a. Pengertian Akuntansi manajemen
Akuntansi Manajemen memfokuskan
penyajian informasi kepada manajemen untuk keputusan internal.
Fokus waktu pada akuntansi manajemen adalah masa mendatang.
Akuntansi Manajemen (management
accounting) adalah proses mengidentifikasi, mengukur,mengakumulasi,menyiapkan,
menganalisis,menginterpretasikan dan
mengkomunikasikan kejadian ekonomi yang digunakan oleh manajemen untuk melakukan perencanaan ,pengambilan keputusan dan
penilaian kinerja dalam organisasi.
b. Peranan Akuntansi Manajemen
Akuntan manajemen bertanggung jawab untuk mengidentifikasi, mengumpulkan, mengukur, menganalisis, menyiapkan, menafsirkan dan mengkomunikasikan
informasi yang dibutuhkan oleh manajemen untuk pengambilan keputusan.
Akuntan manajemen berfungsi sebagai penyedia informasi akuntansi yang
bermanfaat untuk pengelolaan aktivitas manajemen.
Akuntan manajemen terikat oleh kode etik
akuntan. Kode etik akuntan berfungsi sebagai alat kendali bagi akuntan manajemen dalam melaksanakan tugas dan kewajibannya.
Ada dua esensi utama dalam pengertian manajemen keuangan yaitu penyediaan informasi dan penggunaan informasi.
Penyediaan informasi dilakukan oleh akuntan manajemen.
Pengguna informasi dilakukan oleh manajer tingkat bawah sampai tingkat atas.
Akuntan manajemen berfungsi sebagai penyedia informasi akuntansi yang
bermanfaat untuk pengelolaan aktivitas manajemen.
Akuntan manajemen terikat oleh kode etik
akuntan. Kode etik akuntan berfungsi sebagai alat kendali bagi akuntan manajemen dalam melaksanakan tugas dan kewajibannya.
Nilai-nilai dasar yang dijadikan dasar
penentuan standar etika bagi akuntan antara lain: kejujuran, integritas, komitmen terhadap janji, kesetiaan, keadilan, kepedulian
terhadap sesama, penghargaan terhadap orang lain dan tanggung jawab.
c. Hubungan Akuntansi manajemen Akuntansi manajemen lebih banyak
berintergasi dengan disiplin ilmu lain, seperti ekonomi mikro dan makro, manajemen
keuangan, matematika, statistik dan sebagainya.
d.Karakteristik Informasi
Kualitas informasi sangat menentukan kualitas keputusan yang diambil oleh manajemen.
Agar keputusan berkualitas maka informasi akuntansi manajemen seharusnya memiliki karakteristik relevance, accuracy, timeliness, understandability dan cost-effectivenesss.
1. Relevance
Informasi harus mempunyai keterkaitan dengan keputusan yang akan dibuat.
Informasi yang disampaikan harus selaras dengan keputusan yang sedang
dipertimbangkan.
2. Accuracy
Informasi harus mempunyai sifat
keakuratan, agar informasi itu bernilai.
3. Timeless
Disampaikan tepat waktu, informasi harus
disajikan sebelum ia kehilangan kapasitasnya untuk mempengaruhi keputusan. Informasi dianggap tepat waktu apabila disajikan sedini mungkin pada saat keputusan akan diambil.
4. Understandability.
Informasi akuntansi manajemen harus dapat dipahami.
5. Cost-effectiveness
Manfaat informasi manajemen harus melebihi biaya untuk memperolehnya.
Sistem Informasi Akuntansi Manajemen
adalah sistem informasi yang menghasilkan keluaran (output) dengan menggunakan
masukan (input) dan berbagai proses yang diperlukan untuk memenuhi tujuan tertentu manajemen.
Proses dapat dideskripsikan melalui berbagai kegiatan seperti pengumpulan, pengukuran, penyimpanan, analisis, pelaporan dan
pengelolaan informasi.
Keluaran mencakup laporan khusus, harga pokok produk, biaya pelanggan, anggaran, laporan kinerja dan komunikasi personal.
Tujuan:
1. Menyediakan informasi yang dipergunakan dalam penghitungan harga pokok jasa,
produk dan tujuan lain yang diinginkan manajemen.
2. Menyediakan informasi yang diperlukan dalam perencanaan, pengendalian,
pengevaluasian dan perbaikan berkelanjutan.
3. Menyediakan informasi untuk pengambilan keputusan.
Informasi akuntansi manajemn dapat
membantu manajer dalam mengidentifikasi suatu masalah, menyelesaikan masalah dan mengevaluasi kinerja.