• Tidak ada hasil yang ditemukan

Perbedaan Ekspresi Reseptor Hormonal Antara Pasien Premenopausal dan Postmenopausal Pada Kanker Payudara Di RSUP H. Adam Malik Medan

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "Perbedaan Ekspresi Reseptor Hormonal Antara Pasien Premenopausal dan Postmenopausal Pada Kanker Payudara Di RSUP H. Adam Malik Medan"

Copied!
2
0
0

Teks penuh

(1)

x

Perbedaan Ekspresi Reseptor Hormonal Antara Pasien Premenopausal dan

Postmenopausal Pada Kanker Payudara di RSUP H. Adam Malik Medan

Dippan Hutapea1, Pasaribu.E.T2, Suyatno2

1

Residen Bedah, Departemen Ilmu bedah Fakultas Kedokteran Universitas Sumatera Utara RSUP. H. Adam Malik Medan

2

Konsultan, Divisi Bedah Onkologi Departemen Bedah Fakultas Kedokteran Universitas Sumatera Utara RSUP. H. Adam Malik Medan

Latar Belakang : Penentuan reseptor hormonal merupakan sesuatu yang sangat penting dalam penanganan pasien kanker payudara. Kanker payudara biasanya berkembang pada masa wanita perimenopausal dan postmenopausal, dan hanya beberapa kejadian yang terjadi sebelum usia 25 tahun. Estrogen endogen yang berlebihan berperan pada kejadian kanker payudara, terutama pada wanita dengan masa reproduksi yang memanjang, nuliparitas, dan melahirkan anak pertama pada usia tua. Berdasarkan penelitian sebelumnya ekspresi reseptor estrogen (ER) dan reseptor progesteron (PR) meningkat pada wanita postmenopausal dibanding premenopausal. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui perbedaan ekspresi ER dan PR pada kanker payudara premenopausal dan postmenopausal. Metode : penelitian ini merupakan penelitian cross sectional analitik dengan melibatkan 245 pasien kanker payudara divisi bedah onkologi departemen ilmu bedah FK USU –RSUP H. Adam Malik antara Januari 2013- Mei 2015. Status ER dan PR ditentukan dengan pemeriksaan imunohistokimia (IHK) dari blok parafin.

Hasil : Dari penelitian ini didapatkan pasien premenopausal sebanyak 137 (55,9%), postmenopausal 108 (44,1%). Frekuensi ER positif dan PR positif premenopausal sebanyak 33 pasien (24.1%) sedangkan postmenopausal 25 (23.1%). Dari penelitian ini tidak dijumpai perbedaan yang bermakna antara ekspresi dari ER dan PR, ukuran tumor dan diferensiasi dari grading histopatologi antara pasien premenopausal dan postmenopausal (p > 0.05). Pada penelitian ini terdapat perbedaan signifikan antara ER positif PR positif (Hormon dependent carcinoma)antara premenopausal dan postmenopausal dengan nilai p=0.043. Simpulan : Dari penelitian ini ekspresi reseptor hormonal ER dan PR lebih tinggi pada pasien premenopausal dibandingkan dengan pasien postmenopausal, tetapi tidak bermakna secara statistik.

(2)

xi

Difference Expression Of Hormonal Receptors Between Premenopausal and

Postmenopausal Breast Cancer Patient in RSUP H. Adam Malik Medan

Dippan Hutapea1, Pasaribu.E.T2, Suyatno2

1

Residence of Surgery, Departemen of Surgery Medical Faculty of Sumatera Utara RSUP H. Adam Malik Medan

2

Consultant, Oncology Surgery Division, Departemen of Surgery Medical Faculty of Sumatera Utara RSUP H. Adam Malik Medan

Background : Determination of Hormonal receptors is of utmost importance in

planning therapy in patients with breast cancer. Breast cancer ussualy develops in perimenopausal and postmenopausal women and only several cases before age 25. Endogenous excess also plays role in the onset of breast cancer, particularly in women with prolong reproduvtive periode, nulliparae, and those first delivery at an older age. The aim of the study was to assess the difference expression of estrogen receptors (ER) and progesterone receptors (PR) premenopausal and postmenopausal in breast cancer patient.

Method : This study was analitic cross sectional included 245 patient treated at

Oncology Surgery Division, Departemen of Surgery Medical Faculty USU – RSUP H. Adam Malik, between Januari 2013 until Mei 2015. ER and PR status was determine by Immunohistochemistry (IHC) from paraffin block.

Result : From this researh the result of the premenopausal patients 137 (55,9%),

postmenopausal 108 (44,1%). The frequency of premenopausal with ER positive and PR positive, 33 (24.1%) and postmenopausal 25 (23.1%). There was no

significant different between ER and PR expression, tumor size and differentiation from histopathology grading between premenopausal and postmenopausal patient (p>0,05) in this research. In this research there was significant differences between ER positive PR positive (Hormone dependent carcinoma) with premenopausal and postmenopausal with p value 0.043.

Conclusion : From this research the hormonal expression receptor of ER and PR

is higher in the premenopausal patient than the postmenopausal patient, but have no significant result in statistic.

Keyword : Estrogen Receptor, Progesteron Receptor, Premenopausal,

Referensi

Dokumen terkait

Peneliti ini menggunakan desain fenomenologi yang bertujuan pada pasien kanker payudara di RSUP H Adam Malik medan untuk mengetahui pola hidup pada pasien

Kualitas hidup pasien kanker payudara yang menjalani kemoterapi di rumah sakit umum pusat haji adam malik

Metode: Penelitian deskriptif untuk melihat gambaran ekspresi reseptor estrogen β (ER#β) pada 19 kasus angiofibroma nasofaring juvenile (ANJ) yang berobat dari

Metode: Penelitian deskriptif untuk melihat gambaran ekspresi reseptor estrogen β (ER#β) pada 19 kasus angiofibroma nasofaring juvenile (ANJ) yang berobat dari

Intensitas Pewarnaan ER#β 3+ (Inti sel yang mengandung reseptor ER#β dengan intensitas kuat (tanda panah)).. Pemeriksaan jumlah sel

Hasil penelitian menunjukkan bahawa nilai OR pada obesitas yaitu 2,46, itu berarti wanita kanker payudara dengan obesitas meningkatkan 2,46 kali untuk mengalami reseptor progesteron

Hubungan Usia dengan Ekspresi HER2 dan Ki67 Penderita Kanker Payudara di RSUP H.. Adam

Tujuan : Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat kepercayaan terhadap pengobatan medis pada pasien kanker payudara di RSUP Haji Adam Malik Medan pada tahun 2012.. Metode :