• Tidak ada hasil yang ditemukan

Globalisasi di Bidang Ekonomi kondisi

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2018

Membagikan "Globalisasi di Bidang Ekonomi kondisi"

Copied!
7
0
0

Teks penuh

(1)

Globalisasi di Bidang Ekonomi

1. Banyaknya Supermarket

2. Adanya jual beli online yang memungkinkan melakukan transaksi dengan orang yang jauh

3. Terciptanya mesin-mesin canggih untuk menunjang proses produksi

4. Adanya Ekspor dan Impor

5. Masuknya produk luar negeri dengan mudah

(2)

Globalisasi di Bidang Sosial

1. Bahasa Asing masuk dengan mudahnya

2. Perempuan bekerja sudah tidak asing lagi

3. Masyarakat semakin heterogen 4. Hilangnya rasa gotong royong

5. Timbulnya rasa egoisme diantara masyarakat

Globalisasi di Bidang Budaya

1. Masuk dan menyebarnya budaya asing

2. Masuknya mode-mode pakaian luar negeri

3. Banyaknya imigrasi

4. Terjadinya pertukaran budaya Internasional

(3)

Globalisasi di Bidang Politik

1. Dibentuknya PBB

2. Timbulnya kerjasama antar negara 3. Timbulnya politik negara

4. Hubungan bilateral maupun multirateral antar negara dapat dengan mudah dilakukan

5. Munculnya ideologi-ideologi asing

Globalisasi di Bidang IPTEK

1.Munculnya berbagai macam handphone untuk memudahkan berhubungan dengan orang yang jauh

2. Adanya internet untuk memudahkan berkomunikasi dan mendapatkan informasi 3. Munculnya video call yaitu kita dapat bertatap muka dengan orang yang jauh 4. Informasi-informasi dan menyebar dengan cepat dan luas

(4)

PENGERTIAN GLOBALISASI

Globalisasi adalah suatu proses di mana antar individu, antar kelompok, dan antar negara saling berinteraksi, bergantung, terkait, dan memengaruhi satu sama lain yang melintasi batas negara.

Dalam banyak hal, globalisasi mempunyai banyak karakteristik yang sama dengan internasionalisasi sehingga kedua istilah ini sering dipertukarkan. Sebagian pihak sering menggunakan istilah globalisasi yang dikaitkan dengan berkurangnya peran negara atau batas-batas negara.

Dampak Positif Globalisasi Ekonomi

Produksi global dapat ditingkatkan

Pandangan ini sesuai dengan teori 'Keuntungan Komparatif' dari David Ricardo. Melalui spesialisasi dan perdagangan faktor-faktor produksi dunia dapat digunakan dengan lebih efesien, output dunia bertambah dan masyarakat akan memperoleh keuntungan dari spesialisasi dan perdagangan dalam bentuk pendapatan yang meningkat, yang selanjutnya dapat meningkatkan pembelanjaan dan tabungan.

Meningkatkan kemakmuran masyarakat dalam suatu negara

Perdagangan yang lebih bebas memungkinkan masyarakat dari berbagai negara mengimpor lebih banyak barang dari luar negeri. Hal ini menyebabkan konsumen mempunyai pilihan barang yang lebih banyak. Selain itu, konsumen juga dapat menikmati barang yang lebih baik dengan harga yang lebih rendah.

Meluaskan pasar untuk produk dalam negeri

Perdagangan luar negeri yang lebih bebas memungkinkan setiap negara memperoleh pasar yang jauh lebih luas dari pasar dalam negeri.

Dapat memperoleh lebih banyak modal dan teknologi yang lebih baik

Modal dapat diperoleh dari investasi asing dan terutama dinikmati oleh negara-negara berkembang karena masalah kekurangan modal dan tenaga ahli serta tenaga terdidik yang berpengalaman kebanyakan dihadapi oleh negara-negara berkembang.

Menyediakan dana tambahan untuk pembangunan ekonomi

(5)

swasta domestik. Perusahaan domestik ini seringkali memerlukan modal dari bank atau pasar saham. dana dari luar negeri terutama dari negara-negara maju yang memasuki pasar uang dan pasar modal di dalam negeri dapat membantu menyediakan modal yang dibutuhkan tersebut.

Dampak Negatif Globalisasi Ekonomi

Menghambat pertumbuhan sektor industri

Salah satu efek dari globalisasi adalah perkembangan sistem perdagangan luar negeri yang lebih bebas. Perkembangan ini menyebabkan negara-negara berkembang tidak dapat lagi menggunakan tarif yang tingi untuk memberikan proteksi kepada industri yang baru berkembang (infant industry). Dengan demikian, perdagangan luar negeri yang lebih bebas menimbulkan hambatan kepada negara berkembang untuk memajukan sektor industri domestik yang lebih cepat. Selain itu, ketergantungan kepada industri-industri yang dimiliki perusahaan multinasional semakin meningkat.

Memperburuk neraca pembayaran

Globalisasi cenderung menaikkan barang-barang impor. Sebaliknya, apabila suatu negara tidak mampu bersaing, maka ekspor tidak berkembang. Keadaan ini dapat memperburuk kondisi neraca pembayaran. Efek buruk lain dari globaliassi terhadap neraca pembayaran adalah pembayaran neto pendapatan faktor produksi dari luar negeri cenderung mengalami defisit. Investasi asing yang bertambah banyak menyebabkan aliran pembayaran keuntungan (pendapatan) investasi ke luar negeri semakin meningkat. Tidak berkembangnya ekspor dapat berakibat buruk terhadap neraca pembayaran.

Sektor keuangan semakin tidak stabil

Salah satu efek penting dari globalisasi adalah pengaliran investasi (modal) portofolio yang semakin besar. Investasi ini terutama meliputi partisipasi dana luar negeri ke pasar saham. Ketika pasar saham sedang meningkat, dana ini akan mengalir masuk, neraca pembayaran bertambah bak dan nilai uang akan bertambah baik. Sebaliknya, ketika harga-harga saham di pasar saham menurun, dana dalam negeri akan mengalir ke luar negeri, neraca pembayaran cenderung menjadi bertambah buruk dan nilai mata uang domestik merosot. Ketidakstabilan di sektor keuangan ini dapat menimbulkan efek buruk kepada kestabilan kegiatan ekonomi secara keseluruhan.

Memperburuk prospek pertumbuhan ekonomi jangka panjang

Apabila hal-hal yang dinyatakan di atas berlaku dalam suatu negara, maka dlam jangka pendek pertumbuhan ekonominya menjadi tidak stabil. Dalam jangka panjang pertumbuhan yang seperti ini akan mengurangi lajunya pertumbuhan ekonomi. Pendapatan nasional dan kesempatan kerja akan semakin lambat pertumbuhannya dan masalah pengangguran tidak dapat diatasi atau malah semakin memburuk. Pada akhirnya, apabila globalisasi

(6)

negara, distribusi pendapatan menjadi semakin tidak adil dan masalah sosial-ekonomi masyarakat semakin bertambah buruk.

TUGAS KELOMPOK PKN

GLOBALISASI

Nama :

Ernama Mujayanah Esti Marga Safitri Mayang Karmila Sari Puspita Sukmaniayu P.

9C

(7)

NO. KODE PRODUK JENIS KARTU 1. S10.08**********.1234 SIMPATI 2. I10.08**********.1234 INDOSAT 3. XR10.08**********.1234 XL

Referensi

Dokumen terkait

Banyak saat ini generani muda yang meniru pola kehidupan barat, dengan berbagai gaya dan perilakunya yang negatif dalam kehiodupan sehari, atau saat ini.. dikenal dengan

Menurut teori cost comparative advantage (labor efficiency), suatu negara akan memperoleh manfaat dari perdagangan internasional jika melakukan spesialisasi produksi

Upaya untuk meningkatkan output dengan perluasan tanah dan penambahan jumlah karyawan yang merupakan faktor produksi.

perdagangan dunia yang tetap tinggi, harga komoditas migas dan nonmigas yang masih pada level tinggi, kebijakan moneter dunia dan Indonesia yang relatif stabil, kondisi

Tenaga kerja murah, kemudahan investasi dan transportasi, liberalisasi perdagangan, serta bebasnya aliran modal mampu memobilisir pertumbuhan ekonomi dunia secara

memperoleh keuntungan karena spesialisasi dalam produksi, distribusi dan usaha promosi, sehingga apabila segmen pasar dipilih secara tepat, akan dapat memungkinkan

Absolute Advantage + Setiap negara akan memperoleh manfaat perdagangan internasional karena melakukan spesialisasi produksi dan mengekspor barang jika negara tersebut memiliki

Faktor Pedorong Terjadinya Perdagangan Internasional Menurut Sadono Sukirno 1 2 3 4 Untuk memenuhi kebutuhan barang dan jasa dalam negeri Keinginan memperoleh keuntungan dan