1 1.1 Latar Belakang
Pada era modern seperti sekarang ini perjalanan setiap orang untuk menuju suatu tempat atau melakukan perjalanan untuk berpindah tempat tidak lagi susah dan kesulitan. Pada jaman dahulu ketika seseorang ingin berpindah tempat atau menuju kesuatu tempat yaitu dengan menggunakan sepeda ontel, bahkan sebagian orang ada yang berjalan kaki. seiring dengan perkembangan Jaman dan Teknologi maka terciptanya alat Transportasi untuk manusia berpindah dan menuju kesutau tempat yaitu salah satu diantaranya Sepeda Motor. Sepeda Motor merupakan kendaraan yang memiliki bentuk seperti sepeda dengan dua roda dan dapat bergerak oleh sebuah mesin[1]. Kendaraan tersebut merupakan alat Transportasi yang banyak diminati oleh banyak orang baik menengah keatas maupun masyrakat menengah kebawah di Indonesia. Salah satu diantaranya adalah Kecamatan Cikarang selatan, Kabupaten Bekasi, Provinsi Jawa Barat.
Daerah tersebut merupakan daerah padat penduduk yang menggunakan Sepeda Motor untuk menuju ke tempat bekerja maupun untuk keperluan lainnya. Sehingga pengguna sepeda motor cukup banyak dengan berbagai Merk, Model dan Sistem keamanan masing – masing. Dari 3 hal yang ada pada Sepeda Motor tersebut, penulis ingin membahas salah satu diantaranya yaitu Sistem keamanan yang terdapat pada kendaraan tersebut. Sistem keamanan di sepeda motor terutama pada bagian kunci kontak saat ini terbilang masih lemah dikarenakan dapat dirusak dengan mudah sampai Kunci kontak dalam Posisi ON oleh pencuri spesialis Sepeda Motor kemudian dibawa kabur dengan cepat karena sepeda motor dapat dihidupkan sehingga sulit untuk ditemukan kembali, dalam model terbaru Sepeda Motor dengan Merk tertentu sudah ada beberapa yang menggunakan sistem
Smartkey akan tetapi untuk Sepeda Motor terdahulu masih banyak yang dimiliki
masyarakat sehingga sangatlah penting untuk menginovasi atau memberi solusi masalah tersebut guna membantu dan mengatasi pencurian sepeda motor yang
meresahkan. Setiap orang yang membeli atau memliki suatu barang, alat maupun benda pasti ingin barang tersebut awet, selamat dan aman.
Dalam teknologi informasi ada alat Mikrokontroler Arduino dengan Source
code. Alat tersebut dapat digunakan untuk Mikrokontroler berbagai benda termasuk
pada kunci kontak kendaraan yang penulis bahas dalam penelitian ini sehingga keamanan kunci kontak pada sepeda motor dapat ditambahkan menggunakan Arduino . Arduino merupakan kit elektronik sering disebut juga rangkaian elektronik open source yang berisi komponen utama sebuah chip mikrokontroler dengan jenis AVR dari perusahaan Atmel, Arduino dapat diprogram dengan perantara framework Arduino IDE pada komputer. Tujuan membuat program pada mikrokontroler adalah supaya rangkaian elektronik yang telah disusun dapat membaca input, memproses input yang dilakukan oleh pengguna kemudian menghasilkan ouput yang diharapkan oleh pengguna[2]
Pada Mikrokontroler Arduino terdapat macam-macam jenis yaitu Arduino Uno, Arduino Nano, Arduino Duemilanove, Arduino Diecimila, Arduino NG Rev.C dan lain sebagainya. Di penelitian ini penulis akan menggunakan Arduino Uno untuk sistem keamanan kunci kontak sepeda motor yang akan dibuat. karena Arduino Uno adalah Mikrokontroler yang mudah ditemukan, selain itu dalam perangkaian papan elektronik dan programnya Arduino Uno bisa dikatakan mudah. Pada penelitian sebelumnya mengatakan Sistem keamanan sepeda motor dengan Arduino Uno dapat dikontrol melalui smartphone Android. Sistem bekerja melalui skema pensaklaran terhubung dengan dua relay yang aktif memalui mikrokontroler[3]. Selain itu penelitian lainnya menyebutkan bahwa menggunakan Arduino Uno koneksi sistem pada smartphone menggunakan koneksi Bluetooth dengan jarak maksimal 9 meter dan 7 meter jika terdapat penghalang, aplikasi android sistem ini akan terinstal dengan baik pada versi android yaitu kitkat, lollipop, marsmellow dan nougat[4].
Setiap hal pada umumnya berpasangan seperti aman dan tidak aman. Mengenai hal yang tidak aman karena tingkat kejahatan di Indoensia cukup banyak dengan berbagai motif kejahatan, misalnya pencurian sepeda motor. Oleh karena itu setiap pabrik sepeda motor terus menginovasi, mengembangkan keamanan pada
produk sepeda motornya masing – masing. Akan tetapi sejauh ini keamanan yang diterapkan pada sebagian besar Sepeda Motor masih dapat dibobol atau dirusak oleh pelaku kejahatan dengan mudah. Maka dari itu sangatlah penting untuk mengembangkan, menginvonasi keamanan Sepeda motor terutama pada bagian Kunci kontak, guna mencegah terjadinya pencurian Sepeda Motor.
Berdasarkan Latar Belakang yang sudah diuraikan dan penelitian yang telah dilakukan sebelumnya menggunakan Mikrokontroler Jenis Arduino Uno adalah pilihan yang tepat untuk penelitian serta rancangan sistem yang akan dibuat oleh penulis. Oleh karena itu penulis bermaksud membuat Karya Ilmiah dengan Judul “ Sistem Keamanan Kunci Kontak Sepeda Motor dengan Arduino Menggunakan Metode Bluetooth pada Smartphone “.
1.2 Identifikasi Masalah
Sehingga permasalahan dalam latar belakang diatas penulis mengidentifikasinya sebagai berikut :
1. Kunci kontak sepeda motor sangat mudah dibobol oleh pencuri sampai kontak dalam posisi ON sehingga motor dapat langsung dihidupkan hanya dalam hitungan menit !
2. Setelah Sepeda motor berhasil dibawa kabur dengan cepat karena dapat dihidupkan oleh pencuri, sepeda motor sulit untuk ditemukan !
3. Ketika merusak kunci kontak pencuri dapat mengubah dari OFF ke ON !
1.3 Batasan Masalah
Dari identifikasi permasalahan yang ada dalam penjabaran diatas, maka penulis menentukan batasan masalah pada penelitian ini, yaitu :
1. Penelitian ini berfokus pada keamanan kunci kontak sepeda motor supaya tidak mudah dibobol dari posisi OFF ke ON oleh pencuri.
2. Karena terjadi banyaknya kasus pencurian sepeda motor sehingga penulis berniat membuat sistem keamanan kunci kontak sepeda motor ini.
3. Membuat sistem yang bisa dikontrol sepenuhnya oleh pemilik sepeda motor sehingga dapat mencegah terjadinya pencurian.
1.4 Rumusan Masalah
Dalam identifikasi permasalahan terkait, maka penulis merangkum rumusan permasalahan sebagai berikut :
1. Apakah sistem keamanan kunci kontak sepeda motor dengan Arduino menggunakan metode bluetooth pada smartphone yang dibuat dapat menggantikan kunci kontak manual sepeda motor ?
2. Dengan dibuatnya sistem tersebut apakah sepeda motor menjadi lebih aman?
3. Setelah sistem dibuat dan diterapkan pada sepeda motor, Apakah sepeda motor masih dapat dihidupkan oleh orang lain ?
1.5 Tujuan Penelitian
Tujuan Penelitian ini adalah sebagai berikut :
1. Merupakan satu diantara persyaratan untuk Memperoleh Gelar Sarjana Komputer
2. Mampu memberikan solusi dalam meningkatkan keamanan sepeda motor masyarakat. khusunya kecamatan cikarang selatan, kabupaten Bekasi. 3. Untuk mencegah dan mengurangi tindak kejahatan pencurian sepeda motor
sehingga kecamatan cikarang selatan lebih aman.
1.6 Manfaat Penelitian
Dengan demikian manfaat yang diperoleh setelah tercapainya tujuan penelitian ini adalah :
1. Penulis berharap hasil penelitian ini dapat dijadikan pengetahuan dan pembuatan suatu karya ilmiah, terutama dalam memperoleh Gelar Sarjana Komputer.
2. Hasil Penelitian berguna bagi Universitas Pelita Bangsa untuk memberikan Referensi bagi Mahasiswa dan Mahasiswinya terutama dalam membuat karya ilmiah.
3. Penelitian ini dapat digunakan oleh semua masyarakar cikarang selatan kabupaten bekasi yang memiliki sepeda motor supaya lebih aman. Selain itu pada masa sekarang ini hampir semua kalangan masyarakat sudah memiliki smartphone atau androidnya sehingga akan lebih mudah untuk diimplementasikan.
1.7 Sistematika Penulisan
Sistematika penulisan ini dibagi menjadi beberapa bab, antara lain :
BAB I : PENDAHULUAN
Pada bab ini merupakan pendahuluan dari Laporan Penelitian Skripsi yang menguraikan tentang latar belakang, Identifikasi masalah, Batasan masalah, Rumusan masalah, Tujuan penelitian, Manfaat penelitian dan Sistematika Penulisan.
BAB II : LANDASAN TEORI
Landasan teori yang berhubungan dengan penelitian penulis serta teori-teori dari para ahli sehingga relevan antara penelitian yang dikaji dengan penelitian yang sudah ada sebelumnya. Dalam bab ini juga akan dibahas tentang pengertian Arduino, Mikrokontroler, Metode Waterfall, Modul Bluetooth, Sepeda Motor, Sistem keamanan, Kendaraan bermotor, Smartphone, Cara kerja kunci kontak,
Unified modeling language (UML) dan Flowchart.
BAB III : METODOLOGI PENELITIAN
Menjelaskan kebutuhan Hardware dan Software yang diperlukan dalam penelitian, menganalisa permasalahan kemudian menjabarkan proses yang sedang berjalan sehingga mendapatkan metode yang tepat untuk mengembangan sistem setelah itu melakukan pengujian pada sistem dan membuat kode program untuk sistem.
BAB IV : HASIL DAN PEMBAHASAN
Pada bab penulisa melakukan pengujian terhadap sistem yang telah dibuat dengan pengujian implementasi sistem secara langsung dan menguji sistem menggunakan black box testing setelah itu penulis membahas hasil pengujian yang telah dilakukan.
BAB V : PENUTUP
Bagian bab terakhir penulis membuat kesimpulan dari hasil sistem yang telah dibuat dan dilakukan pengujian tentang permasalahan yang dibahas pada bab terdahulu kemudian penulis memberikan saran yang bertujuan untuk memberikan peningkatan sistem bilamana sistem akan dikembangk.