Tinjauan Yuridis terhadap Diversi dalam Perkara Anak sebagai Pelaku Tindak Pidana Pencabulan (Studi Penetapan No. 05 Pid.Sus-Anak 2016 PN.Bnj)
Teks penuh
Dokumen terkait
Diversi yang berarti pengalihan penyelesaian perkara Anak dari proses peradilan pidana ke proses di luar peradilan pidana menjadi suatu terobosan di dalam hal
Polisi, jaksa dan hakim dalam pelaksanaan penanganan perkara tindak pidana kesusilaan khususnya tindak pidana pencabulan dan tindak pidana persetubuhan dengan pelaku dan
” ANALISIS YURIDIS PUTUSAN HAKIM TERHADAP PELAKU TINDAK PIDANA PENCABULAN ANAK DITINJAU DARI PERSPEKTIF TUJUAN PEMIDANAAN (Putusan Pengadilan Tinggi Padang Nomor:
Penerapan diversi dan perlindungan terkait hak seorang anak sebagai pelaku tindak pidana di Kejaksaaan Negeri Singaraja yang bernama Perak, umur 13 Tahun yang
Penyidik Kepolisian dituntut mampu melakukan tindakan diversi dalam menangani perkara tindak pidana anak untuk menghindari efek negatif dari proses- proses peradilan
Pengaturan diversi secara tegas telah diatur dalam Undang-Undang Sistem Peradilan Pidana Anak sebagai landasan hukum untuk bisa diterapkannya penyelesaian perkara
Berdasarkan Perma Nomor 4 tahun 2014 Tentang Tata Cara Pemberian Diversi, maka pemberian diversi oleh Aparat Penegak Hukum terhadap Anak Pelaku Tindak Pidana Narkotika perlu
Pertanggungjawaban pidana bagi anak yang melakukan tindak pencabulan kepada anak berdasarkan Undang-Undang Sistem Peradilan Pidana Anak di Indonesia apabila pelaku berusia