MUATAN LISTRIK
MUATAN LISTRIK
& HUKUM COULOMB
& HUKUM COULOMB
Materi yg kelebihan elektron akan bermuatan negatif
Contoh: Plastik yang digosok dengan kulit akan
menerima sebagian kecil elektron, sehingga
bermuatan negatif & dapat menarik kertas2 kecil.
MUATAN LISTRIK MUATAN LISTRIKMUATAN LISTRIK MUATAN LISTRIK
Materi yang kekurangan/kehilangan elektron akan bermuatan positif
Contoh: Batang kaca yang digosokkan pada kain wol,
Muatan negatif akan berpindah dari kaca menuju kain wol. Gelas kaca menjadi bermuatan positif
Dua batang kaca bermuatan positif yang didekatkan akan saling tolak
menolak.
Batang kaca bermuatan positif yg didekatkan dgn batang plastik bermuatan
Dua partikel bermuatan positif akan saling tolak menolak
Dua partikel bermuatan negatif juga akan saling tolak menolak
Dua partikel yang bermuatan berlawanan tanda ( + & - ) akan saling
tarik menarik Jika muatannya sejenis maka akan saling tolak menolak.
Jika muatannya berlawanan tanda, maka akan saling tarik menarik.
+
+
A
B
C
D
E
A
C
E
D
B
A = (–) B = (+) C = (–) D = (–) E = (+) A = (–) B = (+) C = (–) D = (–) E = (+)Apakah
Apakah
Apakah
Apakah tarik
tarik
tarik
tarik menarik
menarik atau
menarik
menarik
atau
atau
atau tolak
tolak
tolak
tolak menolak
menolak
menolak
menolak????
+
–
D
D
E
B
B
A
C
C
F
A = (–) Tentukan Tentukan TentukanTentukan jenisjenisjenisjenis muatan
muatan muatan
muatan daridaridaridari::::
B = C = D = E = F = (+) (+) (–) (–) (–)
E
B
C
A
C
D
E
B
B
B
A
D
E
Apakah
Apakah
Apakah
Apakah tarik
tarik
tarik
tarik menarik
menarik atau
menarik
menarik
atau
atau
atau tolak
tolak
tolak
tolak menolak
menolak
menolak
menolak????
+
+
B
C
A
C
D
E
B
B
B
A
D
E
Apakah
Apakah
Apakah
Apakah tarik
tarik
tarik
tarik menarik
menarik atau
menarik
menarik
atau
atau
atau tolak
tolak
tolak
tolak menolak
menolak
menolak
menolak????
+
+
CARA KERJA: CARA KERJA: Step 1 Drum dibuat bermuatan positif oleh corona Step 2
Drum selenium photosensitif. Jika cahaya pantulan dari kertas bertuliskan 3 sangat terang, drum menjadi netral. Jika kurang terang (karena pada tulisan 3 warnanya hitam), maka bagian drum tersebut masih bermuatan positif. Bagian positif ini berbentuk angka 3. Step 3 Saat bagian positif ini dilewatkan ke serbuk hitam yang bermuatan negatif, serbuk ini menempel. Step 4 Kemudian saat dilewatkan ke kertas yang telah dibuat bermuatan positif, serbuk yang menempel tersebut berpindah ke kertas dan menempel.
Step 4 Kertas dipanaskan sampai serbuk hitam meleleh dan menempel APLIKASI GAYA ANTAR PARTIKEL BERMUATAN:
HUKUM COULOMB HUKUM COULOMB HUKUM COULOMB HUKUM COULOMB HUKUM COULOMB HUKUM COULOMB HUKUM COULOMB HUKUM COULOMB
apabila terdapat dua buah partikel bermuatan maka akan timbul GAYA elektrostatis pada keduanya,
Besar GAYA tersebut sebanding dengan perkalian nilai kedua muatan dan berbanding terbalik dengan kuadrat jarak antar keduanya
HUKUM COULOMB HUKUM COULOMBHUKUM COULOMB HUKUM COULOMBHUKUM COULOMB HUKUM COULOMBHUKUM COULOMB HUKUM COULOMB
q1 & q2 = besar muatan partikel 1 dan 2 (Coulomb)
r = jarak antar partikel (meter)
F12 = gaya elegktrostatis pada partikel 1 akibat adanya partikel 2 (Newton)
ř = unit vektor, segaris dengan kedua partikel
k = konstanta = 8.99 × 109 N∙m2/C2
F21 = gaya elegktrostatis pada partikel 2 akibat adanya partikel 1 (Newton)
ř unit vektor, segaris dengan kedua partikel, menunjukkan arah gaya pada koordinat i-j.
θ θ θ sin cos j i r = +
θ adalah sudut kemiringan vektor terhadap sumbu-x positif i j 1 j
i
j −i
−
1 -1 -1ř unit vektor, segaris dengan kedua partikel, menunjukkan arah gaya pada koordinat i-j.
θ θ θ sin cos j i r = + = r 45° 150° = r i j 2 1 2 3 + − j i 2 2 2 2 + 60° 30° = r i j 2 3 2 1 − − = r i j 2 1 2 3 −
θ adalah sudut kemiringan vektor terhadap sumbu-x positif
i j
j i 2 2 2 2 + θ θ θ sin cos j i r = + = r 45° j i 2 2 2 2 +
θ adalah sudut kemiringan vektor terhadap sumbu-x positif x y -+ = r 45° + -j i 2 2 2 2 + = r 45° +
-ř unit vektor, segaris dengan kedua partikel, menunjukkan arah gaya pada koordinat i-j.
CONTOH 1:
Partikel 1 bermuatan positif terletak pada koordinat (0,0) dan partikel 2 bermuatan negatif terletak pada koordinat (2,4). (satuan dalam cm)
Muatan partikel 1 = 3.2 × 10-19C dan
partikel 2 = − 3.2× 10-19C.
Hitung arah dan besar gaya
elektrosatis pada partikel 1 akibat partikel 2! Jawab: Gaya elektrostatisnya: r r q q k F1,2 = 1 2 2 (0.45 0.89 ) ) 20 01 . 0 ( 10 2 . 3 10 2 . 3 / 10 99 . 8 2 19 19 2 9 j i m C C C m N + × − × ⋅ × = − − ) 89 . 0 45 . 0 ( 10 6 . 4 × 25 N i + j = − = 2 q = r = 1 q C 19 10 2 . 3 × − − cm 2 2 2 4 + C 19 10 2 . 3 × − 4 2 θ = ) 2 4 ( tan−1 = 63.4° = r icosθ + jsinθ ° + ° = icos63.4 jsin63.4 j i 0.89 45 . 0 + = j N i N) (4.1 10 ) 10 07 . 2 ( × −25 + × −24 = = 2 q −3.2×10−19C 19C 10 2 . 3 × − = Magnitude gaya Arah
Arah = 63.4° relatif terhadap sumbu-x positif. m 20 01 . 0 =
CONTOH SOAL:
Partikel 1 bermuatan negatif terletak pada koordinat (1,1) dan partikel 2 bermuatan positif terletak pada koordinat (4,2). (satuan dalam cm)
1. Gambar kedua partikel tsb pada bidang kartesius dan dapatkan arah gayanya (nilai sudut θ)!
2. Dapatkan magnitude dan unit vektor arah dari gaya elektrosatis pada partikel 1 akibat partikel 2!
3. Dapatkan magnitude dan unit vektor arah dari gaya elektrosatis pada partikel 2 akibat partikel 1!
CONTOH 2:
Dua partikel bermuatan positif berada pada sumbu-x terpisah sejauh 2 cm. (partikel 1 di sebelah kiri)
Muatan partikel 1 = 1.6 × 10-19C dan
partikel 2 = 3.2× 10-19C.
Hitung besar gaya elektrosatis pada partikel 1 akibat partikel 2!
Jawab: Gaya elektrostatisnya: r r q q k F1,2 = 1 2 2 ( ) ) 02 . 0 ( 10 2 . 3 10 6 . 1 / 10 99 . 8 2 19 19 2 9 i m C C C m N − × × ⋅ × = − − i N ) 10 15 . 1 ( × −24 − = Muatan sejenis tolak menolak Arah gaya:
arah sumbu x negatif.
Sehingga dalam koordinat i-j: = 2 q = r = 1 q C 19 10 2 . 3 × − m 02 . 0 C 19 10 6 . 1 × − = r −i i j
CONTOH SOAL:
Dua partikel bermuatan positif berada pada sumbu-y terpisah sejauh 5 cm. (partikel 1 di sebelah bawah)
Muatan partikel 1 = 3.2 × 10-19C dan partikel 2 = 4.8 × 10-19 C.
1. Hitung besar gaya elektrosatis pada partikel 1 akibat partikel 2!
2. Hitung besar gaya elektrosatis pada partikel 2 akibat partikel 1!
r r q q k F1,2 = 1 2 2
Jika terdapat sebanyak n partikel bermuatan yg berinteraksi secara bebas berpasang-pasangan, maka total gaya pada salah satu partikel tersebut
(misalnya partikel 1) adalah:
GAYA INTERAKSI ANTARA LEBIH DARI DUA PARTIKEL BERMUATAN
+ -q1 q3 q2 q5 q4
CONTOH:
Dua partikel bermuatan positif berada pada sumbu x terpisah sejauh 2 cm.
Terdapat partikel ketiga bermuatan negatif 1.5 cm di sebelah kanan partikel 1.
Muatan partikel 1 = 1.6 × 10-19 C,
partikel 2 = 3.2× 10-19C, dan partikel 3
= – 3.2× 10-19C.
Hitung gaya total pada partikel 1 akibat adanya partikel 2 dan 3 !
= 2 q = 12 r = 1 q C 19 10 2 . 3 × − m 02 . 0 C 19 10 6 . 1 × − = 12 r −i = 3 q 19C 10 2 . 3 × − − = 13 r 0.015m = 13 r i 12 2 12 2 1 12 r r q q k F = 13 2 13 3 1 13 r r q q k F = i N ) 10 15 . 1 ( × −24 − = i N ) 10 05 . 2 ( × −24 = 3 , 1 2 , 1 , 1 F F F net = + i N i N) (2.05 10 ) 10 15 . 1 ( × −24 + × −24 − = i N ) 10 9 ( × −25 =
CONTOH SOAL:
Dua partikel bermuatan positif berada pada sumbu x terpisah sejauh 2 cm.
Terdapat partikel ketiga bermuatan negatif 1.5 cm di sebelah kanan partikel 1.
Muatan partikel 1 = 1.6 × 10-19 C,
partikel 2 = 3.2× 10-19C, dan partikel 3
= – 3.2× 10-19C.
Soal:
1. Hitung gaya elektrostatik total pada partikel 2 akibat adanya partikel 1 & 3 !
2. Hitung gaya elektrostatik total pada partikel 3 akibat adanya partikel 1 & 2 !
Diketahui: C q1 = 3.2×10−19 C q2 =1.6×10−19 C q3 = −1.6×10−19 cm r12 = 5 cm r12 = 3 ° = 60 θ Soal:
1. Hitung gaya elektrostatik total pada partikel 1 akibat adanya partikel 2!
2. Hitung gaya elektrostatik total pada partikel 1 akibat adanya partikel 3 !
3. Dapatkan arah dan besar gaya elektrostatik total pada partikel 1 akibat adanya partikel 2 & 3 !