Setelah mempelajari Bab ini diharapkan
M a m p u :
1)
Menentukan kenapa sebuah Bisnis memilih Strategi
biaya rendah, strategi membuat perbedaan atau
strategi langkah dasar
2)
Menjelaskan keahlian dan nilai dasar strategi
3)
Menggambarkan bagaimana sebuah perusahaan
memanfaatkan strategi biaya rendah dan membuat
perbedaannya
4)
Mengenali persyaratan kesuksesan sebuah bisnis pada
tahap membuat perbedaan dari evolusi industri
5)
Menerangkan strategi bisnis yang baik didalam
industi global dan industri terpecah
6)
Menyimpulkan bahwa sebuah bisnis itu membuat
Melihat Keuntungan Persaingan
1)
Strategi biaya rendah
Strategi Biaya Rendah :
Strategi usaha yang berusaha membangun
keuntungan persaingan jangka panjang dengan
menekankan
dan
menyempurnakan
nilai
keuntungan aktivitas yang dapat diperoleh pada
biaya di bawah yang sebenarnya, apakah para
pesaing dapat menandingi nilai dasar secara terus -
menerus
Strategi Membuat Perbedaan
Pembentuk kembali produk memperkecil jumlah komponen
Pelatihan penyelamatan untuk pekerja memperkecil absent, waktu rendah, kecelakaan
Memperkecil tingkat manajemen Pemotongan ongkos sama-sama
Komputerisasi, hubungan sistim informasi memperkecil kesalahan dan biaya administrasi
Kontrak jangka panjang, agen atau kunci pelanggan untuk agen
Global, agen online melengkapi otomatis stok kembali jenis pada penjualan Skala ekonomi mengurangi biaya perlengkapan dan depresiasi
Proses inovasi dibawah biaya produksi Skala ekonomi mengurangi biaya perlengkapan dan depresiasi Iklan yang koperatif dengan distribusi biaya lokal laba pada pembelian media dan waktu. Sub-kontrak pelayanan teknis perbaikan produk pertama kali atau menahan semua biaya M arg in K eu n tun g an Perkembangan Teknologi Administrasi Umum Pembelian Manajemen SDM Logistik didalam batas
Operasi Logistik diluar batas
Pemasaran dan
penjualan Pelayanan
Pengembangan produk untuk menjamin ahli teknik kemampuan staff penjual dan orientasi pemasaran dari pekerja servis
Membuat Pilihan, datadasar pekerja untuk pengetahuan grup pelanggan dan pembeli
perorangan untuk menggunakan pemakaian bagaimana produk dijual, pelayanan dan penempatan kembali
Pekerja pengawas kuliatas memberikan fasilitas kunci agen ; bekerja dengan agen kegiatan pengembangan produk baru
Membeli kualitas yang super, komponen yang lebih baik, menaikan kualitas dan gambaran produk akhir. Berhati-hati memeriksa produk di tiap tahpa produksi untuk memperbaiki pekerjaan produk dan tingkat terendah kerusakan
Memotong-produksi teknologi dan produk gambar untuk mempertahankan gambaran tertentu dan produk aktual
Koordinasi JIT dengan pembeli; digunakan sendiri atau transportasi melayani kepastian waktu Membangun gambaran merk yang mahal, informative iklan dan promosi. Menginginkan pelayanan pekerja dengan pertimbangan matang untuk kredit pelanggan bagi perbaikan M ar gin K eu ntu nga n Perkembangan Teknologi Manajemen SDM Administrasi Umum Pembelian Logistik didalam batas
Logistik diluar batas Pemasaran dan Penjualan
Pelayanan Operasi
STRATEGI BERBASIS KECEPATAN
Keuntungan kompetitif berbasis kecepatan
dapat diciptakan
melalui beberapa aktifitas
:
Kemauan mendengar pelanggan
Peredaran perkembangan produk
Peningkatan produk atau pelayanan
Cepat dalam pengiriman dan pendistribusian
Berbagi informasi dan tehnologi
Respon yang cepat
kepada permintaan pelanggan,
perubahan teknologi yang menjadi sumber keuntungan
Membangun team kerja yang mengatur sendiri dan membuat keputusan pada tingkat terendah untuk meningkatkan daya tanggap
Membangun sistem proses informasi yang terintegrasi dan otomatis tinggi. Termasuk pembeli utama dalam ''sistem'' tersebut di atas dasar waktu sebenarnya
Menggabungkan penyedia barang sebelum diakui secara online kedalam produksi
Bekerja sedekat mungkin dengan peyedia barang untuk memasukan pilihan mereka atas lokasi pabrik untuk meminimalisir waktu pengiriman Menstandarisasika n keputusan, komponen dan perlengkapan produk untuk membolehkan perubahan cepat bagi pemesanan baru atau khusus
Menjamin pengiriman secepatnya dengan pengiriman JIT ditambah pelayanan surat yang cepat Menggunakan laptop yang terhubung langsung ke operasional untuk mempercepat proses pemesanan dan memperpendek peredaran penjualan Menempatkan ahli teknik pelayanan pada fasilitas pelanggan yang secara geografis dekat
Menggunakan teknologi perusahaan secara luas untuk berbagi aktifitas dan otomatisasi team perkembangan teknologi untuk mempercepat perkembangan produk baru
M a rg in K eu ntu ng an Perkembangan Teknologi Manajemen SDM Administrasi Umum Pembelian Logistik didalam
batas Logistik diluar batas
Pemasaran dan
Penjualan Pelayanan Operasi
FOKUS PASAR
Fokus yang terbatas
:
batas geografisnya / ciri produknya / target
tipe pelanggannya / kombinasi dari beberapa
hal tersebut
TAHAPAN DARI EVOLUSI INDUSTRI DAN
PILIHAN STRATEGI USAHA
Strategi usaha pada industri yang sedang bangkit
Strategi bersaing dalam pertumbuhan industri
Strategi dalam peralihan menuju kematangan
industri
Strategi dalam industri yang sedang menurun
Industri yang terpecah
1.
Mengembangkan teknologi yang sebagian besar
dikuasai oleh perusahaan perintis
2.
Ketidakpastian pesaing karena informasi kurang
memadai
3.
Biaya awal tinggi, penurunan biaya secara tajam
ketika kurva pengalaman menunjukkan pengaruh
4.
Sedikit rintangan masuk, yang sering memacu
pembentukan pabrik baru
5.
Sejumlah produk yang tidak standar membuat
bingung pembeli ketika pertama kali membeli
barang
6.
Ketidakmampuan mendapatkan bahan baku dan
komponen sehingga pemasok dapat menyesuaikan
diri dengan kbutuhan industri
7.
Keinginan untuk modal resiko tinggi karena
prospek industri yang tidak pasti
1.
Kemampuan untuk menetapkan merk sebagai
sumber promosi
2.
Skala permintaan yang meningkat, dimana
fasilitas produksi berkembang
3.
Model produk yang kuat
4.
Kemampuan
membedakan
produk
dari
perusahaan pesaing
5.
R & D dan kemampuan membuat produk yang
beragam
6.
Kemampuan untuk membangun pembeli dari
pelanggan perusahaan dan pelanggan baru
7.
Kekuatan kapabilitas dalam penjualan dan
pemasaran
1.
Merampingkan lini produk dengan menghapuskan
model, ukuran dan pilihan produk yang tidak
menguntungkan dari bauran produk perusahaan
2.
Mengutamakan inovasi proses yang memungkinkan
desain produk, metode, manufaktur dan sinergi
distribusi biaya rendah
3.
Penekanan biaya,harga beralih kekomponen yang
lebih murah, mengefisienkan operasi, dan menkan
biaya overhead
4.
Seleksi pembeli dengan cermat
5.
Integrasi horizontal dengan membeli perusahaan
pesaing
6.
Ekspansi
internasional
ke
pasar-pasar
yang
pertumbuhannya menarik, persaingan terbatas
STRATEGI DALAM PERALIHAN MENUJU
1.
Fokus pada segmen dalam industri yang
memberikan
kesempatan
untuk
pertumbuhan lebih tinggi
2.
Mengutamakan
inovasi
produk
dan
peningkatan kualitas
3.
Mengutamakan
efsiensi
produksi
dan
distribusi dengan merampinkan produksi,
menutup fasilitas produksi yang pas-pasan
dan gerai outlet yang mahal, serta
menambah fasilitas dan gerai baru
4.
Secara bertahap bertahap memanen bisnis,
menarik
dana
dengan
mengurangi
pemeliharaan
Industri Global
:
Industri yang terdiri dari
perusahaan-perusahaan yang posisi bersaingnya di
pasar geografis atau nasional secara fundamental
dipengaruhi oleh posisi bersaing global mereka
1.
Perbedaan harga dan biaya, karena faktor nilai
tukar dan fluktuasi mata uang
2.
Perbedaan tingkat upah, inflasi, dll
3.
Perbedaan kebutuhan pembeli di negara yang
berbeda
4.
Perbedaan aturan perdagangan dan Peraturan
Pemerintah
1.
Lisensi kepada perusahaan mancanegara
untuk membuat dan mendistribusikan produk
perusahaan
2.
Tetap melakukan produk domestic dan
mengekspor produk ke mancanegara
3.
Mendirikan pabrik dan membentuk jaringan
distribusi dimancanegara untuk bersaing
langsung disatu atau beberapa pasar negara
asing
1.
Penyusun strategi harus menyadari bahwa
pilihan mereka berkisar diantara 3 opsi generic
dan setelah salah satu dipilih dibutuhkan
komitmen total
dan
konsisten
2.
Penyusun strategi harus secara cermat
membobot
ketrampilan, sumberdaya dan
persyaratan organisasi serta resiko yang terkait
dengan masing-masing strategi bisnis generic
3.
Penyusun strategi harus mempertimbangkan
faktor-faktor
unik
yang
mempengaruhi
lingkungan
industri
generic
yang
akan
menentukan strategi generic yang dipilih
Matrik Pemilihan Strategi Umum
Masa lalu
:
Perencana mengikuti aturan atau
resep tertentu dalam memilih strategi.
Masa Sekarang
:
Pemilihan strategi berpedoman
pada kekuatan dan kelemahan perusahaan
Pemilihan Strategi
berupaya
menyesuaikan pertumbuhan intern dan
ekstern dengan mengatasi
kelemahan dan
Eksternal (Akuisisi
atau merger untuk
mendapatkan
kapabilitas sumber
daya)
Model Pemilihan Strategi Umum
Maksimalkan
kekuatan
Atasi
Kelemahan
Integrasi Vertikal
Diversifikasi Konglomerat
Pembenahan diri / penghematan
Divestasi
Liquidasi
Internal
Model Pemilihan Strategi Umum :
KUADRAN I
•
Integrasi
Vertikal
:
Perusahaan
mengurangi resiko dengan mengurangi
ketidakpastian mengenai masukan atau
akses ke pelanggan
•
Difersifkasi Konglomerat
: Perusahaan
KUADRAN II
•
Perusahaan sering memilih untuk
mengubah arah sumber daya dari satu
aktivitas bisnis internal ke yang lain
•
Penghematan
(retrenchment Strategy),
•
Divestasi
berfungsi sbg Strategi Pembenahan
Diri (turnaround Strategy): Bisnis
memperoleh kekuatan baru karena
merampingkan
operasinya
&
meniadakan penyia-nyiaan.
KUADRAN III
Perusahaan haruslah dibangun berdasarkan
kekuatannya
•
Pertumbuhan terkonsentrasi
:
Penetrasi
Pasar. Perusahaan mengikatkan dirinya
secara kuat pada produk dan pasarnya
yang sekarang
•
Pengembangan Pasar
:
Dipilih karena
produk-produk yang sudah ada akan
diterima dengan baik oleh kelompok
pelanggan baru
•
Pengembangan Produk
:
Pelanggan yang
sudah ada akan berminat terhadap produk
yang masih berkaitan
KUADRAN IV
Integrasi
Horizontal
:
peningkatan
kapabilitas
keluaran
yang
tepat.
Diperlukan
keahlian
Manajer
dalam
mengkonversi fasilitas yg baru diakuisisi.
Difersifkasi Konsentrik
: Karena bisnis
semula & bisnis yg diakuisisi berkaitan,
kompetensi distinktif (khusus/khas) dari
perusahaan yg berdiversifkasi diperlukan
untuk
ekspansi,
sinergistik
yang
menguntungkan
Model Kelompok Strategi
Umum
Di dasarkan pada:
Pemikiran bahwa situasi suatu
bisnis ditentukan oleh tingkat
pertumbuhan pasar dan posisi
bersaing perusahaan di pasar
Posisi
Bersaing
Lemah
Pertumbuhan
Pasar Lambat
Pertumbuhan
Pasar Cepat
Reformulasi Pertumbuhan Terkonsentrasi
Integrasi Horizontal
Divestasi
Likuidasi
Pertumbuhan Terkonsentrasi
Integrasi Vertikal
Diversifikasi Konsentrik
Posisi
Bersaing
Kuat
Pembenahan diri / penghematan
Diversifikasi konsentrik
Diversifikasi konglomerat
Divestasi
Likuidasi
Diversifikasi konsentrik
Diversifikasi konglomerat
Usaha Patungan
IV
I
II
III
KUADRAN I
Posisi bersaing yang kuat
di pasar yang
Pertumbuhannya
cepat
Perusahaan dalam posisi strategi yang sangat baik
•
Sumber daya Perusahaan >
Strategi Pertumbuhan
Terkonsentrasi,
maka perusahaan dapat
mempertimbangkan
Integrasi Vertikal
(membantu
perusahaan melindungi marjin laba dan pasarnya, akses
yang lebih baik ke konsumen atau masukan bahan baku)
•
Difersifikasi Konsentrik :
Untuk mengurangi resiko yang
timbul oleh lini produk atau jasa yang sempit.
KUADRAN II
Posisi lemah
di pasar yang
Pertumbuhannya
cepat
•
Reformulasi strategi
Pertumbuhan
terkonsentrasi
•
Integrasi Horizontal
•
Divestasi
KUADRAN III
Posisi lemah
di pasar yang
pertumbuhannya
sangat lambat
•
Para manajer mengurangi komitmen
sumberdayanya pada bisnis ini
•
Penarikan diri secara minimal dengan cara
penghematan (retrenchment strategy
)
•
Diversifikasi konsentrik atau konglomerat :
mengalihkan sumber daya untuk investasi pada
bisnis lain
KUADRAN IV
Posisi Kuat
di pasar yang
Pertumbuhannya sangat
lambat,
memiliki basis yang kuat untuk melakukan
diversifikasi ke bidang lain
Memiliki dana yang besar
Diversifikasi konsentrik atau konglomerat :
menyebarkan resiko investasi dan tidak mengalihkan
perhatian manajerial dari bisnis lama
Usaha Patungan :
Usaha-usaha yang menarik bagi
perusahaan Multi Nasional. Melalui usaha ini
perusahaan domestik memperoleh keunggulan