• Tidak ada hasil yang ditemukan

Penggunaan AgreratDaur Ulang Pada Beton Pervious

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "Penggunaan AgreratDaur Ulang Pada Beton Pervious"

Copied!
1
0
0

Teks penuh

(1)

iv

ABSTRAK

Sekarang ini, sebagian limbah bisa dimanfaatkan sebagai material yang dibutuhkan dalam komposisi beton tertentu untuk rekayasa bahan bangunan. Banyak penelitian yang sudah dilakukan pada limbah-limbah untuk kemudian dimanfaatkan, salah satunya yaitu beton-beton yang telah hancur akibat pengujian kuat tekan di laboratorium beton atau beton-beton yang sudah dibuang.

Beton-beton yang sudah dibuang akan lalu disaring dengan nomor saringan 50 mm, 37,5 mm, 19 mm, 9,5 mm, 4,75 mm dan selanjutnya hasil saringan ditimbang sesuai ketentuan hasil analisa mix design beton. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh penggunaan agregat daur ulang terhadap kuat tekan pada beton pervious dan kecepatan infiltrasinya terhadap air. Sampel yang digunakan adalah berbentuk silinder dan pelat. Sampel akan dirawat dengan cara penyemprotan berkala sebelum diuji saat berumur 28 hari.

Dari hasil pengujian kuat tekan diperoleh kuat tekan rata-rata sebesar 3,382 MPa dan kecepatan infiltrasi air rata-rata sebesar 2,766 inc/hr. Untuk memperoleh kualitas beton yang baik dan sesuai dengan yang diharapkan, maka, perencanaan, metode pekerjaan, ketelitian, perawatan, alat dan bahan, haruslah dilaksanakan dengan baik sesuai dengan panduan.

Kata kunci: Agregat daur ulang, perilaku mekanik beton pervious, penyerapan air.

Referensi

Dokumen terkait

Dari hasil pengujian pada beton yang tidak dibakar diperoleh hasil peningkatan nilai kuat tekan pada penambahan limbah 15% dan terjadi penurunan pada tiap penambahan

Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan nilai kuat tekan pada beton daur ulang dengan menggunakan limbah sampel beton dengan presentase 50%, 75%, dan 100%

Beton didefinisikan sebagai campuran antara semen portland atau semen hidraulik yang lain, agregat halus, agregat kasar, dan air, dengan atau tanpa bahan tambahan

Namun berdasarkan hasil pengujian kuat tekan yang dilakukan pada umur beton 28 hari, pengurangan jumlah semen dengan geopolimer tidak memberikan hasil kuat tekan yang

Tujuan pemakaian limbah catalyst sebagai bahan tambah pada campuran beton ini adalah untuk dapat mengetahui nilai kuat tekan hancur yang dihasilkan dengan

Hasil pengujian mengalami perbedaan jenis keretakan pada beton akibat pembebanan dengan variasi 0,3% mengalami pola keretakan kerucut dan belahdengan kuat tekan 281,4 kN, variasi 0,6%

Grafik Perbandingan Kuat Tekan Rata-Rata Dari pengujian yang dilakukan terhadap campuran beton normal dan campuran beton variasi didapat kuat tekan fc’ dan didapatkan kuat tekan

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kuat tekan beton akibat penambahan limbah keramik pada campuran