• Tidak ada hasil yang ditemukan

Analisis Penerapan Teknologi Digital Subscriber Line (DSL) Pada Layanan Corporate Customer UNER 1 Sumatera

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "Analisis Penerapan Teknologi Digital Subscriber Line (DSL) Pada Layanan Corporate Customer UNER 1 Sumatera"

Copied!
8
0
0

Teks penuh

(1)

BAB I

PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang

Perkembangan teknologi, khususnya di era modern dan globalisasi,

sekarang ini tidak dapat dielakkan lagi. Untuk dapat bertahan di dunia bisnis,

suatu perusahaan harus mengikuti trend yang sedang terjadi sehingga tidak

tertinggal oleh kompetitor. Perusahaan yang dapat bertahan adalah perusahaan

yang mampu memenuhi kebutuhan dan keinginan pelanggan, dimana salah satu

unsur yang berkembang dalam kinerja perusahaan adalah peningkatan dalam

penggunaan jasa informasi dan komunikasi data.

Perkembangan penggunaan layanan jasa komunikasi data perusahaan

menunjukkan, perkembangan yang semakin beragam, para pengguna jasa mulai

menggunakan aplikasi komunikasi data yang mebutuhkan bandwidth besar

seperti video conference, telemedicine, distance learning, online trading dan

kebutuhan komunikasi lainnya.

TELKOM sebagai salah satu penyedia jasa informasi dan komunikasi

(information – communication), telah memiliki sebuah divisi yang khusus

menangani pelanggan perusahaan (Corporate Customer), yaitu Divisi Enterprise

Service (DIVES) yang telah berdiri sejak tahun 2004. Divisi Enterprise Service

khusus mengelola layanan informasi dan komunikasi bagi pelanggan perusahaan,

(2)

Divisi Enterprise memiliki unit yang tersebar di masing-masing area ,

dimana untuk area Sumatera, pelayanan untuk pelanggan perusahaan dikelola oleh

Unit Enterprise Regional (UNER) I Sumatra. Dalam memberikan jasa layanan

komunikasi data terhadap pelanggan perusahaan, UNER I menyesuaikan

penggunaan teknologi sesuai dengan kebijakan PT Telkom. Dimana dengan

dukungan jaringan kabel tembaga yang sudah tersedia luas di seluruh Indonesia,

PT Telkom telah menerapkan penggunaan teknologi digital yang berfungsi

sebagai akses/penghantar untuk layanan komunikasi data pelanggannya, termasuk

pelanggan perusahaan, yaitu Teknologi DSL (Digital Subscriber Line).

Tujuan dari penggunaan teknologi ini ialah menyediakan layanan

komunikasi data dengan bandwidth stabil serta kemudahan dalam

pemasangan/instalasi. Sedangkan dampaknya yang diharapkan bagi Divisi

Enterprise maupun UNER I sebagai unit dibawahnya adalah, untuk menunjang

percepatan penetrasi untuk meraih kepercayaan PT Telkom sebagai penyedia

komunikasi data (service provider) bagi pelanggan perusahaan.

Berdasarkan data sejak tahun 2007, penggunaan teknologi DSL untuk

layanan komunikasi data pelanggan perusahaan berjalan dengan baik, permintaan

pasang baru dapat cepat diselesaikan, berdampak pada penambahan jumlah sirkit

pelanggan komunikasi data di UNER 1 Sumatra. Jumlah sirkit meningkat pesat

sebagaimana terlihat pada gambar 1.1, pertumbuhan sirkit pelanggan perusahaan

mengalami lonjakan tinggi. Data diambil sejak Januari 2007 hingga Juli 2011,

dimanapeningkatan cukup pesat terjadi di tahun 2010, dengan total sebesar 2.632

(3)

sedangkan pada akhir bulan Juni 2011, sirkit pelanggan teknologi DSL sedikit

menurun menjadi 5.137 sirkit pelanggan.

Gambar 1.1 Jumlah Sirkit Layanan Komunikasi Data Pelanggan UNER 1 dengan Teknologi DSL

Namun seiring dengan peningkatan jumlah sirkit pelanggan tersebut,

jumlah gangguan yang disampaikan oleh pelanggan perusahaan di UNER I

Sumatra juga mengalami peningkatan. Keluhan gangguan disampaikan melalui

unit Corporate Customer Contact Center (C4) yang merupakan sub unit dibawah

unit Corporate Customer Care (C2Care) Area 1 Sumatra. Seluruh gangguan

diproses melalui aplikasi monitoring gangguan Trouble Ticket Tools Online (T3

Online), dimana oleh petugas yang ada di unit C4 setiap gangguan ditelusuri dan

diteruskan kepada petugas di lapangan. Sebagaimana terlihat pada Tabel 1.1,

gangguan sirkit komunikasi data meningkat setiap tahunnya, seiring dengan

(4)

Tabel 1.1 Jumlah Gangguan Sirkit DSL

Sumber : Data Gangguan, Unit Corporate Customer Care Area 1 Sumatera PT TELKOM, 2011

Pada awal tahun 2007, jumlah gangguan terhadap sirkit pelanggan tidak

terlalu tinggi bahkan pada bulan Mei, Juni dan Oktober tidak ada gangguan yang

disampaikan pelanggan. Namun sejak semester kedua tahun 2008 gangguan mulai

meningkat, menembus angka 100 gangguan setiap bulannya, dan di tahun 2011

gangguan sudah melebihi angka 500 gangguan pada bulan Mei 2011.

0 2000 4000 6000

Grafik Jumlah Pelanggan & Jumlah

Gangguan

Jmlh Pelanggan Jmlh Gangguan

(5)

Pada grafik di gambar 1.2 terlihat peningkatan jumlah pelanggan diikuti

dengan penambahan jumlah gangguan. Pada gambar grafik 1.3 adalah grafik

persentase gangguan terhadap pelanggan, nilai tertinggi sempat mencapai 65%

serta 58% pada tahun 2007 dan 2008. Tahun 2009 sampai dengan tahun 2011 nilai

persentase gangguan terlihat menurun namun tidak pernah lebih rendah dari 22%.

Data gangguan layanan dapat di kelompokkan kembali berdasarkan

segmentasi atau faktor penyebab gangguan yang dialami sirkit pelanggan.

Faktor-faktor tersebut dibuat berdasar pada komponen-komponen yang menunjang

layanan komunikasi data yaitu:

(6)

Berdasarkan pada data gangguan sejak tahun 2007, kemudian dapat

dijabarkan jumlah gangguan pada setiap segmen tersebut, sebagaimana terlihat

pada tabel 2.2.

Tabel 1.2 Jumlah Gangguan per Segmen Sirkit DSL

No Tipe

Untuk proses pengawalan perbaikan gangguan layanan pelanggan, DIVES

memiliki standarisasi untuk waktu penyelesaian gangguan yaitu sasaran mutu

Mean Time to Recover (MTTR) sebesar 3.5 jam. Standarisasi ini dituangkan

dalam Service Level Agreement (SLA) antara Divisi Enterprise Service dengan

Divisi Product Owner (PO). Diharapkan gangguan yang terjadi dapat diselesaikan

dalam jangka waktu maksimal 3.5 jam sejak gangguan layanan dilaporkan oleh

pelanggan ke unit C4.

1.2 Perumusan Masalah

Berdasarkan uraian yang telah dikemukakan pada latar belakang, maka

permasalahan yang akan diteliti pada geladikarya ini adalah :

1. Apakah peningkatan jumlah pelanggan pengguna teknologi DSL

berpengaruh terhadap peningkatan jumlah gangguan?

(7)

1.3 Tujuan Penelitian

Adapun tujuan dari penelitian ini adalah :

1. Mendapatkan informasi tentang faktor-faktor yang menyebabkan

gangguan pada layanan dengan teknologi DSL.

2. Mendapatkan langkah-langkah perbaikan guna mengurangi gangguan

sirkit pelanggan.

1.4 Manfaat Penelitian

Adapun dari hasil penelitian diharapkan bermanfaat bagi :

1. Sebagai masukan bagi manajemen UNER 1 Area Sumatera dalam

melihat produktivitas dan efektivitas penerapan teknologi DSL pada

layanan komunikasi data corporate customer.

2. Dapat menambah referensi bacaan ilmiah bagi civitas akademika

Magister Manajemen Universitas Sumatera Utara (USU) dan sebagai

bahan referensi untuk penelitian lebih lanjut terkait dengan hal yang

sama.

3. Memberikan pengalaman bagi penulis untuk mengimplementasikan

teori yang dipelajari dalam melihat dan menyelesaikan permasalahan

(8)

1.5 Batasan dan Ruang Lingkup

Pembatasan masalah dilakukan untuk memperoleh hasil penelitian yang

lebih akurat dan untuk menghindari pembahasan yang tidak relevan dan

menyimpang dari tujuan penelitian. Pada penelitian ini pembatasan yang

dilakukan peneliti adalah :

1. Penelitian dilakukan pada layanan komunikasi data Pelanggan

Perusahaan (Corporate Customer) UNER 1 Area Sumatera yang

menggunakan teknologi DSL, selain layanan Speedy.

2. Periode penelitian dilakukan berdasar pada data jumlah pelanggan dan

gangguan tahun 2007 sampai semester 1 tahun 2011.

3. Analisis dilakukan pada jumlah serta durasi segmen gangguan untuk

Gambar

Gambar 1.1 Jumlah Sirkit Layanan Komunikasi Data Pelanggan  UNER 1 dengan Teknologi DSL
Tabel 1.1 Jumlah Gangguan Sirkit DSL
Gambar 1.3  Perbandingan Jumlah Gangguan terhadap Jumlah        Pelanggan UNER 1 Sumatra
Tabel 1.2 Jumlah Gangguan per Segmen Sirkit DSL

Referensi

Dokumen terkait

Berbagai riset kuantitatif tentang anemia banyak dilakukan di Indonesia, tetapi penelitian yang mengkaji faktor-faktor penyebab anemia pada kehamilan secara komprehensif masih

• A file is a collection of related records, such as a file of all records containing course codes and title fields • Table 6.1 shows an example of a database file... The Spreadsheet

Berdasarkan beberapa uraian di atas dapat diketahui bahwa asatidz/ah telah menerapkan berbagai metode pembelajaran sebagai upaya dalam melakukan pembinaan ibadah shalat di TPA

Data juga dianalisis untuk melihaty hubungan antara ketersediaan unit sistem informasi di rumah sakit dan tenaga berlatar belakang pendidikan TI dengan level

Pajak tangguhan diukur dengan menggunakan tarif pajak yang berlaku atau yang telah secara substantif berlaku pada tanggal laporan posisi keuangan interim dan yang akan digunakan

Dengan demikian sumber daya manusia dalam implementasi kebijakan di samping harus cukup juga harus memiliki keahlian dan kemampuan untuk melaksanakan tugas, anjuran, perintah

Makalah dalam seminar tentang “Pengaturan dan Akibat Hukum Pengangkatan Anak” (Depok: Auditorium FHUI, 29 November 2006) hal 6.. beberapa generasi keturunan yang menyangkut

Gunakan Re-active Pure Shine Shampoo untuk mengaktifkan kembali lapisan dan membersihkan pada saat yang bersamaan tanpa membiarkan film polimer atau bahan kimia pewarna lain