• Tidak ada hasil yang ditemukan

Pelatihan untuk anak usia dini SD

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "Pelatihan untuk anak usia dini SD"

Copied!
12
0
0

Teks penuh

(1)

SENAM UNTUK ANAK

SENAM UNTUK ANAK

USIA DINI

USIA DINI

1.

1. Menyenangkan,Menyenangkan, 2.

2. Memberikan tantangan untuk setiap aktivitas jenjangMemberikan tantangan untuk setiap aktivitas jenjang keterampilan,

keterampilan,

3.

3. Memberi peluang yang menyenangkan untukMemberi peluang yang menyenangkan untuk mengukur peningkatan keterampilannya sendiri mengukur peningkatan keterampilannya sendiri mengukur peningkatan keterampilannya sendiri mengukur peningkatan keterampilannya sendiri

4.

4. Aktivitas tersebut juga harus memberi kesempatanAktivitas tersebut juga harus memberi kesempatan kepada anak usia dini untuk menciptakan gerakan kepada anak usia dini untuk menciptakan gerakan melawan gravitasi untuk meningkatkan

melawan gravitasi untuk meningkatkan

pengembangan komponen kesegaran jasmani yang pengembangan komponen kesegaran jasmani yang berkaitan dengan kesehatan dan kesegaran jasmani: berkaitan dengan kesehatan dan kesegaran jasmani:

5.

5. Berkaitan dengan keterampilan seperti kelentukan,Berkaitan dengan keterampilan seperti kelentukan, daya tahan otot, daya tahan kardiorespiratori,

daya tahan otot, daya tahan kardiorespiratori, keseimbangan, koordinasi, dan lain

▸ Baca selengkapnya: rpph anak usia dini

(2)

FAKTOR

FAKTOR--FAKTOR DALAM

FAKTOR DALAM

PELATIHAN SENAM

PELATIHAN SENAM

• Pelatih harus menjaga ketertiban dan

keamanan serta keselamatan anak latih dalam melakukan aktivitas senam

• Memahami bahwa aktivitas dalam senam

• Memahami bahwa aktivitas dalam senam memiliki resiko cedera.

• Selanjutnya untuk melaksanakan pelatihan

(3)

MATERI

MATERI

• Untuk anak usia dini dapat dikategorikan menjadi dua tahap perkembangan yaitu level I – III dan Level IV - VI.

• Level I-III: General motor ability mengarah ke senam (kelentukan, kekuatan,

• Level I-III: General motor ability mengarah ke senam (kelentukan, kekuatan,

kecepatan, koordinasi, dan kinestetik)

• Level IV – VI: General motor ability

(4)

LEVEL I

LEVEL I -- III

III

• fokus utamanya adalah pengembangan kesadaran gerak, dan rasa percaya diri adalah penting.

• Aktivitas tersebut dapat dikategorikan:

• Aktivitas tersebut dapat dikategorikan: gerakan-gerakan binatang, individual, berpasangan, keseimbangan, tumbling,

(5)

LEVEL IV

LEVEL IV -- VI

VI

• Level IV - VI hampir sama dengan Level I-III akan tetapi lebih kompleks mengarah

(6)

METODE/PENDEKATAN

METODE/PENDEKATAN

• Menirukan gerak binatang atau aktivitas kehidupan manusia sehari-hari, dan

bermain (level I – III) bermain (level I – III)

(7)
(8)
(9)
(10)
(11)
(12)

Referensi

Dokumen terkait

Hal tersebut mengharuskan konsumen terutama para orang tua harus hati-hati dan teliti dalam memilih pasta gigi yang tepat untuk anak, utamanya anak usia dini, karena pada usia

Kata Kunci : Miniatur Tranportasi Darat, Kreativitas, Anak Usia Dini Kreativitas anak usia dini merupakan kemampuan untuk menciptakan sesuatu yang baru untuk memberi

Pengabdian dengan judul Kenal Kebun pada Anak Usia Dini berangkat dari pemikiran untuk membuat suatu program untuk mengenalkan alam lingkungan sejak usia dini pada anak-anak usia

Hasil yang didapat dari pengkajian pustaka stimulasi keterampilan sosial untuk Anak Usia Dini adalah : Anak Usia Dini merupakan seorang anak yang berada di usia

Selain orang tua, guru juga memiliki peran penting dalam me ngajarkan pendidiakn seks pada anak usia dini guna memberikan infor masi dan mengenalkan kepada anak bagaimana ia

Dalam pelaksanaannya, selain melaksanakan pembelajaran di dalam kelas, aktivitas guru dalam mengajar anak usia dini di TK Negeri Pembina Boyolali juga dilakukan di luar

Estetika koreografi sebagai konsep pendidikan seni yang sesuai pada anak usia dini tidak mengajarkan bagaimana untuk untuk menari semata tetapi juga harus mengarah kepada

Dokumen ini berisi ucapan terima kasih kepada para pengajar dan pemimpin pendidikan anak usia dini di Kec. Cikalong, serta harapan untuk mengembangkan kemampuan mereka dalam