• Tidak ada hasil yang ditemukan

Perancangan Perangkat Lunak Keystroke Lo

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2018

Membagikan "Perancangan Perangkat Lunak Keystroke Lo"

Copied!
56
0
0

Teks penuh

(1)

METODE STRING MATCHING

SEKOLAH TINGGI MANAJEMEN INFORMATIKA DAN KOMPUTER

STMIK BUDIDARMA

SEKOLAH TINGGI MANAJEMEN INFORMATIKA DAN KOMPUTER

STMIK BUDIDARMA

SEKOLAH TINGGI MANAJEMEN INFORMATIKA DAN KOMPUTER

STMIK BUDIDARMA

(2)

METODE STRING MATCHING

SKRIPSI

Untuk Memenuhi Persyaratan Mencapai Gelar Sarjana Komputer Pada

Strata 1 Program Studi Teknik Informatika

Oleh :

Syahrul Dani Sitorus

NPM : 0811335

PROGRAM STUDI TEKNIK INFORMATIKA

SEKOLAH TINGGI MANAJEMEN INFORMATIKA DAN KOMPUTER

STMIK BUDIDARMA

MEDAN

2012

METODE STRING MATCHING

SKRIPSI

Untuk Memenuhi Persyaratan Mencapai Gelar Sarjana Komputer Pada

Strata 1 Program Studi Teknik Informatika

Oleh :

Syahrul Dani Sitorus

NPM : 0811335

PROGRAM STUDI TEKNIK INFORMATIKA

SEKOLAH TINGGI MANAJEMEN INFORMATIKA DAN KOMPUTER

STMIK BUDIDARMA

MEDAN

2012

METODE STRING MATCHING

SKRIPSI

Untuk Memenuhi Persyaratan Mencapai Gelar Sarjana Komputer Pada

Strata 1 Program Studi Teknik Informatika

Oleh :

Syahrul Dani Sitorus

NPM : 0811335

PROGRAM STUDI TEKNIK INFORMATIKA

SEKOLAH TINGGI MANAJEMEN INFORMATIKA DAN KOMPUTER

STMIK BUDIDARMA

(3)

METODE STRING MATCHING

Untuk Memenuhi Persyaratan Mencapai Gelar Sarjana Komputer Pada

Strata 1 Program Studi Teknik Informatika

Yang Dipersiapkan dan Disusun Oleh :

SYAHRUL DANI SITORUS

NPM : 0811335

Telah Memenuhi Persyaratan Untuk Di Pertahankan

Di Depan Dewan Penguji Pada Sidang Meja Hijau

Medan,

Agustus 2012

Pembimbing I

Pembimbing II,

Mesran, S.Kom, M.Kom

Nelly Astuti Hasibuan, S.Kom, M.kom

NIDN : 0124087801

NIDN : 0111108401

Diketahui oleh

Ketua Program Studi Teknik Informatika

STMIK Budidarma Medan

(4)

METODE STRING MATCHING

Untuk Memenuhi Persyaratan Mencapai Gelar Sarjana Komputer Pada

Strata 1 Program Studi Teknik Informatika

Yang Dipersiapkan dan Disusun Oleh :

SYAHRUL DANI SITORUS

NPM : 0811335

Telah Dipertahankan Di Depan Dewan Penguji Sidang Meja Hijau

Pada Tanggal Agustus 2012

Dan Dinyatakan Lulus dan Memenuhi Syarat Untuk Menjadi Skripsi

Medan,

Agustus 2012

Pembanding I,

Pembanding II,

Lambok Harry OA. Butarbutar, M.Kom

Indra M. Sarkis, S.T, M.Kom

NIDN : 0102048103

NIDN :

0123077601

Diketahui oleh

Untuk Memenuhi Persyaratan Mencapai Gelar Sarjana Komputer Pada

Strata 1 Program Studi Teknik Informatika

Yang Dipersiapkan dan Disusun Oleh :

SYAHRUL DANI SITORUS

NPM : 0811335

Telah Dipertahankan Di Depan Dewan Penguji Sidang Meja Hijau

Pada Tanggal Agustus 2012

Dan Dinyatakan Lulus dan Memenuhi Syarat Untuk Menjadi Skripsi

Medan,

Agustus 2012

Pembanding I,

Pembanding II,

Lambok Harry OA. Butarbutar, M.Kom

Indra M. Sarkis, S.T, M.Kom

NIDN : 0102048103

NIDN :

0123077601

Diketahui oleh

Untuk Memenuhi Persyaratan Mencapai Gelar Sarjana Komputer Pada

Strata 1 Program Studi Teknik Informatika

Yang Dipersiapkan dan Disusun Oleh :

SYAHRUL DANI SITORUS

NPM : 0811335

Telah Dipertahankan Di Depan Dewan Penguji Sidang Meja Hijau

Pada Tanggal Agustus 2012

Dan Dinyatakan Lulus dan Memenuhi Syarat Untuk Menjadi Skripsi

Medan,

Agustus 2012

Pembanding I,

Pembanding II,

Lambok Harry OA. Butarbutar, M.Kom

Indra M. Sarkis, S.T, M.Kom

NIDN : 0102048103

NIDN :

0123077601

Diketahui oleh

Ketua Program Studi Teknik Informatika

STMIK Budidarma Medan

(5)

1

1.1 Latar Belakang Masalah

Pemanfaatan komputer telah memberikan efisiensi dan efektifitas dalam

pendistribusian data serta berbagi informasi sebagai contoh adalah bagaimana cara

memproses informasi secara cepat dan akurat serta dalam pengumpulan,

penyimpanan dan pengolahan informasi antara komputer terhadap

user

yang

bersifat sebagai

client

. Sehingga banyak dari kalangan masyarakat maupun

instansi pemerintah atau swasta memanfaatkan teknologi komputer sebagai alat

untuk mempercepat dan meningkatkan produktivitas kerja.

Namun pada kenyataanya penggunaan komputer secara tidak benar oleh

user

membuat dibutuhkannya suatu kendali yang dapat memantau dan mengawasi

aktifitas komputer yang dilakukan oleh

user

, kemungkinan-kemungkinan tersebut

seperti penyalahgunaan komputer untuk hal pribadi yang digunakan oleh

user

seperti membuka jejaring sosial,

chatting

, dan tindakan lain yang tidak berkenaan

dengan aktivitas yang seharusnya digunakan untuk hal-hal penting sehingga

menghambat produktivitas kerja. Disamping itu komputer sering juga disalah

gunakan oleh para remaja ataupun anak-anak yang berumur antara 10-16 tahun

dengan mengakses

internet

dari komputer pribadi dengan membuka situs-situs

yang dilarang.

(6)

hasil si

mpanan

ketukan

keyboard

yang telah disimpan dan dikirimkan

via email

tersebut .

Keylogger

dapat digunakan untuk kejahatan dan kebaikan, karena mencatat

segala aktivitas yang

user

lakukan di suatu komputer dan menyimpan semua

informasi kedalam

log file

. Bekerja dengan mendeteksi

signal keyboard

yang

user

tekan. Dengan adanya aplikasi ini, pengawas dapat memantau kegiatan yang

dilakukan oleh para

user

dan juga bagi para orang tua agar dapat memantau

kegiatan anaknya saat menggunakan internet dengan komputer pribadinya, dan

melihat situs apa saja yang telah diakses oleh anaknya tersebut melalui hasil

rekaman yang telah disimpan tersebut.

Keylogger

yang akan dirancang memiliki fasilitas

email

yang fungsinya

adalah mengirim setiap hasil simpanan dari ketukan

keyboard

ke

email

yang

sudah ditargetkan, didalam perancangan aplikasi

keylogger

ini, fasilitas

email

yang digunakan adalah dari

GMail

, karena dalam proses perancangannya

port

yang digunakan adalah

port

untuk

Email

pada Gmail

Selain itu perangkat lunak ini juga dapat diterapkan pada lembaga

pendidikan yang sudah memiliki fasilitas internet, karena dapat membantu para

guru untuk memantau situs apa saja yang dibuka oleh para siswa pada saat jam

pelajaran berlanjut, dan jika salah satu siswa membuka situs yang tidak layak

dibuka, maka akan terekam di aplikasi

keylogger

melalui

signal keyboard

yang

ditekan, dan akan dikirim lewat

email

yang sudah ditargetkan dan dalam waktu

yang sudah ditentukan, sehingga semua tindakan para

user

atau siswa dapat

dipantau dari jarak jauh, tanpa harus memperhatikan satu per satu

user

tersebut

.

Metode yang digunakan dalam perancangan aplikasi

keylogger

tersebut

adalah metode string matching, metode string matching adalah suatu algoritma

yang digunakan untuk memecahkan masalah pencocokan suatu teks terhadap

suatu teks lain pada perekaman yang dilakukan aplikasi

keylogger

.

(7)

LOGGER UNTUK MEMANTAU AKTIVITAS USER PADA KOMPUTER

MENERAPKAN METODE STRING MATCHING .

1.2 Rumusan Masalah

Adapun masalah yang akan di angkat, di bahas, dan di selesaikan adalah

sebagai berikut :

1. Bagaimana proses pemantauan terhadap aktivitas

user

?

2. Bagaimana proses pengiriman

email

hasil simpanan ketukan

keyboard

yang

akan dikirim melalui

email

Gmail yang ditargetkan?

3. Bagaimana menerapkan metode string matching pada aplikasi

keylogger

?

1.3 Batasan Masalah

Agar tidak melebar dari pokok pembahasan maka masalah dibatasin sebagai

berikut :

1. Hanya dapat digunakan di OS

Windows XP

,

Windows

7,

Windows

8.

2. Hanya dapat menyimpan data ketikan.

3. Hanya dapat mengirim hasil simpanan dari ketukan

keyboard

dengan

menggunakan

email Gmail

.

4. Dapat menyimpan hasil ketikan

on screen keyboard

yang ada dalam

system

windows

.

5. Pembuatan

design

dan

coding program

menggunakan bahasa pemrograman

Visual Basic

.

NET

2008.

1.4 Tujuan Dan Manfaat

Dari hasi penelitian yang dilakukan, adapun tujuan yang ingin dicapai dalam

merancang aplikasi ini yaitu :

1. Untuk mengetahui cara kerja dari suatu proses pemantauan terhadap aktivitas

user

.

(8)

3. Untuk mengetahui bagaimana cara kerja metode string matching dengan

mencocokan variable string inputan dari

keyboard

yang ditekan sesuai yang

ditangkap dari sinyal-sinyal keyboard yang ditekan .

Manfaat yang dapat diperoleh adalah :

1. Mempermudah pengawasan terhadap aktivitas

user

dengan cara menyimpan

hasil ketukan

keyboard

yang telah diambil dan dikirim melalui

email

.

2. Dapat mengetahui siapa yang menggunakan komputer atau laptop pribadi

user

jika digunakan oleh orang lain dengan melihat hasil simpanan ketukan

keyboard

.

3. Bagi

user

yang berselancar didunia maya dan melupakan

password

pada situs

yang baru saja didaftarkan maka

password

tersebut akan tersimpan didalam

keylogger

.

1.5 Metode Penelitian

Metodologi penelitian yang digunakan dalam pengumpulan data adalah

sebagai berikut :

1. Studi

literature

, merupakan uraian tentang teori, temuan dan bahan penelitian

lain yang diperoleh dari bahan acuan untuk dijadikan landasan kegiatan

penelitian. Sehingga jelas penyelesaian permasalahan yang diuraikan

sebelumnya pada perumusan masalah.

2.

Menganalisis data, yaitu melakukan evaluasi terhadap teknik dalam

penyelesaian data yang nantinya dapat dikoordinasikan dengan perancangan

aplikasi tersebut.

3.

Perancangan, tahap penerjemahan dari data yang dianalisis ke dalam bentuk

yang mudah dimengerti oleh

user

.

4.

Pengujian, merupakan hasil pembuktian pekerjaan merancang aplikasi tersebut.

5.

Implementasi, merupakan pengujian terhadap perangkat lunak yang dirancang.

1.6 Sistematika Penulisan

(9)

BAB I

:PENDAHULUAN

Merupakan uraian umum yang memuat latar belakang masalah,

rumusan masalah, batasan masalah,manfaat dan tujuan, metodologi

penulisan dan sistematika penulisan.

BAB II :LANDASAN TEORI

Berisi mengenai konsep teoristis dari aplikasi

keylogger

metode yang

diterapkan dan perancangan aplikasi

keylogger

dengan menggunakan

tools Visual Basic Net

2008.

BAB III : ANALISA DAN PERANCANGAN

Pada bab ini akan dianalisa tentang bagaimana aplikasi

keylogger

tersebut dibuat dalam perancangannya.

BAB IV :ALGORITMA DAN IMPLEMENTASI

Bab ini berisi laporan pengujian terhadap modul program

keylogger

.

BAB V

:KESIMPULAN DAN SARAN

(10)

6

r

u

er

ng

t l

k

l

h kum

pul

n

! !

r

"

perint

h y

ng dieksekusi oleh

m

esin kom

puter

l

m

m

enj

l

n eksekusiny

#!

nurut

Rosa A.S dan M. Salahudin dalam buku Rekayasa Perangkat

Lunak, 2011, perangkat lunak adalah program komputer yang terasosiasi dengan

dokumentasi perangkat lunak seperti dokumentasi kebutuhan, model desain dan

cara penggunaan.

$

y

% &' '&

(

eystroke Logger

atau yang lebih dikenal dengan

keylogger

merupakan

sebuah perangkat, baik perangkat keras atau perangkat lunak yang digunakan

untuk memantau penekanan tombol

keyboard

yang ditangkap oleh sinyal-sinyal

keyboard

yang ditekan. Aplikasi

keylogger

menggunakan mekanisme mengaitkan

misalnya,

SetWindowsHookEx

untuk menangkap sinyal keyboard yang ditekan

hasil rekamanan tersebut biasanya akan menyimpan hasil pemantauan penekanan

tombol

keyboard

tersebut ke dalam sebuah berkas

log, catatan atau rekaman. Hasil

rekaman tersebut kemudian akan dikirim kepada orang yang membutuhkan

data-data tersebut melalui berbagai media, diantaranya disimpan dalam bentuk

notepad

dan dapat juga langsung di kirim melalui

email

yang telah di tentukan,

email

yang

digunakan untuk mengirim hasil simpanan ketukan

keyboard

tersebut

menggunakan

email

dari

Gmail

yang telah ditargetkan dengan waktu yang sudah

ditentukan.

(11)

terekam didalam aplikasi

keylogger.

(Wardana, R, S. Hut, (2006),

Pemrograman

Virus & Spyware

)

)*)*+

Jenis-Jenis Keylogger

1.

Keylogger

Berbasis Perangkat Lunak (

Software

)

Cara kerja

keylogger

berbasis perangkat lunak ini adalah dengan merekam

ketukan

keyboard

melalui suatu program aplikasi yang dirancang, cara kerjanya

adalah dengan menggunakan beberapa fungsi

Application Program Interface

(API) yang dikenal dalam bahasa pemrograman dan proses lainnya yang

fungsinya untuk memanggil beberapa perintah yang ada pada sistem yang dapat

dimengerti oleh

Operating System

(OS). Cara kerjanya adalah sebagai berikut:

1

. GetKeyState

Berfungsi untuk mendapatkan tombol

keyboard

apa yang sedang di ketuk.

Untuk menggunakan fungsi ini program membutuhkan timer atau

looping

untuk memonitor tombol yang digunakan secara berkelanjutan. Parameter yang

digunakan pada fungsi ini berupa nilai

ascii.

2.

GetAsyncKeyState

Hampir sama dengan fungsi

GetKeyState

, Bedanya dengan fungsi

GetAsyncKeyState

, fungsi nya tidak memerlukan konstanta

key_prossed.

3.

Kernel-based

Merupakan suatu perangkat lunak yang menjadi bagian utama didalam OS.

Kernel

bertugas untuk melayani bermacam-macam program aplikasi untuk

mengakses perangkat keras pada komputer. Dengan memanfaatkan proses

kernel

ini memungkinkan

keylogger

sulit dideteksi terutama para pengguna

awam, karena dapat merubah kernel system operasi, sehingga dapat memproses

perangkat keras tanpa izin. Contohnya adalah pada saat

keylogger

beroperasi,

maka sebuah informasi yang diketikan pada

keyboard

dapat diketahui.

4.

Hypervisior-based.

(12)

dirancang dengan cara ini secara teori berada pada

malware hypervisior

dimana

keylogger

tersebut bekerja dibawah sistem operasi.

5.

Form Grabber based

Teknik ini bekerja pada

web form

dengan cara merekam fungsi

on Submit

pada

web browser. Perekaman informasi dilakukan sebelum data di kirim melalui

internet.

6

Low Level Keyboard Hook ( SetWindowsHookEx )

Teknik ini menggunakan perintah

SetWindowsHookEx

dengan

WH_Key-Board_LL sebagai parameter untuk membuat

Low Level Keyboard Hook,

yang

fungsinya untuk mendapatkan akses kendali sendiri (access-control list)

didalam.

sumber:(http://dhanung.wordpress.com/2012/01/24/key-logger-tool-pencuri

informasi, tanggal akses 18 April 2012).

Pengaksesan data yang terdapat pada

keylogger

berbasis perangkat lunak

adalah sebagai berikut :

1. Data disimpan kedalam

log

atau catatan menggunakan aplikasi

notepad

di

dalam komputer target.

2. Data ditransmisikan melalui sebuah perangkat keras yang disiapkan.

3. Data dikirim melalui

email

secara berkala.

2.

Keylogger

Berbasis Perangkat Keras (

Hardware)

Cara kerja

keylogger

berbasis perangkat keras ini adalah

dengan cara

penyambungan kabel yang di sambungkan pada penyambung

keyboard

. Jenis dari

keylogger

ini adalah

keylogger

yang sudah terintegrasi di dalam keyboard. Data

rekaman disimpan dalam memory pada

Electrically Erasable Programmable

Read Only Memory

(EEPROM). Jenis lainnya yaitu

keylogger

yang terintegrasi

dengan

motherboard

, tepatnya berupa

firmware

di

BIOS

, keylogger berbasis

perangkat keras ini tidak memiliki ketergantungan terhadap aplikasi atau

software

yang terinstal di komputer

.

(13)

Merupakan rangkaian perangkat keras yang dibutuhkan untuk melakukan

proses perekaman

keyboard

yang dipasang antara

keyboard

dan komputer, alat

tersebut biasanya dipasang bersamaan dengan konektor kabel

keyboard. Tetapi

ada juga yang dipasang kedalam

keyboard

tersebut sehingga alat tersebut tidak

terlihat. Hasil ketukan dari alat tersebut akan disimpan kedalam memori

internal yang sewaktu-waktu dapat diakses,

kapasitas menyimpan data sampai

dengan 2

Gigabyte

. Jenis

keylogger hardware

ini dapat menampilkan

menu teks

dengan banyak pilihan untuk menganalisis data yang berhasil dicatat Selain itu,

keylogger

ini termasuk salah satu yang cepat dalam mengambil data

login

.

Keystroke

logger

ini benar-benar transparan untuk di operasikan didalam komputer, dan

diperlukan

software

atau

driver

dalam peng

instalan

nya

.

Gambar 2.1 KeyGrabber

PS/2

sumber :( http://manik.web.id/hardware-keylogger-yang-menakutkan.html,

tan ggal

akses 18 April 2012)

2.

Wireless Keylogger Sniffers

Alat yang digunakan untuk melakukan pengumpulan paket-paket data antara

keyboard wireless

dengan alat penerimanya

(receiver).

Gambar 2.2

KeyGrabber Wireless

(14)

3.

Firmware-based

BIOS-level firmware

yang bertugas menangani

event

pada

keyboard, setelah

dimodifikasi maka dapat merekam proses atau event yang terjadi pada

keyboard. Pada metode ini diperlukan akses root untuk dapat mengakses

perangkat lunak yang dibutuhkan oleh BIOS agar dapat mengakses perangkat

keras yang sedang berjalan.

4.

Keyboard overlay

Tombol palsu yang diletakkan diatas tombol yang sebenarnya, sehingga apabila

tombol asli ditekan maka tombol palsu juga akan ikut tertekan dan secara

otomatis semua hasil ketukan pada tombol asli akan sama pada tombol palsu.

sumber:(

http://manik.web.id/hardware-keylogger-yang-menakutkan.html

,

tanggal akses 18 April 2012).

2.3. User

User adalah seorang pengguna atau lebih yang berhubungan dengan

antarmuka sistem teknologi yang fungsinya untuk salah satunya adalah komputer

1.

Tingkatan User

1. Administrator

Merupakan tingkatan

user

yang tertinggi yang mempunyai akses kesemua

fitur yang ada di

keylogger

2. User biasa

Merupakan

user

yang hanya sebagai pengguna sistem atau aplikasi yang

dibuat.

sumber:(http://shendnightvision.wordpress.com/2011/02/12/pengertian-user-serta-cara-membuat-sekaligus-menggunakannya/

tanggal akses 15 Juni 2012)

2.4 Komputer

(15)

melakukan pengolahan data informasi yang berupa teks, gambar maupun suara

untuk menghasilkan output yang kita kehendaki.

Menurut Hamacher komputer adalah mesin penghitung elektronik yang

cepat dan dapat menerima informasi input digital, kemudian memprosesnya sesuai

dengan program yang tersimpan di memorinya dan menghasilkan output berupa

informasi

Menurut Blissmer komputer adalah suatu alat elektronik yang mampu

melakukan beberapa tugas sebagai berikut: menerima input, memproses input tadi

sesuai dengan programnya, menyimpan perintah-perintah dan hasil dari

pengolahan, serta menyediakan output dalam bentuk informasi

Menurut Fuori komputer adalah suatu pemroses data yang dapat melakukan

perhitungan besar secara cepat, termasuk perhitungan aritmatika dan operasi

logika tanpa campur tangan manusia.

Menurut Elias M.Awad komputer adalah alat hitung yang memproses data

yang disajikan dalam bentuk data disket (digital) dan data kontinyu (analog).

Menurut Larry Long dan Nancy Long komputer adalah alat hitung

elektronik yang mampu menginterpretasikan dan melaksanakan perintah-perintah

terprogram untuk input, output, perhitungan, dan operasi-operasi logic

Menurut Robert H. Blissmer komputer adalah alat elektronik yang mampu

melaksanakan tugas antara lain menerima input, memproses input sesuai dengan

programnya, menyimpan perintah-perintah dan hasil pengolahan, menyediakan

output dalam bentuk informasi.

Menurut Donald H. Sanders komputer adalah sistem elektronik untuk

memanipulasi data yang cepat dan tepat serta dirancang dan diorganisasikan.

supaya secara otomatis menerima dan menyimpan data input, memprosesnya dan

menghasilkan output, belerjanya dikendalikan oleh program yang tersimpan di

dalam penyimpanannya dan program tersebut dikenal dengan nama sistem

operasi.

(16)

2.5

Email

Elektronik Mail

disingkat

email

atau surat elektronik adalah sarana kirim

mengirim surat melalui jalur internet. Dengan surat biasa umumnya pengirim

perlu membayar per pengiriman dengan membeli perangko, tetapi surat elektronik

umumnya biaya yang dikeluarkan adalah biaya untuk membayar sambungan

Internet. Tapi ada perkecualian misalnya surat elektronik ke telepon genggam

kadang pembayarannya ditagih per pengiriman. Dalam pengiriman

email

maka

harus memiliki protokol yang digunakan untuk mengirimkan pesan

email

yang

bernama SMTP (Simple Mail Transfer Protocol) agar dapat diteruskan ke

mail

server

tujuan. SMTP yang digunakan untuk pengiriman

email

tersebut adalah

SMTP dari

Gmail

yaitu smtp.gmail.com dan nomor port yang digunakan dalam

pengiriman

email

Gmail tersebut adalah 587.

Mail-server

tujuan ini bisa dianalogikan sebagai kotak pos di pagar depan

rumah kita, atau kotak PO BOX di kantor pos.

Email-email

yang terkirim akan

tersimpan di kotak pos tersebut hingga si pemiliknya mengambilnya. Urusan

pengambilan email

tersebut tergantung kapan di penerima memeriksa account

emailnya.

sumber: (

http://techscape.co.id/hosting/smtp.ts

, tanggal akses 14 Juli 2012)

.

2.6

Metode string matching

Metode string matching adalah suatu algoritma yang digunakan untuk

memecahkan masalah pencocokan suatu teks terhadap suatu teks lain. cara

kerjanya adalah dengan mencocokan variable string inputan dari

keyboard

yang

ditekan sesuai yang ditangkap dari sinyal-sinyal keyboard yang ditekan

sumber:(

http://id.wikipedia.org/wiki/Algoritma_pencarian_string

, tanggal akses 13

Agustus 2012)

2.7 Perancangan Perangkat Lunak

(17)

perangkat lunak adalah proses menciptakan obyek baru yang bila dieksekusi akan

memberikan fungsi sesuai yang diinginkan dan mempertimbangkan faktor biaya.

Menurut Asep Juarna, perancangan perangkat lunak adalah disiplin

manajerial dan teknis yang berkaitan dengan pembuatan dan pemeliharaan produk

perangkat lunak secara sistematis. Termasuk pengembangan dan modifikasinya,

yang dilakukan pada waktu yang tepat dan dengan mempertimbangkan faktor

biaya.

Jadi definisi perancangan perangkat lunak adalah proses pembuatan obyek

baru yang memiliki fungsi atau perintah yang diinginkan didalam komputer

termasuk pengembangan modifikasinya dengan mempertimbangkan waktu yang

tepat dan faktor biaya.

sumber:(http://staffsite.gunadarma.ac.id/ajuarna/index.php?stateid=download&id=4927&

part=files, tanggal akses 18 April 2012)

2.8 Unified Modeling Language (UML)

UML

(Unified Modeling Language)

adalah sebuah bahasa yang berdasarkan

grafik/gambar untuk memvisualisasi, menspesifikasikan, membangun, dan

pendokumentasian dari sebuah sistem pengembangan

software

berbasis OO

(Object-Oriented), UML sendiri juga memberikan standar penulisan sebuah

sistem

blue print, yang meliputi konsep bisnis proses, penulisan kelas-kelas dalam

bahasa program yang spesifik, skema

database, dan komponen-komponen yang

diperlukan dalam sistem

software.

UML

adalah salah satu tool / model untuk

merancang pengembangan

software

yang berbasis

object oriented.

(18)

UML

tidak hanya merupakan sebuah bahasa pemograman visual saja,

namun juga dapat secara langsung dihubungkan ke berbagai bahasa pemograman,

seperti JAVA, C++, Visual Basic, atau bahkan dihubungkan secara langsung ke

dalam sebuah

object-oriented database. Begitu juga mengenai pendokumentasian

dapat dilakukan seperti;

requirements, arsitektur,

design,

source code, project

plan,

tests, dan

prototypes.

sumber:(http://hasmapsa.staff.gunadarma.ac.id/Downloads/files/19614/Mg+8+U

ML.pdf, tanggal akses 14 Juni)

Tabel 2.4 Beberapa pengklasifikasi (Clasifier)

Pengklasifikasi

Kegunaan

Notasi

Actor

Menggambarkan semua objek di luar

sistem (bukan hanya pengguna sistem

atau perangkat lunak) yang berinteraksi

dengan sistem yang dikembangkan.

Mahasiswa

Use Case

Mengembangkan fungsional yang

(19)

Tabel Lanjutan 2.4 Beberapa pengklasifikasi (Clasifier)

Pengklasifikasi

Kegunaan

Notasi

Simpul

(node)

Menggambarkan

sumber

daya

komputasional yang digunakan oleh

sistem

sumber : (Adi Nugroho, 2010, chap.1)

Kaidah-kaidah yang dapat digunakan untuk melakukan

transformasi

dari

diagram-diagram UML ke bahasa-bahasa pemograman berorientasi tertentu, kelas-kelas

implementasi sesungguhnya menangkap bentuk langsung suatu kelas yang diperlukan

oleh bahasa pemograman berorientasi objek yang dipilih. Berikut tabel relasi-relasi dalam

UML.

Tabel 2.5 Relasi-relasi dalam UML

Relasi

Fungsi

Notasi

Asosiasi

(Association)

Mendeklarasikan hubungan antar

suatu kelas

instance

Kebergantungan

(dependency)

Relasi antar dua elemen model

Aliran

(flow)

Relasi antar dua versi suatu objek

Generalisasi

(Generalization)

Relasi antar pengklasifikasi yang memiliki

deskripsi yang bersifat lebih umum dengan

berbagai pengklasifikasi yang lebih

spesifik, digunakan dalam struktur

pewarisan

Relasasi

(relazation)

Relasi antar spesifikasi dan implementasi

Penggunaan

(usage)

Situasi dimana salah satu elemen

membutuhkan elemen yang lain agar dapat

berfungsi dengan baik

sumber : (Adi Nugroho, 2010, chap.1)

2.8.1 Jenis-Jenis UML

Jenis-jenis UML di definisikan sebagai berikut:

1.

Use Case Diagram

Use Case diagram adalah gambar dari beberapa atau seluruh aktor dan use case

dengan tujuan mengenali interaksi mereka dalam suatu sistem. Oleh karena itu,

use case diagram dapat membantu menganalisa kebutuhan suatu sistem. Dalam

(20)

use case diagram terdapat istilah seperti aktor, use case dan use case

relationship.

2. Kelas Diagram

Kelas Diagram berfungsi untuk menjelaskan tipe dari object sistem dan

hubungannya dengan object yang lain. Object adalah nilai tertentu dari setiap

attribute kelas entity. Pada penggambaran kelas diagram ada dikenal dengan

kelas analisis yaitu kelas ber-stereotype. Tapi yang biasanya dipakai adalah

kelas diagram tanpa stereotype.

3.

State Diagram

State diagram

menggambarkan urutan keadaan yang dilalui object dalam suatu

kelas, karena suatu kejadian menyebabkan suatu perpindahan aktivitas/state.

State dari objek adalah penggolongan dari satu atau lebih nilai

attribute

pada

kelas.

4.

Activity Diagram

Activity Diagram

berupa

flow chart

yang digunakan untuk memperlihatkan

aliran kerja dari sistem. Notasi yang digunakan dalam

activity diagram

adalah

sebagai berikut:

a.

Activity

Notasi yang menggambarkan pelaksanaan dari beberapa proses dalam aliran

pekerjaan.

b.

Transition

Notasi yang digunakan untuk memperlihatkan jalan aliran kontrol dari

activity

ke

activity.

c.

Decision

Notasi yang menandakan kontrol cabang aliran berdasarkan

decision point.

d. Synchronization Bars

Aliran kerja notasi ini menandakan bahwa beberapa aktivitas dapat

diselesaikan secara bersamaan (pararel)

5.

Sequence Diagram

(21)

demi tahap yang seharusnya dilakukan untuk menghasilkan sesuatu sesuai

dengan

use case diagram.

6.

Collaboration Diagram

Collaboration

adalah cara alternatif untuk mengetahui tahap-tahap terjadinya

suatu aktivitas. Perbedaan antara

collaboration

dan

sequence diagram

adalah

collaboration

diagram memperlihatkan bagaimana hubungan antara beberapa

objek, sedangkan yang kedua

sequence

diagram memperlihatkan bagaimana

urutan kejadian

7

Component Diagram

Component diagram

berfungsi untuk menggambarkan komponen run-time dan

executable

yang dibuat untuk sistem. Komponen saling berelasi menggunakan

depedecy relation

(Hubungan ketergantungan, yang ditandai dengan garis

putus-putus). Komponen

run-time

memperlihatkan pengelompokan kelas untuk

run-time

library seperti Java Applet,

Active-X Component

dan

Dynamic

Libraries. Komponen

executable

memperlihatkan

interface

dan memanggil

dependencies beberapa

executable.

Interface

kelas diperlihatkan seperti

lollypop.

8

Deployment Diagram

Deployment

Diagram memperlihatkan konfigurasi pada jalannya proses

run-time elements

dan proses

software

yang ada pada diagram.

Run-time elements

menggambarkan node yang berkoneksi menandakan adanya komunikasi

diantaranya. Diagram ini membantu tim untuk mengerti sistem

topology

sumber:(

http://rinaugm.blog.ugm.ac.id/2010/04/23/uml-unified-modellinglang

uage/, tanggal akses 19 Juni 2012).

2.9

Visual Studio .NET

2.9.1 .NET

(22)

modul-modul baru yang konsisten, terlepas dari jenis bahasa pemrograman yang

digunakan.

.NET

Platform

menyediakan hal-hal berikut bagi para

developer

:

1.

Language

independent, dengan programming model yang konsisten di semua

aplikasi yang dibangun.

2.

Interoperability

dan kompatibilitas antar aplikasi.

3. Kemudahan migrasi dari teknologi yang ada saat ini.

4. Dukungan penuh terhadap berbagai teknologi standar yang digunakan dalam

platform internet, antara lain HTTP, XML, SOAP dan HTML.

Teknologi inti .NET secara umum terdiri dari 4 area pokok :

1. .NET Framework

.NET

Framework

adalah teknologi inti yang menyediakan berbagai library

untuk digunakan oleh aplikasi di atasnya. Komponen inti .NET

Framework

adalah

Common Language Runtime

(CLR)

yang menyediakan run time

environment untuk aplikasi yang dibangun menggunakan Visual Studio .NET,

terlepas dari jenis bahasa pemrogramannya.

Gambar 2.6 .NET Framework

sumber :( http://www.ilmukomputer.org/wpcontent/uploads/2006/09/choirul-vbnet

01.zip, tanggal akses 18 April 2012)

(23)

mensupport .NET mengakses

library

yang sama di dalam .NET

Framework,

dengan

object model

yang konsisten, dengan

run time file

yang sama.

Bagi programmer VB6, tentu mengetahui bahwa diperlukan distribusi

run time

library

khusus ketika menginstal

aplikasi. Demikian pula ketika anda

menginstal

aplikasi yang dibangun dengan

visual C++

maupun

Delphi. Dalam

dunia .NET, hal tersebut sudah tidak diperlukan lagi, selama .NET

Framework

telah terinstal di komputer sasaran.

2) .NET Building Block Services

Building block

merupakan sekumpulan

services

yang bersifat programmable,

yang dapat diakses secara

offline

maupun

online.

Service

tersebut merupakan

modul-modul yang terdapat di suatu komputer,

server

dalam jaringan, maupun

di suatu

server

di

internet.

Service

ini merupakan suatu idealisasi di masa depan, dimana sebuah aplikasi

bersifat terdistribusi dengan modul-modul yang tersimpan di berbagai tempat,

tetapi dapat diintegrasikan membentuk suatu aplikasi. Konsep ini merupakan

arah pengembangan

subscription based software, yang saat ini mulai banyak

berkembang dan dikenal sebagai

Application Service Provider.

Service

tersebut dapat diakses oleh berbagai

platform, asalkan

platform

tersebut mendukung protokol SOAP, yang merupakan protokol standar dalam

mengakses web service. Peranan XML sebagai media definisi data menjadi

sangat penting dalam hal ini, dan XML juga menjadi pusat perubahan besar

dalam

platform

.NET. Dalam pelajaran selanjutnya,

user

akan melihat bahwa

semua data dalam .NET selalu direpresentasikan dalam bentuk XML.

3. Visual Studio .NET

(24)

layaknya

windows programming. Pemrograman

web

menjadi lebih mudah dan

menyenangkan bagi para

programmer windows, sedangkan anda para veteran

scripting language

sudah saatnya untuk beralih ke ASP.NET, yang dapat

diprogram menggunakan

VB, C#, C++

maupun

Phyton

dan

COBOL

sekalipun.

Microsoft

masih menyediakan

Jscript.NET bagi pengguna

JavaScript

dan

JScript, sedangkan versi .Net dari

VBScript

belum diketahui apakah akan

disediakan atau tidak.

2.9.2 Microsoft Visual Basic.Net

BASIC, adalah singkatan dari

Beginners All-purpose Symbolic Instruction

Code

adalah sebuah kelompok bahasa pemrograman tingkat tinggi. Secara harfiah,

BASIC memiliki arti kode instruksi simbolis semua tujuan yang dapat digunakan

oleh para pemula. Memang, istilah bahasa BASIC di sini juga bisa diartikan

menjadi bahasa untuk pemula, atau dengan kata lain, disebut sebagai bahasa dasar,

tapi hal tersebut dirasa kurang tepat, mengingat BASIC dapat juga digunakan oleh

para pemrogram ahli. BASIC pertama kali dikembangkan pada tahun 1963 oleh

John George Kemeny dan Thomas Eugene Kurtz yang berasal dari Dartmouth

Collage, untuk mengizinkan akses terhadap komputer bagi para mahasiswa

jurusan selain jurusan ilmu

eksakta.

Pada zaman itu, hampir semua komputer membutuhkan perangkat lunak,

dan waktu itu belum ada perangkat lunak yang dijual secara bebas, sehingga

hanya orang-orang tertentulah yang dapat menggunakan komputer, yakni para

matematikawan dan ilmuwan, karena mereka dapat membangun perangkat lunak

sendiri. bahasa BASIC, setelah diciptakan menjadi menjamur dan banyak

dimodifikasi. bahasa basic menjadi bahasa yang paling popular digunakan pada

komputer mikro pada akhir tahun 1970-an dan komputer rumahan pada tahun

1980-an. Dan hingga saat ini, menjadi bahasa yang beberapa kali berevolusi.

(25)

Perkembangan berikutnya ialah diluncurkannya BASICA

(Basic-Advanced) untuk DOS. Setelah BASICA,

Microsoft

meluncurkan

Microsoft

QuickBasic

dan

Microsoft

BASIC (dikenal juga sebagai Basic Compiler). Sejarah

basic

di tangan Microsoft sebagai bahasa yang

diinterpretasi

(BASICA) dan juga

bahasa yang dikompilasi (BASCOM) membuat Visual Basic diimplementasikan

sebagai gabungan keduanya.

Programmer yang menggunakan Visual Basic bisa memilih kode

terkompilasi atau kode yang harus diinterpretasi sebagai hasil executable dari

kode VB. Sayangnya, meskipun sudah terkompilasi jadi bahasa mesin, DLL

bernama MSVBVMxx.DLL tetap dibutuhkan. Namun karakteristik bahasa

terkompilasi tetap muncul.

Microsoft

Visual Basic (sering disingkat sebagai VB saja) merupakan

sebuah bahasa pemrograman yang bersifat event driven dan menawarkan

Integrated Development Environment

(IDE)

visual

untuk membuat program

aplikasi berbasis sistem operasi

Microsoft Windows

dengan menggunakan model

pemrograman

Common Object Model

(COM). Visual Basic merupakan turunan

bahasa

BASIC

dan menawarkan pengembangan aplikasi komputer berbasis grafik

dengan cepat, akses ke basis data menggunakan

Data Access Objects

(DAO),

Remote Data Objects

(RDO), atau

ActiveX Data Object

(ADO), serta menawarkan

pembuatan kontrol

ActiveX

dan objek

ActiveX. Beberapa bahasa skrip seperti

Visual Basic

for Applications

(VBA) dan Visual Basic

Scripting Edition

(VBScript), mirip seperti halnya Visual Basic, tetapi cara kerjanya yang berbeda.

(26)

Gambar 2.7 Visual Basic. Net 2008

sumber: (

http://www. ilmukomputer.

org/wpcontent/uploads/2006/09/choirul-vbnet 01.zip

,

tanggal akses 18 April 2012)

Dalam pemrograman untuk bisnis, Visual Basic memiliki pangsa pasar

yang sangat luas. Dalam sebuah

survey

yang dilakukan pada tahun 2005, 62%

pengembang perangkat lunak dilaporkan menggunakan berbagai bentuk Visual

Basic, yang diikuti oleh

C++,

Java Script,

C#, dan

Java.

Visual Basic merupakan bahasa yang mendukung

Object Oriented

Programming

(OOP), namun tidak sepenuhnya. Beberapa karakteristik objek

tidak dapat dilakukan pada

Visual Basic, seperti

Inheritance

tidak dapat dilakukan

pada

class module.

Polymorphism

secara terbatas bisa dilakukan dengan mendeklarasikan

class module

yang

memiliki

Interface

tertentu. Visual Basic (VB) tidak bersifat case sensitive.

Namun seiring berkembangnya zaman

Visual Basic

semakin dikembangkan

dengan penambahan tools dan penambahan bahasa pemrograman yang lain

didalam

software visual studio net

ini

(27)

:;< => ?@A B ?

A

CDE FGHE IJK LM NOIJ POQQJ N GRGS IJ KPOQQ J N TE UGVW GVX Y ZVXXSV GFGV [G\GH G

CZY]XUGY GV ^E H SGD

B

GH E W

. NE

_ `GVX YZU SC GFG V ZTEHE F\ SHSH TGUE ^E H SGD

B

GHEW

`GV X TE[SGR ]DZ\ CZUS H G\ GGV

M

EWU]H]aR

. P

U]H ZH CZU GVWGVXGV IJKPOQ QJN E VE

Y ZY E DE FE RG\ GCGV

-

R G\ GCG Vb [GX GEYGVG W GU G C ZV`EYCGVGV \ GHE D FZRSFGV I JKcOdNe

TGV[GXGE Y GV GWGUGCZV`EYCGVGVFZTGD GY[ ZVRSFfOMJgd eTGVTE FE UE YFZJhdi P

.

:;<;<=> ?@A B ?jABklm

A

VGDE H GHE H RZY TETZaEVE HEFGV HZ[ GXGE C ZVXSU GE GV TGUE HE H R ZY EVa]UYGHE `G VX

SRS\ FZTGDGY [GXE G V

-

[GXEGV F]YC]VZVV`G TZVX GV YGFH ST SVRSF

Y ZVXETZVRE aE FGHE Y GHGDG\b \ GY [GR GV `G VX R ZUnGTE H Z\EVXX G TGC GR TESH SDFGV

FZ[SRS\ GV

-

FZ[SRS\ GV `G VX HZH SGE SVRSF CU]HZH CZU [GE F GVV`G

.

_G\ GC GVGDE H G

Y ZU SCGFGV RG\GC`G VX C GDEVX FUE RE HTGVH GVXGR C ZVREVX

,

FGU ZVG FZH GDG\ GV TERG\ GC

E VE GFGV Y ZV`Z[ G[FGV nSXG FZH GDG\ GV TERG\ GC H ZDGVnSRV`G

.

_SX GH SRGYG TGUE

Y ZVX GVGDEH G HE H R ZY `GER S Y ZVZVRSFGV DEVXFSC HE H R ZY

,

YZVXSYCSDFG V aGFR G

[ZUTGH GUFGV][H ZUoGHE`G VXRZD G\TEDGFSF GVTGVYZVX GVGDE H Ga GFR G

.

:;<;p=> ?@A B ?q?B ?@?r

P

ZY GVaGGR GV

F]YCSRZU

R ZD G\ YZY[ZUEFGV ZaE HE Z VHE TGV ZaZFRE aE R GH TGD GY

CZVTE H RUE[SHEGVTGR GHZU RG[ZU [GXE

E Va]UY GHE

H Z[GX GE

W]VR]\

GTGD G\[GX GEYG VGWGU G

Y ZYCU]H ZH E Va]UYGHE

H ZWGUG WZCGR TGV GFSUGR H ZUR G TGDGY CZVXS Y CSDGV

,

CZV`E Y CGV GV TG V CZVX]DG\ GV E Va]UYGHE GVRGUG F]YCSRZU RZU\GTGC sLJ N `GVX

[ZUHEaGR HZ[GXGE tPi JfM

.

uZ\EVXX G [GV`G F TGUE FGD GVXGV Y GH`GU GFGR YGSCSV

E VH R GVHE CZYZUEVRG\ GRGS H v GH RG YZY GVaGGR FGV RZFV]D]XE F]Y CSR ZU H Z[GXGE GD GR

SVRSFYZY CZU WZC GRTGVYZVE VXFGRF G VCU]TSFREoE R GHFZUnG

.

N

GYSV TEFGDGVX GV GVG F

-

GVGF UZYGnG `G VX Y ZY E DEFE F]YCSRZU CUE [GTE

TE FGYGUV`G RZU FGTGV X nSXG CZUV G\ YZVXGFHZH H E R SH TZv GH G

,

H Z\EVXX G Y ZY[SGR

(28)

yz{| z} ~ {€ ‚ƒ z „z…y} †} ~ ‡z {ˆ  ˆ‰ ˆ €}‰  І  y € ƒ‰ }}†

.

‹} y€„

Š z}~ yŒ‰ Š Œ ƒ y z{Œz ‡€y

,

Š  „ ˆ‰ | z{ƒ €„} Œ€ y € | {‚~{Š | ƒ‰„Œ‰ †} ~ ˆ | y

Š zŠ } y €  „y‰ ‰ yŒ ˆ{‰ Ž ‘

,

Œz‰}~~ ˆ|y ŠzŠ ‡} y€ | z}~ ’Œ ˆ ƒŠ

Š zƒ „€„}| {‚ŒzŒ|z} ~’Œ}ˆ{‰… { „† } ~… € 

.

F

‰ y €{

-

“‰ y €{ †} ~ ˆ ˆ‰ˆƒŠ ”•–—˜˜‘ ‰}‰ ˆ‰ ƒ z} ~ „|‰ } ˆ z} ~} | zŠ {‚ŒzŒ }

‰} “‚{ŠŒ‰ †} ~ ˆ‰{z„Š ˆ} Œ‰Š |} Šzƒ ƒ€‰ ™ —𠐛œ Œzž { Š } €ƒ ˆ  } ˆ| y

ˆ‰ „‰{‰Š ƒ z’ y Ÿœ   – ¡Ÿœ   – †} ~ Œ€ˆ   ˆ‰ y€{ ’ „y € | z} ~‰{‰ Š}}†

,

Œz‡ ~‰

ž‚} y‚ ‰ }‰ ˆ ƒ  ~Ї{ ˆ {‰ ž { |zŠ{‚ŒzŒ} „ z†ƒ‚ ~~ z{ ˆz} ~} Š z} ~~ €} „}

œ ¢š  £  š•  œ ˜‘œ Ÿ

B

z{‰ „€y„ }ˆ‰…zƒŒ„}yz} y} ~œ ¢š  £ š •  œ ˜‘œ Ÿ|ˆ~Š ‡{ˆ‰ yŒ¤

1.

¥—˜ ™ ” •– —˜˜‘ ˆƒ  Š zŠ Œ€„} „ y Œ}ˆ‰ ” •– —˜˜‘ €} y €„

Š z}~ „y‰“„}}†

.

G

¦§¨¦ ©

3.1

¦ ª«¬ ­¬«®¯¬¦ °©¦§ª¦ ©¦±²©³ ¦±²®´ µ°°²©

(29)

2. P

Á ÂÁ ÃÄÅ Æ ÇÅÈ ÄÉÄ Äà ÊËÌÍÎÏÐÑË ÒÒÏÌ Ó Ç ÄÅÔÈ ÕÅÖÄÈÅ ÕÈׯÇÅØÄ× ÕÁ Ù× ÄÅÙÁ ÕÈÚ

-

ÙÁ ÕÈÚ

ÖÄÅ ØÄÉÄÉÁÎ ÏÐÑË ÒÒÏÌ

.

3. P

ÚÛÓ ÇÓÜ ÇÅ ØÄ× ÕÁÙ×ÄÅÙÁÕÈÚÎ Ï ÐÑË ÒÒÏÌÝÞ ßàË áÏâ ßãÎÏÐÑË ÒÒÏÌÉ ÄÅÝÞ ßÏÍ ßÞ ÑÓ ÇäÄÚ Ä

åÇÚ Ó ÄÆÄ ÄÅ

.

4.

Ä

. A

× ÕÁÙ× ÄÅÎÏÐÑË ÒÒÏÌÝÞßàË áÏâ ßã æ

åçè× ÕÁÙ× ÄÅÎÏ ÐÑË ÒÒÏÌÝÞ ßÏÍ ßÞ Ñ æ

5.

Ä

. P

Ú ÛÓÇÓ Æ ÇÚÇ×ÄÆ Á Å ÙÛÚ ÆÄÓÁ ÄÉÄÂÄÃ Æ ÇÆ È ÂÄÁ ÆÇÚ Ç× ÄÆ

/

Æ ÇÅÖÁÆ Ü ÄÅ Á Å ÙÛÚ ÆÄÓÁ

ÖÄÅ ØÉÁ Õ ÄÅ Ø×ÄÜÉÄÚÁÓÁÅÖÄÂÎ ÏÐéË ßÌ ãÖÄÅ ØÉÁ Õ Ç× ÄÅ

.

åç Â ÛØÁ Å ÇÆ ÄÁ ÄÉÄÂÄà ÆÇÆÄÓÈ× ÄÅ ÄÂÆ ÄÕ ÏÍ ßÞ Ñ ÉÄÅ â ßê êëËÌã ÄØÄÚ ÉÄÜ ÄÕ

ÆÇÅØØÈÅÄ× ÄÅÎÏÐÑË ÒÒÏÌÝÞ ßÏÍ ßÞ ÑÁÅÁ

.

6.

Ä

. H

ÇÅ ÕÁ× ÄÅ ÆÇÚÇ×ÄÆ ÁÅ Ù ÛÚÆ ÄÓÁ ÄÉÄÂÄà ÆÇÅ ØÃ ÇÅ ÕÁ× ÄÅ ÙÁÕÈÚ Î ÏÐÑË ÒÒ ÏÌ ÝÞ ß

àË á Ïâ ßãÉÄÂ ÄÆÜÚ ÛÓÇÓÆ ÇÅ ÖÁÆ Ü ÄÅ× ÇÕÈ×ÄÅÎ Ï ÐéË ßÌãÖÄÅ ØÉÁÕÇ×ÄÅç

åç

D

ÄÂ ÄÆ ÃÄ ÈÅ ÕÈ× Æ ÇÅØÄ× ÕÁÙ× ÄÅ × ÇÚÔ Ä ÉÄÚÁ ÎÏÐÑË Ò ÒÏÌ ÝÞ ß ÏÍ ßÞ Ñ Á ÅÁ ÃÄÚÈ Ó Â ÄÃ

Õ ÇÚ× ÛÅ Ç× ÓÁÔÄÚÁÅ ØÄÅÁ Å ÕÇÚ Å ÇÕ

.

7.

Ä

.

ì ÇÕ Ç Äà ÜÚ ÛÓÇÓ Î Ï ÐÑË ÒÒÏÌ ÝÞ ß àË áÏâ ßã Ü Ú ÛÓÇÓÅÖÄ ÓÈ ÉÄà ÉÁà ÇÅ ÕÁ× ÄÅ í Æ Ä× Ä

Ó ÇÂÄÅÔÈ ÕÅ ÖÄ Ä×ÄÅ Ä× ÕÁ Ù Ü ÇÚÁ Å ÕÄà ÈÅ ÕÈ× Æ ÇÅÖÁÆÜ ÄÅ ÃÄÓÁ Á Å ÙÛÚÆÄÓÁ ÖÄÅØ

ÉÁ ÚÇ× ÄÆÕ ÇÚÓ ÇåÈ Õ×ÇàË áÏâ ßã

.

åç

P

Ú ÛÓ ÇÓ Ü ÇÅØ ÄÆåÁ  ÄÅ ÁÅ ÙÛÚÆ ÄÓÁ ÄÉÄ ÄÃí Æ ÇÅ ØÄÆåÁ ÁÅ ÙÛÚÆÄÓÁ ÖÄÅ Ø ÕÇÂÄÃ

ÉÁ ×ÈÆÜÈ Â× ÄÅÉÁÊËÌÍÎ ÏÐ ÑË ÒÒÏÌÝÞßàË áÏâ ßã

.

8.

åç

P

Ú ÛÓ ÇÓ Ü ÇÅ ØÁÚÁÆÄÅÁÅ ÙÛÚ Æ ÄÓÁ× Ç Ï ÍßÞÑ ÄÉÄ ÄÃÆ ÇÅØÈÆÜÈ Â× ÄÅ ÁÅ ÙÛÚÆ ÄÓÁÄÜ Ä

Ó ÄÔ Ä ÖÄÅ Ø Õ ÇÂÄà ÉÁÄÆåÁ ÉÁ ÊËÌÍÎ Ï ÐÑË ÒÒÏÌ ÝÞ ß àËá Ïâ ßã ÈÅ ÕÈ× ÉÁ ×ÁÚÁÆ × ÄÅ × Ç

Ü ÇÅØ ÄîÄÓÆ ÇÂÄÂÈÁÏÍßÞÑæ

9.

P

Ú ÛÓ ÇÓ × ÇÂÈ ÄÚ ÄÉ ÄÂÄà ÈÅÕÈ× Æ ÇÅØÃÇÅ ÕÁ × ÄÅ ÓÇÆ È Ä Ä× ÕÁ ïÁÕÄÓ Æ ÇÚ Ç× ÄÆ åÄÁ ×

ÉÄÚÁÎ Ï ÐÑË ÒÒÏÌÝÞßàË áÏâ ßãÉÄÅÎ ÏÐÑË ÒÒÏÌÝÞßÏÍ ßÞÑ æ

ðñòñð óô õö ÷øõùúûüýúþû ÿ÷ô ùõû ÷ô

M

ÇÕ ÛÉÇ ÓÕÚÁ Å Ø Æ ÄÕäÃÁ Å Ø ÁÅÁ ä ÄÚÄ × ÇÚÔÄÅÖÄ ÄÉ Ä Äà ÉÇÅ Ø ÄÅ Æ ÇÅ äÛ äÛ×ÄÅ

ïÄÚÁÄåÂÇ Ó ÕÚÁÅ Ø Á ÅÜÈ ÕÄÅ ÉÄÚÁ ÎÏÐéË ßÌã ÖÄÅØ ÉÁÕÇ× ÄÅ ÓÇÓÈ ÄÁ ÖÄÅ Ø ÉÁ Õ ÄÅ Ø×ÄÜ ÉÄÚÁ

ÓÁÅ ÖÄÂ

-

ÓÁÅÖÄÂ×Ç ÖåÛÄÚ ÉÖÄÅØÉÁ Õ Ç×ÄÅ íÈÅ ÕÈׯ ÇÂÁ ÃÄÕåÄØÄÁ Æ ÄÅ Äï ÄÚÁÄå ÇÕÇÚÓ ÇåÈ ÕÉÁ

ÁÅÜÈ ÕÉÄÅÉÁ× ÇÅ ÄÂÁ Å íÆ Ä× ÄÉÄÜ ÄÕÉÁ ÂÁ ÃÄÕÕÄåÇÂÉÁåÄîÄÃÁÅÁ

. A

B

C

D

E

(30)

M

C

Z), dan posisi baris diinisialkan sebagai (I), maka proses pencocokannya

adalah dengan cara membandingkan karakter yang ada pada sistem dengan

karakter yang di

!"#

sehingga terjadi proses input seperti dibawah ini :

A. Pencarian dimulai dari data objek pertama pada barisan bilangan A.

. A

B

C

D

E

1

2

3

4

5

Obj = 5: Z = C

I = 1: Ketemu = False

While ( I < = Obj) And Not (False)

True

If ( Z <> chr(I) ) Then

I =1 + 1 = 2

B. Data tidak ditemukan dan data yang dicari (X) lebih besar daripada data objek

pertama pada barisan bilangan A maka proses pencarian dilanjutkan ke data

kedua pada barisan bilangan B.

. A

B

C

D

E

1

2

3

4

5

Obj = 5: Z = C

I = 2: Ketemu = False

While ( I < = Obj) And Not (False)

True

If ( Z <> chr(I) ) Then

I = 2 + 1 = 3

(31)

. A

B

C

D

E

1

2

3

4

5

O

&'

= 5:

Z = C

I = 3: Ketemu = True

While ( I = Obj) And Not (False)

False

If ( Z = chr(I) ) Then

Proses penginputan karakter akan direkam

D. Data ditemukan pada posisi ketiga dari barisan bilangan A dan pencocokan

sukses.

()*)+ ,- ./ 01.23- 34 .- .-56786/9:

yboard

Analisa penekanan tombol pada

; <=> ?@@<A

ini dibuat agar dapat mengetahui

bagaimana

;< => ?@@<A

mendeteksi setiap ketukan yang ditangkap melalui sinyal

;<=B?CA D

yang ditekan dengan menggunakan kode ascii yang merupakan standart

internasional dalam kode huruf dan simbol yang selalu digunakan oleh komputer

dan alat komunikasi lain untuk menunjukan teks.

Tabel 3.3 Karakter ASCII

Karakter

ASCII

backspace

8

Tab

9

Enter

13

Shift

16

Ctrl

17

Menu

18

CapsLock

20

Esc

27

Space

32

Page Up

33

(32)

F GHIJ

3.3 L

GKL MNGK

K

GO GPN IO

A

Q

CII

E

KR

35

H

S TI

36

L

IU N

37

V W

38

XY Z[N

39

D

S\K

40

D

IJ

46

H

IJW

47

N

MT

L

S ]P

144

A

65

B

66

C

67

D

68

E

69

F

70

G

71

H

72

I

73

J

74

K

75

L

76

M

77

N

78

O

79

P

80

Q

81

R

82

S

83

T

84

U

85

(33)

` abcd

3.3 L

aef ghae

K

ai ajh ci

A

k

CII

l

87

m

88

n

89

Z

90

0

48

1

49

2

50

3

51

4

52

5

53

6

54

7

55

8

56

9

57

0

96

1

97

2

98

3

99

4

100

5

101

6

102

7

103

8

104

9

105

*

106

+

107

Enter

108

-

109

.

110

(34)

q rstu

3.3 L

rvw xyrv

K

rz r{y tz

A

|

CII

}

97

~

98



99

€

100



101

‚

102

ƒ

103

„

104

…

105

†

106

‡

107

ˆ

108

‰

109

Š

110

‹

111

Œ

112

q

113

r

114

s

115

t

116

u

117

v

118

w

119

x

120

y

121

z

122

Pencocokan string yang dilakukan tidak berbeda dengan konsep pencarian

yang biasa digunakan, bahkan saling berhubungan karena mengalami proses yang

sama yaitu pencocokan string, sehingga proses karakter yang diinputkan dari

(35)

—˜ ™ š ›œ žŸ˜ ™  ¡™ ¢ Ÿ £ ž ¤ œ¥˜ ¦§¨©ž© ¤žªœ ¥ ¤˜ ™«¢

,

ªž§œ Ÿ¢ ˜ Ÿ˜ ™ ›œŸž œ Ÿ˜ ™ ›ž™š˜ ™

£ ž™šš¢ ™˜ Ÿ˜ ™ ˜ ¦¤ œŸ˜©œ ¬­®¯°±² ›˜ §œ ª˜³˜ ˜ ™ ´µ ¬²­¶· —˜ ™ š £ ˜© œ™ š

-

£˜© œ™š

Ÿ˜ §˜ Ÿž §™—˜ ›œ Ÿž™˜¤ œ™ ¨ ¤ž¥ © œ©  ž£ ›ž™š˜ ™ £ ž™šš¢ ™˜ Ÿ˜ ™ Ÿ¨ ›ž ªœ ˜ ˜¢

A

¸

CII.

¸žª˜š˜œ ¹¨ ™ ¨ ¥ ›œ ª˜³˜¥ œ™œ ˜›˜ ¤˜ ¥ ¥˜©œ¤ Ÿž ¢Ÿ˜ ™ º ¯»¼­±½ ² —˜ ™š ›œžŸ˜ ™ ›˜ §œ

©œ™ —˜ ¤º ¯»¼­±½ ²—˜ ™š›œ˜ ™šŸ ˜¦¾

A

§¨ ž¤Ÿ˜£œŸ˜¿žœ©ª˜¹Ÿ

£ ˜Ÿ˜¥˜©œ¤›˜ §œŸ¨ ›ž

A

¸

CII

™—˜˜ ›˜¤ ˜ ¥

65 114 111 101 108 107 97 109 105 107 97 122 101 32 105 115 32 98 97 99 107

ÀÁÂÁÃ ÄÅ ÆÇ ÈÉÆÄÊ ËÈÌÈ ËÆÉÍÉ ÎÏ

D

œ›˜ ¤˜£ ª˜ šœ˜ ™ œ ™œ ˜ Ÿ˜™ ›œ˜ ™˜¤ œ© ˜ ˜ Ÿ œÐœ ˜© ˜¦˜ ©˜ «˜ —˜ ™š ›œ ¤˜ Ÿ¢ Ÿ˜™ ¨ ¤ ž¥

Ñ·¯½¦˜ ›˜© ˜ ˜£ ž™šš¢ ™˜Ÿ˜ ™Ÿ¨£ ¦¢ž§

.

D

œŸž˜ ¥¢ œ ˜ ›˜

2

¨ §˜ ™š Ñ· ¯½ —˜ ™š © ž›˜ ™š £ž™šš¢ ™˜ Ÿ˜ ™ Ÿ¨£ ¦¢ž§ ›ž™š˜ ™

Ÿž˜ ›˜˜ ™ Ÿ¨£ ¦¢ž§ ž §Ÿ¨ ™žŸ©œ œ ™ ž§™ž

,

›œ£˜ ™˜ ©žœ˜ ¦ Ñ· ¯½ ˜Ÿ˜ ™ › œ¦˜ ™˜¢

˜ Ÿ œÐœ ˜© ™ —˜ › ž™š˜ ™ £ž ™šš¢ ™˜ Ÿ˜ ™ º ¯ »Ò ­ÓÓ¯½ —˜ ™š ¥˜© œ ¤ §žŸ˜£˜ ™Ô¦ž™—œ £¦˜™˜ ™

©žœ˜ ¦ Ÿž¢ Ÿ˜ ™ º ¯»¼­±½ ²  ž§©žª¢ ˜Ÿ˜ ™ ›œŸœ §œ£ Õµ ± ¯Ö±µÒ Ÿ ž ¦ ž™ š˜³˜© × ›œ£ ˜ ™˜

©žž¤˜ ¥ ›œ¦˜ ™ ˜¢ ›˜ ™  ž¤ ˜ ¥ ›œŸœ§œ£ ¥˜© œ ¤ œ ™Ø¨ §£˜©œ ž§©žª¢ Ÿž ¯Ö±µÒ £˜ Ÿ˜  ž¤˜ ¥

›œ›˜ ¦˜Ÿ˜™©žª¢˜ ¥œ™Ø¨ §£ ˜© œ¥˜©œ¤›˜ §œ¦ž™ —œ£¦˜™˜™Ÿž¢ Ÿ˜ ™º ¯»¼­±½² —˜™šž¤˜ ¥

›œ¦˜ ™ ˜¢›ž™š˜ ™ º¯ »Ò­ÓÓ¯½ ›˜ ™ ¥˜©œ¤ ™ —˜˜ ›˜ ¤˜ ¥

,

Ñ·¯½ ªž§™˜ œ ™ Ù ±Ú¯¼­­º

,

ÚÛ ±®® µ¬Ó

›˜ ™˜ ›˜—˜™š©ž›˜™š£ž ™šžœŸ›ž™š˜ ™Öµ Ú½­·­Ù®¶ ­½ ²

,

ªž§œ Ÿ¢˜ ¤¢ §˜ ™˜ ¤œ© œ © ™ —˜

:

(36)

G

ëìí ëîïð ëñ ëòì óîôõ ëöë÷ø ëòðùõ ó÷ú ëí ëî ë÷ë÷ ëù ðòëñó÷ ñ ë÷ ûëö ñ ðüð ñëòýþ ÿ

ïðì ë÷ ëýþ ÿ

1

ïë÷ýþÿ

2

ö óûðëñë÷÷ëòô ïëøïðõë÷ñ ëôìóù ëù ô ðÿÿ ï ë÷ø ëò ðù

ë÷ûïð ñó îðì ëö óõ ó÷ û ëëòëïëù ëøòóí ëûëðíóîðöô ñ

:

F

ëóí ö

C

ø ëññ ð÷û

M

ðî ò ñ îï

òóî

70%

10%

20%

ëí óù

3.5 H

ëòðùð÷ îì ëòðë÷ ûïðöô ìõôù ö ë÷ïó÷ û ë÷ÿÿ

óñ óùëø ïðöô ìõôùö ë÷ ø ëòðù ïëñ ë ë÷ û ïð ñóîð ìë ùóø õ ó÷ûë ëò ì ëö ë ñ óùëø

ïðùðø ëñëö ñðüð ñëò

-

ëö ñ ðüð ñëòýþÿ õ ëïëòë ëñì ó÷ ûûô÷ ëö ë÷ö ìõô ñóîò óí ëû ëðí ó îðöô ñ

:

1.

þÿ ëö ñð üðñ ëò ÷ëëïëùëø

:

F

ëóí ö

70 %

M

ðî ò ñ îï

20%

C

ø ëññ ð÷û

= 10%

A

õùðö ëòð ÿÿ ë÷û ëöë÷ ïðîë÷ë÷ û ìó îô õ ëö ë÷ ëõù ðö ëò ð ë÷ û øë÷ë

ïëõ ëñ í ó îúëù ë÷ ïð ö ìõ ô ñ óî ëñëô ù ëõ ñ õ ë÷ û ì óì ðù ðö ð òðò ñ óì õ óîëò ð þ

ë÷û ò ô ïëø ïðñ ó÷ ñôö ë÷ ò õ óòððö ëòð÷ë ëõù ðö ëòð ð÷ ð ïðò ð ìõ ë÷ ö óïëù ëì í ó÷ ñôö

ÿ!" ïë÷ ïðö ðîðì ìóùëùô ð ÿ# "

,

ïëùëì õ óìíô ëñë÷ ëõùðö ëò ð ð÷ ð õ ó÷ôù ðò

ìó÷ûûô÷ëö ë÷í ëøëòëõ ó ì ûîëìë÷üðò ô ëùí ëò ð

.

÷óñ

.

D

ëùëì õ óìíô ëñë÷ ëõùðö ëòð ÿÿ

,

ëï ë

3

ø ëù õ ëù ð÷ û õ ó÷ ñ ð÷ û ëðñô

õ óîë÷ë÷ ûë÷ ì ïóù üðò ôëù ðòëòð $ñ ëìõ ðù ë÷ õ ëïë ù ëëî ö ìõô ñ ó î ïóò ö ñ õ %

,

õ ðù ðø ë÷

ìó÷ô ë÷ û ïðòóïðëö ë÷ òóîñë í ëû ëðì ë÷ ë ë îë ö ó îúë ëõù ðö ëò ð ñóîò óíô ñ ïëù ëì õ î ò óò

õ óîóö ëìë÷ö óñôö ë÷ÿ& " ë÷ ûïðî óö ëì

.

B

óîïëòëîöë÷ ô îëð ë÷ ïð ëñëò ïë÷ ô÷ ñôö ù óí ðø ú óùëò ÷ë

,

õ ó÷ôù ðò ëöë÷

ìó÷ûû ëìí ëîö ë÷ñ ëøëõ ë÷õ ó÷û óîú ëë÷ï ëù ëìõ óìí ô ëñë÷ëõùðö ëò ð ÿÿ ñ óîò óíô ñ

(37)

G

()*(+

3.6

,(-(./0)* 1( 2( 34.5 6 7(8 6

K

095:;;0+

P

<=>?@>?A >?B CBD <EF >G >>F HC I>B CJKLM NOOKPC ?CGCQ>ACE<?R>GC

2

Q>AC>?

:

1.

SCB CT UKP

M

<=VF >I>? Q>AC>? G >=C BCBD <E W>?A Q<=>G> F >G > B CB C XUKP W>?A

E<EF V? W>C DV A>B V ?DVI E<H >IVI>? F <?AVEF VH >? C ?YZ= E >B C G >?

E<? WC EF >??W> G >H >E Q<?DVI [N\ K]^_ B<=D > E<?AC=C E I>??W> I< Q>AC >?

F <?A >`>BE <H>HVCKa^bMW> ?ABVG>cGC D >= A<DI >?

2.

SCB C

P

<?A>`>B

M

<=VF >I>? Q >AC>? G >=C B CBD <E W>?A Q<=>G > F >G > BC B C F <?A>`>B W>?A

E<EF V? W>C DVA>B V?DVI E <?<=CE> G >? E <?AZH >c C ?YZ=E >BC G >=C da^bM W> ?A

B VG >cGCD>= A<D I>?e

B

<=CIVD >I >? GC R <H >B I>? @>= > I<=R> BC BD<E Q>A>CE>?> F=ZB <B I <WHZAA<=

E<? WC EF >? C ?YZ= E>B C W>?A GC G >F>D G >=C c>B CH B C ?W>H I<D VI>? J KLfN^P _ cC?AA >

B>EF >CI<F >G >F<?A>`>BG <?A >?E<?AAV?>I >?UKg XK[hK_b^OP ^a

:

(38)

K

‰Š ‰‹Œ Ž ŒŽŒ Œ ‹

:

1.

‘‰’Œ Œ“Š”• ”Š Œ– —˜ ™š Œ“Œ ›”œŒ Š Œ’ ›‰ ŽŒ  ‰ŽŽ’Œ“Œ ™žŸ ¡¡ ™š ¢Œ Ž

–’ ›Œ£Œ“Š”¤

,

œ‹¥–‰–œ‰¢”œŒ Œ” ¤¥‹ Œ– ”Œ“Œ› ” –”œŒ›Œ‹”– ”¢Œ¦ ™ž§ ¨š©

¢Œ Ž›”Š ‰“Œ

2. H

Œ– ”¦ ” ¤¥‹Œ– ” ¢Œ Ž Š ‰¦Œ£ Љ‹“’œ’¦ ›Œ‹” –”Ž Œ¦ ™ž§ ¨š© ¢ŒŽ ›”Љ“Œ Œ“Œ

›”“ ”‹” ‰¦Œ¦’ ” ¤”Š’‹ ™ª¨« Ÿ ¢Œ Ž Œ›Œ ›” ™žŸ ¡¡ ™š ›Œ Œ“Œ ›”“ ”‹” “‰ Œ¦ŒŒŠ

™ª¨« Ÿ¢Œ Ž–’ ›Œ£›”ŠŒ‹Ž ‰ Š“Œ¬

3. K

‰’ ›”Œ” ¤¥‹ Œ–”Љ‹–‰’ŠŒ“Œ›”Љ‹” Œ¥¦‰£œ‰Ž Œ­Œ–

B

‰‹”“’ŠŒ“Œ›”® ‰¦ Œ–“Œ¦‰”£¦ Œ®’Š‰Ž ‰ Œ” ŒŽ”Œ

-

 ŒŽ”Œ›Œ ‹”– ”–Љ

:

¯°¯ ± ²³ ²´³ µ¶

·™ž Ÿ ¡¡ ™š œŒ›Œ –” – ” —˜™š  ‰‹’œŒ“Œ ŒŽ”Œ ›Œ ‹” – ” –Š ‰ ¢ŒŽ  ‰ ‹Œ›Œ œŒ›Œ

“¥œ’Š ‰‹ —˜™š

¢Œ Ž ›”œŒ Š Œ’¬

·™žŸ ¡¡ ™š– ”– ” —˜ ™š

 ‰‹Š’Ž Œ– ’ Š’“ ‰ Ž’œ’¦“Œ

›ŒŠŒ ” ¤¥‹Œ– ” ›Œ ›ŒœŒŠ ›”– ”œŒ ›Œ¦Œ  ‰ Š’“ ¸  ¹ ™º¨ © –‰»Œ‹ Œ  Œ’Œ¦ ›‰Ž Œ

‰ŽŽ’Œ“Œ ¤Œ– ”¦”ŠŒ– ¢ŒŽ Љ¦ Œ£ Š ‰‹–‰›”Œ ›” ›Œ¦ Œ  ™ž Ÿ ¡¡™š – ” –” —˜ ™š Š ‰ ‹–‰’Š

,

“‰’ ›”Œ ›”›Œ¦ Œ Œœœ¦”“Œ– ” “‰¢¦¥ŽŽ‰ ‹

– ” –” —˜ ™š

Љ‹–‰’Š ›ŒœŒŠ  ‰Ž”‹” ›ŒŠ Œ

” ¤¥‹Œ– ” Љ‹–‰’Š ‰¦Œ¦’ ” ™ª¨« Ÿ ¢ŒŽ Š ‰¦Œ£ ›”Š Œ‹Ž ‰Š“Œ “‰ –” –” œ‰ ŽŒ­Œ– –‰–’Œ”

” Š ‰‹•Œ¦­Œ“Š’¢Œ ŽŠ‰¦Œ£›”Š ‰ Š’“Œ¬

Gambar

Gambar 2.1 KeyGrabber PS/2
Tabel 2.4 Beberapa pengklasifikasi (Clasifier)
Tabel Lanjutan 2.4 Beberapa pengklasifikasi (Clasifier)
Gambar 2.6 .NET Framework
+3

Referensi

Dokumen terkait

Penelitian ini menunjukkan bahwa financial target x1, financial stability x2, ineffective monitoring x3, pergantian auditor x4, pergantian direksi x5, dan jumlah foto CEO x6

Dan di Bulan Oktober dimana kita menyambut hari Reformasi, maka memulai suatu kegiatan baru yaitu mengajak dan menghimbau seluruh anggota jemaat yang sudah dan belum membaca

Kedua : Dengan ditetapkannya surat keputusan ini maka Keputusan Direktur Utama Rumah Sakit PKU Muhammadiyah Yogyakarta Nomor 0609/SK.3.2/III/2015 Tentang Komite

Preheating ini dilakukan selama 180 jam pada sagger 1-5 dan ini dilakukan hingga suhu mencapai 800 o C imana akan terjadi pencairan pitch, penguapan pitch hal ini bertujuan

Gambar 8 menunjukan server aplikasi yang berada pada kondisi hidup ( up ) ditandai dengan warna hijau sedangkan Gambar 9 menunjukan status server aplikasi mati ( down

contingent asset (aset kontijensi) adalah aset yang mungkin timbul dari waktu lampau dan akan terjadi atau tidak akan terjadi tergantung pada kejadian yang akan terjadi pada masa

Hasil penelitian ini secara empiris berbeda dari hasil penelitian sebelumnya yang dilakukan oleh Sumarni (2011) pada variabel turnover intention dan kinerja

Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) faktor yang mendasari mahasiswa FKIP UNS dalam menggunakan fashion ketika kuliah antara lain: a) Rekategorisasi yang kurang berjalan