MAHKAMAH KONSTITUSI REPUBLIK INDONESIA
--- RISALAH SIDANG
PERKARA NOMOR 115/PHPU.D-XI/2013 PERKARA NOMOR 116/PHPU.D-XI/2013
PERIHAL
PERSELISIHAN HASIL PEMILIHAN UMUM KEPALA DAERAH DAN WAKIL KEPALA DAERAH
KOTA TANGERANG TAHUN 2013
ACARA
MENDENGARKAN LAPORAN KOMISI PEMILIHAN UMUM, KPU PROVINSI BANTEN, BAWASLU,
BAWASLU PROVINSI BANTEN (V)
J A K A R T A
KAMIS, 7 NOVEMBER 2013
MAHKAMAH KONSTITUSI REPUBLIK INDONESIA
--- RISALAH SIDANG
PERKARA NOMOR 115/PHPU.D-XI/2013 PERKARA NOMOR 116/PHPU.D-XI/2013 PERIHAL
Perselisihan Hasil Pemilihan Umum Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah Kota Tangerang Tahun 2013
PEMOHON
1. H. Harry Mulya Zein dan Iskandar [Nomor Urut 1]
2. H. Abdul Syukur dan Hilmi Fuad [Nomor Urut 2]
TERMOHON
KPU Kota Tangerang
ACARA
Mendengarkan Laporan Komisi Pemilihan Umum, KPU Provinsi Banten, Bawaslu, Bawaslu Provinsi Banten (V)
Kamis, 7 November 2013, Pukul 09.17 – 10.12 WIB Ruang Sidang Gedung Mahkamah Konstitusi RI, Jl. Medan Merdeka Barat No. 6, Jakarta Pusat
SUSUNAN PERSIDANGAN
1) Hamdan Zoelva (Ketua)
2) Muhammad Alim (Anggota)
3) Arief Hidayat (Anggota)
Sunardi Panitera Pengganti
Dewi Nurul Savitri Panitera Pengganti
Pihak yang Hadir:
A. Kuasa Hukum Pemohon Perkara Nomor 115/PHPU.D-XI/2013:
1. Army Mulyanto 2. Gayuh Arya Hardika
B. Kuasa Hukum Pemohon Perkara Nomor 116/PHPU.D-XI/2013:
1. Heru Widodo 2. Irvan Rivai 3. Susanto 4. Robinson
C. Termohon:
1. Agus Supriyatna (Ketua KPU Provinsi Banten) 2. Supadmo (Anggota KPU Provinsi Banten) 3. Enan Nadia (Anggota KPU Provinsi Banten) 4. Munadi (Anggota KPU Kota Tangerang) 5. Adang Suyitno (Anggota KPU Kota Tangerang)
D. Bawaslu Provinsi Banten:
1. Pramono Ubaid Tantowi E. Panwas Kota Tangerang:
F. Kuasa Hukum Termohon:
1. Agus Setiawan 2. Ihsan Budi Afiadi 3. Muktar Latif 4. Anggi Bimanes
G. Pihak Terkait:
1. Arief R. Wismansyah 2. Sachruddin
H. Kuasa Hukum Pihak Terkait:
1. Andi Muhammad Asrun 2. Surya Bagya
1. KETUA: HAMDAN ZOELVA
Sidang Mahkamah Konstitusi dalam Perkara Nomor 115 dan 116/PHPU.D-XI/2013 PHPU Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah Kota Tangerang, saya buka dan dinyatakan terbuka untuk umum.
Pemohon Nomor 115 hadir?
2. KUASA HUKUM PEMOHON PERKARA NOMOR 115/PHPU.D- XI/2013: ARMY MULYANTO
Hadir, Yang Mulia.
3. KETUA: HAMDAN ZOELVA Hadir. Nomor 116?
4. KUASA HUKUM PEMOHON PERKARA NOMOR 116/PHPU.D- XI/2013: ROBINSON
Hadir, Yang Mulia.
5. KETUA: HAMDAN ZOELVA Hadir. Termohon?
6. KUASA HUKUM TERMOHON: AGUS SETIAWAN Hadir, Yang Mulia.
7. KETUA: HAMDAN ZOELVA Hadir.
8. KUASA HUKUM TERMOHON: AGUS SETIAWAN
Beserta KPU provinsi sebagai Prinsipal dan KPU Kota Tangerang, lengkap.
SIDANG DIBUKA PUKUL 09.17 WIB
KETUK PALU 3X
9. KETUA: HAMDAN ZOELVA Ya.
10. KUASA HUKUM TERMOHON: AGUS SETIAWAN Terima kasih.
11. KETUA: HAMDAN ZOELVA
Terima kasih. Pihak Terkait hadir?
12. KUASA HUKUM PIHAK TERKAIT: ANDI MUHAMMAD ASRUN
Hadir. Kami Kuasa Hukum, saya Muhammad Asrun, sebelah kiri saya Saudara Surya Bagya, dan juga hadir dalam kesempatan ini Calon Walikota Terpilih Arief R. Wismansyah dan Calon Wakil Walikota Terpilih Bapak Sachruddin. Demikian, Yang Mulia. Terima kasih.
13. KETUA: HAMDAN ZOELVA
Baik, terima kasih. Saudara Para Pemohon, Termohon, dan Pihak Terkait, hari ini kita akan melanjutkan sidang untuk mendengarkan laporan dari Termohon pelaksanaan putusan sela Mahkamah Konstitusi.
Karena itu untuk mempersingkat waktu, saya persilakan kepada Saudara Termohon untuk menyampaikan laporan terhadap pelaksanaan putusan sela Mahkamah Konstitusi. Saya persilakan.
14. KUASA HUKUM TERMOHON: AGUS SETIAWAN
Terima kasih. Izin, Yang Mulia, sebelum membacakan. Karena berkaitan dikte pelaksanaan verifikasi, kami mohon izin terlebih dahulu tidak membacakan secara prinsip seperti biasanya, tetapi langsung kami bacakan full naskah verifikasi yang sudah pernah kami sampaikan. Terima kasih.
Verifikasi ulang pengusulan partai politik terhadap Pasangan Nomor Urut 1 Dr. Harry Mulya Zein, M.Si., dan Iskandar, serta Pasangan Nomor Urut 4 Ir. Ahmad Marju Kodri dan Drs. Gatot Suprijanto berdasarkan Putusan Mahkamah Konstitusi Nomor 115 dan seterusnya, dan Nomor 116 dan seterusnya. Bagian pertama.
A. Catatan kronologi verifikasi Calon Walikota dan Wakil Walikota Kota Tangerang Periode 2013-2018.
1. Syarat dukungan pencalonan Walikota dan Wakil Walikota Tangerang berdasarkan SK KPU Kota Tangerang Nomor 60 dan seterusnya,
tertanggal 23 Mei, ditetapkan 8 kursi atau ekuivalen dengan 104.910 atau sama dengan 15%.
2. Tanggal penetapan berdasarkan tahapan program dan jadwal Pemilihan Umum Walikota dan Wakil Walikota Tangerang 2013-2018 berdasarkan SK Nomor 27, dimana disebutkan pencalonan (suara tidak terdengar jelas) dan gabungan partai politik diumumkan sejak tanggal 29 hingga 30 Mei. Pengambilan formulir 31 Mei, pendaftaran pasangan calon 2 Juni hingga 8 Juni, penelitan tanggal 9 hingga 15 Juni, pemberitahuan hasil penelitian persyaratan administrasi kepada partai politik, gabungan partai politik tanggal 9 hingga 15 Juni 2013, pelengkapan atau perbaikan soal pencalonan … syarat pencalonan tanggal 16 Juni hingga 22 Juni 2013. Berdasarkan tahapan tersebut ketika pada hari Kamis tanggal 6 Juni 2013 (…)
15. KETUA: HAMDAN ZOELVA
Saudara Termohon, sebentar! Ini yang mana Saudara bacakan?
16. KUASA HUKUM TERMOHON: AGUS SETIAWAN
Yang hasil verifikasi, Yang Mulia Majelis. Kalau yang dari naskah itu adalah pengantar (…)
17. KETUA: HAMDAN ZOELVA Bukan yang laporan itu?
18. KUASA HUKUM TERMOHON: AGUS SETIAWAN Bukan.
19. KETUA: HAMDAN ZOELVA
Halaman belakangnya? Lampirannya?
20. KUASA HUKUM TERMOHON: AGUS SETIAWAN Ya, lampirannya.
21. KETUA: HAMDAN ZOELVA Oh, lampirannya?
22. KUASA HUKUM TERMOHON: AGUS SETIAWAN Lampirannya.
23. KETUA: HAMDAN ZOELVA Oke.
24. KUASA HUKUM TERMOHON: AGUS SETIAWAN Karena content ada di sini.
25. KETUA: HAMDAN ZOELVA Oke, di lampirannya ya?
26. KUASA HUKUM TERMOHON: AGUS SETIAWAN Ya, baik. Terima kasih.
27. KETUA: HAMDAN ZOELVA
Di halaman 2 sekarang, ya?
28. KUASA HUKUM TERMOHON: AGUS SETIAWAN Halaman … masih halaman 1 angka 3.
29. KETUA: HAMDAN ZOELVA Oke.
30. KUASA HUKUM TERMOHON: AGUS SETIAWAN
Pada hari Kamis tanggal 6 Juni 2013 Pasangan Ir. Ahmad Marju Kodri dan Drs. Gatot Suprijanto mendaftarkan pencalonan berdasarkan model D dan seterusnya, dimana nama pencalonan ter … untuk Hanura tercatat bernomor 001 dan seterusnya, dengan dukungan lain 25 partai politik. Satu partai politik memiliki dua kursi atas nama Partai Hanura selebihnya gabungan partai nonparlemen. Partai Hanura dengan dua kursi memiliki ekuivalen 35.590 suara. Total jumlah suara yang diajukan oleh pasangan Ir. Ahmad Marju Kodri dan Drs. Gatot Suprijanto adalah 128.131 suara.
Pada hari Sabtu tanggal 8 Juni 2013 berselang dua hari dari tanggal 6, Pasangan Dr. H. M. Harry Mulya Zein dan Iskandar
mendaftarkan pencalonan pada hari tersebut berdasarkan dokumen model D-KWK.KPU dengan dukungan tiga partai politik, yaitu PPP sebanyak lima kursi, Gerindra sebanyak lima kursi, dan PKNU sebanyak satu kursi.
Bagian b. Pasangan Dr. H. M. Harry Mulya Zein dan Iskandar mendaftar pada hari Sabtu tanggal 8 Juni tersebut Nomor 2, namun berdasarkan pengecekan dokumen Partai Gerindra telah menjadi pengusung Pasangan Arief R. Wismansyah dan Sachruddin yang mendapat lebih dahulu pada tanggal 6 Juni 2013 dengan Surat Pencalonan Nomor 001/Arief-Sachruddin/6.2013 tanggal 6 Juni 2013.
Dimana dalam surat pencalonan tersebut yang menandatangani dari Partai Gerindra adalah Nurhadi sebagai Ketua dan Turidi Susanto sebagai Sekretaris sesuai surat rekomendasi dari DPP Gerindra Nomor 05 dan seterusnya.
Hal tentang rekomendasi Bakal Calon Kepala Daerah Kota Tangerang periode 2013-2018 kepada DPC Gerindra Kota Tangerang sesuai Surat Keputusan Nomor 05 dan seterusnya tersebut. Hasil klarifikasi KPU Kota Tangerang yang dituangkan dalam Surat Nomor 04 dan seterusnya tertanggal 11 Juni 2013 perihal klarifikasi kepengurusan DPC Gerindra Kota Tangerang bahwa keputusan DPC Gerindra Kota Tangerang berdasarkan Surat Keputusan DPP Nomor 08 dan seterusnya tertanggal 18 Agustus 2008 di bawah kepemimpinan Saudara Sofyan Ahmad, S.H., sebagai ketua dinyatakan sudah tidak berlaku lagi karena surat keputusan tersebut telah dicabut berdasarkan surat keputusan Nomor 11 dan seterusnya tertanggal 27 November 2008 di bawah kepemimpinan Saudara Dr. Amril Gobel, M.B.A., sebagai ketua. Surat Keputusan Nomor 1102 tertanggal 27 November di bawah kepemimpinan Saudara Dr. Amril Gobel, M.B.A., sebagai ketua dinyatakan juga tidak berlaku dan dicabut dengan Surat Keputusan Nomor 050431 dan seterusnya tertanggal 10 Mei 2011. Bahwa Saudara Nurhadi, S.T. sebagai ketua Ir. Turidi Susanto sebagai sekretaris, dan Saudara Imam Bukhari sebagai bendahara DPC Gerindra Kota Tangerang.
Berdasarkan hal tersebut di atas bahwa Pasangan Dr. H. M. Harry Mulya Zein, M.Si., dan Iskandar hanya didukung oleh dua partai politik dengan jumlah 6 kursi atau ekuivalen dengan 12% dukungan jumlah kursi partai politik di DPRD Kota Tangerang dengan rincian sebagai berikut.
1. Partai Persatuan Pembangunan dengan jumlah 5 kursi dan, 2. PKNU dengan jumlah 1 kursi.
Sehingga Pasangan Dr. H. M. Harry Mulya Zein, M.Si., dan Iskandar tidak cukup dukungan. Pengusulan partai politik dalam rangka pencalonan sebagai Walikota dan Wakil Walikota Tangerang Periode 2013- 2018 berdasarkan SK KPU Kota Tangerang Nomor 60/KPTS/KPU.Kota, tertanggal 23 Mei 2013.
Pada masa perbaikan Pasangan Dr. H. M. Harry Mulya Zein, M.Si., dan Iskandar menyerahkan penandaan syarat dukungan dari Partai Hanura yang mempunyai dua kursi anggota DPRD Kota Tangerang yang
sebelumnya Partai Hanura telah menjadi pendukung atau pengusung Pasangan Ahmad Marju Kodri dan Gatot Suprijanto. DPP Partai Hanura menerbitkan Surat Keputusan Nomor S.Kep/B/683/DPP-Hanura/VI/2013 tertanggal 18 Juni 2013 tentang pengesahan nama calon Walikota Tangerang Provinsi Banten Periode 2013-2018 kepada Pasangan Dr. H. M.
Harry Mulya Zein, M.Si., dan Iskandar sesuai Surat Keputusan Nomor S.Kep/B/671/DPP-Hanura/VI/2013 tertanggal 14 Mei 2013 tentang pengesahan nama calon Walikota Tangerang periode 2013-2018 atas nama Ahmad Marju Kodri.
Hasil klarifikasi KPU Kota Tangerang kepada DPP Hanura sesuai Surat Nomor A/199/DPP-Hanura/VII/2013 tertanggal 13 Juni 2013 perihal Pasangan Calon Walikota dan Wakil Walikota Kota Tangerang diantaranya sebagai berikut.
1. Sesuai dengan surat DPP Partai Hanura Nomor S.Kep/B/671 yang menetapkan dukungan pencalonan walikota dan wakil walikota Kota Tangerang kepada Ir. Ahmad Marju Kodri dan Drs. Gatot Suprijanto, dan telah didaftarkan oleh DPC Partai Hanura Kota Tangerang kepada KPU Kota Tangerang dalam tenggat waktu masa pendaftaran dalam proses perbaikan melengkapi berkas pasangan calon sebelum berakhirnya masa perbaikan yang telah ditentukan. DPC Partai Hanura Kota Tangerang dalam Surat Nomor 188 dan seterusnya tertanggal 17 Juni 2013 bahwa Pasangan atas nama Ir. Ahmad Marju Kodri dan Drs.
Gatot Suprijanto tidak memenuhi syarat dan mengajukan pasangan calon lain sebagai pengganti yang diterima oleh DPP Partai Hanura, sehingga diterbitkannya Surat Keputusan DPP Partai Hanura Nomor S.Kep/B/683 dan seterusnya tertanggal 16 Juni 2013 tentang pengesahan nama Calon Walikota Kota Tangerang kepada Pasangan Dr. H. M. Harry Mulya Zein, M.Si dan Iskandar DPP Partai Hanura meminta kepada KPU Kota Tangerang untuk menetapkan pasangan calon sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku, khususnya yang terkait dengan tata cara penentuan pasangan calon dalam pilkada.
Bagian C. Partai politik yang mengajukan Bakal Pasangan Calon Walikota dan Wakil Walikota Kota Tangerang Ir. Ahmad Marju Kodri dan Drs. Gatot Suprijanto.
1. Tercatat Partai Hanura sebagaimana Surat Nomor 004 tertanggal 13 Agustus 2010.
2. Partai Karya Peduli Bangsa berdasarkan Surat 26 dan seterusnya tertanggal 28 Maret.
3. Partai Peduli Rakyat Nasional Surat Keputusan Nomor 07 tertanggal 9 Juni 2012 dan seterusnya.
4. Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia berdasarkan Surat Keputusan 06A dan seterusnya tertanggal 25 Maret 2013.
5. Partai Bintang Reformasi berdasarkan Surat Keputusan 004 tertanggal 21 Juli 2011.
6. Partai Damai Sejahtera berdasarkan Surat Keputusan Nomor 007 dan seterusnya tertanggal 23 Juni 2013.
7. Barisan Nasional berdasarkan Surat Keputusan Nomor 60. dan seterusnya tertanggal 6 Agustus 2008.
8. Partai Matahari Bangsa Surat Keputusan 073 dan seterusnya tertanggal 8 Agustus 2013.
9. Partai Pelopor berdasarkan Surat Keputusan 037 tertanggal 5 Maret 2012.
10. Partai Patriot dengan surat keputusan tertanggal 5 Maret 2012.
11. PNBK tertanggal … Surat Keputusan Nomor 1790 tidak ada tanggalnya. PKDI … oh, 6 September 2013.
31. KETUA: HAMDAN ZOELVA
Ini yang tidak ada berkas apa maksudnya? Partai Pemuda Indonesia dan seterusnya itu apa maksudnya? 20, 20, nomor 20, 21, 28 itu? 23?
32. KUASA HUKUM TERMOHON: AGUS SETIAWAN
20 tidak ada berkas, Partai Bulan Bintang tidak ada berkas. Ya, tidak ada berkasnya.
33. KETUA: HAMDAN ZOELVA
Maksudnya tidak ada berkas apa?
34. KUASA HUKUM TERMOHON: AGUS SETIAWAN
Mereka tidak melengkapi dengan … seperti yang … variatif, ada yang tidak bertanda tangan dan sebagainya itu.
35. KETUA: HAMDAN ZOELVA
Jadi tidak memenuhi syarat partai pendukung?
36. KUASA HUKUM TERMOHON: AGUS SETIAWAN
Dua … ya, tidak memenuhi syarat partai pendukung.
37. KETUA: HAMDAN ZOELVA
Langsung saja ke D-nya apa itu?
38. KUASA HUKUM TERMOHON: AGUS SETIAWAN
Ya, D. Surat dukungan partai politik (suara tidak terdengar jelas) Ahmad Marju Kodri-Gatot Suprijanto, satu berdasarkan Surat Keputusan Dewan Pimpinan Pusat Partai Hanura Nomor S.Kep/B/67 dan seterusnya.
Surat pernyataan pengusungan yang ditandatangani Ketua dan Sekretaris Partai Republik Nusantara. Tiga, surat pernyataan mengusung dari PNIM bernomor … tidak ada nomor, tanggal 15 Januari 2013. Empat, Surat Pernyataan mengusung dari Pakar Pangan kepada AMK, tanggal 15 Januari. Lima, Surat DPC Partai Penegak Demokrasi Nomor 09 tanggal … tanggalnya kosong, bulan Maret 2013.
Temuan permasalahan. Dukungan partai terhadap Ir. Ahmad Majru Kodri dan Gatot Suprijanto Nomor 4.
1. PPIB, SK Nomor 05 dan seterusnya atau tanggal 25 September 2008 yang menetapkan ketua dewan pimpinan daerah atas nama Ec. Ari Wibowo, Sekretaris Sasmito Dwiyo Priyo, S.E., ternyata sama dengan lampiran surat keputusan tersebut untuk ketua dan sekretaris atas nama Ec. Ari Wibowo, Sekretaris Sasmito Dwiyo Priyo, S.E., ditetapkan tanggal 25 September 2008. Pendaftaran dibuka tanggal 2 sampai dengan 8 Juni. Bahwa PPIB berdasarkan data di Kementerian Hukum dan HAM tahun 2012 telah berganti nama menjadi PKBIB sehingga pengusungan pencalonan juga harus menggunakan kepengurusan PKBIB.
2. PDP yang menandatangani pencalonan model B-1 pengurus dari Provinsi Banten yang seharusnya pengurus di Kota Tangerang yaitu Sunarto Ketua dan Sestinawati Sekretaris.
3. PKDI, bahwa SK Pengurusan Tingkat Kota Tangerang sudah berubah dengan nama Partai Kesatuan Demokrasi Indonesia. Namun ADART masih atas nama Partai Kasih Demokrasi Indonesia. Di samping itu stampel sudah … di samping itu stempel sudah … sudah bernama Partai Kesatuan Demokrasi Indonesia. Sehingga jumlah dukungan partai dan jumlah suara terekap 128 yang diajukan. Jumlah suara berdasarkan (suara tidak terdengar jelas) Kota Tangerang terakhir berjumlah 129.554.
Setelah dilakukan verifikasi ulang terhadap dukungan partai politik pada masa pendaftaran tanggal 2 hingga 18 Juni tersebut ditemukan sebagai berikut.
1. PKPB SK Kepengurusan tidak sah.
2. Partai Pemuda Indonesia tidak ada tanda tangan pengusung.
3. Partai Bulan Bintang tidak ada tanda tangan pengusung.
4. Partai Merdeka tidak ada tanda tangan pengusung.
5. Partai Demokrasi Pembaruan yang menandatangani dukungan tidak sesuai dengan SK susunan kepengurusan tingkat kota.
6. PPIB nama kepengurusannya tidak sesuai dengan ADART di Kementerian Hukum dan HAM.
Berdasarkan hasil verifikasi KPU Provinsi Banten, terhadap Pasangan Ahmad Majru Kodri dan Gatot Suprijanto ditemukan fakta dan pada masa pendaftaran didukung oleh 19 partai politik dengan perincian terbaca dalam tulisan dan jumlah akhir yaitu 105.953 berdasrkan SK KPU Kota Tangerang sebelumnya adalah 106.339. Namun setelah diverifikasi, Partai Demokrasi Pembaruan (PDP) yang menandatangani dokumen pencalonan tidak sesuai dengan SK Kepengurusan Partai Nomor 227 dan seterusnya atau tanggal 25 September 2012. Yang menandatangani pencalonan model B-1 pengurus dari Provinsi Banten yang seharusnya berdasarkan … seharusnya pengurus Kota Tangerang yaitu Sunarto Ketua dan Sestinawati Sekretaris. Berdasarkan Peraturan KPU Nomor 9 Tahun 2012, Pasa 7 ayat (1), Pasal 62 ayat (1) dan (2), Pasal 65 ayat (3).
Bahwa berdasarkan hasil verifikasi terhadap PKPB sesuai surat keputusan dewan pimpinan pusatnya nomor dan seterusnya tertanggal tidak ada. Tentang persetujuan pencalonan saudara … yang dicalonkan oleh PKPB dalam pemilihan umum kepala daerah sebagaimana yang telah diusulkan DPD Kota Tangerang. Bahwa pernyataan dukungan tersebut pada tanggal 3 Juni dengan ditandatangani oleh Agus Mulyana sebagai Ketua dan Temi Setiawan, S.E. sebagai Sekretaris DPD PKPB Kota Tangerang menyatakan dukungan kepada Saudara H. Abdul Syukur sebagai Calon Walikota Tangerang dan Saudara Hilmi Fuad. Bahwa Dewan Pimpinan Pusat PKPB dengan Surat Keputusan Nomor S.Kep/64 dan seterusnya yang menyatakan bahwa Ketua Agus Mulyana, S.E., dan Sekretaris Temi Setiawan melakukan verifikasi ulang yang dilakukan oleh KPU Provinsi Banten terhadap dukungan partai politik pada masa pendaftaran yang mendukung ... mengusung Pasangan Nomor Urut 4 Ahmad Marju Kodri dan Gatot Suprijanto (...)
39. KETUA: HAMDAN ZOELVA
Ini verfikasi ulang kapan? Verifikasi ulang pada masa dulu?
40. KUASA HUKUM TERMOHON: AGUS SETIAWAN Yang sekarang?
41. KETUA: HAMDAN ZOELVA Verifikasi ulang (…)
42. KUASA HUKUM TERMOHON: AGUS SETIAWAN Ya, yang atas nama (…)
43. KETUA: HAMDAN ZOELVA Setelah putusan MK ini?
44. KUASA HUKUM TERMOHON: AGUS SETIAWAN Atas perintah Mahkamah.
Total akhirnya adalah berdasarkan perintah Mahkamah, dukungannya menjadi 19 partai politik. Dengan jumlah suara sah sebesar 106.399 suara atau melebihi minimal persyaratan suara sah sebegai persyaratan peraturan bakal calon walikota dan wakil walikota berdasarkan SK KPU Tangerang Nomor 60/KPS dan seterusnya.
Di masa perbaikan ada penambahan dukungan partai baru, Partai Buruh dan Partai Persatuan Nahdatul Ummah Indonesia. Namun, tidak sesuai dengan Peraturan KPU Nomor 9 Tahun 2012.
45. KETUA: HAMDAN ZOELVA
Ini saya mau pastikan betul. Ini verifikasi yang dimaksud verifikasi ulang ini, apakah verifikasi ulang terdahulu sebelumnya … sebelum putusan atau sebelum pemungutan suara atau verifikasi ulang setelah (…)
46. KUASA HUKUM TERMOHON: AGUS SETIAWAN Verifikasi ulang setelah putusan Mahkamah.
47. KETUA: HAMDAN ZOELVA
Setelah putusan Mahkamah?
48. KUASA HUKUM TERMOHON: AGUS SETIAWAN Ya.
49. KETUA: HAMDAN ZOELVA
Berarti terakhir, berdasarkan … apa … verifikasi ulang ini, Partai Hanura termasuk memberikan dukungan kepada Ahmad Marju Kodri, begitu? Hasil verifikasi ulang yang terakhir?
50. TERMOHON: AGUS SUPRIYATNA
Jadi, memang sesuai dengan pendaftaran … pada saat pendaftaran, Hanura mendukung Marju Kodri. Tetapi ketika masa perbaikan itu kepada (…)
51. KETUA: HAMDAN ZOELVA
Ya, maksud pertanyaan saya, apakah yang dimaksud ini verifikasi pada saat perbaikan atau verifikasi setelah putusan Mahkamah?
52. TERMOHON: AGUS SUPRIYATNA Setelah putusan Mahkamah.
53. KETUA: HAMDAN ZOELVA
Setelah putusan Mahkamah.
54. TERMOHON: AGUS SUPRIYATNA
Berdasarkan ... apa ... berkas yang ada di KPU Kota Tangerang.
55. KETUA: HAMDAN ZOELVA
Saudara melakukan verifikasi faktual juga?
56. TERMOHON: AGUS SUPRIYATNA Tidak.
57. KETUA: HAMDAN ZOELVA Tidak?
58. TERMOHON: AGUS SUPRIYATNA
Tidak, hanya berkas yang ada di (…)
59. KETUA: HAMDAN ZOELVA Hanya berkas saja?
60. TERMOHON: AGUS SUPRIYATNA Ya.
61. KETUA: HAMDAN ZOELVA
Jadi, tidak melakukan verifikasi faktual?
62. TERMOHON: AGUS SUPRIYATNA Tidak.
63. KETUA: HAMDAN ZOELVA
Oke. Jadi, hanya berkas terdahulu saja yang Saudara verifikasi?
Berkas terdahulu saja?
64. TERMOHON: AGUS SUPRIYATNA Betul.
65. KETUA: HAMDAN ZOELVA
Jadi, tidak melakukan verfikasi ulang faktual?
66. TERMOHON: AGUS SUPRIYATNA
Tidak melakukan verifikasi faktual, namun melakukan verfikasi administrasi.
67. KETUA: HAMDAN ZOELVA
Oke. Verifikasi administrasi pun hanya data-data yang dulu, tidak ada data baru? Ya, okelah.
Lanjut!
68. TERMOHON: AGUS SUPRIYATNA
Pemeriksaan kesehatan terhadap Pasangan Calon Nomor Urut 4 atas nama Ir. H. Ahmad Marju Kodri-Drs. Gatot Suprijanto. Pemeriksaan kesehatan dilaksanakan pada tanggal 9 Oktober tahun 2013 oleh Tim Dokter IDI Tangerang. Hasil pemeriksaan kesehatan diserahkan Tim Dokter IDI Tangerang tanggal 14 Oktober tahun 2013.
Berdasarkan laporan hasil pemeriksaan kesehatan terhadap pasangan calon Nomor Urut 4 Ir. H. Ahmad Marju Kodri-Drs. Gatot Suprijanto model DB5-KWK.KPU yang ditandatangani oleh tim pemeriksa kesehatan khusus dokter ... eh, dr. I Gede Rai Kosa, Sp.PD. menyatakan mampu secara rohani dan jasmani melaksanakan tugas dan kewajiban sebagai Walikota dan Wakil Walikota Tangerang, dokumen hasil pemeriksaan jasmani dan rohani sebagaimana terlampir.
Demikian, Majelis.
69. KETUA: HAMDAN ZOELVA
Oke. Baik. Terima kasih, ya.
Selanjutnya, saya persilakan dari Badan Pengawas Pemilu Banten
… Provinsi Banten. Ya, silakan.
70. BAWASLU PROVINSI BANTEN: PRAMONO UBAID TANTOWI
Terima kasih. Yang Mulia Ketua Mahkamah Konstitusi dan Panel Hakim.
A. Sehubungan dengan adanya Surat Panggilan Mahkamah Konstitusi Nomor … apa … 1312 dan selanjutnya, tertanggal 1 November 2013, perihal panggilan sidang terkait Putusan Sela atas Perkara Nomor 115, 116 dan seterusnya yang memerintahkan KPU Provinsi Banten untuk melakukan verifikasi ulang pengusulan partai politik terhadap Pasangan Calon Nomor Urut 1 Dr. Harry Mulya Zein, M.Si. dan Iskandar, serta Pasangan Calon Nomor Urut 4 Ir. H. Ahmad Marju Kodri dan Drs. Gatot Suprijanto.
B. Pemeriksaan kesehatan terhadap Pasangan Calon Nomor Urut 4 Ir. H.
Ahmad Marju Kodri dan Drs. Gatot Suprijanto.
Ketua dan Majelis Hakim Yang Mulia, izinkanlah kami dari Bawaslu Provinsi Banten untuk menyampaikan laporan sebagai berikut.
Langsung ke poin nomor 6.
71. KETUA: HAMDAN ZOELVA Ya.
72. BAWASLU PROVINSI BANTEN: PRAMONO UBAID TANTOWI
6. Bahwa dalam menjalankan pengawasan atas amar putusan Mahkamah Konstitusi tersebut, Bawaslu Provinsi Banten telah melaksanakan beberapa rapat … sori, beberapa rapat koordinasi dengan pihak-pihak terkait dengan perincian sebagai berikut.
a. Bawaslu Provinsi Banten setelah keluarnya putusan MK pada pokok perkara a quo tanggal 1 Oktober 2013 sore telah meminta kepada Panwaslu Kota Tangerang untuk secepatnya melaporkan hasil-hasil sidak PHPU dan Panwaslu Kota Tangerang telah menyampaikan laporannya secara lisan kepada Bawaslu Provinsi Banten pada tanggal 2 Oktober 2013.
b. Bawaslu Provinsi Banten pada tanggal 4 Oktober 2013, bertempat di Hotel Le Dian Serang telah melakukan rapat koordinasi dengan KPU Provinsi Banten dan Panwaslu Kota Tangerang terkait tahapan dan jadwal pelaksanaan proses verifikasi ulang dan pemeriksaan kesehatan (mohon tidak dipahami bahwa rapat koordinasi tersebut
sengaja dilakukan di hotel namun hanya karena kebetulan bahwa pada hari yang sama KPU Provinsi Banten sedang menyelenggarakan acara di hotel tersebut). Tahapan dan jadwal pelaksanaan putusan MK yang disusun KPU Provinsi Banten tersebut dituangkan dalam Berita Acara Nomor 13/BA dan seterusnya tanggal 2 Oktober 2013.
c. Bawasu Provinsi Banten pada tanggal 21 Oktober 2013 pagi bertempat di panwaslu … di Kantor Panwaslu Kota Tangerang telah melakukan rapat koordinasi dengan KPU Provinsi Banten dan Panwaslu Kota Tangerang terkait hasil verfikasi ulang yang dilakukan oleh KPU Provinsi Banten atas pengusulan partai politik terhadap Pasangan Calon Nomor Urut 1 serta hasil pemeriksaan kesehatan terhadap Pasangan Calon Nomor Urut 4.
7. Bahwa Panwaslu Kota Tangerang telah melakukan pengawasan atas proses verifikasi ulang dan pemeriksaan kesehatan tersebut dengan kawasan melekat yakni senantiasa hadir pada saat KPU Provinisi Banten melakukan proses verifikasi ulang di Kantor KPU Kota Tangerang pada tanggal 10, 12, 13, 16, dan 18 Oktober 2013, serta hadir ketika dilakukan pemeriksaan kesehatan oleh Tim Dokter IDI Tangerang pada hari Rabu tanggal 9 Oktober 2013.
8. Bahwa Panwaslu Kota Tangerang telah melakukan pengawasan atas proses verifikasi ulang yang dilakukan oleh KPU Provinsi Banten dengan melakukan audit keterpenuhan syarat atas pengusulan partai politik terhadap Pasangan Calon Nomor Urut 1 serta Pasangan Calon Nomor Urut 4.
9. Dari hasil pengawasan secara melekat dan audit atas proses verifikasi ulang pemeriksaan kesehatan tersebut, hasil-hasilnya yang dapat kami laporkan adalah sebgaai berikut.
a. Audit atas pengusulan partai poltik terhadap Pasangan Calon Nomor urut 1, Dr. Herry Mulya Zein dan Iskandar.
1. Bahwa Pasangan Nomor Urut 1 didaftarkan ke KPU Kota Tangerang pada tanggal 8 Juni 2013 pukul 23.30 WIB dengan Surat Pencalonan Nomor 001 dan seterusnya tanggal 8 Juni 2013.
Berdasarkan dokumen Model B-KWK.KPU surat pencalonan tersebut tertanggal 8 Juni 2013 dengan dukungan 3 partai politik yang ditandatangani oleh ketua dan sekretaris partai politik tingkat Kota Tangerang yakni Gerindra jumlah kursi 5, PPP jumlah kursi 5, PKNU jumlah kursi 1. Jadi jumlah total 11 kursi.
2. Bahwa berdasarkan pengecekan dokumen, ternyata Partai Gerindra pada masa pendaftaran tersebut telah mengusung Pasangan Calon Nomor Urut 5 Arief Wismansyah dan Sachrudin terlebih dahulu pada tanggal 6 Juni 2013 dengan Surat Pencalonan Nomor 001 dan seterusnya tanggal 6 Juni 2013, dimana dalam surat pencalonan tersebut yang menandatangani dari Partai Gerindra adalah Nurhadi sebagai Ketua dan Turidi Susanto sebagai Sekretaris sesuai surat rekomendasi dari DPP
Gerindra Nomor 05 dan seterusnya tanggal 22 Juni 2013 yang berisi rekomendasi Bakal Calon Kepala Daerah Kota Tangerang Periode 2013-2018 kepada DPC Gerindra Kota Tangerang sesuai Surat Keputusan Nomor 05 dan seterusnya tanggal 10 Mei 2013, sehingga pada masa pendaftaran tersebut terhadap … terdapat dukungan ganda dari satu partai politik yakni Partai Gerindra yang mengusulkan lebih dari 1 pasangan calon.
3. Bahwa berdasarkan hasil klarifikasi KPU Kota Tangerang yang dituangkan dalam Surat Nomor 04 dan seterusnya tanggal 11 Juni 2013 perihal klarifikasi kepengurusan DPC Partai Gerindra Kota Tangerang bahwa kepengurusan DPC Gerindra Kota Tangerang berdasarkan Surat Keputusan Nomor 08 dan seterusnya tanggal 18 Agustus 2008 di bawah kepemimpinan Saudara Sofyan Ahmad sebagai ketua dinyatakan sudah tidak berlaku lagi karena surat keputusan tersebut telah dicabut berdasarkan Surat Keputusan Nomor 11 dan seterusnya tanggal 27 November 2008 di bawah kepemimpinan Saudara Amril Gobel sebagai ketua.
4. Bahwa selanjutnya Surat Keputusan Nomor 11 dan seterusnya tertanggal 27 November 2008 di bawah kepemimpinan Saudara Amril Gobel sebagai ketua juga sudah tidak berlaku karena telah dicabut dengan Surat Keputusan Nomor 05 dan seterusnya tertanggal 10 Mei 2011 dengan kepengurusan baru yakni Saudara Nurhadi, S.E., sebagai Ketua, Ir. Turidi Susanto sebagai Sektretaris, dan Saudara Iman Bukhori sebagai bendahara DPC Gerindra Kota Tangerang.
5. Bahwa berdasarkan hal tersebut di atas, pada saat didaftarkan KPU Kota Tangerang tanggal 8 Juni 2013 Pasangan Dr. Herry Mulya Zein dan Iskandar hanya didukung oleh 2 partai politik yang sah kepengurusannya dengan jumlah kursi 6 atau hanya 12%
dukungan jumlah kursi partai politik di DPRD Kota Tangerang, sehingga Pasangan Dr. Herry Mulya Zein dan Iskandar tidak cukup dukungan dalam proses pengusungan partai politik atau gabungan partai politik sebagai Bakal Calon Walikota dan Wakil Walikota Tangerang Periode 2013-2018 yang perinciannya sebagai berikut.
PPP=5 kursi, PKNU=1 kursi, jumlah total 6 kursi.
6. Bahwa pada masa perbaikan tanggal 12 Juni 2013 Pasangan Herry Mulya Zein dan Iskandar menyerahkan berkas perbaikan syarat dukungan partai politik KPU Kota Tangerang dengan menyertakan Partai Hanura berdasarkan SK kepengurusan DPP Partai Hanura Nomor S.Kep/B dan seterusnya tertanggal 18 Juni 2013 sehingga rincian pengusungan pada masa perbaikan pada pasangan ini adalah sebagai berikut. Satu, PPP dengan jumlah kursi 5. Dua, PKNU dengan jumlah kursi 1, dan Hanura dengan jumlah kursi 2, total 8 kursi.
7. Bahwa sebelumnya yakni pada masa pendaftaran tanggal 28 … 2 sampai 8 Juni 2013 Partai Hanura telah mengusung Pasangan Calon Nomor Urut 4 yakni Ahmad Marju Kodri dan Gatot Suprijanto berdasarkan SK Pengusungan Nomor S.Kep/B dan seterusnya tertanggal 14 Mei 2013.
8. Bahwa hasil klarifikasi KPU Kota Tangerang pada DPP Partai Hanura dan berdasarkan surat jawaban dari DPP Partai Hanura kepada KPU Kota Tangerang yang juga ditembuskan kepada Panwaslu Kota Tangerang Nomor A/199 dan seterusnya Tertanggal 13 Juni 2013 pada pokok isinya menyatakan bahwa.
a. Sesuai dengan Surat Keputusan DPP Partai Hanura Nomor S.Kep/B dan seterusnya yang menetapkan dukungan Pencalonan Walikota dan Wakil Walikota Tangerang pada Ir. H.
Ahmad Marju Kodri dan Drs. Gatot Suprijanto dan telah didaftarkan oleh DPC Partai Hanura Kota Tangerang pada KPU Kota Tangerang dalam tenggang waktu saat pendaftaran.
b. Dalam proses perbaikan, DPC Partai Hanura Kota Tangerang dalam Surat Nomor 188 dan seterusnya, tertanggal 17 Juni 2013, menyatakan bahwa disebabkan adanya pasangan atas nama Ir. H. Ahmad Marju Kodri dan Gatot Suprijanto dinyatakan oleh KPU Kota Tangerang tidak memenuhi syarat, maka mengajukan pasangan calon lain sebagai pengganti yang diterima oleh DPP Partai Hanura, sehingga diterbitkan surat keputusan DPP Partai Hanura nomor S.Kep/B dan seterusnya, tertanggal 18 Juni 2013 tentang Pengesahan Nama Calon Wali Kota Tangerang Provinsi Banten Periode 2013-2018 kepada Pasangan Harry Mulya Zein dan Iskandar.
c. DPP Partai Hanura meminta kepada KPU Kota Tangerang untuk menetapkan pasangan calon sesuai ketentuan perundang- undangan, khususnya yang terkait dengan tata cara penetapan pasangan calon dalam pemilukada.
9. Bahwa berdasarkan surat jawaban dari DPP Partai Hanura pada KPU Kota Tangerang yang juga ditembuskan pada Panwaslu Kota Tangerang tersebut, tidak memberi jawaban yang tegas mengenai kepada pasangan calon yang mana dukungan yang sah dari Partai Hanura diberikan. Sebaliknya, surat jawaban dari DPP Partai Hanura tersebut mempersilakan KPU Kota Tangerang untuk menentukan dukungan Partai Hanura diberikan untuk pasangan calon yang mana.
10. Bahwa pada tanggal 13 Juni 2013, berdasarkan Berita Acara KPU Kota Tangerang Nomor 32 dan seterusnya tentang Hasil Penelitian Ulang dan Perbaikan Persyarat Bakal Calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Tangerang, Harry Mulya Zein dan Iskandar telah menetapkan hasil penelitian memenuhi syarat MS.
Kemudian, pada tanggal 15 Juni 2013, pukul 06.30 WIB,
pasangan ini mengikuti pemeriksaan kesehatan di RSUD Kabupaten Tangerang oleh Tim Dokter IDI.
B. Audit atas pengusulan partai politik terhadap Pasangan Calon Nomor Urut 4, Ir. H. Ahmad Marju Kodri dan Gatot Suprijanto.
1. Bahwa Pasangan Nomor Urut 4, Ahmad Marju Kodri dan Gatot Suprijanto didaftarkan KPU Kota Tangerang pada tanggal 6 Juni 2013 pukul 14.00 WIB dengan surat pencalonan nomor 001 dan seterusnya. Dan berdasarkan dokumen B-KWK.KPU tertanggal 6 Juni 2013 dengan dukungan 25 partai politik yaitu Partai Hanura dan gabungan partai-partai nonparlemen dengan total suara 129.654.
2. Bahwa atas pencalonan Pasangan Calon Nomor Urut 4 pada tanggal 15 Juni 2013, KPU Kota Tangerang mengeluarkan surat pemberitahuan hasil penelitian kelengkapan administrasi, berkas pencalonan Pasangan Calon Ir. H. Ahmad Marju Kodri dan Gatot Suprijanto dengan Nomor 312 dan seterusnya, dan Berita Acara Nomor 21/BA dan seterusnya yang isinya menyatakan kelengkapan berkas … kelengkapan administrasi pengajuan Bakal Calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Tangerang oleh partai politik atau gabungan partai politik, tidak lengkap dan tidak memenuhi syarat (TMS) dengan alasan PKPB tidak dimasukkan dalam suara sah karena dianggap dukungan ganda, sementara PPD, PPI, dan Partai Merdeka, tidak dimasukkan karena dianggap sudah beralih ke calon lain.
Sedang PPID dan PDP yang menandatangani surat pencalonan adalah pengurus parpol tingkat provinsi, sehingga menurut KPU Kota Tangerang, jumlah suara sah pengusung sebanyak 102.377 atau kurang 15%.
3. Bahwa pada masa perbaikan berkas pencalonan 16 sampai 22 Juni 2013, Pasangan Calon Nomor Urut 4 Ahmad Marju Kodri dan Gatot Suprijanto menyerahkan berkas perbaikan kepada KPU Kota Tangerang pada tanggal 20 Juni 2013 dengan menyertakan tambahan dukungan partai baru yang tidak menggunakan hak pengusulan pada saat pendaftaran, yakni Partai Buruh=1.082 suara dan Partai Persatuan Nahdlatul Ummah Indonesia=1.721 suara.
Berikut di dalamnya masih menyertakan dukungan dari Partai Hanura. Pada masa perbaikan itu juga, yakni tanggal 21 Juni 2013, Pasangan Nomor Urut 1, Harry Mulya Zein dan Iskandar menyerahkan berkas perbaikan syarat dukungan partai politik ke KPU Kota Tangerang dengan menyertakan Partai Hanura, sehingga terjadi dukungan ganda.
4. Bahwa kemudian pada tanggal 13 Juli 2013, KPU Kota Tangerang mengeluarkan surat pemberitahuan hasil penelitian ulang kelengkapan dan perbaikan persyarat berkas pencalonan Pasangan Calon Ir. Ahmad Marju Kodri dan Gatot Suprijanto Nomor 378 dan seterusnya, dan Berita Acara Nomor 29 dan seterusnya, yang isinya menyatakan administrasi pengajuan Bakal Calon Walikota dan Wakil
Walikota Tangerang oleh partai politik atau gabungan partai politik, tidak lengkap dan tidak memenuhi syarat, dengan alasan PPMUI dan Partai Buruh tidak menggunakan haknya pada masa pendaftaran dan Partai Hanura mengalihkan dukungan kepada Pasangan Calon Nomor Urut 1, Harry Mulya Zein dan Iskandar, sehingga menurut KPU Kota Tangerang, jumlah suara sah partai pengusung sebanyak 74.08 atau kurang 15% yaitu minimal 104.910.
5. Bahwa setelah dilakukan audit terhadap kecukupan jumlah dukungan dari partai politik pengusung Pasangan Calon Nomor Urut 4 Ir. H.
Ahmad Marju Kodri dan Drs. Gatot Suprijanto yang hasilnya sebagai berikut.
a. PPID dalam SK pengurus provinsi dengan Nomor 05 dan seterusnya, tertanggal 25 September 2008 yang menetapkan Ketua Dewan Pimpinan Daerah atas nama Ari Wibowo dan Sekretaris Sasmito Dwiyo Priyo, ternyata sama dengan ketua dan sekretaris pengurus PPID tingkat provinsi. Artinya, Ketua dan Sekretaris PPID Tingkat Provinsi Banten merangkap Ketua dan Sekretaris Tingkat Kota Tangerang.
b. PDP yang menandatangani pencalonan adalah pengurus tingkat Provinsi Banten yang seharusnya pengurus di Kota Tangerang yaitu Sunarto, Ketua dan Sestinawati, sekretaris.
c. Partai Pemuda Indonesia tidak ada SK pengusungan.
d. Partai Bulan Bintang pada saat pendaftaran telah mengusung Pasangan Calon Nomor Urut 2, Abdul Syukur dan Hilmi Fuad.
Dukungan ganda.
e. Partai Merdeka tidak ada SK pengusungan.
f. PKPB sesuai surat keputusan DPP Partai Karya Peduli Bangsa Nomor S.Kep/74 dan seterusnya tentang Persetujuan Pencalonan Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah dan Wali Kota Tangerang Tahun 2013 menetapkan Pasangan Calon Nomor Urut 2, Abdul Syukur dan Hilmi Fuad. Dukungan ganda.
6. Bahwa berdasarkan audit Panwaslu Kota Tangerang tersebut, pengusulan Pasangan Calon Nomor Urut 4, Ahmad Marju Kodri dan Drs. Gatot Suprijanto pada saat didaftarkan KPU Kota Tangerang pada tanggal 6 Juni 2013, maka jumlah suara partai politik pengusung telah lebih dari 15%, minimal 104.910 suara atau berjumlah 106.399 suara dengan rincian sebagai berikut. Dengan di dalamnya terdapat Partai Hanura dengan jumlah suara 35.591, total 106.399.
C. Pengawasan atas pemeriksaan kesehatan terhadap Pasangan Calon Nomor Urut 4 Ir. Ahmad Marju Kodri dan Drs. Gatot Suprijanto.
1. Bahwa KPU Provinsi Banten telah melaksanakan pemeriksaan tes kesehatan terhadap Pasangan Calon Nomor Urut 4 Ir. Ahmad Marju Kodri dan Drs. Gatot Suprijanto pada tanggal 9 Oktober 2013 oleh Tim IDI Tangerang, dan hasil pemeriksaan kesehatan yang telah
diserahkan Tim Dokter IDI Tangerang kepada KPU Provinsi Banten pada tanggal 14 Oktober 2013.
2. Bahwa berdasarkan laporan hasil pemeriksaan kesehatan terhadap Pasangan Calon Nomor Urut 4 tersebut dalam Model BB5-KWK KPU yang ditandatangani oleh Ketua Tim Pemeriksaan Khusus Dr. I Gede Rai Kosa, SPPD., menyatakan bahwa Ir. Ahmad Marju Kodri dan Drs.
Gatot Suprijanto mampu secara rohani dan jasmani melaksanakan tugas dan kewajiban sebagai Walikota dan Wakil Walikota Kota Tangerang.
Demikian laporan Bawaslu Provinsi Banten ini dibuat dengan sebenar-benarnya. Terima kasih.
73. KETUA: HAMDAN ZOELVA
Ya, terima kasih. Panwas sama saja ya, yang diperintahkan oleh Mahkamah Konstitusi itu ... Komisi Pemilihan Umum, ada? Hadir? Ya.
74. KUASA HUKUM TERMOHON: AGUS SETIAWAN KPU RI tidak hadir.
75. KETUA: HAMDAN ZOELVA
Tidak hadir, ya. Jadi Komisi Pemilihan Umum, Badan Pengawas Pemilu Provinsi Banten, dan Badan Pengawas Pemilihan Umum. Panwaslu kota sama saja, ya?
76. PANWAS KOTA TANGERANG:
Ya.
77. KETUA: HAMDAN ZOELVA
Sama saja dengan provinsi?
78. PANWAS KOTA TANGERANG:
Sama.
79. KETUA: HAMDAN ZOELVA
Saya lihat ini sama saja, inikan dari laporan panwaslu kota ini.
80. PANWAS KOTA TANGERANG:
Betul.
81. KETUA: HAMDAN ZOELVA Ya, intinya sama, ya.
82. PANWAS KOTA TANGERANG:
Ya, Pak.
83. KETUA: HAMDAN ZOELVA Pemohon ada tanggapan?
84. KUASA HUKUM PEMOHON PERKARA NOMOR 115/PHPU.D- XI/2013: ARMY MULYANTO
Izin, Yang Mulia, ya, ada.
85. KETUA: HAMDAN ZOELVA Silakan.
86. KUASA HUKUM PEMOHON PERKARA NOMOR 115/PHPU.D- XI/2013: ARMY MULYANTO
Oke. Terima kasih, sebelumnya. Sebelumnya terhadap laporan tertulis dari KPU Provinsi dan dari Bawaslu Provinsi kami juga sudah melayangkan surat tanggapan ataupun perihal terkait pelaksanaan verifikasi ulang administrasi tersebut yang dimana tertanggal 31 Oktober Nomor Surat 129/AYAP/MK/X/2013 perihal penjelasan mengenai dokumen Partai Hanura kepada Pasangan Calon Dr. H. M. Harry Mulya Zein, M.Si., dan Iskandar dalam Pemilukada Kota Tangerang Tahun 2013. Dengan hormat, kami yang bertanda tangan di bawah ini (...)
87. KETUA: HAMDAN ZOELVA
Tanggapannya sudah diajukan ke Panitera?
88. KUASA HUKUM PEMOHON PERKARA NOMOR 115/PHPU.D- XI/2013: ARMY MULYANTO
Sudah, Yang Mulia.
89. KETUA: HAMDAN ZOELVA Kapan?
90. KUASA HUKUM PEMOHON PERKARA NOMOR 115/PHPU.D- XI/2013: ARMY MULYANTO
Tertanggal 31 Oktober 2013 melalui surat secara langsung, Yang Mulia.
91. KETUA: HAMDAN ZOELVA Ya, silakan.
92. KUASA HUKUM PEMOHON PERKARA NOMOR 115/PHPU.D- XI/2013: ARMY MULYANTO
Oke. Pada intinya bahwa KPU Provinsi Banten tidak pernah melakukan verifikasi faktual kepada Pasangan Calon Dr. H. M. Harry Mulya Zein, M.Si., dan Iskandar. Yang kedua bahwa oleh karena KPU Provinsi Banten tidak pernah melakukan verifikasi faktual maka perlu kami tegaskan hal-hal sebagai berikut.
A. Bahwa pada tanggal 21 Juni 2013 pada masa perbaikan kelengkapan pasangan calon DPC Partai Hanura Kota Tangerang bersama gabungan partai politik lainnya yang berdasarkan Surat Keputusan Dewan Pimpinan Pusat Partai Hanura Nomor S.Kep/B/683/DPP-Hanura/V/2013 tertanggal 18 Juni 2013 tentang Pengesahan Nama Pasangan Calon Walikota dan Wakil Walikota Kota Tangerang yang pada pokoknya mencabut Surat Keputusan Dewan Pimpinan Pusat Partai Hanura Nomor S.Kep/B/671/DPP-Hanura/V/2013 tanggal 14 Mei 2013 tentang Pengesahan Nama Calon Walikota dan Wakil Walikota Kota Tangerang Provinsi Banten atas Ir. Ahmad Marju Kodri, dan mengesahkan Saudara Dr. H. M. Harry Mulya Zein, M.Si., dan Iskandar, S.Ag., sebagai Pasangan Calon Walikota dan Wakil Walikota Kota Tangerang Periode 2013-2018.
B. Bahwa atas dukungan dari Partai Hanura tersebut KPU Kota Tangerang kemudian mengirim surat klarifikasi sebagai berikut.
1. Kepada DPP Partai Hanura melalui Surat Nomor 347/KPU- Kota.015.436421/VII/2013, tanggal 2 Juli 2013 tentang Permohonan Klarifikasi Atas Pengajuan Bakal Calon Walikota dan Wakil Walikota Kota Tangerang yang diusung oleh DPC Partai Hanura Kota Tangerang.
2. Kepada DPC Partai Hanura Kota Tangerang melalui Surat Nomor 348/KPU-Kota.015.436421/VII/2013, tanggal 2 Juuli 2013 tentang Permohonan Klarifikasi Atas Pengajuan Bakal Calon Walikota dan
Wakil Walikota Kota Tangerang yang diusung oleh DPC Partai Hanura Kota Tangerang.
C. Bahwa atas surat klarifikasi tersebut KPU Kota Tangerang mendapatkan klarifikasi dari Partai Hanura masing-masing sebagai berikut. Pertama, klarifikasi DPP Partai Hanura berdasrkan Surat Nomor A/199/DPP- Hanura/VII/2013 yang pada pokoknya meminta kepada KPUD Kota Tangerang untuk menetapkan Pasangan Calon sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.
93. KETUA: HAMDAN ZOELVA
Tanggal berapa itu surat itu? Itu penting tanggalnya itu? Mana tanggalnya?
94. KUASA HUKUM PEMOHON PERKARA NOMOR 115/PHPU.D- XI/2013: ARMY MULYANTO
Tertanggal (…)
95. KETUA: HAMDAN ZOELVA Coba dicek lagi.
96. KUASA HUKUM PEMOHON PERKARA NOMOR 115/PHPU.D- XI/2013: ARMY MULYANTO
Ya, luput, Majelis, di sini, Majelis.
97. KETUA: HAMDAN ZOELVA Nanti dicek lagi ya.
98. KUASA HUKUM PEMOHON PERKARA NOMOR 115/PHPU.D- XI/2013: ARMY MULYANTO
Ya.
99. KETUA: HAMDAN ZOELVA
Saudara mengajukan sebagai bukti?
100. KUASA HUKUM PEMOHON PERKARA NOMOR 115/PHPU.D- XI/2013: ARMY MULYANTO
Ada lampiran yang nomor 83, yang dari DPP Hanura tanggal 18 Juni 2013 dan ada bukti yang terbaru.
101. KETUA: HAMDAN ZOELVA
Ya, Saudara mengajukan bukti ya?
102. KUASA HUKUM PEMOHON PERKARA NOMOR 115/PHPU.D- XI/2013: ARMY MULYANTO
Sudah, Majelis.
103. KETUA: HAMDAN ZOELVA
Tanggalnya, tanggalnya. Tanggal berapa ini suratnya?
104. KUASA HUKUM PEMOHON PERKARA NOMOR 115/PHPU.D- XI/2013: ARMY MULYANTO
A/199 ini (…)
105. KETUA: HAMDAN ZOELVA Tanggal berapa?
106. KUASA HUKUM PEMOHON PERKARA NOMOR 115/PHPU.D- XI/2013: ARMY MULYANTO
Mungkin … mohon disusulkan.
107. KETUA: HAMDAN ZOELVA
Ya, Saudara susulkan sebelum dilengkapi ya?
108. KUASA HUKUM PEMOHON PERKARA NOMOR 115/PHPU.D- XI/2013: ARMY MULYANTO
Terima kasih.
109. KETUA: HAMDAN ZOELVA Bukti-bukti suratnya ya.
110. KUASA HUKUM TERMOHON: AGUS SETIAWAN
Izin informasi, Yang Mulia Majelis. Tanggal surat yang dimaksud Yang Mulia Majelis tertanggal 13 Juni.
111. KETUA: HAMDAN ZOELVA Juni?
112. KUASA HUKUM TERMOHON: AGUS SETIAWAN Juli.
113. KETUA: HAMDAN ZOELVA Juli?
114. KUASA HUKUM TERMOHON: AGUS SETIAWAN Juli, ya. Juli, di kami ada berkas itu.
115. KETUA: HAMDAN ZOELVA Ada di situ?
116. KUASA HUKUM TERMOHON: AGUS SETIAWAN Ada.
117. KETUA: HAMDAN ZOELVA Nomor A/199?
118. KUASA HUKUM TERMOHON: AGUS SETIAWAN Ya, 13 Juli.
119. KETUA: HAMDAN ZOELVA 13 Juli.
120. KUASA HUKUM TERMOHON: AGUS SETIAWAN
Cuma mohon informasi dilanjutkan, Yang Mulia. Karena Tim Kuasa ini membacakan sesuatu yang tidak ada pada kami, kecuali dua Surat Hanura.
121. KETUA: HAMDAN ZOELVA
Jadi enggak, saya mau melanjutkan dahulu, lanjutkan. Saya hanya mau tanya tanggalnya ya.
122. KUASA HUKUM PEMOHON PERKARA NOMOR 115/PHPU.D- XI/2013: GAYUH ARYA HARDIKA
Majelis Hakim Yang Mulia.
123. KETUA: HAMDAN ZOELVA Ya.
124. KUASA HUKUM PEMOHON PERKARA NOMOR 115/PHPU.D- XI/2013: GAYUH ARYA HARDIKA
Menindaklanjuti surat kami tersebut tanggapan. Kami juga telah mendapatkan Surat Pernyataan Sikap Partai Hanura Nomor 198/III/DPC Hanura/A-C/10/2013 tertanggal 21 Oktober 2013. Yang pada intinya menyatakan bahwa berdasarkan Surat Nomor 191/III dan seterusnya tanggal 8 Juli 2013 oleh Dewan Pimpinan Cabang Partai Hati Nurani Rakyat Kota Tangerang. Benar adanya telah mengajukan Bapak Dr. H. M.
Harry Mulya Zein, M.Si., dan Bapak Iskandar, S.Ag., sebagai Bakal Pasangan Calon Walikota dan Wakil Walikota Kota Tangerang Tahun 2013-2018.
Kedua. Bahwa pengusungan pasangan calon sebagaimana tersebut di atas, juga diperkuat oleh Dewan Pimpinan Pusat Partai Hanura Nomor S.Kep/B/683/DPP Hanura/VI/2013 tanggal 18 Juni 2013 tentang Pengesahan Nama Calon Walikota dan Calon … Calon Walikota dan Wakil Walikota Kota Tangerang Kota Provinsi Banten pada tahun 2013-2018.
Ketiga. Bahwa sebagaimana amanah atau perintah putusan sela perkara Nomor 115/PHPU.D-XI/2013 dan 116/PHPU.D-XI/2013 yang memerintahkan KPU Provinsi melakukan verifikasi faktual kepada kami (Partai Hanura) dan ini kami nyatakan dan tegaskan tidak pernah ada verifikasi faktual yang secara langsung dilakukan oleh KPU Provinsi Banten kepada DPC Partai Hanura Kota Tangerang sejak tanggal 2 Oktober 2013 sampai dengan saat ini.
Bahwa dikatakan kembali dengan tegas dan gamblang DPC Partai Hanura Kota Tangerang sampai dengan saat ini tetap mendukung secara resmi kepada Pasangan Calon Walikota dan Wakil Walikota Kota Tangerang Periode 2013-2014 yaitu Dr. H. M. Harry Mulya Zein, M.Si., dan Iskandar, S.Ag., tanpa terkecuali.
Kemudian yang kedua, Majelis. Surat pernyataan dari DPC Partai Hanura Nomor 199/SP/III/DPC Hanura/A-C/10/2013 yang pada intinya menyatakan bahwa kami tidak pernah dilakukan verifikasi faktual oleh Komisi Pemilihan Umum Daerah Provinsi Banten perihal dukungan Partai Hanura sebagaimana amanat Amar Putusan Sela Mahkamah Konstitusi Nomor 115/PHPU.D-XI/2013 tertanggal 1 Oktober 2013.
Yang kedua, bahwa terhadap dukungan Partai Hanura hingga saat ini tetap konsisten mendukung kepada Saudara Dr. H. M. Hari Mulya Zein, M.Si., sebagai Calon Walikota dan Saudara Iskandar, S.Ag., sebagai Calon Wakil Walikota Tangerang periode 2013-2018. Ditandatangi di Tangerang pada tanggal 21 Oktober 2013 oleh Drs. H. Eddy Mahfudin sebagai ketua dan H. Arif Fadilah selaku sekretaris. Demikian, Yang Mulia.
125. KETUA: HAMDAN ZOELVA
Ya, terima kasih. Pemohon 116?
126. KUASA HUKUM PEMOHON PERKARA NOMOR 116/PHPU.D- XI/2013: HERU WIDODO
Terima kasih, Yang Mulia. Meskipun itu tidak terkait dengan permohonan Pemohon secara langsung. Namun, kami mohon izin untuk menyampaikam tanggapan secara tertulis ... eh, secara lisan, mohon maaf, Yang Mulia.
Yang pertama. Bahwa tentunya kami sangat terkejut, Yang Mulia, dengan pengakuan Termohon yang tidak melakukan verifikasi faktual. Ini adalah sebuah (suara tidak terdengar jelas) yang tidak baik dalam pelaksanaan putusan (...)
127. KUASA HUKUM TERMOHON: AGUS SETIAWAN
Keberatan. Itu pendapat sendiri, Yang Mulia Majelis.
128. KETUA: HAMDAN ZOELVA
Tunggu dulu! Nanti saya kasih Anda kesempatan, ya. Jadi, kasih dulu satu-satu. Biar sidangnya enggak saling menanggapi, ya!
129. KUASA HUKUM PEMOHON PERKARA NOMOR 116/PHPU.D- XI/2013: HERU WIDODO
Mohon izin dilanjut, Yang Mulia.
130. KETUA: HAMDAN ZOELVA Ya, silakan.
131. KUASA HUKUM PEMOHON PERKARA NOMOR 116/PHPU.D- XI/2013: HERU WIDODO
Kemudian, yang kedua, Yang Mulia. Oleh karena berdasarkan laporan dari Termohon, baik lisan maupun tertulis, kemudian yang dikuatkan oleh Bawaslu Provinsi Banten, ternyata tidak ada satu keputusan yang menunjukkan dukungan mana yang sah dari Partai Hanura. Sehingga, tidak dapat diperoleh kepastian ke pasangan mana Partai Hanura sah dukungannya.
Kemudian, yang ketiga, Yang Mulia. Dengan memperhatikan Putusan DKPP Nomor 83 dan Nomor 84, yang ternyata bahwa pemberhentian kepada KPU Kota Tangerang itu hanya sementara sampai dengan pelaksanaan pemilukada atau perhitungan suara Kota Tangerang Agustus yang lain.
Kemudian, atas dasar alasan-alasan yang sebagaimana kami sampaikan secara lisan ini.
Kemudian kami memohon kepada Mahkamah dalam hal berkenan untuk memutus dalam putusan akhir tentunya apabila Mahkamah memerintahkan adanya pemilukada ulang tanpa diikuti oleh pasangan calon yang dukungan Partai Hanuranya tidak sah, tentunya nuntuk tidak diselenggarakan oleh KPU Provinsi, tapi oleh KPU Kota Tangerang.
Demikian, Yang Mulia, dari kami. Terima kasih.
132. KETUA: HAMDAN ZOELVA
Ya, terima kasih. Pihak Terkait, ada tanggapan?
133. KUASA HUKUM PIHAK TERKAIT: ANDI MUHAMMAD ASRUN
Terima kasih, Yang Mulia. Pertama-tama, kami karena baru mendengar dan menerima laporan resmi dari Pihak KPU dan Bawaslu, maka kami akan menyampaikan ... apa namanya ... tanggapan lisan dan kemudian kami akan susun dengan tanggapan tertulis.
1. Kami menerima laporan KPU dan laporan Bawaslu.
2. Kami meminta Mahkamah untuk mendiskualifikasi Calon Nomor 1 Dr.
Harry Mulya Zein-Iskandar sebagai Peserta Pemilukada Kota Tangerang
2013. Dan karenanya, meminta Mahkamah menyatakan perolehan suara … suara Nomor Urut 1 Pasangan Harry Mulya Zein-Iskandar adalah tidak sah.
3. Menyatakan dan menetapkan Pasangan Arief Wismansyah-Sachrudin sebagai Pasangan Calon Walikota Terpilih … Walikota Terpilih … Walikota dan Wakil Walikota Tangerang Periode 2013-2018.
Nanti kami akan susulkan kemudian, Yang Mulia. Terima kasih.
134. KETUA: HAMDAN ZOELVA
Ya, baik. Silakan Saudara bisa susulkan tanggapan secara tertulis ya, bikinkan.
Pemohon … apa … dari Termohon, tadi apa yang mau disampaikan? Silakan.
135. KUASA HUKUM TERMOHON: AGUS SETIAWAN
Yang Mulia Majelis, terima kasih. Berkaitan dengan kewajiban kami melaksanakan putusan Mahkamah, dan kami sudah laksanakan itu, dan kami terikat oleh amar yang disebutkan dalam putusan Mahkamah, di mana tidak satu pun dalam amar putusan yang menyatakan bahwa KPU harus melakukan verfikasi faktual. Sehingga, seluruh berkas kami kumpulkan ulang dan itulah yang kami verifikasi.
Adapun surat dari Partai Hanura itu sama. Kami sudah … sudah … sudah memverifikasi itu semua. Dan kami menyayangkan bahwa kenapa Saudara tidak menyerahkan itu pada masa tenggang putusan Mahkamah itu kami laksanakan, sehingga Anda berpolemik di sini.
Jadi, kami keberatan dengan pernyataan dari rekan Kuasa Nomor 115 … Pemohon Nomor 115 dan Nomor 116 yang menyatakan kami melakukan (suara tidak terdengar jelas) buruk terhadap penyelenggaraan dengan tidak melakukan verifikasi faktual.
Demikian, Yang Mulia Majelis. Segala konklusi yang kami mohonkan, seperti juga Pihak Terkait. Bahwa ini berkaitan dengan banyak faktor yang kami lihat, agenda pileg dan pilpres yang harus dilaksanakan, perolehan suara yang begitu signifikan, dan tidak mungkin lagi terkejar, dan penghematan anggaran. Kami mohon bahwa segera pengesahan penghitungan pasangan-pasangan terpilih agar tetap dinyatakan sah oleh Yang Mulia Mahkamah.
Demikian, terima kasih.
136. KETUA: HAMDAN ZOELVA
Ya. Jadi, begini, berdasarkan hasil laporan dari Termohon, keterangan dari Bawaslu Provinsi, tanggapan dari Pemohon Nomor 115, Nomor 116, dan dari Pihak Terkait, Majelis memutuskan untuk memanggil
dulu Partai Hanura untuk mendengarkan keterangan di dalam sidang untuk memastikan ini, ya.
Jadi karena itu … ya, jadi kita harus mendengarkan dulu keterangan dari Partai Hanura. Oleh karena itu, sidang ditunda dan dilanjutkan pada hari Senin, 11 November 2013, pukul 14.30 WIB untuk mendengarkan keterangan dari Partai Hanura.
Karena itu sidang hari ini selesai dan sidang saya nyatakan ditutup.
Jakarta, 7 November 2013 Kepala Sub Bagian Risalah, t.t.d
Rudy Heryanto
NIP. 19730601 200604 1 004 SIDANG DITUTUP PUKUL 10.12 WIB
KETUK PALU 3X
Risalah persidangan ini adalah bentuk tertulis dari rekaman suara pada persidangan di Mahkamah Konstitusi, sehingga memungkinkan adanya kesalahan penulisan dari rekaman suara aslinya.