• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB IV ANALISA DAN PERHITUNGAN

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "BAB IV ANALISA DAN PERHITUNGAN"

Copied!
18
0
0

Teks penuh

(1)

BAB IV

ANALISA DAN PERHITUNGAN

4.1 Momen dan Gaya yang Berlaku pada Konstruksi 4.1.1 Beban Radial (Kondisi 1)

Diketahui: Fv = 500 [kg] = 500 [kg] . 9,81 [m/s²] = 4905 [N] (beban maksimum) Σ𝑀𝐴 = 0 [Nm] 0 = (𝐹ℎ . 2,45) – (𝐹𝑉. 1,205) (𝐹𝑉 . 1,205) = (𝐹ℎ . 2,45) 4905 . 1,205= (𝐹ℎ . 2,45)

(2)

4.2 Perhitungan Beban Tambahan (Ban Rim 16”) 4.2.1 Beban Aksial (Kondisi 2)

Diketahui:

Fv = 500 [kg] = 4905 [N]

W = 11 [kg] = 107,91 [N] (Berat Attachment yaitu Ban Rim 16”) Σ𝑀𝐵 = 0 [Nm] 0 = 𝑅𝑐𝑣 . 0,195 − (𝑊 . 0,195) − (𝐹𝑣 . 1,4) 𝑊 . 0,195 + (𝐹𝑣 . 1,4) = (𝑅𝑐𝑣 . 0,195) 107,91 . 0,195 + (4905 . 1,4) = (Rcv . 0,195) 21,04 +(6867 ) 0,195 = 𝑅𝑐𝑣 𝑅𝑐𝑣 = 35323,29 [N] Σ𝑀𝐶 = 0 [Nm] 0 = (𝑅𝐵𝑣 . 0,195) – (Fv . 0,195) (𝐹𝑣 . 1,205) 0,195 = 𝑅𝐵𝑣 (4905 . 1,205) 0,195 = 𝑅𝐵𝑣 5910,53 0,195 = 𝑅𝐵𝑣 𝑅𝐵𝑣 = 30310,38 [N]

(3)

4.2.2 Pillow Block

Berdasarkan perhitungan pada kondisi 1 dan 2 di atas, didapat beban equivalen dinamis (P) sebagai berikut:

Diketahui: Fh = Fr = 2412,46 [N] Fa = Rcv = 35323,29 [N]

𝑒 =

𝐹𝑎 𝐹𝑟

=

35323 ,29 2412 ,46 = 14,64 Maka, X = 0,56 Y = 1 P = X.Fr + Y.Fa P = 0,56 . 2412,46 + 0,56 . 35323,29 P = 21132,02 [N]

Dengan menggunakan data lapangan umur dari bantalan dengan keandalan 90% yang dinyatakan dengan 𝐿10 dapat dihitung:

Diketahui: P = 21132,02 [N]

C = Cr = 25700 [N] (Katalog FYH) b = 3 (konstanta untuk ball bearing)

𝐿10 =

𝐶

P

(4)

Transferring pada Mesin Tyre Building beroperasi tanpa henti selama ban yang dipindahkan belum selesai sesuai target yang ditentukan. Transferring pada Mesin Tyre Building berhenti pada jam istirahat atau pada jam makan, jadi bantalan bekerja secara terus menerus tanpa henti kecuali pada jam-jam tertentu.

Umur bantalan pada kecepatan konstan dapat dihitung dengan persamaan: 𝐿10h = 10 6 60.𝑛

𝐿

10 𝐿10h = 106 60.50 1,8 𝐿10h = 6000 [jam] 4.2.3 Linear Guideway

Untuk beban statis, terdapat faktor keamanan statis (static safety factor):

𝑓𝑆𝐿 = 𝐶0 𝑃 dimana:

𝑓𝑆𝐿 = Faktor statis keamanan untuk beban sederhana

𝐶0 = Nilai beban statis [N]

P = Beban yang bekerja (hasil perhitungan) [N]

Pada perhitungan untuk umur pakai dari linear guideway ini menggunakan nilai beban dinamis (C), dimana nilai tersebut terdapat pada tabel katalog jenis linear guideway yang digunakan.

(5)

L =

𝐶

P

3

x 50km

dimana:

P = Beban aktual (dianggap sama dengan hasil perhitungan) [N] Jika diubah ke dalam satuan waktu (hour), menjadi:

𝐿ℎ = 𝐿. 103 𝑉𝑒. 60 dimana: Lh = Service life [hr] Ve = Kecepatan [m/min] Diketahui : W = 3,5 [kg] = 34,34 [N] (katalog spesifikasi) h = 37,5 [mm] = 0,375 [m] (katalog spesifikasi) I = H – H1 = 64 [mm] = 0,640 [m] (katalog spesifikasi) F = Rbv = 30310,38 [N] d = 110 [mm] = 0,11 [m] (katalog spesifikasi) P1 ~ P2 =(𝑊.ℎ) – (𝐹.𝐼)𝑑 P1 ~ P2 = (34,34 . 0,375) – (30310 ,38 . 0,640)0,11 P1 ~ P2 = -19385,77 [N]

(6)

Pada transferring ini memiliki faktor statis keamanan untuk beban sebesar: Diketahui: Co = 62200 [N] (katalog spesifikasi) P = 19385,77 [N] maka: 𝑓𝑆𝐿 = 𝐶0 𝑃 𝑓𝑆𝐿 = 62200 19385,77 𝑓𝑆𝐿 = 3,21 sedangkan untuk momen:

Diketahui: Mo = Mp = 1700 [N] M = P.d = 19385,77 . 0,11 = 2132,43 [Nm]

𝑓

𝑆𝑀 = 𝑀𝑜 𝑀

𝑓

𝑆𝑀 = 2132 ,431700

𝑓

𝑆𝑀 = 0,8

dan umur pakainya: Diketahui: C = 37100 [N]

L =

𝐶 P 3

x 50km

L =

37100 19385 ,77 3

x 50km

(7)

L = 350,46 [km] Atau

Lh =

𝐶 𝑃𝑎 3 . 50 . 103 𝑉𝑒 . 60

Lh =

350,46 . 103 0,3175 . 60 Lh =18396 [jam]

4.3 Perhitungan Beban Tambahan (Ban Rim 18”) 4.3.1 Beban Aksial (Kondisi 2)

Diketahui:

Fv = 500 [kg] = 4905 [N]

W = 16 [kg] = 156,18 [N] (Berat Attachment yaitu Ban Rim 18”) Σ𝑀𝐵 = 0 [Nm] 0 = 𝑅𝑐𝑣 . 0,195 − (𝑊 . 0,195) − (𝐹𝑣 . 1,4) 𝑊 . 0,195 + (𝐹𝑣 . 1,4) = (𝑅𝑐𝑣 . 0,195) 156,18 . 0,195 + (4905 . 1,4) = (𝑅𝑐𝑣 . 0,195) 30,46 +(6867 ) 0,195 = 𝑅𝑐𝑣 𝑅𝑐𝑣 = 35371,56 [N]

(8)

Σ𝑀𝐶 = 0 [Nm] 0 = (𝑅𝐵𝑣 . 0,195) – (Fv . 0,195) (𝐹𝑣 . 1,205) 0,195 = 𝑅𝐵𝑣 (4905 . 1,205) 0,195 = 𝑅𝐵𝑣 5910,53 0,195 = 𝑅𝐵𝑣 𝑅𝐵𝑣 = 30310,38 [N] 4.3.2 Pillow Block

Berdasarkan perhitungan pada kondisi 1 dan 2 di atas, didapat beban equivalen dinamis (P) sebagai berikut:

Diketahui: Fh = Fr = 2412,46 [N] Fa = Rcv = 35371,56 [N]

𝑒 =

𝐹𝑎 𝐹𝑟

=

35371 ,56 2412 ,46 = 14,66 Maka, X = 0,56 Y = 1 P = X.Fr + Y.Fa P = 0,56 . 2412,46 + 0,56 . 35371,56 P = 21159,05 [N]

(9)

Dengan menggunakan data lapangan umur dari bantalan dengan keandalan 90% yang dinyatakan dengan 𝐿10 dapat dihitung:

Diketahui: P = 21159,05 [N]

C = Cr = 25700 [N] (Katalog FYH) b = 3 (konstanta untuk ball bearing)

𝐿

10 = 𝐶P 𝑏

𝐿

10 = 21159 ,05 25700 3

𝐿10 = 1,79 [juta putaran]

Transferring pada Mesin Tyre Building beroperasi tanpa henti selama ban yang dipindahkan belum selesai sesuai target yang ditentukan. Transferring pada Mesin Tyre Building berhenti pada jam istirahat atau pada jam makan, jadi bantalan bekerja secara terus menerus tanpa henti kecuali pada jam-jam tertentu.

Umur bantalan pada kecepatan konstan dapat dihitung dengan persamaan: 𝐿10h = 106 60.𝑛

𝐿

10 𝐿10h = 10 6 60.50 1,79 𝐿10h = 5966,67 [jam]

(10)

4.3.3 Linear Guideway

Untuk beban statis, terdapat faktor keamanan statis (static safety factor):

𝑓𝑆𝐿 = 𝐶0 𝑃 dimana:

𝑓𝑆𝐿 = Faktor statis keamanan untuk beban sederhana

𝐶0 = Nilai beban statis [N]

P = Beban yang bekerja (hasil perhitungan) [N]

Pada perhitungan untuk umur pakai dari linear guideway ini menggunakan nilai beban dinamis (C), dimana nilai tersebut terdapat pada tabel katalog jenis linear guideway yang digunakan.

L =

𝐶P 3

x 50km

dimana:

P = Beban aktual (dianggap sama dengan hasil perhitungan) [N] Jika diubah ke dalam satuan waktu (hour), menjadi:

𝐿 = 𝐿. 10 3 𝑉𝑒. 60 dimana: Lh = Service life [hr] Ve = Kecepatan [m/min]

(11)

Diketahui: W = 3,5 [kg] = 34,34 [N] (katalog spesifikasi) h = 37,5 [mm] = 0,375 [m] (katalog spesifikasi) I = H – H1 = 64 [mm] = 0,640 [m] (katalog spesifikasi) F = Rbv = 30310,38 [N] d = 110 [mm] = 0,11 [m] (katalog spesifikasi) P1 ~ P2 =(𝑊.ℎ) – (𝐹.𝐼)𝑑 P1 ~ P2 = (34,34 . 0,375) – (30310 ,38 . 0,640)0,11 P1 ~ P2 = -19385,77 [N]

Pada transferring ini memiliki faktor statis keamanan untuk beban sebesar: Diketahui: Co = 62200 [N] (katalog spesifikasi) P = 19385,77 [N] maka: 𝑓𝑆𝐿 = 𝐶0 𝑃 62200

(12)

sedangkan untuk momen: Diketahui: Mo = Mp = 1700 [N] M = P.d = 19385,77 . 0,11 = 2132,43 [Nm]

𝑓

𝑆𝑀 = 𝑀𝑜 𝑀

𝑓

𝑆𝑀 = 2132 ,431700

𝑓

𝑆𝑀 = 0,8

dan umur pakainya: Diketahui: C = 37100 [N]

L =

𝐶 P 3

x 50km

L =

37100 19385 ,77 3

x 50km

L = 350,46 [km] Atau

Lh =

𝐶 𝑃𝑎 3 . 50 . 103 𝑉𝑒 . 60

Lh =

350,46 . 100,3175 . 603 Lh =18396 [jam]

(13)

4.4 Perhitungan Beban Tambahan (Ban Rim 20”) 4.4.1 Beban Aksial (Kondisi 2)

Diketahui:

Fv = 500 [kg] = 4905 [N]

W = 23 [kg] = 225,63 [N] (Berat Attachment yaitu Ban Rim 20”) Σ𝑀𝐵 = 0 [Nm] 0 = Rcv . 0,195 − (𝑊 . 0,195) − (𝐹𝑣 . 1,4) 𝑊 . 0,195 + (𝐹𝑣 . 1,4) = (𝑅𝑐𝑣 . 0,195) 225,63 . 0,195 + (4905 . 1,4) = (𝑅𝑐𝑣 . 0,195) 44 +(6867 ) 0,195 = 𝑅𝑐𝑣 𝑅𝑐𝑣 = 35441,03 [N] Σ𝑀𝐶 = 0 [Nm] 0 = (𝑅𝐵𝑣 . 0,195) – (Fv . 0,195) (𝐹𝑣 . 1,205) 0,195 = 𝑅𝐵𝑣 (4905 . 1,205) 0,195 = 𝑅𝐵𝑣 5910,53 0,195 = RBv 𝑅𝐵𝑣 = 30310,38 [N]

(14)

4.4.2 Pillow Block

Berdasarkan perhitungan pada kondisi 1 dan 2 di atas, didapat beban equivalen dinamis (P) sebagai berikut:

Diketahui: Fh = Fr = 2412,46 [N] Fa = Rcv = 35441,03 [N]

𝑒 =

𝐹𝑎 𝐹𝑟

=

35441 ,03 2412 ,46 = 14,69 Maka, X = 0,56 Y = 1 P = X.Fr + Y.Fa P = 0,56 . 2412,46 + 0,56 . 35441,03 P = 21197,95 [N]

Dengan menggunakan data lapangan umur dari bantalan dengan keandalan 90% yang dinyatakan dengan 𝐿10 dapat dihitung:

Diketahui: P = 21197,95 [N]

C = Cr = 25700 [N] (Katalog FYH) b = 3 (konstanta untuk ball bearing)

𝐿

10 = 𝐶P 𝑏

𝐿

10 = 21197 ,95 25700 3

(15)

Transferring pada Mesin Tyre Building beroperasi tanpa henti selama ban yang dipindahkan belum selesai sesuai target yang ditentukan. Transferring pada Mesin Tyre Building berhenti pada jam istirahat atau pada jam makan, jadi bantalan bekerja secara terus menerus tanpa henti kecuali pada jam-jam tertentu.

Umur bantalan pada kecepatan konstan dapat dihitung dengan persamaan: 𝐿10h = 10 6 60.𝑛

𝐿

10 𝐿10h = 106 60.50 1,78 𝐿10h = 5933,33 [jam] 4.4.3 Linear Guideway

Untuk beban statis, terdapat faktor keamanan statis (static safety factor):

𝑓𝑆𝐿 = 𝐶0 𝑃 dimana:

𝑓𝑆𝐿 = Faktor statis keamanan untuk beban sederhana

𝐶0 = Nilai beban statis [N]

P = Beban yang bekerja (hasil perhitungan) [N]

(16)

L =

𝐶

P

3

x 50km

dimana:

P = Beban aktual (dianggap sama dengan hasil perhitungan) [N] Jika diubah ke dalam satuan waktu (hour), menjadi:

𝐿ℎ = 𝐿. 103 𝑉𝑒. 60 dimana: Lh = Service life [hr] Ve = Kecepatan [m/min] Diketahui: W = 3,5 [kg] = 34,34 [N] (katalog spesifikasi) h = 37,5 [mm] = 0,375 [m] (katalog spesifikasi) I = H – H1 = 64 [mm] = 0,640 [m] (katalog spesifikasi) F = Rbv = 30310,38 [N] d = 110 [mm] = 0,11 [m] (katalog spesifikasi) P1 ~ P2 =(𝑊.ℎ) – (𝐹.𝐼)𝑑 P1 ~ P2 = (34,34 . 0,375) – (30310 ,38 . 0,640)0,11 P1 ~ P2 = -19385,77 [N]

(17)

Pada transferring ini memiliki faktor statis keamanan untuk beban sebesar: Diketahui: Co = 62200 [N] (katalog spesifikasi) P = 19385,77 [N] maka: 𝑓𝑆𝐿 = 𝐶0 𝑃 𝑓𝑆𝐿 = 62200 19385,77 𝑓𝑆𝐿 = 3,21 sedangkan untuk momen:

Diketahui: Mo = Mp = 1700 [N] M = P.d = 19385,77 . 0,11 = 2132,43 [Nm]

𝑓

𝑆𝑀 = 𝑀𝑜 𝑀

𝑓

𝑆𝑀 = 2132 ,431700

𝑓

𝑆𝑀 = 0,8

dan umur pakainya: Diketahui:

(18)

L =

37100 19385 ,77 3

x 50km

L = 350,46 [km] Atau

Lh =

𝐶 𝑃𝑎 3 . 50 . 103 𝑉𝑒 . 60

Lh =

350,46 . 100,3175 . 603 Lh =18396 [jam]

Referensi

Dokumen terkait

Kristen mengikuti suaminya. Di samping warga jemaat yang sudah diketahui dan telah tercatat pindah agama, diperkirakan ada beberapa warga yang pindah ke gereja denominasi

Kennedy (1991:xxxix) states that literature serves pleasure and illumination. He says pleasure because a study of literature involves the.. Secondly, the writer has

Bahan bakar alternatif lain yang dapat mengurangi emisi pada gas buang diesel adalah menggunakan sistem baru pada bahan bakar kendaraan, yaitu sistem bahan bakar

(forward linkage) dalam suatu sistem agribisnis. Keterkaitan ke belakang berlangsung karena subsistem usahatani memerlukan input produksi yang dapat diperoleh dengan

Masyarakat lebih memilih berkunjung ke rumah sakit umum daerah (RSUD) atau ke dokter praktek pada sore hari. Keadaan ini memberi penegasan pada buruknya citra

Kegiatan Pengabdian Pada Masyarakat (P2M) ini bertujuan untuk (1) meningkatkan pemahaman guru SD di Kecamatan Busungbiu mengenai konsep kurikulum 2013, (2) meningkatkan

Respon mukosa lambung akibat penurunan sekresi mucus dapat berupa eksfeliasi (pengelupasan). Eksfeliasi sel mukosa gaster akan mengakibatkanerosi pada sel mukosa. Hilangnya

Pertumbuhan produksi industri manufaktur besar dan sedang (y on y) di Jawa Tengah mulai tahun 2011 sampai dengan 2015 terhadap triwulan yang sama pada tahun sebelumnya