• Tidak ada hasil yang ditemukan

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2022

Membagikan "RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN"

Copied!
19
0
0

Teks penuh

(1)

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN

Nama Guru Mapel : Wandi Yusuf Bugis, S.Pd Satuan Pendidikan : SMA Negeri 10 Maluku Tengah Surel Guru Mapel : [email protected] Mata Pelajaran : Biologi

Kelas / Semester : X / Ganjil Topik/ Materi : Virus

Alokasi Waktu : 2 X 45 menit (Pertemuan ke-2)

A. Kompetensi Inti

KI 1 : 1. Menghayati dan mengamalkan ajaran agama yang dianutnya

KI 2 : 2. Menghayati dan mengamalkan perilaku jujur, disiplin, tanggung jawab, peduli (gotong royong, kerjasama, toleran, damai), santun, responsif dan proaktif dan menunjukan sikap sebagai bagian dari solusi atas berbagai permasalahan dalam berinteraksi secara efektif dengan lingkungan sosial dan alam serta dalam menempatkan diri sebagai cerminan bangsa dalam pergaulan dunia.

KI 3 : 3. Memahami, menerapkan, menganalisis pengetahuan faktual, konseptual,

prosedural berdasarkan rasa ingin tahunya tentang ilmu pengetahuan, teknologi, seni, budaya, dan humaniora dengan wawasan kemanusiaan, kebangsaan, kenegaraan, dan peradaban terkait fenomena dan kejadian, serta menerapkan pengetahuan prosedural pada bidang kajian yang spesifik sesuai dengan bakat dan minatnya untuk memecahkan masalah.

KI 4 : 4. Mengolah, menalar, dan menyaji dalam ranah konkret dan ranah abstrak terkait dengan pengembangan dari yang dipelajarinya di sekolah secara mandiri, dan mampu menggunakan metoda sesuai kaidah keilmuan.

B. Kompetensi Dasar (KD) dan Indikator Pencapaian Kompetensi (IPK)

Kompetensi Dasar Indikator

3.4. Menganalisis Struktur dan Replikasi, dan Peran virus dalam kehidupan

3.4.4. Menentukan Jenis-jenis virus yang merugikan manusia, tumbuhan, dan hewan.

(2)

4.4. Melakukan kampanye tentang bahaya virus dalam kehidupan terutama bahaya AIDS berdasarkan tingkat virulensinya.

4.4.1. Membuat spanduk / poster tentang bahaya virus HIV bagi kehidupan manusia.

C. Tujuan Pembelajaran

Setelah pembelajaran, peserta didik diharapkan mampu:

1. Menyebutkan minimal 3 jenis-jenis penyakit yang disebabkan oleh virus dengan tepat 2. menjelaskan kasus penyakit yang disebabkan oleh virus dengan benar

3. berpartisipasi dalam menanggulangi virus HIV

D. Materi Pembelajaran Fakta

- Pada Tumbuhan:TMV(Tobacco mosaic virus) penyebab penyakit mozaik tembakau CiLV (Citrus leprosis virus) menyebabkan penyakit pada jeruk, dll.

- Pada Hewan: Rabies virus menyebabkan penyakit rabies pada hewan.

Bovine papillomavirus penyebab tumor pada sapi, dll.

- Pada Manusia : Influenza virus penyebab penyakit influenza.

Human Immunodeficiency virus menyebabkan penyakit AIDS, dll.

Konsep

- Ciri virus: ukuran sangat kecil,bukan organisme, punya materi genetik dan protein - Struktur tubuh virus: materi genetik, kapsomer, kapsid, selubung, ekor.

Prinsip

- Replikasi virus: bacteriophage (daur litik dan lisogenik)

- Peranan virus dalam kehidupan (Menguntungkan dan Merugikan) Prosedur

- Membuat Poster kampanye bahaya Virus HIV

E. Metode Pembelajaran

Metode Pembelajaran : Ceramah, diskusi, tanya jawab Pendekatan : Pendekatan saintifik

Model Pembelajaran : Pembelajaran kooperatif Jigsaw.

(3)

F. Alat/ Media Pembelajaran 1. Laptop, LCD

2. Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) kelompok asal dan kelompok ahli 3. Lembar penilaian

4. Video tentang Virus

G. Sumber Belajar

1. Buku biologi siswa (Buku Cetak / E-Book).

2. Internet

http://download.fa.itb.ac.id/filenya/Handout%20Kuliah/Biosintesis%20Senyawa%20 Obat/VAKSIN.pdf

http://penyakithivaids.com/

3. Sumber lain yang relevan

H. Langkah – Langkah Kegiatan Pembelajaran

Kegiatan Deskripsi Kegiatan Alokasi Waktu

Pendahuluan Komunikasi

1. Mengucapkan salam dan Berdoa.

2. Mengecek kehadiran siswa dan meminta siswa untuk menyiapkan perlengkapan dan peralatan yang diperlukan.

Apersepsi

1. Guru menampilkan bagan mengenai materi yang akan dipelajari hari ini.

2. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran

3. Guru menampilkan video mengenai penyakit yang disebabkan oleh virus.

Chritical thinking

4. Guru bertanya pada siswa apa penyebab dari penyakit – penyakit tersebut

20 menit

(4)

Inti Kolaborasi Fase 1

1. Guru meminta siswa untuk berkelompok seperti pertemuan sebelumnya kelompok tersebut adalah kelompok ‘ahli’.

Kelompok ahli

Kelompok 1 : Penyakit AIDS Pada Manusia Kelompok 2 : Penyakit Rabies pada Hewan

Kelompok 3 : Penyakit Mozaik Pada Tumbuhan 2. Guru juga membentuk kelompok ‘asal.

3. Guru menjelaskan tatacara pembelajaran pada pertemuan kali ini.

Fase 2

1. Pada pertemuan sebelumnya telah dibagi materi apa saja yang harus dipahami atau dicari oleh siswa pada tiap kelompok ahli

2. Guru meminta tiap kelompok untuk merancang dan mempersiapkan diskusi.

Fase 3

1. Semua kelompok (kelompok ahli) diminta untuk mempelajari materi yang telah dibagi sebelumnya.

2. Setiap kelompok diminta untuk mengerjakan tugas yang telah diberikan

3. Guru membantu siswa untuk memahami materi.

Fase 4

1. Peserta didik dari kelompok ahli kembali ke kelompok asal untuk mempresentasikan hasil diskusinya

Fase 5

1. Setelah kembali ke kelompok asal, peserta didik berdiskusi mengenai LKPD baru (LKPD kel.asal)

60 menit

(5)

yang diberikan oleh guru Fase 6

1. Guru melakukan evaluasi mengenai jalannya pembelajaran

2. Guru meluruskan konsep.

Penutup 1. Guru memberi tugas membuat Poster

2. Memberikan Pujian dan bertepuk tangan kepada semua kelompok (Penghargaan)

3. Guru memberikan salam penutup 4. Berdoa

10 menit

I. Penilaian Hasil Belajar

a. Teknik Penilaian : Observasi dan tes tertulis b. Prosedur Penilaian :

No Aspek yang dinilai Teknik

Penilaian Waktu Penilaian 1. Afektif

a. Fokus pada pembelajaran

b. Bekerjasama dalam kegiatan kelompok.

c. Mempresentasikan hasil kerja kelompok d. Berpendapat

e. Bertanya

f. Menjawab pertanyaan kelompok lain g. Menjawab pertanyaan guru.

Observasi Selama pembelajaran dan kerja kelompok

2. Kognitif

Tugas mengenai sub materi tertentu yang didapat (kelompok ahli)

Tes tertulis (Essay)

Penyelesaian Kelompok

3. Ketrampilan

Tugas mengenai pembuatan Poster dalam Mengkampanyekan HIV.

Proyek Individu

(6)

J. Instrumen Penilaian Hasil Belajar (Terlampir)

K. Sistem Remedial dan Pengayaan

a. Pembelajaran Remedial diberikan kepada siswa yang belum mencapai KKM, diberikan kesempatan untuk mengikuti pelajaran tambahan, belajar kelompok, Tutor sebaya, dan Tes Remedial. Soal remedial dapat menggunakan soal yang sama atau soal lainnya yang setara. Pelaksanaan Remedial dilakukan diluar jam pelajaran sesuai dengan waktu yang telah disepakati.

b. Pengayaan diberikan kepada siswa yang telah mencapai KKM dalam bentuk pemberian tugas tentang materi ciri-ciri, struktur tubuh, replikasi dan peran virus dalam kehidupan agar lebih menguasai Konsep.

Maluku Tengah, Juli 2022 Mengetahui,

Kepala Sekolah SMAN 10 Maluku Tengah Guru Mata Pelajaran Biologi

Ahmad Mahulauw, S.Pd Wandi Yusuf Bugis. S.Pd NIP. 19711003 200003 1 006 NIP. 19880424 201403 1 002

(7)

Lampiran

Tabel Penilaian Afektif

No Nama

siswa

Aspek yang dinilai

Jumlah Skor

1 2 3 4 5 6 7

Kelompok I 1

2 3 4

Jumlah Skor

Kelompok II 1

2 3 4 5

Jumlah Skor Keterangan:

Untuk nilai setiap siswa: Aspek Penilaian:

4 = selalu 1 = kehadiran di kelas

3 = sering 2 = Kehadiran dalam kelompok

2 = jarang 3 = menghormati perbedaan individu

1 = tidak pernah 4 = mendengar dengan aktif 5 = mencari informasi

6 = menerima tanggung jawab 7 = menyelesaikan tugas dengan tepat

(8)

LEMBAR PENILAIAN KETERAMPILAN PENILAIAN PRODUK

Nama Produk : ………..

Nama Peserta Didik : ………..

No Aspek Skor

1 Perencanaan Bahan 5 10 15 20

2

Proses Pembuatan

a. Persiapan Alat dan Bahan b. Teknik Desain dan Tulisan

3

Hasil Produk a. Bentuk Fisik b. Warna c. Tujuan

Total Skor

 Aspek yang dinilai disesuaikan dengan jenis produk yang dibuat

 Skor diberikan tergantung dari ketepatan dan kelengkapan jawaban yang diberikan. Semakin lengkap dan tepat jawaban, semakin tinggi perolehan skor.

(9)

LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK KELOMPOK 1 AHLI

Topik : KASUS PENYAKIT YANG DISEBABKAN OLEH VIRUS Tujuan Pembelajaran:

Setelah pembelajaran, peserta didik diharapkan mampu:

1. menyebutkan jenis-jenis penyakit yang disebabkan oleh virus dengan tepat 2. menjelaskan kasus penyakit yang disebabkan oleh virus dengan benar

Sub Topik : Penyakit AIDS pada Manusia

AIDS disebabkan oleh human immunodeficiency virus (HIV). HIV yang masuk ke dalam tubuh akan menghancurkan sel CD4. Sel CD4 adalah bagian dari sel darah putih yang melawan infeksi.

Semakin sedikit sel CD4 dalam tubuh, maka semakin lemah pula sistem kekebalan tubuh seseorang.

Penularan HIV terjadi saat darah, sperma, atau cairan vagina dari seseorang yang terinfeksi masuk ke dalam tubuh orang lain. Hal ini dapat terjadi melalui berbagai cara, antara lain Hubungan seks bebas, berbagi jarum suntik, transfusi darah.

(Bacaan lengkap ada di Hand out)

Bahan Diskusi:

1. Berdasarkan kasus yang kalian baca, Apa yang menyebabkan munculnya Penyakit AIDS pada manusia?

2. Bagaimanakah gejala orang yang terkena penyakit AIDS?

3. Menurut kalian, Usaha apa saja yang dapat dilakukan untuk dapat mencegah dan mengobati AIDS?

(10)

LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK KELOMPOK 2 AHLI

Topik : KASUS PENYAKIT YANG DISEBABKAN OLEH VIRUS

Tujuan Pembelajaran:

Setelah pembelajaran, peserta didik diharapkan mampu:

1. menyebutkan jenis-jenis penyakit yang disebabkan oleh virus dengan tepat 2. menjelaskan kasus penyakit yang disebabkan oleh virus dengan benar

Sub Topik : Penyakit Rabies pada Hewan

Rabies disebabkan oleh virus rabies yang masuk ke keluarga Rhabdoviridae dan genus Lysavirus. Karakteristik utama virus keluarga Rhabdoviridae adalah hanya memiliki satu utas negatif RNA yang tidak bersegmen. Virus ini hidup pada beberapa jenis hewan yang berperan sebagai perantara penularan. Spesies hewan perantara bervariasi pada berbagai letak geografis. Hewan-hewan yang diketahui dapat menjadi perantara rabies antara lain rakun (Procyon lotor) dan sigung (Memphitis memphitis) di Amerika Utara, rubah merah (Vulpes vulpes) di Eropa, dan anjing di Afrika, Asia, dan Amerika Latin. Afrika, Asia, dan Amerika Latin memiliki tingkat rabies yang masih tinggi Hewan perantara menginfeksi inang yang bisa berupa hewan lain atau manusia melalui gigitan.

(Bacaan lengkap ada di Hand out)

Bahan Diskusi:

1. Menurut Kasus yang kalian baca, Bagaimanakah gejala hewan yang terkena penyakit Rabies?

2. Mengapa penyakit Rabies pada hewan juga dapat menular ke manusia?

3. Menurut kalian, Usaha apa saja yang dapat dilakukan untuk dapat mencegah dan mengobati Rabies pada hewan?

(11)

LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK KELOMPOK 3 AHLI

Topik : KASUS PENYAKIT YANG DISEBABKAN OLEH VIRUS

Tujuan Pembelajaran:

Setelah pembelajaran, peserta didik diharapkan mampu:

1. menyebutkan jenis-jenis penyakit yang disebabkan oleh virus dengan tepat 2. menjelaskan kasus penyakit yang disebabkan oleh virus dengan benar

Sub Topik : Penyakit Mozaik pada Tumbuhan

Tobacco mosaic virus (TMV) adalah virus penyebab penyakit mosaik pada tumbuhan tembakau.

Virus ini populer karena merupakan cikal bakal dari nama “virus” dan virologi (cabang ilmu yang mempelajari tentang virus). TMV termasuk dalam kelompok (+) ssRNA, family Virgaviridae, genus Tobamovirus. Gejala pertama dari penyakit ini adalah warna hijau muda di antara urat-urat daun muda. Hal ini diikuti dengan cepat oleh perkembangan pola “mosaik” atau belang-belang warna hijau terang dan hijau gelap pada daun. Kerutan juga dapat dilihat di mana daun tumbuhan yang terinfeksi menampilkan keriput-keriput acak kecil. Gejala-gejala ini berkembang dengan cepat dan terlihat lebih jelas pada daun muda. Infeksi tidak mengakibatkan kematian pada tumbuhan, tetapi jika infeksi terjadi di awal musim, tumbuhan menjadi kerdil.

Daun pada lokasi yang lebih rendah dapat terkena “mosaic burn” terutama selama periode cuaca panas dan kering. Dalam kasus ini, daerah daun yang “terbakar” berkembang membesar, dan ini merupakan salah satu tahapan yang paling merusak dari infeksi TMV.

(Bacaan lengkap ada di Hand out)

Bahan Diskusi:

1. Berdasarkan kasus yang kalian baca, Apa yang menyebabkan munculnya Penyakit Mozaik pada tumbuhan?

2. Bagaimanakah gejala tumbuhan yang terkena penyakit Mozaik?

3. Menurut kalian, Usaha apa saja yang dapat dilakukan untuk dapat mencegah dan mengobati Penyakit Mozaik?

(12)

LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK KELOMPOK ASAL

1. Kemukakan Cara-cara Penularan Virus HIV yang menyebabkan Penyakit AIDS!

Jawab:

2. Menurut kalian, Usaha apa saja yang dapat dilakukan untuk dapat mencegah dan mengobati AIDS?

Jawab:

3. Mengapa penyakit Rabies pada hewan dapat juga menular ke manusia?

Jawab:

4. Jelaskan karakter Virus yang menyebabkan Penyakit Rabies Pada Hewan!

Jawab:

5. Bagaimanakah gejala tumbuhan yang terkena penyakit Mozaik?

Jawab:

(13)

Kisi-kisi, Soal, dan Rubrik Penilaian

a) Kisi-Kisi Soal Uraian

Indikator Aspek yang dinilai (Nomor Soal) Jumlah

C1 C2 C3 C4 C5 C6

3.4.4. Menentukan jenis-jenis virus yang merugikan manusia, tumbuhan, dan hewan.

1, 2, 4 3, 5 5

Jumlah 5

b). Soal Uraian

1. Kemukakan Cara-cara Penularan Virus HIV yang menyebabkan Penyakit AIDS!

Jawab: Penularan HIV terjadi saat darah, sperma, atau cairan vagina dari seseorang yang terinfeksi masuk ke dalam tubuh orang lain. Hal ini dapat terjadi melalui berbagai cara, yaitu hubungan seks, berbagi jarum suntik, dan Transfusi darah.

[ Skor maksimal : 5]

2. Menurut kalian, Usaha apa saja yang dapat dilakukan untuk dapat mencegah dan mengobati AIDS?

Jawab : Mencegahnya adalah dengan Hidup sehat dan aman, tidak melakukan seks bebas, tidak mengkonsumsi Narkoba terutama yang menggunakan jarum suntik atau hindari penggunaan jarum suntik secara bersama-sama.

Jika sudah terkena HIV maka seseorang dapat diberikan Terapi antiretroviral (ART) merupakan obat yang biasanya digunakan untuk mengobati infeksi akibat HIV. Orang yang memakai ART menggunakan kombinasi obat HIV (rejimen HIV) setiap harinya. ART tidak dapat

menyembuhkan tetapi bisa membantu orang dengan HIV hidup lebih lama dan lebih sehat.

Selain itu, ART juga membantu mengurangi risiko penularan HIV.

[ Skor maksimal : 5]

3. Mengapa penyakit Rabies pada hewan dapat juga menular ke manusia?

Selain gigitan secara langsung dari Hewan ke manusia, Meskipun sangat jarang terjadi, rabies bisa ditularkan melalui penghirupan udara yang tercemar virus rabies. Dua pekerja laboratorium telah

(14)

mengkonfirmasi hal ini setelah mereka terekspos udara yang mengandung virus rabies. Pada tahun 1950, dilaporkan dua kasus rabies terjadi pada penjelajah gua di Frio Cave, Texas yang menghirup udara di mana ada jutaan kelelawar hidup di tempat tersebut. Mereka diduga tertular lewat udara karena tidak ditemukan sama sekali adanya tanda-tanda bekas gigitan kelelawar.

[ Skor maksimal : 5 ]

4. Jelaskan karakter Virus yang menyebabkan Penyakit Rabies Pada Hewan!

Jawab :

Rabies disebabkan oleh virus rabies yang masuk ke keluarga Rhabdoviridae dan genus Lysavirus. Karakteristik utama virus keluarga Rhabdoviridae adalah hanya memiliki satu utas negatif RNA yang tidak bersegmen. Virus ini hidup pada beberapa jenis hewan yang berperan sebagai perantara.

[ Skor maksimal : 5]

5. Bagaimanakah gejala tumbuhan yang terkena penyakit Mozaik?

Gejala pertama dari penyakit ini adalah warna hijau muda di antara urat-urat daun muda. Hal ini diikuti dengan cepat oleh perkembangan pola “mosaik” atau belang-belang warna hijau terang dan hijau gelap pada daun. Kerutan juga dapat dilihat di mana daun tumbuhan yang terinfeksi menampilkan keriput-keriput acak kecil. Gejala-gejala ini berkembang dengan cepat dan terlihat lebih jelas pada daun muda. Infeksi tidak mengakibatkan kematian pada tumbuhan, tetapi jika infeksi terjadi di awal musim, tumbuhan menjadi kerdil

[ Skor maksimal : 5 ]

c). Penskoran

Penskoran = 𝑱𝒖𝒎𝒍𝒂𝒉 𝒔𝒌𝒐𝒓 𝒚𝒂𝒏𝒈 𝒅𝒊𝒑𝒆𝒓𝒐𝒍𝒆𝒉 𝑻𝒐𝒕𝒂𝒍 𝑺𝒌𝒐𝒓 x 100

= 50

50 x 100 = 100.

(15)

Lampiran Materi Tentang VIrus

VIRUS

 Virus berarti racun. karena hampir semua virus dapat menimbulkan penyakit pada organisme .

 Virus selalu parasit obligat karena jika dikembang biakan di media bukan mahkluk hidup misalnya media agar atau glukosa tidak bisa berkembang biak , namun jika di jaringan mahkluk hidup perkembangbiakannya sangat cepat

CIRI CIRI VIRUS

 Saat ini virus adalah mahluk yang berukuran paling kecil diukur satuannya mili mikron ( 1/1000000 mm.

 Dari ukurannya ia hanya dapat dilihat dengan mikroskop elektron dan lolos dari saringan bakteri (bakteri filter)

 Virus adalah kehidupan transisi antara benda mati dan hidup karena ia bisa sebagai benda mati ketika dikristalkan tetap bisa hidup (Wendell Stanley) , dan mampu reproduksi sebagai mahkluk hidup

 Reproduksinya selalu di jaringan mahkluk hidup misalnya di embryo/telur , jaringan tumbuhan

 Reproduksinya secara Replikasi /Proliferasi , tidak bisa membelah diri karena ada bagian tubuhnya yaitu Kapsid disusun oleh protein yang mereka tidak bisa membuatnya sendiri

 Maka Virus selalu parasit (Parasit obligat) karena ia hanya ingin membentuk dirinya dengan mengambil protein untuk membentuk kapsidnya protein tidak bisa ia buat karena ia tidak memiliki ribosom , dan bagian sel lainnya mengingat ia memang tak punya sel karena ukurannya ( sel satuan terkecilnya mikron)

 Selain itu tubuh virus hanya tersusun oleh satu asam nuklead RNA atau DNA , perlu diketahui semua mahkluk hidup mempunyai keduanya RNA dan DNA dengan hanya mempunyai satu asam nuklead ya jelas meraka tak bakal bisa membuat Protein karena sintesa protein itu dibuat Kerja sama antara DNA dan RNA. DNA sebagai Arsitek/perancangmya dan RNA sebagai pelaksananya OK

SEJARAH PENEMUAN

 D. Iwanowsky (1892) dan M. Beyerinck (1899) adalah ilmuwan yang menemukan virus, sewaktu keduanya meneliti penyakit mozaik daun tembakau.

 Kemudian W.M. Stanley (1935) seorang ilmuwan Amerika berhasil mengkristalkan virus penyebab penyakit mozaik daun tembakau (virus TVM).

STRUKTUR TUBUH

 Tubuhnya masih belum dapat disebut sebagai sel, hanya tersusun dari selubung protein (Kapsid) di bagian luar dan asam nukleat (ARN atau ADN) di bagian dalamnya.

(16)

 Berdasarkan asam nukleat yang terdapat pada virus, kita mengenal virus ADN atau dan virus ARN.

 Virus hanya dapat berkembang biak (bereplikasi) pada medium yang hidup (embrio, jaringan hewan, jaringan tumbuhan).

 Bahan-bahan yang diperlukan untuk membentuk bagian tubuh virus baru, berasal dari sitoplasma sel yang diinfeksi.

 Virus hanya dapat berkembang biak pada sel atau jaringan hidup. Oleh karena itu, virus menginfeksi sel bakteri, sel hewan, atau sel tumbuhan untuk bereproduksi.

Cara reproduksi virus disebut proliferasi atau replikasi.

 Pada Bakteriofage reproduksinya dibedakan menjadi dua macam, yaitu daur litik dan daur lisogenik.

 Pada daur litik, virus akan menghancurkan sel induk setelah berhasil melakukan reproduksi, sedangkan pada daur lisogenik, virus tidak menghancurkan sel bakteri tetapi virus berintegrasi dengan DNA sel bakteri, sehingga jika bakteri membelah atau berkembangbiak virus pun ikut membelah.

Pada prinsipnya cara perkembangbiakan virus pada hewan maupun pada tumbuhan mirip dengan yang berlangsung pada bakteriofage, yaitu melalui fase adsorpsi, sintesis, dan lisis.

Ada 2 daur Infeksi virus :daur Litik - daurLisogenik DAUR LITIK

1. Fase adsorpsi dan Penetrasi infeksi Dengan ujung ekornya, fag melekat atau menginfeksi bagian tertentu dari dinding sel bakteri, daerah itu disebut daerah reseptor (receptor site : receptor spot). Daerah ini khas bagi fag tertentu, dan fag jenis lain tak dapat melekat di tempat tersebut. Virus penyerang bakteri tidak memiliki enzim-enzim untuk metabolisme, tetapi rnemiliki enzim lisozim yang berfungsi merusak atau melubangi dinding sel bakteri.Sesudah dinding sei bakteri terhidrolisis (rusak) oleh lisozim, maka seluruh isi fag masuk ke dalam hospes (sel bakteri). Fag kemudian merusak dan mengendalikan DNA bakteri.n Perakitan

2. Fase Replikasi (fase sintesis)/ Eklipase dan Perakitan DNA fag mengadakan pembentukan DNA (replikasi) menggunakan DNA bakteri sebagai bahan, serta membentuk selubung protein. Maka terbentuklah beratus-ratus molekul DNA baru virus yang lengkap dengan selubungnya.

3. Fase Pembebasan virus fag - fag baru / fase lisis Sesudah fag baru terbentuk, sel bakteri akan pecah (lisis), sehingga keluarlah fag yang baru. Jumlah virus baru ini dapat mencapai sekitar 200. Pembentukan partikel bakteriofag memerlukan waktu sekitar 20 menit.

(17)

DAUR LISOGENIK

Daur lisogenik melalui fase-fase berikut ini:

1. Fase adsorpsi &infeksi Fag menempel pada tempat yang spesifik. Virus melakukan penetrasi pada bakteri kemudian mengeluarkan DNAnya ke dalam tubuh bakteri.

2. Fase penggabungan DNA virus bersatu dengan DNA bakteri membentuk profag. Dalam bentuk profag, sebagian besar gen berada dalam fase tidak aktif, tetapi sedikitnya acla satu gen yang selalu aktif. Gen aktif berfungsi untuk mengkode protein reseptor yang berfungsi menjaga agar sebagian gen profag tidak aktif.

3. Fase pembelahan

Bila bakteri membelah diri, profag ikut membelah sehingga dua sel anakan bakteri juga mengandung profag di dalam selnya. Hal ini akan berlangsung terus-menerus selama sel bakteri yang mengandung profag membelah. Jadi jelaslah bahwa pada virus tidak terjadi pembelahan sel, tetapi terjadi penyusunan bahan virus (fag) baru yang berasal dari bahan yang telah ada dalam sel bakteri yang diserang.

BEDA LITIK DAN LISOGENIK Siklus/daur litik

1. Waktu relatif singkat 2. Menonaktifkan bakteri

3. Berproduksi dengan bebas tanpa terikat pada kromosom bakteri Siklus/daur lisogenik

1. Waktu relatif lama

2. Mengkominasi materi genetic bakteri dengn virus 3. Terikat pada kromosom bakteri

Tahap-tahapnya DIATAS bisa disederhanakan menjadi APEAL

(18)

 Adsorbsi , yaitu virus menempel pada dinding sel bacteri Escherichia coli dengan ujung ekornya.

 Penetrasi , yaitu virus melobangi dinding sel bacteri kemudian memasukan DNA-nya (materi geneti)

 Eklipase , DNA virus dalam bacteri akan mempengaruhi metabolisme bacteri kemudian dibentuklah DNA virus dan protein yang baru.

 Asembling (Pembentukan virus baru ) komponen-komponen virus dalam sel bacteri dirakit kembali dan terbentuklah bacteriofage yang baru.

 Lisis (Pemecahan sel inang ), bacteriofage-bateriofage yang baru melepaskan diri dari bacteri sehingga sel bacteri pecah dan munculah virus-virus baru (antara 200 - 300 ekor) yang siap menginfeksi bacteri Escherichia coli yg lain.

REPRODUKSI PADA SEL MAHKLUK HIDUP

Virus dapat berkembangbiak dalam sel bacteri, sel hewan dan sel tumbuhan tingkat tinggi.

Karena itu virus dapat dibedakan :

1. Virus bacteri : virus yang dapat berkembangbiak pada sel bacteri, asam nukleat virus ini umumnya ADN 2. Virus tumbuhan : virus yang dapat berkembangbiak pada sel tumbuhan tingkat tinggi, asam nukleat virus

ini umumnya ARN

3. Virus hewan : virus ini dapat berkembangbiak pada sel hewan asam nukleat virus ini umumnya ADN atau ARN

4. Virus pada Manusia : virus ini bisa menyebabkan penyakit AIDS , Hepattis dll PERAN VIRUS

Menguntungkan :

 Dengan berkembangnya rekayasa genetika, virus banyak dipakai dalam penelitian dan percobaan kedokteran.

Bahkan virus banyak digunakan untuk mengobati penyakit menular dan untuk membuat peta kromosom.

Merugikan : Pada bakteri

 Virus bacteri : virus yang dapat berkembangbiak pada sel bacteri, asam nukleat virus ini umumnya ADN

Pada manusia :

1. Cacar (voricella) jenis Virus DNA yaitu Orthopox Virus 2. Polio melitis jenis Virus RNA

3. Influenza jenis virus RNA yaitu Orthomyxovirus

4. Hepatitis jenis Virus RNA meliputi Hepatitis C, B, A dan D serta E 5. Herpes yaitu Virus DNA yaitu Herpes Virus

6. Morbili (campak)

7. Rabies (gila anjing) jenis Virus DNA yaitu rhabdovirus dan Lyzza virus 8. Trakom (radang selaput mata) Jenis Virus DNA yaitu Trachoom Virus 9. Demam kuning (yellow fever)

10. Demam berdarah jenis Virus DNA yaitu Virus Dengue atau Togovirus - thrombocyt kurang 11. Gondongan (parototis) Jenis Virus RNA Paramyxovirus A

12. Menginitis (radang selaput otak) 13. Rubella

14. Herpes simpleks (penyebab sakit cacar air, infeksi genital dan kanker)

(19)

15. Kanker jenis virus DNA yaitu virus Onkogen

16. AIDS oleh HIV menyerang Lympocyt ( Leucocyt Agranuler) sehingga defisiensi immun 17. Ebolla Jenis virus RNA yaitu Fillovirus/ virus ebola

18. Flu Burung Jenis Virus RNA yaitu Avian influensa virus (H5N1)

19. SARS ( Severe Acute Respiratory Syndrom ) Jednis Virus DNA yaitu Corona virus Pada hewan :

1. Rabies pada anjing, monyet, kucing. jenis Virus DNA yaitu RhabdoVirus

2. Tetelo / NCD (New Caste Disease ) jenis Virus DNA pada ayam menyerang sistem syaraf 3. Parrot fever (pada unggas).

4. Foot and mouth disease /FMD (penyakit kuku dan mulut) disebabkan Virus DNA yaitu FMDV pada sapi dan kerbau dan ternak .

5. Kanker pada Ayam ( Rouse Sarcoma Virus) jenis Virus DNA yaitu RSV.

Pada tumbuhan :

1. Mozaik atau bercak kuning pada tembakau (Tobacco Mozaic Virus), mentimun (Cucumber Mozaic), buncis (Bean cane mozaic dan Bean mozaic), gandum (Wheat mozaic), tebu (Sugar cane mozaic).

2. CVPD ( Citrus Vien Phloem Degeneration) menyerang pada pembuluh tapis jeruk.

3. Tungro , kekerdilan pada padi.

4. Potato yellow dwarf pada kentang.

5. Tobacco necrosis pada tembakau.

Catatan:

 HIV : Human Immunedeficiency Virus

 AIDS : Acquired Immune Deficiency Syndrome

 Gejala-gejala yang timbul akibat AIDS : Berat badan menurun, kelenjar getah bening membesar, badan lemah, panas dingin seperti sakit flu dan bekeringat.

 Cara penularan AIDS : Menular meallui cairan tubuh seperti cairan darah, getah bening, air liur, air seni, keringat, air mata dan sperma, yang menular dengan jarum suntik, donor darah, pembuatan tato, sikat gigi, alat cukur, air susu, keturunan dari placenta ibu dan hubugnan seksual.

Pencegahan diri dari serangan virus dapat dilakukan dengan cara pemberian vaksin sehingga muncul kekebalan pada suatu individu tersebut. Vaksin adalah bibit penyakit yang sudah dilemahkan. Sampai sekarang ini penyakit karena virus dan belum ditemukan vaksinnya adalah influensa dan AIDS.

PTNCEGAHANCara pencegahan penyakit karena virus dilakukan dengan tindakan vaksinasi.

1. vaksin cacar, dicoretkan di lengan , ditemukan oleh Edward Jenner (1789),

2. vaksin polio vaksinasi oral ditemukan oleh Jonas Salk (1952) dalam menanggulangi penyebab polio.

3. manusia secara alamiah dapat membuat zat anti virus di dalam tubuhnya, yang disebut Interferon, meskipun demikian manusia masih dapat sakit karena infeksi virus, karena kecepatan replikasi virus tidak dapat diimbangi oleh kecepatan sintesis interferon.

Referensi

Dokumen terkait

Bahan genetik, selain DNA adalah RNA. Di dalam inti sel makhluk hidup, baik sel prokariotik maupun sel eukariotik terdapat asam nukleat yang berupa DNA dan RNA. Tetapi beberapa

Sebab memiliki tubuh yang sehat harus diawali dengan hidup sehat dan bersih sehingga tubuh kita akan terbebas dari penyakit.. Mulai sekarang sudah saatnya kita untuk memulai

Rumitnya kisah hidup yang mampu menghantarkanku kepada satu ketegaran dan aku sadari Tuhan begitu mengasihiku dan masih tetap bersamaku, hanya saja aku tdak pernah sadar akan

1) Fase Adsorbsi = virus menempel pada permukaan dinding/membran sel inang. 2) Fase Injeksi/ penetrasi = virus memasukkan materi genetik (DNA atau RNA) ke dalam sel inang. 3)

Tidak pernah dengan senang hati saya bekerja sama dengan sesama teman atau guru dalam memahami materi pewarisan sifat pada mahkluk

Sedangkan tidak di katakan sebagai makhluk hidup karena hanya mampu memperbanyak diri dalam sel hidup lalu Virus memiliki satu nukleat (RNA atau DNA) sehingga tidak dapat

Atom suatu usur tersusun atas inti atom (proton dan netron) dan elektron yang mengelilingi inti atom. Unsur-unsur dalam satu golongan mempunyai elektron valensi

jaringan tumbuhan).  Bahan-bahan yang diperlukan untuk membentuk bagian tubuh virus baru, berasal dari sitoplasma sel yang diinfeksi.  Virus hanya dapat berkembang biak pada