• Tidak ada hasil yang ditemukan

hortikultura Potensi Pengembangan di Kab

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2018

Membagikan "hortikultura Potensi Pengembangan di Kab"

Copied!
3
0
0

Teks penuh

(1)

hortikultura: Potensi Pengembangan di Kabupaten biak numfor papua

Holtikultura adalah sebagai budidaya tanaman kebun secara lebih luas bukan hanya untuk budidaya di kebun. Istilah hortikultura digunakan pada jenis tanaman yang dibudidayakan. Bidang kerja hortikultura meliputi pembenihan, pembibitan, kultur jaringan, produksi tanaman, hama dan penyakit, panen, pengemasan dan distribusi. Hortikultura merupakan salah satu metode budidaya pertanian modern. unggulan hortikultura untuk pengembangan kawasan agropolitan di kabupaten biak numfor dan pengembangan komoditi unggulan hortikultura adalah pasar, lembaga keuangan, Balai Penyuluhan Pertanian,produksi dan pengolahan hasil, kelembagaan petani, jaringan jalan dan irigasi. Namun kenyataan di lapangan menunjukkan bahwa infrastruktur tersedia bagi pengembangan kawasan agropolitan, olehnya itu diperlukan strategi pengembangan kawasan agropolitan untuk mendukung peningkatan nilaikomoditi unggulan hortikultura dengan menggunakan analisis matriks SWOT. Hasil dari analisisstrategi tersebut menunjukkan bahwa kawasan agropolitan dapat mendukung penigkatan nilai produksi komoditi unggulan hortikultura

Berbasis Inovasi Perkembangan Teknologi Hortikultura

Pembangunan ilmu pengetahuan dan teknologi (iptek) pada sub-sektor hortikultura hakekatnya ditujukan untuk meningkatkan daya saing komoditas hortikultura dalam rangka meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Sejalan dengan paradigma baru di era globalisasi, inovasi teknologi memberikan kontribusi signifikan

dalam peningkatan kualitas hidup suatu bangsa.Subsektor hortikultura sebagai salah satu sub-sektor unggulan dalam pembangunan

pertanian telah tumbuh dan berkembang menjadi salah satu komoditas yang cukup diminati pasar. Rata-rata pertumbuhan permintaan produk hortikultura dari tahun

2009-2013 mencapai 11 persen (Puslitbanghorti, 2014). Kondisi ini dipengaruhi oleh semakin tingginya kesadaran konsumen akan arti pentingnya komoditas hortikultura yang tidak hanya sebagai bahan pangan, tetapi juga mempunyai kontribusi pada aspek kesehatan, estetika dan lingkungan. Sub sektor hortikultura secara nasional.

indikator ekonomi makro. PDB sub-sektor hortikultura pada tahun 2011 mencapai 103,8 Triliun rupiah dan diproyeksikan mengalami peningkatan menjadi 120 Triliun rupiah pada tahun 2014, sedangkan PDB Hortikuiltura dari PDB Pertanian tahun 2011 mencapai 48,56% dan tahun 2012 mencapai 48,25%. subsektor hortikultura pada tahun 2013 mencapai 101,93 dan meningkat menjadi 102,63 pada tahun 2014 (Badan Pusat Statistik, 2013). Dalam era persaingan yang semakin ketat, Daya saing produk dapat dari berbagai aspek; mulai dari mutu produk yang lebih baik, desain dan kemasan yang lebih menarik,

Aplikasi Model Rekayasa Lahan Terpadu

(2)

Komoditas pertanaman biasanya adalah kacang tanah, dan sedikit padi gogo atau ubi kayu. Hanya sedikit lahan yang dimanfaatkan petani, utamanya yang berdekatan dengan tempat tinggal petani, dan lahan selebihnya tidak termanfaatkan. Analisis tanah pasir pantai menunjukkan bahwa tanah ini didominasi oleh fraksi pasir (> 95 %), sedang fraksi debu dan lempung masingmasing di bawah 3 %. Bahan organik tanah pasir sangat rendah (< 1 %) dan sebagai konsekuensinya tanah ini mempunyai sifat menyangga ion (unsur hara) dan

kemampuan menyekap air juga rendah (KPK 4,0-5,0 cmol/kg). Kandungan N-total 0,05-0,08 %, Ptotal 100-150 ppm, Ca-tersedia 0,2-0,6 cmol/kg, K-tersedia 0,09-0,2 cmol/kg, Mg-tersedia 0,2- 0,6 cmol/kg, dan DHL sangat rendah yakni 0,07- 0,22. Di samping itu, tanah pasir memiliki sifat fisik tekstur pasir, struktur butiran sampai kersai, drainasi baik,

konsistensi lepas-lepas, permeabilitas sangat cepat (150 cm/jam), berat volume 1,58 mg/m3, kapasitas lapangan 2,3-4,10 %, titik layu permanen 0,75- 1,05 %, lengas tersedia 1,55-3,05 %, pori makro 20,32 % dan pori mikro 2,04 % (Yudono et al., 2002). Terbukanya lahan menyebabkan suhu permukaan tanah mencapai 55-60 0C selama kurang lebih 4-6 bulan dalam setahun. Struktur lepas pada tanah ini menyebabkan rentan terhadap erosi angin maupun air. Permukaan lahan pasir pantai sering berubah mengikuti arah angin kencang (13-15 m/detik). Kondisi tersebut di atas menunjukkan masih banyaknya faktor pembatas

pertumbuhan sehingga sangat kurang

menguntungkan bagi pertumbuhan tanaman. Oleh karena perlu dilakukan upaya modifikasi lahan dan lingkungan mikroklimat pertanaman guna mengubah kondisi lahan mendekatioptimal bagi pertumbuhan tanaman, khususnya komoditas hortikultura. Beberapa penelitian telah dilakukan pada lahan pasir pantai ini dengan menambahkan fasilitas

pemberian air dengan beberapa sumber air (embung dan sumur), juga dengan penambahan pupuk kandang terhadap beberapa komoditas tanaman. Demikian pula dicoba memanfaatkan plastik sebagai lapisan kedap air. Hasil penelitian menunjukkan adanya pendapatan yang menguntungkan dari beberapa komoditas lokal misalnya padi, kacang tanah, jagung, ubikayu, juga sawi hijau yang merupakan pendapatan komoditas tanaman yang menguntungkan

Perkembangan Hortikultura di Kabupaten Biak Numfor

Perkembangan sayuran hortikultura mengakibatkan peningkatan peminat konsumsi sayuran di kabupaten biak numforng yang membuat petani lokal sendiri belum mampu memenuhi syrat dari permintaan,permasalahn ini di selidiki dari survey lapangan pemerintah kabupaten biak numfor dengan mewancarai sejumlah informan dan studi literature. Data yang terkumpul kemudian di analisa kembali untuk menentukan strategi melalui kekuatan, peluang yang ada di kawasan kabupaten biak numfor bahwa kondisi sumber daya alam (iklim, tanah) yang di perhatikan dapat pemerinta seupaya memberikan hantuan secara materi gar

masyarakat bisa memenuhi syarat yang di butuhkan oleh konsumen sendiri agar pertanian kabupaten biak numfor sendiri membaik dan memenuhi syarat peningkatan penanaman hortikultura dengan sistem materi yang di berikan pemeritah agropolitan ini,

(3)

pembangunan daerahnya, untuk upaya menetapkan Visi“Wilayah Terkemuka ini sekaligus ingin menunjukkan strategi dasar pembangunan yang dianut, yaitu mengedepankan upaya-upaya pembangunan untuk mendorong tumbuhkembangnya desa-desa menjadi Desa perwujudan dari upaya untuk pemenuhan hak dasar masyarakat setempat yang merupakan strategis dasar, Konsep ini dalam pembentukan masyarakat pedesaan yang mandiri dengan kemampuan mencukupi kehidupannya fasilitas pelayanan dalam memberikan kemudahan produksi dan pemasaran antara lain berupa input sarana produksi sarana penunjang produksi dan sarana pemasaran (pasar, dan sarana transportasi). kabupaten biak numfor,

pemerintah mendukung kemajuan pada kabupaten biak numfor umumnya tanaman hortikultura dengan analisa tersebut pemeritah memberi dukungan dengan metode metode pegembangan kawasan agropolitan,. Beberapa infrastruktur pendukung pada kawasan agropolitan yang berpengaruh besar pada keberadaan komoditi unggulan hortikultura pasar, lembaga keuangan, Balai Penyuluhan Pertanian, sarana produksi dan pengolahan hasil, kelembagaan petani, jaringan jalan dan irigasi menjadi kendala untuk tranportasi. Olehnya itu diperlukan strategi pengembangan kawasan agropolitan untuk mendukung peningkatan nilai komoditi unggulan hortikultura dengan menggunakan analisis. Hasil dari analisis strategi tersebut yang menunjukkan bahwa kawasan agropolitan dapat mendukung penigkatan nilai produksi komoditi unggulan hortikultura Pengembangan wilayah pada kawasan perdesaan harus dipandang sebagai bagian yang tak terpisahkan dengan kawasan perkotaan.

Pemahaman yang menyeluruh ini menjadi penting untuk masyarakat kabupaten biak numfor dan mendasar dalam penyusunan peraturan atau aturan main yang berkaitan dengan

perdesaan maupun perkotaan, agar terjadi sinergi yang baik membuat keseimbangan

Referensi

Dokumen terkait

Sel ai nl agu- l agut er sebutmudahdi dapatt er ut amaket i kamel akukan pencar i an pada si t us i nt er net ,yang j uga semaki n di per mudah car a memper ol ehnya.Ter l ebi hl

Takvo kretanje T dt/pod u isparivaču je indikator kako spremnik potrošne tople vode ne predaje dovoljno toplinske energije toplinskom mediju kako bi sustav

Hal ini meliputi terpenuhinya kebutuhan manusia yang semakin  baik yaitu penemuan teknik modern bidang penerbangan, teknik kimia, teknik sipil, teknik listrik,  baik yaitu

Pada kategori grafis pertama adalah huruf abjad “B” tiga makna dari bentuk huruf “B” ini, pertama menurut peneliti adalah “B” merupakan singkatan nama band Billfold,

Setiadi, S.Kep., Ns.,M.Kep Pertemuan ke-7 Selasa, 16 maret 2021 Pukul: 15.00-16.40 WIB Mahasiswa mampu menguasai konsep konsep macam- macammodel praktek keperawatan

Beberapa sifat-sifat fungsi Evans juga dibuktikan, yaitu: (i) nilai nolnya berkaitan dengan nilai eigen, (ii) analitik untuk semua nilai eigen yang bernilai kompleks, dan

Setelah melalui tahap perencanaan, pelaksanaan, observasi, peneliti melakukan refleksi dari kegiatan pada siklus I. pertama peneliti melihat hasil LKS pada siklus

Meningkatkan jumlah kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang dibiayai dengan pendanaan nasinal (diluar Undip) sebanyak 2 kegiatan dalam 2 tahun Peningkatan Kerjasama dan