MULTIMEDIA
PERKEMBANGAN INTERNET DARI AWAL HINGGA SEKARANG
Disusun oleh:
Nama : DEWI ZAENATI
NPM : 143112500150022
FAKULTAS PERTANIAN
UNIVERSITAS NASIONAL
J A K A R T A
BAB I
PENDAHULUAN
1.1. Latar BelakangInternet berawal dari diciptakannya teknologi jaringan komputer sekitar tahun 1960 oleh Departemen Pertahanan Amerika Serikat. Jaringan komputer adalah beberapa komputer terhubung satu sama lain dengan memakai kabel dalam satu lokasi, misalnya dalam satu kantor atau gedung. Jaringan komputer ini berfungsi agar pengguna komputer bisa bertukar informasi dan data dengan pengguna komputer lainnya.
Melalui proyek ARPA yang disebut ARPANET (Advanced Research Project Agency Network), di mana mereka mendemonstrasikan bagaimana dengan hardware dan software komputer yang berbasis UNIX, kita bisa melakukan komunikasi dalam jarak yang tidak terhingga melalui saluran telepon.
Tujuan awal dibangunnya proyek itu adalah untuk keperluan militer. Pada saat itu Departemen Pertahanan Amerika Serikat (US Department of Defense) membuat sistem jaringan komputer yang tersebar dengan menghubungkan komputer di daerah-daerah vital untuk mengatasi masalah bila terjadi serangan nuklir dan untuk menghindari terjadinya informasi terpusat, yang apabila terjadi perang dapat mudah dihancurkan.
Akhirnya tahun 1970 internet banyak digunakan di unversitas-universitas di Amerika dan berkembang pesat sampai saat ini. Agar para pengguna komputer dengan merek dan tipe berlainan dapat saling berhubungan, maka para ahli membuat sebuah protokol (semacam bahasa) yang sama untuk dipakai di internet. Namanya TCP (Transmission Control Protocol, bahasa Indonesianya Protokol Pengendali Transmisi) dan IP (Internet Protocol).
1.2. Tujuan
BAB II
PEMBAHASAN
2.1. Sejarah Perkembangaan InternetBerawal pada tahun 1957, melalui Advanced Research Projects Agency (ARPA), Amerika Serikat bertekad mengembangkan jaringan komunikasi terintegrasi yang saling menghubungkan komunitas sains dan keperluan militer. Hal ini dilator belakangi oleh terjadinya perang dingin antara Amerika Serikat dengan Uni Soviet (tahun 1957 Soviet meluncurkan sputnik). ARPAnet dibangun dengan sasaran untuk membuat suatu jaringan komputer yang tersebar untuk menghindari pemusatan informasi di satu titik yang dipandang rawan untuk dihancurkan apabila terjadi peperangan. Dengan cara ini diharapkan apabila satu bagian dari jaringan terputus, maka jalur yang melalui jaringan tersebut dapat secara otomatis dipindahkan ke saluran lainnya.
Perkembangan besar Internet pertama adalah penemuan terpenting ARPA yaitu packet switching pada tahun 1960. Packet switching adalah pengiriman pesan yang dapat dipecah dalam paket-paket kecil yang masing-masing paketnya dapat melalui berbagai alternatif jalur jika salahsatu jalur rusak untuk mencapai tujuan yang telah ditentukan. Packet switching juga memungkinkan jaringan dapat digunakan secara bersamaan untuk melakukan banyak koneksi, berbeda dengan jalur telepon yang memerlukan jalur khusus untuk melakukan koneksi. Maka ketika ARPANET menjadi jaringan komputer nasional di Amerika Serikat pada 1969, packet switching digunakan secara menyeluruh sebagai metode komunikasinya menggantikan circuit switching yang digunakan pada sambungan telepon publik.
Tahun 1972, Roy Tomlinson berhasil menyempurnakan program e-mail yang ia ciptakan setahun yang lalu untuk ARPANET. Program e-mail ini begitu mudah sehingga langsung menjadi populer. Pada tahun yang sama, icon @juga diperkenalkan sebagai lambing penting yang menunjukkan “at” atau “pada”. Tahun 1973, jaringan komputer ARPANET mulai dikembangkan ke luar Amerika Serikat. Komputer University College di London merupakan komputer pertama yang ada di luar Amerika yang menjadi anggota jaringan Arpanet.
Pada tahun 1974 Vint Cerf dan Bob Kahn mempublikasikan spesifikasi detail protokol Transmission Control Protocol (TCP) dalam artikel “A Protocol for Packet Network Interconnection“. Serta Bolt, Beranet & Newman (BBN), perusahaan kontraktor untuk ARPANET, dan membuka sebuah versi komersial dari ARPANET yang mereka sebut sebagai Telnet yang merupakan layanan paket data publik pertama.
Hari bersejarah berikutnya adalah tanggal 26 Maret 1976, ketika Ratu Inggris berhasil mengirimkan e-mail dari Royal Signals and Radar Establishment di Malvern. Setahun kemudian, sudah lebih dari 100 komputer yang bergabung di ARPANET membentuk sebuah jaringan atau network. Pada 1979, Tom Truscott, Jim Ellis dan Steve Bellovin, menciptakan newsgroups pertama yang diberi nama USENET.
tapi lama-kelamaan disebut sebagai Internet saja. Sesudahnya, internet mulai digunakan untuk kepentingan akademis dengan menghubungkan beberapa perguruan tinggi, masing-masing UCLA, University of California at Santa Barbara, University of Utah, dan Stanford Research Institute. Ini disusul dengan dibukanya layanan Usenet dan Bitnet yang memungkinkan internet diakses melalui sarana computer pribadi (PC).
Tahun 1981 France Telecom menciptakan gebrakan dengan meluncurkan telpon televisi pertama, dimana orang bisa saling menelpon sambil berhubungan dengan video link. Karena komputer yang membentuk jaringan semakin hari semakin banyak, maka dibutuhkan sebuah protokol resmi yang diakui oleh semua jaringan.Berkutnya, protokol standar TCP/IP mulai diperkenalkan pada tahun 1982, disusul dengan penggunaan sistem DNS (Domain Name Service) pada 1984. Ini merupakan perkembangan besar Internet kedua yang dicatat pada sejarah internet.
Jaringan ARPANET menjadi semakin besar sejak saat itu dan mulai dikelola oleh pihak swasta pada tahun 1984, maka semakin banyak universitas tergabung dan mulailah perusahaan komersial masuk. Protokol TCP/IP menjadi protokol umum yang disepakati sehingga dapat saling berkomunikasi pada jaringan internet ini.
Di tahun 1986 lahir National Science Foundation Network (NSFNET), yang menghubungkan para periset di seluruh negeri dengan 5 buah pusat super komputer. Jaringan ini kemudian berkembang untuk menghubungkan berbagai jaringan akademis lainnya yang terdiri atas universitas dan konsorsium-konsorsium riset. Pada 1987 jumlah komputer yang tersambung ke jaringan melonjak 10 kali lipat manjadi 10.000 lebih. Tahun 1988, Jarko Oikarinen dari Finland menemukan dan sekaligus memperkenalkan IRC atau Internet Relay Chat.
NSFNET kemudian mulai menggantikan ARPANET sebagai jaringan riset utama di Amerika hingga pada bulan Maret 1990 ARPANET secara resmi dibubarkan. Pada saat NSFNET dibangun, berbagai jaringan internasional didirikan dan dihubungkan ke NSFNET. Australia, negara-negara Skandinavia, Inggris, Perancis, jerman, Kanada dan Jepang segera bergabung kedalam jaringan ini.
Pada tahun 1990 oleh Tim Berners-Lee. Aplikasi World Wide Web (WWW) ini menjadi konten yang dinanti semua pengguna internet. WWW membuat semua pengguna dapat saling berbagi bermacam-macam aplikasi dan konten, serta saling mengaitkan materi-materi yang tersebar di internet. Sejak saat itu pertumbuhan pengguna internet meroket. Tahun 1992, komputer yang saling tersambung membentuk jaringan sudah melampaui sejuta komputer, dan di tahun yang sama muncul istilah surfing the internet
Terobosan berarti lainnya terjadi pada 1993 ketika InterNIC didirikan untuk menjalankan layanan pendaftaran domain. Bersamaan dengan itu, Gedung Putih (White House) mulai online di Internet dan pemerintah Amerika Serikat meloloskan National Information Infrastructure Act. Tahun 1994, situs internet telah tumbuh menjadi 3000 alamat halaman, dan untuk pertama kalinya virtual-shopping atau eretail muncul di internet. Dunia langsung berubah. Di tahun yang sama Yahoo! didirikan, yang juga sekaligus kelahiran Netscape Navigator 1.0.
2.2. Perbedaan Jaringan Wireless Berbasis Pada Teknologi Jaringan
Dalam pembahasan ini akan dijelaskan tentang perkembangan teknologi wireless. Baik sebelum teknologi sebelum 3G yang terdiri dari teknologi 0G, 1G, 2G, 2,5G dan 2,75G, Teknologi 3G, dan pengembangan teknologi 3G yang terdiri dari teknologi 3.5G dan 4G. Teknologi jaringan wireless dapat dibagi empat generasi yaitu:
2.2.1. Generasi awal/ Zero Generation (0G)
Generasi awal atau mobile radio telephone ini merupakan teknologi teknologi telepon seluler modern permuloaan, dimana menggunakan jaringan gelombang ragio (radio telephone) khusus (terpisah dan tertutup dengan jaringan lain yang sejenis) dengan jangkauan jaringan yang terbatas dan dapat terhubung dengan jaringan telepon umum biasa. Dipergunakan biasa pada mobil dan truk agar dapat berkomunikasi dengan jaringan telepon biasa. Mobile radio telephone ini dikenal dengan nama dagang WCCs (Wirelline Common Carries, AKA telephone companies), RCCs (Radio Common Carries) dan teo-way radio dealers. Prinsipnya seperti jaringan komunikasi polisi atau taxi (walkie-talkie), hanya saja Mobile radio telephone inimempunyai nomor telepon terenderi an terhubung dengan jaringn tersendiri.
Kemampuan teknologi 0G ini hanya dapat meayani komunikasi suara saja dan merupakan teknologi awal komunikasi bergerak (mobile) yang diimplementasikan dan dikomersialkan. Kelemahan teknologi 0G adalah metode transmisinya masih half-duplex meski pada perkembangan mendukung full-duplex. Jumlah dan jangkauan jaringannua sangat terbatas. Tidak mendukung komunikasi data.
2.2.2. Generasi 1 (1G)
Kemampuan teknologi 1G ini hanya dapat bisa melayani komunikasi suara saja tidak dapat melayani komunikasi data dalam kecepatan tinggi dan besar. Kelemahan teknologi 1G yaitu penggunaan tekknologi analogi pada generasi pertama banyak menyebabkan banyak keterbatasan yang dimiliki seperti kapasitas trafik yanh kecil, jumlah pelanggan yang dapat ditampung dalam satu sel sedikit, dan penggunaan spectrum frekuensi yang boros karena satu penggunaan menggunakan satu buah kanal frekuensi. Derau internodulasi (suara tidak jernih).
2.2.3. Teknologi Generasi 2 (2G)
Teknologi generasi kedua muncul karena tuntutan pasar dan kebutuhan akan kualitas yang semakin baik. Generasi 2G sudaj menggunakan teknologi digital. Generasi inimenggunakan mekanisme Time Division Multiple Acces (TDMA) dan Code Division Multi Access (CDMA) dalam teknis komunikasinya.
Kemampuan teknologi 2G selain digunakan untuk komunikasi suara juga bisa untuk sms (Short Massage Servise adalah layanan dua arah untuk mengirim pesan pendek sebanyak 160 karakter), voice mail, call waiting, dan transfer data dengan kecepatan maksimal 9.600 bps (bit per second). Kecepatan sebesar itu cukup untuk mengirim SMS, download gabar, atau ringtone MIDI. Kelebihan 2G dibandingkan 1G selain layanan yang lebih baik dari segi kapasitas juga lebih besar, suara yang dihasilkan menjadi lebih jernih, karena berbasis digital, maka sebelum dikirim sinyal suara analog diubah menjadi sinyal digital. Perubahan ini memungkinkan dapat diperbaikinya kerusakan sinyal suara akibat gangguan noise atau interferensi frekuensi lainnya. Perbaikan dilakukan dipenerima, kemudian dikembalikan lagi dalam bentuk sinyal analog. Efesiensi spectrum/ frekuensi yang menjadi meningkat, serta kemampuan optimasi sistem yang ditunjukkan dengan kemampuan kompresi dan coding data digital. Tenaga hendset dapat dipakai lebih lama dan ukuran bateri bisa lebih kecil. Kelemahan teknologi 2G kecepatan transfer data masih rendah. Tidak efesiensi untuk trafik rendah. Jangkauan jaringan masih terbatas dan sangat tergantung oleh adanya BTS (cell Tower).
2.2.4. Teknologi Generasi 2,5 (2,5G)
GPRS (General Packet Radio Services)
GPRS (The General Packet Radio Service) adalah terobosan terbaru di generasi ke dua ini, lahir pada tahu 1997 GPRS dengan sigap menggantikan CSD yang boros. Pengembangan teknologi GPRS diatas GSM dilakukan secara efektif tanpa menghilangkan infrastruktuur lama, yaitu dengan dilakukan penambahan beberapa hardware dan upgrade software baru pada terminal/ station dan server GSM. Kecepatan transfer data GPRS dapat mencapai hingga 160 kbps. . Dengan GPRS bisa dipastikanbahwa pengguna akan “Always on”. Pengguna dapat terhubung ke internet dimana saja dan kapan saja. GPRS juga membuat pengguna lebih hemat karena hitungannya menjadi per kilobyte bukan lagi permenit seperti CSD. Fasilitas yang diberikan oleh GPRS antara lain e-mail, mms, browsing, dan internet.
GPRSd ibagim enjadi3 kelas berdasarkaknemampuannyyaa. itu : 1. Kelas A
Dapat dihubungkan dengan jaringan GPRS dan GSM (suara, SMS) pada waktu bersamaan penggunanya.
2. Kelas B
Dapat dihubungkan kejaringan GPRS dan GSM (suara, SMS) tetapi hanya satu yang dapat digunakan pada waktu yang sama. Ketika layanan GSM digunakan makan GPRS harus menunggua dan akan otomatis aktif kembali setelah layanan GSM diakhiri.
3. Kelas C
Untuk menghubungkan layanan GPRS atau GSM harus dilakukan dengan penggantian layanan secara manual antara kedua layanan.
2.2.5. Teknologi Generasi 2,75 (2,75G)
2.2.6. Teknologi Generasi 3G
Teknologi 3G dikembangkan oleh suatu kelompok yang diakui dan merupakan kumpulan para ahli dan pelaku bisnis yang berkompeten dalam bidang teknologi wireless di dunia. Teknologi 3G diperkenalkan pada awalnya adalah untuk tujuan sebagai berikut:
1. Menambah efesiensi dan kapasitas jaringan 2. Menambah kemampuan jelajah (roaming)
3. Untuk mencapai kecepatan transfer data yang lebih tinggi 4. Peningkatan kualitas layanan (Quality of Servise-QOS)
Kemampuan teknologi 3G memiliki kecepatan transfer data cepat (144 kbps -2 mbps) sehingga dapat melayani layanan data broadband. Antara tahun 2001 sampai 2003, EVDO Rev 0 pada CDMA2000 dan UMTS pada GSM pertama yang merupakan cikal bakal generasi ke tiga (3G) diperkenalkan. Tapi ini bukan berarti GPRS telah mati. Justru saat itu muncul EDGE – Enhanced Data - rates for GSM Evolution – ini diharapkan akan menjadi pengganti GPRS yang baik, karena tidak perlu mengupgrade hardware secara ekstrem dan tidak terlalu banyak mengeluarkan biaya. dengan EDGE anda sudah dap at merasakan kecepatan dua kali lebih cepat daripada GPRS akan tetapi tetap saja masih kurang cepat dari 3G.
EDGE (Enhanced Data for Global Evolution) : teknologi perkembangan dari GSM, rata-rata memiliki kecepatan 3kali dari kecepatan GPRS. Kecepatan akses EDGE secara teori sekitar 384kbps. Fasilitas yang disediakan EDGE sama seperti GPRS (e-mail, mms, dan browsing).
UMTS (Universal Mobile Telecommunication Service) : perkembangan selanjutnya dari EDGE. UMTS sering disebut generasi ke tiga (3G). Selain menyediakan fasilitas akses internet (e-mail, mms, dan browsing), UMTS juga menyediakan fasilitas video streaming, video conference, dan video calling*). Secara teori kecepatan akses UMTS sekitar 480kbps.
2.2.7. Teknologi Generasi 3,5 (3,5G)
2.2.8. Teknologi Generasi 4 (4G)
4G adalah singkatan dari istilah dalam bahasa Inggris: fourth-generation technology. Istilah ini umumnya digunakan mengacu kepada pengembangan teknologi telepon seluler. 4G merupakan pengembangan dari teknologi 3G. Nama resmi dari teknologi 4G ini menurut IEEE (Institute of Electrical and Electronics Engineers) adalah “3G and beyond”. 4G yang digadang gadang 500 kali lebih cepat daripada CDMA 2000 dapat memberikan kecepatan hingga 1Gbps jika anda di rumah atau 100Mbps ketika bepergian. Dapat dibayangkan betapa cepatnya akses data yang kita dapatkan, dapat dipastikan bahwa teknologi komunikasi generasi keempat ini semakin memperkecil dunia. Selain itu ini adalah salah satu solusi yang paling efektif untuk jaringan internet dipedasaan karena lebih baik menanam 1 menara 4G untuk ber mil-mil jauhnya, daripada dengan menyelimuti sawah-sawah dengan kabel fiber optik. Sistem 4G akan dapat menyediakan solusi IP yang komprehensif dimana suara, data, dan arus multimedia dapat sampai kepada pengguna kapan saja dan dimana saja, pada rata-rata data lebih tinggi dari generasi sebelumnya. Belum ada definisi formal untuk 4G. Bagaimanapun, terdapat beberapa pendapat yang ditujukan untuk 4G, yakni: 4G akan merupakan sistem berbasis IP terintegrasi penuh. 4G akan menawarkan segala jenis layanan dengan harga yang terjangkau. Setiap handset 4G akan langsung mempunyai nomor IPv6 dilengkapi dengan kemampuan untuk berinteraksi internet telephon yang berbasis Session Initiation Protocol (SIP).
BAB III
PENUTUP
KesimpulanDari pembahasan diatas dapat disimpulkan bahwa perkembangan teknologi komunikasi dari masa kemasa semakin canggih serta dalam setiap generasi teknologi semakin berkembang dari teknologi sebelumnya. Dapat disimpulkan pula bahwa teknologi sekarang bukan akhir dari teknologi yang sudah ada. Teknologi ini akan terus berkembang sesuai dengan perkembangan zaman yang sudah ada akan ditingkatkan lagi kemampuannya dalam melayani multimedia dalam berbagai macam kebutuhan.
DAFTAR PUSTAKA
Ramadhani G. 2003. Modul Pengenalan Internet. http://dhani.singcat.com . (diakses pada 5 Desember 2015)
Gustino R. T. 2011. Internet. http://tovan46.blogstudent.mb.ipb.ac.id/files/2011/06/RICFANDI-R-46-sejarah-perkembangan-internet1.pdf (diakses pada 5 Desember 2015)
Rismawati N. 2010. Perkembangan dan Kemajuan Internet. https://www.google.co.id /url? sa=t&rct=j&q=&esrc=s&source=web&cd=1&cad=rja&uact=8&ved=0ahUKEwjaiLz__8 TJAhUDTY4KHQiuBiQQFggZMAA&url=https%3A%2F
%2Frismawatinova.files.wordpress.com%2F2010%2F08%2Fperkembangan-dan-kemajuan-internet.doc&usg=
AFQjCNFft8AzLSd76GfQuys8wrReX1aRXw&sig2=ZHWrsiDT0pOdL0k06yoRbQ&bv m=bv.108538919,d.c2E (diakses pada 5 Desember 2015)
Irwanto A. 2013. Perbedaan Teknologi 1G, 2G, 2.5G, 3G, 3.5G, 4G Dan 5G. http://area-teknik.blogspot.co.id/2013/09/perbedaan-teknologi-1g-2g-25g-3g-35g-4g.html?m=1
(diakses pada 5 Desember 2015)
Oktaviani. 2009. Perkembangan Teknologi Komunikasi.pdf . Jakarta Selatan: Universitas Gunadarma. (diakses pada 5 Desember 2015)
Ernanto A. D. 2014. Makalah Terknik Pemrosessan Sinyal Dan Sistem Telekomunikasi “Perkembangan GSM dari Awal Hingga 4G”.http://www.academia.edu/7496734/MAKA LAH_TEKNIK_PEMROSESSAN_SINYAL_DAN_SISTEM_TELEKOMUNIKASI_PE
RKEMBANGAN_GSM_DARI_AWAL_HINGGA_4G_ (diakses pada 5 Desember