1
PENGALOKASIAN DAU
APBN TA. 2020
KEBIJAKAN UMUM TKDD TA 2020
2
Mempercepat penyediaan infrastruktur publik dan penguatan kualitas SDM, terutama melalui bidang pendidikan, kesehatan, air minum, perlindungan sosial, dan konektivitas antarwilayah.
Meningkatkan daya saing melalui inovasi, kemudahan berusaha, tata kelola pemerintahan, dan kebijakan insentif yang mendukung iklim investasi.
Meningkatkan produktivitas terutama berorientasi ekspor melalui pengembangan potensi ekonomi daerah.
“TKDD diarahkan untuk mendukung perbaikan kualitas layanan dasar publik di daerah, akselerasi daya saing, dan mendorong belanja produktif yang dapat meningkatkan aset daerah”
(Triliun Rp)
Rp814,4 T OUTLOOK 2019
Rp856,9 T APBN 2020
Tumbuh 5,2%
3
RANCANGAN ARAH KEBIJAKAN
KEBIJAKAN DANA ALOKASI UMUM (DAU) RAPBN TA 2020
1
2
3
4
5
Pengalokasian DAU
6
terdiri dari DAU Formula dan DAU
Tambahan.
DAU Formula terdiri dari Alokasi Dasar dan Celah Fiskal,
dengan memperhatikan formasi CPNSD.
DAU Tambahan terdiri dari:
• DAU bantuan pendanaan Kelurahan;
• DAU bantuan penggajian formasi PPPK; dan
• DAU bantuan penyetaraan Siltap perangkat desa.
DAU bersifat final untuk memberikan kepastian daerah
dalam pengelolaan APBD.
Mendorong daerah untuk memenuhi mandatory spending sekurang- kurangnya 25 persen DTU (DAU dan
DBH) untuk membiayai belanja infrastruktur di daerah.
Miliar Rupiah
* Masuk ke Cadangan Belanja Negara
*
11
PAGU DANA ALOKASI UMUM TA. 2020
Jumlah Penduduk Luas Wilayah IPM
IKK
PDRB per Kapita
PAD DBH SDA DBH Pajak
Kebutuhan Fiskal
Kapasitas Fiskal Belanja Pegawai
Alokasi Dasar Celah Fiskal
DANA ALOKASI UMUM
Miliar Rupiah
Pagu DAU Nasional TA. 2020 naik 2.2% dibandingkan tahun 2019 APBN 2019 APBN 2020
SELISIH DENGAN APBN 2019 1 DAU Formula 414.873,6 418.707,9 3.834,3 2 DAU Tambahan 3.000,0 8.382,7 5.382,7 a Bantuan Kelurahan 3.000,0 3.000,0 - b Bantuan SILTAP - 1.122,1 1.122,1 c Bantuan PPPK - 4.260,6 4.260,6 DAU TOTAL 417.873,6 427.090,6 9.217,0
URAIAN
DAU dialokasikan berdasarkan formula Alokasi Dasar dan Celah Fiskal, untuk pemerataan kemampuan keuangan antardaerah yang diukur dengan Indeks Williamson (IW).
352.89 385.36 398.58 401.49 417.87 427.09
0 50 100 150 200 250 300 350 400 450
2015 2016 2017 2018 2019 2020
Triliun Rupiah
Perkembangan Alokasi DAU
Total DAU 0.726
0.725
0.604 0.597
0.558
0.530
IW
11
KEBIJAKAN PEMBAGIAN PAGU DAU
Proporsi DAU antara provinsi dan kabupaten/kota dihitung dari perbandingan antara bobot urusan pemerintahan yang menjadi kewenangan provinsi dan kabupaten/kota
(Pasal 37 ayat (3) PP Nomor 55/2005)
Dalam hal penentuan proporsi tersebut belum dapat dihitung secara kuantitatif, proporsi DAU antara provinsi dan kabupaten/kota ditetapkan dengan imbangan 10% dan 90%
(Pasal 37 ayat (4) PP Nomor 55/2005)
KEBIJAKAN PAGU DAU DALAM APBN 2020 KEBIJAKAN PAGU DAU NASIONAL
Jumlah keseluruhan DAU ditetapkan sekurang - kurangnya 26% dari PDN Neto yang ditetapkan dalam APBN
(Pasal 27 ayat (1) UU Nomor 33/2004)
BAGIAN PROVINSI
DAU Formula (14,10%)
DAU Tambahan
BAGIAN KAB/KOTA
DAU Formula (85,90%)
DAU Tambahan
DAU NASIONAL
Total DAU 2020 = 427,09 Triliun (28,18% x PDN Neto)
DAU Formula = 418,71 Triliun (27,62% x PDN Neto)
DAU Tambahan = 8,38 Triliun
PAGU DANA ALOKASI UMUM TA. 2020
SUMBER DATA PERHITUNGAN ALOKASI DAU TA. 2020
Alokasi Dasar
Kebutuhan Fiskal
Kapasitas Fiskal
Gaji PNSD
Jml Penduduk
Luas Wilayah
IKK IPM PDRB Per Kapita
PAD DBH Pajak
DBH SDA
Kemenkeu & Taspen
Kemendagri
Kemendagri &
Badan Informasi Geospasial BPS
BPS
BPS & Kemendagri
Daerah & Kemenkeu
Kemenkeu Kemenkeu
TBR Daerah & Kemenkeu
Formasi PNSD Kemenpan-RB
2019 2019 2020 2019
2019
2019 2018 2018 2018
2018 2018 2018
11
BANTUAN PENDANAAN KELURAHAN
KEBIJAKAN ALOKASI
Dalam bentuk DAU TAMBAHAN
KEBIJAKAN ini bersifat melengkapi tanpa mengurangi komitmen pendanaan pemerintah daerah kepada kelurahan melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).
Memperkuat pengawasan dengan mengoptimalkan peran aparat pengawas fungsional di Daerah karena pendanaan tsb bagian dari Belanja APBD.
Pengendalian melalui penyaluran dan penguatan pemantauan dan evaluasi.
SASARAN
Dialokasikan untuk
8.221
kelurahan pada410
kab./kota. Dihitung berdasarkan 3 (tiga) kategori kinerja pelayanan dasar public (bidang pendidikan, kesehatan, dan infrastruktur), yaitu kategori:
Baik,
Perlu ditingkatkan, dan
Sangat perlu ditingkatkan.
Memberikan dukungan kepada pemerintah daerah dalam memenuhi kewajiban penganggaran bagi
kelurahan sesuai PP Nomor 17 Tahun 2018 tentang Kecamatan untuk pembangunan sarana dan prasarana serta pemberdayaan masyarakat di Kelurahan
PAGU 2020 Rp3 T
KATEGORI KAB/KOTA KELURAHAN PERKELURAHAN PAGU
Satuan Daerah Kelurahan Rp Miliar
BAIK 98 1.987 350.000.000 695,45
PERLU DITINGKATKAN 243 4.786 366.000.000 1.751,68
SANGAT PERLU DITINGKATKAN 69 1.448 381.819.000 552,87
TOTAL 410 8.221 3.000,00
11
BANTUAN PENGGAJIAN PPPK
Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) adalah warga negara Indonesia yang memenuhi syarat tertentu, yang diangkat berdasarkan perjanjian kerja untuk jangka waktu tertentu dalam rangka melaksanakan tugas pemerintahan.
(UU No 5 tahun 2014 ttg ASN)
1. Tindak lanjut hasil rapat Gabungan DPR dengan Pemerintah mengenai penyelesaian tenaga honorer eks THK-2;
2. Kebijakan DAU TA. 2020, akan memperhitungkan kebijakan kepegawaian 2020 (meliputi penggajian PPPK dan penerimaan CPNSD);
3. PPPK yang dimaksud adalah PPPK formasi tahun 2019 dan rencana formasi tahun 2020;
4. CPNSD yang dimaksud adalah CPNSD penerimaan tahun 2019 dan rencana formasi tahun 2020;
5. Rekruitmen P3K diharapkan agar menjaga kualitas calon ASN sebagai apparat yang menyelenggarakan layanan publik
A. KEBIJAKAN B. PENDANAAN PENGADAAN PPPK
Penggajian dan Tunjangan PPPK sesuai dengan Pasal 101 ayat 3 dan 4 UU No. 5 Tahun 2014 tentang Aparatur Sipil Negara, bersumber dari:
1. APBN sesuai dengan Bagian Anggaran Kementerian/Lembaga (BA K/L) masing-masing Kementerian/Lembaga yang mengadakan formasi PPPK.
2. APBD melalui Penerimaan Umum Daerah yang terdiri dari Pendapatan Asli Daerah, Dana Bagi Hasil, Dana Alokasi Umum sesuai dengan kapasitas fiskal masing-masing daerah yang mengadakan formasi PPPK.
Mengantisipasi tambahan beban APBD dalam rangka pengadaan PPPK di daerah, diperlukan kebijakan untuk membantu APBD melalui alokasi DAU.
ASN PNS
PPPK
SATUAN PEGAWAI PEGAWAI Rp BULAN Rp Miliar
2019 145.424 128.262 1.579.000 12 + 2 2.835,36
2020 153.473 150.432 1.579.000 6 1.425,19
TOTAL 298.897 278.694 4.260,55
TAHUN FORMASI
FORMASI PPPK
BANTUAN GAJI
PERHITUNGAN
/ TAHUN JUMLAH USULAN
PAGU 4.260,55 M AWAL
Bertujuan untuk memberikan bantuan pendanaan kepada pemerintah daerah dalam rangka pengangkatan PPPK.
Untuk membantu penggajian formasi PPPK.
Tidak termasuk formasi PPPK di DKI Jakarta.
C. PAGU ALOKASI
11
BANTUAN PENYETARAAN SILTAP
KEBIJAKAN ALOKASI
Dalam bentuk DAU TAMBAHAN
KEBIJAKAN ini bersifat bantuan untuk menunjang Alokasi Dana Desa (ADD) yang dialokasikan Daerah kepada Desa dari APBD;
Dipergunakan untuk menyetarakan penghasilan tetap perangkat desa menjadi setara dengan Gaji PNS Golongan II/a, dimulai dari Perangkat Desa sebesar 100%, Sekretaris Desa sebesar 110% dan Kepala Desa sebesar 120%;
Pembayaran siltap dimulai sejak Januari 2020.
SASARAN
Daerah yang berhak menerima bantuan siltap adalah daerah yang telah memenuhi ADD sebesar 10% DAU & DBH serta belum memenuhi ketentuan penyetaraan siltap kepala desa dan perangkat desa sesuai PP Nomor 11 Tahun 2019 .
Kebutuhan penyetaraan siltap dihitung berdasarkan selisih siltap dengan 75% ADD.
Jumlah Daerah yang 75% ADD nya belum mencapai Siltap sebanyak 68 Kabupaten
Bertujuan untuk memberikan bantuan pendanaan bagi Daerah tertentu dalam rangka penyetaraan penghasilan tetap Kepala Desa, Sekretaris Desa dan Perangkat Desa setara Gaji Pokok PNS Gol. II/a.
PAGU
TA. 2020 Rp1,12 T
Jabatan Jumlah Siltap Perangkat Desa Siltap/Bulan/Orang Siltap/Tahun
Kepala Desa 1 120% Siltap Perangkat 2.426.640 29.119.680
Sekretaris Desa 1 110% Siltap Perangkat 2.224.420 26.693.040
Perangkat 10 100% 2.022.200 242.664.000
Siltap per Desa dalam 1 tahun 298.476.720
JUMLAH DAERAH
508
1 74
2 434
a TIDAK MEMENUHI KRITERIA 366
b MEMENUHI KRITERIA 68
TOTAL KABUPATEN/KOTA
KABUPATEN/KOTA TIDAK MEMILIKI DESA KABUPATEN/KOTA MEMILIKI DESA
KRITERIA DAERAH DAERAH MEMENUHI KRITERIA PEGAWAI
SILTAP/
BULAN/
PEGAWAI
KEBUTUHAN SEBULAN
KEBUTUHAN SETAHUN (12 BULAN)
Satuan Orang Rupiah Miliar Miliar
KEBUTUHAN PENYETARAAN SILTAP 196.395 408,31 4.899,67
SILTAP KEPALA DESA 19.585 2.426.640 47,53 570,31
SILTAP SEKRETARIS DESA NON PNS 15.996 2.224.420 35,58 426,98
SILTAP PERANGKAT DESA 160.814 2.022.200 325,20 3.902,38
KEMAMPUAN DAERAH 3.777,54
BANTUAN SILTAP 1.122,13
KEBIJAKAN PENYALURAN DAU FORMULA
DAU setiap bulan
disalurkan setelah daerah
menyampaikan
laporan belanja pegawaimeliputi:
realisasi gaji dan tunjanganyang dibayarkan kepadaPNSD
realisasi tunjangan tambahan penghasilanyang dibayarkan
kepadaPNSD
realisasi gaji dan tunjanganyang dibayarkan kepadaPPPK
DAU untuk bulan April
disalurkan setelah daerah
menyampaikan laporan:
Laporan belanja infrastrukturTA berjalan
Laporan pemenuhan indikator layanan pendidikan semester II TA sebelumnya
Laporan pemenuhan indikator layanan kesehatan
semester II TA sebelumnya
April
DAU untuk bulan Oktober
disalurkan setelah daerah
menyampaikan laporan:
Laporan pemenuhan indikator layanan pendidikan semester I TA berjalan
Laporan pemenuhan indikator layanan kesehatan semester I TA berjalan
Okt
paling lambat disampaikan minggu kedua setiap bulan sebelum bulan penyaluran DAU berkenaan.
paling lambat disampaikan
minggu keempat bulan Februari tahun anggaran berjalan
paling lambat disampaikan
minggu keempat bulan Agustus tahun anggaran berjalan.
Penyaluran DAU dilaksanakan setiap bulan sebesar 1/12 (satu per dua belas) dari pagu alokasi, dengan ketentuan:
pada hari kerja pertama untuk bulan Januari.
paling cepat 1 (satu) hari kerja sebelum hari kerja pertama untuk bulan Februari sampai dengan Desember.
10
@ D i t j e n P K
d i t j e n p k
d i r e k t o r a t j e n d e r a l
p e r i m b a n g a n k e u a n g a n
TERIMA KASIH
1 5 0 0 4 2 0
KEMENTERIAN KEUANGAN
DIREKTORAT JENDERAL PERIMBANGAN KEUANGAN 11