• Tidak ada hasil yang ditemukan

PERBANDINGAN ESTIMASI PEMBIAYAAN ALAT BERAT PADA PROYEK PEMBANGUNAN GATEWAY PASTEUR APARTEMENT.

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "PERBANDINGAN ESTIMASI PEMBIAYAAN ALAT BERAT PADA PROYEK PEMBANGUNAN GATEWAY PASTEUR APARTEMENT."

Copied!
26
0
0

Teks penuh

(1)

PERBANDINGAN ESTIMASI PEMBIAYAAN ALAT BERAT PADA PROYEK PEMBANGUNAN GATEWAY PASTEUR APARTEMENT (Studi Kasus : Proyek Pembangunan Apartemen Gateway Pasteur Bandung)

TUGAS AKHIR

Diajukan Untuk Memenuhi Sebagai dan Syarat untuk Memperoleh Gelar Ahli Madya Program Studi D3 Teknik Sipil

dibuat oleh:

GILANG ARDYANSYAH 1106461

PROGRAM STUDI PENDIDIKAN TEKNIK SIPIL D-3 JURUSAN PENDIDIKAN TEKNIK SIPIL

FAKULTAS PENDIDIKAN TEKNOLOGI DAN KEJURUAN UNIVERSITAS PENDIDIKAN INDONESIA

(2)

PERBANDINGAN ESTIMASI PEMBIAYAAN ALAT BERAT PADA

PROYEK PEMBANGUNAN GATEWAY PASTEUR APARTEMENT

(Studi Kasus : Proyek Pembangunan Apartemen Gateway Pasteur – Bandung)

Oleh

Gilang Ardyansyah

Sebuah tugas akhir yang diajukan untuk memenuhi salah satu syarat memperoleh gelar Ahli Madya pada Fakultas Pendidikan Teknologi dan Kejuruan

© Gilang Ardyansyah 2014 Universitas Pendidikan Indonesia

Agustus2014

Hak Cipta dilindungi undang-undang.

(3)

LEMBAR PERSETUJUAN DAN PENGESAHAN

TUGAS AKHIR

PERBANDINGAN ESTIMASI PEMBIAYAAN ALAT BERAT PADA PROYEK PEMBANGUNAN GATEWAY PASTEUR APARTEMENT (Studi Kasus : Proyek Pembangunan Apartemen Gateway Pasteur Bandung)

GILANG ARDYANSYAH 1106461

Bandung, Agustus 2014 Menyetujui dan Mengesahkan,

Pembimbing I

Drs. H. Wahyu Wibowo, MT. NIP . 195309041988031001

Pembimbing II

Drs. Odih Supratman , ST.,MT NIP . 196208091991011002

Mengetahui KetuaJurusan

PendidikanTeknikSipil

Ketua Program Studi D3 Teknik Sipil

Drs. Sukadi, M.Pd,MT NIP.19640910 199101 1 002

(4)

v Gilang Ardyansyah, 2014

Perbandingan Estimasi Pembiayaan Alat Berat Pada Proyek Pembangunan Gateway Pasteur Apartement

|

DAFTAR ISI

PERNYATAAN ... i

ABSTRAK ... ii

KATA PENGANTAR ... iii

UCAPAN TRIMAKASIH ... iv

DAFTAR ISI ... v

DAFTAR GAMBAR ... viii

DAFTAR TABEL ... ix

DAFTAR LAMPIRAN ... x

BAB I PENDAHULUAN ... 1

1.1 Latar Belakang ... 1

1.2 Pembatasan Masalah ... 2

1.3 Maksud dan Tujuan ... 2

1.4 Lingkup Pembahasan ... 2

1.5 Sistematika Pengumpulan Data ... 3

1.6 Sistematika Penulisan ... 3

BAB II KAJIAN PUSTAKA ... 5

2.1 Proyek Konstruksi ... 5

2.2 Konsep Biaya ... 6

2.2.1 Biaya Proyek ... 6

2.3 Konsep Waktu ... 7

2.4 Pembinaan Alat ... 8

2.4.1 Fungsi Perlengkapan dan Peralatan Konstruksi ... 8

2.4.1.1 Prinsip Manajemen dan Pengawasan Peralatan ... 9

2.4.1.2 Kuantitas Peralatan yang akan Digunakan ... 11

2.4.1.3 Faktor-faktor yang Mempengaruhi Penggunaan Alat Berat ... 11

(5)

vi Gilang Ardyansyah, 2014

Perbandingan Estimasi Pembiayaan Alat Berat Pada Proyek Pembangunan Gateway Pasteur Apartement

2.4.8 Data Peralatan ... 23

2.4.8.1 Tower Crane ... 23

2.4.8.2 Excavator ... 28

2.4.8.3 Dump Truck... 31

BAB III METODE ANALISA ... 33

3.Umum ... 33

3.1Alur Penyelesaian Analisa Tugas Akhir ... 35

3.2.1 Studi Literatur dan Studi Lapangan ... 36

3.2.2 Pengumpulan Data ... 36

BAB IV PEMBAHASAN ... 39

4.Metode Pelaksanaan ... 39

4.1Pengolahan Data ... 40

4.2Membandingkan Hasil Perhitungan ... 50

4.3Perbandingan Pembiayaan Tower Crane... 50

4.4Perbandingan Pembiayaan Excavator ... 59

4.5Perbandingan Pembiayaan Dump Truck ... 67

BAB V KESIMPULAN DAN SARAN ... 70

5.1 Kesimpulan………...70

(6)

vii Gilang Ardyansyah, 2014

Perbandingan Estimasi Pembiayaan Alat Berat Pada Proyek Pembangunan Gateway Pasteur Apartement

|

DAFTAR PUSTAKA …………..……….. 74

(7)

viii Gilang Ardyansyah, 2014

Perbandingan Estimasi Pembiayaan Alat Berat Pada Proyek Pembangunan Gateway Pasteur Apartement

|

DAFTAR GAMBAR

Gambar 1.1 Lokasi Proyek Apartemen Gateway Pasteur ... 3

Gambar 2.1 Tiga Sasaran Proyek ... 5

Gambar 2.2 Analisa Biaya Peralatan ... 17

Gambar 2.3 Tied in Crane ... 25

Gambar 2.4 Climbing Crane ... 25

Gambar 2.5 Bagian-bagian Tower Crane ... 26

Gambar 2.6 Excavator... 30

Gambar 2.8 Dump Truck ... 33

Gambar 3.1 Lokasi Proyek Gateway Pasteur Apartement ... 34

Gambar 3.2 Bagan Alur (Flow chart) ... 36

(8)

ix Gilang Ardyansyah, 2014

Perbandingan Estimasi Pembiayaan Alat Berat Pada Proyek Pembangunan Gateway Pasteur Apartement

|

DAFTAR TABEL

Tabel 2.1 Kapasitas Angkat Tower Crane ... 27

Tabel 2.2 Waktu Siklus Excvator beroda Crawler dalam satuan menit... 29

Tabel 2.3 Faktor Koreksi (S) untuk kedalam dan sudut putar ... 29

Tabel 2.4 Faktor Koreksi (BFF) untuk alat gali ... 30

Tabel 2.5 Kapasitas dan Berat Truk ... 32

Tabel 4.1 Tabel Penyusutan harga alat Tower Crane ... 42

Tabel 4.2 Tabel Penyusutan harga alat Tower Crane ... 45

Tabel 4.3 Analisis Harga Satuan Alat Berat 2013 ... 47

Tabel 4.4 Pembiayaan Tower Crane di proyek Gateway Pasteur Apartement .... 50

Tabel 4.5 Pembiayaan Tower Crane berdasarkan kebutuhan Tower Crane ... 50

Tabel 4.6 Tabel Penyusutan harga alat Excavator ... 56

Tabel 4.7 Analisis Harga Satuan Alat Berat 2013 ... 56

Tabel 4.8 Pembiayaan Excavator di proyek Gateway Pasteur Apartement ... 59

Tabel 4.9 Tabel Penyusutan harga alat Dump Truck ... 64

Tabel 4.10 Analisis Harga Satuan Alat Berat 2013 ... 64

Tabel 4.11 Pembiayaan 1 (satu) Dump Truck di proyek Gateway Pasteur ... 67

(9)

x Gilang Ardyansyah, 2014

Perbandingan Estimasi Pembiayaan Alat Berat Pada Proyek Pembangunan Gateway Pasteur Apartement

|

DAFTAR LAMPIRAN

Lampiran 1 Berita Acara Notulensi Ujian Siding Diploma Tiga Lampiran 2 Surat Penunjukan Dosen Pembimbing

Lampiran 3 Lembar Bimbingan Tugas Akhir Lampiran 4 Spesifikasi Alat Berat Tower Crane Lampiran 5 Spesifikasi Alat Berat Excavator Lampiran 6 Spesifikasi Alat Berat Dump Truck

(10)

Gilang Ardyansyah, 2014

Perbandingan Estimasi Pembiayaan Alat Berat Pada Proyek Pembangunan Gateway Pasteur Apartement

PERBANDINGAN ESTIMASI PEMBIAYAAN ALAT BERAT PADA PROYEK PEMBANGUNAN GATEWAY PASTEUR APARTEMENT

Gilang Ardyansyah

Program Studi Teknik Sipil.Universitas Pendidikan Indonesia.Jl.Dr.Setiabudhi

No.229 Bandung 40154

E-mail : [email protected]

ABSTRAK

Pemilihan alat berat yang tepat memegang peranan yang penting. Peralatan dianggap memiliki kapasitas tinggi bila peralatan tersebut menghasilkan produksi yang tinggi tetapi dengan biaya yang rendah.

Pemilihan alat berat yang akan dipakai merupakan faktor yang sangat penting dalam keberhasilan suatu proyek. Alat berat yang dipakai haruslah tepat sehingga proyek dapat berjalan lancar. Kesalahan di dalam pemilihan alat berat dapat mengakibatkan manajemen pelaksanaan proyek menjadi tidak efektif dan efisien. Dengan demikian keterlambatan penyelesaian proyek dapat terjadi yang menyebabkan biaya akan membengkak. Produktivitas yang kecil dan tenggang waktu yang dibutuhkan untuk pengadaan alat lain yang lebih sesuai merupakan hal yang menyebabkan biaya yang lebih besar.

Alat berat yang banyak dipakai dalam pelaksanaan gedung yaitu : Tower Crane, Excavator, Dump truck dan lain-lain. Alat-alat tersebut tentu mempunyai kekurangan dan kelebihan yang berbeda dari pembiayaan yang dikeluarkan dan kapasitas operasinya.

Dari hasil penelitian diperoleh harga sewa di lapangan,sewa menurut Analisa Harga Satuan Pekerjaan bidang Pekerjaan Umum dan beli di lapangan.

(11)

I- 1 Gilang Ardyansyah, 2014

Perbandingan Estimasi Pembiayaan Alat Berat Pada Proyek Pembangunan Gateway Pasteur Apartement

BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang

Pemilihan alat berat yang tepat memegang peranan yang penting. Peralatan dianggap memiliki kapasitas tinggi bila peralatan tersebut menghasilkan produksi yang tinggi tetapi dengan biaya yang rendah.

Pemilihan alat berat yang akan dipakai merupakan faktor yang sangat penting dalam keberhasilan suatu proyek. Alat berat yang dipakai haruslah tepat sehingga proyek dapat berjalan lancar. Kesalahan di dalam pemilihan alat berat dapat mengakibatkan manajemen pelaksanaan proyek menjadi tidak efektif dan efisien. Dengan demikian keterlambatan penyelesaian proyek dapat terjadi yang menyebabkan biaya akan membengkak. Produktivitas yang kecil dan tenggang waktu yang dibutuhkan untuk pengadaan alat lain yang lebih sesuai merupakan hal yang menyebabkan biaya yang lebih besar.

Alat berat yang banyak dipakai dalam pelaksanaan gedung yaitu : Tower Crane, Excavator, Dump truck dan lain-lain.alat-alat tersebut tentu mempunyai kekurangan dan kelebihan yang berbeda dari pembiayaan yang dikeluarkan dan kapasitas operasinya.

Gateway Pasteur Apartement di Bandung ini merupakan gedung baru yang

didirikan sebagai tempat tinggal bertingkat bagi masyarakat umum. Gateway Pasteur Apartement menggunakan alat berat sebagai alat bantu untuk mempermudah dalam

pekerjaan para pekerja.

(12)

I- 2 Gilang Ardyansyah, 2014

Perbandingan Estimasi Pembiayaan Alat Berat Pada Proyek Pembangunan Gateway Pasteur Apartement

memiliki pertimbangan-pertimbangan tertentu dalam pemilihan peralatan,sehingga diharapkan dapat mencari hasil terbaik yang ditinjau dari biaya pelaksanaan.

Dengan latar belakang diatas perlu dilakukan penelitian untuk memperoleh hasil yang tepat dilihat dari pemakaian alat berat untuk proses pembanguan Gateway Pasteur Apartement.

1.2 Identifikasi Masalah

Beberapa identifikasi masalah yang akan dibahas dalam tugas akhir ini, yiatu:  Bagaimana Perhitungan pembiayaan alat berat berdasarkan harga sewa

dilapangan.

 Bagaimana Perhitungan pembiayaan alat berat berdasarkan harga sewa AHSP Pekerjaan Umum dan harga beli dilapangan.

 Bagaiamana cara menghitung kebutuhan alat berat dilapangan. 1.3 Rumusan Masalah

Berdasarkan uraian latar belakang di atas maka identifikasi masalah yang akan dibahas oleh penulis adalah :

 Bagaimana Perhitungan pembiayaan alat berat berdasarkan harga sewa dilapangan.

 Bagaimana Perhitungan pembiayaan alat berat berdasarkan harga sewa AHSP Pekerjaan Umum.

 Bagaimana Perhitungan pembiayaan alat berat berdasarkan harga beli dilapangan.

1.4 Pembatasan Masalah

Berdasarkan uraian latar belakang di atas maka pembatasan masalah yang akan dibahas oleh penulis adalah :

(13)

I- 3 Gilang Ardyansyah, 2014

Perbandingan Estimasi Pembiayaan Alat Berat Pada Proyek Pembangunan Gateway Pasteur Apartement

 Perbandingan biaya alat berat Tower Crane dilihat dari sewa dilapangan. sewa menurut AHSP Pekerjaan Umum, dan beli.

 Perbandingan biaya alat berat Dump Truck dilihat dari sewa dilapangan, sewa menurut AHSP Pekerjaan Umum, dan beli.

1.5 Maksud dan Tujuan

Tujuan dari studi Tugas Akhir ini meliputi :

1) Untuk mengetahui biaya alat berat Excavator dilihat dari sewa dilapangan,sewa menurut AHSP Pekerjaan Umum dan beli. 2) Untuk mengetahui biaya alat berat Tower Crane dilihat dari sewa

dilapngan,sewa menurut AHSP Pekerjaan Umum dan beli. 3) Untuk mengetahui biaya alat berat Dump Truck dilihat dari sewa

dilapngan,sewa menurut AHSP Pekerjaan Umum dan beli. 1.6 Lingkup Pembahasan

Lokasi penelitian yang penulis bahas dalam penyusunan tugas akhir ini berada di jl.gunung batu pasteur Kota Bandung.

Gambar 1.1 Peta lokasi proyek.

(14)

I- 4 Gilang Ardyansyah, 2014

Perbandingan Estimasi Pembiayaan Alat Berat Pada Proyek Pembangunan Gateway Pasteur Apartement

1.7 Sistematika Pengumpulan Data

Data-data yang diperlukan dalam penyusunan Tugas Akhir ini didapatkan dari : a. Survey secara langsung di proyek Apartement Gateway Pasteur.

b. Mewancarai secara langsung kepada pihak yang terkait mengenai penggunaan alat berat yang ada di proyek apartement ini,spesifikasi alat berat, dan harga sewa alat berat yang ada di proyek Apartement Gateway Pasteur.

1.8 Sistematika Penulisan

Sistematika penulisan yang digunakan dalam laporan ini adalah sebagai berikut: BAB I Pendahuluan

Berisi tentang latar belakang,pembatasan masalah,maksud dan tujuan penyusunan Tugas Akhir ,lingkup pembahasan, sistematika pengumpulan data dan sistematika penulisan laporan.

BAB II Landasan Teori

Berisi tentang dasar-dasar teori yang digunakan oleh penulis dalam pembahasan Tugas Akhir ini dan juga digunakan sebagai dasar penyusunan laporan Tugas Akhir ini.

BAB III Metode Analisa

Berisi tentang alur penyelesaian kajian tugas akhir.

BAB IV Pembahasan Metode Analisa

(15)

I- 5 Gilang Ardyansyah, 2014

Perbandingan Estimasi Pembiayaan Alat Berat Pada Proyek Pembangunan Gateway Pasteur Apartement

BAB V Kesimpulan dan Saran

(16)

III - 36 Gilang Ardyansyah, 2014

Perbandingan Estimasi Pembiayaan Alat Berat Pada Proyek Pembangunan Gateway Pasteur Apartement

BAB III

METODE ANALISA

3.1 Umum

Penelitian ini berupa analisa perbandingan pembiayaan yang dilihat dari segi sewa dan beli alat berat untuk pekerjaan konstruksi pada proyek pembangunan .Permodelan penggunaan alat berat dilakukan dalam tinjauan pembiayaaan. Metode penelitian tugas akhir ini akan dimulai berdasarkan jenis data.Bagan dari penelitian pada tugas akhir ini dapat dilihat dari gambar 3.1 bagan alir (flowchart) Adapun data umum proyek Gateway Pasteur Apartement :

1. Lokasi Proyek

Letak proyek pembangunan Gateway Pasteur Apartement ini berada di Jln. Gunung Batu,Bandung.

Gambar 3.1 Peta lokasi proyek.

(17)

III - 37 Gilang Ardyansyah, 2014

Perbandingan Estimasi Pembiayaan Alat Berat Pada Proyek Pembangunan Gateway Pasteur Apartement

2. Data proyek

Nama Proyek : Pembangunan Gateway Pasteur - Bandung

Manajer Proyek : WAHYU TRIANTO

Owner/ Pemilik Proyek : PT.Prasetya Agung Cipta Abadi

Kontraktor Pelaksana : PT PP (PERSERO) Tbk Konsultan Quality Surveyor: PT PP ( PERSERO) Tbk Konsultan Pengawas : PT.Prasetya Agung Cipta Abadi Konsultan Architect : PT.Prasetya Agung Cipta Abadi Konsultan Landscape : PT. CIPTA PESONA HIJAU Konsultan ME : PT.ADHICIPTA PRAJAWIDYA Sub Kontraktor Galian : Cv .Sevina Mandiri

Sub kontraktor Finishing : Sumber Rejeki Prima Sub Kontraktor Bekisting : Bintang Bangun Persada Sub Kontraktor Plumbing : Mahesa Daya Inti Sub Kontraktor Pembesian : Cv.Anisa

Supplier Beton : PT.PIONEER BETON

Waktu pelaksanaan yang ditawarkan : 1 (satu) tahun Waktu pemeliharaan :365 hari kalender Tanggal pelaksaanaan proyek: 19 Juli 2013

(18)

III - 38 Gilang Ardyansyah, 2014

Perbandingan Estimasi Pembiayaan Alat Berat Pada Proyek Pembangunan Gateway Pasteur Apartement

Gambar 3.2 Bagan Alur (Flowchart)

3.2 Alur Penyelesaian Analisa Tugas Akhir

Alur penyelesaian tugas akhir menjelaskan tentang jalan atau cara penyelesaian tugas akhir. Sesuai dengan tujuan yang hendak dicapai maka berikut adalah tahapan-tahapan dari analisa Tugas Akhir ini.

Mulai

Studi Literatur Studi lapangan

Pengumpulan Data Proyek

Metode Pelaksanaan

Mengolah data

Membandingkan Hasil Perhitungan

(19)

III - 39 Gilang Ardyansyah, 2014

Perbandingan Estimasi Pembiayaan Alat Berat Pada Proyek Pembangunan Gateway Pasteur Apartement

3.2.1 Studi Literatur dan Studi Lapangan

Penggunaan literature yang menunjang antara lain : buku tentang alat berat seperti : Susy Fatena (Alat Berat untuk Proyek Konstruksi.2008),I Nyoman Pujawaan (Ekonomi Teknik.2009),Ahmad Kholil (Alat Berat.2012),buku perhitungan pembiayaan alat berat seperti Siska (Diktat Kuliah,Pemindahan Tanah Mekanis) dan lain-lain, sehingga dapat diperlajari dan diketahui cara penggunaan dan spesifikasinya alat berat yang digunakan.setelah itu diperlukan pengamatan dan wawancara dilapangan untuk mengetahui pembiayaan alat berat.

3.2.2 Pengumpulan Data

Data-data yang berkaitan dengan permasalahan yang ada,tidak hanya berasal dari proyek tetapi juga dari sumber lain sehingga memberikan informasi yang dibutuhkan. Data teknis alat berat yang digunakan diproyek Gateway Pasteur Apartement yang menjadi objek penelitian adalah :

Tower Crane

1. Nama proyek : Pesawat angkat dan angkut

2. Jenis pesawat : Tower Crane

3. Pabrik Pembuat : POTAIN

4. Tempat dan Tahun pembuatan : Perancis,tahun 2005

(20)

III - 40 Gilang Ardyansyah, 2014

Perbandingan Estimasi Pembiayaan Alat Berat Pada Proyek Pembangunan Gateway Pasteur Apartement

Kementrian Republik Indonesia

10.Beban ujung : 2400 kg

11.Harga sewa tahun 2005 : Rp. 72.000.000/bulan

Rincian harga sewa :

a. Harga sewa alat : Rp.60.000.000/bulan b. Gaji dua operator : Rp.9.000.000/bulan c. Biaya Perawatan : Rp. 3.000.000/bulan

12.Harga sewa tahun 2013 : Rp. 87.000.000/bulan Rincian harga sewa :

d. Harga sewa alat : Rp.70.000.000/bulan e. Gaji dua operator : Rp.12.000.000/bulan f. Biaya Perawatan : Rp. 5.000.000/bulan

13.Harga awal beli : Rp.3.100.000.000 (15-01-2005) (Sumber : PT.Prima Jasa Aldodua.)

Excavator

1. Nama : KOBELCO

2. Model : SK330-8

(21)

III - 41 Gilang Ardyansyah, 2014

Perbandingan Estimasi Pembiayaan Alat Berat Pada Proyek Pembangunan Gateway Pasteur Apartement

Rincian harga sewa :

a. Harga sewa alat : Rp.276.786/jam b. Gaji operator : Rp.25.000/jam c. Biaya perawatan : Rp.12.500/jam

12.Harga beli :Rp.2.265.260.000 (04-06-2013)

(Sumber : PT.Prima Jasa Aldodua.)  Dump Truck

1. Model : Truck Toyota Dyna 130 HT

2. Torsi maksimum : 1800 Kgm/rpm

3. Tipe mesin : Diesel 4 stroke,in-Line

4. Daya maksimum : 2700 rpm

5. Kapasitas tangki : 100 liter

6. Berat kosong : 6700 kg

7. Harga sewa : Rp.20.000.000/bulan

Rincian harga sewa :

a. Harga sewa alat : Rp.14.000.000/bulan b. Gaji supir : Rp.4.000.000/bulan c. Biaya perawatan : Rp.2.000.000/bulan

8. Harga beli :Rp.245.000.000 (18-07-2013)

(22)

V - 78 Gilang Ardyansyah, 2014

Perbandingan Estimasi Pembiayaan Alat Berat Pada Proyek Pembangunan Gateway Pasteur Apartement

BAB V

KESIMPULAN DAN SARAN

5.1 KESIMPULAN

Berdasarkan hasil analisa dan pembahasan yang telah diuraikan pada bab sebelumnya,maka dapat ditarik kesimpulan mengenai perbandingan pembiayaan alat berat di proyek Gateway Pasteur Apartement di jalan gunung batu ,bandung yaitu :

1. Tower Crane :

Harga sewa dilapangan Tower Crane yaitu Rp.3.744.000.000 (Tiga miliar tujuh ratus empat puluh empat juta rupiah).

 Harga sewa alat menurut Analisa Harga Satuan Pekerjaan Umum tahun 2013 Rp. 9.558.539.667 (Sembilan miliar lima ratus lima puluh delapan juta lima ratus tiga puluh sembilan ribu enam ratus

enam puluh tujuh rupiah).

Harga beli dilapangan Rp.15.120.000.000 (Lima belas miliar seratus dua puluh juta rupiah).

2. Excavator :

 Harga sewa dilapangan Excavator yaitu sebesar Rp.355.000.000 (Tiga ratus lima puluh lima juta rupiah)

 Harga sewa alat menurut Analisa Harga Satuan Pekerjaan Umum tahun 2013 sebesar Rp.1.671.905.205 (Satu miliar enam ratus tujuh puluh satu juta sembilan ratus lima ribu dua ratus lima

rupiah)

(23)

V - 79 Gilang Ardyansyah, 2014

Perbandingan Estimasi Pembiayaan Alat Berat Pada Proyek Pembangunan Gateway Pasteur Apartement

3. Dump Truck :

harga sewa dilapangan Dump Truck yaitu Rp.500.000.000 (Lima ratus juta ) .

 Harga sewa alat menurut Analisa Harga Satuan Pekerjaan Umum tahun 2013 yaitu Rp.2.289.786.570 (Dua miliar dua ratus delapan puluh Sembilan juta tujuh ratus delapan puluh enam ribu lima

ratus tujuh puluh rupiah)

 Harga beli dilapangan Dump Truck kontraktor harus mengeluarkan biaya sebesar Rp. 1.460.750.000 (Satu miliar empat ratus enam puluh juta tujuh ratus lima puluh ribu rupiah).

4. dari harga sewa 1 (satu) alat berat dilapangan dan berdasarkan harga sewa Analisia Harga Satuan Pekerjaan Umum maka terlihat perbedaan yang sangat besar hal ini dikarenakan kurangnya harga yang terperinci dari distributor penyewaan alat berat, apabila harga sewa yang ditawarkan dari distributor kepada kontraktor dengan harga yang terperinci seperti Analisis Harga Satuan Pekerjaan Umum akan sangat menjamin apakah alat tersebut ketika di sewa dam operasikan tidak menemui kendala apapun sehingga tidak menghambat pekerjaan yang sedang berlangsung walaupun harga sewa Analisis Harga Satuan Pekerjaan Umum lebih besar.

5. PT. Pembangunan Perumahan mengerjakan dua proyek secara berutuan ,yang pertama proyek pembangunan Gateway Pasteur Apartement di jalan Pasteur,Bandung dan Kemang View Apartement

(24)

V - 80 Gilang Ardyansyah, 2014

Perbandingan Estimasi Pembiayaan Alat Berat Pada Proyek Pembangunan Gateway Pasteur Apartement

5.2 SARAN

Berdasarkan hasil kesimpulan dari pembahasan,berikut ini akan diberikan saran yang diharapkan dapat memberi masukan yang bermanfaat bagi pihak yang terkait ;

1. Pihak proyek harus teliti dengan spesifikasi dan kondisi alat dalam pengadaan alat berat yang akan digunakan agar alat tersebut dapat menguntungkan proyek tersebut.

(25)

Gilang Ardyansyah, 2014

Perbandingan Estimasi Pembiayaan Alat Berat Pada Proyek Pembangunan Gateway Pasteur Apartement

DAFTAR PUSTAKA

Analisa Harga Satuan Pekerjaan (AHSP) Bidang Pekerjaan Umum. 2013

BALITBANG ,Jakarta.

Ardhiyanto ,Tito (2013). “Perbandingan Pembiayaan Alat Berat yang Digunakan pada Pembangunan Gedung Sudirman Suites Apartement. Universitas Pendidikan

Indonesia.

Husnan, Suadi & Muhammad, Suwarsono (2000) “ Study Kelayakan Proyek” UPP

AMP YKPN , Yogjakarta

Kholid , Ahmad.2012. “Alat Berat”. Remaja Rosdakarya.Bandung.

Pedoman Penulisan Karya Ilmiah.2013.Universitas Pendidikan Indonesia,Bandung.

PT.Pembangunan Perumahan. (2013). Rencana Kerja dan Syarat-syarat pekerjaan Struktur- Arsitektur – Landscape. Bandung

Pujawaan ,I Nyoman.2009.”Ekonomi Teknik”.Guna Widya.Surabaya.

Ridha ,Muhammad.2011. “Tugas Akhir Perbandingan Biaya dan Waktu Pemakaian

Alat Berat Tower Crane dan Mobil Crane pada Proyek Rumah Sakit Haji

Surabaya”. Institut Teknologi Sepuluh Nopember.Surabaya.

Rostiyanti , Fatena.Susy 2008. “Alat Berat untuk Proyek Konstruksi”. Rineka

Cipta.Jakarta

Soeharto, Iman.1997. “Manajemen Proyek dari Konseptual sampai Operasional”.

Erlangga.Jakarta

(26)

Gilang Ardyansyah, 2014

Perbandingan Estimasi Pembiayaan Alat Berat Pada Proyek Pembangunan Gateway Pasteur Apartement

Spesifikasi Potain MC205B Tower Crane http:// www.construservice.com (diakses pada tanggal 4 Mei 2014)

Spesifikasi Kobelco SK300-8 Excavator http://ritchiespecs.com (diakses pada tanggal 4 Mei 2014)

Gambar

Gambar 1.1 Peta lokasi proyek.
Gambar 3.1 Peta lokasi proyek.
Gambar 3.2 Bagan Alur (Flowchart)

Referensi

Dokumen terkait

Jumlah alat berat yang digunakan pada lokasi pembangunan Bendungan Margatiga Lampung Timur adalah 2 Excavator dengan kapasitas Buckhet 2,1 dan 0,8 m3,Bulldozer

 Untuk mengetahui cara penentuan dan pemilihan jenis alat-alat berat dengan kapasitas yang berbeda, sehingga menghasilkan perhitungan pelaksanaan pekerjaan yang efektif

Terutama pada pekerjaan galian tanah dapat menyebabkan struktur tanah menjadi tidak stabil dan mudah longsor, sehingga dibutuhkan pemilihan dinding penahan tanah yang tepat

Dari permasalahan di atas, maka penulis ingin menganalisis dan mengetahui produktivitas alat berat serta biaya operasional alat berat pada proyek pembangunan

Metode yang digunakan pada penelitian ini linear programming yang digunakan untuk menentukan jumlah alat berat yang optimum dengan biaya dan waktu yang paling

Analisis yang dilakukan yaitu perhitungan perhitungan produktivitas masing-masing alat berat yang digunakan, dengan menentukan waktu siklus alat, penentuan factor

Dengan mempersiapkan peralatan yang baik dan tepat guna sesuai dengan perencanaan serta didukung oleh kondisi atau keadaan kemampuan peralatan yang tidak diragukan

Dari ketiga Kombinasi Alat Berat yang direncanakan, dapat digunakan untuk pekerjaan penimbunan Lokasi Proyek Pembangunan Asrama Sekolah Tinggi Penyuluhan Pertanian adalah Kombinasi 3