• Tidak ada hasil yang ditemukan

Nuryani Y. Rustaman. Jurusan Pendidikan Biologi - FPMIPA UNIVERSITAS PENDIDIKAN INDONESIA 30/03/2010 1

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "Nuryani Y. Rustaman. Jurusan Pendidikan Biologi - FPMIPA UNIVERSITAS PENDIDIKAN INDONESIA 30/03/2010 1"

Copied!
26
0
0

Teks penuh

(1)

UPI UPI

Nuryani Y. Rustaman

Jurusan Pendidikan Biologi - FPMIPA UNIVERSITAS PENDIDIKAN INDONESIA

(2)

(Sumber: UNDP-Human Development Report 2005) (Sumber: UNDP-Human Development Report 2005)

Country LIFE Expectancy

( )

Adult literacy

t (%)

Gross enrolment

ti (%)

GDP per capita (PPP US$)

HDI Rank (years) rate (%) ratio (%) (PPP US$)

Singapore 78.7 92.5 87 24,481 25

Brunei Darussalam

76.4 92.7 74 19,210 33

Darussalam

Malaysia 73.2 88.7 71 9,512 61

Thailand 70.0 92.6 73 7,595 73

Philipines 70.4 92.6 82 4,321 84

Vietnam 70.5 90.3 64 2,490 108

Indonesia 66.8 87.0 66 3.361 110

Myanmar 60.2 89.7 48 1,027 129

Cambodia 56 2 73 6 59 2 078 130

Cambodia 56.2 73.6 59 2,078 130

LAO PDR 54.7 68.7 61 1,759 133

JAPAN 82.0 --- 84 27,967 11

Korea, Rep , p 77.0 97.9 93 17,971 28

of.

,

(3)

KURIKULUM BIOLOGI ? KURIKULUM BIOLOGI ?

Latar Belakang:

Latar Belakang:

• Abad 21 ! Abad BIOLOGI, menggantikan FISIKA

FISIKA

• Kemampuan Dasar Bekerja Ilmiah (KDBI)

! ik d l BIOLOGI kh

! unik dalam BIOLOGI, khususnya

merencanakan eksperimen/investigasi

• Pandangan Biologi tentang Proses Berpikir

• Mekanistik dan Vitalistik

(4)

KONSEP KURIKULUM KONSEP KURIKULUM

Kurikulum sebagai bidang studi mencakup:

(i) th f bj t tt ith hi h it i d

(i) the range of subject matters with which it is concerned (the substantive structure), and

(ii) the procedures of inquiry and practice that it follows (the

syntactical structure).

(Zais ,1976:3) Kurikulum sebagai bidang studi membentuk suatu teori "

Kurikulum sebagai bidang studi membentuk suatu teori "

teori kurikulum: … a set of related statements that gives meaning to school’s curriculum by pointing up the

relationships among its elements and by directing its relationships among its elements and by directing its development, its use, and its evaluation.

(Beauchamp, 1976:58-59)

(5)
(6)

EVALUASI KURIKULUM EVALUASI KURIKULUM

TYLER (1981)" specific approach to TYLER (1981)" specific approach to

curriculum development:

• Evaluasi kurikulum terhadap ide implementasiEvaluasi kurikulum terhadap ide, implementasi, dan efektivitas kurikulum

• Evaluasi hasil menentukan sampai sejauh mana p j perilaku yang ingin dikembangkan kurikulum telah dimiliki peserta didik

E l i h il h b h b d

• Evaluasi hasil harus berhubungan dengan ruang lingkup & dimensi tujuan yang lebih luas daripada sekedar pengetahuanp g

(7)

KURIKULUM BERBASIS KURIKULUM BERBASIS

KOMPETENSI

• Penguasaan kompetensi yang dapat ditunjukkan, diobservasi dan diases/diukur menjadi dasar dan j fokus

• Kompetensi dalam arti ability to perform

• Tidak bergantung pada content (materi subjek)

• Seluruh atau sebagian*

! MUNGKINKAH?

! MUNGKINKAH?

(8)

• seperangkat tindakan cerdas dan penuhseperangkat tindakan cerdas dan penuh

tanggung jawab dalam melaksanakan tugas- tugas sesuai dengan pekerjaan tertentu.

dimaknai sebagai kebulatan: Pengetahuan, keterampilan dan sikap yang berwujud

keterampilan dan sikap yang berwujud

tindakan cerdas dan penuh tanggung jawab dalam melaksanakan tugas sebagai agen g g g pembelajaran

(Kepmendiknas No. 045/U/2002)

(9)

PROFESI & PROFESIONAL PROFESI & PROFESIONAL

Profesi (n) pekerjaan ang mens aratkan Profesi (n): pekerjaan yang mensyaratkan

pendidikan pada level perguruan tinggi

Profesional (n): orang yang mengajar bidang tertentu ( ) g y g g j g (mis. OR) & mendapat bayaran untuk itu Profesional (adj.): akhli, berkenaan dgn bayaran

(H b & P ll 1992) (Hornby & Parnwell, 1992)

Profesional = kompeten,

memiliki kemampuan yang handal dan tak tergantikan

(10)

KOMPETENSI (2) (UU GURU &DOSEN) (UU GURU &DOSEN)

• KOMPETENSI KOMPETENSI PEDAGOGIK

KEPRIBADIAN

KEMAMPUAN PERSONAL (mantap, stabil, dewasa, arif, berwibawa),

PEMAHAMAN PESERTA DIDIK &

PENGEMBANGAN-nya, DESAIN &

PELAKSANAAN PBM, EVALUASI HASIL BELAJAR untuk MENGAK- stabil, dewasa, arif, berwibawa),

menjadi TELADAN dan berAKHLAK MULIA

HASIL BELAJAR, untuk MENGAK- TUALISASIKAN berbagai POTENSI YANG DIMILIKINYA

• KOMPETENSI PROFESIONAL

PENGUASAAN MATERI

• KOMPETENSI SOSIAL

BERKOMUNIKASI dan BERGAUL SECARA EFEKTIF dengan PESERTA PENGUASAAN MATERI

PEMBELAJARAN secara LUAS &

MENDALAM, serta PENGUASAAN terhadap STRUKTUR dan

METODOLOGI KEILMUANNYA

SECARA EFEKTIF dengan PESERTA DIDIK, SESAMA PENDIDIK, TENAGA KEPENDIDIKAN, ORTU/WALI, dan MASYARAKAT SEKITAR

METODOLOGI KEILMUANNYA

(11)

PENGUASAAN MATERI PEMBELAJARAN PENGUASAAN MATERI PEMBELAJARAN

secara LUAS dan MENDALAM, yang MENCAKUP:

MENCAKUP:

• PENGUASAAN MATERI KURIKULUM MATA PELAJARAN DI SEKOLAH dan SUBSTANSI PELAJARAN DI SEKOLAH dan SUBSTANSI KEILMUAN YANG MENAUNGI MATERINYA, serta

• PENGUASAAN terhadap STRUKTUR dan METODOLOGI KEILMUANNYA

METODOLOGI KEILMUANNYA

(12)

Berorientasi pada keakhlian dunia kerja/ p j

“real work situation”

Lintas bidang (integrated) Lintas bidang (integrated) Banyak latihan

Asesmen otentik (authentic assessment) Standar patokan/ketuntasan belajar

Standar patokan/ketuntasan belajar pada kompetensi tertentu

. . . .

(13)

EVALUASI HASIL BELAJAR

PADA KURIKULUM BERBASIS KOMPETENSI

ABILITY TO PERFORM

• ABILITY TO PERFORM

• Terdiri dari SKILLS & KNOWLEDGE yang terintegrasi (saling berinteraksi)

• Memerlukan penilaian yang khusus p y g

(authentic assessment) dengan prosedur tertentu.

• Evaluasi hasil belajar jangka panjang (learning outcomes)

(learning outcomes)

(14)

TRADISIONAL ASSESSMENT

SEKOLAH HARUS

MENGAJARKAN MENGAJARKAN

DAN MENTES

MISI WARGA SEJUMLAH

MISI UTAMA

WARGA NEGARA PRODUKTIF

SEJUMLAH

KETERAMPILAN &

PENGETAHUAN

(15)

AUTHENTIC ASSESSMENT

SEKOLAH

MEMBANTU SISWA MENJADI MAHIR

& MEMINTA SISWA MENAMPILKAN TUGAS SERUPA

DUNIA SESUNGGUHNYA

MISI WARGA MAMPU MENAM-

MISI UTAMA

WARGA NEGARA PRODUKTIF

MAMPU MENAM PILKAN TUGAS

BERMAKNA

(16)

• RASIONAL

• MOTIVASI

5 dari 30 dan 30 dari 733 nilai HIDUP SUKSES

JUJUR

• KETAJAMAN EVALUASI

KEJELIAN dalam

• JUJUR

• DISIPLIN

• KERJASAMA dengan

• KEJELIAN dalam PENGAMATAN

• KEMAMPUAN dalam

• KERJASAMA dengan ORANG LAIN

• MEMILIKI PARTNER yang MENGEMUKAKAN

IDE/KOMUNIKASI

MENDUKUNG

• KERJA KERAS

(17)

Fisiologi/ biofungsi Sistematika/ taksonomi Genetika

Sibernetik Berpikir logis

Probabilitas Kombinatorial

Klasifikasi logis

Bioteknologi Bio Perkembangan

Berpikir Mengambil

? Berpikir ?

fleksibel

Mengambil keputusan

! KEMAMPUAN BERPIKIR BERKEMBANG BERTAHAP ! Perlu penelitian

? ?

! KEMAMPUAN BERPIKIR BERKEMBANG BERTAHAP

(18)

DEMAND/

KEBUTUHAN

DUNIA KERJA/

MASYARAKAT NEED

NEED ASSESSMENT

EVALUASI PROSES

TUJUAN- TUJUAN

PROSES PERKULIAHAN

OUTPUT/ HASIL KELUARAN

OUTCOMES/

DAMPAK

Kuliah tatap muka

Kuliah lapangan Prak-

tikum

Tugas Akhir

EVALUASI HASIL

muka tikum lapangan Akhir

QUALITY ASSURANCE/QA

QUALITY CONTROL/QC

CONTINUOUS IMPROVEMENT

Apa quality controlnya? Apakah patokan lulus/ memenuhi kualitas

sesuai tuntutan masyarakat?

Q Q

sesuai tuntutan masyarakat?

(19)

SKILLS

KNOWLEDGE ATTITUDE

P b k l / k li h

KURIKULUM BERBASIS KOMPETENSI

Pembekalan/perkuliahan dirancang berdasarkan asesmennya

ABILITY TO PERFORM Asesmennya

harus sesuai/

tepat tepat

Keterampilan & Proses Jika asesmennya tidak yang dibekalkan harus sesuai dengan tuntutan masyarakat/ dunia kerja Jika asesmennya tidak

sesuai, maka kompetensi yang diharapkan tidak akan

berkembang

(20)

As a process

Perlu dikuasai Ilmuwan biologi

As a process As an approach As a model

As an ability

Perlu dikuasai Ilmuwan biologi

INQUIRY

y g

Scientific attitude

Objectivity

Respect to the evidence Higher

Subject matter

Respect to ambiguity Open mindedness dll

j y

order thinking skills

Sesuai

CONTENT matter

SKILLS

KNOWLEDGE ATTITUDE

Sesuai keakhlian

(21)

Masih CONTENT BASED (berorientasi pada SUBJECT MATTER)

Materi masih padat

Pembekalan cenderung

transfer of knowledge

Kurang berorientasi pada kebutuhan/keterampilan dunia kerja, termasuk wirausaha (entrepreuneurship)

Terpisah (separated)/ tidak integrasi dengan bidang-bidang lain yang relevan baik bidang sains lainnya maupun bidang

(22)

Dipersiapkan menjadi apakah LULUSAN BIOLOGI (SITH) ITB? ! ILMUWAN/BIOLOGIST yang

(SITH) ITB? ! ILMUWAN/BIOLOGIST yang TECHNOLOGY LITERATE

Ilmuwan yang seperti apa yang dibutuhkan dunia Ilmuwan yang seperti apa yang dibutuhkan dunia kerja kita?

Il PLUS ti

Ilmuwan PLUS yang seperti apa yang mampu dihasilkan oleh BIOLOGI ITB (SITH ITB)?

Bagaimana pengalaman mahasiswa yang dapat diusahakan? Bagaimana proses pembekalannya?

! bilit l dib k lk b i t t &

! ability perlu dibekalkan sebagai output &

(23)

Kemampuan Dasar Bekerja Ilmiah (KDBI)

KOMPETENSI

KDBI

Science process

Intelectual Intelegence Scientific

attitude

Emotional Kemampuan

generik

attitude generik

(24)
(25)

Sebagai output Keluaran

“PEMBEKALAN”

ABILITY

Sebagai outcomes Dampak

Kurikulum berbasis kompetensi dapat p p dirumuskan dengan mengacu pada hal-hal

di atas (sebagai suatu alternatif)

(26)

UPI

Referensi

Dokumen terkait

Diagram Persentase Ketuntasan Belajar Klasikal Siswa pada Nilai Psikomotor Siklus II Siklus II melalui model pembelajaran TPS dengan media video kompetensi pembuatan pola

Kadar glukosa darah rata-rata tikus sehat, tikus hasil induksi MLD-STZ dan tikus hasil terapi herbal spray Spirulina sp.. Perlakuan Rata-rata Glukosa

Penelitian yang dilakukan oleh Subakti (2013) ingin melihat sejauh mana motivasi, kepuasan dan sikap kerja terhadap kinerja karyawan di salah satu kafe yang

Begitu pula dengan hasil observasi siswa menunjukkan adanya peningkatan pada tanggung jawab, kerjasama dan kedisiplinan saat pembelajaran dengan memperoleh nilai

Beberapa ketentuan dalam Lampiran Surat Edaran Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Nomor 30/SE/M/2020 tentang Transisi Layanan Sertifikasi Badan Usaha dan

Setelah diobservasi hambatan mobilitas fisik belum teratasi, pada hari kedua dan ketiga dilakukan tindakan yang sama, membantu klien berpindah sesuai dengan kebutuhan klien,

Adapun manfaat yang diharapkan dalam penelitian ini adalah untuk memberikan konstribusi terhadap berkem- bangnya pengetahuan baru dalam bidang teori graf, khusus- nya

Kajian Lingkungan Hidup Strategis yang selanjutnya disingkat KLHS adalah proses mengintegrasikan pembangunan berkelanjutan yang berwawasan lingkungan hidup dalam