Artikel Alasan memilih Prodi BK, BK UAD, UAD, dan Yogyakarta
Disusun untuk memenuhi salah satu tugas Pengatar Sistem InformatikaDosen Pengampu: Tawar,S.Si, M.Kom
Nama: Astri Komaladewi Kelas: A/3
NIM: 11001008
PROGRAM STUDI BIMBINGAN DAN KONSELING
FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN
UNIVERSITAS AHMAD DAHLAN
YOGYAKARTA
i
KATA PENGANTAR
Puji dan syukur penyusun panjatkan kepada Hadirat Illahi Rabbi karena berkat izin dan rahmat-Nya, pemyusun dapat menyelesaikan tugas mata kuliah Pengantar Sistem Informatika “Artikel Alasan memilih Prodi BK, BK UAD, UAD, dan Yogyakarta”. Sholawat sera salam semoga tetap tercurah limpahkan kepada nambi Muhammad SAW, tak lupa kepada para sahabatnya, tabi’in- tabi’in nya dan kepada kita semua.
Artikel ini memaparkan mengenai alasan penyusun untuk memilih program studi bimbingan dan konseling Universitas Ahmad Dahlan, bimbingan dan konseling universitas ahmad dahlan, universitas ahmad dahlan, dan juga Yogyakarta.
Tak ada gading yang tak retak, begitu pula dengan artikel yang dibuat penyusun. Namun penyusun berharap artikel ini bisa membawa manfaat kepada para pembaca khususnya dan juga kepada kita semua sebagai mahasiswa untuk menambah wawasan. Kritik dan saran yang membangun sangat penyusun harapkan demi pembuatan artikel yang lebih baik di kemudian hari.
Yogyakarta, 29 Oktober 2012
ii
DAFTAR ISI
KATA PENGANTAR ... i
A. Alasan memilih Program Studi Bimbingan dan Konseling Universitas Ahmad Dahlan ... 1
1. Visi ... 1
B. Bimbingan dan Konseling Universitas Ahmad Dahlan ... 2
a. Tujuan umum: ... 2
b. Tujuan khusus: ... 2
C. Universitas Ahmad Dahlan ... 4
1. Tujuan Pendidikan Nasional ... 4
2. Tujuan Pendidikan Universitas Ahmad Dahlan ... 4
1
Artikel Alasan memilih Prodi BK, BK UAD, UAD, dan
Yogyakarta
A. Alasan memilih Program Studi Bimbingan dan Konseling
Universitas Ahmad Dahlan
Ini adalah jawaban terkait mengapa Saya memilih program studi Bimbingan dan Konseling Universitas Ahmad Dahlan bukan di universitas lain, karena program studi bimbingan dan konseling Universitas Ahmad Dahlan memiliki visi yang tentunya membuat saya tertarik untuk masuk program studi bimbingan dan konseling, visi nya adalah sebagai berikut:
1. Visi
Menjadi program studi yang mampu bersaing dan inovatif dalam pembelajaran dan pelayanan Bimbingan dan Konseling yang berbasis riset dan teknologi terkini, serta nilai keislaman.
.
Dengan melihat visi dari program studi bimbingan dan konseling universitas ahmad dahlan diatas, menjadikan kemantapan dalam hati saya untuk memilih program studi bimbingan dan konseling universitas ahmad dahlan, selain kita melakukan pembelajaran mengenai hal-hal yang berkaitan dengan bimbingan dan konseling, namun juga kita belajar dengan nilai-nilai berbasis keislaman, yang tentunya menambah keimanan kita kepada Tuhan dan tentang islam.
Selain itu dalam program studi bimbingan dan konseling universitas ahmad dahalan, diajarkan bagaimana kepribadian manusia, gaya belajar, masalah-masalah yang dihadapi oleh siswa, cara menjadi Guru bimbingan dan konseling yang baik, dan tentunya teori-teori dari para ahli yang berguna bagi kehidupan kita khusunya bagi saya sebagai calon pendidik nantinya. Aamiin.
Melalui Program studi bimbingan dan konseling ini pun alasan saya adalah supaya kelak nantinya menjadi sarjana pendidikan yang mampu menjalankan amanah sebagai seorang guru bimbingan dan konseling yang tidak menyimpang dari nilai-nilai moral dan keislaman, juga mampu mentransfer ilmu yang
2
bermanfaat selama saya belajar di program studi bimbingan dan konseling, kelak nantinya.
B. Bimbingan dan Konseling Universitas Ahmad Dahlan
Bimbingan dan Konseling Universitas Ahmad Dahlan adalah salah satu program studi dalam lingkup fakultas keguruan dan ilmu pendidikan. Bimbingan dan konseling universitas ahmad dahlan memiliki tujuan dan sasaran umum, yaitu:
a. Tujuan umum:
1. Berjiwa Pancasila atas dasar keyakinan Islam 2. Memiliki integritas kepribadian yang tinggi
3. Terbuka dan tanggap terhadap perubahan dan kemajuan ilmu pengetahuan tentang bimbingan dan konseling.
4. Menguasai konsep-konsep layanan bimbingan dan konseling, mampu menangani masalah-masalah yang sifatnya umum secara mandiri dan professional.
b. Tujuan khusus:
1. Memahami pengetahuan dasar bimbingan dan konseling serta konsep pelayanan secara obyektif dan professional, sehingga dapat memahami setiap gejala perilaku manusia, baik perorangan maupun kelompok.
2. Melaksanakan dasar-dasar penelitian dalam bidang bimbingan dan konseling. 3. Menganalisis dan menafsirkan setiap gejala perilaku individu, mampu
memilih dan mempergunakan secara tepat metode pelayanan secara profesioanal kepada individu ataupun kelompok.
4. Mewujudkan kepekaan yang bertanggung jawab terhadap nilai, proses, dan masalah sosial, budaya, agama, politik, dan ekonomi yang berpengaruh pada tingkah laku manusia, sehingga dapat menfsirkan tingkah laku dalam kaitannya dengan kondisi masyarakat Indonesia.
Bimbingan dan Konseling universitas ahmad dahlan adalah salah satu program studi dalam ruang lingkup fkip yang banyak peminatnya selain program studi pendidikan bahasa inggris.
3
Bimbingan dan konseling Universitas Ahmad Dahlan memiliki ketua program studi bernama Dody Hartanto S.Pd, M.Pd. beliau adalah lulusan dari Universitas Negeri Yogyakarta (S1), dan program pasca sarjana Bimbingan dan Konseling Universitas Pendidikan Indonesia (S2).
Bimbingan dan konseling Universitas Ahmad dahlan memiliki ruangan laboratorium tersendiri. Didalamnya ada ruang skripsi prodi Bk, ruang bimbingan klasikal, ruang konseling kelompok, ruang bimbingan klasikal, ruang perpustakaan, ruang tamu, ruang diskusi, dan ruang E-jurnal. Berikut dibawah ini adalah beberapa gambar ruangan yang terdapat di laboratorium bimbingan dan konseling Universitas Ahmad Dahlan.
Ruang perpustakaan Ruang E-jurnal
Bimbingan dan konseling Universitas Ahmad Dahlan memperoleh akreditasi A.
Merupakan suatu pencapaian yang
membanggakan berkat do,a dan usaha bersama. Semoga Bimbingan dan konseling Universitas Ahmad dahalan tetap jaya dan menjadi kebanggaan serta menghasilkan generasi-generasi yang membanggakan dan berakhlak mulia serta membawa manfaat dan kebaikan bagi agama, negara, nusa, bangsa, dan dunia pendidikan.
4
C. Universitas Ahmad Dahlan
Universitas Ahmad Dahlan adalah sebuah perguruan tinggi swasta di Yogyakarta, Indonesia. Universitas Ahmad Dahlan mengembangkan bidang keahlian atau program studi-program studi dalam bidang teknologi (technological sciences) maupun bidang sosial dan humaniora (social sciences).
Universitas Ahmad Dahlan (UAD) merupakan pengembangan dari Institut Keguruan dan Ilmu Pendidikan (IKIP) Muhammadiyah Yogyakarta, Institut Keguruan dan Ilmu Pnedidikan Muhammadiyah Yogyakarta sebagai lembaga Pendidikan Tinggi merupakan pengembangan FKIP Muhammadiyah Cabang Jakarta di Yogyakarta yang didirikan pada tanggal 18 November 1960.. Pada tanggal 19 Desember 1994 dengan Surat Keputusan (SK) Mentri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia Nomor : 102 /D0/1994 diterapkan bahwa IKIP Muhamadiyah Yogyakarta beralih Fungsi menjadi Universitas Ahmad Dahlan.
Universitas Ahmad Dahlan (UAD) adalah Universitas yang memiliki tujuan sebagai berikut:
1. Tujuan Pendidikan Nasional
Tujuan Pendidikan Nasional adalah mencerdaskan kehidupan bangsa dan mengembangkan manusia Indonesia seutuhnya, yaitu manusia yang beriman dan bertaqwa terhadap Tuhan Yang Maha Esa dan berbudi pekerti luhur. memiliki pengetahuan dan keterampilan, kesehatan jasmani dan rohani, kepribadian yang mantap dan mandiri serta rasa tanggung jawab kemasyarakatan dan kebangsaan. 2. Tujuan Pendidikan Universitas Ahmad Dahlan
Mendidik perserta didik untuk menjadi sarjana muslim yang beriman dan bertaqwa, berakhlaq mulia, yang mempunyai kemampuan akademik, profesional dan beramal menuju terwujudnya masyarakat Islam yang sebenar–benarnya; Membuat peserta didik menjadi kader pemimpin yang berkepribadian Muhammadiyah;Mengembangkan dan menyebar luaskan ilmu pengetahuan, teknologi dan kesenian dalam rangka memajukan Islam dan meningkatkan kesejahteraan umat manusia.
Pola ilmiah Pokok Universitas adalah integritas Iptek-Seni, antisipasi layanan yang akademik, kepemimpinan Islam dan pengembangan ilmu menjadi Islam
5
(Integrity of Science-Tehnology-Arts, dynamic service anticipation, leadership, and scientific development based on Islam).
D. Yogyakarta
Nama Yogyakarta diambil dari dua kata, yaitu Ayogya yang berarti "kedamaian" (atau tanpa perang, a "tidak", yogya merujuk pada yodya atau yudha, yang berarti "perang"), dan Karta yang berarti "baik". Tapak keraton Yogyakarta sendiri menurut babad (misalnya Babad Giyanti) dan leluri (riwayat oral) telah berupa sebuah dalem yang bernama Dalem Gerjiwati; lalu dinamakan ulang oleh Sunan Pakubuwana II sebagai Dalem Ayogya.
Anda pasti sudah tidak asing lagi dengan Yogyakarta yang penuh akan Budaya Jawa. Keraton merupakan simbol dari keistimewaan Kota ini. Bahkan pada masa Presiden Soekarno, Kota ini dijadikan Ibu Kota Negara Republik Indonesia dan kemudian di pindah ke Jakarta hingga sekarang.
Di Kota ini pula tersedia berbagai makanan khas Jawa yang memang terkenal dengan kelezatan dan kealamian bumbu-bumbunya. Kenikmatan makanannya akan memanjakan lidah anda. Anda seakan melayang merasakan nikmatnya masakan yang khas tersebut.
Salah satu yang sudah terkenal adalah Gudeg Jogja, yang memang sudah menjadi masakan keistimewaan Kota Yogyakarta sejak dulu. Dari yang sederhana yang dijual di Kucingan hingga yang mewah yang dijual di Restoran, semua ada.