• Tidak ada hasil yang ditemukan

PELAKSANAAN GADAI SAHAM TANPA WARKAT MENURUT KITAB UNDANG - UNDANG HUKUM PERDATA.

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "PELAKSANAAN GADAI SAHAM TANPA WARKAT MENURUT KITAB UNDANG - UNDANG HUKUM PERDATA."

Copied!
1
0
0

Teks penuh

(1)

iv

PELAKSANAAN GADAI SAHAM TANPA WARKAT MENURUT KITAB UNDANG-UNDANG HUKUM PERDATA

ABSTRAK

Hunaifa Mahmudah 110110080038

Gadai merupakan salah satu bentuk pemberian jaminan yang diatur dalam hukum jaminan. Pada dasarnya, dalam sistem gadai terjadi pemindahan suatu objek barang dari debitur kepada kreditur. Salah satunya ialah terkait dalam permodalan perusahaan, yaitu saham. Meskipun saham bukan benda berwujud, namun termasuk dalam kategori benda bergerak karena sifatnya yang dapat dipindahkan sehingga memberikan hak kebendaan terhadapnya. Karena sifatnya yang merupakan benda bergerak, maka saham juga dapat dijadikan sebagai agunan atau jaminan atas suatu utang. Dunia pasar modal sekarang menggunakan sistem scripless trading dimana saham yang telah didaftarkan pada bursa efek kini penguasaannya dititipkan kepada PT KSEI. Eksekusi gadai dilakukan ketika debitur melakukan cidera janji atas perjanjian pokok yaitu dengan menjual benda yang dijadikan sebagai objek gadai. Sebagai pemegang gadai, kreditur mempunyai kekuasaan untuk menjual langsung benda yang digadaikan sebagai bentuk dari pelaksanaan hak gadainya tanpa melalui keputusan hakim (parate eksekusi).

. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode pendekatan yuridis normatif yang menitikberatkan penelitian terhadap asas dan norma serta bersifat deskriptif analisis untuk menganalisis antara perundang-undangan yang berlaku dengan praktik yang terjadi di lapangan. Teknik pengumpulan data dilakukan dalam satu tahap yaitu penelitian kepustakaan untuk memperoleh data sekunder.

Berdasarkan hasil penelitian ditemukan bahwa gadai saham tanpa warkat dapat dilakukan. Meskipun saham yang dijaminkan tidak berada langsung dalam penguasaan pemilik saham, namun saham dikonversi menjadi data elektronik atau catatan komputer yang disimpan oleh PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (PT KSEI) dan mengeluarkan surat pernyataan kepemilikan saham sehingga kekuatan gadai saham tanpa warkat sesuai dengan ketentuan yang ada di KUHPerdata. Eksekusi gadai saham ketika perjanjian gadai sahamnya telah berakhir tidak sah secara hukum, karena pemegang gadai sudah tidak mempunyai hak lagi terhadap benda yang dijadikan objek gadai.

Referensi

Dokumen terkait

Bahwa menurut Hukum Islam, Gerakan Orang Tua Asuh (GN-OTA) hukumnya diperbolehkan, meskipun secara tersurat Al-Qur’an dan Al-Hadist tidak mengatur secara tersurat

Berdasarkan penelitian yang dilakukan bahwa pihak PT Pegadaian selaku kreditur harus bertanggung jawab terhadap kerugian yang ditimbulkan kepada pihak debitur karena

Permasalahan yang kedua adalah Apa yang dapat dilakukan oleh seorang ahli waris yang berada dibawah perwalian terhadap tindakan wali yang mengambil harta warisnya tersebut. Tujuan

Sedangkan bagi curandus yang berada dibawah pengampuan karena keborosan, maka ia hanya tidak cakap dalam melakukan perbuatan hukum yang berkaitan dengan harta kekayaan..

Skripsi ini berjudul Pertanggungjawaban Ganti Rugi Pemilik BTS Terhadap Kerusakan Barang-Barang Elektronik Warga Ditinjau Dari Pasal 1365 Kitab Undang-undang Hukum

meminta Perusahaan Terdaftar (emiten) atau Badan Adminstrasi Efek (BAE) untuk menerbitkan surat atau sertifikat saham untuk jumlah tertentu yang ditarik atas nama pemegang