• Tidak ada hasil yang ditemukan

RENSTRA DINAS PETERNAKAN DAN PERKEBUNAN KAB. BANJAR

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2022

Membagikan "RENSTRA DINAS PETERNAKAN DAN PERKEBUNAN KAB. BANJAR"

Copied!
78
0
0

Teks penuh

(1)

Pendahuluan 1

BAB I PENDAHULUAN

1.1. Latar Belakang

Dinas Peternakan dan Perkebunan Kabupaten Banjar mempunyai tugas dan fungsi yang berkaitan dengan bidang ekonomi dimana sektor peternakan dan perkebunan memiliki peran dalam penyediaan pangan hewani dan pengembangan ekonomi lokal daerah.

Dinas Peternakan dan Perkebunan Kabupaten Banjar yang dibentuk berdasarkan Peraturan Daerah Kabupaten Banjar Nomor 13 Tahun 2016, dalam melaksanakan tugas dan fungsinya dihadapkan pada berbagai perubahan dan perkembangan lingkungan yang sangat dinamis serta permasalahan mendasar saat ini yaitu peningkatan jumlah penduduk yang pesat, kemajuan teknologi dan informasi, tekanan globalisasi dan pasar bebas, dampak perubahan iklim, Masih rendahnya produktivitas peternakan dan perkebunan, terbatasnya kemampuan petani pada akses permodalan, terbatasnya sumberdaya lahan dan air, terbatasnya keterampilan petani dan minimnya penguasaan teknologi sehingga adopsi terhadap inovasi teknologi masih rendah serta menurunnya minat generasi muda di sektor peternakan dan perkebunan merupakan tantangan yang serius dalam pembangunan peternakan dan perkebunan mendatang. Tantangan yang dihadapi selanjutnya adalah bagaimana meningkatkan produksi dan produktivitas, meningkatkan nilai tambah dan daya saing produk, mengembangkan teknologi, meningkatkan kualitas dan kuantitas lahan, memperluas akses permodalan petani, meningkatkan minat generasi muda pada sektor peternakan dan perkebunan, penetapan kebijakan, perencanaan dan pelaksanaan program kegiatan, pengawasan dan evaluasi serta koordinasi dengan pihak maupun stake holder lainnya. Pelaksanaan tugas dan fungsi tersebut berorientasi pada upaya peningkatan pendapatan dan kesejahteraan peternak dan pekebun.

(2)

Pendahuluan 2 Dengan ditetapkannya Peraturan Daerah Nomor 5 Tahun 2016 tentang

Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah Tahun 2016–2021, maka Dinas Peternakan dan Perkebunan K a b upa t e n B a n ja r

menyusun Rencana Strategis Tahun 2016–2021 sebagai penjabaran RPJMD.

Rencana Strategis Dinas Peternakan dan Perkebunan Kabupaten Banjar Tahun 2016-2021 sebagai dokumen yang memberikan arah Pembangunan Pertanian di Kab upa t en Ban ja r lima tahun ke depan yang memuat Visi dan Misi Kabupaten, tujuan, strategi, kebijakan, program dan kegiatan pembangunan sesuai dengan tugas pokok dan fungsinya. Rencana Strategis Dinas Peternakan dan Perkebunan Kabupaten Banjar disusun mengacu pada Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Banjar Tahun 2016-2021 dengan memperhatikan kebijakan dan prioritas program pemerintah Kabupaten, Provinsi dan Kementerian Pertanian.

Rencana Strategis Dinas Peternakan dan Perkebunan Kabupaten Banjar disusun sesuai dengan Tugas Pokok dan Fungsi Dinas Peternakan dan Perkebunan Kabupaten Banjar sebagaimana diatur dalam Peraturan Daerah Kabupaten Banjar Nomor 13 Tahun 2016 Tentang Pembentukan dan Susunan Perangkat Daerah (Lembaran Daerah Kabupaten Banjar Tahun 2016 Nomor 13, Tambahan Lembaran Daerah Kabupaten Banjar Nomor 12);

Sesuai dengan tugas popok dan fungsinya, Dinas Peternakan dan Perkebunan Kabupaten Banjar mempunyai tugas melaksanakan urusan pemerintahan daerah berdasarkan asas otonomi dan tugas pembantuan di bidang peternakan dan perkebunan.

(3)

Pendahuluan 3 1.2. Landasan Hukum

Landasan hukum yang mendasari penyusunan Renstra Dinas Peternakan dan Perkebunan Kabupaten Banjar adalah :

a. Undang-Undang Nomor 27 Tahun 1959 Tentang Penerapan Undang-Undang Darurat Nomor 03 Tahun 1953 Tentang Pembentukan

Daerah Tingkat II di Kalimantan sebagai Undang-Undang (Lembaran

Negara Tahun 1959 Nomor 72, Tamabahan Lembaran negara Nomor 1820);

b. Undang-undang No.12 Tahun 1992 tentang Sistem Budidaya Tanaman;

c. Undang-undang Nomor 28 Tahun 1999 tentang Penyelenggaraan Negara yang bersih dan bebas dari Kolusi, Korupsi dan Nepotisme;

d. Undang-undang Nomor 17 Tahun 2003 tentang Keuangan Negara;

e. Undang-undang No.18 Tahun 2004 tentang Perkebunan;

f. Undang-undang Nomor 25 Tahun 2004 tentang Sistem Perencanaan Pembangunan Nasional;

g. Undang-undang Nomor 33 Tahun 2004 tentang Perimbangan Keuangan Antara Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah;

h. Undang-undang No.18 Tahun 2009 tentang Peternakan dan Kesehatan Hewan;

i. Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 Tentang Pemerintahan Daerah;

j. Peraturan Pemerintah Nomor 108 Tahun 2000 tentang Pengelolaan Keuangan Daerah;

k. Peraturan Pemerintah Nomor 58 Tahun 2005 tentang Pengelolaan Keuangan Daerah;

l. Peraturan Pemerintah Nomor 65 Tahun 2005 tentang Pedoman Penyusunan dan Penerapan Standar Pelayanan Minimal;

m. Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 8 Tahun 2008, tentang Tahapan Tata Cara Penyusunan, Pengendalian dan Evaluasi Pelaksanaan Rencana Pembangunan Daerah;

(4)

Pendahuluan 4 n. Peraturan Presiden Republik Indonesia Nomor 7 Tahun 2005 tentang

Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional Tahun 2004 – 2009;

o. Instruksi Presiden Nomor 7 tahun 1999 tentang Akuntabilitas Instansi Pemerintah;

p. Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 13 Tahun 2006 Tentang Pedoman Pengelolaan Keuangan Daerah;

q. Peraturan Menteri Dalam Negeri No. 54 Tahun 2010 Tentang Teknis Penyusunan Rencana Strategis SKPD;

r. Surat Edaran Menteri Dalam Negeri Nomor : 050/2020/SJ tanggal 11 Agustus 2005 tentang Petunjuk Penyusunan RPJP Daerah

dan RPJM Daerah dan Rencana Strategis ;

s. Peraturan Daerah Nomor 5 Tahun 2016 tentang RPJMD Kabupaten Banjar Tahun 2016 – 2021;

t. Peraturan Daerah Kabupaten Banjar Nomor 13 Tahun 2016 Tentang Pembentukan dan Susunan Perangkat Daerah (Lembaran Daerah Kabupaten Banjar Tahun 2016 Nomor 13, Tambahan Lembaran Daerah Kabupaten Banjar Nomor 12);

u. Peraturan Bupati Banjar Nomor 75 Tahun 2016 tentang kedudukan,

susunan organisasi, tugas dan fungsi serta tata kerja Dinas Peternakan dan Perkebunan.

(5)

Pendahuluan 5 1.3.1 . Maksud

Rencana strategis Dinas Peternakan dan Perkebunan Kabupaten Banjar Tahun 2016-2021 di s usu n sebagai penjabaran Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah K a b u p a t e n B a n j a r Tahun 2016-2021, sebagai dokumen perencanaan pembangunan pertanian, perkebunan dan peternakan di Kabupaten Banjar, yang menjadi arah kebijakan pembangunan peternakan dan perkebunan periode 5 (lima) tahun, dari tahun 2016 sampai dengan tahun 2021.

1.3.2. Tujuan

Tujuan Penyusunan Rencana Strategis Dinas Peternakan dan Perkebunan Kabupaten Banjar adalah untuk memberikan pedoman bagi Dinas Peternakan dan Perkebunan Kabupaten Banjar dalam menyusun perencanaan 5 tahun kedepan, sehingga pelaksanaan program kegiatan yang akan dicapai dapat lebih terarah, efektif dan efisien sesuai titik berat

program lima tahun kedepan dengan melihat program kegiatan tahun-tahun sebelumnya untuk meningkatkan dan memantapkan program

yang telah dicapai serta untuk memberikan pedoman dalam penyusunan Rencana Kinerja Tahunan, penguatan stokeholder dalam pelaksanaan Rencana Kinerja, evaluasi dan pelaporan atas kinerja dalam 5 (lima) tahun.

Penyusunan Renstra juga dimaksudkan untuk meningkatkan kinerja Dinas Peternakan dan Perkebunan Kabupaten Banjar dalam melaksanakan tugas pokok dan fungsinya untuk mencapai visi, misi dan program yang telah ditetapkan.

(6)

Pendahuluan 6 Sistematika Penyusunan Rencana Strategis Dinas Peternakan dan Perkebunan Kabupaten Banjar sebagai berikut :

BAB I PENDAHULUAN;

Bab ini menguraikan tentang latar belakang, landasan hukum penyusunan, hubungan antar dokumen Renstra dengan dokumen perencanaan lainnya, sistematika tulisan dan maksud serta tujuan pembuatan renstra.

BAB II GAMBARAN PELAYANAN SKPD;

Memuat tentang pelayanan Dinas Peternakan dan Perkebunan yang dilaksanakana sesuai dengan tugas pokok dan sumber daya yang tersedia dengan melihat capaian kinerja peride sebelumnya serta tantangan dan peluang pengembangan kedepan.

BAB III ISU-ISU STRATEGIS BERDASARKAN TUGAS DAN FUNGSI : Memuat tentang permasalahan pelayanan SKPD dan faktor- faktor yang mempenagruhinya serta kerkaitan tugas pokok dan fungsi SKPD dengan visi misi program kepala daerah terpilih serta memaparkan faktor penghambat ataupun faktor pendorong dari pelayanan SKPD yang mempengaruhi pelayanan SKPD ditinjau dari sasaran jangka menengah Renstra K/L ataupun Renstra provinsi/kabupaten, implikasi RTRW dan KLHS serta perumusan Isu-isu Strategis yang akan ditangani SKPD 5 tahun ke depan untuk mendukung pencapaian visi misi kepala daerah.

BAB IV VISI, MISI, TUJUAN, SASARAN, STRATEGI DAN KEBIJAKAN;

Bab ini memuat tentang Visi dan Misi Kabupaten Banjar dan tujuan serta sasaran jangka mene ngah Di nas P e t e n a k a n d a n Perkebunan Kabupaten Banjar dalam rangka pencapaian visi misi kepala daerah. Pada bagian ini juga diuraikan strategi dan kebijakan dalam menjawab tujuan dan sasaran tersebut.

(7)

Pendahuluan 7 BAB V RENCANA PROGRAM DAN KEGIATAN, INDIKATOR

KINERJA, KELOMPOK SASARAN, DAN PENDANAAN INDIKATIF

Bab ini memaparkan tentang rencana program

dan kegiatan sesuai urusan dan kewenangan Dinas Peternakan dan Perkebunan Kabupaten Banjar, indicator

kerja, kelompok sasaran dan pendanaan indikatif

BAB VI INDIKATOR KINERJA SKPD YANG MENGACU PADA TUJUAN DAN SASARAN RPJMD

Bab ini menjelaskan indikator yang harus dipenuhi oleh Dinas Peternakan dan Perkebunan Kabupaten Banjar yang

mengacu pada tujuan dan sasaran RPJMD.

BAB VII PENUTUP

Bab ini menjelaskan secara singkat tentang kesimpulan dari penyusunan Renstra.

(8)

Gambaran Umum 10

BAB II GAMBARAN UMUM

2.1. Tugas, Fungsi dan Struktur Organisasi

2.1.1. Tugas dan Fungsi

Dinas Peternakan dan Perkebunan Kabupaten Banjar dibentuk berdasarkan Peraturan Daerah Kabupaten Banjar Nomor 13 Tahun 2016 Tentang Pembentukan dan Susunan Perangkat Daerah (Lembaran Daerah Kabupaten Banjar Tahun 2016 Nomor 13, Tambahan Lembaran Daerah Kabupaten Banjar Nomor 12), maka perlu menyusun dan merumuskan Uraian Tugas Satuan Kerja Perangkat Daerah Kabupaten Banjar.

Dinas Peternakan dan Perkebunan Kabupaten Banjar mempunyai tugas melaksanakan urusan pemerintahan daerah berdasarkan asas otonomi daerah serta tugas pembantuan di bidang peternakan dan perkebunan. Untuk menyelenggarakan tugas tersebut Dinas Peternakan dan Perkebunan mempunyai fungsi :

1. Perumusan kebijaksanaan teknis di bidang peternakan dan perkebunan sesuai dengan kebijakan yang ditetapkan Bupati;

2. Pembinaan, pelaksanaan, pengawasan dan pengendalian kegiatan bidang peternakan dan Kesehatan Hewan

3. Pembinaan, pelaksanaan, pengawasan dan pengendalian kegiatan bidang Perkebunan;

4. Pemberian pelayanan umum di bidang peternakan dan perkebunan;

5. Penyelenggaraan urusan kesekretariatan;

6. Pembinaan terhadap Unit Pelaksana Teknis;

7. Pembinaan terhadap Kelompok Jabatan Fungsional.

(9)

Gambaran Umum 10 Daerah Kabupaten, Dinas Peternakan dan Perkebunan juga melaksanakan program dan kegiatan yang berasal dari pemerintah provinsi yaitu Dinas Perkebunan dan Peternakan serta dari Pemerintah Pusat.

2.1.2. Susunan Organisasi

Berdasarkan Peraturan Daerah Kabupaten Peraturan Daerah Kabupaten Banjar Nomor 13 Tahun 2016 Tentang Pembentukan dan

Susunan Perangkat Daerah (Lembaran Daerah Kabupaten Banjar Tahun 2016 Nomor 13, Tambahan Lembaran Daerah Kabupaten Banjar

Nomor 12), struktur organisasi Dinas Peternakan dan Perkebunan terdiri dari :

1. Kepala Dinas Peternakan dan Perkebunan 2. Sekretariat yang terdiri dari :

- Subbag Umum dan Kepegawaian;

- Subbag Perencanaan;

- Subbag Keuangan

3. Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan, yang terdiri dari : - Seksi Perbibitan dan Produksi;

- Seksi Kesehatan Hewan;

- Seksi Kesehatan Masyarakat Veteriner, pengolahan dan pemasaran 4. Bidang Perkebunan, terdiri dari :

- Seksi Produksi Perkebunan ;

- Seksi Perlindungan Tanaman Perkebunan;

- Seksi Pasca Panen Perkebunan.

5. Bidang Sumber Daya dan Penyuluhan, terdiri dari :

- Kepala Seksi Pengembangan dan Perwilayahan Peternakan - Kepala Seksi Pengembangan dan Perwilayahan Perkebunan - Kepala Seksi Kelembagaan dan Penyuluhan

6. Unit Pelaksana Teknis RPH Martapura 7. Kelompok Jabatan Fungsional

Bagan Struktur organisasi Dinas Peternakan dan Perkebunan seperti Gambar 2.1.

(10)

Gambaran Umum 10 2.1.3. Uraian Tugas

Uraian tugas dan fungsi dari masing-masing bidang sebagai berikut :

2.1.3.1. Kepala Dinas

Uraian Tugas Kepala Dinas Peternakan dan Perkebunan sebagai berikut :

1) Memimpin Dinas peternakan dan perkebunan dalam melaksanakan tugas dan fungsinya untuk membantu Bupati dalam bidang peternakan dan perkebunan;

2) Merumuskan dan menetapkan rencana strategis dan kebijakan anggaran bidang peternakan dan perkebunan sesuai dengan visi dan misi daerah;

3) Merumuskan dan mewujudkan target kinerja yang akan dicapai dalam Perencanaan Strategis Dinas sesuai dengan bidang tugasnya;

4) Merumuskan kebijakan teknis di bidang peternakan dan perkebunan;

5) Melaksanakan norma, standar, prosedur dan kriteria dibidang peternakan dan perkebunan;

6) Merumuskan kebijakan, penyusunan program dan kegiatan urusan bidang peternakan dan perkebunan;

7) Melaksanakan, mengawasi dan mengendalikan kegiatan di bidang peternakan dan perkebunan sesuai ketentuan peraturan yang berlaku;

8) Pembinaan, pengawasan dan pengendalian kegiatan peternakan dan perkebunan;

9) Pembinaan, pengawasan dan pengendalian kegiatan Bidang Sumber Daya dan Penyuluhan;

10) Menyelenggarakan pelayanan perizinan dan/atau rekomendasi perizinan bidang peternakan dan perkebunan yang menjadi kewenangan pemerintah kabupaten;

(11)

Gambaran Umum 10 11) Pembinaan dan pengendalian Unit Pelaksana Teknis Dinas;

12) Mengkoordinasikan kegiatan dibidang peternakan dan perkebunan serta kesekretariatan;

13) Mengarahkan, membina dan memberikan disposisi kepada bawahan dilingkup bidang tugasnya guna kelancaran pelaksanaan tugas;

14) Melakukan pengawasan melekat dan menilai kinerja bawahan sesuai dengan bidang tugasnya berdasarkan ketentuan peraturan yang berlaku guna disiplin dan pembinaan karir yang bersangkutan;

15) Mengadakan hubungan koordinasi dan kerjasama dengan instansi terkait di bidang peternakan dan perkebunan sesuai dengan ketentuan peraturan yang berlaku;

16) Memberikan saran dan pertimbangan kepada Bupati dalam bidang peternakan dan perkebunan baik lisan maupun tertulis sebagai bahan kebijakan dan pengambilan keputusan Bupati;

17) Melaporkan hasil pelaksanaan tugas kepada Bupati secara berkala atau insidentil sebagai bahan evaluasi dan petunjuk selanjutnya;

dan

18) Melaksanaan tugas lainnya yang diberikan oleh Bupati sesuai peraturan yang berlaku.

2.1.3.2. Sekretaris

Uraian Tugas Sekretaris sebagai berikut:

1) Memimpin pelaksanaan program dan kegiatan urusan kesekretariatan;

2) Merencanakan dan melaksanakan kegiatan pada Sekretariat setiap tahun mengacu kepada perencanaan strategis Dinas Peternakan dan Perkebunan untuk mencapai target dan sasaran pelaksanaan tugas;

3) Melaksanakan koordinasi kegiatan dilingkungan Dinas Peternakan dan Perkebunan;

4) Mengkoordinasikan penatausahaan keuangan, kepegawaian dan umum;

(12)

Gambaran Umum 10 5) Mengkoordinasikan penyusunan rencana kegiatan dinas;

6) Pengelolaan urusan rumah tangga, perlengkapan dan inventaris kantor;

7) Pengoordinasian dan penyusunan laporan hasil pelaksanaan program dan kegiatan;

8) Menyelenggarakan urusan ketatausahaan rumah tangga, kearsipan dan dokumentasi, kepegawaian, pengorganisasian penatalaksanaan hubungan kerja serta penyelenggaraan kehumasan dan keprotokolan ;

9) Menyelenggarakan urusan keuangan, perbendaharaan, akuntansi, verifikasi, ganti rugi, tindak lanjut LHP dan pengelolaan sarana;

10) Menghimpun dan mempelajari peraturan perundang-undangan dan bahan lain yang berhubungan dengan sekretariat sebagai acuan pelaksanaan tugas;

11) Membagi tugas kepada bawahan sesuai ketentuan peraturan guna kelancaran pelaksanaan tugas;

12) Melakukan pengawasan melekat dan menilai kinerja bawahan sesuai ketentuan peraturan guna pembinaan disiplin dan pembinaan karir bawahan;

13) Memberikan pelayanan teknis administrasi kepada perangkat dinas yang terkait bidang tugas sesuai ketentuan peraturan guna kelancaran pelaksanaan tugas;

14) Menyusun program, pedoman dan petunjuk teknis penyelenggaraan program, umum dan perlengkapan, kepegawaian dan keuangan sesuai ketentuan peraturan;

15) Melakukan koordinasi kerjasama dengan instansi terkait dalam rangka penyelenggaraan program, umum dan perlengkapan, kepegawaian dan keuangan guna terwujudnya tata kelola sekretariat yang baik;

16) Memberikan saran pertimbangan kepada atasan guna bahan pengambilan keputusan/kebijakan dan bahan kerja atasan;

(13)

Gambaran Umum 10 17) Menyelenggarakan, mengelola rencana program dan kegiatan dinas;

18) Melaporkan hasil pelaksanaan tugas kepada atasan sebagai bahan evaluasi dan petunjuk selanjutnya;

19) Pelaksanaan tugas lainnya yang diberikan oleh atasan/pimpinan sesuai dengan peraturan yang berlaku.

2.1.3.2.1. Kepala Sub Bagian Umum dan Kepegawaian

Uraian Tugas Kepala Sub Bagian Umum dan Kepegawaian sebagai berikut:

1) Menyusun rencana program dan kegiatan tahunan Sub bagian umum dan kepegawaian;

2) Melaksanakan pelayanan administrasi umum dan ketatausahaan;

3) Mengelola tertib administrasi perkantoran dan kearsipan;

4) Melaksanakan tugas kehumasan dan keprotokolan;

5) Melaksanakan urusan rumah tangga, keamanan kantor dan mempersiapkan prasarana dan sarana kantor;

6) Menyusun rencana kebutuhan alat-alat kantor (RKBU), barang inventaris kantor/rumah tangga;

7) Melaksanakan pelayanan administrasi perjalanan dinas;

8) Melaksanakan pengadaan, pemeliharaan sarana, prasarana kantor dan pengelolaan inventarisasi barang;

9) Melaksanakan pembinaan dan pengembangan karier pegawai administrasi, pegawai fungsional dan non teknis di jajaran dinas peternakan dan perkebunan;

10) Mempersiapkan perangkat penilaian angka kredit dan mengirimkan usulan penetapan angka kredit tenaga fungsional;

11) Menyiapkan dan menyusun usulan pengangkatan, kenaikan pangkat, mutasi, pemberhentian dan pensiun pegawai;

12) Membuat Daftar Urut Kepangkatan (DUK), penjagaan kenaikan pangkat pegawai, penjagaan kenaikan gaji berkala, penjagaan cuti dan presensi pegawai;

(14)

Gambaran Umum 10 13) Menyusun dokumen SPM, SOP, melakukan analisis Jabatan dan

beban kerja Dinas.

14) Menyusun daftar kebutuhan pegawai Dinas.

15) Membuat usulan kenaikan pangkat, kenaikan gaji berkala, pensiun, serta pemberian tanda penghargaan/tanda jasa kepada pegawai;

16) Memproses cuti pegawai;

17) Melaksanakan proses administrasi pemberian izin belajar dan tugas belajar;

18) Menganalisa usulan dan merekomendasikan pemberian izin belajar dan tugas belajar pegawai di jajaran Dinas Peternakan dan Perkebunan;

19) Merencanakan pengembangan karier pegawai, peningkatan kualitas SDM, dan membuat /mengusulkan ujian dinas pegawai;

20) Mengatur pelaksanaan pengelolaan arsip baik arsip aktif, in aktif maupun arsip statis;

21) Menyelenggarakan kegiatan pengadaan dan pemeliharaan aset-aset kedinasan yang bersifat umum meliputi kendaraan dinas/jabatan, peralatan/perlengkapan kantor dan rumah tangga ;

22) Memonitoring dan mengevaluasi serta menilai tugas bawahan;

23) Mendistribusikan tugas kepada bawahan sesuai bidang tugas masing-masing;

24) Melaksanakan tugas lainnya yang diberikan oleh atasan/pimpinan sesuai dengan peraturan yang berlaku

2.1.3.2.2. Kepala Sub Bagian Perencanaan

Uraian Tugas Kepala Sub Bagian Perencanaan sebagai berikut :

1) Melaksanakan penyusunan RENSTRA Dinas Peternakan dan Perkebunan;

2) Melaksanakan penyusunan rencana kegiatan tahunan dinas beserta dokumen penunjangnya;

(15)

Gambaran Umum 10 4) Melaksanakan verifikasi internal usulan perencanaan program dan

kegiatan;

5) Menyusun rencana usulan kebutuhan anggaran keuangan;

6) mengkoordinasi penyusunan RKA/ DPA SKPD;

7) Melaksanakan supervisi, monitoring dan evaluasi pelaksanaan kegiatan dinas;

8) Mengkoordinasikan dan meneliti anggaran perubahan dinas;

9) Mengumpulkan dan menganalisa data hasil pelaksanaan program dan kegiatan di bidang peternakan dan perkebunan;

10) Menyusun profil dinas peternakan dan perkebunan

11) Menyiapkan bahan penyusunan LKjIP Dinas Peternakan dan Perkebunan;

12) Melaksanakan pemantauan, pengawasan dan evaluasi terhadap perkembangan dan capaian target-target pelaksanaan program dan kegiatan;

13) Membuat laporan berkala organisasi terkait dengan perencanaan dan pelaksanaan program dan kegiatan Dinas peternakan dan perkebunan;

14) Menyiapkan bahan untuk pelaksanaan koordinasi dan evaluasi program;

15) Menyusun laporan pelaksanaan tugas dan akuntabilitas kinerja;

16) Mengonsep, memparaf dan mengoreksi surat, telahaan dan administrasi lainnya;

17) Mendistribusikan tugas kepada bawahan sesuai bidang tugas masing-masing;

18) Memonitoring dan mengevaluasi serta menilai tugas bawahan;

19) Membuat laporan pertanggungjawaban pelaksanaan tugas;

20) Melaksanakan tugas lain yang diberikan oleh atasan dalam kedinasan

21) Melaksanakan tugas lainnya yang diberikan oleh atasan/pimpinan sesuai dengan peraturan yang berlaku.

(16)

Gambaran Umum 10 2.1.3.2.3. Kepala Sub Bagian Keuagan

Uraian Tugas Kepala Sub Bagian Keuangan sebagai berikut:

1) Meneliti kelengkapan dan verifikasi Surat Permintaan Pembayaran (SPP);

2) Melaksanakan sistem akutansi pengelolaan keuangan SKPD;

3) Menyiapkan Surat Perintah Membayar (SPM);

4) Melaksanakan verifikasi harian atas penerimaan;

5) Menyusun rekapitulasi penyerapan keuangan sebagai bahan evaluasi kinerja keuangan;

6) Melaksanakan penatausahaan keuangan;

7) Menyusun laporan keuangan SKPD;

8) Membuat telahaan, rancangan konsep surat, rekomendasi, dan bahan naskah lainnya yang berkaitan dengan kegiatan keuangan;

9) Mendistribusikan tugas, memberi petunjuk dan arahan kepada bawahan sesuai bidang tugas masing-masing;

10) Menilai hasil kerja bawahan sesuai pekerjaan yang dicapai untuk dijadikan penilaian prestasi kerja;

11) Memberikan saran dan pertimbangan kepada atasan untuk bahan kebijakan pimpinan;

12) Menyampaikan laporan hasil kerja kepada atasan sebagai pertanggungjawaban tugas baik tertulis maupun lisan;

13) Melaksanakan tugas lainnya yang diberikan atasan/ pimpinan sesuai dengan peraturan yang berlaku.

2.1.3.3. Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan

Uraian Tugas Kepala Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan sebagai berikut:

1) Menyusun kebijakan di bidang benih/bibit, produksi, peternakan dan kesehatan hewan, perlindungan serta pengolahan dan pemasaran hasil di bidang peternakan;

2) Melaksanakan pengelolaan sumber daya genetik hewan;

(17)

Gambaran Umum 10 3) Menyusun perencanaan kebutuhan dan penyediaan benih/bibit

ternak, pakan ternak, dan benih/bibit hijauan pakan ternak;

4) Melaksanakan pemberian bimbingan penerapan peningkatan produksi ternak;

5) Melaksanakan pengendalian penyakit hewan dan kesehatan masyarakat veteriner;

6) Melaksanakan pengawasan peredaran dan pengunaan serta sertifikasi benih/bibit ternak, pakan, hijauan pakan ternak, dan obat hewan;

7) Melaksanakan pengawasan pemasukan dan pengeluaran hewan, dan produk hewan;

8) Melaksanakan sertifikasi persyaratan teknis kesehatan masyarakat veteriner dan kesejahteraan hewan;

9) Melakukan pemberian izin/rekomendasi di bidang peternakan, kesehatan hewan dan kesehatan masyarakat veteriner;

10) Melakukan pemberian bimbingan pascapanen, pengolahan dan pemasaran hasil di bidang peternakan;

11) Melakukan pemantauan dan evaluasi di bidang peternakan dan kesehatan hewan; dan

12) Melaksanakan tugas lain yang diberikan oleh atasan sesuai bidang tugas untuk kelancaran pelaksanaan tugas.

2.1.3.3.1. Kepala Seksi Perbibitan dan Produksi

Uraian Tugas Kepala Seksi Perbibitan dan Produksi sebagai berikut : 1) Melakukan penyiapan bahan penyusunan rencana dan anggaran

Seksi;

2) Melakukan penyiapan bahan penyusunan kebijakan benih/bibit, pakan, dan produksi di bidang peternakan;

3) Melakukan penyiapan bahan penyediaan dan peredaran pakan, benih/bibit ternak, dan hijauan pakan ternak;

(18)

Gambaran Umum 10 4) Melakukan penyiapan bahan pengendalian penyediaan dan

peredaran hijauan pakan ternak (HPT);

5) Melakukan penyiapan bahan pengawasan produksi, mutu, pakan, benih/bibit HPT;

6) Melakukan penyiapan bahan pengujian benih/bibit HPT;

7) Melakukan penyiapan bahan pengelolaan sumber daya genetik hewan melalui jaminan kemurnian dan kelestarian;

8) Melakukan pemberian bimbingan peningkatan produksi ternak;

9) Melakukan penyiapan bahan pemberdayaan kelompok peternak;

10) Melakukan penyusunan pelaporan dan pendokumentasian kegiatan Seksi pembibitan, dan Produksi Peternakan; dan

11) Melaksanakan tugas lain yang diberikan oleh Atasan sesuai bidang tugas untuk kelancaran pelaksanaan tugas.

2.1.3.3.2. Kepala Seksi Kesehatan Hewan

Uraian Tugas Kepala Seksi Ksehatan Hewan sebagai berikut :

1) Melakukan penyiapan bahan penyusunan rencana dan anggaran Seksi;

2) Melakukan penyiapan bahan penyusunan kebijakan di bidang kesehatan hewan;

3) Melakukan penyiapan bahan pengawasan dan mutu obat hewan tingkat distributor;

4) Melakukan penyiapan bahan pengamatan, pencegahan dan pemberantasan penyakit hewan;

5) Melakukan penyiapan bahan penetapan persyaratan teknis kesehatan hewan dan penerbitan keterangan kesehatan hewan;

6) Melaksanakan penyiapan bahan pencegahan penularan penyakit zoonosis;

7) Melakukan fasilitasi unit pelayanan kesehatan hewan;

(19)

Gambaran Umum 10 8) Melakukan penyiapan bahan penanggulangan, penutupan dan

pembukaan daerah wabah penyakit hewan menular;

9) Melakukan penyiapan bahan pengawasan peredaran dan penerapan mutu obat hewan;

10) Melakukan penyiapan bahan penerbitan izin/rekomendasi usaha distributor obat hewan;

11) Melakukan penyusunan pelaporan dan pendokumentasian kegiatan Seksi Kesehatan Hewan; dan

12) Melaksanakan tugas lain yang diberikan oleh Atasan sesuai bidang tugas untuk kelancaran pelaksanaan tugas.

2.1.3.3.3. Kepala Seksi Kesehatan Masyarakat Veteriner, Pengolahan dan Pemasaran

Uraian tugas Kepala Seksi Kesehatan Masyarakat Veteriner, Pengolahan dan Pemasaran sebagai berikut :

1. Melakukan penyiapan bahan penyusunan rencana dan anggaran Seksi;

2. Melakukan penyiapan bahan penyusunan kebijakan kesehatan masyarakat veteriner, pengolahan dan pemasaran hasil di bidang peternakan;

3. Melakukan penyiapan bahan penilaian penerapan penanganan limbah dampak, hygiene dan sanitasi usaha produk hewan;

4. Melakukan pemberian fasilitas sertifikasi unit usaha produk hewan skala kecil;

5. Melakukan penyiapan bahan rekomendasi teknis hasil penilaian dokumen aplikasi pengeluaran dan/atau pemasukan produk hewan;

6. Melakukan analisis resiko pengeluaran dan pemasukan produk hewan;

7. Melakukan penyiapan sertifikasi veteriner pengeluaran produk hewan;

(20)

Gambaran Umum 10 8. Melakukan penyiapan bahan bimbingan rumah potong dan

pemotongan hewan qurban;

9. Melakukan penyiapan bahan bimbingan dan pengembangan unit pengolahan hasil di bidang peternakan dan kesehatan hewan;

10. Melakukan penyiapan bahan penyusunan kebutuhan alat pengolahan hasil di bidang peternakan dan kesehatan hewan;

11. Melakukan penyiapan bahan penerapan cara produksi pangan olahan yang baik (CPPOB) dan pemberian surat keterangan kelayakan pengolahan (SKKP/SKP) di bidang peternakan dan kesehatan hewan 12. Melakukan pelayanan dan pengembangan informasi pasar di bidang

peternakan dan kesehatan hewan;

13. Melakukan fasilitasi promosi produk di bidang peternakan dan kesehatan hewan;

14. Melakukan penyiapan bahan pemberian bimbingan pengolahan dan pemasaran hasil di bidang peternakan dan teknis kesehatan hewan ; 15. Melakukan pemantauan dan evaluasi pelaksanaan kegiatan

pengolahan dan pemasaran hasil di bidang peternakan dan kesehatan hewan;

16. Melakukan penyusunan pelaporan dan pendokumentasian kegiatan Seksi Kesehatan Masyarakat Veteriner, Pengolahan Dan Pemasaran Hasil Peternakan; dan

17. Melaksanakan tugas lain yang diberikan oleh Atasan sesuai bidang tugas untuk kelancaran pelaksanaan tugas.

2.1.3.4. Bidang Perkebunan

Uraian Tugas Kepala Bidang Perkebunan sebagai berikut:

1) Menyusun rencana program dan anggaran kegiatan peningkatan produksi, perlindungan, pengembangan usaha, pengolahan dan pemasaran tanaman perkebunan;

2) Merencanakan, mengatur dan mengawasi terselenggaranya kegiatan peningkatan produksi, perlindungan tanaman, pengembangan usaha, pengolahan dan pemasaran komoditas tanaman perkebunan;

(21)

Gambaran Umum 10 3) Melaksanakan pembinaan pengembangan jenis komoditi,

perlindungan tanaman, pengolahan dan pemasaran hasil tanaman perkebunan;

4) Melaksanakan koordinasi dengan instansi terkait terhadap pengembangan kapasitas dan kemampuan kelembagaan dalam rangka peningkatan produksi, perlindungan tanaman, pengembangan usaha, pengolahan dan pemasaran komoditas tanaman perkebunan sesuai prosedur kerja untuk kelancaran pelaksanaan tugas;

5) Melakukan pemberian rekomendasi teknis usaha di bidang perkebunan;

6) Melaksanakan pembinaan kepada bawahan;

7) Memberikan saran/telaahan kepada atasan sesuai bidang tugasnya.

8) Membuat laporan hasil pelaksanaan tugas sesuai hasil kerja sebagai pertanggungjawaban;

9) Melaksanakan tugas lain yang diberikan oleh atasan sesuai bidang tugas untuk kelancaran pelaksanaan tugas.

2.1.3.4.1. Kepala Seksi Perlindungan Tanaman Perkebunan.

Uraian Tugas Kepala Seksi Perlindungan Tanaman Perkebunan sebagai berikut:

1) Menyusun rencana program dan kegiatan Seksi;

2) Melaksanakan perlindungan tanaman perkebunan lingkup identifikasi, pemetaan, peramalan, pengendalian dan analisis dampak kerugian OPT/fenomena iklim, penyebaran informasi keadaan serangan dan rekomendasi pengendalian OPT/fenomena iklim dan penanganan gangguan usaha perkebunan;

3) menyiapkan bahan-bahan/materi serta perangkat peraturan yang berkaitan dengan bidang tugasnya

4) Menyelenggarakan program dan kegiatan Seksi;

(22)

Gambaran Umum 10 5) Melaksanakan sosialisasi dan pembinaan upaya pengendalian/

penanggulangan gangguan usaha perkebunan (GUP) yang disebabkan oleh bencana alam, kebakaran lahan perkebunan dan pencemaran lingkungan;

6) Mempersiapkan bahan sosialisasi/penyuluhan sebagai upaya preventif/ antisipatif terhadap gangguan hama dan penyakit OPT perkebunan dan gangguan usaha perkebunan (GUP);

7) Membuat laporan kinerja pengendalian organisme pengganggu tanaman (OPT) dan gangguan usaha perkebunan (GUP);

8) Membina, monitoring, evaluasi dan pelaporan lingkup perlindungan tanaman perkebunan;

9) Melaksanakan tugas lain yang diberikan oleh Atasan sesuai bidang tugas untuk kelancaran pelaksanaan tugas.

2.1.3.4.2. Kepala Seksi Produksi Perkebunan.

Uraian Tugas Kepala Seksi Produksi Perkebunan sebagai berikut : 1) menyusun rencana program dan kegiatan Seksi;

2) menyelenggarakan program dan kegiatan pada bidang peningkatan produksi perkebunan lingkup perbenihan dan pembibitan tanaman perkebunan, dan budidaya komoditas perkebunan;

3) menyiapkan bahan-bahan/materi serta perangkat peraturan yang berkaitan dengan bidang tugasnya;

4) menyiapkan bahan perumusan kebijakan teknis lingkup perbenihan dan perbibitan tanaman perkebunan, dan budidaya tanaman perkebunan;

5) melakukan penyiapan bahan penyusunan rencana dan anggaran Seksi;

6) melakukan penyiapan bahan penyusunan kebijakan produksi di bidang perkebunan;

(23)

Gambaran Umum 10 7) melakukan bimbingan penerapan teknologi budidaya tanaman

perkebunan;

8) Pembinaan, monitoring, evaluasi dan pelaporan Seksi;

9) Melaksanakan tugas lain yang diberikan oleh Atasan sesuai bidang tugas untuk kelancaran pelaksanaan tugas.

2.1.3.4.3. Kepala Seksi Pengembangan Usaha, pengolahan dan Pemasaran Hasil.

Uraian Tugas Kepala Seksi Pengembangan Usaha, Pengolahan dan Pemasaran Hasil sebagai berikut :

1) Menyusun rencana program dan kegiatan Seksi;

2) Menyelenggarakan program dan kegiatan pada bidang pengembangan usaha, pengolahan dan pemasaran hasil komoditas perkebunan;

3) Menyiapkan bahan-bahan/materi serta perangkat peraturan yang berkaitan dengan bidang tugasnya;

4) Menyiapkan bahan perumusan kebijakan teknis lingkup pengembangan usaha, pengolahan dan pemasaran hasil komoditas perkebunan;

5) Melakukan penyiapan bahan penyusunan rencana dan anggaran Seksi;

6) Merumuskan program, rencana pembinaan, pengaturan, pengendalian dan evaluasi pengembangan usaha, pembinaan dan kemitraan usaha antara perusahaan perkebunan dengan masyarakat perkebunan, membuat rekomendasi teknis perizinan serta penilaian usaha perkebunan.

7) Menyiapkan bahan program, pembinaan, koordinasi, pengaturan, pengendalan dan evaluasi kegiatan pengembangan teknologi penanganan panen, pasca panen dan pengolahan hasil perkebunan;

8) Membina, monitoring, evaluasi dan pelaporan Seksi;

9) Melaksanakan tugas lain yang diberikan oleh Atasan sesuai bidang tugas untuk kelancaran pelaksanaan tugas.

(24)

Gambaran Umum 10 2.1.3.5. Bidang Sumber Daya dan Penyuluhan

Uraian Tugas Kepala Bidang Sumber Daya dan Penyuluhan sebagai berikut :

1) Merencanakan, mengatur dan mengawasi terselenggaranya perencanaan, pelaksanaan dan evaluasi kegiatan pengembangan dan perwilayahan peternakan;

2) Merencanakan, mengatur dan mengawasi terselenggaranya pelaksanaan dan evaluasi pengembangan dan perwilayahan perkebunan;

3) Merencanakan, mengatur dan mengawasi terselenggaranya pelaksanaan dan evaluasi pengembangan kelembagaan dan penyelenggaraan penyuluhan;

4) Melaksanakan koordinasi dengan instansi terkait terhadap pengembangan kapasitas dan kemampuan kelembagaan dalam penyusunan data dan informasi, pengkajian pengembangan dan perwilayahan peternakan, pengembangan dan perwilayahan perkebunan;

5) Merencanakan, mengatur dan mengawasi terselenggaranya pelaksanaan dan evaluasi pengembangan kelembagaan dan penyelenggaraan penyuluhan sesuai prosedur kerja untuk kelancaran pelaksanaan tugas.

6) Memberikan saran /telaahan kepada atasan sesuai bidang tugasnya.

7) Membuat laporan hasil pelaksanaan tugas sesuai hasil kerja sebagai pertanggungjawaban.

8) Melaksanakan tugas lain yang diberikan oleh atasan sesuai bidang tugas untuk kelancaran pelaksanaan tugas.

(25)

Gambaran Umum 10 Peternakan

Uraian tugas Kepala Seksi Pengembangan dan Perwilayahan Peternakan sebagai berikut :

1) Menyusun rencana dan program kerja Seksi;

2) Menyiapkan bahan pembinaan dan pengawasan pengembangan dan pelayanan informasi pembangunan peternakan dan kesehatan hewan.

3) Melaksanakan pengumpulan, pengolahan, dan analisis data dan statistik peternakan dan kesehatan hewan.

4) Malaksanakan pengumpulan, pengolahan dan penyajian data komoditas /produksi peternakan dan sumberdaya strategis

5) Melaksanakan pengumpulan, pengolahan, analisis dan pelayanan data dan statistik komoditas strategis.

6) Menyiapkan bahan dan penyususn petunjuk teknis pengembangan informasi , sosialisasi dan desiminasi informasi peternakan dan kesehatan hewan

7) Menyiapkan bahan-bahan, melaksanakan identifikasi calon pengganduh/calon lokasi (CP/CL) penyebaran ternak.

8) Menyiapkan bahan, melaksanakan bimbingan teknis dan fasilitasi, identifikasi wilayah sumber ternak

9) Menyiapkan bahan, melaksanakan pemantauan, evaluasi peredaran dan penyebaran ternak.

10) Menyiapkan bahan dan melaksanakan pengkajian, teknologi dan pengembangan perwilayahan peternakan;

11) Menyiapkan bahan dan melaksanakan pemetaan kawasan potensi peternakan.

12) Melakukan penyusunan pelaporan dn pendokumentasian kegiatan seksi pengembangan, teknologi dan perwilayahan peternakan; dan 13) Melaksanakan tugas lainnya yang diberikan oleh Atasan/Pimpinan

sesuai dengan peraturan yang berlaku.

(26)

Gambaran Umum 10 2.1.3.5.2. Kepala Seksi Pengembangan dan Perwilayahan

Perkebunan

Uraian tugas Kepala Seksi Pengembangan dan Perwilayahan Perkebunan sebagai berikut :

1) Menyusun rencana dan program kerja Seksi;

2) Menyiapkan bahan pembinaan dan pengawasan pengembangan dan pelayanan informasi pembangunan perkebunan.

3) Melaksanakan pengumpulan, pengolahan, dan analisis data dan statistik perkebunan

4) Melaksanakan pengumpulan, pengolahan dan penyajian data komoditas/ produksi perkebunan dan sumberdaya strategis.

5) Melaksanakan pengumpulan, pengolahan, analisis dan pelayanan data dan statistik komoditas strategis;

6) Menyiapkan bahan dan penyususn petunjuk teknis pengembangan informasi , sosialisasi dan desiminasi informasi perkebunan;

7) Menyiapkan bahan-bahan, melaksanakan identifikasi calon petani/calon lokasi (CP/CL) penyebaran bibit tanaman;

8) Menyiapkan bahan, melaksanakan bimbingan teknis dan fasilitasi , identifikasi wilayah sumber perkebunan;

9) Menyiapkan bahan, melaksanakan pemantauan , evaluasi peredaran dan penyebaran tanaman perkebunan;

10) Menyiapkan bahan dan melaksanakan pengkajian, teknologi dan pengembangan perkebunan;

11) Menyiapkan bahan dan melaksanakan pemetaan kawasan potensi perkebunan;

12) Melakukan penyusunan pelaporan dn pendokumentasian kegiatan seksi pengembangan, teknologi dan perwilayahan perkebunan; dan 13) Melaksanakan tugas lainnya yang diberikan oleh Atasan/Pimpinan

sesuai dengan peraturan yang berlaku.

(27)

Gambaran Umum 10 2.1.3.5.3. Kepala Seksi Kelembagaan dan Penyuluhan

Uraian Tugas Kepala Seksi Kelembagaan dan Penyuluhan sebagai berikut:

1) Menyusun Programa Penyuluhan Kabupaten, rencana dan program kerja Seksi;

2) Mengkaji bahan kebijakan teknis Seksi;

3) Menyiapkan bahan dan melaksanakan inventarisasi potensi sumber daya manusia kelembagaan peternakan dan perkebunan.

4) Menyiapkan bahan koordinasi dan pembinaan sumber daya dan kelembagaan peternakan dan perkebunan.

5) Menyiapkan bahan dan menyusun petunjuk teknis pengembangan dan pemberdayaan sumber daya manusia dan kelembagaan peternakan dan perkebunan.

6) Menyiapkan bahan dan melaksanakan analisa kebutuhan kebutuhan tenaga teknis peternakan dan perkebunan.

7) Melaksanakan analisa kebutuhan pelatihan teknis fungsional peternakan dan perkebunan.

8) Menyiapkan bahan dan melaksankan kerjasama pelatihan teknis fungsional peternakan dan perkebunan.

9) Menyiapkan bahan, melaksanakan pemantauan dan evaluasi pemanfaatan dan kinerja tenaga teknis fuungsional peternakan dan perkebunan;

10) Membina, memberdayakan, dan mengembangkan kelembagaan penyuluhan;

11) Menata kelembagaan penyuluhan;

12) Melaksanakan koordinasi dan kerjasama di bidang tugasnya;

13) Melaksanakan monitoring dan evaluasi hasil pelaksanaan tugas; dan 14) Melaporkan hasil pelaksanaan tugas.

15) Melaksanakan tugas lainnya yang diberikan oleh atasan/pimpinan sesuai dengan peraturan yang berlaku

(28)

Gambaran Umum 10 2.1.3.6. Unit Pelaksana Teknis Dinas Rumah Potong Hewan

Uraian tugas Kepala Unit Pelaksana Teknis Dinas (UPTD) Rumah Potong Hewan sebagai berikut :

1) Menyusun rencana kegiatan dan program unit dengan mengumpulkan bahan laporan dan data sebagai pelaksanaan tugas;

2) Atas petunjuk Kepala Dinas dan Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan melakukan pembinaan kepada petugas rumah potong hewan dan jagal dengan sosialisasi dan bimbingan untuk menjamin produk daging dan ikatannya aman dan sehat;

3) Menghimpun hasil penarikan retribusi dengan pembagian tugas, penyetoran dan membukukan pendapatan untuk inntensifikasi pemasukan dan pencapaian target;

4) Bekerjasama dengan Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan melakukan pengawasan peredaran daging dengan survey, wawancara dan pemeriksaan daging untuk melindungi pedagang dan konsumen;

5) Bekerjasama dengan Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan dalam waktu tertentu melakukan pengawasan tempat pemotongan dan penjualan daging dengan monitoring, pembinaan dan sanksi agar produk daging yang dihasilkan memenuhi persyaratan ASUH (Aman, Sehat, Utuh dan Halal);

6) Bekerjasama dengan Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan dalam waktu tetentu melakukan pemeriksaan kesehatan ternak dan daging sebelum dan sesudah pemotongan dengan memeriksa dokumen, fisik dan daging sesudah dipotong agar layak potong dan dikonsumsi masyarakat;

7) Menyelenggarakan pelayanan kesehatan veteriner (kesmavet) dan kesehatan hewan melalui laboratorium kesehatan hewan dan kesehatan masyarakat veteriner baik yang bersifat aktif maupun pasif;

(29)

Gambaran Umum 10 8) Menyediakan sarana pelatihan dan magang pelayanan kesehatan

masyarakat veteriner (Kesmavet) dan kesehatan hewan bagi peternak atau masyarakat;

9) Melaksanakan pengelolaan rumah potong hewan secara optimal sebagai sarana percontohan bagi petani/peternak;

10) Menyiapkan dan menyusun semua kegiatan dan pembiayaan operasional penengelolaan rumah potong hewan dan puskewan untuk diajukan dalam APBD Kabupaten Banjar melalui Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan;

11) Melakukan perencanaan kebutuhan sarana dan prasarana operasional serta rencana pengembangan melalui Kepala Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan untuk diajukan anggaran dalam APBD Kabupaten Banjar

12) Melaporkan semua kegiatan pengelolaan rumah potong hewan dan puskeswan ke kas daerah melalui bendahara penerimaan yang diketahui oleh Kepala Dinas;

13) Bekerjasama dengan Bendahara Penerima Dinas menyetorkan semua pendapatan dan pengelolaan rumah potong hewan dan puskeswan ke kas daerah;

14) Menyusun laporan secara berkala semua pendapatan dan pengeluaran kepada Kepala Dinas yang diketahui oleh kepala bidang;

15) Melaksanakan tugas lain yang diberikan oleh Atasan sesuai bidang tugas untuk kelancaran pelaksanaan tugas.

(30)

Gambaran Umum 10 2.1.3.7. Kelompok Jabatan Fungsional (KJF) Penyuluh

Peternakan dan Perkebunan

Uraian tugas Kelompok Jabatan Fungsional Penyuluh Peternakan dan Perkebunan sebagai berikut :

a. Melaksanakan identifikasi potensi wilayah dan ekosistem, kebutuhan teknologi pelaku utama dan pelaku usaha komoditas peternakan dan perkebunan;

b. Menyusun programa penyuluhan komoditas peternakan dan perkebunan;

c. Menyusun rencana kerja penyuluhan komoditas peternakan dan perkebunan berbasis kebutuhan pelaku utama dan pelaku usaha;

d. Menyusun dan menerapkan materi dan metode penyuluhan komoditas peternakan dan perkebunan;

e. Menyusun pelaporan pelaksanaan penyuluhan komoditas peternakan dan perkebunan;

f. Melaksanakan evaluasi dampak penyelenggaraan penyuluhan komoditas peternakan dan perkebunan;

g. Melaksanakan pengembangan penyuluhan komoditas peternakan dan perkebunan;

h. Melaksanakan pengembangan profesi penyuluh komoditas peternakan dan perkebunan;

i. Melaksanakan pengumpulan, penyusunan dan penilaian angka kredit penyuluh komoditas peternakan dan perkebunan;

j. Melaksanakan tugas-tugas kedinasan lain yang diberikan dengan tugas dan fungsinya.

2.2. Sumber Daya SKPD

Sumber Daya yang dimiliki Dinas Peternakan dan Perkebunan Kabupaten Banjar dalam melaksanakan Tugas dan Fungsinya sebagai berikut :

(31)

Gambaran Umum 10 Jumlah Pegawai, Kualifikasi Pendidikan, Pangkat dan Golongan, Jumlah Pejabat Struktural dan Fungsional pegawai Dinas Peternakan dan Perkebunan Kabupaten Banjar dapat dilihat pada Tabel 2.1 dan 2.2.

Tabel 2.1. Sumberdaya Aparatur

JUMLAH PEGAWAI

KUALIFIKASI PENDIDIKAN PANGKAT/GOL PEJABAT SD SLTP SLTA DIPL S1 S2 I II III IV STRUK

TURAL FUNG

86 - - 26 2 51 7 - 14 44 26 19 45

Tabel 2.2 Daftar ASN Dinas Peternakan dan Perkebunan

NO NAMA / NIP GOL JABATAN

1 Ir. H. Dondit Bekti A 19620818 198203 1 006

IV c Kepala Dinas

2 Drs. H.Gt. Fathurrahman 19591210 19850 1 1002

IV c Sekretaris 3 Ir. Edie Roosandi Noor

19631025 198603 1 015

IV b Kabid Sumber Daya dan Penyuluhan

4 Hj. Mahdalena, S.Sos.M.Kes 19660314 198603 2 011

IV a Kabid. Peternakan dan Kesehatan Hewan

5 Husaini, SP, M.Si.

19690802 199903 1 007

IV a Kabid Perkebunan

6 Ir. Sudarto, MS.

19591203 199403 1 004

IV a Kasi Pembibitan dan Produksi Hewan

7 Ida Fitriani, SP.

19651004 199401 2 001

IV a Kasi Pengembangan Usaha, Pengolahan dan Pemasaran Hasil 8 Gatot Wahyudi, S. Hut.

19590829 198703 1 006

III d Kasi Pengembangan dan Perwilayahan Peternakan 9 H. Djoko Santoso, S. Pt .

19620618 198202 1 002

III d Kasubag. Perencanaan

10 Murjani, SP .

19621213 198903 1 012

III d Kasi Perlinbunan

11 Dra. Endang Relaningsih 19600815 199009 2 001

III d Kasubag. Umum & Kepegawaian

12 Hj. Miftahul Jannah, S.Ap 19691107 199003 2 006

III d Kasubag. Keuangan

13 Hj. Siti Fathonah, S.Pt.

19670425 199403 2 009

III d Kasi Kesehatan Hewan

(32)

Gambaran Umum 10

NO NAMA / NIP GOL JABATAN

14 Hidwar KartikaSari, SP.

1969720 199703 2 005

III d Kasi Pengembangan dan Perwilayahan Perkebunan 15 Abdul Basyid, S.Pt.

19690219 199903 1 002

III d Kasi Produksi Perkebunan

16 Gt. Muhammad Haris Fadillah, SP 19660918 199303 1 006

III c Kasi Kelembagaan dan penyuluhan

17 Drh. M. Akbar Susanto 19791029 200904 1 002

III c Kasi Kesehatan Masyarakat Veteriner,Pengolahan dan Pemasaran

18 Drh. Lulu Vilavardi 19790329 200904 1 001

III c Kepala Rumah Potong Hewan

19 H. Mohammad Taufik 19690419 199303 1 001

III c Kasubag. Tata Usaha UPT Rumah Potong Hewan

20 Sri Hidayati, S. Pt 19730416 199303 2 006

III c Staf Perencanaan

21 Anni Warni

19610423 198903 2 002

III b Staf Pasca Panen Perkebunan

22 Hj. Sri Murniati

19630604 199203 2 004

III b Staf Keuangan

23 Marta Ahriyani, SE 19740513 200701 2 015

III b Staf Keuangan

24 St. Alhana, S.Sos

19730726 19960303 2 002

III b Staf Perlintan Perkebunan

25 Sayuti

19590413 199603 1 001

III b Staf Keuangan

26 Vega Maidanal Hidayah, SP 19870504 201101 2 012

III b Staf

27 Supriyono

19610242 200004 1 001

III a Staf Produksi Peternakan / Inseminator

28 H. Gimin

196620506 200003 1 001

III a Staf Produksi Peternakan / Inseminator

29 Heni Triyana, A.Md . 19811019 201001 2 016

II d Staf Keuangan

30 Diana Hairiah, A.Md 19820820 201001 2 028

II d Staf Perencanaan

31 Fadliansyah

19710305 200604 1 017

II c Staf Produksi Peternakan

32 Hasta Wage Soepratman 19630528 200701 1 006

II c Staf Produksi Perkebunan

33 Fariansyah

19680401 200701 1 034

II c Staf Umum & Kepegawaian

34 Abdurrahman Siddik 19650302 200701 1 036

II c Staf UPT Rumah Potong Hewan

35 Suhari

19721101 200701 1 010

II c Staf Pasca Panen Perkebunan

36 Fahmi

19750917 200604 1 009

II c Staf UPT Rumah Potong Hewan

(33)

Gambaran Umum 10

37 MUhammad Rafi'i 19740509 200604 1 009

II c Staf Pasca Panen / Inseminator

38 Rapiani

19760612 200604 1 021

II c Staf Pasca Panen / Inseminator

39 Suheni

19761231 200701 2 029

II c Staf Produksi Perkebunan

Disamping aparatur struktural, Dinas Peternakan dan Perkebunan juga mempunyai aparatur fungsional penyuluh peternakan dan perkebunan yang ditempatkan di wilayah kabupaten, kecamatan dan desa se Kabupaten Banjar. Daftar nama penyuluh peternakan dan perkebunan dapat dilihat pada Tabel 2.3.

Tabel 2.3 Daftar Penyuluh Kabupaten dan Kecamatan

No. Nama Jabatan Tempat Tugas / Wil.

Binaan Keterangan

1. Haizar Rachman, SP 19670430 198903 1 010

PP Madya Kabupaten Koordinator

Penyuluh Kabupaten Bidang Perkebunan 2. H. Amiruji, SP

19640403 198903 1 017

PP Madya Kabupaten

3. Nurdiyani Rahmanillah, SP 19810428 201001 1 011

PP Muda Kabupaten

4. Agus Triyanto, S.Pt.

19681119 199103 1 003

PP Madya Kabupaten Koordinator

Penyuluh Kabupaten Bidang Peternakan 5. Rifani Hernadi, S.Pt

19720202 199403 1 007

PP Madya Kabupaten

6. Muhammad Nuruddin, S.Pt.

19730625 200604 1 008

PP Muda Kabupaten

7. Syamsul Anwar

19600724 198711 1 001

PP

Pelaksana Lanjutan

Desa Benua Anyar dan Danau Salak Kec.

Astambul

Koordinator Peny.

Perkebunan Kec. Astambul 8. Hj. Nur Hirawati, SP.

19640813 198711 2 001

PP Madya Desa Munggu Raya Kec.

Astambul 9. Tumirah, SP.

19600214 198202 2 002

PP Madya Desa Tambangan Kec.

Astambul

10. Sumijan

19570501 198803 1 005

PP

Pelaksana

Desa Pasar Jati Kec.

Astambul

(34)

Gambaran Umum 10 No. Nama Jabatan Tempat Tugas / Wil.

Binaan Keterangan

Lanjutan

11. Astyana Rahayu, S.Pt.

19690825 199103 2 011

PP Madya Desa Pingaran Ulu dan

Pingaran Ilir Kec. Astambul Koord. Peny.

Peternakan Kec.

Astambul 12. Muhammad Syamsir

19691115 200801 1 024

Assisten

Pelaksana Desa Lok Gabang, Limamar & Pematang Hambawang Kec.

Astambul

13 Zainudin , SP.

19581116 198711 1 011

PP Madya Desa Surian Kec.

Mataraman Koordinator

Peny.

Perkebunan Kec. Mataraman 8. Syaiful Anwar, SP.

19640516 198703 1 017

PP Muda Desa Mangkalawat, Bawahan Seberang &

Tanah Habang Kec.

Mataraman

9. Adi Budiono, SP THL PELD Desa Simpang Tiga, & Lok Tamu Kec. Mataraman

10. Muhammad Wildan, SP THL PELD Desa Sungai Jati, Baru, dan Gunung Ulin Kec.

Mataraman

11. Mursiana, SP THL PELD Desa Pematang Danau &

Pasiraman Kec.

Mataraman

12. Gazali Rahman, S.Pt 19700613 199303 1 005

PP Madya Desa Mataraman dan Bawahan Selan Kec.

Mataraman

Koord. Peny.

Peternakan Kec.

Mataraman &

Simpang Empat 13. Wagimin, SP.

19650402 198709 1 002

PP Madya Mandiangin Barat Kec.

Karang Intan Koordinator Peny.

Perkebunan Kec. Karang Intan 14. Budi Ningsih

19580906 198603 2 004

PP

Pelaksana Lanjutan

Desa Mali-Mali, Lok Tangga & Sei Arpat Kec.

Karang Intan

15. Awla Sulpiani

19640516 198703 1 017

PP

Pelaksana Lanjutan

& Kiram

Desa Pasar Lama, Karang Intan & Pandak Daun Kec.

Karang Intan

16. Fatmawaty, SP.

19710501 200801 2 012

PP Muda Desa Mandikapau Barat &

Mandikapau Timur Kec.

Karang Intan

17. Hj. Lailan Najilah, S.PKP.

19700504 199403 2 007

PP Madya Desa Penyambaran &

Lihung Kec. Karang Intan 18. Yandi Anggalih Pebrianto,

SP

THL PELD Desa Sei Asam, Abirau &

Pulau Nyiur Kec. Karang Intan

(35)

Gambaran Umum 10

No. Nama Jabatan Binaan Keterangan

19. Karimal Arum Safriani, SP THL PELD Desa Sungai Besar, Biih, &

Balau Kec. Karang Intan

20. Ruliyani, SP THL PELD Desa Sungai Landas, Sungai Alang & Padang Panjang Kec. Karang Intan

21. Iin Mutia, SP THL PELD Desa Awang Bangkal Barat

& Awang Bangkal Timur Kec. Karang Intan

22. Sigit Triyanto, S.Pt.

19790524 200604 1 010

PP Muda Desa Mandiangin Timur &

Kiram Kec. Karang Intan

Koord. Peny.

Peternakan Kec.

Karang Intan 23. Noor Ifansyah, SP.

19681107 200701 1 029

PP Pertama

Desa Cabe, Lok Cantung, Tanah Intan & Sei Tabuk Kec. Simpang Empat

Koordinator Peny.

Perkebunan Kec. Simpang Empat

24. Hardianto THL PELD Desa Batu Balian, Sungkai, Sungkai Baru & Pasar Lama Kec. Simpang Empat

25. Eprima Hermawan, SP THL PELD Desa Sei Raya, Sei Langsat, Paring Tali &

Simp. Empat Kec.

Simpang Empat

26. H. Sukirno, SP.

19620312 198710 1 002

PP Madya Desa Rampah Kec. Telaga Bauntung

Koordinator Peny.

Perkebunan Kec. Telaga Bauntung 27. Bakri, SP.

19570117 198711 1 001

PP Madya Desa Lok Tanah Kec.

Telaga Bauntung

28. Pratolo Hagni, S.Pt.

19760209 200604 1 007

PP Muda Desa Rantau Bujur Kec.

Telaga Bauntung Koord. Peny.

Peternakan Kec.

Telaga Bauntung 29. Edy Sukoco, SP.

19650912 198709 1 001

PP Madya Desa Babirik dan Beruntung Baru Kec.

Beruntung Baru

Koordinator Peny.

Perkebunan Kec. Beruntung Baru, Gambut, Aluh-Aluh &

Tatah Makmur 30. Hj. Wahidah, S.Pt.

19660823 198803 2 003

PP Madya Desa Malintang & Kayu

Bawang Kec. Gambut Koord. Peny.

Peternakan Kec.

Gambut

(36)

Gambaran Umum 10 No. Nama Jabatan Tempat Tugas / Wil.

Binaan Keterangan

31. Nita Setyarini, S.Pt.

19740312 200604 1 006

PP Muda Desa Tampang Awang &

Pemangkih Darat Kec.

Tatah Makmur

Koord. Peny.

Peternakan Kec.

Tatah Makmur 32. Eddy Rifani.

19681118 199203 1 004

PP Penyelia

Desa Manarap Baru Kec.

Kertak Hanyar

Koord. Peny.

Peternakan Kec.

Kertak Hanyar 33. Samaniah, SST, S.Pt.

19650301 198803 2 014

PP Madya Desa Simpang Warga &

Bunipah Kec. Aluh-Aluh

Koord. Peny.

Peternakan Kec.

Aluh-Aluh &

Beruntung Baru 34. Ira Elyawati

19670909 199403 2 009

PP Penyelia

Desa Tanipah & Aluh-Aluh Besar Kec. Aluh-Aluh

35. Effi Finaliana Noor, SP.

19651112 198803 2 012

PP Madya Desa Tungkaran & Sei

Sipai Kec. Martapura Kota Koordinator Peny.

Perkebunan Kec. Martapura Kota &

Martapura Timur 36. Dwi Mardiningsih, S.Pt.

19801230 200604 2 011

PP Muda Desa Bincau & Indrasari

Kec. Martapura Kota Koord. Peny.

Peternakan Kec.

Martapura Kota

& Martapura Barat 37. Ahmad Rifa'I, SST.

19850923 201101 1 006

PP

Pertama Desa Tiwingan Baru Kec.

Aranio Koordinator

Peny.

Perkebunan Kec. Aranio 38. Abdullah

19630302 200701 1 011

PP

Pelaksana Desa Rantau Bujur &

Rantau Balai Kec. Aranio 39. Fauzen, S.Pt.

19750903 200604 1 007

PP Muda Desa Tiwingan Lama Kec.

Aranio

Koord. Peny.

Peternakan Kec.

Aranio 40. Asmaji

19591205 198711 1 004

PP Penyelia

Desa Sei Pinang & Sei Tabuk Keramat Kec. Sei.

Tabuk

Koordinator Peny.

Perkebunan Kec. Sei Tabuk

& Martapura Barat 41. Noor Eka Jamami

19720321 199403 2 009

PP

Penyelia Desa Sei Tabuk Kota &

Pematang Panjang Kec.

Sei. Tabuk

Koord. Peny.

Peternakan Kec.

Sei Tabuk 42. Masrani

19731109 200801 1 011

PP

Pelaksana Desa Lok Tunggul &

Lobang Baru Kec.

Pengaron

Koordinator Peny.

Perkebunan Kec. Pengaron 43. Suyanto, SST

19620725 198203 1 005

PP Muda Desa Kertak Empat &

Pengaron Kec. Pengaron

Gambar

Tabel  2.1.  Sumberdaya Aparatur
Tabel 2.3    Daftar Penyuluh Kabupaten dan Kecamatan
Tabel  2.4.  Daftar Petugas IB
Tabel 2.5. Sarana Prasarana Pendukung
+7

Referensi

Dokumen terkait

Ruang lingkup materi yang akan dikaji dalam penelitian ini, membahas tentang Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan (LP2B), ada tidaknya perubahan LP2B dan Tingkat

Yang dimaksud dengan “LP2B konversi“ adalah lahan pertanian yang telah ditetapkan menjadi Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan yang dapat dialih fungsikan sesuai

Strategi untuk mengendalikan luas tanah sawah dilakukan dengan menetapkan Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan (LP2B) dan mengendalikan perizinan di tanah-tanah

Yang perlu dikritisi pada peraturan yang ada adalah penetapan lahan pertanian pangan berkelanjutan (LP2B) yang berada di dalam wilayah kota atau kawasan

Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan dan Lahan Cadangan Pertanian Pangan Berkelanjutan dilakukan oleh bupati/walikota sampai diadakan perubahan atas Peraturan Daerah

Hal tersebut menjadi faktor utama pengambilan kebijakan mengenai Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan (LP2B). Selama ini banyak penelitian terkait Lahan Pertanian

MODEL SPASIAL PERUBAHAN LAHAN SAWAH UNTUK MENDUKUNG KEBIJAKAN LAHAN PERTANIAN PANGAN BERKELANJUTAN LP2B DI KABUPATEN SELUMA Spatial Model Paddy Field To Support Sustainable Food

Jumlah 12429 21673 34104 100% Sumber : Dokumen Rencana LP2B, 2013 Pada umumnya lahan paling optimal guna pertanian pangan berkelanjutan adalah lahan dengan intensitas pertanaman