NASKAH PUBLIKASI Implementasi Lean Manufacturing Meminimasi Waste Produksi Sweater Dengan Pendekatan Waste Relationship Matrix (Studi Kasus : PT. Buana Intisari Garmen).
Teks penuh
Gambar
Dokumen terkait
Memiliki kualitas yang baik dan dapat memuaskan pelanggan/konsumen serta menghilangkan waste di area produksi adalah salah satu cara yang harus dilakukan agar dapat
Dimana untuk meminimasi waste menggunakan mapping PAM adalah dengan mengeliminasi kegiatan-kegiatan produksi yang tidak memiliki nilai tambah sehingga meningkatkan
work station untuk memastikan bahwa operator dapat beradaptasi dengan tugas penjahitan yang baru. Setelah dilakukan identifikasi waste inventory, didapatkan beberapa penyebab dari
Apa penyebab dominan terjadinya waste waiting pada PT Kharisma Printex dalam proses pencetakan motif pada kain dan bagaimana cara untuk meminasi penyebab dominan waste waiting
dipengaruhi. 4) Berdasarkan hasil perhitungan yang telah dilakukan, 5 nilai RPN tertinggi yaitu pengulangan set up mesin, keterlambatan bahan baku, terjadi penumpukan
adalah waste yang diakibatkan oleh beberapa faktor yang dikelompokkan dalam 4 bagian yaitu : Manusia, mesin, metode, materia, yang disajikan pada Gambar 1. Waiting dengan
Salah satu pendekatan yang dapat digunakan untuk mengetahui akar permasalahan dari waste yang terjadi pada proses produksi ini adalah dengan pendekatan lean manufacturing.. Lean
Waiting Berdasarkan analisis FMEA pada waste waiting maka dapat diketahui nilai RPN tertinggi yang akan dilakukan perbaikan yaitu dengan nilai RPN 432 dan menduduki prioritas pertama