RANCANGAN PERATURAN DAERAH KOTA MATARAM NOMOR TAHUN 2014
TENTANG
PERUBAHAN ATAS PERATURAN DAERAH NOMOR 11 TAHUN 2013 TENTANG
ANGGARAN PENDAPATAN DAN BELANJA DAERAH TAHUN ANGGARAN 2014
DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA WALIKOTA MATARAM,
Menimbang : a. bahwa sehubungan dengan perkembangan yang tidak sesuai dengan asumsi kebijakan umum Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah, yang menyebabkan pergeseran antar unit organisasi, antar kegiatan dan antar jenis belanja serta keadaan yang menyebabkan sisa lebih tahun anggaran sebelumnya yang harus digunakan untuk pembiayaan dalam tahun anggaran berjalan maka perlu dilakukan Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Tahun Anggaran 2014;
b. bahwa berdasarkan pertimbangan sebagaimana dimaksud dalam
huruf a, perlu membentuk Peraturan Daerah tentang Perubahan atas Peraturan Daeah Nomor 11 Tahun 2013 tentang Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Tahun Anggaran 2014.
Mengingat : 1. Undang-Undang Nomor 12 Tahun 1985 tentang Pajak Bumi dan Bangunan (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 1985 Nomor 68, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 3312) sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 12 Tahun 1994 tentang Perubahan atas Undang-Undang Nomor 12 Tahun 1985 tentang Pajak Bumi dan Bangunan (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 1994 Nomor 62, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 3569); 2. Undang-Undang Nomor 4 Tahun 1993 tentang Pembentukan
Kotamadya Daerah Tingkat II Mataram (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 1993 Nomor 66, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 3531);
3. Undang-Undang Nomor 28 Tahun 1999 tentang Penyelenggaraan Negara yang Bersih dan Bebas dari Korupsi, Kolusi dan Nepotisme (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 1999 Nomor 75, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 3851); 4. Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2003 tentang Keuangan Negara
(Lembaran Negara Republik Indonesia Republik Indonesia Tahun 2003 Nomor 47, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4286);
5. Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2004 tentang Perbendaharaan Negara (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2004 Nomor 5, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4355); 6. Undang-Undang Nomor 15 Tahun 2004 tentang Pemeriksaan Pengelolaan dan Tanggung Jawab Keuangan Negara (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2004 Nomor 66, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4400);
7. Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2004 tentang Sistem Perencanaan Pembangunan Nasional (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2004 Nomor 104, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4421);
8. Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2004 tentang Pemerintahan Daerah (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2004 Nomor 125, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4437) sebagaimana telah diubah beberapa kali terakhir dengan Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2008 tentang Perubahan Kedua Atas Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2004 tentang Pemerintahan Daerah (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2008 Nomor 59, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4844);
9. Undang-Undang Nomor 33 Tahun 2004 tentang Perimbangan Keuangan Antara Pemerintah Pusat dan Pemerintahan Daerah (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2004 Nomor 126, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4438); 10. Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2009 tentang Pajak Daerah dan
Retribusi Daerah (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2009 Nomor 130, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 5049);
11. Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2011 tentang Pembentukan Peraturan Perundang-Undangan (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2011 Nomor 82, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 5234);
12. Peraturan Pemerintah Nomor 24 Tahun 2004 tentang Kedudukan Protokoler dan Keuangan Pimpinan dan Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2004 Nomor 90, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4416) sebagaimana telah diubah beberapa kali dan terakhir dengan Peraturan Pemerintah Nomor 21 Tahun 2007 tentang Perubahan Ketiga atas Peraturan Pemerintah Nomor 24 Tahun 2004 tentang Kedudukan Protokoler dan Keuangan Pimpinan dan Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2007 Nomor 47, Tambahan Lebaran Negara Republik Indonesia Nomor 4712);
13. Peraturan Pemerintah Nomor 24 Tahun 2005 tentang Standar Akuntansi Pemerintahan (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2005 Nomor 49, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4503);
14. Peraturan Pemerintah Nomor 55 Tahun 2005 tentang Dana Perimbangan (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2005 Nomor 137, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4575);
15. Peraturan Pemerintah Nomor 56 Tahun 2005 tentang Sistem Informasi Keuangan Daerah (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2005 Nomor 138, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4576) sebagaimana telah diubah dengan Peraturan Pemerintah Nomor 65 Tahun 2010 tentang Perubahan atas Peraturan Pemerintah Nomor 56 Tahun 2005 tentang Sistem
Informasi Keuangan Daerah (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2010 Nomor 110, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 5155);
16. Peraturan Pemerintah Nomor 58 Tahun 2005 tentang Pengelolaan Keuangan Daerah (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2005 Nomor 140, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4578);
17. Peraturan Pemerintah Nomor 65 Tahun 2005 tentang Pedoman Penyusunan dan penerapan Standar Pelayanan Minimal (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2005 Nomor 150, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4585); 18. Peraturan Pemerintahan Nomor 79 Tahun 2005 tentang Pedoman
Pembinaan dan Pengawasan Penyelenggaraan Pemerintah Daerah (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2005 Nomor 165, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4593); 19. Peraturan Pemerintah Nomor 8 Tahun 2006 tentang Pelaporan
Keuangan dan Kinerja Instansi Pemerintah (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2006 Nomor 25, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4614);
20. Peraturan Pemerintahan Nomor 38 Tahun 2007 tentang Pembagian Urusan Pemerintahan Antara Pemerintah, Pemerintahan Daerah Provinsi dan Pemerintahan Daerah Kabupaten/Kota (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2007 Nomor 82, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4737);
21. Peraturan Pemerintah Nomor 19 Tahun 2010 tentang Tata Cara Pelaksanaan Tugas dan Wewenang serta Kedudukan Keuangan Gubernur Sebagai Wakil Pemerintah di Wilayah Provinsi sebagaimana telah diubah dengan Peraturan Pemerintah Nomor 23 Tahun 2011 tentang Tata Cara Pelaksanaan Tugas dan Wewenang serta Kedudukan Keuangan Gubernur Sebagai Wakil Pemerintah di Wilayah Provinsi (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2010 Nomor 25, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 5107;
22. Peraturan Presiden Nomor 54 Tahun 2010 tentang Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah sebagaiman telah diubah beberapa kali terakhir dengan Peraturan Presiden Nomor 70 Tahun 2012 tentang Perubahan Kedua atas Peraturan Presiden Nomor 54 Tahun 2010 tentang Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah;
23. Peraturan Daerah Kota Mataram Nomor 2 Tahun 2009 tentang Pokok-pokok Pengelolaan Keuangan Daerah (Lembaran Daerah Kota Mataram Tahun 2009 Nomor 1 Seri E);
Dengan Persetujuan Bersama
DEWAN PERWAKILAN RAKYAT DAERAH KOTA MATARAM dan
WALIKOTA MATARAM
MEMUTUSKAN :
Menetapkan : RANCANGAN PERATURAN DAERAH TENTANG PERUBAHAN ANGGARAN PENDAPATAN DAN BELANJA DAERAH TAHUN ANGGARAN 2014.
Pasal 1
Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Tahun Anggaran 2014 semula berjumlah Rp. 961.096.264.012,00 bertambah/berkurang sejumlah Rp. 72.291.516.697,67,00 sehingga menjadi Rp. 1.033.387.780.709,67 dengan rincian sebagai berikut :
1. Pendapatan
a. Semula Rp 961.096.264.012,00
b. Bertambah/(berkurang) Rp 72.291.516.697,67
Jumlah Pendapatan setelah Perubahan Rp 1.033.387.780.709,67
2. Belanja
a. Semula Rp 1.084.056.264.012,00
b. Bertambah/(berkurang) Rp 79.402.993.376,31
Jumlah Belanja setelah Perubahan Rp 1.163.459.257.388,31
Surplus/(Defisit) setelah Perubahan Rp (130.071.476.678,64)
3. Pembiayaan a. Penerimaan
1. Semula Rp 136.600.000.000,00
2. Bertambah/(berkurang) Rp 5.111.476.678,64
Jumlah Penerimaan setelah Perubahan Rp 141.711.476.678,64
b. Pengeluaran
1. Semula Rp 13.640.000.000,00
2. Bertambah/(berkurang) Rp (2.000.000.000,00)
Jumlah Pengeluaran setelah Perubahan Rp 11.640.000.000,00
Jumlah Pembiayaan neto setelah Perubahan Rp 130.071.476.678,64
Sisa lebih pembiayaan anggaran sth perubahan Rp
-Pasal 2
(1) Pendapatan Daerah sebagaimana dimaksud dalam Pasal 1 terdiri dari : a. Pendapatan Asli Daerah
1. Semula Rp 119.861.547.000,00
2. Bertambah/(berkurang) Rp 28.577.721.000,00
Jumlah pendapatan asli daerah setelah perubahan Rp 148.439.268.000,00 b. Dana Perimbangan
1. Semula Rp 675.026.256.452,00
2. Bertambah/(berkurang) Rp 258.827.776,00
c. Lain-lain pendapatan daerah yang sah
1. Semula Rp 166.208.460.560,00
2. Bertambah/(berkurang) Rp 43.454.967.921,67 Jumlah lain-lain pendapatan daerah yang sah
setelah perubahan
Rp 209.663.428.481,67
(2) Pendapatan Asli Daerah sebagaimana dimaksud pada ayat (1) huruf a terdiri dari jenis pendapatan :
a. Pajak Daerah
1. Semula Rp 64.330.000.000,00
2. Bertambah/(berkurang) Rp 10.600.000.000,00
Jumlah pajak daerah setelah perubahan Rp 74.930.000.000,00 b. Retribusi Daerah
1. Semula Rp 17.696.547.000,00
2. Bertambah/(berkurang) Rp
-Jumlah retribusi daerah setelah perubahan Rp 17.696.547.000,00 c. Hasil Pengelolaan Kekayaan Daerah yang
dipisahkan
1. Semula Rp 4.640.000.000,00
2. Bertambah/(berkurang) Rp -Jumlah hasil pengelolaan kekayaan daerah yang
dipisahkan setelah perubahan
Rp 4.640.000.000,00 d. Lain-lain pendapatan asli daerah yang sah
1. Semula Rp 33.195.000.000,00
2. Bertambah/(berkurang) Rp 17.977.721.000,00 Jumlah lain-lain pendapatan asli daerah setelah
perubahan
Rp 51.172.721.000,00
(3) Dana perimbangan sebagaimana dimaksud pada ayat (1) huruf b terdiri dari jenis pendapatan :
a. Dana Bagi Hasil
1. Semula Rp 58.141.955.452,00
2. Bertambah/(berkurang) Rp 258.827.776,00
Jumlah dana bagi hasil setelah perubahan Rp 58.400.783.228,00
b. Dana Alokasi Umum
1. Semula Rp 564.661.391.000,00
2. Bertambah/(berkurang) Rp
-Jumlah dana alokasi umum setelah perubahan Rp 564.661.391.000,00
c. Dana Alokasi Khusus
1. Semula Rp 52.222.910.000,00
2. Bertambah/(berkurang) Rp
(4) Lain-lain pendapatan daerah yang sah sebagaimana dimaksud pada ayat (1) huruf c terdiri dari jenis pendapatan :
a. Hibah
1. Semula Rp 9.000.000.000,00
2. Bertambah/(berkurang) Rp 5.000.000.000,00
Jumlah pendapatan hibah setelah perubahan Rp 14.000.000.000,00
b. Dana Darurat
1. Semula Rp
-2. Bertambah/(berkurang) Rp
-Jumlah dana darurat setelah perubahan Rp -c. Dana Bagi Hasil Pajak
1. Semula Rp 26.179.729.560,00
2. Bertambah/(berkurang) Rp 38.454.967.921,67
Jumlah dana bagi hasil pajak setelah perubahan Rp 64.634.697.481,67 d. Dana Penyesuaian dan Otonomi Khusus
1. Semula Rp 123.496.931.000,00
2. Bertambah/(berkurang) Rp -Jumlah dana penyesuaian dan otonomi khusus
setelah perubahan
Rp 123.496.931.000,00 e. Bantuan Keuangan dari Propinsi atau dari
Pemerintah Daerah lainnya
1. Semula Rp 7.531.800.000,00
2. Bertambah/(berkurang) Rp -Jumlah bantuan keuangan dari propinsi atau dari
pemerintah daerah lainnya setelah perubahan
Rp 7.531.800.000,00
f. Pendapatan Lainnya
1. Semula Rp
-2. Bertambah/(berkurang Rp
-Jumlah pendapatan lainnya Rp
-Pasal 3
(1) Belanja Daerah sebagaimana dimaksud dalam Pasal 1 terdiri dari :
a. Belanja Tidak langsung
1. Semula Rp 598.979.313.318,00
2. Bertambah/(berkurang) Rp 46.239.401,57
Jumlah belanja tidak langsung setelah perubahan Rp 599.025.552.719,57 b. Belanja langsung
1. Semula Rp 485.076.950.694,00
2. Bertambah/(berkurang) Rp 79.356.753.974,74
(2) Belanja Tidak Langsung sebagaimana dimaksud pada ayat (1) huruf a terdiri dari jenis belanja :
a. Belanja Pegawai sejumlah
1. Semula Rp 534.989.552.218,00
2. Bertambah/(berkurang) Rp 16.496.604.501,57
Jumlah belanja pegawai setelah perubahan Rp 551.486.156.719,57
b. Belanja Bunga
1. Semula Rp
-2. Bertambah/(berkurang) Rp
-Jumlah belanja bunga setelah perubahan Rp
-c. Belanja Subsidi
1. Semula Rp
-2. Bertambah/(berkurang) Rp
-Jumlah belanja subsidi setelah perubahan Rp
-d. Belanja Hibah
1. Semula Rp 36.726.851.100,00
2. Bertambah/(berkurang) Rp (14.130.865.100,00)
Jumlah belanja hibah setelah perubahan Rp 22.595.986.000,00
e. Belanja Bantuan Sosial
1. Semula Rp 25.762.910.000,00
2. Bertambah/(berkurang) Rp (2.319.500.000,00)
Jumlah belanja bantuan sosial setelah perubahan Rp 23.443.410.000,00
f. Belanja Bagi Hasil
1. Semula Rp
-2. Bertambah/(berkurang) Rp
-Jumlah belanja bagi hasil setelah perubahan Rp
-g. Belanja Bantuan Keuangan
1. Semula Rp
-2. Bertambah/(berkurang) Rp
-Jumlah belanja bantuan keuangan setelah
perubahan Rp
-h. Belanja Tidak Terduga
1. Semula Rp 1.500.000.000,00
2. Bertambah/(berkurang) Rp
-Jumlah belanja tidak terduga setelah perubahan Rp 1.500.000.000,00
(3) Belanja Langsung sebagaimana dimaksud pada ayat (1) huruf b terdiri dari jenis belanja :
a. Belanja Pegawai
1. Semula Rp 67.901.332.200,00
2. Bertambah/(berkurang) Rp 2.374.415.400,00
Jumlah belanja pegawai setelah perubahan Rp 70.275.747.600,00
b. Belanja Barang dan Jasa
1. Semula Rp 172.786.449.971,10
2. Bertambah/(berkurang) Rp 29.178.568.938,27
c. Belanja Modal
1. Semula Rp 244.389.168.522,90
2. Bertambah/(berkurang) Rp 47.803.769.636,47
Jumlah belanja modal setelah perubahan Rp 292.192.938.159,37
Pasal 4
(1) Pembiayaan Daerah sebagaimana dimaksud dalam Pasal 1 terdiri dari : a. Penerimaan sejumlah
1. Semula Rp 60.000.000.000,00
2. Bertambah/(berkurang) Rp
-Jumlah penerimaan setelah perubahan Rp 60.000.000.000,00
b. Pengeluaran sejumlah
1. Semula Rp 13.640.000.000,00
2. Bertambah/(berkurang) Rp (2.000.000.000,00)
Jumlah pengeluaran setelah perubahan Rp 11.640.000.000,00
(2) Penerimaan sebagaimana dimaksud pada ayat (1) huruf a terdiri dari jenis pembiayaan :
a. SILPA tahun anggaran sebelumnya sejumlah
1. Semula Rp 76.600.000.000,00
2. Bertambah/(berkurang) Rp 5.111.476.678,64
Jumlah SILPA tahun anggaran sebelumnya setelah
perubahan Rp 81.711.476.678,64
b. Pencairan dana cadangan sejumlah
1. Semula Rp
-2. Bertambah/(berkurang) Rp
-Jumlah pencairan dana cadangan setelah
perubahan Rp
-c. Hasil penjualan kekayaan daerah yang dipisahkan sejumlah
1. Semula Rp
-2. Bertambah/(berkurang) Rp
-Jumlah hasil penjualan kekayaan daerah yang
dipisahkan setelah perubahan Rp
-d. Penerimaan pinjaman daerah sejumlah
1. Semula Rp
-2. Bertambah/(berkurang) Rp
-Jumlah penerimaan pinjaman daerah setelah
perubahan Rp
-e. Penerimaan kembali pemberian pinjaman sejumlah
1. Semula Rp
-2. Bertambah/(berkurang) Rp
-Jumlah penerimaan kembali pemberian pinjaman
setelah perubahan Rp
-f. Penerimaan piutang daerah sejumlah
1. Semula Rp
-2. Bertambah/(berkurang) Rp
-Jumlah penerimaan piutang daerah setelah perubahan
-(3) Pengeluaran sebagaimana dimaksud pada ayat (1) huruf b terdiri dari jenis pembiayaan :
a. Pembentukan dana cadangan sejumlah
1. Semula Rp
-2. Bertambah/(berkurang) Rp -Jumlah pembentukan dana cadangan setelah
perubahan Rp
-b. Penyertaan modal (investasi) pemerintah daerah sejumlah
1. Semula Rp 13.640.000.000,00
2. Bertambah/(berkurang) Rp (2.000.000.000,00) Jumlah penyertaan modal (investasi) daerah setelah
perubahan Rp 11.640.000.000,00
c. Pembayaran pokok utang sejumlah
1. Semula Rp
-2. Bertambah/(berkurang) Rp
-Jumlah pembayaran pokok utang setelah perubahan Rp -d. Pemberian pinjaman daerah sejumlah
1. Semula Rp
-2. Bertambah/(berkurang) Rp -Jumlah pemberian pinjaman daerah dan obligasi
daerah setelah perubahan Rp
-Pasal 5
Uraian lebih lanjut Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah sebagaimana dimaksud dalam Pasal 1, tercantum dalam Lampiran-lampiran yang merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari Peraturan Daerah ini, terdiri dari :
1. Lampiran I Ringkasan Perubahan APBD;
2. Lampiran II Ringkasan Perubahan APBD menurut Urusan Pemerintahan
Daerah dan Organisasi SKPD;
3. Lampiran III Rincian Perubahan APBD menurut Urusan Pemerintahan
Daerah, Organisasi SKPD, Pendapatan, Belanja dan
Pembiayaan;
4. Lampiran IV Rekapitulasi Perubahan Belanja menurut Urusan Pemerintahan
Daerah, Organisasi SKPD, Program dan Kegiatan;
5. Lampiran V Rekapitulasi Perubahan Belanja Daerah Untuk Keselarasan dan
Keterpaduan Urusan Pemerintahan Daerah dan Fungsi dalam Kerangka Pengelolaan Keuangan Negara;
6. Lampiran VI Daftar Jumlah Jumlah Pegawai Per Golongan dan Per Jabatan;
7. Lampiran VII Laporan Keuangan Pemerintah Daerah yang telah ditetapkan
dengan peraturan daerah;
8. Lampiran VIII Daftar kegiatan-kegiatan tahun anggaran sebelumnya yang
belum diselesaikan dan dianggarkan kembali dalam tahun anggaran ini;
Pasal 6
Walikota Mataram menetapkan Peraturan Walikota tentang Perubahan Penjabaran Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah sebagai landasan operasional pelaksanaan.
Pasal 7
Peraturan Daerah ini mulai berlaku pada tanggal pengundangannya.
Agar setiap orang mengetahuinya, memerintahkan pengundangan Peraturan Daerah ini dengan penempatannya dalam Lembaran Daerah Kota Mataram.
Ditetapkan di Mataram pada tanggal, WALIKOTA MATARAM, H. AHYAR ABDUH Diundangkan di Mataram pada tanggal, SEKRETARIS DAERAH KOTA MATARAM,
Lampiran I
Nomor Tanggal
Raperda APBD-P TA. 2014
: :
___ TAHUN 2014 14 Juli 2014
RINGKASAN RANCANGAN PERUBAHAN APBD TAHUN ANGGARAN 2014
Kota Mataram
NOMOR
URUT URAIAN
JUMLAH (Rp)
SEBELUM PERUBAHAN SETELAH PERUBAHAN (Rp) %
BERTAMBAH / (BERKURANG)
1 2 3 4 5 6
1 PENDAPATAN 961.096.264.012,00 1.033.387.780.709,67 72.291.516.697,67 7,52
1 . 1 PENDAPATAN ASLI DAERAH 119.861.547.000,00 148.439.268.000,00 28.577.721.000,00 23,84 1 . 1 . 1 Pendapatan Pajak Daerah 64.330.000.000,00 74.930.000.000,00 10.600.000.000,00 16,48 1 . 1 . 2 Hasil Retribusi Daerah 17.696.547.000,00 17.696.547.000,00 0,00 0,00 1 . 1 . 3 Hasil Pengelolaan Kekayaan Daerah yang Dipisahkan 4.640.000.000,00 4.640.000.000,00 0,00 0,00 1 . 1 . 4 Lain-lain Pendapatan Asli Daerah yang Sah 33.195.000.000,00 51.172.721.000,00 17.977.721.000,00 54,16 1 . 2 DANA PERIMBANGAN 675.026.256.452,00 675.285.084.228,00 258.827.776,00 0,04 1 . 2 . 1 Bagi Hasil Pajak/Bagi Hasil Bukan Pajak 58.141.955.452,00 58.400.783.228,00 258.827.776,00 0,45 1 . 2 . 2 Dana Alokasi Umum 564.661.391.000,00 564.661.391.000,00 0,00 0,00 1 . 2 . 3 Dana Alokasi Khusus 52.222.910.000,00 52.222.910.000,00 0,00 0,00 1 . 3 LAIN-LAIN PENDAPATAN DAERAH YANG SAH 166.208.460.560,00 209.663.428.481,67 43.454.967.921,67 26,14 1 . 3 . 1 Pendapatan Hibah 9.000.000.000,00 14.000.000.000,00 5.000.000.000,00 55,56 1 . 3 . 3 Dana Bagi Hasil Pajak dari Provinsi dan Pemerintah Daerah Lainnya 26.179.729.560,00 64.634.697.481,67 38.454.967.921,67 146,89 1 . 3 . 4 Dana Penyesuaian dan Otonomi Khusus 123.496.931.000,00 123.496.931.000,00 0,00 0,00 1 . 3 . 5 Bantuan Keuangan dari Provinsi atau Pemerintah Daerah Lainnya 7.531.800.000,00 7.531.800.000,00 0,00 0,00
2 BELANJA 1.084.056.264.012,00 1.163.459.257.388,31 79.402.993.376,31 7,32
2 . 1 BELANJA TIDAK LANGSUNG 598.979.313.318,00 599.025.552.719,57 46.239.401,57 0,01 2 . 1 . 1 Belanja Pegawai 534.989.552.218,00 551.486.156.719,57 16.496.604.501,57 3,08 2 . 1 . 4 Belanja Hibah 36.726.851.100,00 22.595.986.000,00 (14.130.865.100,00) (38,48) 2 . 1 . 5 Belanja Bantuan Sosial 25.762.910.000,00 23.443.410.000,00 (2.319.500.000,00) (9,00) 2 . 1 . 8 Belanja Tidak Terduga 1.500.000.000,00 1.500.000.000,00 0,00 0,00 2 . 2 BELANJA LANGSUNG 485.076.950.694,00 564.433.704.668,74 79.356.753.974,74 16,36 2 . 2 . 1 Belanja Pegawai 67.901.332.200,00 70.275.747.600,00 2.374.415.400,00 3,50 2 . 2 . 2 Belanja Barang dan Jasa 172.786.449.971,10 201.965.018.909,37 29.178.568.938,27 16,89 2 . 2 . 3 Belanja Modal 244.389.168.522,90 292.192.938.159,37 47.803.769.636,47 19,56
SURPLUS / (DEFISIT) (122.960.000.000,00) (130.071.476.678,64) (7.111.476.678,64) 5,78
RINGKASAN RANCANGAN PERUBAHAN APBD Halaman 1
NOMOR
URUT URAIAN
JUMLAH (Rp)
SEBELUM PERUBAHAN SETELAH PERUBAHAN (Rp) %
BERTAMBAH / (BERKURANG)
1 2 3 4 5 6
3 PEMBIAYAAN DAERAH
3 . 1 PENERIMAAN PEMBIAYAAN DAERAH 136.600.000.000,00 141.711.476.678,64 5.111.476.678,64 3,74 3 . 1 . 1 Sisa Lebih Perhitungan Anggaran Tahun Anggaran Sebelumnya 76.600.000.000,00 81.711.476.678,64 5.111.476.678,64 6,67 3 . 1 . 4 Penerimaan Pinjaman Daerah 60.000.000.000,00 60.000.000.000,00 0,00 0,00 3 . 2 PENGELUARAN PEMBIAYAAN DAERAH 13.640.000.000,00 11.640.000.000,00 (2.000.000.000,00) (14,66) 3 . 2 . 2 Penyertaan Modal (Investasi) Pemerintah Daerah 13.640.000.000,00 11.640.000.000,00 (2.000.000.000,00) (14,66)
PEMBIAYAAN NETTO 122.960.000.000,00 130.071.476.678,64 7.111.476.678,64 5,78
SISA LEBIH PEMBIAYAAN ANGGARAN TAHUN BERKENAAN 0,00 0,00 0,00 0,00
H. AHYAR ABDUH WALIKOTA MATARAM
Mataram, 14 Juli 2014
RINGKASAN RANCANGAN PERUBAHAN APBD Halaman 2