• Tidak ada hasil yang ditemukan

perkembangan+ buta +aksara_tristanti unyacid

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "perkembangan+ buta +aksara_tristanti unyacid"

Copied!
9
0
0

Teks penuh

(1)

Perkembangan Buta Aksara

OLEH

(2)

Tahun 1945

• Pemberantasan buta aksara sudah dimulai sejak awal kemerdekaan (> 90 % buta huruf) • Ditangani pemerintah melalui bagian

pendidikan masyarakat, kementrian

pendidikan, pengajaran dan kebudayaan Pemberantasan buta aksara sudah dimulai sejak awal kemerdekaan (> 90 % buta huruf) Ditangani pemerintah melalui bagian

pendidikan masyarakat, kementrian

(3)

Tahun 1949

(4)

1951

(5)

1960

• Masih terdapat sekitar 40% orang dewasa yang buta huruf.

• Dikeluarkan komando presiden untuk

menuntaskan buta hurufsampai tahun 1964 31 desember 1964 penduduk indonesia usia 13 s.d 45 tahun (kecuali di Irian Barat)

dinyatakan telah buta huruf.

Akan tetapi kurangnya pembinaan lanjutan maka buta asara kembali muncul

Masih terdapat sekitar 40% orang dewasa yang buta huruf.

Dikeluarkan komando presiden untuk

menuntaskan buta hurufsampai tahun 1964 • 31 desember 1964 penduduk indonesia usia

13 s.d 45 tahun (kecuali di Irian Barat) dinyatakan telah buta huruf.

(6)

Tahun 1966 - 1970

Dikembangkan PBH fungsional (PBH I dan PBH lanjutan II.

Dalam PBH pemulaan sebagai bahan belajarnya digunakan buku kecil (36 hal) petani belajar membaca yang diselesaikan sekitar 20-30 hari.

Dikembangkan PBH fungsional (PBH I dan PBH lanjutan II.

(7)

Tahun 1970-an

• Mulai dirintis program kejar paket A yang terdiri dari paket A1 A100

• Sensus tahun 1971

Jumlah buta huruf menjadi sekitar 30 juta orang Mulai dirintis program kejar paket A yang

terdiri dari paket A1 A100 Sensus tahun 1971

(8)

Tahun 1995

• Dikembangkan KF di 9 provinsi dengan

memperbaiki sistem pelatihan, metodologi pembelajaran dan sistem

penyelenggaraannya.

Memfokuskan pada strategi diskusi,

membaca, menulis, berhitung dan aksi untuk memecahkan masalah yang dihadapi warga belajar.

Dikembangkan KF di 9 provinsi dengan

memperbaiki sistem pelatihan, metodologi pembelajaran dan sistem

penyelenggaraannya.

• Memfokuskan pada strategi diskusi,

(9)

Tahun 2003 - 2004

• KF tetap berjalan dan PBA saat itu untuk usia 10 tahun ke atas sebanyak 15.533.571, di

mana sekitar 66,09% diantaranya kaum perempuan. Sebanyak 4.410.627 usia produktif yaitu usia antara 10-44 tahun.

KF tetap berjalan dan PBA saat itu untuk usia 10 tahun ke atas sebanyak 15.533.571, di

Referensi

Dokumen terkait

bahwa berdasarkan pertimbangan sebagaimana dimaksud dalam huruf a, perlu menetapkan Keputusan Direktur Jenderal Perbendaharaan tentang Perubahan atas Keputusan Direktur

Nilai tambah yang telah diperoleh praktikan selama melaksanakan PPL di SMK Negeri 3 Semarang adalah pengalaman yang sangat berharga dalam mengajar, menghadapi murid

Dari waktu yang disediakan oleh Unit Layanan Pengadaan Barang/Jasa Polres Gianyar selama 2 jam ( 09.00 s/d 11.00 Wita ), ada penyedia yang meminta penjelasan terhadap

::egratif (proses dan hasil belajar sekaligus), kelima mendesain siklus pembelajaran S:-.tem Pengolahan Limbah dalam bentuk collaboration action research

[r]

SATUAN KERJA : DINAS SOSIAL, TENAGA KERJA DAN TRANSMIGRASI KABUPATEN SANGGAU TAHUN ANGGARAN : 2016.. No Kegiatan Volume

LB-5 Tabel LB.6 Neraca Panas Tahap I Pada Tangki Kristalisasi ... LB-6 Tabel LB.7 Neraca Panas Tahap II Pada Tangki

Pengobatan tradisional merupakan suatu upaya penyembuhan dengan cara yang tradisional, diluar dari ilmu kedokteran, berakar menjadi tradisi yang berasal dari suku itu sendiri