• Tidak ada hasil yang ditemukan

PERAN INTUISI DALAM PROSES MERANCANG

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "PERAN INTUISI DALAM PROSES MERANCANG"

Copied!
3
0
0

Teks penuh

(1)

MODUL MEI 1991 3

PERAN INTUISI DALAM PROSES MERANCANG

Oleh : Ir. Rimbowati

Pekerjaan para

Arsitek dapat dibagi

kedalam

bidang-bidang yang sangat

berbeda.

 Dalam bagian

pertama,

disebut

Pemrograman

(Programing).

Arsitek

menetapkan

hal-hal yang

menjadi

perhatian

klien, dan apa

sesungguhnya

yang

diperlukan.

 Dalam bagian

kedua, disebut

Perencanaan

(Planing).

Arsitek

menyatakan

masalah

umum klien

menjadi sejuta

masalah

“standar” yang

lebih kecil

yang telah

diketahui

pemecahaanny

a atau yang

mudah

dipecahkan.

 Pada bagian

ketiga disebut

Perancangan

(seluruh

proses ini juga

disebut

sebagai

perancangan).

Arsitek

menggunakan

informasi dua

tahap mula

sebagai

tuntunan

dalam

mengembangk

an sutau

gagasan

keseluruhan

dan suatu usul

bagi bentuk

dan kontruksi

bangunan.

Pada tahap

perancangan ini,

intuisi mempunyai

peran yang penting

karena perancangan

merupakan suatu

proses mencipta atau

(2)

MODUL MEI 1991 4 Apa yang disebut

dengan intuisi ?

Intuisi ^ : Daya atau

kemampuan

mengetahui atau

memahami sesuatu

tanpa dipikirkan atau

dipelajari; bisikan

hati; gerak hati.

Intuisi dapat

diartikan sebagai

pengamatan,

pengenalan atau

pemahaman secara

langsung, tanpa

langkah-langkah

pertimbangan mental

secara sadar, sampai

pada suatu

kesimpulan tidak

berdasarkan analisa

dan penalaran.

Bagaimana

hubungan intuisi

dengan kreatifitas

atau dengan proses

kreatif ?

Apakah kreatif itu ?

Kreatif^ :

kemampuan untuk

mencipta ; karya

cipta.

^(Kamus besar

bahasa Indonesia .

DepDikBub. Balai

Pustaka)

Setiap orang

mempunyai bakat

untuk kreatif

walaupun dalam

derajad dan jenis

yang berbeda-beda,

dan bakat itu dapat

dipupukdan

dikembangkan. Ada

ciri-ciri kepribadian

tertentu yang penting

dimiliki atau

dikembangkan agar

bakat kreatif

seseorang dapat

terwujud, seperti :

daya imajinasi yang

tinggi, rasa ingin

tahu yang tinggi,

bebas dalam berfikir,

kepekaan astetik,

dan sebagainya.

Orang-orang

yang kreatif percaya

pada

perasaan-perasaannya, pada

pikiran-pikiran pra

sadar, disamping

pikiran yang sadar,

sengaja, selangkah

demi selangkah

sistematis. Mereka

mengandalkan pada

bawah sadar untuk

membantu memiliki

penjawaban terhadap

suatu masalah. Dan

orijinlitas dalam

berfikir, serta

kemampuan

elaborasi, yang ikut

menentukan

produktifitas kreatif

seseorang.

(3)

MODUL MEI 1991 5 lainnya ialah yang

termasuk “press”

atau factor-faktor

pendorong, baik

yang bersifat

eksternal

(lingkungan

keluarga, sekolah,

pekerjaan dan

kebudayaan yang

mendukung) maupun

yang bersifat internal

(hasrat dan motivasi

yang kuat dari

individu) yang

mendorongnya untuk

bersibuk diri secara

kreatif.

Kreatifitas

sebagai proses

adalah suatu bentuk

pemikiran, dimana

individu berusaha

menentukan

hubungan-hubungan

yang baru, untuk

mendapatkan

jawaban, metode

atau cara-cara baru

dalam menanggapi

masalah. Perilaku

atau produktivitas

kreatif merupakan

fungsi dari imajinasi,

data evaluasi dan

aksi, dimana

keempat unsure

tersebut sama

pentingnya dan

mutlakperlu.

Albert

Einstein

menekankan bahwa

memiliki daya

imajinasi adalah

lebih penting dari

pada kemampuan

menyerap

Referensi

Dokumen terkait

Hasil penelitian menunjukkan pada umumnya profil intuisi siswa SMA dalam memecahkan masalah turunan adalah sebagai berikut: (1) Intuisi affirmatory subjek field dependent

Seberapa besar akibat yang ditimbulkan oleh pergeseran peran lingkungan keluarga ini berimbas pada proses pendidikan dan hasil pendidikan, dapat dilihat dari

Hal senada dikemukakan oleh (Muhmidayeli:2011), bahwa intuisi adalah suatu pengetahuan tentang kebenaran yang dianugrahkan Tuhan dari dalam diri manusia yang paling dalam

menjelaskan berbagai proses pengambilan keputusan dalam organisasi secara benar.. Kemampuan menjelaskan peran intuisi dalam pengambilan keputusan

Optimilisasi peran guru sangat penting dalam menunjang proses pembelajaran di sekolah, guru profesional sangat dibutuhkan dalam mendorong kemajuan pendidikan di

Seberapa besar akibat yang ditimbulkan oleh pergeseran peran lingkungan keluarga ini berimbas pada proses pendidikan dan hasil pendidikan, dapat dilihat dari

Oleh sebab itu penulis bermaksud melakukan penelitian lebih lanjut tentang permasalahan ini dengan judul spesifik “Peran Buzzer dalam Proses Pembentukan Opini Publik di New Media.”

Peran guru profesional sangat penting dalam kesuksesan belajar siswa, karena mereka membangun proses pembelajaran yang baik demi menghasilkan pendidikan