Bab 4 Desain untuk
Mekanisme Conversation Mekanisme Koordinasi Mekanisme Awareness
Contoh-contoh teknologi untuk bersosialisasi
Bekerja bersama
Ada beragam mekanisme dan aturan yang
diikuti pada saat melakukan percakapan, misal pada saat bertegur sapa.
A: Hi there B: Hi!
C: Hi
A: All right?
C: Good, how’s it going? A: Fine, how are you? C: OK
B: So-so. How’s life treating you?
Ada tiga aturan dalam percakapan
Aturan 1: orang yang sedang berbicara memilih pembicara berikutnya dengan meminta opini, mengajukan pertanyaan, atau permintaan.
Aturan 2: orang lain memutuskan untuk memulai bicara.
Aturan 3: pembicara terus berbicara
Giliran (turn-taking) digunakan untuk
mengkoordinasikan pembicaraan
A: Shall we meet at 8?
B: Um, can we meet a bit later?
A: Shall we meet at 8? B: Wow, look at him?
A: Yes what a funny hairdo!
B: Um, can we meet a bit later?
Back channeling untuk memberi sinyal
untuk terus dan mengikuti
Uh-uh, umm, ahh
Petunjuk implisit dan
eksplisit
e.g., looking at watch, fdgeting with coat and bags explicitly saying “Oh dear, must go, look at the
time, I’m late…”
Ritual berpamitan
Bye then, see you, yer bye, see you later….
Ketika seseorang mengatakan
sesuatu yang tidak dimengerti
Pembicara akan mengulangi dengan
penekanan:
A: “this one?”
B: “no, I meant that one!”
Juga menggunakan token (gerak
gerik?):
Eh? Quoi? Huh? What?
Apakah aturan pembicaraan masih berlaku? Apakah akan lebih banyak breakdown?
Bagaiman caranya dengan: Telepon?
Email?
Instance Messenger? Texting?
Penelitian banyak yang berfokus pada
bagaimana mendukung pembicaraan ketika sedang berjauhan satu sama lain.
Banyak aplikasi yang telah dikembangkan
e.g., email, videoconferencing, videophones, computer
conferencing, instant messaging, chatrooms
Apakah aplikasi tsb mirip atau sudah beda
jauh dengan cara pembicaraan yang ada sekarang?
Ruang bersama yang memungkinkan
orang yang berjauhan secara geograf
dapat melakukan pembicaraan
seolah-olah dalam satu ruang
3 x 8 ft ‘picture-window’ antara dua
tempat dengan video dan audio
Orang berinteraksi melalui Window tetapi
hal-hal yang tidak biasa terjadi (Kraut,
1990)
Talked constantly about the system
Lebih banyak berbicara dengan orang di
ruang yang sama daripada di ruang lain
Pada saat mendekat ke orang di tempat lain
tidak terjangku oleh kamera dan mikrofon
Tidak ada cara untuk memonitor
Rooftop garden pada BowieWorld
Pengguna mengambil bagian sebagai
avatar, termasuk pinguin dan orang-orang sebenarnya
Begitu avatar masuk ke dunia virtual,
mereka dapat mengeksplorasi can bercakap satu sama lain.
Kehidupan kedua (2003) Lebih dari 2 juta pemakai Habbo Hotel (2000)
Lebih dari 7 juta pemain
Game online multi-player yang sangat banyak
penggunanya
Jenis percakapan apa yang terjadi pada
lingkungan seperti ini?
Hypermirror
Memungkinkan orang merasakan seolah-oleh
berada pada ruang virtual yang sama meskipun secara fsik berada di tempat yang berbeda.
Wanit dengan sweater putih
berada pada ruang yang berbeda dengan ketiga orang lainnya. Orang yang berada di
tempat berbeda
Ruang pribadi pada
Hypermirror
2) Dua orang pada ruang ini mengambil tempat ruang pribadi virtual dari orang lain sehingga tampak di depan wanita berbaju putih
3) Dua orang bergeser sehingga orang lain
Percakapan dapat didukung secara real-time melalui suara atau dengan mengetikkan
Contoh-contoh: video conferencing, VOIP, MUDs and chat
Manfaat:
Tidak berhadapan langsung secara fsik dapat
meningkatkan rasa percaya diri orang yang pemalu.
Memungkinkan orang untuk mengiku perkembangan akhir
dalam suatu organisasi tanpa harus meninggalkan kantornya.
Persaoalan:
Sulit untuk melakukan kontak mata dengan gambar lawan
bicara
Perilaku orang bisa seenaknya jika direpresentasikan
dengan avatar (karena tidak terlihat langsung)
Komunikasi berlangsung pada tempat dan waktu berbeda
Contoh: email, newsgroups, texting Manfaat:
Dapat dibaca kapan saja dan dimana saja Fleksibel
Membuat segala sesuatunya lebih mudah Problem:
FLAMING!!!
Terlalu banyak pesan
Tidak dapat diprediksi kapan dapat jawaban
Koordinasi diperlukan saat beberapa orang
berinteraksi bersama-sama (misal, bermain sepak bola, mengemudikan kapal, dsb)
Cara yang dipakai
Komunikasi verbal dan non-verbal Jadwal, aturan dan konvensi
Representasi eksternal yang dimengerti
bersama
Bicara adalah pusatnya
Non-verbal juga menggunakan
penekanan sebagai penggantinya
Misel, mengangguk, menggeleng,
mengerdipkan mata, gerak-gerak, dsb.
Pertemuan formal
Memiliki struktur eksplist seperti agenda,
memo, catatan rapat untuk mengkoordinasikan aktivitas
Jadwal dipakai untuk mengorganisasikan
aktivitas reguler dalam organisasi yang
besar
Aturan formal, misal penulisan laporan
bulanan memungkinkan organisasi untuk
memantau perkembangan organisasi
Konvesi, bentuk aturan non formal yang
disepakati bersama, seperti tidak ribut di
ruang perpustakaan.
Metode umum untuk mengkoordinasikan
aktivitas kolaboratif
Misal, checklists, tables, to-do lists
Menyediakan informasi tentang:
Siapa melakukan apa
Kapan sesutau dilakukan Dimana sesuatu dilakukan
Kapan sebuah pekerjaan harus sudah selesai Siapa yang akan menindaklanjuti
Ada beberapa tool perangkat lunak yang
dirancang untuk penjadwalan,
perencanaan dan koordinasi.
e.g., group calendars, electronic schedulers,
project management tools, and workfow tools
Perlu keseimbangan kendali antara
manusia dan sistem
Terlalu banyak kendali sistem, pengguna akan
memberontak
Kendali terlalu sedikit, sistem tidak jalan
Perlu mengetahui siapa yang ada di sekitar,
apa yang terjadi, dan siapa berbicara kepada siapa.
Peripheral awareness
Mengamati apa yang terjadi
Overhearing and overseeing – dapat
mengetahui yang apa dilakukan oleh orang lain tanpa menggunakan petunjuk yang
eksplisit
Memberikan awareness ke lainnya siapa
yang berada di tempat berbeda.
Contoh sebelumnya, ruang media
“extend the world of desks, chairs,
walls and ceilings” (Harrison et al,
1997)
Contoh lainnya: Clearboard and Portholes
Portholes (Xerox PARC)
Elvin
Sitem awareness terdistribusi yang
menyediakan sejumlah layanan.
Termasuk Tickertape, salah satu sistem
Clearboard
Layar transparan yang
memperlihatkan ekspresi wajah orang
lain pada saat pengguna
Pengguna memberitahukan ke lainnya
(alih-alih dimonitor)
Menyediakan informasi tentang objek yang
sedang dipakai bersama serta kemajuan dari tugas kolaobratif
Contoh: Tickertape, Babble
Babble
Lingkaran
merepresentasikan orang yang mengambil bagian pada
percakapan dalam suatu ruang chat.
Perubahan besar berkat perkemangan
teknologi komunikasi nirkabel
Web mengubah cara orang mencari
informasi
Layanan komunitas dan sosial serta jaringan
sosial berbasis web berkembang sangat pesat.
Mekanise sosial, seperti giliran bicara,
konvensi dsb memungkinkan kita
berkolaborasi dan mengkoordinasikan aktivias kita.
Sadar apa yang dikerjakan oranglain dan
membuat orang lain tahu apa yang sedang kita kerjakan merupakan aspek penting pada sosialisasi dan pekerjaan kolaboratif
Sudah cukup banyak teknologi kolaboratif
yang sudah dibuat untuk mendukung kolaborasi.