• Tidak ada hasil yang ditemukan

download aplikasi emulator genius untuk android studio

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2022

Membagikan "download aplikasi emulator genius untuk android studio"

Copied!
6
0
0

Teks penuh

(1)

download aplikasi emulator genius untuk android studio

(2)

15 Emulator Android Terbaik Untuk PC dan Laptop 2020.

Sepanjang tahun 2020, game Android menjadi pilihan banyak orang untuk mengisi waktu luang di rumah selama masa pandemi COVID-19. Salah satu yang diminati para gamers adalah game MOBA ( Multiplayer Online Battle Arena ) yang merupakan jenis game pertempuran dengan banyak pemain. Bahkan, tidak sedikit dari mereka yang memainkan game ini di PC atau laptop dengan emulator Android untuk bisa bermain

menggunakan mouse dan keyboard. Untuk kamu yang ingin mencoba bermain game Android favorit kamu di layar yang lebih besar, berikut 15 Android emulator yang bisa kamu unduh secara gratis seperti dilansir dari Android Authority.

LDPlayer.

Jika kamu penggemar game Android seperti PUBG Mobile, AOV, dan Mobile Legends, emulator yang satu ini bisa menjadi pilihan kamu untuk merasakan sensasi bermain menggunakan keyboard dan mouse. Sudah banyak benchmark game yang mencoba emulator ini dengan hasil yang lumayan memuaskan seperti cepat, stabil, dan memiliki fitur multitasking game atau dapat membuka lebih dari satu windows games yang sama.

Android Studio Emulator.

Emulator satu ini sangat populer dikalangan advance user maupun developer kecil. Meski begitu, Android Studio dianggap tidak begitu ramah untuk user casual karena selain tampilannya yang kompleks, emulator ini dikembangan untuk test dan pengembangan aplikasi Android, serta game testing. Sehingga tidak cocok untuk kamu yang tidak mengerti bahasa pemrograman Android.

ARChon.

Emulator ini memiliki satu keunggulan yang tidak dimiliki emulator lainnya, yaitu di saat kebanyakan emulator memiliki cara yang rumit untuk dioperasikan. ARChon hanya membutuhkan Chrome untuk beroperasi. Namun karena kemudahannya tersebut, ARChon tidak cocok untuk gamers garis keras, melainkan untuk games yang ingin multitasking saat bekerja.

Bills.

Bills merupakan emulator yang bisa beroperasi dengan normal plus masih sering update. Emulator satu ini bahkan bisa digunakan hanya dengan memasang USB yang berisi emulatornya ke PC. Bliss juga sudah support dual Broot yang memungkinkan user dapat men-switch ke OS Windows untuk kembali menggunakan windows.

Bluestacks.

Bluestacks merupakan salah satu emulator yang sudah melegenda dan memang dikembangkan untuk gaming emulator. Emulator ini memiliki banyak fitur seperti key mapping, multi-windows, multi-account, graphics super cantik, dan support Android Nougat. Adapun yang membedakan Bluestacks dengan emulator Android lainnya adalah untuk mengajak penggunanya mereka memberikan hadiah poin tertentu kepada yang beruntung untuk bisa diuangkan atau ditukar item dalam game.

GameLoop.

GameLoop merupakan emulator versi terbaru dari Tencent yang dulu bernama Tencent Gaming Buddy. Emulator ini cukup ringan untuk PC karena dikhususkan untuk bermain game saja. GameLoop mendukung untuk menjalankan game seperti PUBG mobile dan Free Fire dengan lancar.

Genymotion.

Genymotion merupakan emulator Android yang memiliki tampilan UI (User Interface) yang cukup stylish dan sangat mudah untuk digunakan casual maupun advance user. Kamu bisa mencoba emulator ini dengan mengunduh versi trialnya secara gratis.

Dirilis pada tahun 2015, Memu merupakan pemain baru dalam dunia emulator Android. Meski begitu, fitur kecepatan dan kelancarannya dapat disandingkan dengan emulator-emulator besar seperti Nox dan BlueStack. Bahkan, Memu unggul dari segi performa dan kecepatan. Namun, kalah dari segi grafik. Memu memiliki sisi processing support yang sudah mensupport dua merek processor sekaligus, yaitu AMD dan Intel.

NOX merupakan salah satu emulator Android terbesar yang ada di dunia emulator. Emulator ini cocok untuk keperluan gaming saja atau pekerjaan multitasking. Fitur NOX antara lain, mampu menjalankan game-game berat dengan mudah, support kontrol mapp yang sangat mudah, dan mendukung processor AMD atau Intel. Keunggulan lainnya adalah NOX memiliki segudang tutorial untuk memainkan game tertentu.

Phoenix OS.

Phoenix OS dapat berjalan di PC penggunanya seperti sebuah sistem operasi di mana OS tersebut mengemulasikan sistem kerja serta tampilan Android. Kamu dapat menggunakan USB Flash Drive untuk menginstal OS ini. Phoenix OS juga sudah support dual Boot dan bisa dibilang emulator terbaik dalam kelas emulator OS.

Prime OS.

Emulator satu ini memiliki cara kerja yang cukup berbeda dari emulator lainnya. Prime OS akan mengganti sistem operasi PC kamu menjadi Prime OS sehingga membuat tampilan dan cara kerjanya menyerupai Android. Prime OS cocok untuk kamu yang ingin multitasking dan maniak gaming terutama FPS, karena emulator ini juga menyediakan fitur krusial seperti gaming center yang dapat mendeteksi mouse dan keyboard, serta

(3)

membuat multitasking terasa lebih mudah.

Remix OS Player.

Remix OS merupakan emulator Android yang berbentuk seperti OS atau sistem operasi. Emulator ini memiliki cara kerja yang sama seperti Prime OS yang membuat PC beroperasi dengan sistem Android. Remix OS cukup mudah digunakan karena Menggunakan Android Marshmallow dan memiliki banyak fitur seperti support integrasi dengan perangkat kamu, kompatibel dengan joystick, keyboard, mouse, dan yang lainnya yang memudahkan gaming.

Xamarin.

Emulator yang satu ini cocok untuk kamu yang membutuhkan keleluasaan dan fitur untuk menggali aplikasi Android. Xamarin juga sudah mensupport Microsoft Visual Studio untuk kamu yang ingin melakukan development. Adapun fitur bawaan dari Xamarin adalah mampu melakukan test pada sebuah aplikasi atau mencoba game buatan mereka. Kamu bisa download emulator Android ini secara gratis dengan opsi berbayar untuk mendapatkan fitur premium.

YouWave.

YouWave merupakan emulator Android ringan yang tidak memakan spesifikasi PC atau laptop. Meski tampilannya kurang modern, emulator ini sudah support penginstalan apk melalui Playstore maupun file apk itu sendiri. YouWave cocok untuk kamu yang membutuhkan emulator hanya untuk bermain game-game Android ringan.

Membuat Emulator Sendiri.

Jika kamu sudah mencoba semua emulator yang direkomendasikan, kini saatnya kamu belajar membuat emulator Android kamu sendiri. Kamu bisa mengunduh VirtualBox dan sebuah gambar dari Android-x86.org. Setelah itu, kamu hanya perlu memilih satu dari banyaknya panduan dan ikuti langkah-langkahnya. Meski tidak mudah, tapi ini tidak akan sesulit saat mengembangkan Android Studio atau Xamarin. Tetap ikuti tutorial yang ada, siapa tahu emulator yang kamu kembangkan yang akan masuk daftar emulator Android terbaik di masa depan nanti. Selamat mencoba!

Cara Cepat dan Smart Menggunakan Android Studio.

Android Studio menjadi Tools utama yang digunakan Developer untuk membuat Aplikasi Android. Karena IDE (Integrated Development Environment) ini didukung penuh oleh Google.

Bagi Anda yang masih pemula dalam mendevelop Aplikasi Android seperti saya, bisa mencoba tips dan trik cara cepat dan smart dalam menggunakan Aplikasi Android.

Pelajari dan gunakan Shortcut di Android Studio sesering mungkin.

Cara ini dapat mempercepat dalam pembuatan Aplikasi Android. Contoh saja, bayangkan bila Anda harus rename puluhan “ID” yang sama di layout xml, class Java, dsb satu per satu padahal bisa di-rename secara massal.

Emulator Alternatif untuk Android Studio.

Mungkin kamu harus upgrade RAM atau gunakan emulator alternatif.

Emulator bawaan Android memang terasa berat bagi yang menggunakan komputer dengan spesifikasi rendah.

Android manyarankan spesifikasi minimal RAM 8GB, tapi kita tidak punya RAM sebanyak itu.

Bagaimana cara mengatasinya?

Gunakan emulator alternatif.

Ada dua emulator alternatif yang bisa kita gunakan untuk debug dan deploy aplikasi android:

Menggunakan Genymotion Menggunakan Hp sendiri.

Pada tulisan ini kita akan belajar cara menggunakan emulator alternatif untuk mengembangkan aplikasi android.

Menggunakan Genymotion.

Genymotion adalah emulator android yang berbasis virtualbox. Ada yang mengklaim emulator ini lebih cepat dibandingkan emulator bawaan android studio.

Cara Install Genymotion di Linux.

Untuk dapat menggunakan Genymotion, kita harus menginstalnya terlebih dahulu.

Berikut ini langkah-langkah menginstal Genymotion di Linux.

(4)

1. Pastikan virtualbox Sudah Terinstal.

Genymotion memanfaatkan virtualbox untuk melakuan virtualisasi. Jadi pastikan virtualbox sudah terpasang di komputermu.

2. Download dan Install Genymotion.

Download Genymotion di website resminya ( genymotion.com.

). Silahkan buat akun dan download.

Nanti kita akan mendapatkan file binary , seperti ini.

Setelah mendapatkan genymotion, selanjutnya kita akan menginstalnya ke direktori /opt .

Saya pilih direktori ini, karena banyak aplikasi lain juga terinstal di sana. Sebenarnya bisa diinstal di mana saja.

Silahkan copy atau pindahkan file binary yang didapatkan tadi ke direktori /opt . Setelah itu eksekusi filenya:

Jika instalasi berhasil, akan muncul pesan seperti berikut ini.

Setelah itu kita akan memiliki direktory baru bernama genymobile di dalam /opt dan item baru di Menu.

Membuat Emulator Genymotion.

Silahkan buka Genymotion, kemudian pada jendela Welcome , pilih Personal Use . Kemudian silahkan setujui EULA, atau baca-baca bila sempat.

Setelah itu akan muncul sebuah dialog, “Apakah anda ingin membuat perangkat virtual?" jawab saja Yes . Kemudian, kita akan diminta untuk login dengan akun yang sudah dibuat.

Setelah berhasil login, selanjutnya silahkan pilih perangkat virutal yang akan diinstal.

Sebagai contoh saya memilih Google Nexus 5 dengan OS Android 6.0.0 (API 23).

Selanjutnya klik Next , berikan nama dan klik Next lagi.

Tunggulah beberapa menit, perangkat virtualnya sedang di-download.

Setelah login dengan ke akun Genymotion, kita bisa menambahkan dan men-download emulator dengan mengklik tombol Add . Setelah selesai, klik Finish dan selanjutnya kita bisa menjalankan emulator dengan mengelik tombol Start .

Bagus, sekarang kita sudah punya emulator android.

Lalu bagaimana caranya mengintegrasikannya dengan Android Studio?

Menambahkan Plug-in Genymotion di Android Studio.

Klik menu file kemudian pilih Settings . Pada jendela yang terbuka, di bagian sebelah kiri, pilih plugins . Cari plugin genymotion , bila tidak ditemukan klik browse . Kemudian, cari lagi plugin genymotion . Setelah ketemu, klik Install Plugin dan jawab Yes .

Setelah instalasi selesai, silahkan restart atau buka ulang Android Studio-nya.

3. Uji Coba Genymotion.

Setelah plugin genymotion berhasil terinstal, maka akan ada tambahan ikon Genymotion di toolbar Android Studio.

Silahkan klik ikon tersebut.

Jika baru pertama kali diinstal, Android Studio akan meminta kita untuk menentukan direktori tempat Genymotion terinstal.

Setelah itu akan muncul Genymotion Device Manager .

Silahkan nyalakan salah satu mesin virtual Genymotion. Kemudian run salah satu proyek app di android studio, maka kita akan keluar jendela pemilihan mesin virtual atau emulator.

(5)

Karena salah satu mesin genymotion sedang dinyalakan, makan akan tampil pilihannya di sana.

Setelah itu, aplikasi akan dikirim ke mesin virtual genymotion untuk dijalankan.

Android Studio sudah bisa bekerja dengan Genymotion.

Menggunakan HP Sendiri Sebagai Emulator.

Jika kamu memiliki HP dengan sistem operasi Android, kamu bisa menggunakannya sebagai emulator.

Cara ini lebih cepat, karena komputer hanya akan fokus untuk menjalankan Android Studio Saja.

Di samping itu, kita bisa melihat kinerja aplikasi kita secara nyata di perangkat Android yang sebenarnya.

Untuk menggunakan HP sebagai emulator, Kita membutuhkan kabel data untuk menghubunkan HP dengan komputer.

Namun sebelumnya, pastikan HP-nya sudah diubah menjadi mode developer.

Cara Mengaktifkan Developer Options Pada HP.

Buka Settings , kemudian masuk ke menu About Phone . Pada bagian versi, ketuk tujuh kali (7x).

Hingga keluar pesan:

Sekarang fitur Developer Options sudah aktif, silahkan lihat di Settings .

Silahkan centang pilihan “ USB Debugging ” (Mendebug USB), lalu hubungkan ke komputer dengan kabel data dan cobalah jalankan sebuah aplikasi dari Android Studio.

Akhir Kata…

Itulah dua pilihan alternatif emulator yang dapat digunakan untuk pengembangan aplikasi Android.

BlueStacks 5.

Gunakan keyboard dan mouse atau gamepad untuk meningkatkan akurasimu. Mainkan dengan kontrol permainan BlueStacks yang sudah dibuat sebelumnya atau sesuaikan sendiri.

Buat macro untuk tugas berulang di game favorit kamu. Ucapkan selamat tinggal pada rutinitas membosankan dan sambut peningkatan level yang lebih cepat!

Mainkan banyak gim pada saat yang sama atau mainkan gim yang sama dari banyak akun secara bersamaan dengan membuat banyak instance di BlueStacks.

Reroll lebih cepat di game Gacha. Bangun kerajaan di game Strategi. Gandakan semua yang Anda lakukan di layar utama di semua instance lainnya.

FPS yang lebih tinggi.

Awasi musuh dengan lebih baik, bertindak cepat, dan bunuh lebih cepat dengan Frame Rate yang tinggi dalam gim pertempuran grafis-berat.

Menginstall Kebutuhan untuk Membuat Aplikasi Android di Android Studio.

Hai, perkenalkan namaku Axell! Di tulisanku yang pertama ini aku mau sharing tentang apa saja yang harus diinstall jika ingin membuat aplikasi android di Android Studio.

1. Download JDK (Java Development Kit)

Pertama, kamu membutuhkan yang namanya JDK. JDK ( Java Development Kit ) adalah software development environment yang berguna untuk mengembangkan aplikasi berbasis Java. Jadi intinya, kalau kita mau membuat aplikasi dengan bahasa Java (membuat aplikasi android ini menggunakan bahasa Java), kita harus install dulu JDK di komputer kita. Download JDK di →

http://www.oracle.com/technetwork/java/javase/downloads/jdk9-downloads-3848520.html.

Klik Accept License Agreement lalu download sesuai dengan OS komputer masing-masing . 2. Install JDK.

Setelah JDK s elesai di- download, sekarang install JDK-nya dengan cara klik 2x installer -nya lalu next next saja.

(6)

3. Download Android Studio.

4. Install Android Studio.

Setelah installer Android Studio selesah di- download , sekarang klik 2x installer -nya lalu klik next-next aja.

5. Buka Android Studio.

Saat pertama kali membuka Android Studio, akan muncul beberapa dialog untuk konfigurasi awal Android Studio mu seperti di bawah ini.

Referensi

Dokumen terkait

Berdasarkan analisis data dapat disimpulkan bahwa peningkatan kemampuan penalaran matematis siswa yang memperoleh pembelajaran dengan model pembelajaran kooperatif

Cara menjalankan downhill domination : Walaupun sudah nggak merilis game baru lagi, kamu tetap bisa bermain game ps2 di hp android dan pc atau laptop kamu berbekal berbagai emulator

Untuk mengetahui hubungan antara kualitas pelayanan laboratorium dengan tarif pemeriksaan laboratorium dengan kepuasan pasien rawat jalan di RSUD Andi Makkasau

Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini meliputi, penyediaan sampel berupa rimpang kunir putih, temu kunci, lengkuas, temu mangga, temu ireng, jahe emprit, lempuyang

yang diterima oleh server melalui socket.accept() yeng dilewatkan melalui konstruktor ProcesClient, koneksi bertype boolean dimana akan di set true

Hasil produk pelarutan teramati pada sampel-sampel pengamatan berupa mineral/butiran yang telah berinteraksi dengan fluida, hal ini mengakibatkan berkembangnya

Hasil ini menunjukkan bahwa ekstrak air kulit kayu mahoni dan senyawa rutin memiliki aktivitas antioksidan yang tinggi, sedangkan sampel kitosan, nanokitosan, nanopartikel dengan

3 Sebelum saya berinvestasi, saya mencari tahu terlebih dahulu informasi mengenai kelebihan dan kekurangan dari jenis investasi yang akan saya ambil.. Meluangkan