ANALISIS DAN IMPLEMENTASI METODE PRIME (PREFERENCE RATIOS IN MULTI-ATTRIBUTE EVALUATION) PADA SELEKSI PENGAJUAN PENSIUN DINI
DI PT TELKOM
Naluri Yuliani¹, Mahmud Imrona², Hetti Hidayati³
¹Teknik Informatika, Fakultas Teknik Informatika, Universitas Telkom
Abstrak
Dengan semakin berkembangnya zaman, kini teknologi di Negara kita semakin meningkat terutama didunia telekomunikasi, sehingga dibutuhkan SDM (Sumber Daya Manusia) yang handal, kreatif dan profesional . Itu semua dibutuhkan agar perusahaan mampu berkompetensi dengan perusahaan industri lainnya. Karena saat ini sudah banyak industri telekomunikasi yang mampu memberikan inovasi inovasi baru. Dan salah satu cara yang dapat dilakukan untuk memperoleh SDM yang handal yaitu dengan cara menambah SDM yang memiliki kemampuan untuk berkompeten, terutama dalam memberikan inovasi inovasi baru untuk mengembangan perusahaan dan mengurangi pegawai yang tidak berkompeten di bidangnya.
Tugas akhir ini bertujuan untuk membuat suatu aplikasi pendukung pengambilan keputusan yang berfungsi untuk menentukan pegawai yang dapat lolos seleksi pensiun dini di PT TELKOM.
Metode yang digunakan dalam pengerjaan sistem ini adalah metode PRIME ( Preference Ratios in Multiatribute Evaluation). Dimana metode ini merupakan salah satu metode untuk melakukan pembobotan untuk mengambil keputusan yang mendukung analisis yang belum lengkap pada model analisis. Sistem ini dibuat dengan menggunakan Matlab.
Output yang akan dihasilkan dari sistem ini merupakan suatu informasi yang dapat mendukung untuk mengambil keputusan dalam pemilihan pegawai yang mengajukan pensiun dini. Hasil yang diperoleh dari sistem ini merupakan rekomendasi pengambilan keputusan. Informasi yang dihasilkan berupa urutan pegawai beserta nilai masing masing pegawai berikut dana yang diperoleh.
Kata Kunci : SDM (Sumber Daya Manusia) , PRIME, Pensiun dini
Abstract
With the growing age, the technology is now in our country is increasing, especially in the world of telecommunications, so it takes a HR (Human Resources) is a reliable, creative and
professional. That's all it takes for the company to afford competent with other industrial companies. Because it's been a lot of telecom industry is capable of delivering new innovations.
And one of the ways that can be done to obtain reliable human resources is by adding human resources that have the capability to competent, especially in delivering new innovations to develop the company and reduce the employee is not competent in the field.
This final project aims to develop a decision support application that serves to determine the selection of employees who can qualify for early retirement in PT TELKOM. The method used in the construction of this system is a method of PRIME (Preference Ratios in Multiatribute Evaluation). Where this method is one method to do the weighting to take a decision in favor of the analysis is not yet complete in the analysis model. The system was made using Matlab.
Output will be generated from an information system to support decision-making in the selection of employees who apply for early retirement. The results obtained from this system is the
recommendation decision making. The information generated in the form of sequence with the value of each employee the following employees of the proceeds.
Keywords : HR (Human Resources), PRIME, Early Retirement
BAB I
PENDAHULUAN
1.1 LATAR BELAKANG
Dengan semakin berkembangnya teknologi dan persaingan dunia usaha industri telekomunikasi yang serba terbuka ini, kebutuhan SDM (Sumber Daya Manusia) yang handal, kreatif dan professional merupakan salah satu faktor pendukung bagi perusaahan untuk mampu bersaing, Karena dari SDM inilah akan lahir pemikiran baru dan inovasi yang dapat dikembangkan dan diwujudkan sebagai senjata untuk bersaing dengan industri telekomunikasi yang lain.
Salah satu cara yang dapat dilakukan oleh dunia usaha untuk meningkatkan kualitas SDM nya adalah dengan cara mengganti SDM sesuai dengan kebutuhan perusahaan. Dengan itu, perusahaan perlu merencanakan pensiun dini dengan matang sesuai dengan kebutuhan SDM , sehingga dapat dipilih SDM mana sajakah yang berhak menerima pensiun dini.
Untuk memilih karyawan yang tepat sasaran sesuai dengan kebutuhan perusahaan maka bagian yang paling penting adalah memilih divisi mana sajakah yang perlu di minimalisir dan memilih karyawan yang tepat sesuai dengan kemampuannya. Hal ini berguna untuk meningkatkan kualitas karyawan agar sesuai dengan apa yang akan dicapai oleh perusahaan di masa yang akan datang. Selain itu juga mempermudah dalam pengambilan keputusan karyawan mana sajakah dan divisi apa saja kah yang pantas menerima pensiun dini. Untuk itu diperlukan suatu sistem yang dapat membantu dalam mengambil keputusan dengan cepat dan tepat.
Dengan melihat beberapa perkembangan teknologi yang begitu pesat maka diperlukan penyesuaian antara karyawan dan misi kedepan dari perusahaan dan target apa sajakah yang dibutuhkan oleh perusaahan. Hal ini dapat membuat perusahaan dapat meningkatkan kualitas sehingga dapat bersaing dengan perusahaan perusahaan lainnya.
Maka dengan cara ini, SDM yang baru pun dapat memberikan ide baru yang lebih inovatif sesuai dengan perkembangan jaman.
Selama ini yang terjadi di TELKOM proses pemilihan pensiun dini diseleksi langsung dengan Direktur HC&GA beserta tim dengan mengikuti mekanisme dan prosedur pengajuan pensiun dini yang telah ditetapkan. Karyawan pun diberikan waktu
Fakultas Teknik Informatika Program Studi S1 Teknik Informatika
untuk konseling dengan manager lini dan KPDA mengenai pengajuannya. Manager lini yang bertugas meneruskan kepada HR Area setempat dilengkapi dengan surat rekomendasi. KPDA hanya bertugas memeriksa kelengkapan dari prosedur pengajuan.
Dilihat dari segi penilaian nya,hanya ada 2 kerja yang memiliki pembobotan, yaitu nilai kerja individu dan nilai kompetensi. Syarat dari pensiun dini yang lainnya belum terukur dalam suatu nilai. Sehingga penyeleksian pun hanya dilihat dari formulasi yang sudah ada. Dari sisi karyawan akan timbul suatu persoalan yang dimana karyawan akan mempertanyakan kriteria yang sesuai dengan penerimaan pensiun dini.
Dengan adanya ketidakefektifan dalam penseleksian, maka dibutuhkan sebuah sistem pendukung pengambilan keputusan agar dapat menseleksi karyawan dan menghasilkan SDM yang baik dan mampu memberikan perubahan bagi perusahaan untuk bersaing dengan perusahaan lainnya.
1.2 PERUMUSAN MASALAH
Permasalahan utama dari penseleksian pensiun dini ini adalah bagaimana mewujudkan sistem pengambilan keputusan dalam menseleksi karyawan yang sesuai dengan kebutuhan perusahaan yang semakin hari semakin berkembang.
Berdasarkan latar belakang permasalahan di atas, Perumusan permasalahan yang akan diangkat dalam Tugas Akhir ini, yaitu :
- Menetukan kriteria pensiun dini
- Melakukan pembobotan kinerja di setiap kriteria pensiun dini
- Membangun aplikasi yang dapat menseleksi pegawai yang mengajukan pensiun dini.
- Memberi alasan yang real sesuai dengan hasil pembobotan 1.3 BATASAN MASALAH
Adapun batasan masalah pada tugas akhir ini, yaitu:
- Sistem yang digunakan oleh PT TELKOM dan digunakan untuk penyeleksian karyawan yang mengajukan permohonan pensiun dini
- Model grup SPPK (Sistem Pendukung Pengambilan Keputusan) yang dipakai dalam untuk kasus ini adalah PRIME
1.4 TUJUAN
Berdasarkan perumusan masalah di atas, maka tujuan dari Tugas Akhir ini, yaitu : - Mengimplementasikan metode PRIME (Preference Ratios in Multi-attribute
Evaluation) dalam suatu sistem pengambilan keputusan untuk seleksi data karyawan yang mengajukan pensiun dini di PT. TELKOM
- Membantu menseleksi karyawan yang kinerjanya sudah menurun - Menentukan karyawan yang pengajuannya di terima
1.5 METODOLOGI PENYELESAIAN MASALAH
Metodologi yang digunakan dalam menyelesaikan Tugas Akhir ini, yaitu:
1. Studi Literatur
Tahap untuk mencari referensi yang berhubungan dengan landasan teori dalam penyelesaian tugas akhir ini.
2. Pengumpulan Data
Tahap untuk mengumpulkan data dan informasi yang diperlukan dalam membangun sistem ini dengan cara mencari informasi ke PT TELKOM
3. Analisis Sistem
Tahap untuk melakukan analisis sistem dan menentukan kebutuhan dari sistem yang akan dibangun seperti kebutuhan fungsionalitas sistem.
4. Perancangan Sistem
Tahap untuk melakukan rancangan pemodelan sistem dengan menerapkan metode PRIME dalam merancang data sistem.
5. Implementasi
Tahap untuk mengimplementasikan perancangan berupa pembangunan perangkat lunak.
6. Pengujian
Tahap untuk melakukan pengujian terhadap fungsionalitas sistem yang telah di bangun dan akurasi sistem terhadap fakta yang ada.
7. Pembuatan Laporan
Tahap untuk mendokumentasikan pengerjaan Tugas Akhir ini ke dalam bentuk laporan.
Fakultas Teknik Informatika Program Studi S1 Teknik Informatika
1.6 SISTEMATIKA PENULISAN
Penulisan Tugas Akhir ini dibagi dalam lima bab, yaitu:
Bab I Pendahuluan
Bab ini berisi latar belakang, perumusan masalah, tujuan penelitian, batasan masalah, metodologi pemecahan masalah, dan sistematika penulisan.
Bab II Landasan Teori
Bab ini berisi teori-teori yang mendasari penulisan tugas akhir ini. Teori teori yang digunakan untuk menunjang sistem keputusan itu sendiri yang menyangkut penjelasan dari metode prime sendiri dan penjelasan tentang bahasa pemrograman web PHP,Mysql,ER diagram ,dan penjelasan lain yang digunakan dalam menyelesaikan aplikasi.
Bab III Analisis dan Desain Sistem
Bab ini berisi perancangan aplikasi web, struktur navigasi, perancangan database, penjelasan cara pembuatan aplikasi web dan pembuatan database yang akan dibangun,dengan tujuan agar dapat memahami proses apa saja yang dilakukan oleh system.
Bab IV Implementasi dan Pengujian
Bab ini berisi pengimplementasian dari perancangan yang telah dilakukan pada bab sebelumnya. Di bab ini juga akan dibahat piranti lunak dan keras yang akan digunakan. Dan juga dilakukan pengujian terhadap sistem yang telah diimplementasikan.
Bab V Kesimpulan dan Saran
Bab ini berisi kesimpulan dari hasil penelitian tugas akhir dan saran untuk pengembangan lebih lanjut.
BAB V PENUTUP
5.1 KESIMPULAN
Kesimpulan dari hasil tugas akhir ini :
1. Sistem ini dapat dijadikan alternatif dalam pengambil keputusan dari penseleksian pensiun dini pada PT TELKOM dan mampu memberikan informasi urutan karyawan berdasarkan pencapaiannya masing masing.
2. Aplikasi dapat dipertanggungjawabkan secara teknis karena sudah berjalan sesuai dengan metode yang dipakai dan sudah dicocokkan melalui perhitungan manual.
3. Berdasarkan perhitungan CSI (Customer Satisfaction Index) yang disebarkan ke lokasi studi kasus penelitian diperoleh rata-rata indeks kepuasan pengguna secara keseluruhan sebesar 73,8% dari 10 responden. Dari indeks tersebut berarti pengguna puas dengan sistem yang dibuat.
5.2 SARAN
Saran dari hasil tugas akhir ini :
1. Aplikasi menggunakan bahasa pemrograman selain matlab (yang tidak stand alone) 2. Penyimpanan di dalam database (My Sql)
Powered by TCPDF (www.tcpdf.org)
Fakultas Teknik Informatika Program Studi S1 Teknik Informatika
DAFTAR PUSTAKA
1. J. Gustafsson, A. A. Salo, and T. Gustafsson, “PRIME decisions: An interactive tool for value tree analysis,” in Multiple Criteria Decision Making in the New Millennium, M.K.
Koksalan and S. Zionts, Eds. Berlin, Germany: Springer-Verlag, 2001, pp. 165–176 2. J. Gustafsson, T. Gustafsson, and A. A. Salo, “PRIME Decisions v1.0.Computer
Software”: Syst. Anal. Lab., Helsinki Univ. Technol., 2000
3. Hasan, Iqbal, Ir, “Teori Pengambilan Keputusan” , Ghalia Indonesia, Jakarta,2002 4. Hague, Paul. 1995. “Questionaire Design”. Kogan Page Limited.
5. Keeney, R. & Raiffa, H. (1976). Decisions with multiple objectives: “preferences and value trade−offs” . Wiley: New York.
6. Suryadi, Kadarsah, Dr. Ir. And Ir. M. Ali Ramdhani, MT, “ Sistem Pendukung Keputusan”, PT Remaja Rosdakarya, 2000
7. Salo, A. A. and Hamalainen, R.P. (1992), “Preference assessment by imprecise ratio statements,” Oper. Res., vol. 40, pp. 1053–1061, 1992.
8. Turban, Efraim, “Decision Support System and Expert System”, Prentice Hall Inc, 1995 9. R. P. Hämäläinen and A. A. Salo, “The issue is understanding the
weights,” J. Multi-Criteria Dec. Anal., vol. 6, pp. 340–343, 1997.
10. Von Winterfeld D., Edwards W. (1986), “Decision Analysis and Behavioural Research”, Cambridge University Press, Cambridge.