PERKEMBANGAN PERISTILAHAN HUKUM ADMINISTRASI NEGARA
Hukum administrasi Negara merupakan cabang ilmu hukum yang selalu berkembang sesuai dengan dinamika yang terjadi di pemerintahan dan masyarakat. Hal tersebut menyebabkan terjadinya berbagai peristilahan tentang hukum administrasi Negara. Peristilahan yang ada juga berkaitan dengan situasi dan kondisi yang ada di suatu Negara.
Perkembangan peristilahan di Perancis
Perancis dianggap sebagai tempat kelahiran istilah dan ilmu pengetahuan hukum administrasi Negara. HAN dianggap sedemikian pentingnya dalam kesadaran dan jiwa bangsa, sehingga dalam ilmu pengetahuan perancis dianggap merupakan regim administratif. Di perancis HAN dikenal dengan istilah droit administratif. Istilah ini diberikan oleh De Gerando (Prof.J.M.Baron) dalam bukunya “institutes` de droit administratif francais”. Objek HAN menurut De Gerando adalah peraturan yang mengatur hubungan timbal balik antara pemerintah dan rakyat. Pakar perancis lainnya Trolley di dalam bukunya “Cours du Droit Administratif” menegaskan droit menegaskan droit administratif merupakan hubungan hukum yang terjadi antara pemerintah sipil dan yang di perintah.
Perkembangan peristilahan di Inggris
Perkembangan peristilahan di Belanda
Di belanda HAN mempunyai beberapa istilah yang berlainan. Van Vollenhoven dalam bukunya “Omtrek van het Administratiefrecht” menggunakan istilah Administratiefrecht yang merupakan keseluruhan ketetapan yang mengikat alat perlengkapan Negara, baik di tingkat tinggi maupun tingkat rendah. Setelah itu menggunakan kewenangan yang ditetapkan oleh HTN. Selanjutnya HAN meliputi empat bidang, baik materiil maupun formal, yang dikenal dengan sebutan residu theorie atau teori catur praja, yaitu: hukum pemerintahan (bestuursrecht), hukum peradilan (justitierecht), hukum kepolisian (politierecht), dan hukum perundang-undangan (regelaarsrecht).
Istilah Administratiefrecht dianut pula oleh beberapa pakar lainnya seperti Logemann, Oppenheim, Stroink, dan Belinfante. Logemann menyatakan HAN meliputi peraturan khusus yang mengatur cara organisasi Negara ikut dalam lalu lintas kemasyarakatan. Selanjutnya HAN itu mempelajari hubungan hukum khusus, dimana para pejabat pemerintahan mempunyai kewenangan yang istimewa untuk membuat fungsi-fungsi pemerintahan berjalan baik. Oppenheim merumuskan HAN merupakan hukum mengenai nbegara dalam keadaan bergerak. Sementara itu Belinfante menyatakan HAAN merupakan segala peraturan yang berkaitan dan administrasi Negara.
Perkembangan peristilahan di amerika
Di amerika serikat, istilah hukum yang mengatur administrasi Negara disebut sebagai Administrative Law. HAN diartikan sebagai hukum berkaitan dengan badan-badan pemerintah diberi tugas untuk melaksanakan berbagai sosial , ekonomi , dan kualitas program hidup. HAN juga mengatur hubungan hukum yang terjadi antara pemerintah dengan warga masyarakat. Hal ini dirumuskan dengan kalimat bagian yang berkaitan dengan urusan sipil orang biasa , sebagai kisaran hukum administrasi. HAN di amerika juga dimaksudkan untuk menjadi rambu-rambu bagi setiap tindakan dan kekuasaan yang dilakukan oleh administrasi Negara. Oleh karenba itu HAN di Negara tersebut meliputi hukum yang mengatur berbagai badan pemerintahan dengan warga masyarakat.
Perkembangan peristilahan di Australia
Di Australia HAN juga dirumuskan sebagai Administrative Law. Perumusan istilah tersebut menegaskan bahwa yang merupakan ruang lingkup dari HAN adalah Adminisitrasi yang bersifat public, dalam hal ini Administrasi Negara, dan bukan administrasi yang bersifat non public, seperti administrasi perusahaan, administrasi perkantoran, dan lain sebagainya. Selain itu juga menegaskan bahwa istilah Administrative dalam Administrative Law merupakan administrative dalam arti Public Administration. Ruang lingkup HAN di Australia juga mencakup berbagai aktivitas cabang-cabang kekuasaan lainnya.
Perkembangan peristilahan di Indonesia