• Tidak ada hasil yang ditemukan

Lecture I Akuntansi Si AP

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2018

Membagikan "Lecture I Akuntansi Si AP"

Copied!
74
0
0

Teks penuh

(1)

Badan Pendidikan dan Pelatihan Keuangan Politeknik Keuangan Negara STAN

AKUNTANSI

PEMERINTAH III

AKUNTANSI BENDAHARA UMUM

NEGARA

Puji Wibowo

[email protected]

(2)

Sahabat Baru

Anda

Nama : Puji Wibowo, Ak., MIDEC, CA

Unit Kerja : Politeknik Keuangan Negara-STAN

Riwayat Pendidikan : •Master of International and Development Economics, Australian

National University, Canberra, 2007

•Graduate Diploma in International and Development Economics, ANU, Canberra 2005

•Diploma IV STAN, 1999

•Diploma III STAN, 1997

Riwayat Kerja : •Direktorat PNBP, DJLK 1999-2004

•Direktorat PNBP dan BLU, DJAPK 2004-2005

•Direktorat PNBP, DJA 2006-Oktober 2016

•PKN-STAN, Nov 2016 - sekarang

Pengalaman Mengajar : •Dosen PKN-STAN, September 2016 - sekarang

•Dosen ISMMED (2011- 2013)

•Instruktur/Trainer pada Program Percepatan Akuntabilitas Keuangan Pemerintah (2007- 2010)

•Dosen STIE MH Thamrin Ciputat (2007-2010)

•Dosen STIE Jayakarta Jakpus (2002-2003)

(3)

Apa yang Dipelajari di Akpem III?

Mata kuliah Akuntansi Pemerintah III merupakan mata kuliah keahlian bagi mahasiswa Prodip III Spesialisasi Akuntansi pada Politeknik Keuangan Negara STAN membekali mahasiswa

dengan:

 Pengetahuan mengenai sistem akuntansi dan pelaporan keuangan Bendahara Umum Negara

 Pengetahuan mengenai laporan keuangan Bendahara Umum Negara

 Pengetahuan dan keterampilan mengenai defnisi, ruang lingkup, konsep pengakuan, pengukuran, penyajian dan pengungkapan atas transaksi Bagian Anggaran Bendahara Umum Negara mulai dari BA 999.01 sampai 999.99

Pengetahuan dan Keterampilan menyusun laporan keuangan konsolidasian BUN

(4)

Referensi Perkuliahan

 Modul Bahan Ajar Akuntansi Bendahara Umum Negara  PP 71/2010 tentang Standar Akuntansi Pemerintahan

 PMK 219/2013 jo PMK 224/2016 tentang Kebijakan Akuntansi Pemerintah Pusat

 PMK 213/2013 jo PMK 215/2016 tentang Sistem Akuntansi dan Pelaporan Keuangan Pemerintah Pusat

 PMK 214/2013 tentang Bagan Akun Standar

 PMK 215/2013 tentang Jurnal Akuntansi Pemerintah pada Pemerintah Pusat

 PMK 270/2014 tentang Penerapan Standar Akuntansi Pemerintahan Berbasis Akrual pada Pemerintah Pusat  PMK 218/2016 tentang Sistem Akuntansi dan Pelaporan

Keuangan Pusat

PMK 160/2017 tentang Sistem Akuntansi dan Pelaporan Keuangan Utang Pemerintah

(5)

Referensi Perkuliahan…#2

 PMK 209/2015 tentang Sistem Akuntansi dan Pelaporan Keuangan Investasi Pemerintah

 PMK 179/2017 tentang Sistem Akuntansi dan Pelaporan Keuangan Pengelolaan Pemberian Pinjaman

 PMK 216/2016 tentang Sistem Akuntansi dan Pelaporan Keuangan Transfer Daerah dan Dana Desa

 PMK 264/2014 jo PMK 217/2016 tentang Sistem Akuntansi dan Pelaporan Keuangan Subsidi

 PMK 265/2014 tentang Sistem Akuntansi dan Pelaporan Keuangan Belanja Lainnya

 PMK 256/2015 jo PMK 153/2017 tentang Sistem Akuntansi dan Pelaporan Keuangan Transaksi Khusus

 PMK 124/2016 jo PMK 217/2017 tentang Petunjuk Teknis Akuntansi Penerimaan Negara Bukan Pajak dari Kegiatan Usaha Hulu Migas

 PMK 221/2017 tentang Petunjuk Teknis Akuntansi Penerimaan Negara Bukan Pajak dari Kegiatan Usaha Panas Bumi

 PMK 260/2014 jo 219/2016 tentang Sistem Akuntansi dan Pelaporan Keuangan Badan Lainnya

(6)

Rencana Pembelajaran

Semester VI

Kuliah Tanggal Topik Sub Topik

I 1 Maret 2018 Gambaran Umum Sistem Akuntansi Bendahara Umum Negara dan Sistem Akuntansi dan Pelaporan

Keuangan Pusat

 RPS, referensi, assessment

 Sistem Akuntansi Pemerintah Pusat

 Sistem Akuntansi Bendahara Umum Negara

 Komponen Laporan Keuangan BUN

 Sistem Akuntansi dan Pelaporan Keuangan Pusat (SiAP)

 Konsep pengakuan, pengukuran,

penyajian, dan pengungkapan dalam SiAP

 Ayat jurnal standar SiAP II 8 Maret 2018 Akuntansi Utang

Pemerintah  Ruang Lingkup Utang PemerintahSistem Akuntansi dan Pelaporan Keuangan Utang Pemerintah (SAUP)

 Entitas Akuntansi SAUP

 Konsep pengakuan, pengukuran, penyajian, dan pengungkapan dalam SAUP

 Ayat jurnal stnadar SAUP

III 15 Maret 2018 Akuntansi Hibah  Ruang Lingkup Hibah Pemerintah

 Sistem Akuntansi dan Pelaporan Keuangan Hibah (SIKUBAH)

 Entitas Akuntansi SIKUBAH

 Konsep pengakuan, pengukuran, penyajian, dan pengungkapan dalam SIKUBAH

(7)

Rencana Pembelajaran Semester

VI…#2

Kuliah Tanggal Topik Sub Topik

IV 22 Maret 2018 Akuntansi Investasi

Pemerintah  Ruang Lingkup Investasi PemerintahSistem Akuntansi dan Pelaporan Keuangan Investasi Pemerintah (SAIP)

 Entitas Akuntansi SAIP

 Konsep pengakuan, pengukuran,

penyajian, dan pengungkapan dalam SAIP

 Ayat jurnal standar SAIP

V 29 Maret 2018 Akuntansi Pengelolaan Pemberian Pinjaman

 Ruang Lingkup Pemberian Pinjaman

 Sistem Akuntansi dan Pelaporan Keuangan Pengelolaan Pemberian Pinjaman (SAP3)

 Entitas Akuntansi SAP3

 Konsep pengakuan, pengukuran, penyajian, dan pengungkapan dalam SAP3

 Ayat jurnal standar SAP3 VI 5 April 2018 Akuntansi Transfer

ke Daerah dan Dana Desa

 Ruang Lingkup Transfer ke Daerah dan Dana Desa

 Sistem Akuntansi dan Pelaporan

Keuangan Transfer ke Daerah dan Dana Desa (SATDD)

 Entitas Akuntansi SATDD

 Konsep pengakuan, pengukuran, penyajian, dan pengungkapan dalam SATDD

 Ayat jurnal standar SATDD VII 12 April 2018 Penatausahaan

Keuangan Desa  Ruang Lingkup Keuangan DesaPengelolaan APBDesa

 Pelaporan dan pertanggungjawaban keuangan desa

(8)

Rencana Pembelajaran Semester VI…#3

Kuliah Tanggal Topik Sub Topik

VIII 19 April 2018 Reviu Materi UTS  Ujian Harian dengan materi Akuntansi SiAP, SAUP, SIKUBAH, SAIP, SAP3, SATDD, dan dana desa

UTS Semester Genap IX 10 Mei 2018 Akuntansi Belanja

Subsidi

 Ruang Lingkup Belanja Subsidi

 Sistem Akuntansi dan Pelaporan Keuangan Belanja Subsidi (SABS)

 Entitas Akuntansi SABS

 Konsep pengakuan, pengukuran, penyajian, dan pengungkapan dalam SABS

 Ayat jurnal standar SABS X 17 Mei 2018 Akuntansi Belanja

Lainnya  Ruang Lingkup Belanja LainnyaSistem Akuntansi dan Pelaporan Keuangan Belanja Lainnya (SABL)

 Entitas Akuntansi SABL

 Konsep pengakuan, pengukuran, penyajian, dan pengungkapan dalam SABL

 Ayat jurnal standar SABL XI 24 Mei 2018 Akuntansi

Transaksi Khusus I (DJA)

 Ruang Lingkup Transaksi Khusus

 Sistem Akuntansi dan Pelaporan Keuangan Belanja Lainnya (SATK)

 Karakteristik PNBP Migas dan Panas Bumi

 Konsep pengakuan, pengukuran, penyajian, dan pengungkapan dalam PNBP Migas dan Panas Bumi

(9)

Rencana Pembelajaran Semester

VI…#4

Kuliah Tanggal Topik Sub Topik

XII 31 Mei 2018 Akuntansi

Transaksi Khusus II (DJPB)

 Ruang Lingkup Transaksi Khusus yang dikelola DJPB

 Karakteristik Transaksi Khusus yang dikelola DJPB

 Konsep pengakuan, pengukuran, penyajian, dan pengungkapan dalam SATK DJPB

 Ayat jurnal standar SATK DJPB XIII 7 Juni 2018 Akuntansi

Transaksi Khusus III (BKF, DJKN, DJPK, DJPPR)

 Ruang Lingkup Transaksi Khusus yang dikelola BKF, DJKN, DJPK, dan DJPPR

 Karakteristik Transaksi Khusus yang dikelola BKF, DJKN, DJPK, dan DJPPR

 Konsep pengakuan, pengukuran, penyajian, dan pengungkapan dalam SATK BKF, DJKN, DJPK, dan DJPPR

 Ayat jurnal standar SATK BKF, DJKN, DJPK, dan DJPPR

LIBUR IDUL FITRI (11-23 JUNI 2018)

XIV 5 JuLi 2018 Akuntansi Badan Lainnya

 Ruang Lingkup Badan Lainnya

 Karakteristik Badan Lainnya

 Konsep pengakuan, pengukuran, penyajian, dan pengungkapan dalam Badan Lainnya

(10)

Rencana Pembelajaran Semester

VI…#5

Kuliah Tanggal Topik Sub Topik

XV 12 Juli 2018 Pengenalan Sistem Perbendaharaan dan Anggaran Negara (SPAN)

 Modul SPAN

 Peranan SPAN dalam APBN

 Fungsi SPAN dalam pelaporan dan pertanggungjawaban APBN

 Ayat jurnal standar SPAN

XVI 19 Juli 2018 Reviu Materi UAS  Ujian Harian dengan materi akuntansi belanja subsidi, belanja lainnya, transaksi khusus, dan badan lainnya.

(11)

Your Grade

1. Kehadiran dan Partisipasi Kelas

10%

2. Short Quiz dan Ujian Harian

10%

3. Proyek Kelas dan

Assignment

(PR)

10%

4. Ujian Tengah Semester

35%

5. Ujian Akhir Semester

35%

(12)

1. Kehadiran dan Partisipasi Kelas

Kehadiran dan partisipasi kelas (10%)

merupakan penilaian proses belajar di kelas

mulai dari waktu hadir hingga selesai

perkuliahan

Attendance Rule (self assessment)

Minimum 80% of sessions

on time 5 points

up to 5 minutes late -2 points 6-10 minutes late -5 points

(13)

1. Kehadiran dan Partisipasi

Kelas..#2

 Class Participation (self assessment)

 Good helper 2 points

 Correct Answer 2-3 points

 Write on whiteboard 5 points

 Wrong Answer 1 point

 Raise questions 2 points

 Silent no point

 Class inspiration 5 points

 Special points:

Sit at front row 5 points

(14)

Peka n

Tanggal Hadir Partisipa si

(15)

2.

Short Quiz

dan Ujian

Harian

Short Quiz

dan Ujian Harian (10%)

-

Short Quiz

:

surprise quiz (no notifcation), best of 4,

paper based, internet based, screen based, and

listening based. Ten minutes only before class!....

(5%)

-

Ujian harian : pra UTS (w8) dan pra UAS (w16), total

(16)

3. Proyek Kelas dan

Assignment

(PR)

Proyek kelas

Video pembelajaran (5-10 menit), due w8

Tema video sesuai topik mata kuliah Akpem III, tiap kelompok 6-7 orang

Assignment (PR)

(17)

4 dan 5. UTS dan UAS

UTS dan UAS, 35% each

Pilihan Ganda (30%)

(18)

Must Avoid !!!

Telepon berbunyi

-3 poin

(19)

Overview

SISTEM AKUNTANSI DAN PELAPORAN KEUANGAN

BENDAHARA UMUM NEGARA

(20)

Kerangka Umum SAPP

SAPP

SAPP

SAI

(Kementerian/Lembaga)

SAI

(Kementerian/Lembaga)

SA-BUN

(Kementerian Keuangan)

SA-BUN

(21)

SA-BUN

SA-BUN

Sistem Akt. PusatSistem Akt. Pusat

Sistem Akt. Utang PemerintahSistem Akt. Utang Pemerintah

Sistem Akt. HibahSistem Akt. Hibah

Sistem Akt. Investasi Pemerintah

Sistem Akt. Investasi Pemerintah

Sistem Akt. Pengelolaan Pemberian Pinjaman

Sistem Akt. Pengelolaan Pemberian Pinjaman

Sistem Akt. Transfer ke Daerah dan Dana Desa

Sistem Akt. Transfer ke Daerah dan Dana Desa

Sistem Akt. Belanja SubsidiSistem Akt. Belanja Subsidi

Sistem Akt. Belanja Lain-LainSistem Akt. Belanja Lain-Lain

Sistem Akt. Transaksi KhususSistem Akt. Transaksi Khusus Sistem Akt. & Pelaporan Badan Lainnya

Sistem Akt. & Pelaporan Badan Lainnya

(22)

LAPORAN KEUANGAN BUN

Sumber JurnalJurnal

Buku

tu LaporanLaporan

LRA

LRA

LO

LO

LPE

LPE

Nerac

Nerac

a

a

(23)

Badan Pendidikan dan Pelatihan Keuangan Politeknik Keuangan Negara STAN

SISTEM AKUNTANSI

DAN PELAPORAN

KEUANGAN PUSAT

(SIAP)

(PMK 262/PMK.05/2014 JO. PMK

218/PMK.05/2016)

SISTEM AKUNTANSI

DAN PELAPORAN

KEUANGAN PUSAT

(SIAP)

(24)

Diklat Penyiapan Tenaga Pendamping Penyusunan Laporan Keuangan

1. DASAR HUKUM

a. Peraturan Menteri Keuangan Nomor

213/PMK.05/2013 ttg Sistem Akuntansi dan

Pelaporan Keuangan Pemerintah Pusat

b. Peraturan Menteri Keuangan Nomor

262/PMK.05/2014 ttg Sistem Akuntansi dan

Pelaporan Keuangan Pemerintah Pusat

(25)

Diklat Penyiapan Tenaga Pendamping Penyusunan Laporan Keuangan

Enter your footer text here

25

(26)

2. Defnisi

Sistem Akuntansi dan Pelaporan

Keuangan Pusat yang selanjutnya

disebut SiAP adalah serangkaian

prosedur manual maupun yang

terkomputerisasi mulai dari

pengumpulan data, pencatatan,

pengikhtisaran sampai dengan

(27)

3. Kerangka SiAP

 SiAP merupakan subsistem dari SABUN.

Dalam rangka pelaksanaan SiAP dibentuk unit akuntansi

yang terdiri atas:

- KPPN selaku UAKBUN-Daerah, kecuali KPPN Khusus

Investasi;

- Kanwil DJPBN selaku UAKKBUN-Kanwil; - Dit. PKN selaku UAKBUN-Pusat; dan - DJPBN c.q. Dit. PKN selaku UAPBUN AP.

Penanggung jawab unit akuntansi :

- Penanggung jawab UAKBUN-Daerah adalah Kepala KPPN; - Penanggung jawab UAKKBUN-Kanwil adalah Kepala Kanwil

DJPBN;

- Penanggung jawab UAKBUN-Pusat adalah Direktur PKN; dan - Penanggung jawab UAPBUN AP adalah Direktur Jenderal

(28)

4. Penyusunan Laporan Keuangan

pada SiAP

SiAP dilaksanakan dalam rangka penyusunan dan

penyampaian Laporan Keuangan Kuasa BUN

dengan menggunakan aplikasi SPAN.

Laporan Keuangan SiAP disampaikan secara

berjenjang paling sedikit terdiri atas:

-

Neraca;

-

LAK;

-

LPE

; dan

-

CaLK.

Dalam hal UAKBUN-Daerah, UAKBUN-Pusat,

UAKKBUN-Kanwil belum dapat menyajikan LPE,

LPE disusun dan disajikan oleh UAPBUN-AP

(29)

5. Proses Akuntansi pada

UAKBUN-Daerah

UAKBUN-Daerah memproses data transaksi:

a. Penerimaan dan pengeluaran kas yang

melalui

rekening Kuasa BUN Daerah

;

b. Penerimaan dan pengeluaran yang tidak

melalui rekening Kuasa BUN Daerah tetapi

menurut ketentuan perundang-undangan

yang berlaku harus mendapatkan

pengesahan dari KPPN

;

c. penerimaan dan pengeluaran yang terdapat

pada

SPM dengan potongan

; dan

d. Penerimaan dan pengeluaran yang tidak

melalui rekening Kuasa BUN Daerah tetapi

mempengaruhi Neraca UAKBUN-Daerah

(30)

5. Proses Akuntansi pada

UAKBUN-Daerah

Jenis transaksi penerimaan dan

pengeluaran yang diakuntansikan oleh

UAKBUN-Daerah meliputi:

a.Pendapatan;

b.Belanja;

c.Transfer ke daerah dan dana desa;

d.Penerimaan dan pengeluaran

pembiayaan;

e.Penerimaan dan pengeluaran

transitoris; dan/atau

(31)

5. Proses Akuntansi pada

UAKBUN-Daerah

Penerimaan dan pengeluaran yang tidak melalui

rekening Kuasa BUN Daerah tetapi menurut ketentuan

perundang-undangan yang berlaku harus

mendapatkan pengesahan dari KPPN meliputi:

- pendapatan dan belanja pada Badan Layanan Umum

(BLU);

- pendapatan dan belanja yang bersumber dari hibah langsung dalam bentuk uang pada Kementerian

Negara/Lembaga;

- pendapatan/penerimaan pembiayaan dan belanja yang

bersumber dari hibah atau pinjaman dalam/luar negeri yang oleh pihak pemberi pinjaman dan hibah dalam/luar negeri tidak disalurkan melalui rekening milik BUN tetapi langsung digunakan untuk mendanai pengeluaran entitas; dan/atau

- penerimaan dan pengeluaran lainnya yang menurut

(32)

5. Proses Akuntansi pada

UAKBUN-Daerah

penerimaan dan pengeluaran yang

terdapat pada SPM dengan potongan

meliputi:

-

penerimaan dan pengeluaran pada SPM

dengan potongan yang pembayaran

atas SPM tersebut

melalui rekening

Kuasa BUN Daerah

; dan

-

penerimaan dan pengeluaran pada SPM

yang jumlah potongannya

(33)

6. Pengakuan dan Pengukuran Transaksi

pada UAKBUN-Daerah

 Transaksi penerimaan dan pengeluaran dicatat secara bruto sebesar

nilai yang tercantum dalam dokumen sumber pada saat:

- Kas diterima di rekening Kuasa BUN Daerah;

- Kas keluar dari rekening Kuasa BUN Daerah;

- Pengesahan transaksi penerimaan dan pengeluaran oleh KPPN;

- Terbit SP2D untuk SPM dengan potongan yang jumlah pembayarannya nihil;

- Kas keluar dari rekening Kuasa BUN Pusat, untuk pengeluaran yang melalui

rekening Kuasa BUN Pusat tetapi mempengaruhi Neraca UAKBUN-Daerah; atau

- Kas masuk ke rekening Kuasa BUN Pusat atau Kuasa BUN Daerah lainnya,

untuk penerimaan yang tidak melalui rekening Kuasa BUN Daerah bersangkutan tetapi mempengaruhi Neraca UAKBUN-Daerah.

Pengaruh terhadap aset, kewajiban, dan ekuitas yang timbul akibat

transaksi penerimaan dan pengeluaran disajikan di dalam Neraca UAKBUN-Daerah.

 Penyajian dalam Neraca UAKBUN-Daerah tidak termasuk pengaruh

(34)

7. Pelaporan Keuangan

UAKBUN-Daerah

Laporan keuangan UAKBUN-Daerah paling sedikit

meliputi:

-

Neraca;

-

LAK;

-

LPE; dan

-

CaLK

Laporan keuangan UAKBUN-Daerah disusun setelah

dilakukan rekonsiliasi.

Laporan keuangan UAKBUN-Daerah disampaikan setiap

bulan, semester, dan tahunan:

-

KPPN Khusus Penerimaan serta KPPN Khusus

Pinjaman dan Hibah ke Dit. PKN selaku UAPBUN AP

-

Selain KPPN Khusus Penerimaan serta KPPN Khusus

Pinjaman dan Hibah ke Kanwil Ditjen Perbendaharaan

(35)

8. Proses Akuntansi pada UAKKBUN-Kanwil

 UAKKBUN-Kanwil menyusun Laporan Keuangan tingkat UAKKBUN-Kanwil berdasarkan hasil pemrosesan data

gabungan dan Laporan Keuangan tingkat UAKBUN-Daerah di wilayah kerjanya.

 Laporan Keuangan tingkat UAKKBUN-Kanwil paling sedikit terdiri atas:

- Neraca; - LAK

- LPE; dan - CaLK.

Laporan Keuangan tingkat UAKKBUN-Kanwil disusun setelah dilakukan rekonsiliasi.

(36)

9. Proses Akuntansi pada UAKBUN-Pusat

 UAKBUN-Pusat memproses data transaksi:

- Penerimaan dan pengeluaran kas melalui rekening

Kuasa BUN Pusat; dan

- Penerimaan dan pengeluaran pada SPM dengan

potongan yang pembayaran atas SPM tersebut melalui rekening Kuasa BUN Pusat.

 Transaksi penerimaan dan pengeluaran tersebut meliputi:

- Pendapatan; - Belanja;

- Transfer ke daerah dan dana desa;

- Penerimaan dan pengeluaran pembiayaan;

(37)

9. Pengakuan dan Pengukuran Transaksi pada

UAKBUN-Pusat

 Transaksi penerimaan dan pengeluaran pada UAKBUN-Pusat dicatat secara bruto sebesar nilai yang tercantum dalam dokumen sumber pada saat:

- Kas diterima di rekening Kuasa BUN Pusat; atau - Kas keluar dari rekening Kuasa BUN Pusat.

 Pengaruh terhadap aset, kewajiban, dan ekuitas yang timbul akibat transaksi penerimaan dan pengeluaran disajikan di dalam Neraca UAKBUN-Pusat.

 Penyajian dalam Neraca UAKBUN-Pusat tidak termasuk pengaruh transaksi penerimaan dan pengeluaran yang melalui rekening Kuasa BUN Pusat terhadap Neraca

(38)

10. Pelaporan Keuangan UAKBUN-Pusat

Laporan Keuangan UAKBUN-PUSAT paling

sedikit terdiri atas:

-

Neraca;

-

LAK;

-

LPE; dan

-

CaLK.

Laporan Keuangan UAKBUN-Pusat disampaikan

(39)

11. Pelaporan Keuangan UAPBUN AP

UAPBUN AP menyusun Laporan Keuangan

tingkat UAPBUN AP berdasarkan data gabungan

dan Laporan Keuangan tingkat UAKBUN-Daerah,

UAKKBUN-Kanwil, dan UAKBUN-Pusat.

Laporan Keuangan tingkat UAPBUN AP disusun

setelah dilakukan rekonsiliasi.

Laporan Keuangan tingkat UAPBUN AP paling

sedikit terdiri atas:

-

Neraca;

-

LAK;

-

LPE; dan

-

CaLK.

Laporan Keuangan tingkat UAPBUN AP

(40)

ILUSTRASI

(41)

ILUSTRASI JURNAL STANDAR PADA

KUASA BUN

Jurnal Standar pada Kuasa BUN dilaksanakan

mengacu pada Peraturan Menteri Keuangan

yang mengatur mengenai Jurnal Standar

Akuntansi Pemerintah pada Peinerintah Pusat.

Ilustrasi Jurnal Standar pada Kuasa BUN

meliputi:

A. Jurnal Standar Saldo Awal; B. Jurnal Standar Realisasi; C. Jurnal Standar Transitoris;

(42)

A. Jurnal Standar Saldo Awal

Jurnal Standar Saldo Awal dilakukan pada saat penyusunan neraca untuk pertama kali. Jurnal Standar Saldo Awal yang dicatat pada Buku Besar Kas oleh Kuasa BUN untuk menghasilkan Neraca Kas Umum Negara adalah sebagai berikut:

TANGGAL TRANSAKS

I

URAIAN DEBIT KREDIT

 

 Kas  XXXXXX  

Dana yang Dibatasi Penggunaannya

(43)

B. Jurnal Standar Realisasi

Jurnal Standar Realisasi dilakukan pada saat terjadinya pendapatan, belanja, transfer ke daerah dan dana desa, penerimaan dan pengeluaran pembiayaan, dan pengembalian. Jurnal Standar Realisasi dicatat oleh Kuasa BUN dalam Buku Besar Kas dan Buku Besar Akrual meliputi:

1. Jurnal Standar Realisasi Pendapatan;

2. Jurnal Standar Realisasi Belanja/Transfer;

(44)

1. Jurnal Standar Realisasi Pendapatan

(45)

2. Jurnal Standar Realisasi Belanja/Transfer

(46)
(47)

4. Jurnal Standar Realisasi Pengeluaran

Pembiayaan

Buku Besar Akrual/Buku Besar Kas:

     

 

(48)

C. Jurnal Standar Transitoris

Jurnal Standar Transitoris digunakan untuk mencatat transaksi Perhitungan Fihak Ketiga, pemindah bukuan Kiriman Uang, dan Transito (Uang Persediaan).

Jurnal Standar Transitoris dilakukan oleh Kuasa BUN, kecuali untuk Uang Persediaan yang dilaksanakan oleh Kuasa BUN dan satuan kerja, jurnal Transitoris meliputi :

1. Jurnal Standar PFK

2. Jurnal Standar Pemindahbukuan/Kiriman Uang

(49)

1. Jurnal Standar PFK

Jurnal Standar PFK dilakukan oleh Kuasa BUN dalam Buku Besar Kas meliputi Jurnal Standar Penerimaan PFK dan Jurnal Standar Pengeluaran PFK seperti: PFK Pegawai dan PFK Pajak Rokok.

(50)

2. Jurnal Standar Penerimaan Pemindah bukuan Kiriman Uang

Jurnal Standar Pemindahbukuan/Kiriman Uang dilakukan oleh Kuasa BUN dalam Buku Besar Kas meliputi Jurnal Standar Penerimaan Pem�ndah bukuan/Kiriman Uang dan Jurnal Standar Pengeluaran Pemindahbukuan Kiriman Uang. Misalnya transaksi kiriman uang dari RKUN ke RPKBUNP atau sebaliknya, dari SUBRKUN ke RKUN, dan dari RKUN ke Reksus.

Jurnal Standar Penerimaan Pemindahbukuan Kiriman Uang (akun 818xxx): TANGGAL

TRANSAKSI

URAIAN DEBIT KREDIT

   Kas XXXXXX  

    Penerimaan Pemindahbukuan/ Kiriman Uang

  XXXXXX

(51)

Jurnal Standar Pengeluaran Pemindahbukuan/Kiriman Uang (akun 828xxx):

TANGGAL TRANSAKSI

URAIAN DEBIT KREDIT

   Pengeluaran Pemindahbukuan/ Kiriman

Uang XXXXXX  

    Kas   XXXXXX

(52)

3. Jurnal Standar Penerimaan dan Pengeluaran Transito (Uang Persediaan)

Dalam rangka penyusunan LAK dan Neraca Kas Umum Negara, Kuasa BUN

membuat Jurnal Standar Penerimaan /Pengeluaran Transito dalam Buku Besar Kas. Jurnal Standar Penerimaan Transito (akun 815xxx):

Penerimaan Transito Uang Persediaan adalah transaksi penerimaan kembali dana UP/TUP dari Bendahara Pengeluaran baik melalui setoran ke Kas Negara atau

melalui potongan SPM/SP2D GU-Nihil/PTUP.

TANGGAL TRANSAKSI

URAIAN DEBIT KREDIT

   Kas XXXXXX  

    Penerimaan Transito   XXXXXX  Digunakan untu k mencatat Penerimaan Transito berupa pengembalian Uang Persediaan.

Jurnal Standar Pengeluaran Transito (akun 825xxx):

Pengeluaran Transito Uang Persediaan adalah transaksi pengeluaran dana UP/TUP kepada Bendahara Pengeluaran Satker melalui SPM/SP2D-UP/TUP.

TANGGAL TRANSAKSI

URAIAN DEBIT KREDIT

   Pengeluaran Transito XXXXXX  

    Kas   XXXXXX

(53)

D. Jurnal Standar Pengembalian

 Jurnal Standar Pengembalian dilakukan pada saat terjadinya pengembalian pendapatan, belanja, penerimaan pembiayaan, dan pengeluaran pembiayaan.

 Jurnal Standar Pengembalian terdiri dari Jurnal Standar Pengembalian Pendapatan, Jurnal Standar Pengembalian Belanja, dan Jurnal Standar Pengembalian Pembiayaan.

 Untuk setiap pengembalian tersebut, dibedakan atas pengembalian atas transaksi tahun anggaran berjalan dan pengembalian atas transaksi tahun anggaran sebelumnya.

(54)

1 . Jurnal Standar Pengembalian Pendapatan

(55)

1.B. Pengembalian Tahun Anggaran Sebelumnya

(56)
(57)

2. Jurnal Standar Pengembalian Belanja

(58)

2. B. Pengembalian Tahun Anggaran Sebelumnya

(59)

3. Jurnal Standar Pengembalian Pembiayaan

(60)

3.a.2) Pengembalian Pengeluaran Pembiayaan

(61)

3.b. Pengembalian Tahun Anggaran Sebelumnya

3.b.1.Pengembalian Penerimaan Pembiayaan Buku B esar Akrual:

TANGGAL TRANSAKSI

URAIAN DEBIT KREDIT

 

 Ekuitas XXXXXX  

 

  Kas   XXXXXX

 Digunakan untuk mencatat pengembalian (koreksi) Atas Penerimaan

Pembiayaan tahun anggaran sebelumnya

Buku B esar Kas: TANGGAL

TRANSAKS I

URAIAN DEBIT KREDIT

 

 SiLPA XXXXXX  

 

  Kas   XXXXXX

 Digunakan witu k mencatat pengembalian (koreksi) atas Penerimaan

(62)

3.b.2 Pengembalian Pengluaran Pembiayaan

Buku Besar Akrual:

TANGGAL TRANSAKSI

URAIAN DEBIT KREDIT

 

 Kas XXXXXX  

 

  Ekuitas   XXXXXX

 Digunakan untuk mencatat pengembalian (koreksi) Atas

Pengeluaran

Pembiayaan tahun anggaran sebelumnya

Buku Besar Kas:

TANGGAL TRANSAKSI

URAIAN DEBIT KREDIT

 

 Kas XXXXXX  

 

 SiLPA   XXXXXX

 Digunakan untuk mencatat pengembalian (koreksi) Atas

Pengeluaran

(63)

E. Jurnal Standar Penutup

1 . Jurnal Penutup Transaksi Transitoris

TANGGAL TRANSAKS

I

URAIAN DEBIT KREDIT

 

 Penerimaan PFK  xxxxxx  

 

  Pengeluaran PFK    xxxxxx

 

  Utang PFK    xxxxxx

Digunakan untuk mencatat penutupan Penerimaan PFK dan

(64)
(65)

FORMAT LAPORAN

KEUANGAN KUASA

(66)

LAPORAN ARUS KAS

 Laporan Arus Kas yang selanjutnya disingkat LAK adalah

laporan yang menyajikan informasi arus masuk dan keluar kas selama periode tertentu yang diklasifkasikan berdasarkan

aktivitas operasi, investasi, pendanaan, dan transitoris.  Arus Kas Masuk dari Aktivitas Operasi: penerimaan

perpajakan, penerimaan negara bukan pajak, dan penerimaan hibah

Arus Kas Keluar dari Aktivitas Operasi: pembayaran pegawai, pembayaran barang, pembayaran kewajiban utang,

pembayaran subsidi, pembayaran hibah, pembayaran bantuan sosial, pembayaran lain-lain, pembayaran transafer dan dana desa

Arus Kas Masuk dari Aktivitas Investasi: pembayaran penjualan atas aset tetap/aset lainnya, pendapatan dari

divestasi, dan pendapatan penjualan investasi non permanen.  Arus Kas Keluar dari Aktivitas Investasi: perolehan aset

(67)

LAPORAN ARUS KAS

 Arus Kas Masuk dari Aktivitas Pendanaan: penerimaan pembiayaan dalam negeri/luar negeri.

 Arus Kas Keluar dari Aktivitas Pendanaan: pengeluaran pembiyaan dalam negeri/luar negeri.

 Arus Kas Masuk dari Aktivitas Transitoris: penerimaan non anggaran PFK, penerimaan transito, penerimaan non anggaran pihak ketiga, dan penerimaan kiriman uang antara rekening milik BUN.

 Arus Kas Keluar dari Aktivitas Transitoris: pengeluaran non anggaran PFK, pengeluaran transito, pengeluaran non anggaran pihak ketiga, dan pengeluaran kiriman uang antara rekening milik BUN.

 Akumulasi Koreksi Pembukuan: koreksi SiLPA, koreksi SAL, penyesuaian atas selisih kurs.

 Saldo akhir Kas: kenaikan (penurunan) kas setelah koreksi pembukuan ditambah saldo awal kas.

 Saldo akhir Kas: saldo akhir Kas BLU, Kas Lainnya di K/L, setara kas, Kas KPPN, Kas BUN, Kas RPL, dan aset lainnya (kas rekening escrow)

(68)
(69)
(70)

NERACA SiAP

Aset Lancar: Rekening Kas BUN di BI,

RPL, Rekening Kas di KPPN, Kas Dalam

Transito, Kas di Bendahara

Pengeluaran, Kas di K/L, Kas pada BLU,

Investasi Jangka Pendek, dan Uang

Muka dari Rekening BUN.

Aset Lainnya: Dana yang Dibatasi

Penggunaannya

Kewajiban Jangka Pendek: Utang

kepada Pihak Ketiga dan Utang Jangka

Pendek Lainnya

Ekuitas

(71)

FORMAT NERACA SiAP:

(72)

LAPORAN PERUBAHAN EKUITAS

(LPE)

LPE Kuasa BUN tidak menyajikan Surplus/Defsit-LO

karena Kuasa BUN tidak menyajikan LO

Komponen LPE Kuasa BUN:

1. Ekuitas awal: ekuitas akhir tahun sebelumnya

2. Koreksi-koreksi yang langsung

menambah/mengurangi ekuitas: koreksi

lain-lain

3. Transaksi Antar Entitas: selisih perhitungan

saldo akun DDEL dan DKEL

4. Ekuitas Akhir: (1+2+3)

(73)

LPE SiAP:

(74)

Diklat Penyiapan Tenaga Pendamping Penyusunan Laporan Keuangan

Referensi

Dokumen terkait

bahwa untuk dapat melaksanakan pendapatan dan belanja negara, serta penerimaan dan pengeluaran negara yang tertuang dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara sebagaimana

1) Membuat Laporan pertanggungjawaban Realisasi pelaksanaan APBDes. Laporan ini berisi jumlah anggaran dan realisasi dari pendapatan, belanja, dan pembiayaan dari

Kemampuan menjelaskan dengan benar sumber- sumber pendapatan daerah, belanja daerah, klasifikasi belanja, penerimaan dan pengeluaran pembiayaan daerah... Prinsip dan Kebijakan

Laporan keuangan ini menyajikan perbandingan antara anggaran pendapatan, anggaran belanja dan pembiayaan dengan realisasinya dalam tahun anggaran 2020 serta realisasi tahun

Rincian Dokumen Pelaksanaan Anggaran Belanja Langsung Program dan Per Kegiatan Satuan Kerja Perangkat Daerah.. Rincian Penerimaan Pembiayaan Daerah Rincian Pengeluaran

dengan judul “A nalisis Pengaruh Realisasi Anggaran Pendapatan Asli Daerah, Pengeluaran Anggaran Belanja Modal, dan Pengeluaran Anggaran Belanja Rutin Terhadap Pertumbuhan Ekonomi

Realisasi Belanja Transfer ke Daerah dan Dana Desa sampai dengan Triwulan I tahun 2019 sebesar Rp4.947,59 miliar atau 23,92 persen dari pagu, jika dibandingkan dengan

Dengan kata lain, pemerintah memiliki kewajiban mutlak dalam mengumpulkan sumber-sumber dana (penerimaan) untuk membiayai seluruh pengeluaran yaitu pengeluaran rutin (belanja