• Tidak ada hasil yang ditemukan

Efek Ekstrak Kayu Secang.

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "Efek Ekstrak Kayu Secang."

Copied!
1
0
0

Teks penuh

(1)

Efek Ekstrak Kayu Secang (Caesalpinia sappan L.) terhadap Daya Simpan Bungkil Kacang Tanah (Udju D. Rusdi, Wahyu Widowati, dan Yuli A. Hidayati)

165

EFEK EKSTRAK KAYU SECANG (Caesalpinia sappan L.) TERHADAP DAYA SIMPAN BUNGKIL KACANG TANAH

Udju D. Rusdi * Wahyu Widowati** dan Yuli A. Hidayati * * Dosen Jurusan THT Fakultas Peternakan Unpad,

** Dosen UNAI

ABSTRAK

Penelitian ini untuk mengetahui efek dari ekstrak kayu secang (EKS) terhadap daya simpan bungkil kacang tanah, yang dimanifestasikan oleh jumlah total koloni jamur, angka asam dan angka iod. Penelitian dilakukan secara eksperimental dengan menggunakan rancangan acak lengkap pola faktorial. 7x5 (jenis pengawet dan lama penyimpanan ) dengan tiga kali ulangan. Peubah yang diukur adalah total koloni jamur, angka asam dan angka iod. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan EKS, dapat memperlambat peningkatan jumlah total koloni jamur dan angka asam dan dapat memperlambat penurunan angka iod pada bungkil kacang tanah. EKS sebagai pengawet sangat nyata lebih baik dari perlakuan Butylated hydroxytoluene (BHT) 0,1% maupun Natrium benzoat (NB) 0,1%.

Kata kunci : total koloni, angka asam, angka iod

EFFECT EXTRACT WOOD of SECANG TO PRESERVATION OF GROUNDNUT CAKE

ABSTRACT

Research to find out the effect of wood extract of secang (EKS) to preservation of groundnut cake, which showed by totalizeing mushroom colony, sour number and number of iodine Research conducted by experimental by using completely randomized design of factorial 7x5 with replicated three times. The measured is totalizeing mushroom colony, sour number and number of iodine. Result of research indicate that with treatment of EKS, to delay improving of mushroom colony and sour number and to delay degradation of number of iod at groundnut cake. EKS as preservative is better than treatment of Butylated hydroxytoluene (BHT) 0.1% and also Natrium benzoate ( NB) 0.1%.

Referensi

Dokumen terkait

Tujuan penelitian ini untuk mengetahui aktivitas antibakteri ekstrak etanol kayu secang (Caesalpinia sappan L.) yang telah disimpan selama kurang lebih satu tahun terhadap

Penelitian ini bertujuan menguji kadar senyawa fitokimia dan kadar total fenol ekstrak etanol dalam kayu secang dengan menggunakan standar epigalokatekin (EGC)

kayu secang yang paling baik, yaitu konsentrasi ekstrak etanol kayu secang 4%.. yang memiliki nilai IC 50 15,44 ppm dan menghasilkan ekstrak

Pengujian Daya Antioksidan Dengan Metode DPPH Secara Kualitatif Hasil pengamatan daya antioksidan dengan metode DPPH dari ekstrak etanol kayu secang putih dan kayu secang merah

Penelitian ini bertujuan menguji kadar senyawa fitokimia dan kadar total fenol ekstrak etanol dalam kayu secang dengan menggunakan standar epigalokatekin (EGC)

Penelitian ini menjelaskan tentang efek pewarnaan kombinasi limbah cair gambir dan kayu secang dengan metoda dan jenis mordan yang berbeda terhadap arah warna dan

Hasil IC50 yang diperoleh allopurinol dan fraksi n-heksan kayu secang bila dibandingkan maka fraksi n-heksan kayu secang dengan konsentrasi lebih tinggi dari pada konsentrasi kontrol

Berdasarkan uraian diatas, maka peneliti mempunyai inovasi untuk formulasi sabun cair dari ekstrak kayu secang dengan tujuan untuk melihat pengaruh dari beberapa konsentrasi ekstrak