukung dua independent I/O channel dengan automatic failover dan fault isolation. Storage yang diajukan mendukung penggunaan media NVMe SCM drive dengan kapasitas 750GB dan 1.5TB serta media NVMe Flash drive dengan kapasitas 1.9TB, 3.84TB, 7.68TB, dan 15.36TB. Storage mendukung penggunaan mix drive dengan kapasitas berbeda di dalam storage resource pool yang sama.

Mendukung proteksi data RAID 5 (7+1), RAID 5 (3+1), dan RAID 6 (6+2).

Mendukung multiprotocol dengan konektivitas FC, iSCSI, dan GigE secara native dan tidak memerlukan perangkat keras tambahan untuk mendukung protokol dan konektivitas tersebut.

Memiliki 8 x 32Gbps FC port untuk mendukung konektivitas ke host. Jumlah port dapat ditingkatkan menjadi 64 untuk pengembangan di masa depan.

Memiliki inline compression dan deduplication untuk penyediaan efisiensi kapasitas. Storage yang diajukan memiliki minimum sampai dengan 3:1 Data Reduction Ratio.

Memiliki dedicated(khusus) adapter untuk penyediaan

fungsi/fiturdeduplication dan compression.

Mendukung sistem operasi Windows, HP-UX, Linux, Solaris, IBM AIX, dan IBM i.

Mendukung server virtualisasi seperti Vmware vSphere dan Microsoft Hyper-V. Storage yang diajukan harus memiliki integrasi dengan vSphere Virtual Volumes VVOL, VAAI, VSA, dan Microsoft Offload Data Transport (ODX).

Mendukung kemampuan service level yang menyediakan pengguna untuk melakukan setup target response time untuk workload aplikasi yang spesifik dan menyediakan konsisten response time.

Menyediakan rak khusus untuk penempatan SAN Storage

(31)

30 SOFTWARE

MANAGEMENT / MONITORING SAN STORAGE

Memiliki aplikasi native berbasis android dan IOS untuk monitoring storage yang di publish secara resmi oleh principal dan bisa diinstall melalui PlayStore dan AppleStore.

Memiliki storage monitoring berbasis cloud yang memiliki kemampuan monitoring performa, kapasitas, komponen storage, konfigurasi dan proteksi data.

memiliki kemampuan predictive analytic yang memungkinkan utilisasi kapasitas dan perfoma.

Memiliki kemampuan untuk mengidentifikasi isu atau anomali yang potensial terjadi pada lingkungan storage, dan memberikan rekomendasi berdasarkan best practices dan manajemen resiko.

Memiliki kemampuan untuk membuat tren dari data historical dan prediksi sehingga memberikan wawasan bagaimana kapasitas digunakan. Memiliki kemampuan memberikan skor terhadap kesehatan sistem storage.

Memiliki kemampuan untuk memberikan informasi jika ada dampak performance di sistem.

Memberikan informasi jika ada update terhadap kode atau firmware. Mendukung monitoring multi-system storage yang didukung pada environment data center termasuk SAN Switch yang memiliki interoperabilitas dengan storage monitoring tersebut.

Memiliki kemampuan monitoring kapasitas storage, pools, dan reclaimable storage untuk informasi storage yang mungkin sudah tidak terpakai.

Memiliki kemampuan untuk menyediakan LUN ke host (provisioning). Memiliki kemampuan untuk mengkonfigur dan mengelola storage Memiliki kemampuan untuk mengelola suatu pekerjaan (jobs). Memiliki kemampuan untuk mengelola atau mengatur system alert. Memiliki management software untuk mengelola hingga diatas # 100 storage/array dalam single dashboard.

(32)

31 WARRANTY

AND SUPPORT

Warranty hardware dan software selama 3 tahun. Sparepart dan replacement by principal.

Technical, installation, startup and migration by principal. 7x24 Technical support dengan response time 4 jam.

Menyediakan 1 orang personil khusus untuk melakukan analisa berkala terhadap spesifik semua perangkat

Spesifikasi Perusahaan Pelaksana :

a) Perusahaan Pelaksana haruslah perusahaan yang berdomisili di daerah JABODETABEK dan khusus bergerak dalam bidang Teknologi Informasi.

b) Perusahaan pelaksana memiliki level partnership GOLD terhadap brand dari principal yang ditawarkan dan dibuktikan dengan surat keterangan dari principal.

c) Perusahaan pelaksana memiliki surat dukungan dari principal untuk mengikuti pengadaan ini.

d) Perusahaan pelaksana memiliki tenaga berpengalaman VMware dengan minimal sertifikasi VCP-Data Center. e) Perusahaan pelaksana memiliki pengalaman mengadakan perangkat server dan storage dalam waktu 3 tahun

terakhir yang dibuktikan dengan SPK atau sejenisnya.

f) Perusahaan pelaksana memberikan dokumen pembuktian spesifikasi teknis dengan menggunakan tabel kesesuaian lengkap dengan dimana item tersebut dapat dibuktikan merujuk kepada dokumentasi teknis perangkat yang dikeluarkan oleh principal (diberi tanda), laman internet website resmi principal,video publikasi di internet yang dipublish melalui akun resmi principal maupun screenshot aplikasi configurator internal principal.

(33)

32 3. Hasil yang diharapkan

Hasil yang harus diserahkan atas pekerjaan yang akan dilaksanakan meliputi:

a. Kelistrikan sudah sesuai requirement dan sudah dapat digunakan.

b. Perangkat chassis, blade server, storage dan penunjangnya sudah terpasang pada masing-masing rak dengan rapi dan dapat berfungsi dengan normal di DC dan DRC.

c. Hypervisor sudah ter-install menggunakan versi terakhir dan berfungsi secara normal.

d. VMware Operation Manager Enterprise sudah ter-install menggunakan versi terakhir dan sudah dapat melakukan monitoring server.

e. VMware vCenter Server sudah ter-install menggunakan versi terakhir dan sudah dapat melakukan management terhadap environment virtualisasi.

f. VMware vCenter DC dan DRC sudah dapat saling berkomunikasi.

g. Aplikasi native pada smartphone sudah dapat melakukan komunikasi dan monitoring terhadap infrastruktur chassis, blade server dan storage di DC dan DRC.

h. Berhasil melakukan migrasi VM yang bersifat critical dari cluster lain kedalam cluster baru.

i. Berhasil melakukan simulasi failover VM dari DC ke DRC maupun sebaliknya dengan menggunakan tools vSphere Replication dan VMware SRM.

j. Training operational chassis, blade server dan storage sudah dilaksanakan.

k. Training dan exam sertifikasi Red Hat Enterprise Linux dan VMware Certified Professional – Data Center Virtualization sudah dilaksanakan.

l. Dokumen konfigurasi Chassis, Blade Server dan Storage.

m. Dokumen training untuk operational dan management chassis, blade server dan storage. n. Dokumen hasil User Acceptance Test (UAT).

(34)

33 LAMPIRAN 2

KOP Perusahaan

SURAT PENGANTAR DOKUMEN

Nomor : ---

Lampiran : 1 (satu) berkas

Perihal : Surat Pengantar Dokumen

Kepada Yth. Panitia Pengadaan

PT. TASPEN (PERSERO) KANTOR PUSAT Jl. Letjen. Suprapto Cempaka Putih JAKARTA – PUSAT. Dengan Hormat,

Sehubungan dengan pengumuman dari Panitia Pengadaan nomor PUM-11/V/102020 tanggal 13 Oktober 2020 perihal

pengadaan Replacement Server Dan Storage Untuk Blade System Di DC Dan DRC dengan ini kami mengajukan penawaran dengan penjelasan sebagai berikut :

1. Kami telah menerima dan mempelajari Dokumen Pengadaan serta Berita Acara Hasil Rapat Penjelasan

(Aanwijzing);

2. Kami menjamin kebenaran dan keabsahan data yang dilampirkan pada penawaran;

3. Kami setuju bahwa :

a. Segala biaya yang dikeluarkan untuk rapat penjelasan dan penyusunan penawaran kami tidak akan meminta penggantian dari Panitia Pengadaan;

b. Panitia Pengadaan tidak terikat untuk menyetujui penawaran kami, dan tidak terikat untuk memberikan alasan penolakan penawaran;

c. Kami tunduk pada ketentuan-ketentuan yang tercantum dalam dokumen pengadaan.

Demikian surat pengantar ini kami ajukan, atas perhatian dan kerjasamanya kami ucapkan terima kasih. ………,………...…...20...

Penyedia Barang dan/atau Jasa

(……….) (nama jelas)

meterai Rp. 6000,-, tanda tangan dan stempel perusahaan

(35)

34 LAMPIRAN 3

Tanpa KOP Perusahaan

PAKTA INTEGRITAS

Nomor : ……….

Saya yang bertanda tangan di bawah ini, dalam rangka Pengadaan Replacement Server Dan Storage Untuk Blade

System di DC dan DRC Tahun 2020 pada proyek/satuan kerja PT TASPEN (Persero), dengan ini menyatakan

bahwa saya :

1. Tidak akan melakukan praktek Korupsi Kolusi dan Nepotisme (KKN) ;

2. Akan melaporkan kepada pihak yang berwajib/berwenang apabila mengetahui ada indikasi KKN di dalam proses pengadaan ini;

3. Dalam proses pengadaan ini, berjanji akan melaksanakan tugas secara bersih, transparan dan profesional dalam arti akan mengerahkan segala kemampuan dan sumber daya secara optimal untuk memberikan hasil kerja terbaik mulai dari penyiapan penawaran, pelaksanaan dan penyelesaian pekerjaan/kegiatan ini;

4. Apabila saya melanggar hal-hal yang telah saya nyatakan dalam PAKTA INTEGRITAS ini, saya bersedia dikenakan sanksi moral, sanksi administrasi serta dituntut ganti rugi dan pidana sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Jakarta, .... ...

PENGGUNA PANITIA PENGADAAN PENYEDIA

(Nama Jelas) (Tanda

Tangan) (Nama Jelas)

(Tanda

Tangan) (Nama Jelas)

(Tanda Tangan)

materai Rp 6.000,-(tgl,bln,thn) dan

(36)

35 LAMPIRAN4

KOP Perusahaan

SURAT PERNYATAAN

Saya yang bertanda tangan di bawah ini, dalam rangka Pengadan Replacement Server Dan Storage Untuk Blade System di DC dan DRC, dengan ini menyatakan bahwa Perusahaan saya dalam 2 (dua) tahun terakhir :

1. Tidak dikenakan sanksi oleh Lembaga yang berwenang; 2. Tidak dalam Pengawasan Pengadilan;

3. Tidak dalam Proses Pailit / Kondisi Pailit; 4. Kegiatan Usaha tidak sedang dihentikan;

Apabila hal-hal yang telah saya nyatakan dalam Surat Pernyataan ini saya langgar, saya bersedia dikenakan sanksi moral, sanksi adminstrasi serta dituntut ganti rugi dan pidana sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

………, ………...…...20...

Penyedia Barang dan/atau Jasa*)

(……….) (nama jelas)

meterai Rp. 6000,-, tanda tangan dan stempel perusahaan

(37)

36 LAMPIRAN5

KOP Perusahaan

SURAT PERNYATAAN

Saya yang bertanda tangan di bawah ini Direksi PT ... , dalam rangka Pengadaan Replacement Server Dan Storage Untuk Blade System di DC dan DRC dengan ini menyatakan bahwa saya atas nama Perusahaan tidak dalam menjalani sanksi pidana.

Apabila saya melanggar pernyataan ini, saya bersedia dikenakan sanksi moral, sanksi adminstrasi serta dituntut ganti rugi dan pidana sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

………,………...…...20... Penyedia Barang dan/atau Jasa

(……….) (nama jelas)

meterai Rp. 6000,-, tanda tangan dan stempel perusahaan

(38)

37 LAMPIRAN 6

KOP Perusahaan

Nomor : --- Kepada Yth.

Lampiran : 1 (satu) berkas PT TASPEN (Persero)

Perihal : Penawaran Harga Jl. Letjen. Suprapto

Cempaka Putih JAKARTA – PUSAT

Dengan Hormat,

Menunjuk Pengumuman dari PT TASPEN (Persero) Nomor PUM-11/V/102020 tanggal 11 Oktober 2020 perihal

Pengadaan Replacement Server Dan Storage Untuk Blade system di DC dan DRC dan berdasarkan Rencana Kerja dan

Syarat-syarat (RKS), dengan ini kami sampaikan Penawaran Harga untuk Pengadaan Pekerjaan tersebut, sebesar Rp ... (dengan huruf) sudah termasuk pajak-pajak yang berlaku dengan nilai penawaran sebagai berikut :

NO URAIAN PEKERJAAN Jumlah SATUAN HARGA TOTAL

PER SATUAN (RUPIAH)

1

Replacement Server Dan Storage Untuk Blade system di DC dan DRC 1 Lot JUMLAH PPN TOTAL

Harga Penawaran dimaksud berlaku 30 hari kalender.

Demikian harga penawaran kami, dan terima kasih atas perhatiannya.

Jakarta ,………...…...2020 Penyedia Barang dan/atau Jasa

(……….)

meterai Rp. 6000,-, tanda tangan dan

stempel perusahaan

Referensi

Dokumen terkait

Salah satu cara untuk meminimalisir sampah yang sangat banyak ini kami memanfaatkan limbah rumah tangga yang digunakan sebagai bahan dasar olahan makanan yang

Berdasarkan penjelasan tersebut dapat disimpulkan bahwa hipotesis yang menya- takan bahwa: Budaya organisasi, Komitmen, dan Kepuasan Kerja berpengaruh signifikan baik

Proses pencucian wortel dilakukan secara tradisional juga dengan cara memasukan wortel yang kotor kedalam bak terbuka yang berisi air bersih, kemudian setelah wortel dimasukan

Hermanu, MS., Apt., selaku Koordinator Bidang Apotek Program Studi Profesi Apoteker Fakultas Farmasi Universitas Katolik Widya Mandala Surabaya yang telah

Pertimbangan-pertimbangan yang digunakan Hakim dalam putusan pada perkara yang diadilinya, yang dalam pemeriksaannya dilakukan dengan objektif dapat dijadikan sebagai alat

Tujuan penelitian ini ada- lah untuk mengetahui jenis bahan ajar bahasa Inggris yang digunakan dalam pembelajaran, mengembangkan bahan ajar ESP yang mengintegrasikan TIK,

Akhirnya, karena publikasi ini dibuat berdasarkan versi terdahulu, kami merasa perlu untuk memperbarui ucapan terima kasih kami kepada semua pihak yang telah terlibat dalam

yang sering digunakan untuk menentukan umur kehamilan pada trimester I adalah diameter kantong kehamilan dan CRL.. Kantong Kehamilan (Gestational