• Tidak ada hasil yang ditemukan

Summary Bag 1 Chapter 12-13

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "Summary Bag 1 Chapter 12-13"

Copied!
9
0
0

Teks penuh

(1)

 No Tugas

 No Tugas : Bagian 1: Bagian 1 JJuudduul l TTuuggaass : : SSuummmmaarry y 11 Chapter 12

Chapter 12

 peran dialog dalam proses berfikir strategis  peran dialog dalam proses berfikir strategis

Chapter 13 Chapter 13

 peran dari penyelidikan dalam dialog kritis  peran dari penyelidikan dalam dialog kritis

 Nama

 Nama : A: Ahmad Nofriyantohmad Nofriyanto  No !ahasis"a

 No !ahasis"a : 1# 11$ %#$: 1# 11$ %#$ Ta

Tanda nda tangan tangan ::  Nilai :  Nilai : Catatan &osen : Catatan &osen : Catatan !ahasis"a : Catatan !ahasis"a :

(2)

CHAPTER 12

PERAN DIALOG DALAM PROSES BERFIKIR STRATEGIS

&ialog merupakan gambaran dari beberapa orang dalam kelompok untuk membi'arakan suatu ide atau gagasan Tetapi dialog merupakan (alur atau sebuah alat yang dapat digunakana untuk membuat sebuah struktur untuk mendukung pemikiran strategis )arena* pada dasarnya dialog menguntungkan kita untuk proses berfikir lebih kreatif dan kognitif dimna hal ini sangat  penting dalam berfikir strategis !eskipun diskusi dan debat 'ukup sering di gunakan sebagai

metode pembela(aran yang intrumental tetapi hal ini membuat lebih kepada peren'anaan strategi* sedangkan berfikir strategi membutuhkan dialog Terdapat 'ukup banyak yang mengembangkan dan menyatukan antara debat dan diskusi dalam lingkungan seperti perusahaan dan uni+ersitas* tetapi (arang sekali menggunakan dialog ,enekanan disini &ialog sebagai alat komunikasi yang  penting untuk eksplorasi (auh lebih dalam dan sebagai sarana untuk pembela(aran strategis

&ialog bukan hanya tentang efisiensi dan seberapa 'epat kita berfikir strategis tetapi (uga tetang kesinambungan kemampuan kita beradaptasi untuk pengembangan strategi (angka  pan(ang Telah banyak ditemukan bah"a eksekutif yang tidak memiliki pribadi yang baik dalam  berdialog yang di gunakan sebagai suatu a'uaan untuk pemikiran strategis Selan(utnya sebagaian perogram perusahaan dan uni+ersitas menga(ari eksekutif bah"a "aktu adalah aspek  terpenting dari pada in+estigasi dalam kebiasaan mengembangkan kebiasaan dialog kritis yang mengrah pada pengalaman yang diper'aya

Perbandingan Dialog Di!"#!i dan Deba$

&ialog merupakan kemampuan serbaguna* penting dan dapat digunakan dalam strategi global saat ini yang dimana lingkungan terdapat banyak hal yang tidak pasti terus berubah dan diluar kendali -stilah dialog* diskusi* dan debat merupakan sinonim yang sering digunakan menga'u pada sifat pembi'aran dan pertemuan strategis Tetapi diskusi dan debat (uga memiliki tempat masing.masing dan harus dapat digunakan di berbagai tempat dalam proses pemikiran strategis

&iskusi dan &ebat memiliki keterbatasan dalam membuat dan mengembangkan lebih lan(ut dalam berpikir* hal ini di karekan perdebatan atau diskusi terdapat pertentangan yang

(3)

mendasar asumsi &iskusi dan perdebatan dapat berguna bila difokuskan untuk ide.ide tertentu sebagai hasil dari dialog &iskusi dan debat (uga berfungsi untuk menyoroti kesen(angan dan tantangan yang di hasilkan oleh dialog yang perlu di tangani

Dialog

&ialog bukan antara orang bedebat atau 'hating untuk mempertahankan posisi satu dengan yang lain Tetapi sebaliknya dialog menempatkan diri dalam dan diantara orang.orang /illiam -saa's men(elaskan dialog berusahaan untuk menempatkan orang.orang untuk bela(ar   bagaimana untuk berfikir bersama.sama tidak hanya menganalisa malasah bersama tetapi dalam

arti asumsi dasar dan memperoleh "a"asan mengapa hal tersebut mun'ul Sehingga dialog dapat menghasilkan suatu lingkaran dimana orang.orang sadar dan berpartisipasi dalam pen'iptaan makna bersama &ialog mempromosikan pemikiran kolektif dan kolaboratif melalui keseimbangan penyelidikan* mendengarkan* men'erminkan dan berbi'ara

Di!"#!i

&iskusi berbeda dengan debat dan dialog berfokus pada peme'ahan masalah seperti debat  benggunakan pemikiran ko+ergen &iskusi pada umumnya tidak bermaksud untuk men(ela(ahi dan mengubah suatu dasar atau pola suatu makna* pada umumnya digunakan untuk analisis terutama kuantitatif dan konklusif &engan dua diskusi dan debat* berusahaan untuk mengarikan  posisi penggunaan dengan perusasi dan argumentasi

Deba$

&ebat (elas berbanding terbalik dengan diskusi (ika diskusi diatur untuk prososisi antara dua belah pihak 'o'ok sedangkan debat untuk mengalahkan suatu pihak &ebat dapat se(alan dengan proses pemikiran strategis untuk mengambil keputusan dengan melihat titik.titik lemah dalam berfikir dan 'ara yang baik untuk mengidentifikasi asumsi dasar yang perlu di tantang tentang nilai.nilai suatu perusahaan dan kompetensi Sebelum atau sesudah perdebatan* penting untuk menggunakan dialog untuk menyaring data* +alidasi dan tes untuk memperkuat prespetif

(4)

Tiga Fa"$or Dialog %ang Bag#! dala& !eb#a' Ber(i"ir S$ra$egi!

Beberapa eksekutif beranggapan bah"a dialog dapat merugikan proses berfikir strategis dalam bab ini (uga menyatakan eksekutif takut bah"a proses dialog tidak mungkin berkontribusi terhadap proses pemikiran strategis &alam memulai untuk berdialog tentang isu.isu strategis 'ukup berguna untuk mulai berlatih dengan pertanyaan.pertanyaan seperti : 1 Apa lagi 0 2 )enapa lagi 0 3 Siapa lagi 0  &imana lagi 0  )apan lagi 0 # Bagaimana lagi 0 keenam  pertanyaan ini biasanya digunakan untuk mendapatkan keyakinan* asumsi atau pikiran kreatif   baru dan pemahaman dan apresiasi untuk kemungkinkan berbeda prespektif dan asumsi &engan

latihan sederhanaini dapat men(adikan kebiasaan pemikiran seseorang yang menyebabkan refleksi yang akhirnya akan memberikan kontribusi untuk menghasilkan dialog strategis

S$ra$egi Dialog %ang bai" adala' Me&beri In(or&a!i

!emberikan informasi merupakan dialog yang bagus &alam arti harus substantif dan terlibat dalam posisi ingin tahu tentang pendapat orang laindan (uga sebagai parameter untuk  memperdalam pengetahuan* memperkenalkan data baru* memperluas informasi dan ide.ide* dan memungkinkan kita untuk melihat aspek lain deari 'ara yang berbeda &engan terlibat dalam dialog seperti ini akan memba"a kita untuk memperdalam proses berfikir strategis dengan kerteraturan dan disiplin

Sebelum kita masuk dalam sebuah dialog kita perlu mengetahui tentang apa yang kita  bi'arakan dengan men'ari berbagai informai dan data !engkon+ersi semua data men(adi

informasi membutuhkan penalaran * penafsiran* dan penilaiaan manusia untuk men(adi sebuah informasi yang bermakna Akan mendorong kemampuan manusia untuk pengumpulan data dalam proses dialog yang strategis dan meningkatkan proses bela(ar berfikir strategis &ialog memberikan informasi berkisar pada tiga isu pertama harus berurusan dengan substantif tentang masalah tersebut )edua kita harus tetap deskriptif atau harus terkait dengan pertanyaan tertendu )etiga* dialog harus setu(u untuk mengumpulkan berbagai presespsi dari berbagai tempat dan dari berbagai latar belakang

(5)

S$ra$egi Dialog %ang bai" &e&ili"i Re!i"o

&ialog yang baik (uga beresiko karena kita harus menantang dan mengu(i asumsi yang mendasari informasi dan keyakinan kita &ialog strategi sema'am ini harus berani mengekspos kelemahan dalam berpikir dan dapat mengambil hal yang penting yang tertanam dalam proses  berpikir kita &alam hal ini kita perlu men(adi responsif terhadap informasi dan berbagai kebenaran ,ertanyaan.pertanyaan yang mun'ul akan sulit untuk di (a"ab apabila data dan informasi yang kita berikan tidak (elas

&alam mengurangi resiko dalam berdiaog dan meningkatkan kemampuan kita untuk   berbi'ara kita perlu untuk memiliki keper'ayaan diri untuk berbi'ara yang dapat sangat di

tingkatkan dengan pengalaman dan prakteksegala retribusi* interupsi* 'emooh* bahkan makian dapat men(adi tambahan untuk mendapatkan dialog yang bermakna Aktif men'ari dialog kritis dengan rekan.rekan * profesional lainnya* dan orang asing beresiko tetapi (uga penting untuk  memperluas prespektif kita* merangsang ima(inasi* dan meningkankan kualitas dalam men'iptakan strategi.strategi

S$ra$egi %ang bai" Dialog Kri$i!

Tu(uan dari &ialog )ritis adalah untuk meningkatkan strategi dalam berpikir dan  bertindak Sebuah dialog kritis tidak dimaksudkan untuk tu(uan mengalahkan atau menyerang la"an* seperti dalam debat* atau menyakinkan la"an seperti dalam diskusi Sebuah dialog yangkritis harus melibatkan pemikiran dan berbi'ara yang dilakukan untuk tingkat yang lebih tinggi

Sebuah dialog kritis meliputi keptusan dari "aktu ke"aktu dan (uga seornag eksekutif  harus se'ara rutin senantiasa memberikan pertanyaan apa solusinya dan e+aluasi sekarang 04 dan apa yang akan anda lakukan se'ara spontan dalam situasi seperti ini 04 dan mengapa04 ,ertanyaan.pertanyaan seperti ini (uga men(adi pemi'u untuk menimbulkan kemungkinan. kemungkinan baru atau ide.ide * dan "a"asan untuk keputusan strategis

(6)

CHAPTER 1)

PERAN DARI PEN*ELIDIKAN DALAM DIALOG KRITIS

,enyelidikan dalam dialog kritis dalam hal ini dimaksud adalah melayani permintaan dari  berbagai tu(uan yang mendukung dialog yang baik dan dalam bela(ar untuk berfikir strategis 5al

ini (uga bermanfaat untuk memaksa kita berfikir strategis dan memungkikan untuk memper(elas* untuk memahami dan untuk men'ari (a"aban Tu(uannya untuk membangun dasar pertemuan dan penyelidikan dimna orang dapat memungkinkan aliran makna bebas dan kuat

Pen%elidi"an #n$#" Mend#"#ng Dialog S$ra$egi %ang Bai" 

&alam hal pemikiran strategis* memberikan* meminta dan menanggapi pertanyaan merupakan 'ara yang efektif untuk mengumpulkan informasi dan (uga membantu proses  pembela(aran berpikir strategis karena memperkuat analisis situasi* memperluar prespektif dan menantang sebuah asumsi ,ertanyaan atau penyataan kritis adlah penting untuk menyelidiki lebih dalam dalam upanya memahami pola dan memprediksi peluang strategis

6efleksi (uga merupakan hal penting dalam penyelidikan dialog strategis yang baik untuk  memeriksa pertanyaan dan tanggapan yang telah di perdebatkan dalam asumsi dan keyakinan 5al ini melibatkan pemikiran dan mmperhatikan perasaan* masuk akal dan 'oba untuk  memahami apa yang mendukung pendapat ide atau keper'ayaan

Per$an%aan %ang bai" dala& !eb#a' Dialog

!emberikan atau menga(ukan sebuah pertanyaan dalam sebuah dialog bukanlah hal yang mudah !embutuhkan keper'ayaan diri dan (uga membutuhkan pemahaman yang 'ukup tentang apa yang sedang di bahas dalam sebuah dialog )arena dengan pertanyaan yang baik akan memberikan kita (a"aban yang terbaik semakin baik pertanyaan kita maka semakin baik solusi dan semakin baik pembela(aran kita &an untuk refleksi (uga semakin besar pembela(aran kita untuk berfikir strategis

Cara yang 'ukup baik untuk memberikan sebuah pertanyaan adalah untuk membangun atau pertanyaan berdasarkan respon yang di berikan ,enggunaan siapa.apa.kapan.dimna. mengapa.bagaimana (uga merupakan 'ara yang baik untuk memberikan pertanyaan bagi pemula

(7)

Analogi

Bela(ar untuk berpikir strategis tidak lepas dari penggunaan analogi Sebuah analogi dimulai dari 'erita atau situasi sederhana Analogi 'ukup hanya sesuatu pemikiran yang sedrhana yang dapat di bandingkan karena pasti ada sesuatu yang ter(adi atau proses tertentu ter(adi Analogi berguna untuk memberikan gerakan pemikiran Sebuah masalah di pertimbangkan terkait dengan analogi dan kemudian analogi di kembangka se(alan dengan pikiran kita dan pada akhirnya kita dapat menter(emahkan kembali dan melihat apa yang mungkin ter(adi pada suatau masalah yang asli

T#+#' Di&en!i S$ra$egi! ,n$#" Dialog Kri$i!

&alam beberapa dialog atau perdebatan kita harus menepatkan pemikiran kita terhadap tu(uh dimensi berikut :

Bagian 7uar :

• )euangan 8ekonomi* anggaran* laba9rugi* in+estasi

• ,enilaian 6esiko 8keamanan keuangan* keamanan fisik* sifat intelektual • Teknologi 8 hard"are* soft"are* integrasi keduanya

• -ntegritas 8 keaslian* kebenaran* ke(u(uran

Bagian &alam :

• nilai Bisnis 8stakeholder* pelanggan* produk* layanan* ekspansi* perbaikan

•  pengembangan -ndi+idual 8bela(ar sebagai in+estasi* ;pengembangan aset*; kepuasan*

 pengetahuan 9 pemikiran 9 kreati+itas kemampuan

• kontribusi sosial 8lingkungan* hak asasi manusia* seni* kesehatan* politik* pengembangan

masyarakat

&engan memperhatiakn tu(uh dimensi dialog strategi tersebut kita dapa melihat resiko* mena"arkan presepsi baru* dan memberikan data.data baru yang di butuhkan dalam sebuah dialog

(8)

&ialog bisa ter(adi dimana sa(a dan kapan sa(a dengan hanya ingin tahu yang lebih baik  atau yang lebih buruk &alam bela(ar dialog strategis ada yang di kenal dengan after-action-review 8AA6*yaitu proses yang di kembangkan oleh Angkatan &arat AS untuk mengidentifikasi  pela(aran Tehnik ini digunakan setelah pengambilan keputusan ,roses ini terstruktur bedasarkan

lima pertanyaan :

1 apa yang dimaksud 0

strategi apa yang dilakukan pada saat aksi di mulai 0 hasil apa yang di inginkan 0  bagaimana strategi diharapkan akan di 'apai 0

2 apa yang sebenarnya ter(adi 0

hal apa yang akan ter(adi dalam (angka "aktu tertentu 0 siapa melakukan apa 0 dimna 0  bagaimana 0 kapan 0 reaksi 0 menyalakan yang tidak bersalah* melainkan kronologi

faktual yang kolaboratif disatukan 3 !engapa hal itu bisa ter(adi 0

<ang dimaksudkan disini adalah diagnostik )omentar yang di ta"arkan tentang kemungkinan alasan bah"a hasil tertentu bukanlah tu(uan strategis yang dimakasudkan atau alasan untuk sukses

 Bagaimana kita melakukan yang lebih baik 0 apa yang telah di pela(ari 0  Apa yang kita lakukan sekarang 0

&engan pembela(aran tersesbut sesorang akan lebih mudah untuk mengidentifikasi dalam suatu situasi untuk melakukan tindakan yang akan lebih dekat men'apai strategi yang dimaksud

Bela+ar dialog !$ra$egi! in(or&al dala& $iga $a'a- -ro!e! ber-i"ir !$ra$egi!

&alam proses pembela(aran berpikir strategis terdapat tiga tahapan pembela(ran informal : persiapan* pengalaman* dan ree+aluasi )arena terkadang kita hanya terombang. ambing pada mengumpulakn informasi pada saat terlibat dalam sebuah dialog 5al ini menantang untuk membedakan satu tahap kedepan untuk memper(elas apa yang harus dilakuakn dalam sebuah dialog dan untuk meningkatkan pola berpikir strategis

Ta'a- Per!ia-an

&alam tahap persiapan yang dimkasud adalah persiapan bah"a data dan informasi yang di butuhkan telah dibuktikan dan di+alidasi Tahap tersiapan dalam dialog berfungsi untuk 

(9)

 pengumpulan informasi yang tampaknya seperti men'ari pendapat berbeda* data yang berbeda* ide* dan interupsi baru* prosedur dan informasi

Ta'a- Pengala&an

&ialog yang dilakukan pada tahap pengalaman sebagai sarana untuk pengu(ian dan menantang &ialog dengan orang asing dari usia yang beragam* industri* budaya* dan pendidikan dapat mengu(i ide.ide dan pemikiran kita dan mengungkapkan asumsi yang mendasarimya Tahap ini (uga berfungsi untuk mengekplorasi prespektif yang berbeda* tes asumsi dan opini* dan ide.ide yang menantang* hal ini dapat merangsang ima(inasi kita

&ialog dalam tahapan pengalaman adalam bagian penting dari bela(ar berpikir strategis karena kita bela(ar dalam tindakan dan bela(ar untuk menindakinya )ita bela(ar dalam tindakan dan aski yang dilakukan melalui dialog kritis dengan pangalaman yang dimiliki dengan kolega* teman* rekan profesional* kenalan dan orang asing =nsur dialog* refleksi kritis* penyelidikan dan tantangan yang konstan dalam tahap pengalaman dapat meningkatkan proses bela(ar berfikir  strategis

Ta'a- Ree.al#a!i

,ada tahap ini dimaksudkan ree+alusi pembela(aran dialog beerfungsi sebagai sarana  penting untuk refleksi dan penilaiaan &alam tahap pembela(aran informal ini yang kita gunakan dialog untuk mengu(i dan menantang kerangka ker(a yang komperhensif dan untuk memperbaiki sistem keper'ayaan dan asumsi &ialog digunakan untuk mengukur pemikiran dan menyempurnakan ide.ide untuk terus bergerak dan membuat proses kedepan

,emikiran strategis tergantung pada dialog untuk mengungkapkan asumsi dan diarahkan dari memproduksi hasil dan arah proses berkelan(utan dari pertanyaan kritis dan refleksi &ialog adlah proses yang serbaguna dan dinamis dan dapat diper'aya yang pastinya menguntungkan lingkungan global dimna banyak hal.hal yang tidak pasti

Referensi

Dokumen terkait

Kesesuaian dengan tujuan prakerin butir satu setelah dilakasanakan prakerin siswa akan lebih siap menghadapi dunia kerja yang sesuai dengan kompetensi keahlian

Hal ini sama dengan ikan mas, sepat, dan mujair yang tidak menemukan situs pemotongan pada sitokrom b DNA mitokondria apabila dilakukan pemotongan dengan menggunakan enzim

Konsep ini memungkinkan suatu metode yang berada pada beberapa kelas yang berbeda dapat memliki perilaku berbeda.. Dengan konsep ini memudahkan untuk menulis suatu kode yang

Penelitian disajikan untuk menambah wawasan, pengetahuan, dan pemahaman bagi penulis sendiri tentang profitabilitas, likuiditas, leverage , dan ukuran perusahaan

Koloni semut dapat menemukan rute terpendek antara sarang dan sumber makanan berdasarkan jejak kaki pada lintasan yang telah dilalui.. Semakin banyak semut yang melewati

Suatu sistem merupakan suatu cara tertentu untuk melaksanakan suatu atau sekelompok aktivitas. Sistem merupakan suatu kerangka dari prosedur-prosedur yang saling berhubungan

Paragraf merupakan sebuah kumpulan dari kalimat kalimat yang berisi tentang satu ide pokok atau gagasan utama.. Dalam Lunsford dan Connor dijelaskan bahwa paragraf adalah

Mengkategorikan data dan menentukan hubungannya, selanjutnyanya disimpulkan dengan urutan dari yang sederhana sampai pada yang lebih kompleks terkait dengan Simbol