• Tidak ada hasil yang ditemukan

PENERAPAN HUKUM MILITER TERHADAP ANGGOTA TNI YANG MELAKUKAN TINDAK PIDANA DESERSI 1 Oleh: Tomy Dwi Putra 2

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "PENERAPAN HUKUM MILITER TERHADAP ANGGOTA TNI YANG MELAKUKAN TINDAK PIDANA DESERSI 1 Oleh: Tomy Dwi Putra 2"

Copied!
16
0
0

Teks penuh

Referensi

Dokumen terkait

Unsur-unsur dari Pasal 87 ayat (1) ke-2 Kitab Undang-undang Hukum Pidana Militer yaitu unsur pertama ialah desersi tersebut dilakukan oleh militer. Unsur yang kedua

PENERAPAN SANKSI PIDANA TERHADAP ANGGOTA TENTARA NASIONAL INDONESIA YANG MELAKUKAN TINDAK PIDANA DESERSI YANG TIDAK.. DIKETAHUI KEBERADAANYA DI PENGADILAN

Prajurit TNI yang dikenakan pidana penjara dan pidana tambahan berupa pemecatan dari dinas militer, maka eksekusi akan dilakukan di lembaga pemasyarakatan umum yang

TERHADAP ANGGOTA MILITER YANG MELAKUKAN TINDAK PIDANA NARKOTIKA DI WILAYAH HUKUM PENGADILAN MILITER II – 11 YOGYAKARTA “.

1) Pertimbangan dari Sudut Ketuhanan, adanya pandangan dari sudut keagamaan bahwa hukum adalah suatu aturan yang bersumber pada aturan Tuhan yang diturunkan

Menurut Waka DILMIL II – 11 Mayor CHK Warsono, SH Hakim dalam menjatuhkan sanksi terhadap tindak pidana Narkotika tidak hanya terbatas pada pasal- pasal yang terdapat

Dalam penelitian ini penulis melakukan pembatasan dalam pembahasan masalah dengan menitik beratkan perhatian pada penerapan sanksi pidana terhadap anggota TNI yang

Dengan metode yuridis normatif disimpulkan bahwa : (1) bahwa penerapan hukum militer terhadap pelaku tindak pidana desersi sebagai anggota militer (TNI) ancaman