BUPATI
"I.]*U
PROVINSI MALUKU PERATURAN BUPATI BURU
NOMOR 3}O TAHUN 2016
TENTANG
PEMBENTUKAN ORGANISASI DAN TATA KERJA UNIT PELAKSANA TEKNIS DINAS PUSAT KESEHATAN MASYARAKAT
DINAS KESEHATAN KABUPATEN BURU
Menimbang a.
Mengingat
l.
b.C.
BUPATI BURU,
bahwa sesuai ketentuan
dalam
pasal
32
PeraturanMenteri Kesehatan Nomor
75
Tahun
2Ol4
tentangPusat
Kesehatan Masyarakat,
maka
Puskesmasmempakan
Unit
PelaksanaTeknis
dinas
KesehatanKabupatenlKota
sesuai ketentuan
Peraturan Perundang-undangan;bahwa
susunan
organisasidan
tata
kerja
Puskesmasyang telah ada selama
ini
masih beragam, maka sesuaiketentuan
pasal
46
huruf
(b)
Peraturan
MenteriKesehatan
Nomor
75
Tahun 2OI4
tentang
Pusat Kesehatan Masyarakat, perludilakukan
penyesuaian;bahwa
berdasarkan pertimbangan sebagaimana
dimaksud dalam
huruf
a
dan
huruf
b
diatas,
perlumenetapkan Peraturan
Bupati
tentang
Pembentukan Organisasi dan Tata KerjaUnit
Pelaksana Teknis DinasPusat
Kesehatan Masyarakat
Dinas
KesehatanKabupaten Buru;
Undang-Undang
Nomor
46
Tahun
1999
tentang Pembentukan ProvinsiMaluku
Utara, Kabupa-tenBuru
dan
Kabupaten
Maluku
TenggaraBarat
(Lembaran NegaraRepublik Indonesia Nomor 174
Tahun
1999,Tambahan Lembaran Negara
Republik
IndonesiaNomor
3895)
sebagaimana
telah
diubah
denganUndang-Undang
Nomor
6
Tahun
2OOO
tentang Pembentukan ProvinsiMaluku
Utara, KabupatenBuru
dan
Kabupaten
Maluku
Tenggara
Barat
(Lembaran NegaraRepublik Indonesia
Tahun
2OOONomor
23,Tambahan Lembaran Negara
Republik
IndonesiaNomor 3961);
Undang-Undang
Nomor
33
Tahun
2OO4
tentang Perimbangan KeuanganAntara
PemerintahFusat
dan 2.3.
Pemerintahan
Daerah
(Lembaran Negara
RepublikIndonesia
Tahun
2OO4
Nomor
!26,
Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor aa38l;Undang-Undang
Nomor
36
Tahun
2OO9
tentangKesehatan (Lembaran
Negara
Republik
IndonesiaTahun
2OOgNomor
144, Tambahan Lembaran NegaraRepublik Indonesia Nomor 5O6a);
Undang-Undang
Nomor
12
Tahun
2oll
tentangpembentukan
Peraturan
Perundang-Undangan(Lembaran Negara Republik Indonesia
Tahun
2011Nomor
82,
Tambahan Lembaran Negara
Republik Indonesia Nomor 523a);Undang-Undang
Nomor
5
Tahun
2OL4
tentangAparatur
Sipil
Negara (Lembaran Negara
Republik IndonesiaTahun
2ol4
Nomor6,
Tambahan LembaranNegara Republik Indonesia Nomor
5a9fl;
Undang-Undang
Nomor
23
Tahun
2Ol4
tentangPemerintahan
Daerah
(Lembaran Negara
RepublikIndonesiaTahun2oL4Nomor244,Tambahan
Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor
5587)sebagaimana
telah diubah terakhir
dengan
undang-UndangNomorgTahun2olstentangPerubahan
Kedua Atas
Undang-UndangNomor
23
Tahun
2Ol4tentang
Pemerintahan
Daerah
(Lembaran
NegaraRepublik Indonesia
Tahun 2015
Nomor 58, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 56791;Peraturan
Pernerintah
Nomor 32Tahun
1996 tentangTenaga
Kesehatan (Lembaran
Negara
RepublikIndonesia
Tahun
1996 Nomor 49, Tambahan LembaranNegara Republik Indonesia Nomor 36371;
Peraturan
Pemerintah
Nomor 41Tahun
2OO7 tentangOrganisasi Perangkat
Daerah
(Lembaran
NegaraRepublik Indonesia
Tahun
2OO7 Nomor 89, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomora7all;
PeraturanMenteriDalamNegeriNomor5TTahun2ao7
tentang
Petunjuk
Teknis
Penataan
OrganisasiPerangkat Daerah;
1O.
Peraturan Presiden Nomor
72
Tahun
2012
tentangsistem Kesehatan Nasional (Lembaran Negara Republik
Indonesia
Tahun
2A72 Nomor 193);ll.PeraturanMenteriKesehatanNomorT5Tahun2ol4
tentang Fusat Kesehatan Masyarakat;
12. Keputusan Menteri
Kesehatan
Nomortentang
Standarr4s7 I MENKES/ SK/ IXl 2003 Pelayanan Minimal;
13.
Peraturan
Daerah
KabuPaten Tahun 2008 tentang Pembentukan 4. 5. 6. 7. 8. 9.Buru
Nomor
023. 4. 5. 6. 7. 8. Menetapkan
Kerja Dinas
KesehatanKabupaten
Buru
(LembaranDaerah
Kabupaten
Buru
Tahun
2OA8
Nomor
02,Tambahan
Lembaran Daerah
Kabupaten
Buru
Nomor 02);
MEMUTUSKAN :
PERATURAN
BUPATI BURU
TENTANG PEMBENTUKAN ORGANISASI DAN TATA KERJA UNIT PELAKSANA TEKNISDINAS PUSAT
KESEHATAN MASYARAKAT
DINASKESEHATAN KABUPATEN BURU. BAB I
KETENTUAN UMUM
Pasal 1
Dalam Peraturan Bupati
ini
yang dimaksud dengan :1.
Daerah adalah Daerah Kabupaten Buru;2.
Pemerintah
Daerah adalah
Pemerintah
Daerah
sebagai
unsur
penyelen ggar aar- Pemerintahan Daerah ;
Bupati adalah Bupati Buru;
Sekretaris Daerah adalah Sekretaris Daerah Kabupaten Buru; Dinas Kesehatan adalah Dinas Kesehatan Kabupaten Buru; Kepala Dinas adalah Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Buru;
Kecamatan
adalah wilayah
kerja
Camat
sebagaiPerangkat
DaerahKabupaten
Buru;
Unit
Pelaksana Teknis Dinas yang selanjutnyadisingkat
UPTD adalahunsur
pelaksanateknis
Dinas Kesehatan yang melaksanakan sebagiantugas Operasional Dinas;
Kepala
Unir
Pelaksana Teknis Dinas Pusat Kesehatan Masyarakat yangselanjutnya disingkat Kepala UPTD
Puskesmasadalah Kepala Unit
Pelaksana Teknis Dinas pada Dinas Kesehatan Kabupaten Buru;
Unit
Pelaksana
Teknis
Dinas
Pusat
Kesehatan Masyarakat
yarrgselajutnya disingkat
UPTD Puskesmasadalah
Unit
Pelaksana Teknis Dinas pada Dinas Kesehatan Kabupaten Buru;Wilayah Kerja adalah Wilayah Kerja UPTD
meliputi satu atau
sebagian wilayah Kecamatandi
Kabupaten Buru;Pusat
Kesehatan Masyarakatyang selanjutnya disingkat
Puskesmasadalah fasilitas
pelayanan kesehatanyang
menyelenggarakan upayakesehatan
masyarakat dan
upaya kesehatan
perseorangantingkat
pertama,
denganlebih
mengutamakanupaya promotif
dan
preventifuntuk
mencapai derajat kesehatan masyarakat yang setinggi-tingginyadi wilayah kecamatan;
Puskesma Pembantu
yang
selanjutnyadisingkat Pustu
adalah bagiandari
pr-rskesmasyang
pelayanan kesehatan\lmrrm yang berada
ditingkat
kelurahan atau desa dengan petugasnya paramedi keperawatan(perawat); 9. 10. 11. L2. 13.
16.
14.
15.
1)
2)
Pondok Bersalin Desa
yang
selanjutnya
disingkat
Polindes
adalah bagiandari
puskesmas yang memberikan pelayanan kesehatan khusus (KIA, KB,Ibu
hamil,ibu
bersalin)ditingkat
kelurahan/desa atau dusun dengan petugasnya adalah paramedis kebidanan (Bidan);Upaya Kesehatan Masyarakat
yang
selanjutnyadisingkat
UKM adalah setiap kegiatan yangdilakukan
pemerintahdan/atau
masyarakat sertaswasta,
untuk
memelihara
dan
meningkatkan kesehatan
sertamencegah
dan
menaggulangi
timbulnya
masalah
kesehatanmasyarakat;
Upaya Kesehatan Perseorangan yang selanjutnya disingkat UKP adalah
setiap kegiatan
danfatau
serangkaiankegiatan
pelayanan kesehatanyang
ditujukan
untuk
peningkatan,
pencegahan,
penyembuhanpenyakit,
pengurangan penderitaanakibat penyakit dan
memulihkankesehatan perseorangan;
BAB II
PEMBENTUKAN DAN PRINSIP PENYELENGGARAAN Pasal 2
Dengan Peraturan
Bupati
ini
dibentuk
UPTD Puskesmas
pada
DinasKesehatan Kabupaten
Buru
adalah sebagaiberikut
:1.
UPTD Puskesmas Namlea wilayah kerjadi
Kecamatan Namlea;2.
UPTD Fuskesmas Savanajaya wilayah kerjadi
Kecamatan Waeapo;3.
UPTD Puskesmas Mako wilayah kerjadi
Kecamatan waeapo;4.
UPTD Puskesmas Kaiely wilayah kerjadi
Kecamatan Teluk Kaiely;5.
UPTD
Puskesmas
Lolong
Guba
wilayah
kerja di
KecamatanLolong Guba;
6.
UPID
Puskesmas sawa wilayah kerja di Kecamatan Lilialy;7.
UPTD Puskesmas Waplau wilayah kerjadi
Kecamatan Waplau;8.
UPpD Puskesmas Wamlana wilayah kerja di Kecamatan Fena Leisela;g.
UPTD PuskesmasAir
Buaya wilayah kerja di KecamatanAir
Buaya; dan10.
UPID
PuskesmasIlath
wilayah kerja di Kecamatan Batabual; Pasal 3Prinsip penyelenggaraan Puskesmas
meliputi
:a. Paradigma sehat;
b. Pertanggung jawaban wilaYah; c. Kemandirian masyarakat;
d. Pemerataan;
e. Teknologi tepat guna; dan
f.
Keterpaduan dan kesinambunganBerdasarkan Prinsip paradigma sehat sebagaimana dimaksud pada ayat
(1)
huruf
a,
puskesmas mendorong
seluruh
pemangku
kepentinganuntuk
berkomitmen dalam upaya
mencegahdan
mengurangi
resiko5)
3)
Prinsip pertanggung jawabanwilayah
sebagaimana dimaksud pada ayat (1)huruf b,
puskesmas menggerakandan
bertanggungjawab
terhadap pembangunan kesehatan di wilayah kerjanya.4)
Prinsip kemandirian
masyarakat sebagaimanadimaksud pada ayat
(1)huruf
c,
puskesmas mendorong kemandirianhidup
sehat bagi individu,keluarga, kelompok dan masyarakat.
Prinsip
pemerataan
sebagaimanadimaksud
pada
ayat
(1)
huruf
d,puskesmas menyelenggarakan pelayarrarr kesehatan yang dapat diakses dan terjangkau oleh
seluruh
masyarakatdi
wilayah kerjanya secara adiltanpa
mernbedakan
status
social,
ekonorni, agama,
budaya
dankepercayaan.
Prinsip teknologi tepat guna sebagaimana dimaksud pada ayat (1)
huruf
e,
puskesmas
menyelenggarakan
pelayanan kesehatan
denganmemanfaatkan teknologi
tepat
guna
yang
sesuai dengan
kebutuhanpelayanan,
mudah
dimanfaatkan
dan tidak
berdampak
buruk
bagilingkungan.
Prinsip
keterpaduandan
kesinambungan sebagaimanadimaksud
padaayat
(1)
huruf
f,
puskesmas mengintegrasikandan
mengoordinasian penyelenggaraanUKM dan
UKPlintas
programdan lintas sektor
sertamelaksanakan sistem
rujukan
yang didukung
dengan
manajemenPuskesmas.
BAB III
KEDUDUKAN, TUGAS POKOK DAN FUNGSI Pasal 4
1)
UPTD Puskesmasadalah
unsur
pelaksanaTeknis Dinas
Kesehatan diwilayah Kecamatan.
2)
UPTD Fuskesmasdipimpin oleh
seorang kepalayang
berada dibawahdan
bertanggungjawab
kepada Kepala
Dinas
Kesehatan Kabupaten Buru.Pasal 5
UPTD Puskesmas
mempunyai tugas melaksanakan kebijakan
kesehatanuntuk
mencapai pembangunan kesehatandi
wilayah kerjanya dalam rangkamendukung terwujudnya Kecamatan sehat. Pasal 6
Dalam
melaksanakantugas
sebagaimanadimaksud dalam
Pasal5,
UPIDPuskesmas mempunyai fungsi :
1. Penyelenggaraan UKM tingkat pertama di wilayah kerjanya; dan 2. Penyelerrggaraan UKP tingkat pertama di wilayah kerjanya;
Pasal 7
Dalam
menyelenggarakanfungsi
sebagaimanadimaksud dalam pasal
6huruf
a, Fuskesmas berwenanguntuk
: 6)a.
b.
C.
d.
melaksanakan perencanaan
berdasarkan analisis masalah
kesehatanmasyarakat dan analisis kebutuhan pelayanan yang diperlukan; melaksanakan advokasi dan sosialisasi kebijakan kesehatan;
melaksanakan
komunikasi,
informasi, edukasi
dan
pemberdayaanmasyarakat dalam bidang kesehatan;
menggerakan masyarakat
untuk
mengindentifikasidan
menyelesaikan masalah kesehatan pada setiaptingkat
perkembangan masyarakat yangbekerja sama dengan sektor
lain
terkait;e.
melaksanakan peningkatan kompetensi sumber
daya
manusia
padapuskesmas;
f.
melaksanakan pembinaan teknis terhadapjaringan
pelayanan dan upaya kesehatan berbasis masYarakat;g.
memantau pelaksatlaarl pembangunan agar berwawasan kesehatan;h.
melaksanakan pencatatan, pelaporan dan evaluasi terhadap akses,mutu
dan cakupan pelayanan kesehatan; dani.
memberikan
rekomendasi
terkait
masalah
kesehatan
masyarakattermasuk dukungan terhadap sistem
kewaspadaandini
dan
respon penanggulangan PenYakit.Pasal 8
Dalam
menyelenggarakanfungsi
sebagaimanadimaksud dalam pasal
6huruf
b, puskesmas berwenanguntuk
:a.
menyelenggarakan pelayanankesehatan
dasar berkesinambungan dan bermutu;secara komprenhensif,
b.
menyelenggrakanpelayanan kesehatan
yang
mengutamakan
upaya promotif dan preventif;c.
menyelenggarakan pelayanan kesehatan yang keluarga, kelomPok dan masYarakat;berorientasi pada individu,
d.
menyelenggarakan
pelayanan kesehatan
yang
mengutamakan keamanan, keselamatan pasien, petugas dan pengunjung;e.
menyelenggarakan pelayanan kesehatan denganprinsip koordinatif
dankerja sama inter dan antar Profesi;
melaksanakan rekam medis;
melaksanakan pencatatan, pelaporan, evaluasi terhadap
mutu
dan akses pelayanan kesehatan;h.
melaksanakan peningkatan kompetensi tenaga kesehatan;i.
mengkoordinasikandan
melaksanakanpembinaan fasilitas
pelayanankesehatan
tingkat
pertama di wilayah kerjanya; danj.
melaksanakanpenapisan
rujukan
sesuai dengan
indikasi
medis
dansistem
rujukan.
Pasal 9
Selain
menyelenggarakanfungsi
sebagaimanadimaksud dalam pasal
6'Puskesmas
dapat berfungsi
sebagai wahanapendidikan
tenaga kesehatandan dilaksanakan sesuai dengan ketentuan Peraturan Perundang-undangan
yarrg berlaku. f.
ct
BAB IV
SUSUNAN ORGANISASI
Pasal 1O
(1)
Susunan Organisasi UPTD
PuskesmasDinas
Kesehatan KabupatenBuru, terdiri
dari:a. Kepala UPTD;
b. Kepa-la Sub Bagian Tata Usaha;
c. Penanggung jawab UKM dan Keperawatan Kesehatan Masyarakat;
d. Penanggung jawab UKP, Kefarmasian dan Laboratorium; dan
e. Penanggung
jawab
Jaringan
Pelayanan
Puskesmasdan
JejaringFasilitas Pelayanan Kesehatan;
t2)
Bagan Organisasi UPTD Puskesmas sebagaimana dimaksud dalam pada (1) tercantum dalamlampiran
yang merupakan bagiantak
terpisahkan dari Peratrrran Bupatiini.
BAB V
rATA KERJA
Pasal 1 1
Dalam melaksanakan tugasnya Kepala UPTD, Kepala
Sub
Bagian
TataUsaha, Penanggung
jawab UKM dan
Keperawatan Kesehatan Masyarakat,Penanggung
jawab
UKP, Kefarmasian dan Laboratorium, Penanggung jawabJaringan
Pelayanan Puskesmas dan Jejaring Fasilitas Pelayanan Kesehatanwajib
menerapkan
prinsip
koordinasi, integrasi
dan
sinkronisasi
secaravertikal dan horizontal,
baik
didalam lingkungan
masing-masing maupunantara
organisasidalam Lingkungan Dinas
Kesehatanserta instansi
lain sesuai dengan tugas masing- masing.Pasal 12
Kepala
UPTD Puskesmaswajib
mengawasibawahan
masing-masingdan
apabila
terjadi
penyimpangan agar mengambil
langkah-langkahyang diperlukan
sesuai denganperaturan
perundang-undangan yang berlaku.Kepala
UPTD Fuskesmas bertanggungjawab
untuk
memimpin
danmengkoordinasikan
bawahan
masing-masing
dan
memberikanbimbingan serta
petunjuk
bagi pelaksanaan tugas bawahannya.Kepala
UPTD Puskesmaswajib
mengikuti
dan
mematuhi
petunjuk-petunjuk
serta
bertanggungjawab
KepadaKepala Dinas
KesehatanKabupaten
Buru untuk
menyampaikan
laporan berkala
tepat waktunya.BAB VI
KEPANGKATAN, PENGANGKATAN DAN PEMBERHENTIAN Pasal 13
Jenjang
jabatan
dan kepangkatan serta susunan kepegawaiandiatur
sesuai ketentuan Peraturan Perundang-undangan yang berlaku.(1)
(2)
(1) (21 (3) (1) (2) Pasal 14
Kepala UPTD Puskesmas
dan
Kepala Sub Bagian Tata Usaha diangkat dan diberhentikan oleh Bupati atasusul
Sekretaris Daerah berdasarkanmasukan
Kepala
Dinas
sesuai ketentuan
Peraturan
Perundang-undangan yang berlaku.
Kepala
Unit
Pelaksana
Teknis
Dinas
adalah
merupakan
jabatanstruktural
eselon IV.aKepala Tata Usaha merupakan pejabat
struktural
eselon IV.bBAB VII
KETENTUAN PENUTUP
Pasal 15
Dengan berlakunya Peraturan
Bupati
ini,
maka
segala ketentuan yangmengatur
tentang
organisasi
dan tata
kerja
Pusat
KesehatanMasyarakat dicabut dan dinyatakan
tidak
berlaku.Hal-hal yang belum
diatur
dalam
Peraturan
Bupati
ini
sepanjangmengenai
teknis
operasionalnya
akan diatur lebih lanjut
denganPeraturan Kepala Dinas.
Pasal 16
Peraturan Bupati
ini
mulai berlaku pada tanggal diundangkan.Agar setiap orang mengetahuinya, memerintahkan pengundangan Peraturan
Bupati
ini
dengan penempatannya dalam Berita Daerah Kabupaten Buru. Ditetapkandi
Namleapada tanggal 02 Februari 2016
u,t^/
UMASUGI
Diundangan
di
Namleapada tanggal O2 Februari 2O16
f=un*"rARrs
DAERAH KABUPATENBURU,{
fr5s
nr
ASSAGAF AHMAD
EE lrj