t-(,)SEPUTARINDONESIA
o
Selasa
0
Rabu
0
Kamis
.
Jumat4 5 6 7 8 9 10 11
20 21 22 23 24 25 26
o
Mar OApr
OMei
OJun
.Jul
0
Ags
o
Sabtu
0
Minggu
12
13
14
15
16
27
28
29
30
31
o
Sep OOkt
0
Nov
0
Des~
.
PELAKSANAANSNMPTN HARI KEDUA
15 Peserta Tertangkap Buat Curang
C~}
/'~
BANDUNG(SI)
-
Pada hari keduaujian seleksi nasional masuk per-guruan tinggi negeri (SNMPTN), Panitia Lokal Bandung menang-kap basah 15 peserta yang berbuat
curang.
Pengawas ujian mendapati ke-15 peserta itu sedang memakai ka-bel dengan mikrofon kecil yang di-hubungkan ke sebuah telepon genggarn(hands free).Wama kabel yang digunakan menyerupai war-na kulit manusia dan disembunyi-kan di balik baju.
Sekretaris Panitia Lokal Ban-dung SNMPTN 2009 Asep Gana Suganda mengatakan, ke-15 peser-ta yang curang tersebut dipergoki pengawas di berbagai lokasi ujian. Peserta yang curang berasal dari kelompokIPA,IPS,danIPC terdiri
atas laki-laki dan pereinpuan.
~-- -
----" Jumlah semuanya ada 15 peserta dari berbagai lokasi ujian, di anta-ranya di SMPN 2 Bandung. Laki-laki dan perempuan juga ada.
Me-reka berasal dari Bandung, luar Bandung, bahkan dari luar Jawa," papamyakemarin.
_
a_
Ke-15peserta yang kedapatan melanggar aturan ujian ini lang-sungdibawake Sekretariat Panlok BandungdiKarnpuslnstitutTekno-logiBandung(IrB) untuk diintero-gasipanitia. "Semuanyadibawase-usai ujian dan kami telah mena-nyainyasatu per satu,"ujamya.
Dari keterangan yang didapat panitia di lapangan, lanjur Asep, peserta yang berbuat curang se-muanya menggunakan kabel mi-krofon yang warnanya senada de-ngankulit mereka.Kabeliniterhu-bung dengan telepon genggam. Mereka juga menggunakan alat kedl tanpa kabel yangdipasang di lubang telinga. Diperkirakan alat kedl itu merupakan mikrofon su-persensitif yang bisa menangkap suara yang keluar dari mikrofon pertama yang disembunyik~n di batik baju.
Peserta yang mencoba masuk PTN dengan segala cara tersebut dipandu seseorang dari luarruang- an.Orangitumemberikankode-ko-de tertentu yang merujuk pada jawaban soal pilihanganda,seperti
-
---~.."... - -- - --<' -= -"ayam" untuk jawabanA atau "be- ... sebesar Rp100 juta untuk fakultas bek" untuk jawaban B. "Alat yang kedokteran jika peserta lulus SN-disimpan di kuping itu dibuang ke MPTN. Perjanjiannya, uang baru tempat sampah, lalu orang di luar akan diberikan setelah peserta be-ruangan yang juga terlibat meng- nar-benar lulus," beber Asep.
arnbilnya,"ungkapnya. Menurut dia, panitia telah
Asep belum bisa memastikan memanggilpara orangtua peserta apakah peserta membacakan soal yangcurang,tapi hanya satu orang terlebih dulu kepada orangdi luar yang datang. "Waktu kami tanya, ruangan.Atau sebaliknya,orangdi orangtuajugamengakuisemuanya luarruanganituyangmemberikan (ikut pertemuan di kafe)," ucap-kode begitu saja seolah memiliki nya.
bocoranjawaban."Tapikalaudika- Peserta yang ketahuan curang takan soalbocor,lnsyaAllahtidak. terancam tidak akan lulus SNMP-8ebab, pengiriman dijaga ketat TN karena nama mereka akan di-polisi,"ujamya. usulkan untuk dicoret sebagai pe-Panitia juga mendapat kete- serta. "Kami mengusulkan ke pa-rangan bahwaketika mendaftar di nitia pusat supaya 15 orang ini sekretariat, ke-15peserta itu dida- dicoret,"katanya.
tangi orangtidak dikenal yangme- Panitia menahan sementara nawarkankerja sarnasalingmeng- dua telepon genggam dengan untungkan.Orangtersebutbersedia handsfreesebagaibarangbukti.Na.
membantu para peserta menjawab
.
mun, panitia tidak akanmelapor-soal ujian dengan bantuan alat kan kejadian ini ke polisi karena canggih.Ke-15pesertaitukemudian yakin soal yang notabene rahasia berkumpul di sebuah kafe di Kota negara tidak bocorke tangan siapa Bandungdengantigaorang. pun sebelumdidistribusikan kepa-"Bahkanorangtuaadayangikut da calon mahasiswa. "Kami tidak ke kafe. Orang-orangitu meminta akan lapor polisi,masakmereka uan~tukkelul~salahsatunya harus dilapork_anke polisi," kata
Kliping
Humos
Un pod
2009
--Asep.
Sejak hari pertama, sebenar-nya pengawas sudah mencurigai ada peserta yang curang. Namun barn hari kedua, panitia mengam-bil tindakan karena inginmenang-kap basah peserta. "Kalauhari per-tama salah, lalu ternyata peserta-nya tidak curang,bisa berdampak negatif pada psikologis mereka waktu hari kedua,"katanya.
Asep yang sudah langganan jadi panitiaseleksimasukperguru-an tinggi negeri di Kota Bpanitiaseleksimasukperguru-andung mengatakan, kasus serupa pernah terjadi tahunlalu. "Tahunlalu,dua orang juga pernah kedapatan se-perti ini. Modusnya pun sarna," tutumya.
Tiga Mahasiswa ITB Ditangkap
Polwiltabes Makassar menang-kap lima orang yang diduga mela-kukan praktik perjokian SNMPTN diKotaMakassar,Sulawesi Selatan (Sulsel), pukul13.00 Wita, kema. rin. Tiga di antaranya adalah maha-siswa ITB. Penangkapan yang di-lakukan di Hotel Dinasty, Jalan Lombok, Kecamatan Wajo, juga tu-o . _ _
rut mengamankan enam calon mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Hasanuddin (Unhas) yang diduga memanfaatkan jasa perjokian tersebut.
Kelima joki yang diringkus ma. sing-masing Dahlan (mahasiswa Jurusan Matematika UNM), Nur-kholik, Rumiyanto, Eko (mahasis-wa ITB), serta Yudi yang belum di-ketahui jelas identitasnya. Semen-tara keenam calon mahasiswa ada. lah Wahid, Cia, Merry, Rusdy, Ma-yang, dan Kiki. "Keenamcalonma-hasiswa ini semuanya mendaftar di FakultasKedokteran Unhasdan te-lah membayar RplO juta per kepa-la kepada Dahkepa-lan. Nanti jika lulus, sisanya Rp20 juta barn akan diba-yar," kata Wakil Kepala Satuan (Wakasat) Polwiltabes Makassar KompoIMNurdin,kemarin.
Terkait keterlibatan mahasis-wa ITB, Rektor Unhas Prof Idrus A Paturusi mengatakan, dirinya te-lah menghubungi Rektor IrB. Me-nurut dia,pihakITB telahmeminta sejumIah nama mahasiswanya yang terlibat.
(rudiniJandi amrianilwahyudi)