Badan Pendidikan dan Pelatihan Keuangan Politeknik Keuangan Negara STAN
AKUNTANSI
PEMERINTAH III
AKUNTANSI BENDAHARA UMUM
NEGARA
Puji Wibowo
Sahabat Baru
Anda
Nama : Puji Wibowo, Ak., MIDEC, CA
Unit Kerja : Politeknik Keuangan Negara-STAN
Riwayat Pendidikan : •Master of International and Development Economics, Australian
National University, Canberra, 2007
•Graduate Diploma in International and Development Economics, ANU, Canberra 2005
•Diploma IV STAN, 1999
•Diploma III STAN, 1997
Riwayat Kerja : •Direktorat PNBP, DJLK 1999-2004
•Direktorat PNBP dan BLU, DJAPK 2004-2005
•Direktorat PNBP, DJA 2006-Oktober 2016
•PKN-STAN, Nov 2016 - sekarang
Pengalaman Mengajar : •Dosen PKN-STAN, September 2016 - sekarang
•Dosen ISMMED (2011- 2013)
•Instruktur/Trainer pada Program Percepatan Akuntabilitas Keuangan Pemerintah (2007- 2010)
•Dosen STIE MH Thamrin Ciputat (2007-2010)
•Dosen STIE Jayakarta Jakpus (2002-2003)
Apa yang Dipelajari di Akpem III?
Mata kuliah Akuntansi Pemerintah III merupakan mata kuliah keahlian bagi mahasiswa Prodip III Spesialisasi Akuntansi pada Politeknik Keuangan Negara STAN membekali mahasiswa
dengan:
Pengetahuan mengenai sistem akuntansi dan pelaporan keuangan Bendahara Umum Negara
Pengetahuan mengenai laporan keuangan Bendahara Umum Negara
Pengetahuan dan keterampilan mengenai defnisi, ruang lingkup, konsep pengakuan, pengukuran, penyajian dan pengungkapan atas transaksi Bagian Anggaran Bendahara Umum Negara mulai dari BA 999.01 sampai 999.99
Pengetahuan dan Keterampilan menyusun laporan keuangan konsolidasian BUN
Referensi Perkuliahan
Modul Bahan Ajar Akuntansi Bendahara Umum Negara PP 71/2010 tentang Standar Akuntansi Pemerintahan
PMK 219/2013 jo PMK 224/2016 tentang Kebijakan Akuntansi Pemerintah Pusat
PMK 213/2013 jo PMK 215/2016 tentang Sistem Akuntansi dan Pelaporan Keuangan Pemerintah Pusat
PMK 214/2013 tentang Bagan Akun Standar
PMK 215/2013 tentang Jurnal Akuntansi Pemerintah pada Pemerintah Pusat
PMK 270/2014 tentang Penerapan Standar Akuntansi Pemerintahan Berbasis Akrual pada Pemerintah Pusat PMK 218/2016 tentang Sistem Akuntansi dan Pelaporan
Keuangan Pusat
PMK 160/2017 tentang Sistem Akuntansi dan Pelaporan Keuangan Utang Pemerintah
Referensi Perkuliahan…#2
PMK 209/2015 tentang Sistem Akuntansi dan Pelaporan Keuangan Investasi Pemerintah
PMK 179/2017 tentang Sistem Akuntansi dan Pelaporan Keuangan Pengelolaan Pemberian Pinjaman
PMK 216/2016 tentang Sistem Akuntansi dan Pelaporan Keuangan Transfer Daerah dan Dana Desa
PMK 264/2014 jo PMK 217/2016 tentang Sistem Akuntansi dan Pelaporan Keuangan Subsidi
PMK 265/2014 tentang Sistem Akuntansi dan Pelaporan Keuangan Belanja Lainnya
PMK 256/2015 jo PMK 153/2017 tentang Sistem Akuntansi dan Pelaporan Keuangan Transaksi Khusus
PMK 124/2016 jo PMK 217/2017 tentang Petunjuk Teknis Akuntansi Penerimaan Negara Bukan Pajak dari Kegiatan Usaha Hulu Migas
PMK 221/2017 tentang Petunjuk Teknis Akuntansi Penerimaan Negara Bukan Pajak dari Kegiatan Usaha Panas Bumi
PMK 260/2014 jo 219/2016 tentang Sistem Akuntansi dan Pelaporan Keuangan Badan Lainnya
Rencana Pembelajaran
Semester VI
Kuliah Tanggal Topik Sub Topik
I 1 Maret 2018 Gambaran Umum Sistem Akuntansi Bendahara Umum Negara dan Sistem Akuntansi dan Pelaporan
Keuangan Pusat
RPS, referensi, assessment
Sistem Akuntansi Pemerintah Pusat
Sistem Akuntansi Bendahara Umum Negara
Komponen Laporan Keuangan BUN
Sistem Akuntansi dan Pelaporan Keuangan Pusat (SiAP)
Konsep pengakuan, pengukuran,
penyajian, dan pengungkapan dalam SiAP
Ayat jurnal standar SiAP II 8 Maret 2018 Akuntansi Utang
Pemerintah Ruang Lingkup Utang PemerintahSistem Akuntansi dan Pelaporan Keuangan Utang Pemerintah (SAUP)
Entitas Akuntansi SAUP
Konsep pengakuan, pengukuran, penyajian, dan pengungkapan dalam SAUP
Ayat jurnal stnadar SAUP
III 15 Maret 2018 Akuntansi Hibah Ruang Lingkup Hibah Pemerintah
Sistem Akuntansi dan Pelaporan Keuangan Hibah (SIKUBAH)
Entitas Akuntansi SIKUBAH
Konsep pengakuan, pengukuran, penyajian, dan pengungkapan dalam SIKUBAH
Rencana Pembelajaran Semester
VI…#2
Kuliah Tanggal Topik Sub Topik
IV 22 Maret 2018 Akuntansi Investasi
Pemerintah Ruang Lingkup Investasi PemerintahSistem Akuntansi dan Pelaporan Keuangan Investasi Pemerintah (SAIP)
Entitas Akuntansi SAIP
Konsep pengakuan, pengukuran,
penyajian, dan pengungkapan dalam SAIP
Ayat jurnal standar SAIP
V 29 Maret 2018 Akuntansi Pengelolaan Pemberian Pinjaman
Ruang Lingkup Pemberian Pinjaman
Sistem Akuntansi dan Pelaporan Keuangan Pengelolaan Pemberian Pinjaman (SAP3)
Entitas Akuntansi SAP3
Konsep pengakuan, pengukuran, penyajian, dan pengungkapan dalam SAP3
Ayat jurnal standar SAP3 VI 5 April 2018 Akuntansi Transfer
ke Daerah dan Dana Desa
Ruang Lingkup Transfer ke Daerah dan Dana Desa
Sistem Akuntansi dan Pelaporan
Keuangan Transfer ke Daerah dan Dana Desa (SATDD)
Entitas Akuntansi SATDD
Konsep pengakuan, pengukuran, penyajian, dan pengungkapan dalam SATDD
Ayat jurnal standar SATDD VII 12 April 2018 Penatausahaan
Keuangan Desa Ruang Lingkup Keuangan DesaPengelolaan APBDesa
Pelaporan dan pertanggungjawaban keuangan desa
Rencana Pembelajaran Semester VI…#3
Kuliah Tanggal Topik Sub Topik
VIII 19 April 2018 Reviu Materi UTS Ujian Harian dengan materi Akuntansi SiAP, SAUP, SIKUBAH, SAIP, SAP3, SATDD, dan dana desa
UTS Semester Genap IX 10 Mei 2018 Akuntansi Belanja
Subsidi
Ruang Lingkup Belanja Subsidi
Sistem Akuntansi dan Pelaporan Keuangan Belanja Subsidi (SABS)
Entitas Akuntansi SABS
Konsep pengakuan, pengukuran, penyajian, dan pengungkapan dalam SABS
Ayat jurnal standar SABS X 17 Mei 2018 Akuntansi Belanja
Lainnya Ruang Lingkup Belanja LainnyaSistem Akuntansi dan Pelaporan Keuangan Belanja Lainnya (SABL)
Entitas Akuntansi SABL
Konsep pengakuan, pengukuran, penyajian, dan pengungkapan dalam SABL
Ayat jurnal standar SABL XI 24 Mei 2018 Akuntansi
Transaksi Khusus I (DJA)
Ruang Lingkup Transaksi Khusus
Sistem Akuntansi dan Pelaporan Keuangan Belanja Lainnya (SATK)
Karakteristik PNBP Migas dan Panas Bumi
Konsep pengakuan, pengukuran, penyajian, dan pengungkapan dalam PNBP Migas dan Panas Bumi
Rencana Pembelajaran Semester
VI…#4
Kuliah Tanggal Topik Sub Topik
XII 31 Mei 2018 Akuntansi
Transaksi Khusus II (DJPB)
Ruang Lingkup Transaksi Khusus yang dikelola DJPB
Karakteristik Transaksi Khusus yang dikelola DJPB
Konsep pengakuan, pengukuran, penyajian, dan pengungkapan dalam SATK DJPB
Ayat jurnal standar SATK DJPB XIII 7 Juni 2018 Akuntansi
Transaksi Khusus III (BKF, DJKN, DJPK, DJPPR)
Ruang Lingkup Transaksi Khusus yang dikelola BKF, DJKN, DJPK, dan DJPPR
Karakteristik Transaksi Khusus yang dikelola BKF, DJKN, DJPK, dan DJPPR
Konsep pengakuan, pengukuran, penyajian, dan pengungkapan dalam SATK BKF, DJKN, DJPK, dan DJPPR
Ayat jurnal standar SATK BKF, DJKN, DJPK, dan DJPPR
LIBUR IDUL FITRI (11-23 JUNI 2018)
XIV 5 JuLi 2018 Akuntansi Badan Lainnya
Ruang Lingkup Badan Lainnya
Karakteristik Badan Lainnya
Konsep pengakuan, pengukuran, penyajian, dan pengungkapan dalam Badan Lainnya
Rencana Pembelajaran Semester
VI…#5
Kuliah Tanggal Topik Sub Topik
XV 12 Juli 2018 Pengenalan Sistem Perbendaharaan dan Anggaran Negara (SPAN)
Modul SPAN
Peranan SPAN dalam APBN
Fungsi SPAN dalam pelaporan dan pertanggungjawaban APBN
Ayat jurnal standar SPAN
XVI 19 Juli 2018 Reviu Materi UAS Ujian Harian dengan materi akuntansi belanja subsidi, belanja lainnya, transaksi khusus, dan badan lainnya.
Your Grade
1. Kehadiran dan Partisipasi Kelas
10%
2. Short Quiz dan Ujian Harian
10%
3. Proyek Kelas dan
Assignment
(PR)
10%
4. Ujian Tengah Semester
35%
5. Ujian Akhir Semester
35%
1. Kehadiran dan Partisipasi Kelas
Kehadiran dan partisipasi kelas (10%)
merupakan penilaian proses belajar di kelas
mulai dari waktu hadir hingga selesai
perkuliahan
Attendance Rule (self assessment)
Minimum 80% of sessions
on time 5 points
up to 5 minutes late -2 points 6-10 minutes late -5 points
1. Kehadiran dan Partisipasi
Kelas..#2
Class Participation (self assessment)
Good helper 2 points
Correct Answer 2-3 points
Write on whiteboard 5 points
Wrong Answer 1 point
Raise questions 2 points
Silent no point
Class inspiration 5 points
Special points:
Sit at front row 5 points
Peka n
Tanggal Hadir Partisipa si
2.
Short Quiz
dan Ujian
Harian
Short Quiz
dan Ujian Harian (10%)
-
Short Quiz
:
surprise quiz (no notifcation), best of 4,
paper based, internet based, screen based, and
listening based. Ten minutes only before class!....
(5%)
-
Ujian harian : pra UTS (w8) dan pra UAS (w16), total
3. Proyek Kelas dan
Assignment
(PR)
Proyek kelas
Video pembelajaran (5-10 menit), due w8
Tema video sesuai topik mata kuliah Akpem III, tiap kelompok 6-7 orang
Assignment (PR)
4 dan 5. UTS dan UAS
UTS dan UAS, 35% each
Pilihan Ganda (30%)
Must Avoid !!!
Telepon berbunyi
-3 poin
Overview
SISTEM AKUNTANSI DAN PELAPORAN KEUANGAN
BENDAHARA UMUM NEGARA
Kerangka Umum SAPP
SAPP
SAPP
SAI
(Kementerian/Lembaga)
SAI
(Kementerian/Lembaga)
SA-BUN
(Kementerian Keuangan)
SA-BUN
SA-BUN
SA-BUN
Sistem Akt. PusatSistem Akt. Pusat
Sistem Akt. Utang PemerintahSistem Akt. Utang Pemerintah
Sistem Akt. HibahSistem Akt. Hibah
Sistem Akt. Investasi Pemerintah
Sistem Akt. Investasi Pemerintah
Sistem Akt. Pengelolaan Pemberian Pinjaman
Sistem Akt. Pengelolaan Pemberian Pinjaman
Sistem Akt. Transfer ke Daerah dan Dana Desa
Sistem Akt. Transfer ke Daerah dan Dana Desa
Sistem Akt. Belanja SubsidiSistem Akt. Belanja Subsidi
Sistem Akt. Belanja Lain-LainSistem Akt. Belanja Lain-Lain
Sistem Akt. Transaksi KhususSistem Akt. Transaksi Khusus Sistem Akt. & Pelaporan Badan Lainnya
Sistem Akt. & Pelaporan Badan Lainnya
LAPORAN KEUANGAN BUN
Sumber JurnalJurnal
Buku
tu LaporanLaporan
LRA
LRA
LO
LO
LPE
LPE
Nerac
Nerac
a
a
Badan Pendidikan dan Pelatihan Keuangan Politeknik Keuangan Negara STAN
SISTEM AKUNTANSI
DAN PELAPORAN
KEUANGAN PUSAT
(SIAP)
(PMK 262/PMK.05/2014 JO. PMK
218/PMK.05/2016)
SISTEM AKUNTANSI
DAN PELAPORAN
KEUANGAN PUSAT
(SIAP)
Diklat Penyiapan Tenaga Pendamping Penyusunan Laporan Keuangan
1. DASAR HUKUM
a. Peraturan Menteri Keuangan Nomor
213/PMK.05/2013 ttg Sistem Akuntansi dan
Pelaporan Keuangan Pemerintah Pusat
b. Peraturan Menteri Keuangan Nomor
262/PMK.05/2014 ttg Sistem Akuntansi dan
Pelaporan Keuangan Pemerintah Pusat
Diklat Penyiapan Tenaga Pendamping Penyusunan Laporan Keuangan
Enter your footer text here
25
2. Defnisi
Sistem Akuntansi dan Pelaporan
Keuangan Pusat yang selanjutnya
disebut SiAP adalah serangkaian
prosedur manual maupun yang
terkomputerisasi mulai dari
pengumpulan data, pencatatan,
pengikhtisaran sampai dengan
3. Kerangka SiAP
SiAP merupakan subsistem dari SABUN.
Dalam rangka pelaksanaan SiAP dibentuk unit akuntansi
yang terdiri atas:
- KPPN selaku UAKBUN-Daerah, kecuali KPPN Khusus
Investasi;
- Kanwil DJPBN selaku UAKKBUN-Kanwil; - Dit. PKN selaku UAKBUN-Pusat; dan - DJPBN c.q. Dit. PKN selaku UAPBUN AP.
Penanggung jawab unit akuntansi :
- Penanggung jawab UAKBUN-Daerah adalah Kepala KPPN; - Penanggung jawab UAKKBUN-Kanwil adalah Kepala Kanwil
DJPBN;
- Penanggung jawab UAKBUN-Pusat adalah Direktur PKN; dan - Penanggung jawab UAPBUN AP adalah Direktur Jenderal
4. Penyusunan Laporan Keuangan
pada SiAP
SiAP dilaksanakan dalam rangka penyusunan dan
penyampaian Laporan Keuangan Kuasa BUN
dengan menggunakan aplikasi SPAN.
Laporan Keuangan SiAP disampaikan secara
berjenjang paling sedikit terdiri atas:
-
Neraca;
-
LAK;
-
LPE
; dan
-
CaLK.
Dalam hal UAKBUN-Daerah, UAKBUN-Pusat,
UAKKBUN-Kanwil belum dapat menyajikan LPE,
LPE disusun dan disajikan oleh UAPBUN-AP
5. Proses Akuntansi pada
UAKBUN-Daerah
UAKBUN-Daerah memproses data transaksi:
a. Penerimaan dan pengeluaran kas yang
melalui
rekening Kuasa BUN Daerah
;
b. Penerimaan dan pengeluaran yang tidak
melalui rekening Kuasa BUN Daerah tetapi
menurut ketentuan perundang-undangan
yang berlaku harus mendapatkan
pengesahan dari KPPN
;
c. penerimaan dan pengeluaran yang terdapat
pada
SPM dengan potongan
; dan
d. Penerimaan dan pengeluaran yang tidak
melalui rekening Kuasa BUN Daerah tetapi
mempengaruhi Neraca UAKBUN-Daerah
5. Proses Akuntansi pada
UAKBUN-Daerah
Jenis transaksi penerimaan dan
pengeluaran yang diakuntansikan oleh
UAKBUN-Daerah meliputi:
a.Pendapatan;
b.Belanja;
c.Transfer ke daerah dan dana desa;
d.Penerimaan dan pengeluaran
pembiayaan;
e.Penerimaan dan pengeluaran
transitoris; dan/atau
5. Proses Akuntansi pada
UAKBUN-Daerah
Penerimaan dan pengeluaran yang tidak melalui
rekening Kuasa BUN Daerah tetapi menurut ketentuan
perundang-undangan yang berlaku harus
mendapatkan pengesahan dari KPPN meliputi:
- pendapatan dan belanja pada Badan Layanan Umum
(BLU);
- pendapatan dan belanja yang bersumber dari hibah langsung dalam bentuk uang pada Kementerian
Negara/Lembaga;
- pendapatan/penerimaan pembiayaan dan belanja yang
bersumber dari hibah atau pinjaman dalam/luar negeri yang oleh pihak pemberi pinjaman dan hibah dalam/luar negeri tidak disalurkan melalui rekening milik BUN tetapi langsung digunakan untuk mendanai pengeluaran entitas; dan/atau
- penerimaan dan pengeluaran lainnya yang menurut
5. Proses Akuntansi pada
UAKBUN-Daerah
penerimaan dan pengeluaran yang
terdapat pada SPM dengan potongan
meliputi:
-
penerimaan dan pengeluaran pada SPM
dengan potongan yang pembayaran
atas SPM tersebut
melalui rekening
Kuasa BUN Daerah
; dan
-
penerimaan dan pengeluaran pada SPM
yang jumlah potongannya
6. Pengakuan dan Pengukuran Transaksi
pada UAKBUN-Daerah
Transaksi penerimaan dan pengeluaran dicatat secara bruto sebesar
nilai yang tercantum dalam dokumen sumber pada saat:
- Kas diterima di rekening Kuasa BUN Daerah;
- Kas keluar dari rekening Kuasa BUN Daerah;
- Pengesahan transaksi penerimaan dan pengeluaran oleh KPPN;
- Terbit SP2D untuk SPM dengan potongan yang jumlah pembayarannya nihil;
- Kas keluar dari rekening Kuasa BUN Pusat, untuk pengeluaran yang melalui
rekening Kuasa BUN Pusat tetapi mempengaruhi Neraca UAKBUN-Daerah; atau
- Kas masuk ke rekening Kuasa BUN Pusat atau Kuasa BUN Daerah lainnya,
untuk penerimaan yang tidak melalui rekening Kuasa BUN Daerah bersangkutan tetapi mempengaruhi Neraca UAKBUN-Daerah.
Pengaruh terhadap aset, kewajiban, dan ekuitas yang timbul akibat
transaksi penerimaan dan pengeluaran disajikan di dalam Neraca UAKBUN-Daerah.
Penyajian dalam Neraca UAKBUN-Daerah tidak termasuk pengaruh
7. Pelaporan Keuangan
UAKBUN-Daerah
Laporan keuangan UAKBUN-Daerah paling sedikit
meliputi:
-
Neraca;
-
LAK;
-
LPE; dan
-
CaLK
Laporan keuangan UAKBUN-Daerah disusun setelah
dilakukan rekonsiliasi.
Laporan keuangan UAKBUN-Daerah disampaikan setiap
bulan, semester, dan tahunan:
-
KPPN Khusus Penerimaan serta KPPN Khusus
Pinjaman dan Hibah ke Dit. PKN selaku UAPBUN AP
-
Selain KPPN Khusus Penerimaan serta KPPN Khusus
Pinjaman dan Hibah ke Kanwil Ditjen Perbendaharaan
8. Proses Akuntansi pada UAKKBUN-Kanwil
UAKKBUN-Kanwil menyusun Laporan Keuangan tingkat UAKKBUN-Kanwil berdasarkan hasil pemrosesan data
gabungan dan Laporan Keuangan tingkat UAKBUN-Daerah di wilayah kerjanya.
Laporan Keuangan tingkat UAKKBUN-Kanwil paling sedikit terdiri atas:
- Neraca; - LAK
- LPE; dan - CaLK.
Laporan Keuangan tingkat UAKKBUN-Kanwil disusun setelah dilakukan rekonsiliasi.
9. Proses Akuntansi pada UAKBUN-Pusat
UAKBUN-Pusat memproses data transaksi:
- Penerimaan dan pengeluaran kas melalui rekening
Kuasa BUN Pusat; dan
- Penerimaan dan pengeluaran pada SPM dengan
potongan yang pembayaran atas SPM tersebut melalui rekening Kuasa BUN Pusat.
Transaksi penerimaan dan pengeluaran tersebut meliputi:
- Pendapatan; - Belanja;
- Transfer ke daerah dan dana desa;
- Penerimaan dan pengeluaran pembiayaan;
9. Pengakuan dan Pengukuran Transaksi pada
UAKBUN-Pusat
Transaksi penerimaan dan pengeluaran pada UAKBUN-Pusat dicatat secara bruto sebesar nilai yang tercantum dalam dokumen sumber pada saat:
- Kas diterima di rekening Kuasa BUN Pusat; atau - Kas keluar dari rekening Kuasa BUN Pusat.
Pengaruh terhadap aset, kewajiban, dan ekuitas yang timbul akibat transaksi penerimaan dan pengeluaran disajikan di dalam Neraca UAKBUN-Pusat.
Penyajian dalam Neraca UAKBUN-Pusat tidak termasuk pengaruh transaksi penerimaan dan pengeluaran yang melalui rekening Kuasa BUN Pusat terhadap Neraca
10. Pelaporan Keuangan UAKBUN-Pusat
Laporan Keuangan UAKBUN-PUSAT paling
sedikit terdiri atas:
-
Neraca;
-
LAK;
-
LPE; dan
-
CaLK.
Laporan Keuangan UAKBUN-Pusat disampaikan
11. Pelaporan Keuangan UAPBUN AP
UAPBUN AP menyusun Laporan Keuangan
tingkat UAPBUN AP berdasarkan data gabungan
dan Laporan Keuangan tingkat UAKBUN-Daerah,
UAKKBUN-Kanwil, dan UAKBUN-Pusat.
Laporan Keuangan tingkat UAPBUN AP disusun
setelah dilakukan rekonsiliasi.
Laporan Keuangan tingkat UAPBUN AP paling
sedikit terdiri atas:
-
Neraca;
-
LAK;
-
LPE; dan
-
CaLK.
Laporan Keuangan tingkat UAPBUN AP
ILUSTRASI
ILUSTRASI JURNAL STANDAR PADA
KUASA BUN
Jurnal Standar pada Kuasa BUN dilaksanakan
mengacu pada Peraturan Menteri Keuangan
yang mengatur mengenai Jurnal Standar
Akuntansi Pemerintah pada Peinerintah Pusat.
Ilustrasi Jurnal Standar pada Kuasa BUN
meliputi:
A. Jurnal Standar Saldo Awal; B. Jurnal Standar Realisasi; C. Jurnal Standar Transitoris;
A. Jurnal Standar Saldo Awal
Jurnal Standar Saldo Awal dilakukan pada saat penyusunan neraca untuk pertama kali. Jurnal Standar Saldo Awal yang dicatat pada Buku Besar Kas oleh Kuasa BUN untuk menghasilkan Neraca Kas Umum Negara adalah sebagai berikut:
TANGGAL TRANSAKS
I
URAIAN DEBIT KREDIT
Kas XXXXXX
Dana yang Dibatasi Penggunaannya
B. Jurnal Standar Realisasi
Jurnal Standar Realisasi dilakukan pada saat terjadinya pendapatan, belanja, transfer ke daerah dan dana desa, penerimaan dan pengeluaran pembiayaan, dan pengembalian. Jurnal Standar Realisasi dicatat oleh Kuasa BUN dalam Buku Besar Kas dan Buku Besar Akrual meliputi:
1. Jurnal Standar Realisasi Pendapatan;
2. Jurnal Standar Realisasi Belanja/Transfer;
1. Jurnal Standar Realisasi Pendapatan
2. Jurnal Standar Realisasi Belanja/Transfer
4. Jurnal Standar Realisasi Pengeluaran
Pembiayaan
Buku Besar Akrual/Buku Besar Kas:
C. Jurnal Standar Transitoris
Jurnal Standar Transitoris digunakan untuk mencatat transaksi Perhitungan Fihak Ketiga, pemindah bukuan Kiriman Uang, dan Transito (Uang Persediaan).
Jurnal Standar Transitoris dilakukan oleh Kuasa BUN, kecuali untuk Uang Persediaan yang dilaksanakan oleh Kuasa BUN dan satuan kerja, jurnal Transitoris meliputi :
1. Jurnal Standar PFK
2. Jurnal Standar Pemindahbukuan/Kiriman Uang
1. Jurnal Standar PFK
Jurnal Standar PFK dilakukan oleh Kuasa BUN dalam Buku Besar Kas meliputi Jurnal Standar Penerimaan PFK dan Jurnal Standar Pengeluaran PFK seperti: PFK Pegawai dan PFK Pajak Rokok.
2. Jurnal Standar Penerimaan Pemindah bukuan Kiriman Uang
Jurnal Standar Pemindahbukuan/Kiriman Uang dilakukan oleh Kuasa BUN dalam Buku Besar Kas meliputi Jurnal Standar Penerimaan Pem�ndah bukuan/Kiriman Uang dan Jurnal Standar Pengeluaran Pemindahbukuan Kiriman Uang. Misalnya transaksi kiriman uang dari RKUN ke RPKBUNP atau sebaliknya, dari SUBRKUN ke RKUN, dan dari RKUN ke Reksus.
Jurnal Standar Penerimaan Pemindahbukuan Kiriman Uang (akun 818xxx): TANGGAL
TRANSAKSI
URAIAN DEBIT KREDIT
Kas XXXXXX
Penerimaan Pemindahbukuan/ Kiriman Uang
XXXXXX
Jurnal Standar Pengeluaran Pemindahbukuan/Kiriman Uang (akun 828xxx):
TANGGAL TRANSAKSI
URAIAN DEBIT KREDIT
Pengeluaran Pemindahbukuan/ Kiriman
Uang XXXXXX
Kas XXXXXX
3. Jurnal Standar Penerimaan dan Pengeluaran Transito (Uang Persediaan)
Dalam rangka penyusunan LAK dan Neraca Kas Umum Negara, Kuasa BUN
membuat Jurnal Standar Penerimaan /Pengeluaran Transito dalam Buku Besar Kas. Jurnal Standar Penerimaan Transito (akun 815xxx):
Penerimaan Transito Uang Persediaan adalah transaksi penerimaan kembali dana UP/TUP dari Bendahara Pengeluaran baik melalui setoran ke Kas Negara atau
melalui potongan SPM/SP2D GU-Nihil/PTUP.
TANGGAL TRANSAKSI
URAIAN DEBIT KREDIT
Kas XXXXXX
Penerimaan Transito XXXXXX Digunakan untu k mencatat Penerimaan Transito berupa pengembalian Uang Persediaan.
Jurnal Standar Pengeluaran Transito (akun 825xxx):
Pengeluaran Transito Uang Persediaan adalah transaksi pengeluaran dana UP/TUP kepada Bendahara Pengeluaran Satker melalui SPM/SP2D-UP/TUP.
TANGGAL TRANSAKSI
URAIAN DEBIT KREDIT
Pengeluaran Transito XXXXXX
Kas XXXXXX
D. Jurnal Standar Pengembalian
Jurnal Standar Pengembalian dilakukan pada saat terjadinya pengembalian pendapatan, belanja, penerimaan pembiayaan, dan pengeluaran pembiayaan.
Jurnal Standar Pengembalian terdiri dari Jurnal Standar Pengembalian Pendapatan, Jurnal Standar Pengembalian Belanja, dan Jurnal Standar Pengembalian Pembiayaan.
Untuk setiap pengembalian tersebut, dibedakan atas pengembalian atas transaksi tahun anggaran berjalan dan pengembalian atas transaksi tahun anggaran sebelumnya.
1 . Jurnal Standar Pengembalian Pendapatan
1.B. Pengembalian Tahun Anggaran Sebelumnya
2. Jurnal Standar Pengembalian Belanja
2. B. Pengembalian Tahun Anggaran Sebelumnya
3. Jurnal Standar Pengembalian Pembiayaan
3.a.2) Pengembalian Pengeluaran Pembiayaan
3.b. Pengembalian Tahun Anggaran Sebelumnya
3.b.1.Pengembalian Penerimaan Pembiayaan Buku B esar Akrual:
TANGGAL TRANSAKSI
URAIAN DEBIT KREDIT
Ekuitas XXXXXX
Kas XXXXXX
Digunakan untuk mencatat pengembalian (koreksi) Atas Penerimaan
Pembiayaan tahun anggaran sebelumnya
Buku B esar Kas: TANGGAL
TRANSAKS I
URAIAN DEBIT KREDIT
SiLPA XXXXXX
Kas XXXXXX
Digunakan witu k mencatat pengembalian (koreksi) atas Penerimaan
3.b.2 Pengembalian Pengluaran Pembiayaan
Buku Besar Akrual:
TANGGAL TRANSAKSI
URAIAN DEBIT KREDIT
Kas XXXXXX
Ekuitas XXXXXX
Digunakan untuk mencatat pengembalian (koreksi) Atas
Pengeluaran
Pembiayaan tahun anggaran sebelumnya
Buku Besar Kas:
TANGGAL TRANSAKSI
URAIAN DEBIT KREDIT
Kas XXXXXX
SiLPA XXXXXX
Digunakan untuk mencatat pengembalian (koreksi) Atas
Pengeluaran
E. Jurnal Standar Penutup
1 . Jurnal Penutup Transaksi Transitoris
TANGGAL TRANSAKS
I
URAIAN DEBIT KREDIT
Penerimaan PFK xxxxxx
Pengeluaran PFK xxxxxx
Utang PFK xxxxxx
Digunakan untuk mencatat penutupan Penerimaan PFK dan
FORMAT LAPORAN
KEUANGAN KUASA
LAPORAN ARUS KAS
Laporan Arus Kas yang selanjutnya disingkat LAK adalah
laporan yang menyajikan informasi arus masuk dan keluar kas selama periode tertentu yang diklasifkasikan berdasarkan
aktivitas operasi, investasi, pendanaan, dan transitoris. Arus Kas Masuk dari Aktivitas Operasi: penerimaan
perpajakan, penerimaan negara bukan pajak, dan penerimaan hibah
Arus Kas Keluar dari Aktivitas Operasi: pembayaran pegawai, pembayaran barang, pembayaran kewajiban utang,
pembayaran subsidi, pembayaran hibah, pembayaran bantuan sosial, pembayaran lain-lain, pembayaran transafer dan dana desa
Arus Kas Masuk dari Aktivitas Investasi: pembayaran penjualan atas aset tetap/aset lainnya, pendapatan dari
divestasi, dan pendapatan penjualan investasi non permanen. Arus Kas Keluar dari Aktivitas Investasi: perolehan aset
LAPORAN ARUS KAS
Arus Kas Masuk dari Aktivitas Pendanaan: penerimaan pembiayaan dalam negeri/luar negeri.
Arus Kas Keluar dari Aktivitas Pendanaan: pengeluaran pembiyaan dalam negeri/luar negeri.
Arus Kas Masuk dari Aktivitas Transitoris: penerimaan non anggaran PFK, penerimaan transito, penerimaan non anggaran pihak ketiga, dan penerimaan kiriman uang antara rekening milik BUN.
Arus Kas Keluar dari Aktivitas Transitoris: pengeluaran non anggaran PFK, pengeluaran transito, pengeluaran non anggaran pihak ketiga, dan pengeluaran kiriman uang antara rekening milik BUN.
Akumulasi Koreksi Pembukuan: koreksi SiLPA, koreksi SAL, penyesuaian atas selisih kurs.
Saldo akhir Kas: kenaikan (penurunan) kas setelah koreksi pembukuan ditambah saldo awal kas.
Saldo akhir Kas: saldo akhir Kas BLU, Kas Lainnya di K/L, setara kas, Kas KPPN, Kas BUN, Kas RPL, dan aset lainnya (kas rekening escrow)
NERACA SiAP
Aset Lancar: Rekening Kas BUN di BI,
RPL, Rekening Kas di KPPN, Kas Dalam
Transito, Kas di Bendahara
Pengeluaran, Kas di K/L, Kas pada BLU,
Investasi Jangka Pendek, dan Uang
Muka dari Rekening BUN.
Aset Lainnya: Dana yang Dibatasi
Penggunaannya
Kewajiban Jangka Pendek: Utang
kepada Pihak Ketiga dan Utang Jangka
Pendek Lainnya
Ekuitas
FORMAT NERACA SiAP:
LAPORAN PERUBAHAN EKUITAS
(LPE)
LPE Kuasa BUN tidak menyajikan Surplus/Defsit-LO
karena Kuasa BUN tidak menyajikan LO
Komponen LPE Kuasa BUN:
1. Ekuitas awal: ekuitas akhir tahun sebelumnya
2. Koreksi-koreksi yang langsung
menambah/mengurangi ekuitas: koreksi
lain-lain
3. Transaksi Antar Entitas: selisih perhitungan
saldo akun DDEL dan DKEL
4. Ekuitas Akhir: (1+2+3)
LPE SiAP:
Diklat Penyiapan Tenaga Pendamping Penyusunan Laporan Keuangan