Kode/Nama Rumpun Ilmu : 571/ Manajemen
USULAN
PENELITI DOSEN PEMULA
Pengaruh Kecerdasan Emosi Terhadap Prestasi Belajar Siswa Pada SMP Negeri 4 Lalan Desa Bumi Agung
Kabupaten Musi Banyuasin
TIM PENGUSUL:
Hendra Hadiwijaya, S.E., M.Si. (Ketua) NIDN: 0229108302 Ganda Hutasoit, S.E., M.M. (Anggota) NIDN: 0206055401
DAFTAR ISI
Halaman
LEMBAR PENGESAHAN ... ii
DAFTAR ISI ... iii
RINGKASAN ... iv
BAB I PENDAHULUAN ... 1
1.1.Latar Belakang ... 1
1.2.Rumusan Masalah ... 2
1.3.Tujuan Penelitian ... 2
1.4.Hipotesis Penelitian ... 3
1.5.Luaran Penelitian ... 3
1.6.Kontribusi Keilmuan ... 3
BAB II TINJAUAN PUSTAKA ... 4
2.1.Kecerdasan Emosi ... 4
2.2.Pestasi Belajar ... 5
BAB III METODOLOGI PENELITIAN ... 7
3.1.Lokasi Objek penelitian ... 7
3.2.Populasi dan Sampel ... 7
3.3.Jenis dan Sumber Data ... 7
3.4.Metode Pengumpulan Data ... 8
3.5.Identifikasi Variabel ... 8
3.6.Variabel Penelitian ... 8
3.7.Metode Analisa ... 9
3.8.Uji Hipotesis ... 12
BAB IV BIAYA DAN JADWAL PENELITIAN ... 15
4.1.Anggaran Biaya ... 15
4.2.Jadwal Penelitian ... 15
RINGKASAN
BAB I PENDAHULUAN
1.1. Latar Belakang
Perubahan global yang sangat cepat dalam aspek kehidupan menjadi tantangan
bangsa dalam menyiapkan generasi muda terutama dalam bidang pendidikan, sehingga
dapat meningkatkan prestasi belajar siswa tidaklah cukup bila hanya berbekal
kecerdasan intelektual (IQ). Uno (2010:23) menyatakan bahwa kecerdasan emosi
merupakan factor penting dalam pengembangan intelektual anak.
Kecerdasan emosi merupakan kemampuan untuk “mendengarkan” bisikan
emosional, dan menjadikannya sebagai sumber informasi maka penting untuk
memahami diri sendiri dan orang lain demi mencapai sebuah tujuan (Ginanjar,
2003:62). Kecerdasan emosi merupakan salah satu kemampuan mengontrol diri,
memacu, tetap tekun, serta dapat memotivasi diri sendiri. Kecakapan tersebut mencakup
pengelolaan bentuk emosi baik yang positif maupun negatif. Pada umumnya, menjadi
cerdas secara emosional itu berarti menerima bahwa emosi merupakan bagian mendasar
dari siapa kita dan bagaimana kita bertahan hidup. Menjadi terampil secara emosional
itu dapat menjadikan kita lebih lentur, mudah menyesuaikan diri, dan dewasa secara
emosional. Sagala (2010:82) mengemukakan kecerdasan sebagai salah satu aspek yang
perlu diketahui para guru agar dapat menolong kesulitan belajarnya. Sehingga dapat
meningkatkan prestasi belajar siswa. Menurut Uno (2010:69) Keterampilan kecerdasan
emosi bekerja secara sinergi dengan keterampilan kognitif, orang-orang yang
berprestasi tinggi memiliki keduanya. Emosi yang lepas kendali dapat membuat orang
pandai menjadi bodoh. Tanpa kecerdasan emosi, orang tidak akan mampu
menggunakan kemampuan kognitif mereka sesuai dengan potensi yang maksimum.
Pencapaian prestasi siswa dalam bidang akademik yang tinggi akan mampu
bersaing dalam berbagai bidang. Nilai rapot merupakan hasil bentuk prestasi yang di
peroleh siswa yang tidak terlepas dari adanya proses belajar yang dilakukan siswa.
Dalam proses pencapaian prestasi ada beberapa factor yang mempengaruhinya yaitu
faktor internal dan faktor eksternal.Pengenalan dalam proses pembelajaran terhadap diri
sendiri atau kepribadian diri merupakan hal yang sangat penting dalam upaya-upaya
mengenal kelebihan-kelebihan atau kekuatan yang kita miliki untuk mencapai hasil
belajar yang kita harapkan. Pada sisi lain juga berarti kita mengenal
kelemahan-kelemahan tersebut. Jika kelemahan-kelemahan pribadi diri tidak kita pahami dengan baik, maka
akan berpotensi membawa kita pada ketidakberhasilan (Aunurrahman, 2010:11).
SMP Negeri 4 Lalan Desa Bumi Agung Kabupaten Musi Banyuasin merupakan
sekolah di daerah transmigrasi sehinggan belum pernah dilakukan tes terhadap
kecerdasan emosional, memang sampai dewasa ini alat ukur dalam kecerdasan
emosional yang digunakan belum sepopuler kecerdasan inteletual (Intelligence
Quotient) sehingga belum banyak lembaga psikologi yang melakukan tes ini.
Berdasarkan latar belakang tersebut penulis berkeinginan untuk meneliti lebih
jauh mengenai Pengaruh Kecerdasan Emosi Terhadap Prestasi Belajar Siswa Pada SMP
Negeri 4 Lalan Desa Bumi Agung Kabupaten Musi Banyuasin
1.2. Rumusan Masalah
Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah bagaimana pengaruh kecerdasan
emosi terhadap prestasi belajar siswa SMP Negeri 4 Lalan Desa Bumi Agung
Kabupaten Musi Banyuasin?
1.3. Tujuan Penelitian
Berdasarkan rumusan masalah tersebut, maka tujuan penelitian ini adalah untuk
mengetahui dan menganalisis:
1. Pengaruh kecerdasan emosi yang terdiri dari Self awreness, Self management,
Motivation, social awareness, Relationship management secara parsial dan
simultan terhadap prestasi belajar SMP Negeri 4 Lalan Desa Bumi Agung
Kabupaten Musi Banyuasin.
2. Besarnya pengaruh dari Self awreness, Self management, Motivation, social
awareness, Relationship management secara parsial dan simultan terhadap
prestasi belajar SMP Negeri 4 Lalan Desa Bumi Agung Kabupaten Musi
1.4. Hipotesis
Berikut ini hipotesis sesuai dengan variabel – variabel yang akan diteliti maka
hipotesis yang akan diajukan dalam penelitian ini adalah:
1. Kecerdasan emosi yang terdiri dari Self awreness, Self management, Motivation,
social awareness, Relationship management secara parsial dan simultan
terhadap prestasi belajar SMP Negeri 4 Lalan Desa Bumi Agung Kabupaten
Musi Banyuasin.
2. Self awreness berpengaruh dominan terhadap prestasi belajar SMP Negeri 4
Lalan Desa Bumi Agung Kabupaten Musi Banyuasin.
1.5. Luaran Penelitian
Adapun luaran penelitian ini sebagai berikut:
1. Jurnal Manajemen dan Bisnis Sriwijaya
(http://ejournal.unsri.ac.id/index.php/jmbs)
2. Diharapkan hasil penelitian dapat bermanfaat untuk menambah pengetahuan
serta menjadi referensi atau bahan masukan dalam penelitian serupa pada
penelitian yang akan datang khususnya di bidang manajemen sumber daya
manusia.
1.6. Kontribusi Keilmuan
Adapun kontribusi keilmuan dari penelitian ini sebagai berikut:
1. Mendapatkan hubungan kecerdasan emosi yang terdiri dari Self awreness, Self
management, Motivation, social awareness, Relationship management terhadap
prestasi belajar.
2. Diharapkan hasil penelitian ini dapat di jadikan dasar untuk kebijakan-kebijakan
SMP Negeri 4 Lalan Desa Bumi Agung Kabupaten Musi Banyuasin pada tahun
BAB II
TINJAUAN PUSTAKA
2.1. Kecerdasan Emosi
Goleman dalam penelitian Budiarta (2014:3) menyatakan bahwa : emosional
adalah kemampuan seseorang untuk mengembangkan kesadaran diri, kemampuan
mengelola emosi, kemampuan mengembangkan motivasi diri sendiri, kemampuan
mengembangkan pengaturan diri, kemampuan mengembangkan empati, dan
kemampuan mengembangkan kecakapan dalam membina hubungan dengan orang lain.
Menurut Danil Goleman dalam penelitian Rahmasari (2012:5) Kecerdasan
emosional adalah kemampuan mengenali diri sendiri dan orang lain, kemampuan
memotivasi diri sendiri dan mengelola emosi dengan baik pada diri sendiri dan
hubungannya dengan orang lain. Seseorang dengan kecerdasan emosional yang
berkembang dengan baik, kemungkinan besar akan berhasil dalam kehidupannya karena
mampu menguasai kebiasaan berfikir yang mendorong produktivitas. Kecerdasan emosi
dapat diukur dari beberapa aspek-aspek yang ada. Danil Goleman dalam penelitian
Rahmasari (2012:5) mengemukakan lima kecakapan dasar dalam kecerdasan emosi,
yaitu :
a. Self awareness
Merupakan kemampuan seseorang untuk mengetahui perasaan dalam dirinya
dan efeknya serta menggunakannya untuk membuat keputusan bagi diri sendiri,
memiliki tolak ukur yang realitis, atau kemampuan diri dan mempunya
kepercayaan diri yang kuat lalu mengkaitkannya dengan sumber penyebabnya.
b. Self management
Yaitu merupakan kemampuan menangani emosinya sendiri, mengekspresikan
serta mengendalikan emosi, memiliki kepekaan terhadap kata hati, untuk
digunakan dalam hubungan dan tindakan sehari-hari.
c. Motivation
Motivasi adalah kemampuan menggunakan hasrat untuk setiap saat
serta mampu mengambil inisiatif dan bertindak secara efektif, mampu bertahan
menghadapai kegagalan dan frustasi.
d. Empati (social awareness)
Empati merupakan kemampuan merasakan apa yang dirasakan oleh orang lain,
mampu memahami perspektif orang lain, dan menimbulkan hubungan saling
percaya serta mampu menyelaraskan diri dengan berbagai tipe individu.
e. Relationship management
Merupakan kemampuan menangani emosi dengan baik ketika berhubungan
dengan orang lain dan menciptakan serta mempertahankan hubungan dengan
orang lain, bisa mempengaruhi, memimpin, bermusyawarah, menyelesaikan
perselisihan dan bekerja sama dalam tim.
2.2. Prestasi Belajar
Athur J. Gates dalam Prawira (2012:4) “belajar adalah perubahan tingkah laku
melaui pengalaman dan latihan”. Senanda dengan hal tersebut Malvin H. Marx belajar
adalah perubahan yang dialami secra relatif abadi dalam tingkah laku yang pada
dasarnya merupakan fungsi dari suatu tingkah lakunya sebelumnya. Dalam hal ini,
sering atau biasa disebut praktek atau latihan. Syah Muhibbidin dalam Prawira (2012:4)
mengemukakan babwa: “Belajar dapat dikatakan berhasil jika terjadi perubahan dari
siswa, namun tidak semua perubahan perilaku dapat dikatakan belajar karena perubahan
tingkah laku akibat belajar memiliki ciri-ciri perwujudan yang khas” antara lain:
Perubahan Intersional Perubahan yang terjadi dalam proses belajar adalah berkat
pengalaman atau praktek yang dilakukan dengan sengaja dan disadari , atau dengan kata
lain bukan kebetulan. Siswa menyadari bahwa ada perubahan dalam dirinya, seperti
penambahan pengetahuan, kebiasaan, dan keterampilan. Perubahan Positif dan Aktif
Perubahan yang terjadi karena proses belajar bersifat positif dan aktif. Positif artinya
baik, bermanfaat, serta sesuai dengan harapan. Merupakan penambahan yang baru
diproleh yang lebih baik daripada apa yang telah ada sebelumnya. Sedangkan Aktif
artinya tidak tidak terjadi dengan sendirinya seperti karena proses kemtangan, tetapi
usaha siswa itu sendiri. Perubahan Efektif dan Fungsional Perubahan yang timbul
membawa pengaruh, makna, dan manfaat tertentu bagi siswa. Sedangkan fungsional
dalam arti bahwa ia relatif menetap dan setiap saat apabila dibutuhkan perubahan
tersebut dapat diproduksi dan dimanfaatkan.
Menurut Poewodarminto dalam Prawira (2012:5) yang dimaksud dengan
“prestasi adalah hasil yang telah dicapai, dilakukan atau dikerjakan oleh seseorang.
Sedangkan prestasi belajar itu sendiri diartikan sebagai prestasi yang dicapai oleh
seorang siswa pada jangka waktu tertentu dan dicatat dalam buku rapot sekolah”.
Merujuk kebeberapa definisi para ahli prestasi belajar merupakan hasil usaha belajar
yang dicapai seseorang siswa berupa suatu kecakapan dri kegiatan belajar bidang
akademik pada jangka waktu tertentu. Untuk meraih prestasi yang baik, banyak sekali
faktor yang perlu diperhatikan, karena dalam dunia pendidikan tidak sedikit siswa
mengalami kegagalan. Kadang ada siswa yang memiliki dorongan yang kuat untuk
berprestasi dan kesempatan untuk meningkatkan prestasi, tetapi dalam kenyataanya
yang diasilkan di bawah kemampuannya.
Menurut Sumadi Suryabrata, Shertzer dan Stone dalam Prawira (2012:5) “secara
garis besar faktor-faktor yang mempengaruhi belajar dan prestasi belajar dapat
digolongkan menjadi dua bagian, yaitu faktor internal dan eksternal.” Faktor internal
merupakan faktor yang berasal dari dalam diri siswa yang dapat mempengaruhi prestasi
belajar siswa. Faktor ini dibedakan menjadi dua kelompok yaitu fisiologos dan
fiskologis. Faktor fisikologis yang dimaksud adalah faktor yang berhubungan dengan
kesehatan dan pancaindra sedangkan faktor fisikologis Inteligensi, Sikap, Motivasi.
Selain faktor-faktor yang ada dalam diri siswa, ada hal-hal lain diluar diri yang dapat
mempengaruhi prestasi belajar yang akan diraih, antara lain adalah : Faktor lingkungan
keluarga Sosial ekonomi keluarga dengan sosial ekonomi yang memadai seseorang
lebih berkesempatan mendafatkan pasilitas belajar yang lebih baik, mulai dari buku
pelajaran, alat-alat tulis hingga sekolah yang bagus. Pendidikan orang tua, Orang tua
yang telah menempuh jenjang pendidikan tinggi cenderung lebih memperhatikan dan
memahami pentingnya pendidikan bagi anak-anaknya, dibandingkan orang tua yang
jejang pendidikanya lebih rendah. Perhatian orang tua dan hubungan antar anggota
keluarga. Dukungan dari keluarga merupakan suatu pemacu semanagt berprestasi bagi
seseorang. Dukungan dalam hal ini bisa berupa secara langsung, berupa pujian atau
BAB III
METODE PENELITIAN
3.1. Lokasi Objek Penelitian
Penelitian dilakukan di SMP Negeri 4 Lalan Desa Bumi Agung Kabupaten Musi
Banyuasin.
3.2. Populasi dan Sampel 3.2.1. Populasi
Menurut Sugiyono (2008:115) Populasi adalah wilayah generalisasi terdiri atas
obyek/subyek yang mempunyai kualitas dan karakteristik tertentu. ditetapkan oleh
peneliti untuk dipelajari dan kemudian ditarik kesimpulan. Adapun populasi dalam
penelitian ini adalah seluruh siswa-siswi SMP Negeri 4 Lalan Desa Bumi Agung
Kabupaten Musi Banyuasin tahun ajaran 2015/2016 yang berjumlah 135 orang.
3.2.2. Sample
Menurut Sugiyono (2010:116) “sampel adalah sebagian dari jumlah dan
karakteristik yang dimiliki oleh populasi tersebut. sampel pada penelitian ini adalah
seluruh siswa-siswi kelas 1, 2 dan 3 SMP Negeri 4 Lalan Desa Bumi Agung Kabupaten
Musi Banyuasin tahun ajaran 2015/2016 berjumlah 135 orang dilakukan secara sensus.
3.3. Jenis dan Sumber Data 3.3.1. Jenis Data
Jenis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data Kuantitatif, yaitu
data yang diukur dalam skala numerik (angka), Kuncoro (2009:123). Dimana ruang
lingkup penelitian dilakukan untuk mengetahui Variabel bebas dan Variabel terikat
dengan menghubungkan variabel satu dengan variabel yang lainnya
3.3.2. Sumber Data
Sumber data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data primer, yaitu data
yang diperoleh langsung dari obyek penelitian, data ini diperoleh secara langsung dari
sumber utama dan diperoleh melalui kuisioner, Kuncoro (2009:127). Sumber data yang
kuesioner yang diisi oleh responden yaitu siswa-siswi SMP Negeri 4 Lalan Desa Bumi
Agung Kabupaten Musi Banyuasin.
3.4. Metode Pengumpulan Data
Pengumpulan data penelitian ini dilakukan dengan menggunakan kuesioner
yaitu sebuah daftar pernyataan yang diajukan kepada responden untuk memperoleh data
yang berkaitan dengan penelitian. Pengumpulan data dilakukan dengan cara
membagikan kuesioner tersebut kepada siswa-siswi SMP Negeri 4 Lalan Desa Bumi
Agung Kabupaten Musi Banyuasin, responden ini kemudian diminta mengisi kuesioner
sesuai dengan petunjuk yang telah disediakan.
Metode pengumpulan data dalam penelitian mempunyai tujuan mengungkap
fakta mengenai variabel yang akan diteliti sehingga memerlukan metode efisien dan
akurat untuk mencapai tujuan yang akan diketahui. Metode pengumpulan data yang
digunakan dalam penelitian ini dilakukan dengan penyebaran kuesioner.
3.5. Identifikasi Variabel
Identifikasi variable dalam penelitian ini adalah:
3. Variabel Bebas (X) adalah kecerdasan emosi terdiri dari dimensi-dimensi Self
awreness, Self management, Motivation, social awareness, Relationship
management
4. Variabel terikat (Y) adalah prestasi belajar siswa-siswi SMP Negeri 4 Lalan
Desa Bumi Agung Kabupaten Musi Banyuasin
3.6. Variabel Penelitian
Adapun atribut-atribut jasa yang dinilai dalam masing-masing dimensi adalah:
1. Self awreness (X1), meliputi penilaian terhadap:
Kemampuan untuk mengetahui perasaan dalam diri dan efeknya
Membuat Keputusan bagi diri sendiri.
2. Self management (X2), meliputi penelitian terhadap:
Kemampuan menangani emosinya sendiri
Ekspresi
3. Motivation (X3),
Kemampuan mengambil inisiatif
Bertindak secara efektif
Mampu bertahan menghadapi kegagalan
Frustasi
4. Social awareness (X4),
Memahami perspektif orang lain
Saling percaya
Menyelaraskan diri
5. Relationship management (X5), meliputi penilaian terhadap:
Mempertahankan hubungan dengan orang lain
Mempengaruhi
Memimpin
Bermusyawarah
Meneyelesaikan peselisihan
Kerjasama dalam tim
6. Prestasi belajar (Y)
Faktor Internal
Faktor eksternal
3.7. Metode Analisis Data
Metode analisis data menggunakan teknik analisis regresi berganda yang tujuan
untuk mengukur pengaruh satu atau beberapa variabel independen terhadap variabel
dependennya. Alat bantu yang digunakan adalah software aplikasi statistik SPSS
(Statistics for Product and Service Solution) Versi 20.0
3.7.1. Konversi Skala dari Ordinal ke Interval
Riduwan dan Kuncoro (2008:30), data yang terkumpul akan dianalisis melalui
pendekatan statistik baik secara deskriptif, induktif maupun hubungan antar variabel.
Untuk keperluan analisis dan pengujian hipotesis, maka data yang bersifat ordinal
terlebih dahulu diubah menjadi interval dengan metode suksesif interval (successive
sebenarnya, yang menggunakan angka sebagai simbol data kualitatif. Adapun
langkah-langkah dari metode tersebut adalah sebagai berikut:
1) Menghitung frekuensi setiap pilihan jawaban responden pada setiap item:
2) Menghitung proporsi setiap pilihan jawaban responden berdasarkan frekuensi
yang diperoleh:
3) Menghitung proporsi kumulatif berdasarkan proporsi yang diperoleh:
4) Menentukan nilai Z untuk setiap pilihan jawaban berdasarkan proporsi
kumulatif yang diperoleh:
5) Menentukan nilai ordinat/ Z densitas untuk setiap nilai Z yang diperoleh:
6) Menentukan nilai skala/ scale value:
7) Menghitung skor hasil transformasi untuk setiap pilihan jawaban:
8) Menentukan nilai transformasi. Setelah data dengan skala ordinal
ditransformasikan menjadi skala interval, maka data siap dianalisis.
3.7.2. Uji Instrumen 1. Uji Validitas
Uji validitas menunjukkan seberapa cermat suatu alat tes melakukan fungsi
ukurnya atau suatu alat ukur yang dapat mengukur apa yang ingin diukur. Dalam
penelitian ini, alat ukurnya berupa kuesioner yang berisi pernyataan-pernyataan yang
mewakili Variabel bebas yakni Disiplin dan lingkungan keja serta Variabel terikat yaitu
prestasi belajar. Pengujian ini menggunakan program SPSS (Statistical Package for
Social Science) versi 20. Pengujian ini bertujuan untuk menguji apakah setiap item
instrument (pernyataan) benar-benar mampu mengungkap faktor yang sudah diukur.
Nilai validitas masing-masing pernyataan dapat dilihat dari nilai Corrected Item-Total
Correlation masing-masing pernyataan. Seperti yang dijelaskan Umar (2008: 52), bila
nilai Corrected Item-Total Correlation> 0,3 maka alat pengukur atau item pernyataan
bersifat valid.
2. Uji Reliabilitas
Uji Reliabilitas sebenarnya adalah alat untuk menilai konsistensi sebuah alat
ukur atau kuesioner. Suatu kuesioner dikatakan reliable atau handal jika jawaban
Reliabilitas instrument diperlukan untuk mendapatkan data sesuai dengan tujuan
pengukuran. Pada penelitian ini, pengujian reliabilitas diolah melalui SPSS versi 20.
Uji reliabilitas dilakukan dengan menggunakan metode Cronbach’s Alphadan
diukur berdasarkan skala Cronbach’s Alpha 0 sampai 1. Reliabilitas suatu konstruk
variabel dikatakan baik jika memiliki nilai Cronbach’s Alpha> 0,60 Umar (2008: 53)
3.7.3. Analisis Deskriptif
Analisa deskriptif ini digunakan untuk memperoleh penjelasan atau gambaran
tentang variabel kecerdasan emosi terdiri dari Self awreness, Self management,
Motivation, Social awareness, Relationship management terhadap prestasi belajar dari
masing-masing variabel tersebut dalam bentuk frekuensi dan persentasi.
3.7.4. Uji Asumsi Klasik
Agar hasil analisis regresi tidak menyimpang maka perlu di lakukan pengujian
asumsi klasik. Uji asumsi klasik terdiri atas: uji normalitas, multikolinieritas dan
heteroskedastisitas.
1. Uji Multikolinieritas
Uji Multikolinieritas bertujuan menguji apakah dalam model regresi ditemukan
adanya korelasi antar variabel bebas. Menurut Ghozali (2009: 63-64) cara medeteksi
terhadap adanya Multikolinieritas dalam model regresi adalah sebagai berikut :
a) Besarnya variabel Inflation Factor/VIF pedoman suatu model regresi yang
bebas Multikolineritas yaitu nilai VIF 10.
b) Besarnya Tolerance pedoman suatu model regresi yang bebas Multikolineritas
yaitu nilai Tolerance 0,1.
2. Uji Heteroskedastisitas
Menurut Ghozali (2009:105), model regresi yang baik adalah
Homoskedastisitas/ tidak Heteroskedastisitas cara untuk mendiktesikannya atau dengan
cara melihat grafik perhitungan antara nilai prediksi variabel tingkat (zpred) dengan
residual (srecid), analisisnya :
a) Jika ada pola tertentu seperti titik-titik yang ada membentuk pola tertentu yang
teratur lebih gelombang menyebar kemudian menyempit maka grafik
b) Jika tidak ada pola yang jelas serta titik–titik yang menyebar di atas dan di
bawah angka 0 pada sumbu Y maka tidak terjadi Heteroskedastisitas.
3. Uji Normalitas
Menurut Ghozali (2009 : 183) caranya normal probability plot yang
membandingkan distribusi komulatif dari data sesungguhnya dengan distribusi
komulatif dari distribusi normal. adapun kriteria sebagai berikut:
a) Jika data menyebar garis diagonal dan mengikuti arah garis diagonal atau grafik
histogram menunjukkan pola distribusi normal maka model regresi memenuhi
asumsi Normalitas.
b) Jika data menyebar garis diagonal dan tidak mengikuti arah garis diagonal atau
grafik histogram, maka tidak menunjukkan pola distribusi normal maka model
regresi tidak memenuhi asumsi Normalitas.
3.8. Uji Hipotesis
Hipotesis penelitian diuji dengan menggunakan analisis regresi linear berganda
dengan software SPSS versi 20.
Adapun persamaan regresi berganda dirumuskan sebagai berikut:
Y = a + b1X2 + b2X2 +…+bnXn + e
Keterangan :
Y : Variabel terikat
a : Konstanta
b1,b2 : Koefisien regresi
X1, X2 : Variabel bebas
e : error
Arti koefisien b adalah jika nilai b positif (+), hal tersebut menunjukkan
hubungan yang searah antara variabel bebas dengan variabel terikat. Dengan kata lain
peningkatan atau penurunan besarnya variabel bebas akan diikuti oleh peningkatan atau
penurunan besarnya variabel terikat. Sedangkan jika nilai b negatif (-), menunjukkan
hubungan yang berlawanan antara variabel bebas dengan variabel terikat. Dengan kata
lain setiap peningkatan besarnya nilai variabel bebas akan diikuti oleh penurunan
1. Uji t ( Parsial)
Secara parsial, pengujian hipotesis dilakukan dengan uji t-test. Menurut Ghozali
(2009 : 84) “uji statistik t pada dasarnya menunjukkan seberapa jauh pengaruh satu
variabel penjelas/ independen secara individual dalam menerangkan variabel
dependen”. Uji ini dilakukan dengan membandingkan signifikansi thitung dan
menggunakan = 5% , dengan ketentuan:
• Jika thitung < ttabel, maka Ha ditolak, artinya tidak ada pengaruh antara variabel
bebas terhadap variabel terikat.
• jika thitung > ttabel, maka Ha diterima, artinya ada pengaruh antara variabel bebas
terhadap variabel terikat.
Persamaan Model
Y = a + b1X1 + e
Y = a + b2X2 + e
Y = a + b3X3 + e
Y = a + b4X4 + e
Y = a + b5X5 + e
Keterangan:
Y : Prestasi belajar
a : Konstanta
b1 : Koefisien regresi Self awreness
b2 : Koefisien regresi Self management
b3 : Koefisien regresi Motivation
b4 : Koefisien regresi Social awareness
b5 : Koefisien regresi Relationship management
X1 : Self awreness
X2 : Self management
X3 : Motivation
X4 : Social awareness
X5 : Relationship management
2. Uji F ( Simultan)
Secara simultan, pengujian hipotesis dilakukan dengan uji F-test. Menurut
Ghozali (2009 : 84) “uji statistik F pada dasarnya menunjukkan apakah semua variabel
independen atau bebas yang dimasukkan dalam model mempunyai pengaruh secara
bersama-sama terhadap variabel dependen/ terikat”. Uji ini dilakukan dengan
membandingkan signifikansi Fhitung dan menggunakan = 5% , dengan ketentuan:
• Jika Fhitung < Ftabel, maka Ha ditolak, artinya semua variabel bebas secara
bersama-sama bukan merupakan penjelas yang signifikan terhadap variabel
terikat.
• Jika Fhitung > Ftabel, maka Ha diterima, artinya semua variabel bebas secara
bersama-sama merupakan penjelas yang signifikan terhadap variabel terikat.
Persamaan model:
Y = a+ b1 X1+ b2 X2+ b3 X3+ b4 X4+ b5 X5+ e
Keterangan:
Y : Prestasi belajar
X1 : Self awreness
X2 : Self management
X3 : Motivation
X4 : Social awareness
X5 : Relationship management
a : Intersep/konstanta
b : Koefisien regresi variable bebas
BAB IV
BIAYA DAN JADWAL PENELITIAN
4.1 Anggaran Biaya
No Jenis Pengeluaran Biaya yang
Diusulkan (Rp) No Jenis Kegiatan
Bulan
Indokator 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12
1 Tahap definisi masalah
dan Penyusunan Proposal
9 Penggandaan Hasil
DAFTAR PUSTAKA
Aunurrahman. 2010. Belajar dan Pembelajaran. Bandung : Alfabeta.
Budiarta, IW. Suarni, NK dan Arcana, IN. 2014. Hubungan Antara Kecerdasan Emosional Dan Kecerdasan Intelektual Dengan Prestasi Belajar IPA Kelas V Desa Pengeragoan. e-Journal Mimbar PGSD Universitas Pendidikan Ganesha. Vol 2 No 1. Hal:1-11.
Ghozali, I. 2009. Aplikasi Analisis Multivariate Dengan Program SPSS, Edisi Keempat, Penerbit Universitas Diponegoro.
Kuncoro, M.. 2009. Metode Riset Untuk Bisnis dan Ekonomi Bagaimana Meneliti dan Menulis Tesis?. Edisi 3. Jakarta: Erlangga.
Rahmasari, L. 2012. Pengaruh Kecerdasan Intelektual , Kecerdasan Emosi dan Kecerdasan Spiritual Terhadap Kinerja Karyawan. Majalah Ilmiah Informatika Vol. 3 No. 1. Hal: 1-20
Riduwan dan Kuncoro, EA. 2008. Cara Menggunakan dan Memakai Analisi Jalur. Bandung: Alfabeta.
Prawira, P. 2012. Psikologi Pendidikan dalam Perspektif Baru. Jakarta: AR-Ruzz Media.
Sagala, S. 2010. Konsep dan Makna Pembelajaran. Bandung : Alfabeta.
Sugiyono. 2010. Metode Penelitian Kuantitatif Kualitatif dan R & D. Bandung: Alfabeta..
Umar, H. 2008. Desain penelitian MSDM dan perilaku karyawan: paradigma positivistik dan berbasis pemecahan masalah. Jakarta: Raja Grafindo Persada.
LAMPIRAN-LAMPIRAN
Lampiran 1. Justifikasi Anggaran Penelitian
1. Honor
Material Justifikasi Kuantitas Harga
Harga 3. Bahan Habis Pakai
Material Justifikasi Kuantitas Harga
Material 14 Isi Staples 5 Kotak 20.000 100.000
Material Justifikasi Kuantitas Harga
Biaya
Kegiatan Justifikasi Kuantitas Harga
Lampiran 3.a. Biodata Ketua
A. Identitas Diri
1 Nama Lengkap Hendra Hadiwijaya, SE.,M.Si
2 Jenis Kelamin Laki-Laki
3 Jabatan Fungsional Asisten Ahli
4 NIP 10.PCT.10
5 NIDN 0229108302
6 Tempat dan Tanggal Lahir Palembang, 29 Oktober 1983
7 Email [email protected]
8 No. HP 0852-7900.4042 / 0856-6908.8886
9 Alamat Kantor Jl. Basuki Rahmat No. 5 Palembang
10 No. Telp. 0711-358.916
11 Lulusan yang telah Dihasilan D3 =……. S1=…..
12 Mata kuliah yang Diampuh 1. Publikasi dan Advertising 2. Manajemen Proyek
STIE-Perdagangan Padang Universitas Sriwijaya -
Bidang Ilmu Manajemen Ilmu Manajemen -
Tahun Masuk- Pendidikan El Rahma PTC
Pengaruh Budaya dan Terhadap Motivasi Kerja Karyawan (Studi Pada PT. Astra International, Tbk – Honda Sales Operation
1. Dudi Permana, ST.,MT. 2. Heru Aulia Azman, S.Sos.,MM
1. Dr. Agustina Hanafi, MBA 2. Dr. Zakaria Wahab, MBA
C. Pengalaman Penelitian dalam 5 Tahun Terakhir
No Tahun Judul Penelitian Pendanaan
Sumber Jumlah (Rp)
1 2012 Pengaruh Kualitas
Pelayanan Terhadap
D. Pengalaman Pengabdian Kepada Masyarakat dalam 5 Tahun Terakhir
No Tahun Judul Pengabdian Kepada Masyarakat
Pendanaan
Sumber Jumlah (Rp)
1 2014 Aplikasi Perkantoran Politeknik
PalComTech -
2 2014 Guru Cerdar 2014 Politeknik
PalComTech -
E. Publikasi Artikel Ilmiah Dalam Jurnal dalam 5 Tahun Terakhir No. Judul Artikel Ilmiah Nama Jurnal Volumen/
Nomor/Tahun 1 Persepsi siswa terhadap jasa
pendidikan pada El Rahma Palembang
F. Pemakalah Seminar Ilmiah (Oral Presentation) dalam 5 Tahun Terahir No. Nama Pertemuan Ilmiah /
Seminar
G. Karya Buku dalam 5 Tahun Terakhir
No. Judul Buku Tahun Jumlah
Halaman
Penerbit
1 Menjadi Teknisi Laptop 2010 72 Palcomtech
Publisher
2 - - - -
Lampiran 3.b. Biodata anggota
A. Identitas Diri
1 Nama Lengkap Ganda Hutasoit, SE., MM
2 Jenis Kelamin Laki-Laki
3 Jabatan Fungsional -
4 NIP 20.PCT.11
5 NIDN 0206055401
6 Tempat dan Tanggal Lahir Simalungun, 06 Mei 1954
7 Email [email protected]
8 No. HP 08127821652
9 Alamat Kantor Jl. Basuki Rahmat No. 5 Palembang
10 No. Telp. 0711-358.916
11 Lulusan yang telah Dihasilan D3 =……. S1=…..
12 Mata kuliah yang Diampuh 1. Seminar Motivasi
2. Perpajakan
3. Akuntansi Dasar 1 4.
Bidang Ilmu Manajemen Manajemen -
Tahun Masuk-
C. Pengalaman Penelitian dalam 5 Tahun Terakhir
No Tahun Judul Penelitian Pendanaan
Sumber Jumlah (Rp)
1 - - - -
2 - - - -
D. Pengalaman Pengabdian Kepada Masyarakat dalam 5 Tahun Terakhir
No Tahun Judul Pengabdian Kepada Masyarakat
Pendanaan
Sumber Jumlah (Rp)
1 - - - -
2 - - - -
E. Publikasi Artikel Ilmiah Dalam Jurnal dalam 5 Tahun Terakhir No. Judul Artikel Ilmiah Nama Jurnal Volumen/
Nomor/Tahun
1 - - -
2 - - -
F. Pemakalah Seminar Ilmiah (Oral Presentation) dalam 5 Tahun Terahir No. Nama Pertemuan Ilmiah /
Seminar
Judul Artikel Ilmiah Waktu dan Tempat
1 Perpajakan Bersahabat dengan Pajak 2010 – Palembang
2 - - -
G. Karya Buku dalam 5 Tahun Terakhir
No. Judul Buku Tahun Jumlah
H. Perolehan HKI dalam 5-10 Tahun Terakhir
No. Judul/ Tema HKI Tahun Jenis Nomor P/ID
1 - - - -
2 - - - -