CALK
TAHUN 2020
(CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN)
(0281) 632708 , fax. (0281) 631015 Jl. Dr. Gumbreg 1 Purwokerto
[email protected] facebook.com/RSMargono
twitter.com/rsudmargono instagram.com/rsudmargono youtube.com/user/rsmargono
rsmargono.jatengprov.go.id
rsmargono.jatengprov.go.id/ppid
rsmargono.jatengprov.go.id/rsms-opendata
rsmargono.jatengprov.go.id/registrasi-online
rsmargono.jatengprov.go.id/wbs
Rsmargono.jatengprov.go.id/tele_apik
Tanggal 31 Desember 2020 Dan Untuk Tahun Yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut (Disajikan Dalam Rupiah, Kecuali Dinyatakan Lain)
A. GAMBARAN UMUM 1.1. Pendirian
a.
b.
c.
d.
e.
f.
g.
h.
i.
j.
k.
l.
m.
n.
o.
p.
1.2. Struktur Organisasi (Lanjutan)
Pengangkatan Yunita Dyah Suminar, SKM, M.Sc,M.Si. sebagai Wakil Direktur Umum dan Keuangan RSUD Prof. Dr. Margono Soekarjo Puwokerto berdasarkan Surat Keputusan Gubernur Jawa Tengah Nomor 821.2/234/2015 tanggal 24 April 2015.
Dilihat dari aspek geografis lokasi RSUD Prof.dr.Margono Soekarjo sangat menguntungkan, karena terletak di pusat pengembangan wilayah Jawa Tengah bagian selatan barat, dan terletak dikota yang terus berkembang menjadi kota besar dan kota perdagangan, pendidikan dan pariwisata.
Dipihak lain, kota Purwokerto terletak dipertemuan tiga jalur transportasi menuju pusat rujukan pelayanan kesehatan yang lebih tinggi, dengan jarak sekitar 200 km, dari kota Semarang, Yogyakarta dan Bandung. Kondisi ini sangat strategis bagi pengembangan dan pemasaran RSUD Prof.dr.Margono Soekarjo Purwokerto.
Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2004 tentang Perbendaharaan Negara (Lembaran Negara Republik Indonesaia Tahun 2004 Nomor 5, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4355).
Undang-Undang Nomor 33 Tahun 2004 tentang Perimbangan Keuangan antara Pemerintah Pusat dan Daerah (Lembaran Negara Republik Indonesai Tahun 2004 Nomor 126, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4438).
Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 71 Tahun 2010 tentang Standar Akuntansi Pemerintahan.
Peraturan Pemerintah Nomor 12 Tahun 2009 tentang Pengelolaan Keuangan Daerah.
Peraturan Pemerintah Nomor 23 Tahun 2005 tentang Pengelolaan Keuangan Badan Layanan Umum.
Pergantian Pengangkatan dr.Moch Targib, Sp.BS sebagai Wakil Direktur Pelayanan dan Kerjasama RSUD Prof. Dr. Margono Soekarjo Puwokerto berdasarkan Surat Keputusan Gubernur Jawa Tengah Nomor 821.2/730/2016 tanggal 29 Juli 2016.
Susunan pengurus Rumah Sakit Umum Daerah Prof.Dr. Margono Soekarjo Purwokerto adalah sebagai berikut :
Keputusan Gubernur Jawa Tengah Nomor 059/76/2008 tentang Penetapan Status Pola Pengelolaan Keuangan Badan Layanan Umum Daerah (PPK-BLUD) pada Rumah sakit Umum Daerah Provinsi Jawa Tengah Prof Dr. Margono Soekarjo Purwokerto.
1.2. Struktur Organisasi
Pengangkatan dr.Tri Kuncoro, MMR sebagai Direktur berdasarkan Surat Keputusan Gubernur Jawa Tengah Nomor 821.2/14/2020 tanggal 20 Januari 2020 menggantikan dr. Haryadi Ibnu Junaedi, Sp.B.
Pengangkatan Nurrekta Yuristrianti, DCN, M.Kes sebagai Wakil Direktur Penunjang dan Pendidikan RSUD Prof. Dr. Margono Soekarjo Puwokerto berdasarkan Surat Keputusan Gubernur Jawa Tengah Nomor 821.2/651/2017 tanggal 21 Juli 2017.
RSUD Prof.Dr.MARGONO SOEKARJO
1.2 Dasar Hukum/Landasan Operasional
RSUD Prof. Dr. Margono Soekarjo Purwokerto memiliki dasar hukum/landasan operasional sebagai berikut:
Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2004 tentang Pemerintah Daerah (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2004 Nomor 125, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4377).
Keputusan Pimpinan Badan Layanan Umum Daerah RSUD Prof Dr. Margono Soekarjo Purwokerto Nomor: 900/010572/2020 tentang Kebijakan Akuntansi BLUD RSUD Prof. Dr. Morgono Soekarjo Purwokerto.
Peraturan Daerah Provinsi Jawa tengah Nomor 1 Tahun 2008 tentang Pengelolaan Keuangan Daerah.
Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 64 Tahun 2013 tetang Penerapan Standar Akuntansi Pemerintah Berbasis Akrual Pada Pemerintah Daerah
Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 59 Tahun 2007 tentang Perubahan atas Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 13 Tahun 2006 tentang Pedoman Pengelolaan Keuangan Daerah.
Undang-Undang RI Nomor 15 Tahun 2004 tentang Pemeriksaan Pengelolaan Keuangan dan Tanggung Jawab Keuangan Negara.
Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 59 Tahun 2007 tentang Pedoman Pengelolan Keuangan Daerah.
Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 61 Tahun 2007 tetang Pedoman Teknis Pengelolaan Keuangan Badan Layanan Umum Daerah.
Peraturan Daerah Nomor 8 Tahun 2008 tentang Struktur Organisasi dan Tata Kerja RSUD Prof. Dr. Margono Soekarjo Purwokerto.
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
Peraturan Gubernur Jawa Tengah Nomor 59 Tahun 2019, tentang Pedoman Pelaksanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Provinsi Jawa Tengah Tahun Anggaran 2020.
RSUD Prof.dr. Margono Soekarjo Purwokerto didirikan pada tahun 1923 dan merupakan Rumah Sakit milik Pemerintah Provinsi Jawa Tengah yang berdasarkan Surat Keputusan Menteri Kesehatan dan Kesejahteraan Sosial Republik Indonesia Nomor : 239/MENKES-KESOS/SK/III/2001 telah ditetapkan menjadi Rumah Sakit Kelas B Pendidikan. RSUD Prof.dr.Margono Soekarjo semula merupakan RSU Purwokerto yang beralokasi di Jl.dr.Angka No.2 Purwokerto, kemudian menempati satu paket rumah sakit yang terdiri atas dua lantai yang berlokasi di Jl.dr.Gumbreg No.1 Purwokerto. Fungsionalisasi lokasi RSUD Prof.dr.Margono Soekarjo Purwokerto ditetapkan sebagai SKPD dengan Pola Pengelolaan Keuangan Badan Layanan Umum Daerah (PPK - BLUD) berdasarkan Surat Keputusan Gubernur Jawa Tengah Nomor 059/76/2008 Tanggal 21 Oktober 2008.
Tanggal 31 Desember 2020 Dan Untuk Tahun Yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut (Disajikan Dalam Rupiah, Kecuali Dinyatakan Lain)
RSUD Prof.Dr.MARGONO SOEKARJO CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
Susunan Direksi:
2020 2019
- Direktur : dr. Tri Kuncoro, MMR : Yunita Dyah Suminar, SKM, M.Sc,M.Si (Plt)
- Wakil Direktur Pelayanan dan Kerjasama : dr. Moch. Targib, Sp.BS : dr. Moch. Targib, Sp.BS - Wakil Direktur Penunjang dan Pendidikan : Nurrekta Yuristrianti, DCN, M.Kes : Nurrekta Yuristrianti, DCN, M.Kes - Wakil Direktur Umum dan Keuangan : Yunita Dyah Suminar, SKM, M.Sc,M.Si : Yunita Dyah Suminar, SKM, M.Sc,M.Si
2020 2019
30 31
63 57
22 24
2 2
89 91
189 127
718 757
1.113 1.089 2. 568 497
1.681
1.586
1.3. Bidang Usaha dan Kegiatan Utama a. Kegiatan Pelayanan Medik, meliputi :
• Pelayanan Rawat Jalan
• Pelayanan Rawat Inap
• Pelayanan Rawat Insentif
• Pelayanan Bedah Sentral
• Pelayanan Gawat Darurat
b. Kegiatan Pelayanan Penunjang Medik, meliputi :
• Pelayanan Rehabilitasi Medik
• Pelayanan Radiologi
• Pelayanan Patologi Klinik
• Pelayanan Patologi Anatomi
• Pelayanan Farmasi
• Pelayanan Haemodialisa
• Pelayanan Transfusi Darah
• Pelayanan PLRS, IPSRS, dan ICPH
• Pelayanan Gizi, Forensik dan Ambulance
• Pelayanan Maternal Perintal
c. Kegiatan Pelayanan Penunjang Non Medik, meliputi :
• Pengolahan Limbah
• Pendidikan dan Latihan
• Sistem Informasi Manajemen Rumah Sakit
• Pemeliharaan sarana, rumah tangga, dan kamtib
• Catatan Medik dan Pelaporan
• Pemasaran dan Asuransi
• Kebersihan dan Pertamanan 3. Total Karyawan
Struktural
Apoteker
Tenaga Non Medis Perawat
Dokter spesialis Dokter umum
Jumlah Tenaga Medis Dokter gigi
Paramedis Non Perawatan 1. Tenaga Medis
1.2. Struktur Organisasi (Lanjutan)
Jumlah Karyawan per 31 Desember 2020 sebanyak 1,861 orang, dan tahun 2019 sebanyak 1,586 orang, dengan rincian sebagai berikut:
Tanggal 31 Desember 2020 Dan Untuk Tahun Yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut (Disajikan Dalam Rupiah, Kecuali Dinyatakan Lain)
RSUD Prof.Dr.MARGONO SOEKARJO CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
1.4. Motto, Visi dan misi Motto
"Melayani dengan Sepenuh Hati"
Visi
"Prima dalam pelayanan Sub Spesialistik dan Pendidikan Profesi"
Misi
a. Menyelenggarakan pelayanan kesehatan rujukan sub spesialistik.
b. Menyelenggarakan pendidikan, penelitian dan pengabdian masyarakat dibidang kesehatan.
c.
d.
e.
1.5. Tujuan Pendirian Rumah Sakit Khusus :
1.
2.
Umum :
1. Terwujudnya kesehatan paripurna yang lengkap dan terjangkau.
2. Terselenggaranya pelayanan kesehatan spesialistik yang bermutu internasional.
B. KEBIJAKAN AKUNTANSI
1. Periode Akuntansi a).
b).
c).
2. Dasar Penyusunan Laporan Keuangan
Mengembangkan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) melalui peningkatan profesionalisme dan kesejahteraan.
Laporan Arus Kas disusun atas dasar kas dengan metode langsung. Rumah Sakit memperhitungkan deposito berjangka yang jatuh temponya tidak lebih dari 3 bulan dari tanggal perolehannya sebagai setara kas.
Laporan Keuangan Rumah Sakit disajikan sesuai Standar Akuntansi Keuangan (SAK) yang diterbitkan oleh Ikatan Akuntansi Indonesia (IAI).
Penyusunan dan penyajian atas laporan keuangan berdasarkan Prinsip Akuntansi Berterima Umum di Indonesia yaitu Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan (PSAK) No.45, Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 79 Tahun 2018 tentang Badan Layanan Umum Daerah, Keputusan Menteri Kesehatan No.156/MENKES/SK/I/2003 tanggal 28 Januari 2003, Permendgri No 64 Tahun 2013 tentang Penerapan Standar Akuntansi Pemerintahan Berbasis Akrual pada Pemerintah Daerah, Peraturan Gubernur Jawa Tengah No.120 Tahun 2016 tentang Kebijakan Akuntansi Pemerintah Daerah Provinsi Jawa Tengah, Peraturan Gubernur Jawa Tengah No.89 Tahun 2018 tentang Perubahan atas Peraturan Gubernur No. 120 Tahun 2016 tentang Kebijakan Akuntansi Pemerintah Daerah Provinsi Jawa Tengah, dan Peraturan Menteri Keuangan Republik Indonesia No 217/PMK.05/2015 tentang Pernyataan Standar Akuntansi Pemerintahan Berbasis Akrual Nomor 13 tentang Penyajian Laporan Keuangan Badan Layanan Umum.
Terwujudnya dokter dan tenaga profesional kesehatan lainnya yan siap pakai dan mampu bersaing di tingkat global.
Laporan keuangan, yang disajikan dalam rupiah penuh, disusun atas dasar akrual dengan konsep biaya historis.
Terwujudnya derajat kesehatan pasien rumah sakit secara optimal, sehingga memuaskan semua pihak.
Mengembangkan sistem manajemen yang handal, transparan, akuntabel, efektif dan efisien.
Prinsip-prinsip akuntansi yang telah diterapkan secara taat dan konsisten dalam penyajian laporan keuangan periode Tahun Anggaran pada tanggal 31 Desember 2020 Sesuai dengan Peraturan Gubernur Jawa Tengah Nomor 120 Tahun 2016 tentang Kebijakan Akuntansi pemerintah Daerah Provinsi Jawa Tengah, Peraturan Gubernur Jawa Tengah Nomor: 88 Tahun 2018 tentang Perubahan atas Peraturan Gubernur Jawa Tengah Nomor: 120 Tahun 2016 tentang Kebijakan Akuntansi pemerintah Daerah Provinsi Jawa Tengah dan Kebijakan Akuntansi Nomor.
900/010572I/2020 tentang Kebijakan Akuntansi BLUD RSUD Prof. Dr. Margono Soekarjo Purwokerto adalah sebagai berikut:
Mengembangkan sarana dan prasarana yang unggul, tepat dan aman.
Dasar pengukuran dan pengakuan adalah Biaya Historis (Historical Cost ) dan disusun dengan basis akrual yaitu dalam basis akrual ini, pendapatan diakui pada saat hak untuk memperoleh pendapatan telah terpenuhi walaupun kas belum diterima di rekening kas umum daerah dan beban diakui pada saat kewajiban yang mengakibatkan penurunan nilai kekayaan bersih telah terpenuhi walaupun kas belum dikeluarkan dari rekening kas umum daerah. Namun demikian, basis kas masih digunakan dalam rangka penyusunan LRA sepanjang dokumen anggaran disusun berdasarkan basis kas. Laporan keuangan rumah sakit mengunakan mata uang rupiah penuh. Pada tanggal neraca aset dan kewajiban moneter dalam mata uang asing dijabarkan dalam mata uang rupiah dengan menggunakan kurs tengah Bank Indonesia. Keuntungan dan kerugian yang timbul sebagai akibat dari penjabaran aset dan kewajiban moneter dalam mata uang asing dicatat dalam laporan laba rugi tahun berjalan. Laporan arus kas disusun dengan menggunakan metode langsung yang menyajikan informasi perubahan historis atas penerimaan dan pengeluaran kas dan setara kas yang diklasifikasikan dalam aktivasi operasi, investasi, dan pendanaan selama satu periode.
Periode akuntansi Rumah Sakit adalah mulai 1 Januari sampai dengan 31 Desember tahun yang bersangkutan yang dalam hal ini sesuai dengan tahun anggaran.
Tanggal 31 Desember 2020 Dan Untuk Tahun Yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut (Disajikan Dalam Rupiah, Kecuali Dinyatakan Lain)
RSUD Prof.Dr.MARGONO SOEKARJO CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
3. Kas dan Setara Kas
4. Investasi Jangka Pendek
5. Piutang
6. Biaya Dibayar Dimuka
7. Persediaan
- Persediaan Bahan
- Persediaan Bahan Kegiatan Kantor - Persediaan Obat-obatan
- Persediaan Natura
8. Aset Tetap a.
Piutang dengan umur diatas 5 tahun 100%
Biaya-biaya yang belum merupakan kewajiban perusahaan untuk membayarnya pada periode yang bersangkutan, tapi perusahaan sudah membayarnya terlebih dahulu. Karena jumlah yang dibayarkan tersebut belum merupakan beban perusahaan untuk periode yang bersangkutan, maka jumlah yang telah dibayarkan tersebut merupakan uang muka dan termasuk dalam Aktiva Lancar (Current Assets).
10%
0.5%
Umur Piutang Besar Penyisihan Kerugian
Kas dan setara kas diakui sebesar nilai nominal. Kas dan setara kas berkurang pada saat digunakan sebesar nilai yang dikeluarkan.
Piutang dinilai sebesar nilai bersih yang diperkirakan dapat direalisasikan. Penyisihan kerugian piutang dibentuk sebesar nilai piutang yang diperkirakan tidak dapat ditagih berdasarkan daftar umur piutang sebagai berikut:
Investasi jangka pendek harus dicatat dalam neraca berdasarkan harga perolehan. Investasi jangka pendek dalam bentuk deposito jangka pendek dicatat sebesar nilai nominal deposito tersebut.
Persediaan adalah aset lancar dalam bentuk barang atau perlengkapan yang dimaksudkan untuk mendukung kegiatan operasional RSUD Margono Purwokerto, dan barang-barang yang dimaksudkan untuk dijual dan/atau diserahkan dalam rangka pelayanan kepada masyarakat.
Persediaan diakui pada saat barang diterima atau dihasilkan. Persediaan berkurang pada saat dipakai, dijual, kadaluarsa dan rusak. Pada akhir periode akuntansi, persediaan dicatat berdasarkan hasil inventarisasi fisik (stok opname) .
RSUD Margono Purwokerto mengunakan penilaian persediaan berdasarkan harga perolehan dari pembelian yang terkahir (FIFO) . Biaya perolehan persediaan meliputi semua biaya pembelian, biaya konversi, dan semua biaya lain yang timbul sampai persediaan dalam kondisi dan tempat yang siap untuk digunakan atau dijual (present location and condition). Biaya pembelian persediaan meliputi harga pembelian, pajak, dan biaya lainnya yang secara langsung diatribusikan pada perolehan barang jadi, bahan dan jasa. Diskon dagang (trade discount ), rabat dan pos lain yang serupa dikurangkan dalam menentukan biaya pembelian.
Berikut adalah Persediaan Barang yang ada di RSUD Margono Purwokerto terdiri dari:
Persediaan dalam kondisi rusak atau usang tidak dilaporkan dalam neraca, tetapi diungkapkan dalam catatan atas laporan keuangan.
Piutang dengan umur 1 - 2 tahun Piutang dengan umur 2 - 5 tahun Piutang dengan umur < 1 tahun
Prosentase tahunan biaya perolehan adalah sebagai berikut :
Aset tetap disajikan sebesar biaya perolehan dikurangi akumulasi penyusutan. Penyusutan dihitung satu tahun penuh meskipun baru diperoleh satu atau dua bulan atau bahkan dua hari dengan metode garis lurus, taksiran masa manfaatnya bedasarkan Peraturan Gubernur No 120 Tahun 2016 dalam lampiran X. Perhitungan penyusutan aset dihitung dengan menggunakan Program SIM Aset dari BPKAD Provinsi Jawa Tengah.
50%
Tanggal 31 Desember 2020 Dan Untuk Tahun Yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut (Disajikan Dalam Rupiah, Kecuali Dinyatakan Lain)
RSUD Prof.Dr.MARGONO SOEKARJO CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
8. Aset Tetap ( Lanjutan )
Tanah Tidak disusutkan
Gedung dan Bangunan
~ Gedung Permanen 50 tahun atau < 25%
~ Gedung Semi Permanen 25 tahun atau < 25%
~ Gedung Darurat 10 tahun atau < 25%
~ Rambu-rambu 20 tahun atau < 25%
Jalan, Irigasi dan Jaringan
~ Jalan 10 tahun atau <25%
~ Jembatan 50 tahun atau <25%
~ Bangunan Air Irigasi 50 tahun atau <25%
~ Jaringan Listrik 40 tahun atau <25%
~ Jaringan Telepon 30 tahun atau <25%
~ Jaringan Gas 30 tahun atau <25%
Peralatan dan Mesin
~ Alat Angkutan Darat Bermotor 8 tahun atau <25%
~ Alat Angkutan Tak Bermotor 4 tahun atau <25%
~ Peralatan dan Perlengkapan Kantor 5 tahun atau <25%
~ Peralatan dan Perlengkapan Rumah Tangga 5 tahun atau <25%
~ Komputer 4 tahun atau <25%
~ Alat Studio 5 tahun atau <25%
~ Peralatan Kedokteran 5 tahun atau <25%
~ Peralatan Laboratorium 8 tahun atau <25%
b.
9. Aset Lainnya
10. Kewajiban
11. Kewajiban Jangka Panjang
12. Ekuitas
Pendapatan Diterima Dimuka adalah kewajiban pemerintah yang timbul karena pemerintah telah menerima barang/jasa/uang, namun pemerintah belum menyerahkan barang/jasa kepada pihak ketiga.
Aset tetap diakui dengan nilai perolehan minimal atau sama dengan Rp 500.000,00 untuk Peralatan dan mesin sedangkan untuk Gedung dan Bangunan dengan nilai minimal atau sama dengan Rp 20.000.000,00 dan dalam kondisi siap digunakan dan dapat diukur secara andal.
Kewajiban merupakan utang yang timbul dari peristiwa masa lalu yang penyelesaiannya mengakibatkan aliran keluar sumber daya ekonomi rumah sakit. Kewajiban jangka pendek dinilai sebesar nilai nominal kewajiban jangka pendek dan berkurang pada saat pembayaran/penyelesaian oleh rumah sakit.
Aset lainnya diakui apabila kemungkinan besar rumah sakit akan memperoleh manfaat ekonomis masa depan dari aset tersebut dan biaya perolehan aset tersebut dapat diukur secara andal. Aset tidak berwujud sebesar biaya perolehan yaitu seluruh pengeluaran yang dapat dikaitkan langsung maupun tidak langsung yang dapat dialokasikan atas dasar yang rasional dan konsisten, yang dikeluarkan untuk menghasilkan dan mempersiapkan aset tersebut sehingga siap untuk digunakan sesuai dengan tujuannya.
Kewajiban jangka panjang merupakan kewajiban yang diharapkan akan dibayar/diselesaikan atau jatuh tempo dalam waktu lebih dari 12 bulan setelah tanggal neraca. Kewajiban jangka panjang diakui pada saat rumah sakit menerima hak dari pihak lain tetapi rumah sakit belum memenuhi kewajiban kepada pihak tersebut.
Umur ekonomis Keterangan
Ekuitas adalah kekayaan bersih pemerintah yang merupakan selisih antara aset dan kewajiban pemerintah. Dalam Basis Akrual, pemerintah hanya menyajikan satu jenis pos ekuitas.
Saldo akhir ekuitas diperoleh dari perhitungan pada Laporan Perubahan Ekuitas. Ekuitas disajikan dalam Neraca, Laporan Perubahan Ekuitas, dan CaLK.
Tanggal 31 Desember 2020 Dan Untuk Tahun Yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut (Disajikan Dalam Rupiah, Kecuali Dinyatakan Lain)
RSUD Prof.Dr.MARGONO SOEKARJO CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
13. Pengakuan Pendapatan dan Biaya
Biaya diakui dalam periode berjalan dan akhir periode akuntansi. Pengakuan belanja non investasi dalam periode berjalan bedasarkan jumlah kas yang dikeluarkan. Pada akhir akuntansi, belanja non investasi diakui berdasarkan jumlah belanja non investasi yang sampai akhir periode akuntansi telah menjadi kewajiban tetapi belum ada realisasi pengeluaran kas. Belanja modal diakui dalam periode berjalan pada saat aset yang dibeli telah diterima dan hak kepemilikannya telah berpindah.
Pegakuan pendapatan diakui dalam periode berjalan dan akhir periode akuntansi. Pengakuan Pendapatan dalam periode berjalan berdasarkan jumlah kas yang diterima. Pada akhir periode akuntansi, pendapatan diakui berdasarkan jumlah pendapatan yang telah menjadi hak yang sampai pada akhir periode akuntansi yang bersangkutan belum ada realisasi penerimaan kas. Pencatatan pendapatan dilaksanakan berdasarkan asas bruto dan tidak mencatat jumlah neto (setelah dikompensasikan dengan pengeluaran).
Tanggal 31 Desember 2020 Dan Untuk Tahun Yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut (Disajikan Dalam Rupiah, Kecuali Dinyatakan Lain)
RSUD Prof.DR.MARGONO SOEKARJO CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
C. Penjelasan Pos-Pos Laporan Realisasi Anggaran 1. Penjelasan Pos-pos Pendapatan
1.1. Pendapatan Daerah
Anggaran Realisasi
Pendapatan Asli daerah - - - - Pendapatan Transfer - - - - Lain-Lain Pendapatan Daerah yang sah 375.632.300.000 428.494.231.557 114,07% 382.565.627.755
Jumlah 375.632.300.000 428.494.231.557 114,07% 382.565.627.755
1.1.1. Pendapatan Asli Daerah
Anggaran Realisasi
Pendapatan Asli daerah - - - - Pendapatan Transfer - - - - Lain-Lain Pendapatan Daerah yang sah 375.632.300.000 428.494.231.557 114,07% 382.565.627.755
Jumlah 375.632.300.000 428.494.231.557 114,07% 382.565.627.755
1.1.2. Lain-Lain Pendapatan Asli Daerah yang Sah
Anggaran Realisasi
Hasil Penjualan Aset Daerah - - - - Tuntutan Ganti Rugi - - - - Pendapatan Denda keterlambatan - - - - Pendapatan Denda Pajak - - - - Pendapatan Denda Retribusi - - - - Pendapatan Denda atas Pelanggaran Perda - - - - Pendapatan dari Pengembalian - - - - Penerimaan Fasilitas Sosial dan Fasilitas Umum - - - -
Pendapatan BLUD - LRA 375.632.300.000 428.494.231.557 114,07% 382.565.627.755
Lain-Lain PAD yang Sah Lainnya - LRA
375.632.300.000
428.494.231.557 114,07% 382.565.627.755 Total realisasi Tahun Anggaran 2020 sebesar Rp428.494.231.557,- dengan rincian pendapatan BLUD sebagai berikut :
Anggaran Realisasi
Pendapatan dari Pengembalian Pendapatan BLUD :
2. Pendapatan Diklat 7.084.032.000 997.455.000 14,08% 1.874.222.000
3. Pendapatan Lainnya 14.000.000.000 14.148.382.848 101,06% 13.140.727.296
3. Pendapatan Hibah BLUD 5.632.300.000 5.102.869.059 90,60% - 375.632.300.000
428.494.231.557 114,07% 382.565.627.755 Jumlah
1. Pendapatan Pelayanan Kesehatan / Operasional 348.915.968.000 408.245.524.650 117,00%
2020 % Realisasi 2019
367.550.678.459
Jumlah
2020 % Realisasi 2019
2020 % Realisasi 2019
2020 % Realisasi 2019
Pendapatan yang dimasukan dalam Laporan Realisasi Anggaran meliputi:
1. Penerimaan yang telah disetorkan ke Rekening Kas Umum Daerah.
2. Penerimaan yang sampai dengan tutup tahun anggaran belum disetorkan ke Rekening Kas Umum Daerah dan berada di Bendahara Penerimaan/Bendahara Penerima Pembantu.
Total realisasi Tahun Anggaran 2020 sebesar Rp428.494.231.557,- atau 114,07% dari target Rp375.632.300.000,- dan untuk Tahun Anggaran 2019 sebesar Rp382.565.627.755,- dengan rincian sebagai berikut :
Realisasi Tahun Anggaran 2020 sebesar Rp428.494.231.557,- atau 114,07% dari target Rp375.632.300.000,- dan untuk Tahun Anggaran 2019 sebesar Rp382.565.627.755,- dengan rincian sebagai berikut :
Realisasi Tahun Anggaran 2020 sebesar Rp428.494.231.557,- atau 114,07% dari target Rp375.632.300.000,- dan untuk Tahun Anggaran 2019 sebesar Rp382.565.627.755,- dengan rincian sebagai berikut :
Tanggal 31 Desember 2020 Dan Untuk Tahun Yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut (Disajikan Dalam Rupiah, Kecuali Dinyatakan Lain)
RSUD Prof.DR.MARGONO SOEKARJO CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
2. Penjelasan Pos-Pos Belanja
2.1. Belanja Operasi
Anggaran Realisasi
Belanja Pegawai 154.394.668.000 144.857.395.684 93,82% 127.633.399.466
Belanja Barang & Jasa 374.452.536.000 331.144.917.603 88,43% 287.662.072.643
Jumlah 528.847.204.000 476.002.313.287 90,01% 415.295.472.109
2.1.1. Belanja Pegawai
Anggaran Realisasi
Belanja Pegawai Tidak Langsung 105.394.668.000 104.479.064.020 99% 92.472.844.854
Belanja Pegawai langsung 49.000.000.000 40.378.331.664 82% 35.160.554.612
Jumlah 154.394.668.000 144.857.395.684 93,82% 127.633.399.466
2.1.2. Belanja Barang dan Jasa
Anggaran Realisasi
Belanja Bahan Pakai Habis
Belanja Bahan/Material 1.000.000.000 999.747.598 100% 1.974.897.530
Belanja Jasa Kantor - - - 24.959.900 Belanja Premi Asuransi - - - - Belanja Perawatan Kendaraan Bermotor - - - - Belanja Cetak dan Penggandaan - - - - Belanja Sewa Rumah/ Gedung /Gudang/ Parkir - - - - Belanja Sewa Sarana Mobilitas - - - - Belanja Sewa Alat Berat - - - - Belanja Makanan dan minuman - - - - Belanja Pakaian Dinas dan Atributnya - - - - Belanja Pakaian Kerja - - - - Belanja Pakaian Khusus dan Hari-hari Tertantu - - - - Belanja Perjalanan Dinas - - - - Belanja Beasiswa Pendidikan PNS - - - - Belanja Pelatihan, dan Bimbingan Teknis PNS - - - - Belanja Pemeliharaan - - - - Belanja Jasa Konsultasi - - - - Belanja Publikasi - - - -
Belanja Barang & Jasa BLUD 373.452.536.000 330.145.170.005 88,40% 285.662.215.213
Uang untuk dihibahkan kepada pihak ketiga - - - - 374.452.536.000
331.144.917.603 88,43% 287.662.072.643
Belanja Barang dan Jasa terealisasi 88,43% karena efisiensi anggaran.
Belanja yang dimasukan dalam Laporan Realisasi Anggaran adalah realisasi belanja berdasarkan SPJ belanja bulan Januari sampai dengan bulan Desember 2020.
Realisasi Tahun Anggaran 2020 sebesar Rp476.002.313.287,- atau 90,01% dari anggaran Rp528.847.204.000,- dan untuk Tahun Anggaran 2019 sebesar Rp415.295.472.109,- dengan rincian sebagai berikut :
Realisasi Tahun Anggaran 2020 sebesar Rp144.857.395.684 atau 93,82% dari anggaran Rp154.394.668.000 dan untuk Tahun Anggaran 2019 sebesar Rp127.633.399.466 dengan rincian sebagai berikut :
Realisasi Tahun Anggaran 2020 sebesar Rp331.144.917.603,- atau 88,43% dari anggaran Rp374.452.536.000,- dan untuk Tahun Anggaran 2019 sebesar Rp287.662.072.643,- dengan rincian sebagai berikut :
2020 % Realisasi 2019
Jumlah
2020 % Realisasi 2019
2020 % Realisasi 2019
Belanja Pegawai terealisasi 93,82% karena SDM internal diterima bekerja di tempat lain, rencana hiring tenaga dokter sub spesialistik belum sepenuhnya terpenuhi disebabkan keterbatasan jumlah tenaga dokter sub spesialistik tersebut.
Tanggal 31 Desember 2020 Dan Untuk Tahun Yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut (Disajikan Dalam Rupiah, Kecuali Dinyatakan Lain)
RSUD Prof.DR.MARGONO SOEKARJO CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
2.1.3. Belanja Modal
Anggaran Realisasi
Belanja Tanah - - - - Belanja Peralatan dan Mesin 36.892.706.000 34.808.901.075 94,35% 45.383.148.989 Belanja Gedung dan Bangunan 42.000.000.000 34.316.996.000 81,71% 6.344.613.442 Belanja Jalan, Jembatan, irigasi dan Jaringan - - - - Belanja Aset Tetap Lainnya - - - 19.917.534 Belanja Modal Pengadaan Aset Tak Berwujud - - - 199.600.000
Jumlah 78.892.706.000 69.125.897.075 87,62% 51.947.279.965
2.1.3.1. Belanja Modal Tanah
Anggaran Realisasi
Belanja Tanah - - - - Jumlah - - - - 2.1.3.2 Belanja Modal Peralatan dan Mesin
Anggaran Realisasi
Belanja Alat-alat Berat - - - - Belanja Alat-alat Angkut - - - 532.189.000 Belanja Alat-alat Bengkel - - - - Belanja Alat-alat Pertanian - - - - Belanja Alat-alat Kantor dan rumah Tangga - - - - Belanja Alat-alat Studio - - - - Belanja Alat-alat Kedokteran 5.742.184.000 5.728.619.548 99,76% 15.606.387.712 Belanja Alat-alat Laboratorium - - - - Belanja Alat-alat Keamanan - - - -
5.742.184.000
5.728.619.548 99,76% 16.138.576.712 Belanja Modal Peralatan dan Mesin terealisasi 99,76% karena sisa tender dan e-katalog
2.1.3.3. Belanja Modal Gedung dan Bangunan
Anggaran Realisasi
Belanja Gedung - - - - Belanja Monumen - - - - Jumlah - - 0,00% - 2.1.3.4 Belanja Modal Jalan, Irigasi, dan Jaringan
Anggaran Realisasi
Belanja Jalan dan Jembatan - - - - Belanja Bangunan Air (Irigasi) - - - - Belanja Instalansi - - - - Belanja Jaringan - - - - Jumlah - - - - Realisasi Tahun Anggaran 2020 sebesar Rp0,00 atau 0,00% dari anggaran Rp0 dan untuk Tahun Anggaran 2019 sebesar Rp0 dengan rincian sebagai berikut :
Realisasi Tahun Anggaran 2020 sebesar Rp0 atau 0% dari anggaran Rp0 dan untuk Tahun Anggaran 2019 sebesar Rp0 dengan rincian sebagai berikut :
2020 % Realisasi 2019
2020 % Realisasi 2019
Realisasi Tahun Anggaran 2020 sebesar Rp69.125.897.075,- atau 87,62% dari anggaran Rp78.892.706.000 dan untuk Tahun Anggaran 2019 sebesar Rp51.947.279.965,- dengan rincian sebagai berikut :
Realisasi Tahun Anggaran 2020 sebesar Rp0 atau 0,00% dari anggaran Rp0 dan untuk Tahun Anggaran 2019 sebesar Rp0 dengan rincian sebagai berikut :
Jumlah
2020 % Realisasi 2019
2020 % Realisasi 2019
2020 % Realisasi 2019
Realisasi Tahun Anggaran 2020 sebesar Rp5.728.619.548,- atau 99,76% dari anggaran Rp5.742.184.000,- dan untuk Tahun Anggaran 2019 sebesar Rp16.138.576.712,- dengan rincian sebagai berikut :
Tanggal 31 Desember 2020 Dan Untuk Tahun Yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut (Disajikan Dalam Rupiah, Kecuali Dinyatakan Lain)
RSUD Prof.DR.MARGONO SOEKARJO CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
2.1.3.5. Belanja Modal Aset Tetap Lainnya
Anggaran Realisasi
Belanja Buku Perpustakaan - - - - Belanja Hewan, Ternak dan Tanaman - - - - Belanja Aset Tetap Renovasi - - - -
Jumlah - - - - 2.1.3.6. Belanja Modal BLUD
Anggaran Realisasi
Belanja Tanah - - - -
Belanja Peralatan dan Mesin 31.150.522.000 29.080.281.527 93,35% 29.244.572.277
Belanja Gedung dan Bangunan 42.000.000.000 34.316.996.000 81,71% 6.344.613.442
Belanja Aset Tetap Lainnya - - - 19.917.534 Belanja Modal Pengadaan Aset Tak Berwujud - - - 199.600.000
Jumlah 73.150.522.000 63.397.277.527 86,67% 35.808.703.253
2.1.3.6.1. Belanja Modal BLUD Tanah
Anggaran Realisasi
Belanja Tanah - - - - Jumlah - - - - 2.1.3.6.2. Belanja Modal Peralatan dan Mesin BLUD
Anggaran Realisasi
Belanja Alat-alat Besar - - - 189.014.400 Belanja Alat-alat Angkut - - - 8.085.000 Belanja Alat-alat Bengkel dan Ukur 198.825.000 197.946.000 99,56% 39.819.060 Belanja Alat-alat Pertanian - - - 10.400.000 Belanja Alat-alat Kantor dan rumah Tangga 3.963.566.000 3.571.889.578 90,12% 2.882.699.708 Belanja Alat-alat Studio Komunikasi - - - 2.026.592.900 Belanja Alat-alat Kedokteran 24.330.375.000 22.744.802.249 93,48% 19.146.196.760 Belanja Alat-alat Laboratorium 420.000.000 375.000.000 89,29% 50.538.798 Belanja Alat-alat Komputer 2.237.756.000 2.190.643.700 97,89% 4.780.346.051 Rambu-rambu - - - 95.000.000 Peralatan Olah Raga - - - 15.879.600
Jumlah 31.150.522.000 29.080.281.527 93,35% 29.244.572.277
2.1.3.6.3. Belanja Modal Gedung dan Bangunan BLUD
Anggaran Realisasi
Belanja Gedung 42.000.000.000 34.316.996.000 81,71% 6.344.613.442
Belanja Monumen - - - -
Jumlah 42.000.000.000 34.316.996.000 81,71% 6.344.613.442
Realisasi Tahun Anggaran 2020 sebesar Rp0 atau 0% dari anggaran Rp0 dan untuk Tahun Anggaran 2019 sebesar Rp0 dengan rincian sebagai berikut :
Realisasi Tahun Anggaran 2020 sebesar Rp63.397.277.527,- atau 86,67% dari anggaran Rp73.150.522.000,- dan untuk Tahun Anggaran 2019 sebesar Rp35.808.703.253,- dengan rincian sebagai berikut :
Realisasi Tahun Anggaran 2020 sebesar Rp0 atau 0,00% dari anggaran Rp0 dan untuk Tahun Anggaran 2019 sebesar Rp0 dengan rincian sebagai berikut :
Realisasi Tahun Anggaran 2020 sebesar Rp29.080.281.527,- atau 93,35% dari anggaran Rp31.150.522.000 dan untuk Tahun Anggaran 2019 sebesar Rp29.244.572.277,- dengan rincian sebagai berikut :
Realisasi Tahun Anggaran 2020 sebesar Rp34.316.996.000,- atau 81,71% dari anggaran Rp42.000.000.000,- dan untuk Tahun Anggaran 2019 sebesar Rp6.344.613.442,- dengan rincian sebagai berikut:
2020 % Realisasi 2019
2020 % Realisasi 2019
2020 % Realisasi 2019
2020 % Realisasi 2019
2020 % Realisasi 2019
Belanja Modal Peralatan dan Mesin BLUD terealisasi 93,35% karena sisa e-tender dan e-katalog dan mempergunakan fasilitas PMK 28/PMK.03/2020 untuk pengadaan dalam penanggulangan Covid-19.
Tanggal 31 Desember 2020 Dan Untuk Tahun Yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut (Disajikan Dalam Rupiah, Kecuali Dinyatakan Lain)
RSUD Prof.DR.MARGONO SOEKARJO CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
2.1.3.6.4. Belanja Modal Jalan, Irigasi, dan Jaringan BLUD
Anggaran Realisasi
Belanja Jalan dan Jembatan - - - - Belanja Bangunan Air (Irigasi) - - - - Belanja Instalansi - - - - Jumlah - - - - 2.1.3.6.5. Belanja Modal Aset Tetap Lainnya BLUD
Anggaran Realisasi
Belanja Buku Perpustakaan - - - 19.917.534,00 Belanja Barang Bercorak Kesenian, Kebudayaan - - - - Belanja Aset Tetap Renovasi - - - - Jumlah - - - 19.917.534,00 2.1.3.6.6. Belanja Modal Pengadaan Aset Tak Berwujud
Anggaran Realisasi
Belanja Modal Pengadaan Aset Tak Berwujud - - - 199.600.000 Jumlah - - - 199.600.000,00 3. Sisa Lebih Pembiayaan Anggaran (SiLPA)
SiLPA Tahun Anggaran 2020 sebesar Rp(114.544.210.359), sedangkan Tahun 2019 sebesar Rp(119.970.757.998).
D. Penjelasan Pos-Pos Laporan Neraca 1. Penjelasan Pos Aset
2020 2019
1. Aset Lancar 227.496.992.587 247.422.137.640
2. Aset Tetap 451.648.115.670 444.743.647.914
3. Aset Lainnya 689.377.503 947.688.350
679.834.485.760 693.113.473.904 1.1. Aset Lancar
2020 2019
1. Kas 114.604.741.109 120.220.866.049
2. Piutang 64.302.087.512 104.416.023.553
3. Belanja Dibayar dimuka 396.681.451 431.609.221
4. Persediaan 48.193.482.515 22.353.638.817
227.496.992.587 247.422.137.640 Realisasi Tahun Anggaran 2020 sebesar Rp0 atau 0% dari anggaran Rp0 dan untuk Tahun Anggaran 2019 sebesar Rp0 dengan rincian sebagai berikut :
2020 % Realisasi 2019
2020 % Realisasi 2019
2020 % Realisasi 2019
Belanja Modal Gedung dan Bangunan BLUD terealisasi 81,71% karena Penawaran Pekerjaan Belanja Modal Gedung sangat rendah dibandingkan pagu yang disediakan (pagu memperhitungkan pekerjaan tambah kurang yang disebabkan karena ada risiko force majeur)
Jumlah
Jumlah
Realisasi Tahun Anggaran 2020 sebesar Rp0 atau 0% dari anggaran Rp0 dan untuk Tahun Anggaran 2019 sebesar Rp19.917.534,- dengan rincian sebagai berikut :
Realisasi Tahun Anggaran 2020 sebesar Rp0 atau 0% dari anggaran Rp0 dan untuk Tahun Anggaran 2019 sebesar Rp199.600.000 dengan rincian sebagai berikut :
Total Aset per 31 Desember 2020 sebesar Rp679.834.485.760,- turun sebesar Rp13.278.988.144,- atau 1,92% dibandingkan saldo per 31 Desember 2019 sebesar Rp693.113.473.904,- dengan rincian sebagai berikut :
Aset Lancar per 31 Desember 2020 sebesar Rp227.496.992.587,- turun sebesar Rp19.925.145.053,- atau 8,05% dibandingkan saldo per 31 Desember 2019 sebesar Rp247.422.137.640,- dengan rincian sebagai berikut :
Tanggal 31 Desember 2020 Dan Untuk Tahun Yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut (Disajikan Dalam Rupiah, Kecuali Dinyatakan Lain)
RSUD Prof.DR.MARGONO SOEKARJO CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
1.1.1. Kas dan Setara Kas
2020 2019
Kas di Bendahara Penerimaan - -
Kas di Bendahara Pengeluaran - -
Kas di Bendahara BLUD 114.604.741.109 120.220.866.049
114.604.741.109 120.220.866.049 1.1.1.1. Kas di Bendahara BLUD
2020 2019
Kas BLUD 13.044.210.359 38.470.757.998
Deposito BLUD 101.500.000.000 81.500.000.000
Kas di Bend Penerimaan BLUD-Titipan Pasien (non SiLPA) 60.530.750 250.108.051 114.604.741.109 120.220.866.049 1.1.1.2. Kas BLUD
No 2020
1 12.780.156.827
2 Rek Bank Jateng No: 3.003.22300.7 105.017.398
3 Rek. Bank Jateng No. 2-003-15068-0 15.767.400
4 Rek. Bank Mandiri No: 1390015292281 (EDC) 6.881.533
5 3.356.053
6 133.031.148
13.044.210.359
No EDC Tunai Bank
1 6.776.534 3.356.053 12.900.941.625 2 104.999 133.031.148 -
6.881.533
136.387.201 12.900.941.625 1.1.1.3. Deposito BLUD
No Bank Nomor Bilyet Tgl. Pembukaan
Deposito Nilai
1 Bank Jateng A251160 06 Agustus 2018 20.000.000.000
2 Bank Jateng A251161 06 Agustus 2018 20.000.000.000
3 Bank Jateng A295508 08 April 2020 25.000.000.000
4 Bank BNI 453300666 01 Juli 2016 15.000.000.000
5 Bank BNI 453297347 01 Juli 2016 6.500.000.000
6 Bank BRI DD610483 12 April 2019 5.000.000.000
7 Bank BRI DD00664527 08 April 2020 10.000.000.000
Jumlah 101.500.000.000
Rincian Deposito BLUD
No 2020
1 65.000.000.000
2 21.500.000.000
3 Bank BRI 15.000.000.000
101.500.000.000
Deposito BLUD merupakan bagian dari SiLPA. Rekening ini penempatan deposito berjangka waktu satu sampai tiga bulan. Deposito BLUD per 31 Desember 2020 sebesar Rp101.500.000.000,- naik/turun sebesar Rp20.000.000.000 atau 24,54% dibandingkan saldo per 31 Desember 2019 sebesar Rp81.500.000.000,-, dengan rincian sebagai berikut
3,75%
Uraian 2019
4,00%
4,00%
3,75%
Bunga Deposito 4,00%
Jumlah
Kas per 31 Desember 2020 sebesar Rp114.604.741.109,- turun sebesar Rp5.616.124.940,- atau 4,67% dibandingkan saldo per 31 Desember 2019 sebesar Rp120.220.866.049,- dengan rincian sebagai berikut :
Jumlah
Rek Bank Jateng No: 1.003.00163.2 38.283.523.706
77.776.250 17.070.150 19.912.896 Kas Bendahara BLUD
Uraian 2019
Kas per 31 Desember 2020 sebesar Rp114.604.741.109,- turun sebesar Rp5.616.124.940,- atau 4,67% dibandingkan saldo per 31 Desember 2019 sebesar Rp120.220.866.049,- dengan rincian sebagai berikut :
Kas BLUD adalah saldo kas tunai maupun yang ada di rekening bank yang merupakan selisih antara penerimaan dan pengeluaran BLUD tidak termasuk dana yang berasal dari APBD. Dan bagian dari SiLPA yang akan digunakan untuk operasional RSUD Prof. dr. Margono Soekarjo dan tidak disetorkan ke rekening Kas Umum Daerah. Rincian Kas BLUD sebagai berikut :
12.911.074.212
133.136.147
13.044.210.359
Tunai Di Bendahara Pengeluaran 4.508.373
Tunai Di Bendahara Penerimaan 67.966.623
Jumlah 38.470.757.998
Saldo ini merupakan kas BLUD yang berada di bank dan tunai, merupakan bagian dari SiLPA dengan rincian sebagai berikut:
3,75%
Jumlah 81.500.000.000
Bank Jateng 55.000.000.000
Bank BNI 21.500.000.000
5.000.000.000 3,75%
Tanggal 31 Desember 2020 Dan Untuk Tahun Yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut (Disajikan Dalam Rupiah, Kecuali Dinyatakan Lain)
RSUD Prof.DR.MARGONO SOEKARJO CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
1.1.1.4. Kas di Bendahara Penerimaan BLUD-Uang Titipan Pasien (non SiLPA)
No 2020
1 55.450.750
2 5.080.000
60.530.750 1.1.2. Piutang
2020 2019
Piutang Retribusi
Penyisihan Piutang Retribusi - -
- -
2020 2019
Piutang Lain-lain PAD yang Sah 70.047.361.585 110.031.263.202
Penyisihan Piutang Pendapatan (5.745.274.073) (5.615.239.649)
64.302.087.512 104.416.023.553 1.1.2.1. Piutang Lain-lain PAD yang Sah
2020 2019
Piutang Pasien Umum 8.017.314.834 6.898.368.275
Piutang Askes/Jaminan 61.757.786.477 101.272.364.755
Piutang Bunga Deposito 272.260.274 310.787.671
Piutang Lain-Lain pada RSUD/RSJD - 1.549.742.501
70.047.361.585 110.031.263.202 1.1.2.2. Penyisihan Piutang Lain-lain PAD yang Sah
Piutang Cadangan Cadangan
- lancar 63.326.374.108 316.631.870 103.744.903.231 518.724.516 - menunggak 1-2 tahun 660.596.339 66.059.634 437.952.389 43.795.239 - menunggak 2-5 tahun 1.395.617.139 697.808.570 1.591.375.376 795.687.688 - menunggak lebih dari 5 tahun 4.664.773.999 4.664.773.999 4.257.032.206 4.257.032.206 70.047.361.585 5.745.274.073 110.031.263.202 5.615.239.649 1.1.3. Belanja Dibayar Dimuka
2020 2019
Asuransi BMD 287.766.090 315.001.128
Asuransi Pegawai 108.915.361 116.608.093
396.681.451 431.609.221 Piutang per 31 Desember 2020 sebesar Rp64.302.087.512,- turun sebesar Rp40.113.939.041,- atau 38.42% dibandingkan saldo per 31 Desember 2019 sebesar Rp104.416.023.553,- dengan rincian sebagai berikut:
Piutang lain-lain PAD yang sah meliputi piutang pendapatan Pasien umum dan Jaminan/BPJS pada RSUD Prof. dr. Margono Soekarjo Purwokerto, piutang bunga deposito dan piutang denda keterlambatan penerimaan atas klaim BPJS. Piutang Lainnya per 31 Desember 2020 sebesar Rp70.047.361.585,- turun sebesar Rp39.983.901.617,- atau 36,34% dibandingkan saldo per 31 Desember 2019 sebesar Rp110.031.263.202,- dengan rincian sebagai berikut :
Penyisihan piutang tidak tertagih merupakan piutang yang dikelola oleh RSUD Prof. dr. Margono Soekarjo Purwokerto dan dimungkinkan tidak dapat tertagih per 31 Desember 2020. Penyisihan Piutang per 31 Desember 2020 sebesar Rp5.745.274.073,- naik sebesar Rp130.034.424,- atau 2,32%
dibandingkan saldo per 31 Desember 2019 sebesar Rp5.615.239.649,- dengan rincian sebagai berikut:
Belanja dibayar dimuka merupakan belanja yang belum menjadi kewajiban RSUD Prof. dr. Margono Soekarjo Purwokerto untuk membayar pada Tahun 2020 namun RSUD Prof. dr. Margono Soekarjo Purwokerto telah melakukan pembayaran pada Tahun 2020 sehingga pembayaran tersebut sebagai uang muka. Belanja dibayar dimuka tersebut berupa Asuransi Barang Milik Daerah dan Asuransi Pegawai. Beban Dibayar Dimuka per 31 Desember 2020 sebesar Rp396.681.451,- turun sebesar Rp34.927.770,- atau 8,09% dibandingkan saldo per 31 Desember 2019 sebesar Rp431.609.221,- dengan rincian sebagai berikut :
-
-
Rek. Bank Jateng No. 2-003-15068-0 250.108.051
Rek. Mandiri No 180-00-2090090-0 -
Jumlah
Piutang Lainnya Netto Piutang Retribusi Netto
Jumlah
2020 2019
Piutang Piutang Lainnya
250.108.051
Kas di Bendahara Penerimaan merupakan saldo kas pada Bendahara Penerimaan BLUD dari uang titipan pasien yang berada di bendahara penerimaan BLUD per 31 Desember 2020.
Uraian 2019
Jumlah
Tanggal 31 Desember 2020 Dan Untuk Tahun Yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut (Disajikan Dalam Rupiah, Kecuali Dinyatakan Lain)
RSUD Prof.DR.MARGONO SOEKARJO CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
D.1.1.4. Persediaan
2020 2019
Persediaan Bahan 1.836.699.615 1.229.715.747
Persediaan Alat/Bahan Untuk Kegiatan Kantor 7.915.972.056 6.381.150.664
Persediaan Obat-obatan 38.255.421.153 14.652.136.871
Persediaan Natura 185.389.691 90.635.535
48.193.482.515 22.353.638.817 Catatan Atas Persediaan :
2020 2019
1. Obat 44.421.794 60.434.083
2. Alkes 68.623.247 168.431.131
113.045.041 228.865.214
1.2. Investasi Jangka Panjang
1.3. Aset Tetap
2020 2019
1. Tanah 104.730.000.000 104.730.000.000
2. Peralatan dan Mesin 639.787.583.258 587.385.817.450
3. Gedung dan Bangunan 270.545.993.054 244.872.588.242
4. Jalan, Irigasi dan Jaringan 20.197.104.484 19.907.465.684
5. Aset Tetap Lainnya 432.886.640 432.886.640
6. Konstruksi Dalam Pengerjaan - 391.820.000
7. Akumulasi Penyusutan Aset Tetap (584.045.451.766) (512.976.930.102)
451.648.115.670 444.743.647.914 Rincian mutasi aset tetap terdiri dari :
Saldo Awal 957.720.578.016 -
Penambahan
Belanja Modal 69.125.897.075
Belanja Barang/Jasa 97.955.000
Hibah 1.306.589.464
Mutasi Masuk 7.516.929.699
Reklasifikasi Masuk antar aset tetap 10.049.187.337
Reklasifikasi Masuk ke Aset Lainnya 504.739.000
Koreksi -
Jumlah 1.046.321.875.591
Berkurang
Ekstrakontable -
Reklasifikasi Keluar antar aset tetap 10.049.187.337
Reklasifikasi Keluar ke Aset Lainnya 55.000.000
Mutasi Keluar 504.739.000
Koreksi 19.381.818
Jumlah 10.628.308.155
Akumulasi Penyusutan 584.045.451.766
451.648.115.670
Persediaan adalah aset lancar dalam bentuk barang atau perlengkapan yang dimaksudkan untuk mendukung kegiatan operasional RSUD Prof. dr.
Margono Soekarjo Purwokerto, dan barang-barang yang dimaksudkan untuk dijual dan/atau diserahkan dalam rangka pelayanan kepada masyarakat. Nilai persediaan diperoleh dari hasil perhitungan fisik per 31 Desember 2020, dikalikan dengan harga pembelian terakhir. Persediaan per 31 Desember 2020 sebesar Rp48.193.482.515,- naik sebesar Rp25.839.843.698,- atau 115,60% dibandingkan saldo per 31 Desember 2019 sebesar Rp22.353.638.817,- dengan rincian sebagai berikut :
Selama tahun 2020 terdapat persediaan obat dan Alkes yang kadaluwarsa sebesar Rp113.045.041,- saldo ini tidak termasuk didalam persediaan obat- obatan. Persediaan yang akan dimusnahkan ini dicatat terpisah dari pencatatan persediaan dalam gudang farmasi. Penempatan persediaan ini pun dilakukan di tempat khusus yang terpisah. Persetujuan pemusnahannya sedang dalam proses dan pencatatan Obat dan Alkes ini dicatat terpisah dari persediaan.
Investasi Jangka Panjang per 31 Desember 2020 sebesar Rp0. naik/turun sebesar Rp0 atau 0,00% dibandingkan saldo per 31 Desember 2019 sebesar Rp0.
Aset Tetap per 31 Desember 2020 sebesar Rp451.648.115.679,- naik sebesar Rp6.904.467.756,- atau 1,55% dibandingkan saldo per 31 Desember 2019 sebesar Rp444.743.647.914,- dengan rincian sebagai berikut :
Jumlah Jumlah
Jumlah
Jumlah
Tanggal 31 Desember 2020 Dan Untuk Tahun Yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut (Disajikan Dalam Rupiah, Kecuali Dinyatakan Lain)
RSUD Prof.DR.MARGONO SOEKARJO CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
Mutasi bertambah adalah sebagai berikut :
- Belanja Modal adalah realisasi hasil pengadaan melalui belanja modal selama Tahun 2020.
-
- Hibah adalah aset tetap yang diterima dari Instansi di luar Pemerintah Provinsi Jawa Tengah.
- - -
- Koreksi/penilaian adalah salah catat atau penambahan nilai atas aset tetap.
Mutasi berkurang adalah sebagai berikut : -
- -
- Hibah adalah aset yang diberikan kepada Instansi di luar Pemerintah Provinsi Jawa Tengah.
-
- Koreksi adalah salah catat atau pengurangan nilai atas aset tetap.
1.3.1. Tanah
2020 Bertambah Berkurang 2019
Tanah 104.730.000.000 - - 104.730.000.000 104.730.000.000 - - 104.730.000.000 Rincian mutasi tanah terdiri dari :
Saldo Awal 104.730.000.000
Penambahan
Belanja Modal -
Belanja Barang/Jasa -
Hibah -
Jumlah 104.730.000.000
Berkurang
Ekstrakontable -
Koreksi -
Jumlah -
104.730.000.000 1.3.2. Peralatan dan Mesin
2020 Bertambah 2019
Alat Besar 26.043.127.104 2.134.000.000 - 23.909.127.104 Alat Angkutan 8.724.911.263 511.050.000 - 8.213.861.263 Alat Bengkel dan Alat Ukur 1.704.329.559 203.666.000 25.400.000 1.526.063.559 Alat Pertanian dan Peternakan 38.207.500 1.397.000 - 36.810.500 Alat Kantor dan Rumah Tangga 50.164.532.648 10.628.552.184 7.317.000 39.543.297.464 Alat Studio, Komunikasi dan Pemancar 3.734.587.686 815.784.386 - 2.918.803.300 Alat Kedokteran dan Kesehatan 519.811.027.291 29.753.620.079 1.046.554.967 491.103.962.179 Alat Laboratorium 8.392.384.624 7.266.174.426 - 1.126.210.198 Peralatan Olah Raga 20.079.600 - - 20.079.600 Komputer 21.059.395.983 2.190.643.700 23.850.000 18.892.602.283 Peralatan Proses/Produksi 95.000.000 - - 95.000.000 639.787.583.258 53.504.887.775 1.103.121.967 587.385.817.450 Jumlah
Jumlah
Belanja Barang/Jasa adalah kapitalisasi realisasi belanja barang/jasa yang dapat menambah nilai Aset Tetap selama Tahun 2020 sesuai Peraturan Gubernur Nomor 89 Tahun 2018 tentang Perubahan atas Peraturan Gubernur Jawa Tengah Nomor 120 Tahun 2016 tentang Kebijakan Akuntansi Pemerintah Daerah Provinsi Jawa Tengah.
Aset Tetap per 31 Desember 2020 sebesar Rp104.730.000.000,- naik sebesar Rp0 atau 0% dibandingkan saldo per 31 Desember 2019 sebesar Rp104.730.000.000,- dengan rincian sebagai berikut :
Berkurang
Reklasifikasi Kurang Aset Lainnya adalah perpindahan dari aset tetap ke aset lainnya karena dikategorikan sebagai barang rusak berat, aset dikerjasamakan dan Aset Tak Berwujud.
Mutasi keluar adalah perpindahan aset tetap antar SKPD di Lingkungan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah selama Tahun 2020.
Mutasi Masuk adalah perpindahan aset antar SKPD di Lingkungan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah selama Tahun 2020.
Reklasifikasi Masuk Aset Tetap adalah perpindahan sesama akun aset tetap karena penyesuaian jenis rekening aset tetap yang seharusnya.
Reklasifikasi Masuk Aset Lainnya adalah perpindahan dari aset lainnya ke aset tetap karena penyesuaian jenis rekening aset tetap yang seharusnya.
Ekstrakomtable adalah aset tetap yang dikeluarkan dari Kartu Inventaris Barang atau kategori aset tetap dikarenakan nilai satuan aset tersebut dibawah nilai kapitalisasi aset tetap sesuai Peraturan Gubernur Nomor 89 Tahun 2018 tentang Perubahan atas Peraturan Gubernur Jawa Tengah Nomor 120 Tahun 2016 tentang Kebijakan Akuntansi Pemerintah Daerah Provinsi Jawa Tengah.
Reklasifikasi Keluar Aset Tetap adalah perpindahan sesama akun aset tetap karena penyesuaian jenis rekening aset tetap yang seharusnya.
Peralatan dan Mesin per 31 Desember 2020 sebesar Rp639.787.583.258,- naik sebesar Rp52.401.765.808,- atau 8.92% dibandingkan saldo per 31 Desember 2019 sebesar Rp587.385.817.450,- dengan rincian sebagai berikut :
Jumlah
Tanggal 31 Desember 2020 Dan Untuk Tahun Yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut (Disajikan Dalam Rupiah, Kecuali Dinyatakan Lain)
RSUD Prof.DR.MARGONO SOEKARJO CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
Rincian mutasi peralatan dan mesin terdiri dari :
Saldo Awal 587.385.817.450
Penambahan
Belanja Modal 34.808.901.075
Belanja Barang/Jasa -
Hibah 1.306.589.464
Mutasi Masuk -
Mutasi Masuk BTT 7.516.929.699
Reklasifikasi Masuk antar aset tetap 9.367.728.537
Reklasifikasi Masuk ke Aset Lainnya 504.739.000
Koreksi -
Jumlah 53.504.887.775
Berkurang
Ekstrakontable -
Reklasifikasi Keluar antar aset tetap 579.001.149
Reklasifikasi keluar ke Aset Lainnya -
Mutasi Keluar 504.739.000
Koreksi BM 19.381.818
Jumlah 1.103.121.967
639.787.583.258 1.3.3. Gedung dan Bangunan
2020 Bertambah Berkurang 2019
Bangunan Gedung 270.037.793.054 34.806.771.000 9.133.366.188,00 244.364.388.242 Monumen - - - - Bangunan Menara - - - - Bangunan Tugu Titik Kontrol/Pasti 508.200.000 - - 508.200.000
270.545.993.054 34.806.771.000 9.133.366.188,00 244.872.588.242 Rincian mutasi Gedung dan Bangunan terdiri dari :
Saldo Awal 244.872.588.242
Penambahan
Belanja Modal 34.316.996.000
Belanja Barang/Jasa 97.955.000,00
Hibah -
Reklasifikasi Masuk antar aset tetap 391.820.000,00
Reklasifikasi Masuk ke Aset Lainnya -
Koreksi -
Jumlah 34.806.771.000
Berkurang
Ekstrakontable -
Reklasifikasi Keluar antar aset tetap 9.078.366.188,00
Reklasifikasi keluar ke Aset Lainnya 55.000.000,00
Mutasi Keluar -
Koreksi -
Jumlah 9.133.366.188,00
270.545.993.054 1.3.4. Jalan, irigasi dan Jaringan
2020 Bertambah Berkurang 2019
Jalan dan Jembatan - - - - Bangunan Air/Irigasi 175.000.000 - - 175.000.000 Instalasi 15.810.341.535 289.638.800 - 15.520.702.735 Jaringan 4.211.762.949 - - 4.211.762.949 20.197.104.484 289.638.800 - 19.907.465.684 Jumlah
Jumlah Jumlah
Grand Total
Gedung dan Bangunan per 31 Desember 2020 sebesar Rp270.545.993.054,- naik sebesar Rp25.673.404.812,- atau 10.48% dibandingkan saldo per 31 Desember 2019 sebesar Rp244.872.588.242,- dengan rincian sebagai berikut :
Jalan, Irigasi dan jaringan per 31 Desember 2020 sebesar Rp20.197.104.484,- naik sebesar Rp289.638.800,- atau 1,45% dibandingkan saldo per 31 Desember 2019 sebesar Rp19.907.465.684,- dengan rincian sebagai berikut :
Tanggal 31 Desember 2020 Dan Untuk Tahun Yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut (Disajikan Dalam Rupiah, Kecuali Dinyatakan Lain)
RSUD Prof.DR.MARGONO SOEKARJO CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
Rincian mutasi Jalan, Irigasi dan jaringan terdiri dari :
Saldo Awal 19.907.465.684
Penambahan
Belanja Modal -
Belanja Barang/Jasa -
Hibah -
Reklasifikasi Masuk antar aset tetap 289.638.800,00
Reklasifikasi Masuk ke Aset Lainnya -
Koreksi -
Jumlah 289.638.800,00
Berkurang
Ekstrakontable -
Reklasifikasi Keluar antar aset tetap - Reklasifikasi keluar ke Aset Lainnya -
Koreksi -
Jumlah -
20.197.104.484 1.3.5. Aset Tetap Lainnya
2020 Bertambah Berkurang 2019
Buku Perpustakaan 195.908.140 - - 195.908.140 Barang Bercorak Kesenian/Kebudayaan 236.978.500 - - 236.978.500 432.886.640 - - 432.886.640 Rincian mutasi Aset Tetap Lainnya terdiri dari :
Saldo Awal 432.886.640
Penambahan
Reklasifikasi Masuk antar aset tetap -
Koreksi -
Jumlah -
Berkurang
Reklasifikasi keluar ke Aset Lainnya -
Koreksi -
Jumlah -
432.886.640 1.3.6. Konstruksi Dalam Pengerjaan
2020 Bertambah 2019
Gedung Onkologi - 391.820.000 391.820.000 - - 391.820.000 391.820.000 Rincian mutasi Konstruksi dalam Pengerjaan terdiri dari :
Saldo Awal 391.820.000
Penambahan
Reklasifikasi Masuk ke Aset Lainnya - Koreksi
Jumlah -
Berkurang
Ekstrakontable -
Reklasifikasi Keluar antar aset tetap 391.820.000
Mutasi Keluar -
Koreksi -
Jumlah 391.820.000
- Jumlah
Jumlah
Aset Tetap Lainnya per 31 Desember 2020 sebesar Rp432.886.640,- dan saldo per 31 Desember 2019 sebesar Rp432.886.640,- dengan rincian sebagai berikut :
Jumlah
Uraian pembangunan Berkurang
Grand Total Jumlah
Konstruksi dalam Pengerjaan per 31 Desember 2020 sebesar Rp0,- turun sebesar Rp391.820.000,- atau 100% dibandingkan saldo per 31 Desember 2019 sebesar Rp391.820.000,- dengan rincian sebagai berikut :
Tanggal 31 Desember 2020 Dan Untuk Tahun Yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut (Disajikan Dalam Rupiah, Kecuali Dinyatakan Lain)
RSUD Prof.DR.MARGONO SOEKARJO CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
1.4. Akumulasi Penyusutan
2020 2019
Akumulasi Penyusutan peralatan dan mesin (523.441.691.436) (458.395.167.264)
Akumulasi Penyusutan Gedung dan Bangunan (55.833.491.308) (50.333.868.749)
Akumulasi Penyusutan Jalan, Irigasi, dan Jaringan (4.770.269.022) (4.247.894.089) (584.045.451.766) (512.976.930.102) 1.4.1. Akumulasi Penyusutan Peralatan dan Mesin
2020 2019
Alat Besar (19.171.573.678) (16.592.556.346)
Alat Angkut (6.416.502.863) (5.635.727.462)
Alat Bengkel (1.475.735.951) (1.378.282.450)
Alat Pertanian (31.959.750) (29.010.500)
Alat Kantor dan Rumah Tangga (37.869.677.817) (33.197.082.453)
Alat Studio dan Komunikasi (1.732.686.937) (1.030.893.980)
Alat Kedokteran (438.180.017.909) (386.006.047.854)
Alat Laboratorium (1.817.516.474) (838.249.563)
Komputer (16.710.130.258) (13.667.271.756)
Alat Produksi, Pengolahan dan Pemurnian (23.750.000) (11.875.000)
Alat Keselamatan Kerja (12.139.800) (8.169.900)
(523.441.691.436) (458.395.167.264) 1.4.2. Akumulasi Penyusutan Gedung dan Bangunan
2020 2019
Bangunan Gedung (55.681.031.308) (50.191.572.749)
Bangunan Tugu Titik Kontrol/Pasti (152.460.000) (142.296.000)
(55.833.491.308) (50.333.868.749) 1.4.3. Akumulasi Penyusutan Jalan, Irigasi, dan Jaringan
2020 2019
Bangunan Air dan Irigasi (175.000.000) (175.000.000)
Instalasi (3.977.686.600) (3.579.875.135)
Jaringan (617.582.423) (493.018.954)
(4.770.269.022) (4.247.894.089) 1.5. Aset Lainnya
2020 2019
Aset Dikerjasamakan - -
Akumulasi Aset Dikerjasamakan - - Aset Dikerjasamakan Netto - - Akumulasi Penyusutan per 31 Desember 2020 sebesar Rp4.770.269.022,- naik sebesar Rp522.374.933,- atau 12,30% dibandingkan saldo per 31 Desember 2019 sebesar Rp4.247.894.089,- dengan rincian sebagai berikut :
Aset Lainnya per 31 Desember 2020 sebesar Rp689.377.503,- turun sebesar Rp258.310.847,- atau 27.26% dibandingkan saldo per 31 Desember 2019 sebesar Rp947.688.350,- dengan rincian sebagai berikut :
Jumlah Jumlah
Jumlah
Jumlah
Akumulasi Penyusutan per 31 Desember 2020 sebesar Rp584.045.451.766,- naik sebesar Rp71.068.521.664,- atau 13,85% dibandingkan saldo per 31 Desember 2019 sebesar Rp512.976.930.102,- dengan rincian sebagai berikut :
Akumulasi Penyusutan peralatan dan mesin per 31 Desember 2020 sebesar Rp523.441.691.436,- naik sebesar Rp65.046.524.172,- atau 14.19%
dibandingkan saldo per 31 Desember 2019 sebesar Rp458.395.167.264,- dengan rincian sebagai berikut :
Akumulasi Penyusutan per 31 Desember 2020 sebesar Rp55.833.491.308,- naik sebesar Rp5.499.622.559,- atau 10,93% dibandingkan saldo per 31 Desember 2019 sebesar Rp50.333.868.749,- dengan rincian sebagai berikut :
Tanggal 31 Desember 2020 Dan Untuk Tahun Yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut (Disajikan Dalam Rupiah, Kecuali Dinyatakan Lain)
RSUD Prof.DR.MARGONO SOEKARJO CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
2020 2019
Aset Tak Berwujud 1.291.554.233 1.291.554.233
Akumulasi Amortisasi Aset Tak Berwujud (735.402.540) (477.091.693)
Aset Tak Berwujud Netto 556.151.693 814.462.540
2020 2019
Barang Rusak Berat 101.258.867.827 108.055.508.067
Akumulasi Penyusutan Aset Lainnya (101.125.642.017) (107.922.282.257)
Aset Lainnya Netto 133.225.810 133.225.810
689.377.503 947.688.350 1.5.1. Aset Dikerjasamakan
1.5.2. Aset Tidak Berwujud
2020 2019
Software 1.291.554.233 1.291.554.233
1.291.554.233 1.291.554.233 1.5.3. Amortisasi Aset Tak Berwujud
2020 2019
Akumulasi Amortisasi Aset Tak Berwujud (735.402.540) (477.091.693)
(735.402.540) (477.091.693) 1.5.4. Aset Lain-lain
2020 2019
Peralatan dan Mesin Rusak Berat 101.125.762.017 107.922.402.257
Aset Tetap Lainnya Rusak Berat 133.105.810 133.105.810
101.258.867.827 108.055.508.067
1.5.5. Penyusutan Aset Lain-lain
2020 2019
Akumulasi Penyusutan Aset Rusak Berat/Usang (101.125.642.017) (107.922.282.257)
(101.125.642.017) (107.922.282.257) Aset Lainnya per 31 Desember 2020 sebesar Rp0 naik/turun sebesar Rp0 atau 0,00% dibandingkan saldo per 31 Desember 2019 sebesar Rp0.
Aset Tak Berwujud per 31 Desember 2020 sebesar Rp1.291.554.233,- dan saldo per 31 Desember 2019 sebesar Rp1.291.554.233,- dengan rincian sebagai berikut :
Amortisasi Aset Tak Berwujud per 31 Desember 2020 sebesar Rp735.402.540,- naik sebesar Rp258.310.846,- atau 54.14% dibandingkan saldo per 31 Desember 2019 sebesar Rp477.091.693,- dengan rincian sebagai berikut :
Barang Rusak Berat per 31 Desember 2020 sebesar Rp101.258.867.827,- turun sebesar Rp6.796.640.240,- atau 6,29% dibandingkan saldo per 31 Desember 2019 sebesar Rp108.055.508.067,- merupakan barang rusak dan tidak digunakan untuk aktifitas operasional SKPD serta dalam proses penghapusan dengan rincian sebagai berikut :
Penyusutan Barang Rusak Berat per 31 Desember 2020 sebesar Rp101.125.642.017,- turun sebesar Rp6.796.640,240,- atau 6.30% dibandingkan saldo per 31 Desember 2019 sebesar Rp107.922.282.257,- dengan rincian sebagai berikut :
Jumlah Aset Lainnya
Akumulasi Amortisasi Aset Tak Berwujud Jumlah
Jumlah
Jumlah
Tanggal 31 Desember 2020 Dan Untuk Tahun Yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut (Disajikan Dalam Rupiah, Kecuali Dinyatakan Lain)
RSUD Prof.DR.MARGONO SOEKARJO CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
2. KEWAJIBAN
2.1. Kewajiban Jangka Pendek
2020 2019
Pendapatan diterima Dimuka 240.620.985 510.877.307
Utang Belanja 48.065.340.864 50.711.117.531
48.305.961.849 51.221.994.838 2.2. Pendapatan Diterima Dimuka
2020 2019
Pendapatan Diterima Dimuka 240.620.985 510.877.307
240.620.985 510.877.307 2.3 Utang Belanja
2020 2019
Utang Jasa Pelayanan 44.136.905.166 47.032.940.161
Utang Belanja Pegawai 2.888.991.948 2.693.756.800
Utang Belanja Barang dan Jasa 1.039.443.750 984.420.570
48.065.340.864 50.711.117.531 2.3.1. Utang Jasa Pelayanan
2020 2019
Utang Jasa Pelayanan 44.136.905.166 47.032.940.161
44.136.905.166 47.032.940.161 2.3.2. Utang Belanja Pegawai
2020 2019
Utang Belanja Pegawai 2.888.991.948 2.693.756.800
2.888.991.948 2.693.756.800 Total Kewajiban per 31 Desember 2020 Rp48.305.961.849,- turun sebesar Rp2.916.032.989,- atau 5,69% dibandingkan saldo per 31 Desember 2019 sebesar Rp51.221.994.838,-.
Jumlah
Jumlah
Kewajiban jangka pendek per 31 Desember 2020 Rp48.305.961.849,- turun sebesar Rp2.916.032.989,- atau 5,69% dibandingkan saldo per 31 Desember 2019 sebesar Rp51.221.994.838,- dengan rincian sebagai berikut :
Pendapatan Diterima Dimuka per 31 Desember 2020 sebesar Rp240.620.985,- turun sebesar Rp270.256.322,- atau 52.90% dibandingkan saldo per 31 Desember 2019 sebesar Rp510.877.307,- merupakan penerimaan yang sesungguhnya belum menjadi hak RSUD Prof. dr. Margono Soekarjo pada periode bersangkutan, tetapi pembayarannya telah terlebih dahulu diterima oleh RSUD Prof. dr. Margono Soekarjo pada Tahun 2020 dengan rincian sebagai berikut :
Jumlah Jumlah
Jumlah
Utang Belanja per 31 Desember 2020 sebesar Rp48.065.340.864,- turun sebesar Rp2.645.776.667,- atau 5,22% dibandingkan saldo per 31 Desember 2018 sebesar Rp50.711.117.531,- dengan rincian sebagai berikut:
Utang Jasa Pelayanan per 31 Desember 2020 sebesar Rp44.136.905.166,- turun sebesar Rp2.896.034.995,- atau 6.16% dibandingkan saldo per 31 Desember 2019 sebesar Rp47.032.940.161,- Utang ini berupa utang Jasa pelayanan Pada RSUD Prof. dr. Margono Soekarjo dengan rincian sebagai berikut :
Utang Belanja per 31 Desember 2020 sebesar Rp2.888.991.948,- naik sebesar Rp195.235.148,- atau 7,25% dibandingkan saldo per 31 Desember 2019 sebesar Rp2.693.756.800,-, utang belanja ini terdiri dari utang belanja TA. 2020 yang belum dibayarkan seperti utang pegawai BLUD dengan rincian sebagai berikut :