SISTEM KOMUNIKASI
TELEPON RUMAH
Tugas Teknik Jaringan Telekomunikasi
Kelompok : Agung Gema Abriansyah
Kelas : 2 TET B
DAFTAR ISI
BAB I... 3
PENDAHULUAN... 3
BAB II... 4
PEMBAHASAN ISI... 4
BAGIAN UTAMA TELEPON...4
PERINCIAN PRINSIP DASAR TELEPON...5
SIRKIT BICARA DASAR...7
SIRKIT BICARA TELEPON...7
DIALING SYSTEM... 8
SISTEM PENGISYARATAN...10
TEKNIK SWITCHING...11
SISTEM PENOMORAN...13
SISTEM SWITCHING...15
PABX (Private Automatic Branch eXchange)...16
TEKNIK SALURAN...16
JARINGAN TELEPON...19
BAB I
PENDAHULUAN
Perkembangan teknologi komunikasi di dunia tak luput dari adanya teknologi telepon. Pertama kali ditemukan oleh Alexander Graham Bell. Telepon merupakan alat komunikasi yang digunakan untuk menyampaikan pesan suara (terutama pesan yang berbentuk percakapan). Kebanyakan telepon beroperasi dengan menggunakan transmisi sinyal listrik dalam jaringan telepon sehingga memungkinkan pengguna telepon untuk berkomunikasi dengan pengguna lainnya. Alat komunikasi ini mempunyai peranan yang sangat penting sebagai medium untuk berkomunikasi dan menyampaikan pesan. Bahkan, sebagian besar masyarakat kini menganggap telepon sebagai nyawa kedua mereka. Telepon mampu menyampaikan pesan dengan cepat, singkat, dan tepat sasaran. Tak heran, telepon menjadi salah satu medium komunikasi favorit yang dipilih oleh masyarakat dunia.
BAB II
sebuah transducer yang biasa disebut dengan mikropon. Mikropon terdiri dari serbuk arang yang mengisi ruang diantara dua elektroda getar dan elektroda tetap, masing-masing dihubungkan dengan tiap ujung dari sebuah batere. Sebuah membran getar dilekatkan pada elektorda getar, yang digetarkan oleh gelombang suara yang masuk. Dengan demikian tekanan yang berubah-ubah oleh elektroda begetar akan terdapat pada serbuk arang. Tahanan kontak dari serbuk arang berubah sesuai dengan tekanan yang terdapat padanya. Jika tidak ada gelombang suara, arus listrik yang melalui serbuk arang besarnya tetap. Sementara jika gelombang suara datang, arus berubah-ubah. Hal ini akan menyebabkan mikropon mengirimkan arus bolak-balik. Arus ini nantinya diterima oleh penerima melalui sebuah saluran telepon.Sebuah mikropon yang baik secara teoritis harus dapat mengubah gelombang suara menjadi gelombang listrik dengan cacat suara yang minimum. Ada beberapa jenis mikropon misalnya mikropon kondensator, mikropon kristal dan mikropon karbon. Jenis mikropon karbon adalah yang paling banyak digunakan untuk jaringan telepon.
2. Penerima
fluks magnit permanen. Membran bergetar sesuai dengan amplitudo dan frekuensi daari arus bolak-balik sekitar sebuah titik imbang oleh kekuatan tarik magnit, mereproduksikan gelombang suara pada bagian muka dari membran.
3. Bel Magneto
Sebuah alat yang berbunyi apabila sebuah telpon dipanggil, yang berfungsi untuk memberitahukan sebuah panggilan. Bel magnet terdiri dari atas sebuah magnet permanen yang berbentuk U. Satu dari kutubnya dilekatkan pada sepotong besi yang lembek, sedangkan kumparan digulung seri yang berlawanan. Sebuah armatur dari besi lunak
4. Kumparan Induksi
Sebuah kumparan induksi memisahkan sirkit pengiriman dari saluran dan arus rata untuk membentuk sebuah sirkit lokal yang memperbesar tegangan bicara yang dikirim.
5. Magnit
digunakan untuk membangkitkan arus signal bolak-balik ke papan sambung. Bekerjanya hamper sama dengan prinsip generator arus bolak-balik. Arus gelombang sinus dibangkitkan dalam sebuah konduktor, yang berputar dengan kecepatan yang tetap dalam medan magnit yang sama besarnya ( Uniform ).
6. Alat Pemutar (Dial)
Sebuah alat yang memutuskan arus saluran sesuai dengan sebuah ketentuan untuk memanggil pihak yang dipanggil memutar nomor dari pihak yang dipanggil. Jika seorang langganan mengangkat
Telepon mempunyai system yang dinamakan The Local Loop atau
selesai melakukan percakapan. Namun, ternyata prosesnya tidak semudah itu.
Saat telepon dipakai, tercipta arus dari CO ke komponen elektronik dalam telepon. Sirkuit tersebut terdiri atas sepasang kabel tembaga (copper) ukuran 18 hingga 24 AWG (American Wire Gauge). Saat bagian ujung (tip) kabel diukur oleh voltmeter dan mencapai voltase 0, lingkaran kabel menunjukkan arus langsung -48 DC, arus inilah yang akan sampai ke lokasi anda dari perusahaan penyedia layanan telepon melalui voltase negatif yang mempunyai resistansi yang lebih besar dalam ionisasi material dalam kabel tembaga tersebut. Hal ini juga mengurangi korosi dari kabel tembaga.
Lalu ada pula komponen bernama Transmitter, yang berfungsi sebagai pengeras suara yang mengonversi gelombang sinyal analog yang menggetarkan diafragma sehingga terjadi pula getaran keping (chip) karbon yang menyebabkan sinyal elektrik untuk kemudia ditransmisikan melalui sepasang kabel telepon. Semua frekuensi dilambangkan dengan Hertz (Hz). Telepon masa kini juga berproses sama, hanya saja menggunakan komponen yang jauh lebih modern dan rumit.
Akses jaringan juga memegang peranan signifikan dalam proses penyampaian komunikasi melalui saluran telepon. Akses jaringan terdefinisi sebagai sekumpulan partisipan yang bervariasi, dari Regional Bell Operating Companies (RBOCs), jaringan pertukaran lokal yang independen, Interexchange carriers (IXCs), operator seluler, dan Competitive Local Exchange Carriers (CLECs). Ada pula jaringan Amerika yang bernama Local Exchange Carriers (LEC), yang berfungsi untuk menyambungkan CO ke telepon rumah ataupun komerisal (bisnis).
Kinerja telepon akan terurai dari penjelasan mengenai komponen pendukung, dimulai dari trunks dan saluran telepon. Peranan penting dari CO adalah menyediakan trunks dan saluran telepon, yang menyediakan koneksi dari pengguna awal telepon seperi rumah ataupun komersial (bisnis) ke pengguna akhir sasarannya. Pengetahuan mengenai berbagai macam sirkuit yang tersedia memberikan pilihan bagi konsumen untuk menentukan layanan mana yang cocok untuk kebutuhan penggunaan personal atau aplikasi bisnis.
Ketika kita mengangkat gagang telepon dan mendekatkannya ke telinga, maka kita akan mendengar nada tunggu atau nada sambung yang menegaskan bahwa saluran telepon telah terbuka segara setelah kita mengangkat gagang tersebut. Dikenal dengan nama Loop Start, layanan ini tersedia sepanjang waktu.
telepon. PABX juga diasosiasikan menggunakan Direct Inward Dial Trunks (DID), yakni teknologi yang memungkinkan serangkaian nomer telepon terkoneksi, meski koneksi CO dan PABX lebih kecil. Dalam penggunaan dalam area yang luas, PABX juga membutuhkan E&M Trunks, yang berfungsi layaknya pengendali jarak jauh untuk memungkinkan terjadinya komunikasi dalam area yang luas tersebut. Centrex, adalah sebuah ekstensi atau trunk tambahan dari yang biasa ada dalam suatu koneksi CO. Tipe macam ini di desain untuk perusahaan. Sementara itu, Costumer Premise Equipment (CPE) mucul belakangan dalam industri telepon, setelah dilaksanakannya Carterfone Act pada 1968, yang membuat sistem monopoli runtuh sehingga lahirnya kompetisi antar perusahaan penyedia telepon sesuai dengan kemauan konsumen (costumer’s premise).
SIRKIT BICARA DASAR
Sebuah pengirim bekerja bila diberikan arus rata. Sebuah penerima bekerja oleh arus terima bolak-balik. Dalam sirkit ini, terdapat 2 sistem yang dapat digunakan antara lain:
1. Sistem Baterai Sentral
Dalam sistem ini, tidak memungkinkan hubungan timbal balik antara A dan B, tetapi mereka dapat berhubungan satu sama yang lain jika kedua sirkit dapat digabungkan (Kumparan penerima dan pengirim dihubungakan secara seri). Dua telepon mempergunakan satu susunan baterai dalam sistem ini dan disebut sistem baterai sentral. Sistem ini dipakai dalam telepon otomatis dan telepon
Arus bicara meredam apabila mengalir dalam saluran sampai tiba pada penerima. Untuk menghindarkan ini dua metoda, atau sistem baterai sentral dan sistem magneto.
- Sistem Magneto
Jumlah lilitan sekunder lebih besar dari julah lilitan primer, dengan demikian tegangan sekunder yang diinduksikan dalam kumparan sekunder lebih tinggi dari tegangan dalam kumparan primer. Jadi tegangan kirim dinaikan untuk mengkompensasi redaman.
- Sistem Baterai Sentral
1. Tegangan yang lebih tinggi dipergunkan dalam baterai sentral. 2. Karena impedansi yang tinggi dari sirkit penerima membuat arus terima kecil, sebuah sirkit dibentuk untuk mengurangi impedansi. Kondensator C dihubungkan seri dengan bagian sekunder dari sirkit penerima untuk mengurangi /menurunkan impedansi sirkit sekunder.
3. Tegangan kirim dinaikkan dengan cara yang sama seperti pada sistem magneto dengan menggunkan sebuah sirkit booster.
Jika kita berbicara pada sebuah telepon, kita mendengar suara kita sendiri pada penerima. Suara kita sendiri oleh kita sendiri melalui sebuah sirkit telepon disebut sebuah side-tone.
Ada dua jenis sirkit anti-side tone, atau sebuah sirkit jembatan dan sebuah sirkit booster.
- Sirkit ANTI-SIDE Tone Jenis Jembatan Sirkit ini terdiri dari 4 unsur, yaitu:
a. Sebuah Pengirim b. Sebuah Penerima
c. Sebuah Impedansi Saluran
d. Sebuah Sirkit Imbangan SIDE-TONE - Sirkit ANTI-SIDE Tone Jenis Booster
Sirkit ini digunakan dalam sistem baterai sentral dan otomatis,dengan menggunkan sebuah kumparan induksi yang mempunyai sebuah lilitan ketiga dan sebuah sirkit imbangan SIDE-TONE yang dihubungkan paralel pada penerima
DIALING SYSTEM
Ada dua dalam dialing system, yaitu : • DTMF (Dual Tone Multi Frequency)
Merupakan pesawat telepon hasil pengembangan rotary dialling yang menggunakan penekanan tombol tertentu sesuai nomor pelanggan yang akan dituju. Pesawat telepon push button dialling ini menggunakan prinsip kerja IC DTMF (Dual Tone Multi Frequency) yang akan mengirimkan frekuensi tertentu ke arah sentral telepon bila ditekan.
menekan nomor telepon tujuan. Setiap angka-angka sebagai nomor telepon tersebut merupakan gabungan antara nada – nada dan juga frekuensi. Setiap kolom dan baris mempunyai besar frekuensi yang berbeda-beda.
Periode T > 100 ms depend on how fast finger push the button (normally 250 ms).
• Rotary Switch
Gambar pulsa dalam rotary switch dialing system
SISTEM PENGISYARATAN
Isyarat yang ada di saluran telepon pelanggan dibangkitkan dari batere sentral dan berupa isyarat nada pilih, nada sibuk, nada sambung, dialing, percakapan dan nada bel / dering dengan gambar isyarat seperti di bawah ini:
Dari gambar di atas yang dapat dijelaskan adalah:
a. Tegangan battere dari sentral umumnya adalah bernilai –48 Volt. Dalam keadaan istirahat ( on hook ) maka tidak ada arus DC yang mengalir dan bila diukur dari terminal pesawat pelanggan maka tegangan yang terukur adalah – 48 Volt.
jaraknya jauh harus diperhitungkan besarnya redaman yang terjadi.
c. Tegangan / arus isyarat percakapan tidak perlu besar karena speaker cukup ditempelkan di telinga. Isyarat tegangan percakapan yang dating dari lawan bicara hanya sekitar 0,5 – 1 Vrms, dan yang dibangkitkan dari mikrofon adalah sekitar 1- 2 V. d. Tegangan / arus bel untuk membunyikan bel ( nada dering )
harus besar, sekitar 90 Vrms karena harus mampu menderingkan bel dengan suara yang cukup keras. Bentuk teganganya merupakan tegangan AC 20 Hz dengan irama 2 detik ON dan 3 detik OFF. langganan yang banyak disarankan menggunakan jaringan topologi ring/ yakni dengan melengkapi saluran langsung dari setiap langganan ke setiap langganan yang lain, masih mungkin dilaksanakan. Akan tetapi, apabila jumlah langganan bertambah banyak, dengan sendirinya saluran-saluran yang dibutuhkan menjadi terlalu besar, sehingga tidak praktis dan dipandang dari sudut ekonomis.
Dalam hal demikian, maka cara yang dapat dipergunakan ialah dengan melengkapi suatu peralatan switching yang ditempatkan di tengah-tengah dari sekelompok langganan, yang fungsinya ialah menghubungkan antara dua langganan pada saat-saat yang diperlukan.
Pada umumnya, jaringan komunikasi terdiri dari sejumlah alat penghubung (switch) dan sirkit-sirkit pengontrol yang mengerjakan switch tadi. Jaringan-jaringan komunikasi dapat dibagi dalam beberapa macam dan salah satunya untuk jaringan telepon.
- Jaringan Transmisi
Apabila jumlah langganan meningkat dan kebutuhan perlengkapan switching bertambah, dengan sendirinya saluran-saluran transit yang diperlukan untuk menghubungkan kantor-kantor itu harus banyak. Jumlah saluran yang diperlukan tergantung pada bagaimana saluran-saluran transit menghubungkan kantor-kantor itu. Ada dua cara, cara yang pertama yaitu setiap kantor dihubungkan dengan saluran-saluran langsung ke kantor-kantor yang lainnya yang disebut dengan jaringan jenis jala. Sedangkan cara kedua, menempatkan suatu switching yang semata-mata untuk keperluan transit, di pusat suatu area dan semua sirkit dari kantor-kantor dalam area tersebut dikonsentrasikan ke system switching tersebut. cara kedua ini disebut jaringan jenis bintang.
- Derajat atau Kedudukan Kantor dan Jaringan Switching. 1. Tingkat atau kedudukan kantor
lintas yang cukup sibuk dan dari segi ekonomis dipandang lebih menguntungkan.
SISTEM PENOMORAN
Untuk dapat mengadakan suatu hubungan antara dua tempat tertentu melalui switch, diperlukan nomor-nomor pengenal. Diinginkan agar nomor-nomor pengenal itu sederhana dan mudah. Konsep Penomoran
Pada dasarnya, nomor telepon mempunyai 2 tugas penting:
1. Merencanakan jalan yang akan ditempuh oleh suatu pembicaraan
2. Mengaktifkan bekerjanya peralatan-peralatan yang dibutuhkan untuk menentukan tarif yang sesuai dengan suatu pembicaraan yang sedang berlangsung
Karena nomor pelanggan satu berbeda dengan yang lainnya, maka ada hubungan antara jumlah pelanggan dengan nomor pelanggan, contohnya jika ada 100 pelanggan maka ada nomor antara 00
Nomor Internasional adalah nomor Nasional ditambah dengan kode negara (country code). Menurut rekomendasi dari CCITT ditentukan bahwa panjang nomor internasional tidak boleh lebih dari 12 digit.
Dengan demikian nomor nasional pun tidak boleh lebih dari 12 digit dikurangi dengan kode negara.
Trunk Prefix : Suatu digit di muka nomor pelanggan yang harus
diputar
bila pelanggan akan menghubungi pelanggan lainnya di
peralatan outgoing trunk.
Kode Negara (country code) : Digit yang menyatakan negara yang dipanggil dimana panjang atau banyaknya digit dari nomor pelanggan yang terletak di dalam satu daerah penomoran lokal adalah sama
2. Penomoran Non Uniform, yaitu apabila nomor pelanggannya yang terletak pada satu daerah penomoran lokal mempunyai jumlah digit atau panjang yang tidak sama.
Trunk Code terdiri dari 2 macam sistem:
1. Sistem penentuan dengan cara sembarang, adalah jika diselesaikan. Namun, hubungan ke langganan-langganan dalam area yang lain memerlukan toll discriminating number (nol), nomor interlokal, nomor kantor local, dan nomor langganan. Untuk permintaan percakapan dalam negeri, jumlah angka yang paling banyak 9 tidak termasuk toll discriminating number, nol.
Dalam suatu local service area :
“0” --- --- ---X X X X Ket : : nomor kantor local
X : nomor langganan : nomor interlokal
SISTEM SWITCHING
- Sistem Switching Manual
Saluran-saluran komunikasi yang berakhir pada papan sambung, satu sama lain dapat dihubungkan oleh operator secara manual. Ada dua macam papan sambung, papan sambung magneto atau battery local ( baterai lokal ) dan papan sambung battery sentral ( common battery, central battery, CB ).
1. Papan sambung LB
Dihubungkan melalui sirkit langganan ke pesawat telepon langganan, pesawat telepon mana dilengkapi dengan primary cell untuk keperluan pembicaraan (arus catu buat mikropon) dan generator arus bel untuk kepentingan panggilan ke papan sambung. 2. Papan sambung CB
Merupakan suatu kemajuan atas papan sambung LB, mengingat atas mudahnya pelayanan dan pemeliharaannya. Sistem ini menggunakan storage battery untuk keperluan pembicaraan dan hubungannya. Yang pemasangannya dipusatkan di kantor dimana papan sambung berada. Papan sambung CB dipergunakan untuk melayani sirkit-sirkit langganan, tetapi juga dipergunakan sebagai meja interlokal dan meja penerangan. Bahkan sampai saat ini pemakaian selaku meja interlokal dan meja penerangan masih terdapat secara luas.
- Sistem Switching Otomatis
1. Switching Otomatis step by step.
Contoh switching otomatis step by step
Ditunjukkan di sini, selector demi selector menerima pulsa – pulsa roda pilih dan secara selangkah demi selangkah menjalin suatu hubungan sehingga akhirnya terciptalah suatu hubungan antara saluran-saluran satu sama lain. Karena inilah,cara ini disebut step by step.
2. Switching otomatis common selector.
Dalam system ini, bagian yang membentuk saluran hubungan pembicaraan dan bagian yang mengatur atau mengontrol saluran hubungan pembicaraan terpisah sama sekali dan bagian yang mengontrol saluran hubungan pembicaraan dipakai secara bersama (common). Jika pihak pemanggil mengangkat handset, maka dengan bekerjanya sirkit langganan yang mengangkat handset tadi, sirkit pengontrol akan mencari pihak pemanggil. Pihak pemanggil akan dihubungkan dengan suatu register. Register akan mengirimkan nada pilih (dial tone) ke pihak pemanggil sebagai tanda bahwa dia boleh mulai memutar roda pilih (atau mengirim sinyal melalui tombol tekan, push button). Apabila register selesai menerima informasi dari pihak pemanggil, control sirkuit akan mencari pihak pemanggil dan bila tidak sibuk, menghubungkan pihak pemanggil dengan pihak yang dipanggil.
Dalam prosedur ini, satuan pengontrol atau control unit hanya akan terlibat apabila diperlukan dan selama pembicaraan berlangsung, yang tergenggam semata-mata hanyalah saluran hubungan pembicaraan. Termasuk dalam system common control ini, system crossbar switching dan system electronic switching.
PABX (Private Automatic Branch eXchange)
PABX atau Private Automatic Branch eXchange adalah perangkat
Ukuran atau parameter PABX dalam kapasitas jumlah line telkom yang tersambung ke PABX dan jumlah Extention ( cabang ).Mulai yang kapasitas satuan,puluhan,ratusan maupun ribuan Ext.
TEKNIK SALURAN
- Saluran Lokal
Saluran langganan dari sebuah sentral menuju langganan adalah relative pendek dan mempunyai sedikit persoalan transmisi. Untuk sebuah langganan yang jauh dari sentral yang akan menerima tanda bicara pada tingkat yang rendah diberikan pertimbangan untuk menyediakan telepon bermutu tinggi. Untuk menjamin tanda-tanda dengan cukup maka untuk langganan ditentukan diameter konduktor yang sesuai.
1. Metode Distribusi
Adalah fasilitas yang menjadikan sistem telepon yang keluar dan berakhir pada tempat-tempat dalam suatu kota. Tiap pesawat telepon diberikan masing-masing nomor dan setiap pemanggil dapat memanggil sejumlah nomor tertentu dengan nomor yang sudah terdaftar,atas kehendaknya.
Pemilihan langganan yang dipanggil ini dan penghubungan yang memanggil dengan yang dipanggil melalui terminal yang bersangkutan dari pada MDF harus benar-benar dijalankan oleh sentral dengan menggunakan kabel.
2. Kabel Multipair
Jika dalam tiap sektor fleksibilitas pengaturan kabel pair dijaga, juga dalam hal kebutuhan tidak sesuai ramalan, maka fleskibilitas akan secara ekonomis mengatasi hal-hal
2. Menyiapkan cadangan umum pair kabel untuk setiap kabel tanah guna dapat memenuhi peningkatan kebutuhan lokal yang besar.
3. Kabel Antara Sentral / Junction
office), pembagian langganan yang agak jauh dari sentral induk, ditempatkan guna memenuhi kekurangan kebutuhan saluran secara ekonomis. Dari segi transmisi sebuah kabel antara sentral ditempatkan antara kabel langganan dan kabel distrik (Toll cable).
- Saluran Interlokal
Adalah fasilitas saluran yang menyangkut segala kebutuhan saluran antara 2 kota. Fasilitas saluran interlokal direncanakan untuk memenuhi kebutuhan sirkit interlokal. Jaringan telepon interlokal , sebagai fasilitas interlokal, harus dibentuk memenuhi kebutuhan lalu lintas, guna menghubungkan semua kota dalam suatu negara dengan sirkit-sirkit yang penting dan cukup.
1. Sambungan Pemeriksaan (Test Joint)
Banyaknya pair yang disatukan secara paralel dalam ruangan yang sempit pada jarak yang panjang, bermacam-macam koppel listrik (Statis dan Magnetis) dapat menimbulkan crosstalk (Bicara Silang). Walapun koppel yang telah seimbang menghasilkan sedikit crosstalk yang lebih besar dan menimbulkan kesulitan
Dalam penyambungan, potongan-potongan kabel pabrik, pair disambung (Jointed) untuk mendapatkan kombinasi dari pada koppel-koppel listrik diantara pair. Koppel-koppel listrik diukur pada kedua ujung potongan kabel yang akan disambung. Melalui kombinasi koppel-koppel ini, koppel listrik antara pair dari kabel yang akan disambung dapat diperkecil secara keseluruhan. Metoda sambunganini disebut sambungan pemeriksaan, kebalikan dari metoda ini disebut sambungan-lurus (Pair yang disambung dalam kabel langganan, sesuai dengan pengaturan).
2. Kabel Yang di “Loading”
secara luas ditrapkan pada kabel antar sentral dan kabel interlokal dari sejumlah kapasitas sirkit yang sedang dan jarak pendek. Selanjutnya dalam penggunaan pair lebih ekonomis ditrapkan sirkit phantom.
Sirkit phantom dibuat sbb:
1. Memperlengkapi dengan sebuah “ repeating coil” khusus disebut “phantom circuit repeating coil” pada kedua ujung sirkit yang di “loading”.
2. Membuat sirkit melalui coil
3. Multiplexing
Sebuah saluran interlokal yang panjang dalam gawang membutuhkan banyak sirkit dan fasilitas, maka penggunaan pair haruslah efisien. Sistem FDM (Frequency Division Multiplex) adalah salah satu jalan multiplexing atau sebuah sistem yang membawa sejumlah frekuensi bicara dalam arus pembawa (Carrier Current) yang frekuensinya lebih besar daripada frekuensi suara. Meningkatnya kerugian arus saluran dalam frekuensi arus pembawa, maka dipasanglah repeater pada setiap sektor (amplifier dengan transistor) pada jarak tertentu guna menghilangkan peredaman tanda-tanda arus pembawa yagn berubah.
Multiplexing tidak selamanya ekonomis jika multiplexing yang berlebihan ditrapkan dengan tujuan menggunakn saluran secara ekonomis, memerlukan terlalu banyak fasilitas repeater.
JARINGAN TELEPON
Perkembangan telepon yang pertama dimulai dengan PSTN (Public Switched Telephone Network). PSTN merupakan suatu sistem jaringan yang menggunakan kabel dalam operasinya. Contoh penggunaan PSTN adalah pada telepon rumah. Jika kita menggunakan telepon rumah, kabel yang digunakan sebagai medianya berisi lilitan kabel-kabel tembaga kecil. Mengapa menggunakan kabel tembaga? Kabel tembaga dipilih sebagai penghantar karena memiliki strukutur yang kuat, tidak mudah berkarat, serta dapat menghantar sinyal dengan baik. Dalam menjalankan struktur sistemnya, PSTN memiliki lima jaringan, yaitu telepon, network access, central offices ( Cos ), trunks dan special circuits, serta Costumer Premise Equipment (CPE).
DAFTAR PUSTAKA
1. http://id.wikipedia.org/wiki/telepon
2. http://www.infosum.net/id/communication/telephone
3. http://www.waena.net/id/index/telephonesystem/
4. http://www.kikil.org/forum/thread-sistem-telepon/ 5. http://id.wikipedia.org./wiki/pabx/