• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB II TINJAUAN UMUM TENTANG MEREK. Pemberian tanda pada barang sebagai merek bukanlah fenomena baru. Zaman

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "BAB II TINJAUAN UMUM TENTANG MEREK. Pemberian tanda pada barang sebagai merek bukanlah fenomena baru. Zaman"

Copied!
23
0
0

Teks penuh

Referensi

Dokumen terkait

dalam Undang-Undang Merek Nomor 15 tahun 2001 dapat dilihat pada Pasal 43 Ayat 1 yang mengatakan bahwa: pemilik merek terdaftar berhak member lisensi kepada pihak lain dengan

Pemilik hak merek dapat menempuh gugatan secara perdata sebagaimana diatur dalam Pasal 76 ayat (1) Undang- Undang Nomor 15 Tahun 2001 tentang Merek yang menyatakan

Bentuk gugatan perdata yang dapat dilakukan oleh pemegang merek diatur dalam Pasal 76 ayat (1) Undang-Undang Nomor 15 Tahun 2001 Tentang Merek yang menyatakan bahwa pemilik

Pasal 83 ayat (1) Undang-Undang Merek memberikan hak kepada pemilik merek terdaftra untuk mengajukan gugatan terhadap pihak lain yang secara tanpa hak menggunakan

Pemilik merek terdaftar dapat mengajukan gugatan kepada Pengadilan Niaga terhadap pihak lain yang secara tanpa hak menggunakan merek yang mempunyai persamaan pada pokoknya

mengajukan gugatan-gugatan pembatalan pendaftaran sesuai dengan Pasal 68 ayat (1) ini adalah seperti tertera pada Pasal 4, 5 dan 6 Undang-Undang Merek Nomor 15

15 Tahun 2001 Tentang Merek, pemilik merek terdaftar setiap kali dapat mengajukan permohonan perpanjangan untuk jangka waktu yang sama dengan ketentuan merek yang bersangkutan

Dalam Pasal 3 Undang – undang Merek 2001 dinyatakan bahwa hak atas merek adalah hak eksklusif yang diberikan oleh negara kepada pemilik merek yang terdaftar dalam Daftar Umum