i SKRIPSI
diajukan kepada Universitas Islam Negeri KH Achmad Siddiq Jember untuk memenuhi salah satu persyaratan memperoleh
gelar Sarjana Ekonomi (SE)
Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam Jurusan Ekonomi Islam Program Studi Ekonomi Syariah
Oleh:
DEVI TAYANA NIM: E20172004
Pembimbing:
Dr. H. RONI SUBHAN, S.Pd.
NIP: 197103062005011001
UNIVERSITAS ISLAM NEGERI KIAI HAJI ACHMAD SIDDIQ JEMBER FAKULTAS EKONOMI DAN BISNIS ISLAM
DESEMBER 2022
ii SKRIPSI
diajukan kepada Universitas Islam Negeri KH Achmad Siddiq Jember untuk memenuhi salah satu persyaratan memperoleh
gelar Sarjana Ekonomi (SE)
Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam Jurusan Ekonomi Islam Program Studi Ekonomi Syariah
Oleh :
Devi Tayana E20172004
Disetujui Dosen Pembimbing:
Dr. H. Roni Subhan, S.Pd.
NIP. 197103062005011001
iii SKRIPSI
Telah diuji dan diterima untuk memenuhi salah satu persyaratan memperoleh gelar Sarjana Ekonomi (SE)
Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam Program Studi Ekonomi Syariah
Hari : Kamis
Tanggal : 29 Desember 2022 Tim Penguji
Ketua Sekretaris
Toton Fanshurna, M.E.I Wildan Khisbullah Suhma, S.Akun., M.Ak NIP. 198112242011011008 NUP. 202109194
Anggota:
1. Dr. Nurul Widyawati Islami Rahayu, M.Si ( )
2. Dr. H. Roni Subhan, S.Pd ( )
Menyetujui
Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam
Dr. Khamdan Rifa’i, SE., M.Si.
NIP. 196808072000031001
iv
Artinya: Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu saling memakan harta sesamamu dengan jalan yang batil, kecuali dengan jalan perniagaan yang Berlaku dengan suka sama-suka di antara kamu. dan janganlah kamu membunuh dirimu Sesungguhnya Allah adalah Maha Penyayang kepadamu. Qs. An-Nisa: Ayat 29.1
1 Kementerian Agama Republik Indonesia, Al-Qur'an dan terjemah (2014) Q.S An-Nisa' ,29
v
sebagai salah satu syarat untuk menyelesaikan pogram sarjana dapat terselesaikan dengan lancar. Walaupun jauh dari kata sempurna, namun penulis sangat bersyukur bisa mencapai titik ini.
Skripsi ini penulis persembahkan kepada:
1. Kedua orang tua saya tercinta, Bapak Muhammad dan Ibu Samurti yang tidak henti-hentinya mendoakan, mendukung dan memotivasi saya ketika mulai putus asa, dan selalu mendukung dari awal kuliah hingga saat ini.
2. Untuk sepupu saya Syelawati Citra Kartika Nurviana dan Gita Bulan Julvianti yang selalu memberikan motivasi dan dukungan atas apa yang ingin saya capai.
3. Teruntuk teman seperjuangan Laily Khofifah Rohmawati, Rika Nurhidayati dan Zulia Umi Habibah yang telah menjadi teman sekaligus orang yang selalu ada dan menemani di saat suka maupun duka, selalu memberikan suport dan semangat untuk mengerjakan skripsi ini.
4. Dan teruntuk Sahabat saya Aini Atur Rahma, Siti Khoiriyah dan Nur Salafia yang selalu memberikan suport dari jauh dan juga doa untuk semangat mengerjakan sjripsi ini
5. Teruntuk seluruh Guru Sekolah mulai SD sampai SMA, Guru Mengajidan Dosen yang telah memberikan Ilmu yang bermanfaat.
vi
membawa ilmu yang bermanfaat sampai kelak di akhirat, Amin Ya Robbal Alamin.
vii
KATA PENGANTAR ميحرلا نمحرلا الله مسب
Alhamdulillah, segala puji bagi Allah SWT yang telah melimpahkan rahmat, karunia dan hidayahnya kepada penulis sehingga penulis dapat menyelesaikan skripsi yang berjudul “Strategi Peningkatan Pendapatan UMKM Melalui Program BUMDes “Boss Muda” Desa Panti Kecamatan Panti Kabupaten Jember”. Sholawat dan salam semoga dilimpahkan kepada Nabi Muhammad SAW. Beserta keluarga, para sahabat beliau dan para pengikut mereka sampai hari akhir. Oleh karena itu, penulis mengucapkan terima kasih yang sebesar besarnya kepada:
1. Bapak Prof. Dr. H. Babun Suharto, SE., MM selaku Rektor UIN KHAS Jember.
2. Bapak Dr. Khamdan Rifa’i, S.E., M.Si. selaku Dekan Fakultas Ekonomi Dan Bisnis Islam Universitas Negeri Kiai Haji Achmad Siddiq Jember 3. Ibu Nikmatul Masruroh, S.H.I, M.E.I selaku ketua jurusan Ekonomi Islam
yang selalu memberi semangat serta do’a yang tak pernah henti
4. Bapak M.F. Hidayatullah, M. S.I. selaku ketua Program Studi Ekonomi Syariah, terimakasih atas nasehat dan motivas-motivasinya selama ini.
5. Bapak Dr. H. Roni Subhan, S.Pd. selaku dosen pembimbing yang telah meluangkan waktu, tenaga serta pikirannya dalam membimbing dan mengarahkan penulis serta memberikan bimbingan.
viii
7. Bapak Muhlis selaku ketua BUMDes Boss Muda yang telah memberikan dukungan dan bantuan selama melaksanakan penelitian ini.
8. Segenap para UMKM yang telah berkenan memberikan informasi yang dibutuhkan, sehingga membantu proses penyelesaian penelitian.
Peneliti menyadari bahwa skripsi ini masih jauh dari sempurna, oleh karena itu penulis mengharapkan kritik dan saran dari pembaca demi kesempurnaan skripsi di masa mendatang. Semoga skripsi ini bermanfaat bagi semua pihak yang membutuhkan terutama penulis sendiri.
Jember, 20 November 2022 Penulis,
ix ABSTRAK
Devi Tayana, Dr. H. Roni Subhan, S.Pd., 2022: Strategi Peningkatan Pendapatan UMKM melalui Program BUMDes Boss Muda Desa Panti Kecamatan Panti Kabupaten Jember
Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) merupakan lembaga usaha desa yang dikelola oleh masyarakat dan pemerintah desa dalam upaya memperkuat perekonomian desa dan dibentuk berdasarkan kebutuhan dan potensi. Strategi yang dijalankan mempengaruhi pendapatan UMKM dan usaha yang berkembang untuk meningkatkan pendapatan.
Fokus penelitian dalam skripsi ini adalah: 1) Bagaimana strategi peningkatan pendapatan melalui program BUMDes pada UMKM di Desa Panti Kecamatan Panti Kabupaten Jember? 2) Bagaimana pendapatan UMKM sebelum dan Sesudah keberadaan program BUMDes di Desa Panti Kecamatan Panti Kabupaten Jember?
Tujuan penelitian dalam skripsi ini adalah: 1) untuk mengetahui strategi peningkatan pendapatan melalui program BUMDes pada UMKM di Desa Panti Kecamatan Panti Kabupaten Jember? 2) untuk mengetahui pendapatan UMKM sebelum dan sesudah keberadaan program BUMDes di Desa Panti Kecamatan Panti Kabupaten Jember?
Penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian Kualitatif dan jenis penelitian field research. Lokasi penelitian di Desa Panti Kecamatan Panti Kabupaten Jember. Penentuan informan menggunakan teknik purposive. Teknik pengumpulan data menggunakan Observasi, Wawancara dan Dokumentasi.
Adapun analisis data menggunakan reduksi data, penyajian data kesimpulan.
Sedangkan keabsahan data menggunakan teknik triangulasi sumber.
Penelitian menghasilkan: 1) strategi dalam peningkatan pendapatan UMKM melalui program BUMDes yaitu Pemberian bantuan modal sesuai dengan produksi yang dibutuhkan, produksi dapat meningkat sehingga akan berpengaruh pada meningkatnya pendapatan. Pelatihan inovasi produk dan packaging serta penjualan melalui media online. 2) pendapatan UMKM sebelum adanya program BUMDes untuk suwar-suwir pendapatannya yaitu Rp. 840.000, Kopi pendapatannya yaitu Rp. 590.000, untuk Abon Pepaya pendapatannya yaitu Rp.
300.000. Sedangkan pendapatan UMKM sesudah keberadaan program BUMDes untuk suwar-suwir pendapatannya 1.560.000, Kopi pendapatannya yaitu Rp.
2.440.000, untuk Abon Pepaya pendapatannya yaitu1.350.000.
Kata Kunci : Pendapatan, UMKM, Program BUMDes.
x DAFTAR ISI
HALAMAN JUDUL ... i
HALAMAN PERSETUJUAN ... ii
HALAMAN PENGESAHAN ... iii
MOTO ... iv
PERSEMBAHAN ... v
KATA PENGANTAR ... vi
ABSTRAK ... ix
DAFTAR ISI ... x
DAFTAR TABEL ... xiii
DAFTAR GAMBAR ... xiv
BAB I PENDAHULUAN ... 1
A. Judul Penelitian ... 1
B. Fokus Penelitian ... 9
C. Tujuan Penelitian ... 9
D. Manfaat Penelitian ... 10
E. Definisi Istilah ... 11
BAB II KAJIAN KEPUSTAKAAN ... 14
A. Penelitian Terdahulu ... 14
B. Kajian Teori ... 29
1. Strategi ... 29
2. Peningkatan pendapatan ... 30
3. Teori UMKM ... 40
xi
4. Teori BUMDes ... 46
BAB III METOODE PENELITIAN ... 56
1. Pendekatan dan Jenis Penelitian ... 56
2. Lokasi Penelitian ... 56
3. Subjek Penelitian ... 57
4. Teknik Pengumpulan Data ... 59
5. Analisis Data ... 60
6. Keabsahan Data ... 62
7. Tahap- Tahap Penelitian ... 63
BAB IV PENYAJIAN DATA DAN ANALISIS ... 65
A. Gambaran Objek Penelitian ... 65
B. Penyajian Data dan Analisis ... 69
1. Strategi peningkatan pendapatan melalui program BUMDes pada UMKM di Desa Panti Kecamatan Panti Kabupaten Jember ... 69
2. Pendapatan UMKM sebelum dan sesudah keberadaan program BUMDes di Desa Panti Kecamatan Panti Kabupaten Jember ... 76
C. Pembahasan Temuan ... 82
BAB V PENUTUP ... 88
A. Kesimpulan ... 88
B. Saran ... 89
DAFTAR PUSTAKA ... 90
xii LAMPIRAN-LAMPIRAN
Lampiran 1 : Pernyataan Keaslian Tulisan Lampiran 2 : Matrik Penelitian
Lampiran 3 : Surat Izin Penelitian
Lampiran 4 : Surat Keterangan Selesai Penelitian Lampiran 5 : Surat Plagiasi
Lampiran 6 : Pedoman Penelitian Lampiran 7 : Jurnal Kegiatan Penelitian Lampiran 8 : Dokumentasi Penelitian Lampiran 9s : Biodata Penulis
xiii
DAFTAR TABEL
1.1 Data pendapatan sesudah keberadaan program BUMDes ... 8
2.1 Maping Penelitian Terdahulu ... 23
4.1 Data nama Desa Panti ... 66
4.2 Data Peningkatan Pendapatan setelah pelaksanaan program BUMDes .. 74
4.3 Data pendapatan sebelum keberadaan program BUMDes ... 79
4.4 Data pendapatan sesudah keberadaan program BUMDes ... 82
4.5 Data sebelum keberadaan program BUMDes ... 86
4.6 sesudah keberadaan program BUMDes ... 86
xiv
DAFTAR GAMBAR
4.1 Struktur kepengurusan BUMDes Boss Muda ... 68
1
Usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) merupakan kegiatan usaha yang yang mampu memperluas lapangan kerja dan memberikan pelayanan ekonomi secara luas kepada masyarakat dan dapat berperan dalam proses pemerataan dan peningkatan pendapatan masyarakat, mendorong pertumbuhan ekonomi dan berperan dalam mewujudkan stabilitas nasional.
UMKM memiliki peranan penting dalam pembangunan nasional, yaitu penyerapan tenaga kerja, pemerataan pendapatan, pembangunan ekonomi pendesaan, peningkatan ekspor non migas, serta peningkatan produk domestik bruto (PDB).2
Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) merupakan salah satu pilar utama dalam pelaksanaan pembangunan nasional. Selain itu, pengusaha kecil mempunyai posisi yang strategis dalam perekonomian nasional, karena selain mampu menompang laju pertumbuhan ekonomi, pengusaha kecil juga mampu berperan meredam timbulnya berbagai masalah sosial yang rumah tangga, namun tidak dapat dipungkiri jika sektor UMKM ini sangat berperan bagi perekonomian masyarakat setempat. 3
2 Alifah Fidelan, Aprilnadi Pratama, Tita Nursyamsiah, “Pengembangan usaha mikro dan menengah (UMKM) dengan program pemasaran desa jambu raya di Desa jambu, kabupaten sumedang “, Vol. 2, No. 3” , Jurnal Pusat Inovasi Masyarakat, 2020, 493.
3 Muh. Rudi Nugroho, “Penerapan pola sinergitas antara bumdes dan umkm dalam menggerakkan potensi desa di kecamatan saptosari”, Vol.01, No.01, Politeknik Keuangan Negara,2018,29.
UMKM itu sendiri juga menghadapi permasalahan. Permasalahan yang terjadi di desa Panti yaitu terbatasnya permodalan yang dapat di akses oleh masyarakat setempat, rendahnya kualitas teknologi inovasi dan pemasaran masyarakat di desa Panti. Permasalahan yang ada, sebenarnya desa sendiri memiliki sumber kekuatan baik secara moril maupun materi.
Diantara kekuatan tersebut, keberadaan BUMDes sebenarnya bisa menjadi solusi bagi permasalahan yang terjadi pada UMKM yang ada di desa Panti.
Sehingga dengan melihat potensi UMKM yang ada di desa Panti, sudah semestinya jika keberadaan BUMDes lebih di fokuskan untuk mengembangkan potensi ekonomi desa khususnya UMKM. Hal ini di karenakan potensi utama di desa Panti tersebut berada di sektor UMKM.4
Beberapa UMKM yang ada di desa Panti, mempunyai keunikan yaitu bekerja sama dengan suatu organisasi BUMDes, karena dalam program- program BUMDes sendiri memberikan inovasi sehingga UMKM mengalami progres yang sangat besar. Badan Usaha Milik Desa disini menjalankan beberapa jenis usaha untuk menambah kas dan pendapatan desa. Unit bisnis yang dimiliki desa ada 4, antara lain: 1) Bank Sampah 2) Air Bersih 3) Ekonomi Kreatif 4) Pariwisata.
UMKM yang bergabung dengan BUMDes antara lain: Suwar- suwir,Kopi dan Abon Pepaya. Setiap mitra yang bergabung dengan BUMDes tidak sama dalam memberikan modalnya. Pengelolaan dana BUMDes yang pertama, Suwar-suwir pihak BUMDes menanyakan butuh berapa modal dan
4 Ibid,29
studi kelayakan apakah suwar-suwir tersebut butuh banyak dana apa tidak,kalau butuh banyak mereka menyesuaikan prospek kedepannya,kalau tidak prospek kedepannya tidak di berikan dana yang besar. Kedua, Kopi sendiri bukan memberikan dana, akan tetapi membelikan alat-alat produksi seperti mesin selep dan yang lain. Ketiga, Abon Pepaya suwir pihak BUMDes menanyakan butuh berapa modal dan studi kelayakan apakah tela tersebut butuh banyak dana apa tidak, kalau butuh banyak mereka menyesuaikan prospek kedepannya, kalau tidak prospek kedepannya tidak di berikan dana yang besar.5
Pembagian hasil dari penjualan atau laba yang dijalankan UMKM dan di dukung oleh BUMDes yaitu 70% untuk UMKM dan 30% untuk BUMDes.
Pembinaan pihak BUMDes terjun langsung kepada para UMKM untuk melakukan pengecekan tentang kualitas produk, packagingnya dan juga pemasarannya. Untuk pemasarannya tidak hanya di lakukan secara langsung akan tetapi dengan pemasaran online juga.
Badan Usaha Milik Desa ( BUMDes) merupakan lembaga usaha desa yang dikelola oleh masyarakat dan pemerintah desa dalam upaya memperkuat perekonomian desa dan dibentuk berdasarkan kebutuhan dan potensi desa.
Bumdes juga berperan sebagai lembaga sosial yang berpihak pada kepentingan masyarakat melalui kontribusinya dalam penyediaan pelayanan sosial. Sedangkan sebagai lembaga komersial bertujuan mencari keuntungan melalui penawaran sumberdaya lokal pasar.Cara kerja BUMDes sendiri
5 Bapak Muhlis ketua BUMDes, wawancara, Jember, 11 juni 2022
adalah dengan jalan menampung kegiatan-kegiatan ekonomi masyarakat dalam sebuah bentuk kelembagaan atau badan usaha yang dikelola secara profesional, hal ini dapat menjadikan usaha masyarakat lebih produktif dan efektif.6
BUMDes merupakan lembaga usaha yang bergerak dalam bidang pengelolaan aset-aset dan sumberdaya ekonomi desa dalam kerangka pemberdayaan masyarakat desa. Pengaturan BUMDes diatur dalam pasal 213 ayat(1) UU No. 32 Tahun 2004, bahwa Desa dapat mendirikan Badan Usah Milik Desa (BUMDes) sesuai dengan kebutuhan dan potensi desa. Selain itu juga diatur dalam peraturan pemerintah Nomor 72 Tahun 2005 tentang Desa, yang didalamnya mengatur tentang BUMDes, yaitu pasal 78-81, bagian kelima tentang Badan Usaha Milik Desa, serta yang terakhir dalam Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 39 Tahun 2010 tentang Badan Usaha Milik Desa.7
Undang-undang No.6 tahun 2014, desa disarankan untuk memiliki suatu badan usaha yang yang berguna untuk memenuhi kebutuhan masyarakat, terutama kebutuhan pokok dan tersedianya sumber daya desa yang belum dimanfaatkan dan tersedianya sumber daya manusia yang mampu mengelola badan usaha sebagai sebagai aset penggerak perekonomian masyarakat. Dalam era ekonomi juga perlu diberlakukan kebijakan yang
6 Amelia Sri Kusuma Dewi, “Peranan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Sebagi Upaya Dalam meningkatakan Pendapatan Asli Desa (PADes) Serta menumbuhkan perekonomian Desa”, Journal Of Rular and Developmen,1 (5), hlm.2.
7 Amelia Sri Kusuma Dewi, “Peranan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Sebagi Upaya Dalam meningkatakan Pendapatan Asli Desa (PADes) Serta menumbuhkan perekonomian Desa”, Journal Of Rular and Developmen,1 (5), hlm.2.
memberikan akses dan memberikan kesempatan kepada desa untuk menggali potensi baik sumber daya alam maupun sumber daya manusia yang berada dalam wilayah desa tersebutyang nantinya digunakan sebagai pendapatan desa.8
Badan usaha milik desa ( BUMDes) didesa Panti resmi dibentuk pada bulan Februari 2020 dan mulai aktif pada bulan Juni 2020 atas inisiatif oleh kepala desa, Badan pemusyawarahan desa dan juga masyarakat di desa Panti.
Kemudian diberi nama Badan Usaha Milik Desa boss muda atau “BUMDes Boss Muda” yang disahkan oleh kepala desa dan ditetapkan melalui peraturan desa.9
Sebelum adanya BUMDes di desa Panti, masyarakat sudah ada beberapa yang memulai usaha, pada saat itu usaha yang mereka jalankan kurang berkembang dan beberapa penerimaan produk menolak untuk menjual produk mereka, sehingga usaha mereka tidak berjalan dengan baik ditambah lagi pada saat ini ada covid 19. Para pengusaha di Desa Panti mengalami kebangkrutan sehingga mereka memutuskan menutup usaha mereka.
Kemudian BUMDes ingin membantu perekonomian masyarakat disana dengan cara memberikan arahan terkait kemasan untuk menarik konsumen dan membantu mendistribusikan produk-produk tersebut, tidak hanya itu BUMDes juga membantu mencarikan link atau toko-toko besar untuk mendistribusikan produk mereka.10
8 Ibid, 3
9 Bapak Muhlis Ketua BUMDes, wawancara,Jember, 11 Juni 2022
10 Bapak Muhlis Ketua BUMDes, wawancara,Jember, 11 Juni 2022
UMKM yang bergabung dengan BUMDes mereka mecari pendapatan selain dengan bantuan dari BUMDes, UMKM sendiri juga mendapatkan pendapatan mereka dari berjualan online yang mereka kelola sendiri diberbagai penjulan seperti: Shopee, Tokopedia, dan Lazada. Penjualan mereka tidak hanya online saja, akan tetapi mereka juga menerima pesanan dari toko yang lainnya.11
UMKM yang tidak bermitra dengan BUMDes ada beberapa yang gulung tikar ada juga yang berusaha untuk bangkit menyelamatkan usaha mereka. Usaha mereka biasanya dengan cara tetap menambah modal agar proses produksi tetap berjalan menjual produk. Mereka juga kurang pemasukan untuk produk yang mereka pasarkan, karena mereka tidak mendapatkan toko-toko yang besar untuk menaruh produk yang akan mereka jual. Sedangkan UMKM yang bekerjasama dengan BUMDes mereka dengan mudah mendapatkan link atau toko-toko untuk bekerjasama dengan UMKM tersebut, agar UMKM yang sebelumnya mati atau tidak lagi memproduksi bisa bangkit lagi karena penjualannya terus meningkat.12
Untuk UMKM yang tidak bergabung dengan BUMDes atau mereka tidak bisa bangkit dengan cara mereka sendiri atau tidak menemukan strategi lain secara otomatis usaha mereka gulung tikar atau usaha yang mereka jalankan tidak berjalan lancar. Adapula UMKM yang tetap berjualan meskipun dalam keadaan yang sulit, yaitu mereka menambah modal agar penjualan mereka tetap berjalan. Mereka pun yang tidak bergabung dengan
11 Bapak Muhlis Ketua BUMDes, wawancara,Jember, 11 Juni 2022
12 Ibu Sinta Pemilik UMKM opak gulung,wawancara,Jember,12 juni 2022
BUMDes mencari strategi yang sama seperti BUMDes mencari link atau toko-toko tapi mereka kurang maksimal dalam penjualan produk mereka.13
Berdasarkan pengamatan peneliti juga dengan salah satu pelaku UMKM yang menerima bantuan berupa pinjaman modal dari pihak BUMDes mengatakan dengan adanya BUMDes sangat berpengaruh terhadap keberlangsungan usahanya, dikarenakan pinjaman modal yang diberikan oleh BUMDes dapat membantu usahaya untuk tetap berjalan dan berkembang serta meningkatkan pendapatan.14
Alasan pada saat pandemi Covid-19 kemarin banyak para UMKM di Desa Panti mengalami kebangkrutan atau usaha mereka tidak berjalan lancar.
Dengan adanya bantuan dari pihak BUMDes dengan menerapkan beberapa strategi yang akan dijalankan dapat memberikan atau dapat membantu usaha para UMKM untuk berkembang kembali dan tidak mengalami menurunan pendapatan.
Ada beberapa strategi yang dijalankan oleh BUMDes untuk meningkatkan pendapatan para UMKM yaitu diantaranya pemeberian modal, pelatihan memberikan inovasi baru dan packaging yang bisa menarik minat konsumen untuk membeli produk mereka dam juga pelatihan pemasaran atau pelatihan promosi digital yang akan dilakukan oleh BUMDes untuk meningkatkan pendapatan mereka. 15
13 Ibu Sutik pemilik UMKM roti,wawancara,Jember,12 juni 2022
14 Bapak Muhlis Ketua BUMDes,wawancara,Jember, 11 Juni 2022
15 Bapak Iqbal Sekretaris BUMDes,wawancara,Jember,19 oktober 2022
Tabel 1.1
Pendapatan Sebelum Keberadaan Program BUMDes Boss Muda Desa Panti
No Jumlah penjualan Modal per produksi Pendapatan 1 100 kg suwar-suwir Rp. 1.120.000 Rp. 840.000 2 20 bungkus Kopi Rp. 380.000 Rp. 590.000 3 50 Bungkus Abon Rp. 450.000 Rp. 300.000
Sumber: Data UMKM, 2020
Hasil penelitian dari beberapa peneliti telah membuktikan bahwa adanya peranan BUMDes terhadap perkembangan UMKM. Dibuktikan oleh penelitian yang dilakukan oleh Irene Vielgia Noveri yang menemukan bahwa keberadan BUMDes sangat berpengaruh signifikan terhadap pengembangan dan peningkatan pendapatan UMKM.16
Ada juga hasil penelitian dari beberapa peneliti yang membuktikan adanya kontribusi yang dilakukan BUMDes dalam mengembangkan strategi yang dilakukan BUMDes untuk UMKM dibuktikan oleh penelitian yang dilakukan oleh Tetty Tia Kartikasari yang menemukan bahwa kontribusi yang dilakukan BUMDes dalam meningkatkan pendapatan sangat berpengaruh bagi pihak UMKM.17
Berdasarkan latar belakang inilah membuat penulis tertarik untukmelakukan pnelitian dengan judul “Strategi Peningkatan Pendapatan UMKM Melalui Program BUMDES Di Desa Panti Kecamatan Panti Kabupaten Jember”.
16 Irene Vielgia Noveri,2021 Analisis Pengaruh Program Simpan Pinjam BUMDes Terhadap Peningkatan Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) Masyarakat Desa Kumantan Kecamatan Bangkinang Kota Ditinjau Menurut Ekonomi Syariah. Skripsi Fakultas Syariah dan Hukum, UIN Sultan Syarif Kasim Riau.
17 Tetty Tia Kartikasari, “Kontribusi Badan Usaha Milik Desa Melalui Program Kemitraan Membangun Desa Mnadiri Dalam Meningkatkan Perekonomian Masyarakat Di Desa Mulyosari (Studi pada Badan Usaha Milik Desa Sinar Mulya ditinjau dari perspektif Ekonomi Islam”.
Skripsi Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam, IAIN Tulungagung,2019.
B. Fokus Penelitian
1. Bagaimana strategi peningkatan pendapatan melalui program BUMDes pada UMKM di Desa Panti Kecamatan Panti Kabupaten Jember?
2. Bagaimana pendapatan UMKM sebelum dan sesudah keberadaan program BUMDes di Desa Panti Kecamatan Panti Kabupaten Jember?
C. Tujuan Penelitian
Tujuan Penelitian merupakan gambaran tentang arah yang akan dituju dalam melakukan penelitian. Tujuan penelitian harus mengacu kepada masalah-masalah yang telah dirumuskan sebelumnya. Berdasarkan focus penelitian tersebut, maka tujuan yang ingin dicapai dalam penelitian ini adalah:
1. Bagaimana strategi peningkatan pendapatan melalui program BUMDes pada UMKM di Desa Panti Kecamatan Panti Kabupaten Jember?
2. Bagaimana pendapatan UMKM sebelum dan sesudah keberadaan program BUMDes di Desa Panti Kecamatan Panti Kabupaten Jember?
D. Manfaat Penelitian
Manfaat penelitian berisi tentang kontribusi apa yang akan diberikan setelah selesai melakukan penelitian. Kegunaan dapat berupa kegunaan yang bersifat teoritis dan praktis, seperti kegunaan bagi penulis, instansi dan masyarakat secara keseluruhan. Kegunaan penelitian harus realistis. Dalam menyusun Laporan Tugas Akhir ini, diharapkan dapat memberikan kegunaan diantaranya adalah18:
18Tim Penyusun, Pedoman Penulisan Karya Ilmiah, (Jember: IAIN Jember,2017), 45.
1. Bagi Penulis
Melalui penelitian ini penulis dapat menerapkan teori dan meningkatkan kemampuan serta menambah wawasan dan pengetahuan terutama yang berkaitan dengan studi komparasi laba yang pernah dipelajari selama masa perkuliahan di Universitas Islam Negeri KH.
Achmad Siddiq Jember.
2. Bagi Perusahaan
Melalui penelitian ini diharapkan dapat berguna bagi perusahaan sebagai bahan pertimbangan untuk dapat menentukan kebijakan yang diambil perusahaan dimasa yang akan datang dan diharapkan akan memberikan masukan atau gambaran yang lebih baik.
3. Bagi Pihak Lain
Melalui penelitian ini diharapkan dapat menambah pengetahuan umum tentang studi komparasi perolehan laba dan dapat menjadi referensi khususnya bagi pihak yang membutuhkan sebagai bahan pembanding dalam melakukan penelitian yang berkaitan dengan masalah bahasan dalam penelitian ini.
4. Kegunaan Secara Teoritis
Kegunaan penelitian ini pada lingkungan perguruan tinggi yaitu untuk mengembangkan ilmu yang didapat di bangku kuliah dan untuk mengaplikasikan ilmu tersebut terhadap kegiatan dunia kerja.
E. Definisi Istilah
Definisi istilah berisi tentang pengertian istilah-istilah penting yang menjadi titik perhatian penelitian di dalam judul penelitian. Tujuannya agar tidak terjadi kesalahpahaman terhadap makna istilah sebagaimana dimaksud oleh peneliti:
1. Pengertian Pendapatan
Pendapat merupakan hasil dari seluruh penjualan barang atau jasa, suatu komoditi. Pendapatan juga bisa diartikan sebagai penghasilan yang timbul dari aktivitas sebuah usaha. Menurut Mankiw disebutkan bahwa pendapatan dirumuskan sebagai hasil perkalian antara jumlah unit yang terjual dengan harga per unit.19
Pendapat adalah arus masuk atau penyelesaian (atau kombinasi keduannya) dari pengiriman atau produksi barang, memberikan jasa atau melakukan aktivitas lainnya.20
Pendapatan adalah arus masuk bruto dari manfaat ekonomi yang timbul dari aktivitas normal entitas selama suatu periode, jika arus masuk tersebut mengakibatkan kenaikan ekuitas yang tidak berasal dari kontribusi penanaman modal.21
19 Yuniarum Fatin Laili, Achma Hendra Setiawan, “ Analisis faktor-faktor yang mempengaruhi pendapatan UMKM sentra Batik di Kota Pekalongan”, Vol. 9, No.4, Diponegoro Journal Of Economics, 2020, 3
20 Skousen,Stice dan Stice, manajemen perbankan, edisi ke.6. Diterjemahkan oleh Ali Akbar, (Jakarta:Salemba Empat), 2010, hal. 161.
21 Ibid, 162
2. BUMDES
Menurut pasal 1 angka (6) Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2014 Badan Usaha Milik Desa yang selanjutnya di sebut dengan BUMDes adalah badan usaha yang seluruh atau sebagian besar modalnya dimiliki oleh desa melalui penyertaan secara langsung yang berasal dari kekayaan Desa yang dipisah guna mengelola aset, jasa pelayanan, dan usaha lainnya untuk sebesar-besarnya kesejahteraan masyarakat Desa.
Sebagai salah satu lembaga ekonomi yang beroperasi di pendesaan, BUMDes harus memiliki perbedaan dengan lembaga ekonomi pada umumnya. Ini dimaksud agar keberadaan dan kinerja BUMDes mampu memberikan kontribusi yang signifikan terhadap peningkatan kesejahteraan warga Desa.22
3. UMKM
Usaha Mikro Kecil dan Menengah menurut Undang-undang Nomor 20 Tahun 2008 didefinisikan sebagai usaha ekonomi produktif yang dimiliki oleh perorangan atau badan usaha yang bukan merupakan anak atau cabang perusahaan besar.
Usaha Mikro Kecil dan Menengah merupakan kegiatan usaha yang mampu memperluas lapangan kerja dan memberikan pelayanan ekonomi secara luas kepada masyarakat, dan dapat berperan dalam proses
22 Herry Kamaroesid, Tata Cara Pendirian dan Pengelolaan BUMDES (Jakarta: Mitra Wacana Media), hal.2
pemerataan dan peningkatan pendapatan masyarakat, mendorong pertumbuhan ekonomi, dan berperan mewujudkan stabilitas nasional. 23
23 Alifah Fidelan, Aprilnadi Pratama, Tita Nursyamsiah, “ Pengembangan usaha mikro dan menengah (UMKM) dengan program pemasaran desa jambu raya di Desa jambu, kabupaten sumedang “, Vol. 2, No. 3 , Jurnal Pusat Inovasi Masyarakat, 2020, 493.
14
penelitian terdahulu adalah upaya peneliti untuk mencari perbandingan dan selanjutnya untuk menemukan inspirasi baru untuk penelitian selanjutnya.
Penelitian berisi beberapa penelitian terdahulu yang berkaitan dengan penelitian yang hendak dilakukan, dan dibuat ringkasannya. Adapun penelitian terdahulu yang berkaitan dengan penelitian ini adalah:
1. Elly Ermawaty. 2018. “Strategi Peningkatan Pendapatan Desa Melalui Adaptasi dan Inovasi Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Desa Sumber Agung Kecamatan Margo Tabir Kabupaten Merangin”. UIN Sulthan Thaha Saifuddin Jambi.24
Penelitian yang digunakan peneliti adalah menggunakan metode kualitatif. Dimana peneliti mengumpulkan data dengan observasi, wawancara dan dokumentasi. Uji keabsahan data dengan trisngulasi.
Sampel sumber ditentukan secara purpose sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penetapan strategi pengelolaan berkah anyar sebagai nama BUMDes yang akan dijalankan dengan 4 unit usaha yaitu: sewa tenda, gerai pulsa/counter HP, simpan pinjam dan sewa ruko.
Persamaan pada penelitian ini adalah sama-sama menggunkan metode kualitatif dan menggunakan metode pengumpulan data, observasi dan
24 Elly Ermawaty, “Strategi Peningkatan Pendapatan Desa Melalui Adaptasi dan Inovasi Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Desa Sumber Agung Kecamatan Margo Tabir Kabupaten Merangin”. Skripsi Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam UIN Sulthan Thaha Saifuddin jambi,2018.
wawancara dan peningkatan pendapatan melalui BUMDes. Perbedaan penelitian ini pada lokasi penelitian di Desa Sumber Agung Kecamatan Margo Tabir Kabupaten Merangin dan objek peningkatan pendapatan desa.
2. Tetty Tia Kartikasari. 2019. “ Kontribusi Badan Usaha Milik Desa Melalui Program Kemitraan Membangun Desa Mandiri Dalam Meningkatkan Perekonomian Masyarakat Di Desa Mulyosari (Studi pada Badan Usaha Milik Desa Sinar Mulya ditinjau dari perspektif Ekonomi Islam). IAIN Tulungagung.25
Penelitian yang digunakan peneliti ini menggunakan pendekatan penelitian deskriptif. Sumber data penelitian ini yaitu data primer dan sekunder. Metode pengumpulan data menggunkan observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil dari penelitian ini adalah: (1) Kontribusi BUMDes Sinar Mulya yaitu melalui unit usaha yang dikelola BUMDes Sinar Mulya maupun potensi yang ada di desa mulyosari dengan memberikan sosialisasi, pelayanan maupun pembinaan. (2) dampak dari adanya kemitraan yaitu pendapatan masyarakat, menambah pendapatan asli desa, memberikan kemudahan bagi masyarakat, berjalan secara berkelanjutan, dan meningkatkan masyarakat namun belum dikatakan optimal karena masih kurangnya lapangan pekerjaan bagi masyarakat.
25 Tetty Tia Kartikasari, “Kontribusi Badan Usaha Milik Desa Melalui Program Kemitraan Membangun Desa Mnadiri Dalam Meningkatkan Perekonomian Masyarakat Di Desa Mulyosari (Studi pada Badan Usaha Milik Desa Sinar Mulya ditinjau dari perspektif Ekonomi Islam”.
Skripsi Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam, IAIN Tulungagung,2019.
Persamaan penelitian ini adalah sama- sama meneliti kontribusi dari BUMDes. Perbedaan penelitian pada objek meningkatkan kesejahteraan masyarakata yang ada di lokasi Desa Mulyosari.
3. Rahmad Ramadani. 2019. “ Pengembangan Ekonomi Masyarakat Melalui Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Desa Tegal Arum Kecamatan Rimbo Bujang Kabupaten Tebo”. UIN Sulthan Thaha Saifuddin Jambi.26
Penelitian yang digunakan peneliti menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Sumber data dalam penelitian ini adalah data primer dan sekunder. Metode yang digunakan dalam pengumpulan data yaitu observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian ini yaitu menunjukkan bahwa BUMDes Tegal Arum mampu meningkatkan kemampuan masyarakat dalam mengembangkan usaha yang dimiliki dan BUMDes Tegal Arum mampu mengembangkan potensi sumber daya alam dan sumber daya manusia di desa. Sehingga kesejahteran lokal dari tahun 2016, 2017, 2018 dan 2019 terus mengalami peningkatan, dan BUMDes mampu menggerakan dan mobilisasi kegiatan ekonomi masyarakat yang lebih baik ini artinya strategi pemerintah untuk memperkecil angka kemiskinan masyarakat desa berjalan sesuai harapan.
Persamaan penelitian ini adalah menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Dalam pengumpulan data menggunakan metode observasi, wawancara dan dokumentasi. Perbedaan penelitian ini pada lokasi penelitian Desa Tegal Arum Kecamatan Rimbo Bujang Kabupaten Tebo.
26 Rahmad Ramadani, “ Pengembangan Ekonomi Masyarakat Melalui Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Desa Tegal Arum Kecamatan Rimbo Bujang Kabupaten Tebo”. Skripsi Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam, UIN Sulthan Thaha Saifuddin Jambi, 2019.
4. Munawaroh. 2019. “ Analisis Pengembangan Ekonomi Masyarakat Melalui Badan Usaha Milik Desa (Studi Kasus Desa Majasari Kecamatan Sliyeg Kabupaten Indramayu)”. UIN Syarif Hidayatullah Jakarta.27
Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendektan deskriptif. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi,wawancara dan dokumentasi. Teknik analisis yang digunakan reduksi data, penyajian data dan verifikasi. Hasil penelitian menujukkan bahwa program-program BUMDes majasari yang masih aktif diantaranya yaitu: simpan pinjam, pengelolaan sampah, peternakan, usaha perdagangan seperti PPOB, produk masyarakat, dan dan pembuatan cendramata.
Perbedaan penelitian ini lebih melihat ke pengembangan ekonomi masyarakat. Persamaan penelitian ini sama-sama meneliti di Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) dan di teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancaradan dokumentasi.
5. Irkham Abdur Rochim. 2019. “Peran Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Dalam Meningkatkan EkonomiMsayarakat Perspektif ekonomi islam”. UIN Walisongo Semarang.28
Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan filed research meliputi observasi, wawancara dan
27 Munawaroh, “ Analisis Pengembangan Ekonomi Masyarakat Melalui Badan Usaha Milik Desa (Studi Kasus Desa Majasari Kecamatan Sliyeg Kabupaten Indramayu)”. Skripsi Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan, UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, 2019.
28 Irkham Abdur Rochim,” Peran Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Dalam Meningkatkan Ekonomi Masyarakat Perspektif Ekonomi Islam”. Skripsi Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam, UIN Walisongo Semarang, 2019.
dokumentasi. Hasil penelitiian menunjukkan bahwa peran BUMDes Blimbing Makmur Jaya dalam dikelola dengan maksial. Rekomendasi yang diberikan adalah meningkatkan kualitas sumber daya manusia, meningkatkan dana anggaran, peran aktif akademisi ditingkatkan.
Persamaan dalam penelitian ini sama-sama meneliti tentang BUMDes dan metode kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif.
Perbedaan dari penelitian terdapat pada objek meningkatkan ekonomi masyarakat perspektif ekonomi islam.
6. Saiful Hijam Nabid. 2020. “ Strategi pemasaran Agrowisata dalam meningkatlan pendapatan wisata petik jeruk dan buah naga di Desa Sumbermulyo Pesanggaran Banyuwangi”. IAIN Jember.29
Penelitian yang digunakan oleh peneliti adalah menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian lapangan. Pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara dan dokumentasi. hasil penelitian menunjukkan bahwa diantara strategi pemasaran yang dilakukan oleh agrowisata petik jeruk dan buah naga adalah penerapan promosi seperti penyebaran brosur kepada agen biro travel, memasang papan nama, pembuatan blog perusahaan dan yang lainnya.
Persamaan dari penelitian sama-sama meneliti tentang peningkatan pendapatan dari suatu objek penelitian. Menggunakan pendekatan kualitatif dan jenis penelitian lapangan, pengumpulan data observasi, dokumentasi dan wawancara. Perbedaan penelitian ini terletak pada lokasi
29 Saiful Hijam Nabid, “ Strategi pemasaran agrowisata dalam meningkatkan pendapatan wisata petik jeruk dan buah naga di Desa Sumberulyo Pesanggaran Banyuwangi”. Skripsi Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam IAIN Jember, 2020.
penelitian di Desa Sumbermulyo Pesanggaran Banyuwangi, dan objek penelitian yaitu pada Wisata Petik Jeruk dan Buah Naga.
7. Elin Afremia. 2020. “ Strategi Pengembangan Perekonomian Masyarakat Melalui Badan Usaha Milik Desa (Studi Kasus pada BUMDes Makmur Abadi Desa Bendosari Kecamatan Sanan Kulon Kabupaten Blitar)”. IAIN Tulungagung.30
Penelitian yang digunakan peneliti adalah pendekatan kualitatif.
Sumber data dalam penelitian ini menggunakan data primer dan sekunder.
Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa: (1) strategi pengembangannya adalah memiliki unit-unit usaha berupa unit usaha kemitraan UKM, unit usaha petanian pengelolaan pupuk organik , produksi dan pemasaran olahan susu, dan wisata edukasi, medirikan inkubator bisnis untuk pelatihan kepada masyarakat. (2) dampaknya yaitu menjadi wadah kreativitas dan inovasi bagi masyarakat desa, bertambahnya relasi BUMDes, sarana penyerapan tenaga kerja, dan meningkatnya pengelolaan potensi asli desa. (3) kendalanya yaitu kurangnya modal yang dimiliki, kurangnya pengetahuan masyarakat tentang BUMDes dan masih minimnya partisipasi masyarakat dalam memajukan unit usaha yang dikelola BUMDes dan kurangnya sosialisasi kepada masyarakat tentang BUMDes. (4) solusinya adalah dengan mengembangkan unit usaha untuk meningkatkan minat masyarakat, menambah unit usaha sesuai dengan potensi desa, mengadakan sosialisasi
30 Elin Afremia, “Strategi Pengembangan Perekonomian Masyarakat Melalui Badan Usaha Milik Desa (Studi Kasus pada BUMDes Makmur Abadi Desa Bendosari Kecamatan Sanan Kulon Kabupaten Blitar)”. Skripsi Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam IAIN Tulungagung,2020.
kepada masyarakat terkait wawasan BUMDes untuk meningkatkan pengetahuan dan partisipasi dalam memajukan unit usaha BUMDes dan meningkatkan relasi BUMDes sebagai wadah pemasaran hasil usaha.
Persamaan pada penelitian ini adalah sama menggunakan pendekatan kualitatif dan teknik pengumpulan data melalui wawancara.
perbedaan penelitian ini pada objek perekonomian masyarakat di Desa Bendosari Kecamatan Sanan Kulon Kabupaten Blitar
8. Rinike Amalia Rachmawati. 2020. “ Strategi Pengembangan Desa Melalui Pengelolaan BUMDES Sinar Mulya Dalam Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat Desa Mulyosari”. IAIN Tulungagung.31
Penelitian yang digunakan peneliti ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Sumber data penelitian ini yaitu data primer dan sekunder. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah teknik wawancara,observasi dan dokumentasi. Hasil dari penelitian ini adalah: (1) Penerapan strategi desa mandiri yang dilakukan BUMDes sinar mulya dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat yaitu dengan menambah unit-unit usaha yang ada di BUMDes, menjalin komunikasi yang baik dengan masyarakat desa dan menjalin kemitraan dengan beberapa pihak. (2) Dampak dari adanya pengembangan desa mandiri ini berdampak positif dalam memudahkan masyarakat yang bermata pencarian sebagai peternak sapi perah mempunyai pasar untuk menjual susu sapinya, mengurangi angka pengangguran, meningkatkan
31 Rinike Amalia Rachmawati,”Strategi Pengembangan Desa Melalui Pengelolaan BUMDES Sinar Mulya Dalam Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat Desa Mulyosari”. Skripsi Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam, IAIN Tulungagung,2020.
pendapatan masyarakat desa dan meningkatkan pendapatan asli desa (PADes). Dampak negatifnya yaitu adanya persaingan harga dengan organisasi lain.
Persamaan dalam penelitian ini adalah dalam teknik pengumpulan data yang menggunakan teknik wawancara, observasi dan dokumentasi dan mengunakan jenis penelitian deskriptif. Perbedaan penelitian pada objek meningkatkan kesejahteraan masyarakata yang ada di lokasi Desa Mulyosari.
9. Bambang Setiawan. 2020. “ Peranan BUMDES (Badan Usaha Milik Desa) Dalam Pemberdayaan Perekonomian Masyarakat Desa Gogodeso Kecamatan Kanigoro Kabupaten Blitar”. IAIN Tulungagung.32
Penelitian yang digunakan peneliti menggunakan pendekatan kualitatif jenis deskriptif. Sumber data dalam penelitian ini adalah data primer dan sekunder. Metode yang digunakan dalam pengumpulan data yaitu observasi,wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian ini yaitu dengan adanya unit usaha yang dapat dikelola BUMDes untuk membuka sarana lapangan pekerjaan bagi masyarakat, selain itu BUMDes Sejahtera Abadi juga berperan dalam pendampingan bagi masyarakat, dari pendampingan permodalan, pendampingan pelatihan, hingga pendampingan pengembangan potensi dan usaha. Dalam menjalankan perannya dalam mewujudkan maksud dan tujuan berdirinya BUMDes terdapat beberapa kendala yang dihadapi oleh BUMDes Sejahtera Abadi,
32 Bambang Setiawan, “ Peranan BUMDES (Badan Usaha Milik Desa) Dalam Pemberdayaan Perekonomian Masyarkat Desa Gogodeso Kecamatan Kanigoro Kabupaten Blitar”. Skripsi Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam, IAIN Tulungagung, 2020.
baik kendala internal maupun eksternal, kendala internal terjadi yaitu keterbatasan dana, dan tingginya persaingan pasar. Sedangkan kendala eksternal terjadi pada masyarakat sendiri yaitu reaksi beberapa masyarakat yang belum bisa menerima keberadaan BUMDes.
Persamaan penelitan ini adalah sama menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Dalam pengumpulan data menggunakan metode observasi, wawancara dan dokumentasi. Perbedaan penelitian ini pada objek yang dalam pemberdayaan perokonomian masyarakatan dan lokasi penelitian Desa Gogodeso Kecamatan Kanigoro Kabupaten Blitar.
10. Irene Vielgia Noveri. 2021. “ Analisis Pengaruh Program Simpan Pinjam BUMDes Terhadap Peningkatan Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) Masyarakat Desa Kumantan Kecamatan Bangkinang Kota Ditinjau Menurut Ekonomi Syariah”. UIN Sultan Syarif Kasim Riau.33
Penelitian yang digunakan oleh peneliti adalah mengunakan metode deskriptif kuantitatif. Teknik pengumpulan data yaitu melalui observasi, kuesioner dan dokumentasi. Metode dalam pengambilan sampel menggunakan cara total sampling. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa secara simultan terhadap pengaruh antara pinjaman modal pada program simpan pinjam BUMDes Mahmud Marzuki terhadap peningkatan UMKM Masyarakat desa kumantankecamatan bangkinang kota sebesar 15% hanya pada taraf signifikan 5% sedangkan 85% dipengaruhi oleh
33 Irene Vielgia Noveri,” Analisis Pengaruh Program Simpan Pinjam BUMDes Terhadap Peningkatan Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) Masyarakat Desa Kumantan Kecamatan Bangkinang Kota Ditinjau Menurut Ekonomi Syariah”. Skripsi Fakultas Syariah dan Hukum, UIN Sultan Syarif Kasim Riau, 2021.
variabel lainnya yang tidak terdapat dalam penelitian ini. Uji T menunjukkan bahwa nilai signifikan lebih kecil dari 0,05, sehingga dapat dikatakan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan antara pinjaman modal pada program simpan pinjam BUMDes Mahmud Marzuki terhadap peningkatan UMKM Masyarakat desa kumantan kecamatan bangkinang kota.
Persamannya yaitu sama- sama menggunkan penentuan data menggunakan teknik pengumpulan data berasal dari observasi dan dokumentasi. Persamannya yaitu sama- sama menggunkan penentuan data menggunakan teknik pengumpulan data berasal dari observasi dan dokumentasi.
Tabel 2.1
Persamaan dan Perbedaan penelitian terdahulu
No. Nama Judul Persamaan Perbedaan Hasil
1. Elly Ermawaty.
2018.
Strategi Peningkatan Pendapatan Desa Melalui Adaptasi dan Inovasi Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Desa Sumber Agung Kecamatan Margo Tabir Kabupaten Merangin
Persamaan pada penelitian ini adalah sama- sama
menggunkan metode kualitatif dan menggunakan metode pengumpulan data, observasi dan wawancara dan peningkatan pendapatan melalui BUMDes.
Perbedaan penelitian ini pada lokasi penelitian di Desa Sumber Agung Kecamatan Margo Tabir Kabupaten Merangin dan objek
peningkatan pendapatan desa.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa penetapan strategi
pengelolaan berkah anyar sebagai nama BUMDes yang akan
dijalankan dengan 4 unit usaha yaitu:
sewa tenda, gerai pulsa/counter HP, simpan pinjam dan sewa ruko.
2. Rahmad Ramadani.
2019.
Pengembanga n Ekonomi Masyarakat Melalui
Persamaan penelitian ini adalah
menggunakan
Perbedaan penelitian ini pada lokasi penelitian
Hasil penelitian ini yaitu menunjukkan bahwa BUMDes Tegal Arum
Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Desa Tegal Arum Kecamatan Rimbo Bujang Kabupaten Tebo
pendekatan kualitatif deskriptif.
Dalam pengumpulan data
menggunakan metode observasi, wawancara dan dokumentasi.
Desa Tegal Arum Kecamatan Rimbo Bujang Kabupaten Tebo.
mampu meningkatkan kemampuan masyarakat dalam mengembangkan usaha yang dimiliki dan BUMDes Tegal Arum mampu mengembangkan potensi sumber daya alam dan sumber daya manusia di desa.
3. Munawaroh . 2019.
Analisis Pengembanga n Ekonomi Masyarakat Melalui Badan Usaha Milik Desa (Studi Kasus Desa
Majasari Kecamatan Sliyeg Kabupaten Indramayu)
Persamaan penelitian ini sama-sama meneliti di Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) dan di teknik pengumpulan data
menggunakan observasi, wawancaradan dokumentasi.
Perbedaan penelitian ini lebih melihat ke
pengembangan ekonomi masyarakat.
hasil penelitian menujukkan bahwa program-program BUMDes majasari yang masih aktif diantaranya yaitu:
simpan pinjam, pengelolaan sampah,
peternakan, usaha perdagangan seperti PPOB, produk
masyarakat, dan dan pembuatan cendramata.
4. Tetty Tia Kartikasari.
2019.
Kontribusi Badan Usaha Milik Desa Melalui Program Kemitraan Membangun Desa Mandiri Dalam
Meningkatka n
Perekonomia n Masyarakat Di Desa Mulyosari
Persamaan penelitian ini adalah sama- sama meneliti kontribusi dari BUMDes.
Perbedaan penelitian pada objek
meningkatkan kesejahteraan masyarakata yang ada di lokasi Desa Mulyosari.
Hasil penelitian ini adalah ini adalah:
(1)Kontribusi BUMDes Sinar Mulya yaitu melalui unit usaha yang dikelola BUMDes Sinar Mulya maupun potensi yang ada di desa Mulyosari dengan
memberikan sosialisasi,
pelayanan maupun
(Studi pada Badan Usaha Milik Desa Sinar Mulya ditinjau dari perspektif Ekonomi Islam)
pembinaan. (2) dampak dari adanya kemitraan yaitu pendapatan masayarakat, menambah pendapatan asli desa, memberikan kemudahan bagi masyarakat, berjalan secara berkelanjutan, dan meningkatkan masayarakat namun belum dikatakan optimal karena masih kurangnya
lapangan pekerjaan bagi masyarakat.
5. Irkham Abdur Rochim.
2019.
Peran Badan Usaha Milik Desa
(BUMDes) Dalam Meningkatka n
EkonomiMsa yarakat Perspektif ekonomi islam
Persamaan dalam penelitian ini sama-sama meneliti tentang BUMDes dan metode
kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif.
Perbedaan dari penelitian terdapat pada objek
meningkatkan ekonomi masyarakat perspektif ekonomi islam.
hasil penelitiian menunjukkan bahwa peran BUMDes
Blimbing Makmur Jaya dalam
dikelola dengan maksial.
Rekomendasi yang diberikan adalah meningkatkan kualitas sumber daya manusia, meningkatkan dana anggaran, peran aktif akademisi ditingkatkan.
6. Saiful Hijam Nabid.
2020.
Strategi pemasaran Agrowisata dalam
meningkatlan pendapatan wisata petik jeruk dan buah naga di
Persamaan dari penelitian sama- sama meneliti tentang peningkatan pendapatan dari suatu objek penelitian.
Menggunakan
Perbedaan penelitian ini terletak pada lokasi penelitian di Desa
Sumbermulyo Pesanggaran Banyuwangi,
hasil penelitian menunjukkan bahwa diantara strategi pemasaran yang dilakukan oleh agrowisata petik jeruk dan buah naga adalah penerapan promosi
Desa
Sumbermulyo Pesanggaran Banyuwangi
pendekatan kualitatif dan jenis penelitian lapangan, pengumpulan data observasi, dokumentasi dan wawancara.
dan objek penelitian yaitu pada Wisata Petik Jeruk dan Buah Naga.
seperti penyebaran brosur kepada agen biro travel,
memasang papan nama, pembuatan blog perusahaan dan yang lainnya.
7. Elin Afremia.
2020.
Strategi Pengembanga n
Perekonomia n Masyarakat Melalui Badan Usaha Milik Desa (Studi Kasus pada
BUMDes Makmur Abadi Desa Bendosari Kecamatan Sanan Kulon Kabupaten Blitar)
Persamaan pada penelitian ini adalah sama menggunakan pendekatan kualitatif dan teknik
pengumpulan data melalui wawancara.
perbedaan penelitian ini pada objek perekonomian masyarakat di Desa
Bendosari Kecamatan Sanan Kulon Kabupaten Blitar
Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa: (1) strategi pengembangannya adalah memiliki unit-unit usaha berupa unit usaha kemitraan UKM, unit usaha petanian
pengelolaan pupuk organik , produksi dan pemasaran olahan susu, dan wisata edukasi, medirikan inkubator bisnis untuk pelatihan kepada
masyarakat. (2) dampaknya yaitu menjadi wadah kreativitas dan inovasi bagi masyarakat desa, bertambahnya relasi BUMDes, sarana penyerapan tenaga kerja, dan meningkatnya pengelolaan potensi asli desa.
8. Rinike Amalia Rachmawati
. 2020.
Strategi Pengembanga n Desa Melalui Pengelolaan
Persamaan dalam penelitian ini adalah dalam teknik
pengumpulan
Perbedaan penelitian pada objek
meningkatkan kesejahteraan
Hasil dari penelitian ini adalah: (1)
Penerapan strategi desa mandiri yang
BUMDES Sinar Mulya Dalam Meningkatka n
Kesejahteraan Masyarakat Desa Mulyosari
data yang menggunakan teknik
wawancara, observasi dan dokumentasi dan
mengunakan jenis penelitian deskriptif.
masyarakata yang ada di lokasi Desa Mulyosari.
dilakukan BUMDes sinar mulya dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat yaitu dengan menambah unit-unit usaha yang ada di
BUMDes, menjalin komunikasi yang baik dengan masyarakat desa dan menjalin kemitraan dengan beberapa pihak. (2) Dampak dari adanya
pengembangan desa mandiri ini berdampak positif dalam
memudahkan masyarakat yang bermata pencarian sebagai peternak sapi perah
mempunyai pasar untuk menjual susu sapinya,
9. Bambang Setiawan.
2020.
Peranan BUMDES (Badan Usaha Milik Desa) Dalam Pemberdayaa n
Perekonomia n Masyarakat Desa
Gogodeso Kecamatan Kanigoro Kabupaten Blitar
Persamaan penelitan ini adalah sama menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif.
Dalam pengumpulan data
menggunakan metode observasi, wawancara dan dokumentasi.
Perbedaan penelitian ini pada objek yang dalam pemberdayaan perokonomian masyarakatan dan lokasi penelitian Desa Gogodeso Kecamatan Kanigoro Kabupaten Blitar
Hasil penelitian ini yaitu dengan adanya unit usaha yang dapat dikelola BUMDes untuk membuka sarana lapangan pekerjaan bagi masyarakat, selain itu BUMDes Sejahtera Abadi juga berperan dalam
pendampingan bagi masyarakat, dari pendampingan permodalan,
pendampingan pelatihan, hingga pendampingan pengembangan potensi dan usaha.
Dalam menjalankan perannya dalam mewujudkan maksud dan tujuan berdirinya
BUMDes terdapat beberapa kendala yang dihadapi oleh BUMDes Sejahtera Abadi,baik kendala internal maupun eksternal, 10. Irene
Vielgia Noveri.
2021.
Analisis Pengaruh Program Simpan Pinjam BUMDes Terhadap Peningkatan Usaha Mikro Kecil
Menengah (UMKM) Masyarakat Desa Kumantan Kecamatan Bangkinang Kota Ditinjau Menurut Ekonomi Syariah
Persamannya yaitu sama- sama
menggunkan penentuan data menggunakan teknik
pengumpulan data berasal dari observasi dan dokumentasi.
Persamannya yaitu sama- sama
menggunkan penentuan data menggunakan teknik
pengumpulan data berasal dari observasi dan
dokumentasi.
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa secara simultan terhadap pengaruh antara pinjaman modal pada program simpan pinjam BUMDes Mahmud Marzuki terhadap peningkatan UMKM
Masyarakat desa kumantan kecamatan bangkinang kota sebesar 15% hanya pada taraf
signifikan 5%
sedangkan 85%
dipengaruhi oleh variabel lainnya yang tidak terdapat dalam penelitian ini.
Sumber : Diambil dari penelitian terdahulu
Orisinalitas penelitian diatas, menunjukkan bahwa adanya persamaan dan perbedaan antara penelitian terdahulu dengan penelitian yang akan dilakukan peneliti saat ini. Disisi lain penelitian yang akan dilakukan peneliti berkaitan dengan pendapatan UMKM melalui program BUMDes.
Dari pemaparan diatas, maka perbedaan pokok penelitian ini dengan penelitian lainnya adalah objeknya, metode penelitian dan pada pengumpulan data yang berbeda. Itulah perbedaan pokok dari penelitian ini dengan penelitian lainnya.
B. Kajian Teori
1. Pengertian Strategi Peningkatan Pendapatan a. Strategi
Menurut Cahyati dalam Damayanti strategi adalah memikirkan jenis program dan inisiatif tentang apa yang harus didesain dan diterapkan untuk memikat, mengembangkan dan mempertahankan secara efektif.34Strategi merupakan suatu kegiatan atau aktivitas pelaku usaha yang dilakukan agar suatu usahanya tetap beroperasi, tetapi jalan dan hasil akhir mendapatkan keuntungan.35
Strategi berasal dari istilah Yunani “Strategos”, yang terdiri dari dua kata: Stratos, yang berarti militer, dan yang memimpin, dan
34 Ely Triyo,Haryono,Irwantoro, “Strategi inovasi badan usaha milik desa (BUMDes) dalam meningkatkan potensi dan kesejahteraan ekonomi masyarakat desa (studi kasus BUMDes Mandiri, Desa Morobakung, Kec. Manyar, Kab. Gresik)”, Jurnal Litbang Kebijakan, Vol. 14, No. 2, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Bhayangkara Surabaya: Desember 2020, 175.
35 Khofifah Nur Ihza, “ Dampak Covid-19 terhadap usaha mikro kecil dan menengah (UMKM)(Studi Kasus UMKM Ikhwa Comp Desa Watesprojo, Kemlagi, Mojokerto)”, Jurnal Inovasi Penelitian, Vol.1, No.7, Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya: Desember 2020,1327.
mengacu pada seni dan ilmu menjadi seorang jendral yang dapat memimpin pasukan, memenangkan ppertempuran, mempertahankan wilayah dan bahkan menghancurkan musuh. Banyak ahli telah mengusulkan definisi strategi, namun definisi ini bervariasi tergantung pada bagaimana Anda melihat rencana tersebut. Menurut Jauch dan Glueck, strategi adalah rencana yang kohensif, lengkap, terintergrasi yang menghubungkan keunggulan organisasi dengan masalah lingkungan untuk memastikan bahwa tujuan utama organisasi dapat dipenuhi melalui implementasi yang tepat oleh organisasi.
Akibatnya dapat disimpulkan bahwa strategi secara umum adalah proses didefinisikan rencana pemimpin senior yang berfokus pada tujuan jangka panjang organisasi, disertai dengan penciptaan metode atau upaya untuk mencapai tujuan tersebut. Dalam definisi tertentu, strategi adalah tindakan yang bersifat inkremental (terus meningkat) dan berkesinambungan, serta dilakukan dengan memperhatikan apa yang diharapkan di masa depan. 36
Strategi merupakan ilmu perencanaan dan penentuan arah operasi-operasi bisnis berskala besar, menggerakkan semua sumber daya perusahaan yang dapat menguntungkan secara aktual dalam bisnis, Jhon A. Bryne mendefinisikan strategi adalah sebuah pola yang mendasar dari sasaran dan direncanakan, peyebaran sumber daya dan
36 Arini Mayan Fauni, “Analisis Strategi peningkatan pendapatan Asli Daerah(PAD) Kota Banjarmasin( Studi pajak bumi dan bangunan pada badan pendapatan daerah) di Kota Madya Banjarmasin)”, skripsi Ilmu Administrasi Publik,Universitas Islam Kalimantan,2021
interaksi organisasi dengan pasar, pesaing dan faktor-faktor lingkungan. 37
Menurut David strategi yaitu rencana yang disatukan, luas dan berintergrasi yang menghubungkan keunggulan strategis perusahaan dengan tantangan lingkungan, yang dirancang untuk memastikan bahwa tujuan utama dari perusahaan yang dapat dicapai melalui pelaksanaan yang tepat oleh organisasi.38
Strategi adalah cara mengerjakan sesuatu untuk mencapai tujuan tertentu. Strategi tersebut merupakan sebuah rencana permanen untuk sebuah kegiatan. Di dalamnya biasanya termasuk formulasi tujuan dan kumpulan rencana kegiatan. Hal itu mengindekasikan adanya upaya memperkuat daya saing pekerjaan bisnis dalam mengelola organisasi dan mencegah pengaruh luar yang negative pada kegiatan organisasi engan cara menganalisis kekuatan dan kelemahan lingkungan eksternal maupun internal.
Strategi dapat juga disebut sebagai penyataan apa yang harus dilakukan organisasi untuk mencapai keberhasilan. Strategi ini didapatkan dari misi dan hasil penilaian fondasi organisasi. Strategi ini menyatakan tindakan apa saja yang harus dilakukan oleh organisasi untuk mencapai misi organisasi yang sesuai dengan kekuatan dan kelemahan organisasi.
37 Ali Hasan, marketing bank syariah,(Jakarta: Ghalia Indonesia,2010),hal. 29.
38 David, manajemen strategi konsep,( Jakarta: Selemba Empat,2004), hal. 14.
Strategi merupakan hal menetapkan arah kepada “ manajemen” dalam arti orang tentang sumber daya di dalam bisnis dan tentang bagaimana mengidentifikasikan kondisi yang diberikan keuntungan terbaik untuk membantu memenangkan persaingan di dalam pasar. Dengan kata lain, definisi strategi mengandung ua komponen yaitu (Dirgantoro):
1. Future Intentions atau tujuan jangka panjang. Hal ini diartikan sebagai pengembangan wawasan jangka panjang dan menetapkan komitmen untuk mencapainya.
2. Competitive Advantage atau keunggulan bersaing. Hal ini diartikan sebagai pengembangan pemahaman yang dalam tentang pemilihan pasar dan pelanggan atau costumer oleh perusahaan yang juga menunjukkan kepada cara terbaik untuk tujuan akhir. 39
Sementara itu Michael Porter dalam buku David mengemukakan bahwa dengan strategi suatu organisasi memperoleh keunggulan bersaing dari tiga macam dasar yang berbeda, yaitu:
a) Strategi keunggulan biaya. Strategi ini merupakan strategi mengefisienkan seluruh biaya produksi sehingga menghasilkan produk atau jasa yang bisa dijual lebih murah dibandingkan pesaing. Strategi keunggulan sukses biasanya merasuk keseluruh perusahaan atau organisasi, seperti efisiensi yang tinggi, biaya
39 Hitt Michael,dkk, Manajemen Strategis,( Jakarta:Erlangga,1997)
administrasi yang rendah dan partisipasi pegawai dalam pengendalian biaya.
b) Strategi diferensiasi. Strategi ini menawarkan beberapa tingkat pembedaan artinya dengan memberikan penawaran yang berbeda dibandingkan penawaran yang berbeda dibandingkan penawaran yang diberikan oleh kompetitor. Strategi differensiasi mengisyaratkan perusahaan mempunyai jasa atau produk yang mempunyai kualitas ataupun fungsi yang bisa membedakan dirinya dengan pesaing sehingga dapat mempromosikan reputasi yang baik.
c) Strategi fokus. Fokus berarti membuat produk dan menyediakan jasa yang memenuhi keperluan kelompok kecil konsumen. Strategi fokus biasanya dilakukan untuk produk atau jasa yang memang mempunya karakteristik khusus.40
Berdasarkan definisi yang telah dikemukakan bahwa strategi merupakan suatu rencana tindakan yang dirancang untuk mencapai tujuan bukan hanya tujuan jangka pendek, akan tetapi jangka menengah dan jangka panjang. Dalam menyusun strategi, diperlukan analisis terhadap lingkungan, baik lingkungan eksternal maupun internal dan disertai dengan keputusan dan pelaksanaan yang tepat agar tujuan dapat dicapai melalui langkah-langkah yang tepat.
40 Rina Andriana, “implementasi strategi peningkatan pendapatan di upt pusat promosi dan pemasaran hasil pertanian dan hasil hutan jakarta barat” skripsi ilmu sosial dan ilmu politik ,universitas sultan ageng tirtayasa serang,2011.
Sementara itu Gregory G. Dess dan Alex Miller dalam saladin, membagi strategi dalam dua bentuk, yaitu sebagai berikut:
1. Strategi yang dikehendaki (intended strategic) yang terdiri dari tiga elemen. Diantaranya:
a. Sasaran-sasaran dikendaki (goals), yaitu apa yang dicapai organisasi.
b. Kebijakan (policies), merupakan garis pedoman untuk bertindak, bagaimana sebuah organisasi merupakan sasaran- sasaran tersebut.
c. Rencana-rencana (plans), merupakan suatu pernyataan dari tindakan seseorang manajer organisasi terhadap apa yang diharapkan akan terjadi.
2. Strategi yang direalisasikan (realized strategic) merupakan apa yang dicapai atau apa yang telah terwujud.
Strategi merupakan sejumlah tindakan yang terintergrasi dan terkoordinasi yang diambil untuk meperdayagunakan kompetensi ini serta memperoleh keunggulan bersaing. Keberhasilan suatu perusahaan, sebagaimana diukur dengan daya saing strategis dan profitabilitas tinggi, merupakan fungsi kemampuan perusahaan dalam mengembangkan dan menggunakan kompetensi inti baru lebih cepat daripada usaha pesaing untuk meniru keunggulan yang ada saat ini. 41
41 Hitt Michael,dkk, Manajemen Strategis,( Jakarta:Erlangga,1997), hal. 137.