Pusat Pengembangan Pembelajaran dan Penjaminan Mutu Pendidikan
P3MP Politeknik Negeri Nusa Utara
i
15 PR
OS
ED
UR
MUT
U K
EMA
HA
SI
SW
AA
N
15 PROSEDUR MUTU
BIDANG KEMAHASISWAAN
Politeknik Negeri Nusa Utara
Pusat Pengembangan Pembelajaran dan Penjaminan Mutu Pendidikan
P3MP Politeknik Negeri Nusa Utara
i
15 PR
OS
ED
UR
MUT
U K
EMA
HA
SI
SW
AA
N
KATA SAMBUTANDirektur Politeknik Negeri Nusa Utara
Puji syukur kepada Tuhan Yang Maha Kuasa atas perkenaanNya sehingga penyusunan Dokumen Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI) Politeknik Negeri Nusa Utara dapat terselesaikan dengan baik. Dokumen SPMI ini sangat penting fungsinya dalam upaya untuk menjamin mutu pendidikan tinggi secara internal. Berdasarkan Undang Undang Nomor 12 tahun 2012 tentang Pendidikan Tinggi pada pasal 52 telah menegaskan bahwa Penjaminan mutu Pendidikan Tinggi wajib dilakukan secara sistimatis untuk meningkatkan mutu Pendidikan Tinggi secara berencana dan berkelanjutan, dalam Permenristekdikti no 44 tahun 2015 juga telah ditentukan Standar Nasional Pendidikan Tinggi yang meliputi Standar Pendidikan, Penelitian dan Pengabdian pada Masyarakat yang merupakan kewajiban yang harus dilakukan oleh Pendidikan Tinggi.
Sementara itu untuk menjamin sebuah perguruan tinggi dapat melaksanakan kewajibannya maka pemerintah juga telah mengatur secara spesifik dalam Permenristekdikti no 62 tahun 2016 tentang Sistem Penjaminan Mutu Pendidikan Tinggi (SPM Dikti) yang terdiri dari Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI) dan Sistem Penjaminan Mutu Eksternal (SPME). Hal inilah menjadi dasar bagi Politeknik Negeri Nusa Utara untuk melaksanakan Sistem Penjaminan Mutu Internal secara mandiri guna mewujudkan pendidikan tinggi yang bermutu dan berdaya saing.
Dalam pelaksanaannya Sistem Penjaminan Mutu Internal yang ada di Politeknik Negeri Utara dilaksanakan oleh Pusat Pengembangan Pembelajaran dan Penjaminan Mutu Pendidikan (P3MP) dimulai dari proses Penetapan, Pelaksanaan, Evaluasi, Pengendalian serta Peningkatan. P3MP telah melakukan pengembangan dokumen SPMI yang ada sejak pertengahan tahun 2018 hingga akhirnya telah disetujui Senat Polnustar dan ditetapkan oleh Direktur pada bulan Desember 2018. Dengan demikian Politeknik Negeri Nusa utara telah memiliki
15 PR
OS
ED
UR
MUT
U K
EMA
HA
SIS
W
AA
N
dokumen SPMI sah untuk digunakan dalam proses penjaminan mutu pendidikan tinggi sehingga diharapkan dapat menjamin Standar Nasional Dikti telah berjalan dengan baik dan sesuai.
Saya selaku direktur Politeknik Negeri Nusa Utara menyambut baik dokumen SPMI yang telah tersusun, serta menyampaikan ucapan terimakasih kepada Pusat Pengembangan Pembelajaran dan Penjaminan Mutu Pendidikan (P3MP), Para Pimpinan dilingkungan Polnustar dan seluruh pihak yang terlibat dalam penyusunan dokumen SPMI ini. Sambil terus menghimbau kepada seluruh civitas akademika Politeknik Negeri Nusa Utara untuk melaksanakan standar, prosedur serta kebijakan yang telah disahkan.
Akhirnya semoga apa yang tertuang dalam dokumen SPMI ini dapat memberi manfaat bagi kita semua segenap civitas akademika Politeknik Negeri Nusa Utara, terlebih dapat diaplikasikan secara sungguh-sungguh dalam mewujudkan upaya peningkatan Penjaminan Mutu Pendidikan Tinggi di Indonesia.
Tahuna, Februari 2019
Direktur Politeknik Negeri Nusa Utara
Pusat Pengembangan Pembelajaran dan Penjaminan Mutu Pendidikan
P3MP Politeknik Negeri Nusa Utara
iii
15 PR
OS
ED
UR
MUT
U K
EMA
HA
SI
SW
AA
N
KATA PENGANTARPuji syukur dihaturkan ke hadirat Tuhan Yang Maha Esa karna anugerah-Nya sehingga penyusunan buku Standar Opersional Prosedur (SOP) bidang Kemahasiswaan Politeknik Negeri Nusa Utara (Polnustar) bisa diselesaikan dengan baik. Pengelolaan kegiatan bidang kemahasiswaan yang baik dan optimal dapat terjadi bila koordinasi antara perguruan tinggi sebagai lembaga struktural dan organisasi kemahasiswaannya.
Standar Oprasional Prosedur (SOP) adalah pedoman atau acuan untuk melaksanakan tugas pekerjaan sesuai dengan fungsi dan alat penilaian kinerja institusi berdasarkan indikator-indikator teknis, administrasif dan prosedural sesuai dengan dengan tata kerja. Tujuan penyusunan SOP Kemahasiswaan adalah menciptakan komitmen mengenai peningkatan kualitas kinerja bidang kemahasiswaan di Politeknik Negeri Nusa Utara guna mewujudkan good
governance.
Untuk itu kami menyampaikan terima kasih untuk semua yang terlibat dalam penyusunan SOP bidang kemahasiswaan ini. Semoga buku ini dapat bermanfaat bagi kita semua.
Tahuna Agustus 2019
Wakil Direktur bidang Kemahasiswaan
15 PR
OS
ED
UR
MUT
U K
EMA
HA
SIS
W
AA
N
Pusat Pengembangan Pembelajaran dan Penjaminan Mutu Pendidikan
P3MP Politeknik Negeri Nusa Utara
v
15 PR
OS
ED
UR
MUT
U K
EMA
HA
SI
SW
AA
N
15 PR
OS
ED
UR
MUT
U K
EMA
HA
SIS
W
AA
N
DAFTAR ISI KATA SAMBUTAN ... iKATA PENGANTAR ... iii
PERATURAN DIREKTUR POLITEKNIK NEGERI NUSA UTARA ... iv
DAFTAR ISI ... vi
1. SOP PENGURUSAN BEASISWA BIDIKMISI ... 2
2. SOP PENCAIRAN BEASISWA BIDIKMISI ... 9
3. SOP PERGANTIAN PENERIMA BEASISWA BIDIKMISI ... 13
4. SOP PEGURUSAN BEASISWA PENINGKATAN PRESTASI AKADEMIK ... 18
5. SOP PENGURUSAN BEASISWA BUMN ... 22
6. SOP PEKAN OLAH RAGA DAN SENI... 26
7. SOP ORIENTASI PENGENALAN PROGRAM STUDI ... 31
8. SOP PEMINJAMAN PENGGUNAAN SARANA DAN PRASARAN ... 34
9. SOP PENGURUSAN LEGALITAS ORMAWA ... 38
10. SOP PENGURUSAN KARTU TANDA MAHASISWA ... 41
11. SOP PERMOHONAN PENCAIRAN DANA ... 45
12. SOP PERMOHONAN PEMINJAMAN INVENTARIS KEMAHASISWAAN ... 49
13. SOP PEMILIHAN MAHASISWA BERPRESTASI ... 53
14. SOP MENGIKUTI KEGIATAN MTQ MAHASISWA TINGKAT NASIONAL ... 57
Pusat Pengembangan Pembelajaran dan Penjaminan Mutu Pendidikan
P3MP Politeknik Negeri Nusa Utara
1
15 PR
OS
ED
UR
MUT
U K
EMA
HA
SI
SW
AA
N
15 PR
OS
ED
UR
MUT
U K
EMA
HA
SIS
W
AA
N
1. SOP PENGURUSAN BEASISWA BIDIKMISI
Tujuan Prosedur SOP ini bertujuan:
Sebagai Prosedur untuk membantu, mendorong dan menunjang kelancaran proses belajar mahasiswa sehingga dapat menyelesaikan studinya tepat pada waktunya.
Luas Lingkup Prosedur dan Penggunaannya
Prosedur ini digunakan dalam lingkup bantuan biaya perkuliahan BidikMisi bagi Mahasiswa Polnustar.
Standar
Definisi istilah Beasiswa Bidik Misi adalah beasiswa yang diberikan
oleh Polnustar bagi mahasiswa yang kurang mampu dan berpotensi akademik dan non akademik yang baik untuk dapat mendapatkan akses dan kesempatan belajar di perguruan tinggi serta memenuhi kriteria
untuk menempuh pendidikan program
Diploma/Sarjana sampai selesai dan tepat waktu .
Prosedur 1. Surat masuk dari Pengelolah Pusat tentang kuota penerima. beasiswa
2. Surat permohonan pembentukan Panitia Pengelolah BidikMisi Polnustar dengan SK Direktur.
3. Direktur menetapkan nama-nama Panitia Pengelolah BidikMisi Polnustar melalui SK
4. Rapat Panitia Pengelolah untuk
menentukan jadwal serta syarat-syarat.
5. Pengelolah memberitahukan tawaran
beasiswa BidikMisi ke sekolah-sekolah dengan melakukan sosialisasi.
Pusat Pengembangan Pembelajaran dan Penjaminan Mutu Pendidikan
P3MP Politeknik Negeri Nusa Utara
3
15 PR
OS
ED
UR
MUT
U K
EMA
HA
SI
SW
AA
N
6. Calon penerima melakukan pendaftaran serta pemasukan berkas dengan mengisi formulir dan melengkapi persyaratan.
7. Menginput daftar nama-nama calon
penerima beasiswa di Sim BidikMisi. 8. Proses Seleksi :
a. Verifikasi Berkas b. Wawancara
c. Verifikasi/Survei lapangan
9. Rapat penetapan penerima beasiswa.
10. Pengumuman penetapan penerima beasiswa melalui papan pengumuman, website Ponustar dan radio RRI Tahuna.
11. Penerima beasiswa melakukan registrasi dan pendaftaran ulang untuk kelengkapan administrasi.
12. Surat permohonan pembuatan SK
Penetapan Penerima Beasiswa ke Direktur. 13. Direktur menetapkan nama-nama penerima
beasiswa melalui SK.
14. Menginput daftar nama-nama penerima beasiswa di Sim BidikMisi.
15. Mahasiswa menerima pencairan dana beasiswa langsung melalui rekening masing-masing di setiap semester per triwulan.
16. Mahasiswa penerima beasiswa
menyerahkan fotocopy buku rekening ke Bagian Kemahasiswaan sebagai bukti penerimaan beasiswa.
17. Mahasiswa penerima melakukan registrasi dengan menyerahkan bukti fotocopy Kartu Hasil Studi (KHS) di setiap awal semester.
15 PR
OS
ED
UR
MUT
U K
EMA
HA
SIS
W
AA
N
18. Pelaporan perkembangan akademik
penerima beasiswa. Kualifikasi Pejabat/ petugas yang menjalankan SOP 1. Pengelola Pusat 2. Direktur 3. Wadir III 4. Pengelola Polnustar 5. Calon Penerima 6. Mahasiswa 7. Bank Bagan alir Prosedur
Dapat dilihat di bawah
Catatan
Referensi 1. Surat edaran Kemenristekdikti tentang beasiswa.
Pusat Pengembangan Pembelajaran dan Penjaminan Mutu Pendidikan
P3MP Politeknik Negeri Nusa Utara
5
15 PR
OS
ED
UR
MUT
U K
EMA
HA
SI
SW
AA
N
Flowchart N o Aktivitas Pengelo la Pusat Direk tur Wadir III Pengelola Polnustar Calon Pener ima Maha siswa Bank1 Surat masuk dari Pengelolah Pusat tentang kuota penerima. Beasiswa 2 Surat permohonan pembentukan Panitia Pengelolah BidikMisi Polnustar dengan SK Direktur. 3 Direktur menetapkan nama-nama Panitia Pengelolah BidikMisi Polnustar melalui SK 4 Rapat Panitia Pengelolah untuk menentukan jadwal serta syarat-syarat. 5 Pengelolah memberitahukan tawaran beasiswa BidikMisi ke sekolah-sekolah dengan melakukan sosialisasi. 6 Calon penerima melakukan pendaftaran serta pemasukan berkas dengan mengisi formulir dan melengkapi persyaratan.
15 PR
OS
ED
UR
MUT
U K
EMA
HA
SIS
W
AA
N
7 Menginput daftar nama-nama calon penerima beasiswa di Sim BidikMisi. 8 Proses Seleksi : a.Verifikasi Berkas b.Wawancara c.Verifikasi/Survei lapangan 9 Rapat penetapan penerima beasiswa. 10 Pengumuman penetapan penerima beasiswa melalui papan pengumuman, website Ponustar dan radio RRI Tahuna. 11 Penerima beasiswa melakukan registrasi dan pendaftaran ulang untuk kelengkapan administrasi. 12 Surat permohonan pembuatan SK Penetapan Penerima Beasiswa ke Direktur. 13 Direktur menetapkan nama-nama penerima beasiswa melaluiPusat Pengembangan Pembelajaran dan Penjaminan Mutu Pendidikan
P3MP Politeknik Negeri Nusa Utara
7
15 PR
OS
ED
UR
MUT
U K
EMA
HA
SI
SW
AA
N
14 Menginput daftar nama-nama penerima beasiswa di Sim BidikMisi. 15 Mahasiswa menerima pencairan dana beasiswa langsung melalui rekening masing-masing di setiap semester per triwulan. 16 Mahasiswa penerima beasiswa menyerahkan fotocopy buku rekening ke Bagian Kemahasiswaan sebagai bukti penerimaan beasiswa. 17 Mahasiswa penerima melakukan registrasi dengan menyerahkan bukti fotocopy Kartu Hasil Studi (KHS) di setiap awal semester. 18 Pelaporan perkembangan akademik penerima beasiswa.15 PR
OS
ED
UR
MUT
U K
EMA
HA
SIS
W
AA
N
Pusat Pengembangan Pembelajaran dan Penjaminan Mutu Pendidikan
P3MP Politeknik Negeri Nusa Utara
9
15 PR
OS
ED
UR
MUT
U K
EMA
HA
SI
SW
AA
N
2. SOP PENCAIRAN BEASISWA BIDIKMISI
Tujuan Prosedur SOP ini bertujuan :
Sebagai Prosedur untuk membantu, mendorong dan menunjang kelancaran proses belajar mahasiswa sehingga dapat menyelesaikan studinya tepat pada waktunya.
Luas Lingkup Prosedur dan Penggunaannya
Prosedur ini digunakan dalam lingkup bantuan biaya perkuliahan BidikMisi bagi Mahasiswa Polnustar.
Standar -
Definisi istilah Beasiswa BidikMisi adalah beasiswa yang diberikan
oleh Polnustar bagi mahasiswa yang kurang mampu dan berpotensi akademik dan non akademik yang baik untuk dapat mendapatkan akses dan kesempatan belajar di perguruan tinggi serta memenuhi kriteria untuk menempuh pendidikan program Diploma/Sarjana sampai selesai dan tepat waktu .
Prosedur 1. Surat permohonan pembuatan buku
rekening ke Bank terkait dengan melampirkan SK penetapan penerima beasiswa.
2. Pihak Bank mengeluarkan buku rekening sesuai daftar nama yang diajukan.
3. Mengecek aktivasi rekening, kesesuaian daftar nama penerima.
4. Mengirim daftar nama-nama penerima beasiswa dengan melampirkan nomor rekening ke Pengelolah Pusat.
15 PR
OS
ED
UR
MUT
U K
EMA
HA
SIS
W
AA
N
5. Mengirim daftar nama-nama penerima beasiswa dengan melampirkan nomor rekening ke Bagian Keuangan.
Kualifikasi Pejabat/ petugas yang menjalankan SOP
1. Pengelola Polnustar 2. Bank Terkait
Bagan alir Prosedur Dapat dilihat di bawah
Catatan
Pusat Pengembangan Pembelajaran dan Penjaminan Mutu Pendidikan
P3MP Politeknik Negeri Nusa Utara
11
15 PR
OS
ED
UR
MUT
U K
EMA
HA
SI
SW
AA
N
Flowchart N o Aktivitas Pengelo lah Pusat Direkt ur Wadir III Pengel olah Polnus tar Calon Pener ima Maha siswa Bank 1 Surat permohonan pembuatan buku rekening ke Bank terkait dengan melampirkan SK penetapan penerima beasiswa. 2 Pihak Bank mengeluarkan buku rekening sesuai daftar nama yang diajukan.3 Mengecek aktivasi rekening, kesesuaian daftar nama penerima. 4 Mengirim daftar nama-nama penerima beasiswa dengan melampirkan nomor rekening ke Pengelolah Pusat. 5 Mengirim daftar nama-nama penerima beasiswa dengan melampirkan nomor rekening ke Bagian Keuangan.
15 PR
OS
ED
UR
MUT
U K
EMA
HA
SIS
W
AA
N
Pusat Pengembangan Pembelajaran dan Penjaminan Mutu Pendidikan
P3MP Politeknik Negeri Nusa Utara
13
15 PR
OS
ED
UR
MUT
U K
EMA
HA
SI
SW
AA
N
3. SOP PERGANTIAN PENERIMA BEASISWA BIDIKMISI
Tujuan Prosedur SOP ini bertujuan :
Sebagai Prosedur untuk membantu, mendorong dan menunjang kelancaran proses belajar mahasiswa sehingga dapat menyelesaikan studinya tepat pada waktunya.
Luas Lingkup Prosedur dan Penggunaannya
Prosedur ini digunakan dalam lingkup bantuan biaya perkuliahan BidikMisi bagi Mahasiswa Polnustar..
Standar -
Definisi istilah Beasiswa Bidik Misi adalah beasiswa yang diberikan
oleh Polnustar bagi mahasiswa yang kurang mampu dan berpotensi akademik dan non akademik yang baik untuk dapat mendapatkan akses dan kesempatan belajar di perguruan tinggi serta memenuhi kriteria
untuk menempuh pendidikan program
Diploma/Sarjana sampai selesai dan tepat waktu .
Prosedur 1. Mengacu pada Pedoman Bidik Misi dan Peraturan Akademik.
2. Surat permohonan rekomendasi ke Ketua-Ketua Jurusan.
3. Surat rekomendasi dari Ketua-Ketua Jurusan. 4. Surat permohonan pembuatan SK pergantian ke
Direktur.
5. Direktur menetapkan nama pengganti penerima beasiswa dengan SK.
6. Mengirim surat pemberitahuan pergantian dan
permohonan pembukaan rekening bagi
mahasiswa pengganti ke pihak Bank terkait. 7. Pihak Bank mengeluarkan buku rekening sesuai
dengan surat permohonan.
8. Mengecek aktivasi rekening, kesesuaian daftar nama pengganti.
9. Mengirim daftar nama pengganti beasiswa dengan melampirkan nomor rekening ke Pengelolah Pusat.
10. Mahasiswa pengganti menerima pencairan dana beasiswa langsung melalui rekening masing-masing di setiap semester per triwulan.
11. Mahasiswa pengganti penerima beasiswa menyerahkan fotocopy buku rekening ke Bagian Kemahasiswaan sebagai bukti penerimaan beasiswa.
12. Mahasiswa pengganti melakukan registrasi dengan menyerahkan bukti fotocopy Kartu Hasil Studi (KHS) di setiap awal semester.
15 PR
OS
ED
UR
MUT
U K
EMA
HA
SIS
W
AA
N
13. Pelaporan perkembangan akademik penerima beasiswa. Kualifikasi Pejabat/ petugas yang menjalankan SOP 1. Direktur 2. Wadir III 3. Ketua Jurusan 4. Pengelolapolnustar 5. Calon Penerima 6. Mahasiswa 7. Bank Bagan alir Prosedur
Dapat dilihat di bawah
Catatan
Pusat Pengembangan Pembelajaran dan Penjaminan Mutu Pendidikan
P3MP Politeknik Negeri Nusa Utara
15
15 PR
OS
ED
UR
MUT
U K
EMA
HA
SI
SW
AA
N
Flowchart N o Aktivitas Pengel olapol nustar Dire ktur Wadir III Ketua Jurus an Calon Peneri ma Mahas iswa Bank 1 Mengacu pada Pedoman BidikMisi dan Peraturan Akademik. 2 Surat permohonan rekomendasi ke Ketua-Ketua Jurusan. 3 Surat rekomendasi dari Ketua-Ketua Jurusan. 4 Surat permohonan pembuatan SK pergantian ke Direktur. 5 Direktur menetapkan nama pengganti penerima beasiswa dengan SK. 6 Mengirim surat pemberitahuan pergantian dan permohonan pembukaan rekening bagi mahasiswa pengganti ke pihak Bank terkait. 7 Pihak Bank mengeluarkan buku rekening sesuai dengan surat permohonan. 8 Mengecek aktivasi rekening, kesesuaian daftar nama pengganti.15 PR
OS
ED
UR
MUT
U K
EMA
HA
SIS
W
AA
N
9 Mengirim daftar nama pengganti beasiswa dengan melampirkan nomor rekening ke Pengelolah Pusat. 10 Mahasiswa pengganti menerima pencairan dana beasiswa langsung melalui rekening masing-masing di setiap semester per triwulan. 11 Mahasiswa pengganti penerima beasiswa menyerahkan fotocopy buku rekening ke Bagian Kemahasiswaan sebagai bukti penerimaan beasiswa. 12 Mahasiswa pengganti melakukan registrasi dengan menyerahkan bukti fotocopy Kartu Hasil Studi (KHS) di setiap awal semester. 13 Pelaporan
perkembangan akademik penerima beasiswa.
Pusat Pengembangan Pembelajaran dan Penjaminan Mutu Pendidikan
P3MP Politeknik Negeri Nusa Utara
17
15 PR
OS
ED
UR
MUT
U K
EMA
HA
SI
SW
AA
N
15 PR
OS
ED
UR
MUT
U K
EMA
HA
SIS
W
AA
N
4. SOP PEGURUSAN BEASISWA PENINGKATAN PRESTASI AKADEMIK
Tujuan Prosedur
SOP ini bertujuan :
1. Sebagai pedoman kepada pihak terkait dalam pelaksanaan proses pengajuan beasiswa bagi mahasiswa yang berprestasi.
2. Memperlancar proses pelaksanaan pengajuan beasiswa bagi mahasiswa yang berprestasi.
Luas Lingkup Prosedur dan Penggunaannya
Tata cara dan persyaratan yang diperlukan dalam proses dan administrasi dan seleksi pengusulan penerima beasiswa PPA.
Standar
Definisi istilah Beasiswa Peningkatan Prestasi Akademik (PPA) adalah beasiswa bagi mahasiswa POLNUSTAR yang kurang mampu dan berprestasi untuk meringankan biaya pendidikan.
Prosedur 1. Bagian Kemahasiswaan menyampaikan informasi
lewat papan pengumuman dengan beberapa persyaratan yang harus dipenuhi mahasiswa. 2. Mahasiswa mengajukan permohonan beasiswa
Wadir III dengan menyerahkan berkas persyaratan yang sudah dilengkapi ke Bagian Kemahasiswaan.
3. Bagian Kemahasiswaan menyeleksi berkas dan
menyerahkan daftar usulan nama-nama
mahasiswa yang telah memenuhi syarat sebagai penerima beasiswa kepada Wadir III .
4. Wadir III menetapkan nama-nama mahasiswa yang telah diusulkan untuk dibuatkan SK Direktur.
5. Surat permohonan pembuatan SK penetapan penerima beasiswa ke Direktur.
Pusat Pengembangan Pembelajaran dan Penjaminan Mutu Pendidikan
P3MP Politeknik Negeri Nusa Utara
19
15 PR
OS
ED
UR
MUT
U K
EMA
HA
SI
SW
AA
N
6. Direktur menetapkan nama-nama penerima beasiswa melalui SK.
7. Pengumuman penerima beasiswa dan proses pencairan dana.
8. Mahasiswa melengkapi berkas persyaratan yang kurang ke Bagian Kemahasiswaan.
9. Mahasiswa menerima pencairan dana beasiswa langsung melalui rekening masing-masing.
Kualifikasi Pejabat/ petugas yang menjalankan SOP 1. Direktur 2. Wadir III 3. Staf Kemahasiswaan 4. Mahasiswa Bagan alir Prosedur
Dapat dilihat di bawah
Catatan
15 PR
OS
ED
UR
MUT
U K
EMA
HA
SIS
W
AA
N
Flowchart No Aktivitas Staf Kemahasi swaan Mahasisw a Wadir III Direktu r 1 Bagian Kemahasiswaanmenyampaikan informasi lewat papan pengumuman dengan beberapa persyaratan yang harus dipenuhi mahasiswa.
2 Mahasiswa mengajukan permohonan beasiswa Wadir III dengan menyerahkan berkas persyaratan yang sudah dilengkapi ke Bagian Kemahasiswaan.
3 Bagian Kemahasiswaan menyeleksi berkas dan menyerahkan daftar usulan nama-nama mahasiswa yang telah memenuhi syarat sebagai penerima beasiswa kepada Wadir III
4 Wadir III menetapkan nama-nama mahasiswa yang telah diusulkan untuk dibuatkan SK Direktur.
5 Surat permohonan pembuatan SK penetapan penerima beasiswa ke Direktur.
6 Direktur menetapkan nama-nama penerima beasiswa melalui SK. 7 Pengumuman penerima beasiswa
dan proses pencairan dana. 8 Mahasiswa melengkapi berkas
persyaratan yang kurang ke Bagian Kemahasiswaan.
9 Mahasiswa menerima pencairan dana beasiswa langsung melalui rekening masing-masing.
Pusat Pengembangan Pembelajaran dan Penjaminan Mutu Pendidikan
P3MP Politeknik Negeri Nusa Utara
21
15 PR
OS
ED
UR
MUT
U K
EMA
HA
SI
SW
AA
N
15 PR
OS
ED
UR
MUT
U K
EMA
HA
SIS
W
AA
N
5. SOP PENGURUSAN BEASISWA BUMN
Tujuan Prosedur SOP ini bertujuan :
1. Sebagai pedoman kepada pihak terkait dalam pelaksanaan proses pengajuan beasiswa bagi mahasiswa yang berprestasi.
2. Memperlancar proses pelaksanaan pengajuan beasiswa bagi mahasiswa yang berprestasi.
Luas Lingkup Prosedur dan Penggunaannya
Tata cara dan persyaratan yang diperlukan dalam proses dan administrasi dan seleksi pengusulan penerima beasiswa
Standar -
Definisi istilah Beasiswa BUMN adalah beasiswa bagi mahasiswa Polnustar yang diberikan oleh pihak luar kampus untuk membantu mahasiswa sesuai syarat yang telah ditentukan.
Prosedur 1. Menerima surat tawaran Beasiswa dari pihak
BUMN.
2. Bagian Kemahasiswaan memberikan surat kepada Kaprodi untuk meminta rekomendasi calon mahasiswa penerima.
3. Kaprodi memberikan rekomendasi calon mahasiswa penerima.
4. Bagian Kemahasiswaan menyeleksi
rekomendasi dari Kaprodi dan mengajukan ke Wadir III untuk ditetapkan.
5. Surat permohonan pembuatan SK penetapan penerima beasiswa ke Direktur.
6. Direktur menetapkan nama-nama mahasiswa penerima dengan SK.
Pusat Pengembangan Pembelajaran dan Penjaminan Mutu Pendidikan
P3MP Politeknik Negeri Nusa Utara
23
15 PR
OS
ED
UR
MUT
U K
EMA
HA
SI
SW
AA
N
8. Mahasiswa penerima beasiswa mengurus penerimaan beasiswa.
9. Mengirim daftar nama-nama penerima ke BUMN.
10. Mahasiswa menerima pencairan dana beasiswa langsung melalui rekening masing-masing.
11. Mahasiswa menyerahkan bukti penggunaan dana beasiswa ke Bagian Bemahasiwaan 12. Pelaporan. Kualifikasi Pejabat/ petugas yang menjalankan SOP 1. Direktur 2. Wadir III 3. Kaprodi 4. Bagian Kemahasiswaan 5. Mahasiswa
Bagan alir Prosedur Dapat dilihat di bawah
Catatan
15 PR
OS
ED
UR
MUT
U K
EMA
HA
SIS
W
AA
N
FlowchartNo Aktivita ktur Dire Wadir III Kaprodi
Bagian Kemah asiswa an Mahasi swa 1 Menerima surat tawaran Beasiswa
dari pihak BUMN.
2 Bagian Kemahasiswaan memberikan surat kepada Kaprodi untuk meminta rekomendasi calon mahasiswa penerima.
3 Kaprodi memberikan rekomendasi calon mahasiswa penerima. 4 Bagian Kemahasiswaan
menyeleksi rekomendasi dari Kaprodi dan mengajukan ke Wadir III untuk ditetapkan. 5 Surat permohonan pembuatan SK
penetapan penerima beasiswa ke Direktur.
6 Direktur menetapkan nama-nama mahasiswa penerima dengan SK. 7 Pengumuman penerima beasiswa. 8 Mahasiswa penerima beasiswa
mengurus penerimaan beasiswa. 9 Mengirim daftar nama-nama
penerima ke BUMN.
10 Mahasiswa menerima pencairan dana beasiswa langsung melalui rekening masing-masing.
11 Mahasiswa menyerahkan bukti penggunaan dana beasiswa ke Bagian Bemahasiwaan
Pusat Pengembangan Pembelajaran dan Penjaminan Mutu Pendidikan
P3MP Politeknik Negeri Nusa Utara
25
15 PR
OS
ED
UR
MUT
U K
EMA
HA
SI
SW
AA
N
15 PR
OS
ED
UR
MUT
U K
EMA
HA
SIS
W
AA
N
6. SOP PEKAN OLAH RAGA DAN SENI
Tujuan Prosedur SOP ini bertujuan:
1. Sebagai acuan dan mekanisme bagi Ormawa dalam mengikuti kegiatan Porseni.
2. Memperlancar proses pelaksanaan mengikuti kegiatan Porseni.
Luas Lingkup Prosedur dan Penggunaannya
Ormawa Polnustar.
Standar Proposal Porseni
Definisi istilah Pekan Olahraga dan Seni (PORSENI) Politeknik Se-Indonesia merupakan puncak dari ajang kegiatan program Kemahasiswaan Politeknik Se-Indonesia di bidang Olahraga dan Seni, sebagai salah satu bentuk partisipasi Politeknik se-Indonesia dalam mendukung pembangunan sumber daya manusia Indonesia yang diharapkan mampu meningkatkan reputasi Indonesia di kancah global.
Prosedur 1. Penentuan cabang olahraga/ seni dan nomor pertandingan yang akan diikuti.
2. Penandatanganan kontrak kerja dengan pelatih. 3. Membuat surat edaran/ Pengumuman ke
Ormawa untuk melakukan rekrutmen
mahasiswa untuk proses seleksi calon atlet/ peserta kontingen Polnustar.
4. Seleksi calon atlet/ peserta oleh tim pelatih di masing-masing cabang olahrga/ seni dan nomor pertandingan yang akan diikuti.
5. Pengumuman nama-nama atlet/ peserta yang dinyatakan lolos seleksi.
6. Program latihan bagi atlet/ peserta yang lolos seleksi.
7. Sarana dan Prasarana latihan.
8. Proposal Permohonan Pencairan Dana ke Direktur.
9. Pendaftaran ke Panitia Pelaksana : a. Kontingen.
b. Cabang olahraga/ seni dan nomor pertandingan.
c. Nama-nama atlet/ peserta dan offisial.
d. Pembayaran biaya kontribusi
Pusat Pengembangan Pembelajaran dan Penjaminan Mutu Pendidikan
P3MP Politeknik Negeri Nusa Utara
27
15 PR
OS
ED
UR
MUT
U K
EMA
HA
SI
SW
AA
N
a. Surat ijin atlet/ peserta yang akan mengikuti Porseni ke Kabag Akademik. b. Surat tugas, SPPD dan dokumen
persyaratan keabsahan altet/ peserta serta Offisial.
c. Penyediaan Transportasi dan Akomodasi selama mengikuti kegiatan.
Kualifikasi Pejabat/ petugas yang menjalankan SOP 1. Direktur 2. Wadir III 3. BAUK 4. Ormawa 5. Staf Kemahasiswaan 6. Tim Pelatih Bagan alir Prosedur
Dapat dilihat di bawah
Catatan Setiap mahasiswa yang akan mengikuti seleksi, harus berstatus sebagai mahasiswa aktif, yang dibuktikan dengan Kartu Rencana Studi (KRS) serta aktif dalam kegiatan Kemahasiswaan.
15 PR
OS
ED
UR
MUT
U K
EMA
HA
SIS
W
AA
N
Flowchart No Aktivitas Wadir IIIStaf Kemaha siswaan Direk tur BAUK Orma wa Tim Pelatih 1 Penentuan cabang
olahraga/ seni dan nomor pertandingan yang akan diikuti. 2 Penandatanganan
kontrak kerja dengan pelatih. 3 Membuat surat edaran/ Pengumuman ke Ormawa untuk melakukan rekrutmen mahasiswa untuk proses seleksi calon atlet/ peserta kontingen Polnustar. 4 Seleksi calon atlet/
peserta oleh tim pelatih di masing-masing cabang olahrga/ seni dan nomor pertandingan yang akan diikuti. 5 Pengumuman
nama-nama atlet/ peserta yang dinyatakan lolos seleksi.
6 Program latihan bagi atlet/ peserta yang lolos seleksi.
7 Sarana dan Prasarana latihan.
Pusat Pengembangan Pembelajaran dan Penjaminan Mutu Pendidikan
P3MP Politeknik Negeri Nusa Utara
29
15 PR
OS
ED
UR
MUT
U K
EMA
HA
SI
SW
AA
N
8 Proposal Permohonan Pencairan Dana ke Direktur. 9 Pendaftaran ke Panitia Pelaksana : a. Kontingen. b. Cabang olahraga/ seni dan nomor pertandingan c. Nama-nama atlet/ peserta dan offisial. d. Pembayaran biaya kontribusikeikutsertaan kontingen, atlet/ peserta dan offisial. 10 Pembentukan
Kontingen Polnustar :
a.Surat ijin atlet/ peserta yang akan mengikuti Porseni ke Kabag Akademik. b.Surat tugas, SPPD dan dokumen persyaratan keabsahan altet/ peserta serta Offisial. c.Penyediaan
Transportasi dan Akomodasi selama mengikuti kegiatan.
15 PR
OS
ED
UR
MUT
U K
EMA
HA
SIS
W
AA
N
Pusat Pengembangan Pembelajaran dan Penjaminan Mutu Pendidikan
P3MP Politeknik Negeri Nusa Utara
31
15 PR
OS
ED
UR
MUT
U K
EMA
HA
SI
SW
AA
N
7. SOP ORIENTASI PENGENALAN PROGRAM STUDI
Tujuan Prosedur SOP ini bertujuan untuk menjamin masa orientasi
pengenalan program studi dan pengenalan Kampus di lingkungan Politeknik Negeri Nusa Utara terlaksana dengan baik, lancar, dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Luas Lingkup Prosedur dan Penggunaannya
Mahasiswa baru Politeknik Negeri Nusa Utara dan Mahasiswa Lama yang belum mengikuti OPPS
Standar SK Panitia OPPS, Jadwal Pelaksanaan OPPS
Definisi istilah Orientasi Pengenalan Program Studi adalah suatu kegiatan yang memberikan pembekalan kepada mahasiswa tentang kehidupan kampus baik dari segi akademik maupun non akademik.
Prosedur 1. Surat permohonan pembentukan Panitia
dengan SK Direktur.
2. Direktur menetapkan nama-nama Panitia melalui SK.
3. Proposal Permohonan Pencairan Dana Ke Direktur. 4. Pelaksanaan Kegiatan : a. Pembukaan; b. Penutupan. 5. Pelaporan. 1. Direktur 2. Wadir III 3. Wadir II 4. Panitia pelaksana
Bagan alir Prosedur Dapat dilihat di bawah Catatan
15 PR
OS
ED
UR
MUT
U K
EMA
HA
SIS
W
AA
N
Flowchart Ket No Aktivitas Wadir III Direktur WadirII Panitia Pelaksa na 1 Surat permohonan pembentukan Panitia dengan SK Direktur. 2 Direktur menetapkan nama-nama Panitia melalui SK. 3 Panitia mengajukan proposal Permohonan Pencairan Dana Ke Direktur. Jika disetujui, disposisi permohonan anggaran ditujukan ke Wadir II. Jika tidak disetujui, permohonan anggaran dikembalikan ke Panitia. 4 Pencairan anggaran
melalui Wadir II.
5 Pelaksanaan Kegiatan :
a. Pembukaan; b. Penutupan. 6 Pelaporan.
Pusat Pengembangan Pembelajaran dan Penjaminan Mutu Pendidikan
P3MP Politeknik Negeri Nusa Utara
33
15 PR
OS
ED
UR
MUT
U K
EMA
HA
SI
SW
AA
N
15 PR
OS
ED
UR
MUT
U K
EMA
HA
SIS
W
AA
N
8. SOP PEMINJAMAN PENGGUNAAN SARANA DAN PRASARAN
1. Tujuan Prosedur
SOP ini bertujuan:
Sebagai acuan Ormawa/ panitia pelaksana kegiatan
yang dibentuk oleh Ormawa untuk
meminjam/menggunakan sarana dan prasarana dalam pelaksanaan kegiatan.
2. Luas Lingkup Prosedur dan Penggunaannya
Ormawa Polnustar/ Panitia Pelaksana Kegiatan.
3. Standar SK ormawa,. Permohonan kegiatan
4. Definisi istilah Peminjaman/penggunaan sarana dan prasarana adalah
suatu kegiatan yang dilakukan oleh Ormawa/ panitia pelaksana kegiatan yang dibentuk oleh Ormawa untuk kepentingan pelaksanaan kegiatan.
5. Prosedur 1. Ormawa/ Panitia pelaksana mengajukan surat
permohonan peminjaman/ penggunaan sarana dan prasarana kepada Direktur.
2. Direktur mendisposisikan surat peminjaman kepada bidang kemahasiswaan.
3. Direktur memberikan tanggapan dan
mendisposisikan kepada WADIR III .
4. WADIR III menindaklanjuti sesuai dengan tanggapan Direktur dan memberitahukan kepada Ormawa/ Panitia pelaksana.
5. Apabila tanggapan Direktur menyetujui maka
Ormawa/ Panitia pelaksanan dapat
meminjam/ menggunakan sarana dan
prasarana.
6. Ormawa/ Panitia pelaksana mengembalikan sarana dan prasarana yang telah dipinjam/ digunakan.
Pusat Pengembangan Pembelajaran dan Penjaminan Mutu Pendidikan
P3MP Politeknik Negeri Nusa Utara
35
15 PR
OS
ED
UR
MUT
U K
EMA
HA
SI
SW
AA
N
6. Kualifikasi Pejabat/ petugas yang menjalankan SOP 1. Direktur 2. Wadir III 3. BAUK 4. Staf Kemahasiswaan 5. Ormawa 6. Tim Pelatih 7. Bagan alir ProsedurDapat dilihat di bawah
8. Catatan
15 PR
OS
ED
UR
MUT
U K
EMA
HA
SIS
W
AA
N
Diagram AlirNo Aktivitas Wadir III
Staf Kemah asiswa an Direktu r BAU Orma wa Tim Pelatih 1 Ormawa/ Panitia pelaksana mengajukan surat permohonan peminjaman/ penggunaan sarana dan prasarana kepada WADIR III.
2 WADIR III mendisposisikan surat peminjaman kepada staf kemahasiswaan. 3 Direktur memberikan tanggapan dan mendisposisikan kepada WADIR III .
4 WADIR III menindaklanjuti sesuai dengan tanggapan Direktur dan memberitahukan kepada Ormawa/ Panitia pelaksana. 5 Apabila tanggapan Direktur menyetujui maka Ormawa/ Panitia pelaksanan dapat meminjam/ menggunakan sarana dan prasarana. 6 Ormawa/ Panitia pelaksana mengembalikan sarana dan prasarana yang telah dipinjam/ digunakan.
Pusat Pengembangan Pembelajaran dan Penjaminan Mutu Pendidikan
P3MP Politeknik Negeri Nusa Utara
37
15 PR
OS
ED
UR
MUT
U K
EMA
HA
SI
SW
AA
N
15 PR
OS
ED
UR
MUT
U K
EMA
HA
SIS
W
AA
N
9. SOP PENGURUSAN LEGALITAS ORMAWA
1. Tujuan Prosedur
SOP ini bertujuan:
1. Sebagai acuan untuk proses pelayanan pengajuan legalitas ormawa.
2. Memberikan kepastian hukum tentang
keberadaan Ormawa di lingkungan Polnustar khususnya Ormawa yang telah membentuk struktur kepengurusan yang baru..
2. Luas Lingkup Prosedur dan Penggunaannya
Mulai dari prosedur pengajuan ijin, syarat-syarat pengurusan legalitas ormawa yang wajib dilengkapi.
3. Standar surat pengantar kepada Direktur. Direktur mengeluarkan SK apabila menerima pengurusan legalitas ormawa
4. Definisi istilah Ormawa adalah Organisasi Kemahasiswaan yang bertanggungjawab langsung kepada Wakil Direktur Bidang Kemahasiswaan (Wadir III). Ormawa Politeknik Negeri Nusa Utara terdiri dari, BEM, DEMAH dan UKM (Unit Kegiatan Mahasiswa).
5. Prosedur 1. Ormawa mengajukan surat permohonan pengurusan legalitas kepada WADIR III. 2. WADIR III mempelajari surat permohonan
dan mendisposisikan kepada Staf
Kemahasiswaan untuk ditindak lanjuti.
3. Staf Kemahasiswaan menindaklanjuti
disposisi WADIR III dan membuat surat pengantar kepada Direktur.
4. Direktur merekomendasikan/ menolak
pengurusan legalitas ormawa.
5. Direktur mengeluarkan SK apabila menerima pengurusan legalitas ormawa
6. Kualifikasi Pejabat/ petugas yang menjalankan SOP 1 Direktur 2 WADIR III 3 Staf Kemahasiswaan 4 Ormawa 7. Bagan alir Prosedur
Dapat dilihat di bawah
8. Catatan
Pusat Pengembangan Pembelajaran dan Penjaminan Mutu Pendidikan
P3MP Politeknik Negeri Nusa Utara
39
15 PR
OS
ED
UR
MUT
U K
EMA
HA
SI
SW
AA
N
Flowchart No Aktivitas Orma wa WADIR III Staf Kemahas iswaan Direktur 1 Ormawa mengajukan suratpermohonan pengurusan legalitas kepada WADIR III.
2 WADIR III mempelajari surat permohonan dan mendisposisikan kepada Staf Kemahasiswaan untuk ditindak lanjuti.
3 Staf Kemahasiswaan menindaklanjuti disposisi WADIR III dan membuat surat pengantar kepada Direktur. 4 Direktur merekomendasikan/ menolak pengurusan legalitas ormawa. 5 Direktur mengeluarkan SK apabila menerima pengurusan legalitas ormawa
15 PR
OS
ED
UR
MUT
U K
EMA
HA
SIS
W
AA
N
Pusat Pengembangan Pembelajaran dan Penjaminan Mutu Pendidikan
P3MP Politeknik Negeri Nusa Utara
41
15 PR
OS
ED
UR
MUT
U K
EMA
HA
SI
SW
AA
N
10. SOP PENGURUSAN KARTU TANDA MAHASISWA
Tujuan Prosedur SOP ini bertujuan:
Sebagai acuan bagi mahasiswa dan unit kerja terkait dalam proses pembuatan Kartu Tanda Mahasiswa (KTM).
Luas Lingkup Prosedur dan Penggunaannya
Prosedur ini mengatur semua proses pembuatan KTM baik untuk mahasiswa baru atau habis masa berlaku.
Standar PDPT Mahasiswa dan kartu rencana studi
Definisi istilah Kartu Tanda Mahasiswa (KTM) adalah kartu tanda
pengenal sebagai mahasiswa Politeknik Negeri Nusa Utara yang wajib dimilik oleh setiap mahasiswa yang masih aktif dan harus dapat menunjukkan sewaktu-waktu dibutuhkan.
Prosedur 1. Mahasiswa mengisi data pada formulir
pendaftaran untuk pembuatan kartu
mahasiswa yang disediakan oleh Bagian Kemahasiswaan dengan menunjukan bukti slip pembayaran semester dan menyerahkan kepada Staf Kemahasiswaan.
2. Staf Kemahasiswaan memeriksa formulir pendaftaran dan bukti pembayaran serta
kelengkapan data dan melakukan
pengambilan foto mahasiswa.
3. Staf Kemahasiswaan mencetak Kartu Tanda Mahasiswa.
4. Bagian Kemahasiswaan menyerahkan Kartu Tanda Mahasiswa kepada mahasiswa.
15 PR
OS
ED
UR
MUT
U K
EMA
HA
SIS
W
AA
N
5. Mahasiswa menerima Kartu Tanda
Mahasiswa. Kualifikasi Pejabat/ petugas yang menjalankan SOP 1. Mahasiswa 2. Staf Kemahasiswaan 3. Bagian Kemahasiswaan
Bagan alir Prosedur Dapat dilihat di bawah
Catatan - Mahasiswa dapat mengambil Kartu Tanda Mahasiswa 1 minggu setelah melakukan pendaftaran.
- Kartu mahasiswa berlaku selama mahasiswa tersebut masih aktif di program studi tersebut.
Pusat Pengembangan Pembelajaran dan Penjaminan Mutu Pendidikan
P3MP Politeknik Negeri Nusa Utara
43
15 PR
OS
ED
UR
MUT
U K
EMA
HA
SI
SW
AA
N
Flowchart No Aktivitas Maha siswa Staf Kemahasiswaan Bagian Kemahasiswaan 1 Mahasiswa mengisi datapada formulir pendaftaran untuk pembuatan kartu mahasiswa yang disediakan
oleh Bagian
Kemahasiswaan dengan menunjukan bukti slip pembayaran semester dan menyerahkan kepada Staf Kemahasiswaan.
2 Staf Kemahasiswaan memeriksa formulir pendaftaran dan bukti pembayaran serta kelengkapan data dan melakukan pengambilan foto mahasiswa.
3 Staf Kemahasiswaan mencetak Kartu Tanda Mahasiswa.
4 Bagian Kemahasiswaan menyerahkan Kartu Tanda Mahasiswa kepada mahasiswa.
5 Mahasiswa menerima Kartu Tanda Mahasiswa.
15 PR
OS
ED
UR
MUT
U K
EMA
HA
SIS
W
AA
N
Pusat Pengembangan Pembelajaran dan Penjaminan Mutu Pendidikan
P3MP Politeknik Negeri Nusa Utara
45
15 PR
OS
ED
UR
MUT
U K
EMA
HA
SI
SW
AA
N
11. SOP PERMOHONAN PENCAIRAN DANA
Tujuan Prosedur SOP ini bertujuan:
Untuk memfasilitasi dalam proses pencairan dana guna memperlancar kegiatan dalam menunjang proses belajar mengajar dan pengembangan serta untuk peningkatan mutu pendidikan.
Luas Lingkup Prosedur dan Penggunaannya
Ormawa Polnustar/ Panitia Pelaksana Kegiatan.
Standar SK Direktur pengurus ormawa/ kontrak kegiatan/
undangan kegiatan dengan proposal kegiatan di ajukan dengan proposal kegiatan ke Direktur
Definisi istilah Bagian kemahasiswaan merupakan bidang yang menyelenggarakan dan memfasilitasi kegiatan kemahasiswaan.
Prosedur 1. Ormawa mengajukan surat permohonan pencairan
dana disertai proposal kegiatan ditujukan kepada Wadir III. (2 minggu sebelum kegiatan)
2. Wadir III menyetujui kegiatan dan
mendisposisikan pencairan dana ke Staf Kemahasiswaan.
3. Staf Kemahasiswaan mengajukan surat
permohonan pencairan dana ke Direktur disertai lampiran proposal kegiatan.
4. Direktur menyetujui / menolak surat permohonan pencairan dana.
5. Apabila disetujui, Direktur mendisposisikan kepada Wadir II.
6. Wadir II mengoreksi anggaran kegiatan. 7. Mencairkan dana kegiatan.
15 PR
OS
ED
UR
MUT
U K
EMA
HA
SIS
W
AA
N
8. Mempertanggungjawabkan dana dan membuat laporan kegiatan. Kualifikasi Pejabat/ petugas yang menjalankan SOP 1. Direktur 2. Wadir III 3. Bendahara 4. Tim Pelatih 5. Staf Kemahasiswaan
Bagan alir Prosedur Dapat dilihat di bawah
Catatan
Pusat Pengembangan Pembelajaran dan Penjaminan Mutu Pendidikan
P3MP Politeknik Negeri Nusa Utara
47
15 PR
OS
ED
UR
MUT
U K
EMA
HA
SI
SW
AA
N
FlowchartNo Aktivitas Wadir III
Staf Kemaha siswaan Direk tur Benda hara Orma wa Tim Pelatih 1 Ormawa mengajukan surat permohonan pencairan dana disertai proposal kegiatan ditujukan kepada Wadir III. (2 minggu sebelum kegiatan)
2 Wadir III menyetujui kegiatan dan mendisposisikan pencairan dana ke Staf Kemahasiswaan. 3 Staf Kemahasiswaan mengajukan surat permohonan pencairan dana ke Direktur disertai lampiran proposal kegiatan. 4 Direktur menyetujui / menolak surat permohonan pencairan dana. 5 Apabila disetujui, Direktur mendisposisikan kepada Wadir II. 6 Wadir II mengoreksi
anggaran kegiatan. 7 Mencairkan dana
kegiatan.
8 Mempertanggungjawa bkan dana dan membuat laporan kegiatan.
15 PR
OS
ED
UR
MUT
U K
EMA
HA
SIS
W
AA
N
Pusat Pengembangan Pembelajaran dan Penjaminan Mutu Pendidikan
P3MP Politeknik Negeri Nusa Utara
49
15 PR
OS
ED
UR
MUT
U K
EMA
HA
SI
SW
AA
N
12. SOP PERMOHONAN PEMINJAMAN INVENTARIS KEMAHASISWAAN
Tujuan Prosedur SOP ini bertujuan:
Sebagai acuan mahasiswa untuk meminjam barang inventaris kemahasiswaan dalam pelaksanaan kegiatan mahasiswa.
Luas Lingkup Prosedur dan Penggunaannya
Prosedur dan tata cara peminjaman barang inventaris kemahasiswaan
Standar BEM menandatangani formulir permohonan
peminjaman barang inventaris kemahasiswaan, Staf Kemahasiswaan mengecek formulir dan memberikan pengantar kepada Satpam serta mengisi buku peminjaman.
Definisi istilah Peminjaman barang inventaris kemahasiswaan adalah mekanisme yang dilakukan oleh Ormawa atau individu mahasiswa untuk mendukung pelaksanaan kegiatan.
Prosedur 1. Mahasiswa (yang mewakili
UKM/Himaju/Himapros dibuktikan
dengan memo dari pengurus) mengisi formulir permohonan peminjaman barang inventaris kemahasiswaan di Sekretariat BEM.
2. BEM menandatangani formulir
permohonan peminjaman barang
inventaris kemahasiswaan.
3. Mahasiswa membawa formulir
permohonan peminjaman barang
inventaris kemahasiswaan ke bagian kemahasiswaan.
15 PR
OS
ED
UR
MUT
U K
EMA
HA
SIS
W
AA
N
4. Staf Kemahasiswaan mengecek formulir dan memberikan pengantar.
5. Mahasiswa memberikan pengantar kepada Satpam serta mengisi buku peminjaman. 6. Satpam mendampingi mahasiswa untuk
mengambil barang inventaris di gudang Kemahasiswaan.
7. Satpam mengontrol buku peminjaman dan menghubungi mahasiswa apabila belum dikembalikan.
8. Mahasiswa mengembalikan barang
inventaris yang telah dipinjam kepada satpam dan mengisi buku peminjaman serta bersama satpam mengembalikan barang yang telah dipinjam ke gudang kemahasiswaan. Kualifikasi Pejabat/ petugas yang menjalankan SOP 1. Staf Kemahasiswaan 2. BEM 3. Mahasiswa 4. Satpam Bagan alir Prosedur
Dapat dilihat di bawah
Catatan
Pusat Pengembangan Pembelajaran dan Penjaminan Mutu Pendidikan
P3MP Politeknik Negeri Nusa Utara
51
15 PR
OS
ED
UR
MUT
U K
EMA
HA
SI
SW
AA
N
Diagram Alir No Aktivitas Maha siswa BEM Staf Kemaha siswaan Satpam 1 Mahasiswa (yang mewakiliUKM/Himaju/Himapros
dibuktikan dengan memo dari pengurus) mengisi formulir permohonan peminjaman barang inventaris kemahasiswaan di Sekretariat BEM.
2 BEM menandatangani formulir permohonan peminjaman barang inventaris kemahasiswaan
3 Mahasiswa membawa formulir permohonan peminjaman barang inventaris kemahasiswaan ke bagian kemahasiswaan.
4 Staf Kemahasiswaan mengecek formulir dan memberikan pengantar.
5 Mahasiswa memberikan pengantar kepada Satpam serta mengisi buku peminjaman. 6 Satpam mendampingi mahasiswa
untuk mengambil barang inventaris di gudang Kemahasiswaan.
7 Satpam mengontrol buku peminjaman dan menghubungi mahasiswa apabila belum dikembalikan.
8 Mahasiswa mengembalikan barang inventaris yang telah dipinjam kepada satpam dan mengisi buku peminjaman serta bersama satpam mengembalikan barang yang telah dipinjam ke gudang kemahasiswaan. v v v v v v
15 PR
OS
ED
UR
MUT
U K
EMA
HA
SIS
W
AA
N
Pusat Pengembangan Pembelajaran dan Penjaminan Mutu Pendidikan
P3MP Politeknik Negeri Nusa Utara
53
15 PR
OS
ED
UR
MUT
U K
EMA
HA
SI
SW
AA
N
13. SOP PEMILIHAN MAHASISWA BERPRESTASI
Tujuan Prosedur SOP ini bertujuan:
Sebagai pedoman untuk memberikan keterangan tentang proses administrasi dan seleksi mahasiswa berprestasi.
Luas Lingkup Prosedur dan Penggunaannya
Mahasiwa Polnustar yang berprestasi.
Standar SK Panitia Pemilihan Mawapres dari direktur; Karya Tulis Mahasiswa
Definisi istilah Mahasiswa Berprestasi adalah mahasiswa yang
berhasil mencapai prestasi tinggi, baik kurikuler, kokurikuler, maupun ekstrakulikuler sesuai dengan kriteria yang ditentukan.
Prosedur 1. Prodi melaksanakan seleksi untuk memilih
mahasiswa yang terbaik untuk diseleksi di tingkat Polnustar, seleksi meliputi : Karya Tulis, IPK, Bahasa Inggirs, Data Prestasi/ Kemampuan yang diunggulkan.
2. Ketua Prodi mengirimkan berkas mahasiswa beprestasi yang berhasil lolos seleksi ke Panitia Pelaksana.
3. Informasi dari Dikti.
4. Bidang kemahasiswaan mengajukan surat permohonan pembentukan Panitia Pemilihan Mahasiswa Berprestasi Polnustar dengan SK Direktur.
5. Direktur menetapkan nama-nama Panitia Panitia Pemilihan Mahasiswa Berprestasi Polnustar melalui SK
15 PR
OS
ED
UR
MUT
U K
EMA
HA
SIS
W
AA
N
6. Panitia pelaksana melaksanakan seleksi di tingkat perguruan tinggi yang meliputi : IPK, Bahasa Inggris, Pembuatan dan Presentasi Karya Tulis dan Wawancara.
7. Juara tingkat perguruan tinggi diikutkan untuk mengikuti pemilihan ditingkat nasional dengan mengunggah video yang berisi tentang rekaman penyampaian ringkasan secara lisan ke laman Youtube dengan mencantumkan alamat (URL) video yang diunggah.
Kualifikasi Pejabat/ petugas yang menjalankan SOP 1. Dikti 2. Wadir 3. Direktur 4. Panitia pelaksana 5. Prodi 6. Mahasiswa Bagan alir Prosedur
Dapat dilihat di bawah
Catatan
Referensi 1. Buku Pedoman Mahasiswa Berprestasi Diploma
2. Standart Penilaian Pembelajaran Politeknik Negeri Nusa Utara Tahun 2018
Pusat Pengembangan Pembelajaran dan Penjaminan Mutu Pendidikan
P3MP Politeknik Negeri Nusa Utara
55
15 PR
OS
ED
UR
MUT
U K
EMA
HA
SI
SW
AA
N
Diagram AlirNO Aktivitas Dikti Wadir III Direktur
Panitia Pelaks
ana
Prodi Mahasiswa 1 Prodi melaksanakan seleksi
untuk memilih mahasiswa yang terbaik untuk diseleksi di tingkat Polnustar, seleksi meliputi : Karya Tulis, IPK, Bahasa Inggirs, Data Prestasi/ Kemampuan yang diunggulkan.
2 Ketua Prodi mengirimkan berkas mahasiswa beprestasi yang berhasil lolos seleksi ke Panitia Pelaksana.
3 Informasi dari Dikti.
4 Bidang kemahasiswaan mengajukan surat permohonan pembentukan Panitia Pemilihan Mahasiswa Berprestasi Polnustar dengan SK Direktur.
5 Direktur menetapkan nama-nama Panitia Panitia Pemilihan Mahasiswa Berprestasi Polnustar melalui SK
6 Panitia pelaksana melaksanakan seleksi di tingkat perguruan tinggi yang meliputi : IPK, Bahasa Inggris, Pembuatan dan Presentasi Karya Tulis dan Wawancara. 7 Juara tingkat perguruan
tinggi diikutkan untuk mengikuti pemilihan ditingkat nasional dengan mengunggah video yang berisi tentang rekaman penyampaian ringkasan secara lisan ke laman Youtube dengan mencantumkan alamat (URL) video yang diunggah.
15 PR
OS
ED
UR
MUT
U K
EMA
HA
SIS
W
AA
N
Pusat Pengembangan Pembelajaran dan Penjaminan Mutu Pendidikan
P3MP Politeknik Negeri Nusa Utara
57
15 PR
OS
ED
UR
MUT
U K
EMA
HA
SI
SW
AA
N
14. SOP MENGIKUTI KEGIATAN MTQ MAHASISWA TINGKAT NASIONAL
Tujuan Prosedur SOP ini bertujuan:
1. Sebagai acuan dan mekanisme bagi Ormawa dalam mengikuti kegiatan MTQ.
2. Memperlancar proses pelaksanaan mengikuti kegiatan MTQ.
Luas Lingkup Prosedur dan Penggunaannya
Mahasiwa Polnustar yang memiliki kemampuan untuk mengikuti MTQ
Standar Seleksi tingkat Polnustar. Pemenang tingkat polnustar akan mengikuti MTQMN
Definisi istilah MTQ mahasiswa tingkat nasional antar perguruan tinggi merupakan salah upaya dalam peningkatan pemahaman, penghayatan serta pengamalan isi
kandungan Al-Qur’an dan juga untuk
mengaktualisasikan nilai-nilai kandungan Al-Qur’an dalam kehidupan mahasiswa.
Prosedur 1. Menerima informasi kegiatan MTQMN
2. Membuat surat ke Badan Tadzkir untuk melakukan perekrutan calon peserta untuk diseleksi.
3. Mengadakan seleksi di tingkat Polnustar. 4. Pengumuman nama-nama peserta yang
dinyatakan lolos seleksi.
5. Proposal Permohonan Pencairan Dana ke Direktur.
6. Pelaksanaan Kegiatan
a. Surat ijin peserta yang akan mengikuti MTQ ke Kabag Akademik.
15 PR
OS
ED
UR
MUT
U K
EMA
HA
SIS
W
AA
N
b. Surat tugas, SPPD dan dokumen persyaratan keabsahan peserta serta Offisial.
c. Penyediaan Transportasi dan
Akomodasi selama mengikuti
kegiatan. Kualifikasi Pejabat/ petugas yang menjalankan SOP 1. Panita pelaksana 2. Kabag Akademik 3. Staf Kemahasiswaan 4. Badan Tadzkir 5. Mahasiswa
Bagan alir Prosedur Dapat dilihat di bawah
Catatan Setiap mahasiswa yang akan mengikuti seleksi, harus berstatus sebagai mahasiswa aktif, yang dibuktikan dengan Kartu Rencana Studi (KRS) serta terdapat di PDPT aktif dalam kegiatan Kemahasiswaan.
Pusat Pengembangan Pembelajaran dan Penjaminan Mutu Pendidikan
P3MP Politeknik Negeri Nusa Utara
59
15 PR
OS
ED
UR
MUT
U K
EMA
HA
SI
SW
AA
N
Flowchart No Aktivita Panita pelaks ana Staf Kemaha siswaan Badan Tadzkir Kabag Akademi k Mahasi swa 1 Menerima informasi kegiatan MTQMN 2 Membuat surat ke BadanTadzkir untuk melakukan perekrutan calon peserta untuk diseleksi.
3 Mengadakan seleksi di tingkat Polnustar.
4 Pengumuman nama-nama peserta yang dinyatakan lolos seleksi.
5 Proposal Permohonan Pencairan Dana ke Direktur.
6 Pelaksanaan Kegiatan a. Surat ijin peserta yang
akan mengikuti MTQ ke Kabag Akademik. b. Surat tugas, SPPD dan
dokumen persyaratan keabsahan peserta serta Offisial. c. Penyediaan Transportasi dan Akomodasi selama mengikuti kegiatan.
15 PR
OS
ED
UR
MUT
U K
EMA
HA
SIS
W
AA
N
Pusat Pengembangan Pembelajaran dan Penjaminan Mutu Pendidikan
P3MP Politeknik Negeri Nusa Utara
61
15 PR
OS
ED
UR
MUT
U K
EMA
HA
SI
SW
AA
N
15. SOP PEMINJAMAN/PENGGUNAAN FASILITAS KEMAHASISWAAN
Tujuan Prosedur SOP ini bertujuan:
1. Sebagai acuan prosedur peminjaman dan
penggunaan fasilitas
2. kemahasiswaan kepada pihak terkait dari luar lingkungan Polnustar.
Sebagai tahapan dalam mengatur peminjaman dan penggunaan fasilitas kemahasiswaan Polnustar.
Luas Lingkup Prosedur dan Penggunaannya
Tata cara proses peminjaman dan penggunaan fasilitas oleh pihak-pihak terkait yang terlibat dalam proses peminjaman dan penggunaan fasilitas kemahasiswaan.
Standar
Definisi istilah Fasilitas kemahasiswaan adalah fasilitas berupa
Lapangan olahraga, alat-alat musik (beserta soundsystem, bola (voli, sepakbola, futsal), net voli beserta rods, kaostim yang merupakan aset Polnustar.
Prosedur 1. Peminjam mengajukan surat permohonan
peminjaman/ penggunaan fasilitas
kemahasiswaan kepada Direktur.
2. WADIR III mendapatkan disposisi dengan
Direktur mengenai permohonan
peminjaman/ penggunaan fasilitas
kemahasiswaan.
3. WADIR III memberikan tanggapan setelah
berkoordinasi dengan Direktur dan
mendisposisikan kepada Staf
Kemahasiswaan untuk ditindaklanjuti. 4. Staf Kemahasiswaan menindaklanjuti sesuai
dengan tanggapan WADIR III dan menyampaikan surat kepada pengguna.
15 PR
OS
ED
UR
MUT
U K
EMA
HA
SIS
W
AA
N
5. Apabila disetujui maka Peminjam dapat
meminjam/ menggunakan fasilitas
kemahasiswaan sesuai dengan batas waktu yang telah ditentukan.
6. Peminjam mengembalikan fasilitas
kemahasiswaan yang telah dipinjam/ digunakan. Kualifikasi Pejabat/ petugas yang menjalankan SOP 1. Direktur 2. WADIR III 3. Staf Kemahasiswaan 4. Peminjam Bagan alir Prosedur
Dapat dilihat di bawah
Catatan
Referensi Peraturan Pemerintah Nomor 6 Tahun 2006 tentang Pengelolaan Barang milik Negara Jo. No. 38 Tahun 2008 tentang Perubahan Pengelolaan Barang Milik Negara