DAFTAR REFERENSI
Ardianto, Elvinaro dan Lukiati Kumala Erdinaya. (2004). Komuniikasi Massa: Suatu Pengantar. Bandung: Simbiosa Rekatama Media.
Ariwibowo. (2005).Negara, Pemilihan Umum dan Demokrasi, Jakarta: Lembaga Studi dan Advokasi Masyarakat.
Azed, Abdul Bari dan Amir, Makmur.(2005). Pemilu dan Partai Politik di Indonesia.Jakarta : Pusat Studi Hukum Tata Negara.
Barret, Boyd. (1995). The Analysis of Media Occupations and Profesionals in Boyd Barret, Oliver, and Chris Newbold, Eds. Approaches to Media: A reader. New York.
Basrowi dan Suwandi. (2008). Memahami Penelitian Kualitatif. Jakarta: Rineka Cipta
Bogdan, Robert dan Steven J. Taylor. (1992). Pengantar Metode Penelitian Kualitatif. Surabaya: Usaha Nasional
Bungin, Burhan. (2006). Sosiologi Komunikasi:Teori, Paradigma dan Diskursus Teknologi. Tangerang: Karisma Publishing Group
Bungin, Burhan. (2008). Sosiologi Komunikasi. Jakarta: Prenada Media Group.
Bungin, Burhan. (2008). Konstruksi Sosial Media Massa: Kekuatan Pengaruh Media Massa, Iklan Televisi, dan Keputusan Konsumen serta Kritik Terhadap Peter L. Berger & Thomas Luckmann. Kencana: Jakarta.
Entman, Robert M. (1993). Framing: Toward Classification of a Fractured Paradigm, dalam Journal of Communication, Vol. 43 No. 4/1993.
Eriyanto.(2001). Analisis Wacana: Pengantar Analisis Teks Media. Yogyakarta: LKiS.
Eriyanto.(2002). Analisis Framing: Konstruksi, Ideologi, dan Politik Media. Yogyakarta: LKiS.
Hidayat, Dedy N. (1999). Paradigma dan Perkembangan Penelitian Komunikasi. Jurnal ISKI, Vol. III, April. Bandung: Ikatan Sarjana Komunikasi Indonesia.
Gamson, William A, and Andre Modegliani.(1989). “Media Discourse and Public Opinion on Nuclear Power: A Constructionist Approach.”
American Journal of Sociology 95, no. 1: 1-37.
Gamson, William A, and Wolfsf’eld.(1993). “Annals of the American Academy of Political and Social Science, Vol. 528, Citizens, Protect, and Democracy.”American Academy of Political and Social Science.
Guba, Egon G. (1990). The Alternative Paradigm Dialog. Newbury Park: Sage Publication.
Kurnia, Septiawan Santana. (2002). Jurnalisme Sastra. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama.
Kovach, Bill dan Tom Rosenstiel.(2001). Sembilan Elemen Jurnalisme. Jakarta: Yayasan Pantau.
Kriyantono.(2006). Teknik Praktis Riset Komunikasi.Jakarta: Kencana.
Mulyana, Deddy. (2002). Ilmu Komunikasi: Suatu Pengantar. Bandung: PT Remaja Rosdakarya.
Moleong, Lexy.(2001). Metodelogi Penelitian Kualitatif.Bandung : PT. Remaja Rosdakarya.
Nawawi, Hadari. (1995). Metode Penelitian Sosial. Yogyakarta: UGM Press.
Nuruddin. (2003). Komunikasi Massa. Malang: Cespur.
Oetama, Jakob. (1987). Perspektif Pers Indonesia. Jakarta: LP3ES.
Pan, Zhondang and Gerald M. Kosicki, “Framing Analysis: An Approach to News Discourse” dalam Political Communication vol 10/1991.
Rakhmat, Jalaluddin. (2004). Metode Penelitian Komunikasi. Bandung: PT Remaja Rosdakarya.
Saripudin dan Qusyaini Hasan.(2003). Tomy Winata dalam Citra Media (Analisis Berita Pers Indonesia). Jakarta: Jari.
Shoemaker dan Reese.(1996).Mediating the Message: Theories of Influences on Mass Media Content. USA:Longman.
Singarimbun, Masri dan Sofyan Effendi.(1995). Metode Penelitian Survey.Jakarta: Pustaka LP3ES Indonesia.
Siregar, Ashadi. (1998). Bagaimana Meliput dan Menulis Berita Untuk Media Massa. Yogyakarta: Kenisiud dan LP3Y.
Sobur, Alex. (2004). Analisis Teks Media.Bandung: PT Remaja Rosdakarya.
Sobur, Alex. (2001). Analisis Teks Media Suatu Pengantar Untuk Analisis Wacana, Analisis Semiotika, dan Analisis Framing. Bandung: PT RemajaRosdakarya
Sobirin, Achmad. (2007). Budaya Organisasi. Yogyakarta: UPP STIM YKPN Sudibyo, Agus. (2001). Politik Media dan Pertarungan Wacana.Yogyakarta:
LKiS.
Tika, Pabundu, (2006). Budaya Organisasi dan Peningkatan KinerjaPerusahaan. Jakarta: Bumi Aksara
Internet
http://ARB2014.com (Diakses pada 10 Februari 2014)