`
REVIU INDIKATOR KINERJA UTAMA PENGADILAN NEGERI/PHI/TIPIKOR/
PERIKANAN AMBON KELAS I A Tahun 2021
Jln. Sultan Hairun No. 1 Ambon
Telp. (0911) 353061, 352462, 321304, 346051 ; Fax. 0911-355477
PENGADILAN NEGERI/PERSELISIHAN HUBUNGAN INDUSTRIAL/ TINDAK PIDANA KORUPSI/ PERIKANAN AMBON KELAS IA
KEPUTUSAN KETUA PENGADILAN NEGERI/PERSELISIHAN HUBUNGAN INDUSTRIAL/ TINDAK PIDANA KORUPSI/ PERIKANAN AMBON KELAS
IA
NOMOR : 151 TAHUN 2020 TENTANG
PENETAPAN REVIU INDIKATOR KINERJA UTAMA (IKU) PADA PENGADILAN NEGERI/ PERSELISIHAN HUBUNGAN INDUSTRIAL/ TINDAK PIDANA
KORUPSI/ PERIKANAN AMBON KELAS IA
KETUA PENGADILAN NEGERI/ PERSELISIHAN HUBUNGAN INDUSTRIAL/
TINDAK PIDANA KORUPSI/ PERIKANAN AMBON KELAS IA
Menimbang : a. bahwa untuk melaksanakan ketentuan pasal 3 dan pasal 4 Peraturan Menteri Negara Pendayagunaan Aparatur Negara Nomor : PER/9/M.PAN/5/2007 tentang Pedoman Umum Penetapan Indikator Kinerja Utama (IKU) Instansi Pemerintah ; b. bahwa Pengadilan Negeri Ambon Kelas IA perlu meninjau
kembali atau mereviu untuk penyempurnaan Indikator Kinerja Utama ;
Mengingat : 1. Undang-Undang Nomor 28 Tahun 1999 tentang Penyelenggaraan Negara yang Bersih dan Bebas dari Korupsi, Kolusi, dan Nepotisme (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 1999 Nomor 75, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 3851) ;
2. Undang-Undang Nomor 48 Tahun 2009 tentang Kekuasaan Kehakiman ;
3. Undang-Undang Nomor 49 Tahun 2009 tentang Peradilan Umum ;
4. Peraturan Pemerintah Nomor 8 Tahun 2006 tentang Pelaporan
Keuangan dan Kinerja Instansi Pemerintah ;
5. Peraturan Presiden Nomor 9 Tahun 2005 tentang Kedudukan, Fungsi, Struktur Organisasi dan Tata Kerja ;
6. Peraturan Presiden Nomor 14 Tahun 2005 tentang Kepaniteraan Mahkamah Agung ;
7. Peraturan Presiden Nomor 29 Tahun 2014 tentang Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah ;
8. Peraturan Menteri Negara Pendayagunaan Aparatur Negara Nomor : KEP/25/M.PAN/2/2004 tanggal 24 Februari 2004 tentang Pedoman Umum Penyusunan Index Kepuasan Masyarakat Unit Pelayanan Instansi Pemerintah sesuai Peraturan Menteri PAN RB Nomor 16 Tahun 2014 tentang Pedoman Survey Kepuasan Masyarakat Terhadap Penyelenggaraan Pelayanan Publik ;
9. Peraturan Menteri Negara Pendayagunaan Aparatur Negara Nomor : 9/M.PAN/05/2007 tentang Pedoman Penyusunan Indikator Kinerja Utama di Instansi Pemerintah ;
10. SEMA Nomor 01 Tahun 2011 tentang Perubahan SEMA Nomor 02 Tahun 2010 tentang Penyampaian Salinan dan Petikan Putusan ;
11.
Maklumat KMA tanggal 22 Mei 2013 tentang One Day Publish.
MEMUTUSKAN
MENETAPKAN : KEPUTUSAN KETUA PENGADILAN NEGERI/ PERSELISIHAN HUBUNGAN INDUSTRIAL/ TINDAK PIDANA KORUPSI/PERIKANAN AMBON KELAS IA TENTANG PENETAPAN REVIU INDIKATOR KINERJA UTAMA (IKU) PADA PENGADILAN NEGERI/
PERSELISIHAN HUBUNGAN INDUSTRIAL/ TINDAK PIDANA KORUPSI/ PERIKANAN AMBON KELAS IA
KESATU : Reviu Indikator Kinerja Utama (IKU) sebagaimana tercantum dalam
lampiran keputusan ini merupakan acuan kinerja yang digunakan
oleh Pengadilan Negeri Ambon Kelas IA untuk menetapkan Rencana
Kinerja Tahunan (RKT), menyampaikan Rencana Kerja dan
Anggaran, menyusun dokumen Penetapan Kinerja, menyusun
Laporan Akuntabilitas Kinerja serta melakukan evaluasi pencapaian
kinerja sesuai dengan dokumen Rencana Strategi Pengadilan Negeri Ambon Kelas IA 2020 – 2024.
KEDUA : Penyusunan Laporan Akuntabilitas Kinerja dan Evaluasi terhadap pencapaian dilakukan oleh setiap pimpinan satuan kerja dan disampaikan kepada Badan Urusan Administrasi Mahkamah Agung RI.
KETIGA : Dalam rangka lebih meningkatkan efektifitas pelaksanaan keputusan ini, Hakim Pengawas Bidang diberikan tugas untuk : a. Melakukan reviu atas capaian kinerja setiap satuan kerja dalam
rangka meyakinkan keandalan informasi yang disajikan dalam laporan akuntabilitas kinerja.
b. Melakukan evaluasi terhadap keputusan ini dan melaporkan kepada Wakil Ketua Pengadilan Negeri Ambon Kelas IA.
KEEMPAT : Keputusan mulai berlaku sejak tanggal ditetapkan dengan ketentuan Apabila di kemudian hari ternyata terdapat kekeliruan dalam keputusan ini maka akan diadakan perbaikan sebagaimana mestinya.
Ditetapkan di Ambon
Pada tanggal 30 Desember 2020 KETUA,
PASTI TARIGAN, S.H., M.H
Salinan Keputusan ini disampaikan kepada Yth : 1. Ketua Pengadilan Tinggi Ambon di Ambon
2. Documen Control (DC) Pengadilan Negeri Ambon di Ambon Arsip
LAMPIRAN
SURAT KEPUTUSAN KETUA PENGADILAN NEGERI AMBON NOMOR : 151 Tahun 2020
TANGGAL : 30 Desember 2020
REVIU INDIKATOR KINERJA UTAMA
PENGADILAN NEGERI AMBON
No. KINERJA
UTAMA INDIKATOR KINERJA PENJELASAN PENANGGUNG
JAWAB SUMBER DATA
1 Terwujudnya proses peradilan yang pasti, transparan dan akuntabel
a. Persentase sisa perkara yang diselesaikan
Jumlah Sisa Perkara yang diselesaikan x 100%
Jumlah Sisa Perkara yang harus diselesaikan
Catatan :
Sisa Perkara tahun sebelumnya Panitera Laporan Bulanan
dan Laporan Tahunan
b. Persentase perkara yang diselesaikan tepat waktu
Jumlah Perkara yang diselesaikan tahun berjalan x 100%
Jumlah Sisa Perkara yang ada
Catatan :
Perbandingan jumlah perkara yang diselesaikan dengan perkara yang harus diselesaikan. (sisa awal tahun dan perkara yang masuk)
Jumlah perkara yang ada = jumlah perkara yang diterima tahun berjalan ditambah sisa perkara tahun sebelumnya
Penyelesaian perkara tepat waktu = perkara yang diselesaikan tahun berjalan
Panitera Laporan Bulanan dan Laporan
Tahunan
c. Persentase Penurunan Sisa Perkara
Tn.1 - Tn x 100%
Tn.1
Tn = Sisa perkara tahun berjalan Tn.1 = Sisa perkara tahun sebelumnya Catatan :
Sisa perkara adalah Perkara yang belum diputus pada tahun berjalan
Panitera Laporan Bulanan dan Laporan
Tahunan
d. Persentase Perkara yang Tidak Mengajukan Upaya Hukum :
Banding
Kasasi
PK
Jumlah Perkara yang Tidak Mengajukan Upaya Hukum x 100%
Jumlah Putusan Perkara
Catatan :
Upaya hukum = Banding, kasasi, PK
Secara hukum semakin sedikit yang mengajukan upaya hukum, maka semakin puas atas putusan pengadilan
Panitera Laporan Bulanan dan Laporan
Tahunan
e. Persentase Perkara Pidana Anak yang Diselesaikan dengan Diversi
Jumlah Perkara Pidana Anak yang Diselesaiakn secara Diversi x 100%
Jumlah Perkara Pidana Anak yang memenuhi syarat untuk Diversi
Catatan :
Diversi : Anak pelaku kejahatan tidak dianggap sebagai pelaku kejahatan, melainkan sebagai korban
Panitera Laporan Bulanan dan Laporan
Tahunan
f. Index responden pencari keadilan yang puas terhadap layanan peradilan
Catatan :
Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara Nomor Kep/25/M.PAN/2/2004 tentang Pedoman Umum Penyusunan Index Kepuasan Masyarakat Unit Pelayanan Instansi Pemerintah sesuai Peraturan Menteri PAN dan RB Nomor 16 Tahun 2014 Tentang Pedoman Survey Kepuasan Masyarakat Terhadap Penyelenggaraan Pelayanan Publik
Panitera Laporan
Semesteran dan Laporan Tahunan
2 Peningkatan Efektivitas Pengelolaan Penyelesaian Perkara
a. Persentase isi putusan yang diterima oleh para pihak tepat waktu
Jumlah Isi putusan yang diterima tepat waktu x 100%
Jumlah Putusan
Panitera Laporan Bulanan dan Laporan
Tahunan
b. Persentase Perkara yang Diselesaikan melalui Mediasi
Jumlah Perkara yang diselesaikan melalui Mediasi x 100%
Jumlah Perkara yang dilakukan mediasi
Catatan :
Peraturan Mahkamah Agung Nomor 1 Tahun 2016
tentang Prosedur Mediasi di Pengadilan Panitera Laporan Bulanan dan Laporan
Tahunan
Index Kepuasan Pencari Keadilan
c. Persentase berkas perkara yang diajukan banding, kasasi dan PK secara lengkap dan tepat waktu
Jumlah berkas perkara yang diajukan banding, kasasi dan PK secara lengkap x 100
Jumlah berkas perkara yang dimohonkan banding, kasasi dan PK
Panitera Laporan Bulanan dan Laporan
Tahunan
d. Persentase putusan perkara yang menarik perhatian masyarakat yang dapat diakses secara online dalam waktu 1 hari setelah diputus
Jumlah putusan perkara Tipikor yang diupload dalam website x 100%
Jumlah perkara Tipikor yang diputus
Panitera Laporan Bulanan dan Laporan
Tahunan
3. Meningkatnya Akses Peradilan bagi Masyarakat Miskin dan
Terpinggirkan a. Persentase Perkara yang Diselesaikan di Luar Gedung Pengadilan
Jumlah Perkara yang diselesaikan di luar Gedung Pengadilan x 100%
Jumlah Perkara yang seharusnya diselesaikan di luar gedung pengadilan
Catatan :
Peraturan Mahkamah Agung Nomor 1 Tahun 2014 tentang Pedoman Pemberian Layanan Hukum bagi Masyarakat Tidak Mampu di Pengadilan
Di Luar Gedung Pengadilan adalah perkara yang diselesaikan diliuar kantor pengadilan (zetting plaatz, sidang keliling maupun gedung-gedung lainnya)
Panitera Laporan Bulanan dan Laporan
Tahunan
b. Persentase Pencari Keadilan Golongan Tertentu yang Mendapat Layanan Bantuan Hukum (Posbakum)
Jumlah Pencari Keadilan Golongan Tertentu yang mendapatkan
layanan bantuan hukum x 100%
Jumlah Pencari Keadilan Golongan Tertentu
Catatan :
Peraturan Mahkamah Agung Nomor 1 Tahun 2014 tentang Pedoman Pemberian Layanan Hukum bagi Masyarakat Tidak Mampu di Pengadilan
Golongan Tertentu yakni masyarakat miskin dan terpinggirkan (marjinal)
Panitera Laporan Bulanan dan Laporan
Tahunan
4. Meningkatnya Kepatuhan Terhadap Putusan Pengadilan
Persentase Putusan Perkara Perdata yang Ditindaklanjuti (dieksekusi)
Jumlah Putusan Perkara Perdata yang ditindaklanjuti x 100%
Jumlah Putusan Perkara Perdata yang sudah BHT dan bersifat condemnatoir
Catatan :
BHT : Berkekuatan Hukum Tetap
Panitera Laporan Bulanan dan Laporan
Tahunan