• Tidak ada hasil yang ditemukan

SAINS TEKNOLOGI DAN SENI DALAM PANDANGAN

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2018

Membagikan "SAINS TEKNOLOGI DAN SENI DALAM PANDANGAN"

Copied!
11
0
0

Teks penuh

(1)

SAINS, TEKNOLOGI DAN SENI DALAM PANDANGAN ISLAM Oleh : Surya Aditya

PENDAHULUAN

Al-Qur’an adalah petunjuk bagi setiap muslim yang tidak ada keraguan didalamnya sesuai dengan Q.S Al-Baqarah yaitu :

Kitab (Al Qur'an) ini tidak ada keraguan padanya; petunjuk bagi mereka yang bertakwa,(Al-Baqarah,2:2)

Al-Qur’an sebagai kitab suci umat Islam harus difungsikan dalam kehidupan sehari-hari, agar tidak terjadi kesenjangan antara norma-norma Al-Qur’an dengan sikap dan tingkah laku kaum muslimin pada umumnya serta para ilmuwan muslim pada khususnya.

Sains adalah ilmu pengetahuan kealaman (natural sciences), yaitu ilmu pengetahuan mengenai alam dengan segala isinya. Ilmu pengetahuan kealaman, dapat dibagi menjadi ilmu kehidupan (life science), yaitu ilmu pengetahuan mengenai makhluk hidup di alam, serta ilmu kebendaan (physical sciences), yaitu ilmu pengetahuan mengenai benda mati di alam.

Teknologi adalah ilmu tentang penerapan ilmu pengetahuan alam untuk memenuhi suatu tujuan. Teknologi dapat berupa alat juntuk mempermudah kegiatan manusia seperti motor, mesin jahit, mesin pemotong daging dan lainnya.

Seni dalam bentuk karya (sajak, lukisan, musik dan lain lain) yang dicipta melalui bakat kepandaian dari sesuatu ciptaan. Orang yang yang memiliki kemahiran untuk mencipta sesuatu yang luar biasa. Art dalam bahasa inggris yang bermakna halus, tipis dan damai. Kesenian merupakan aktiviti seni yang berkaitan dengan keindahan dan kehalusan. Semua ini tidak ada lain melainkan membawa maksud nilai halus, indah, suci, berguna dan bermanfaat bagi manusia.

(2)

pengembangan ilmu pengetahuan (sains), teknologi dan seni dalam rangka mempertebal keimanan dan meningkatkan kesejahteraan manusia.

AL-QUR’AN SEBAGAI PRODUK SAINTEK ALLAH SWT

Al-Quran merupakan produk Saintek Allah yang diturunkan kepada manusia untuk menuntun manusia akan jalur-jalur riset yang perlu ditempuh, sehingga manusia memperoleh hasil yang benar. Di sini fungsi al-Quran sebagai hudan memberikan kecerahan pada akal manusia, sehingga manusia merasa lapang di hadapan Allah yang Maha Luas. Kebenaran hasil riset ini dapat diukur dari kesesuaian antara akal dengan naql. Kerja akal yang sesuai dengan naql ini dapat dikategorikan sebagai ibadah kepada Allah SWT dan sekaligus turut mengisi definisi ijtihad dalam arti umum yang memiliki nilai yang sangat besar sebagaimana yang dikatakan oleh Ali R.A.

“Berpikir satu saat lebih baik daripada beribadah selama 1 tahun”. Oleh sebab itu, usaha terus menerus untuk mengkaji al-Quran perlu dilakukan dan bahkan hukumnya menjadi fardlu 'ain bagi setiap ilmuwan yang akan meriset terhadap alam semesta, menciptakan produk teknologi merupakan hasil kerja dari orang-orang yang taat kepada tata tertib al-Quran. Al-Quran juga merupakan sumber permasalahan yang layak untuk diriset. Yang dimaksud di sini bukan al-Qurannya itu sendiri yang diriset, namun permasalahan riset dapat saja muncul setelah orang membaca dan mengkaji al-Quran. Metode ini termasuk jenis induktif. Selain itu Islam juga mempersilakan kepada para periset untuk menggunakan metode deduktif (yang sesungguhnya dalam ayat lain hal ini termasuk juga pada deduksi al-Quran). Oleh sebab itu jika periset merupakan orang yang beriman maka tidak ada masalah untuk menggunakan metode riset, apakah itu induktif atau deduktif.

(3)

12. Dan sesungguhnya Kami telah menciptakan manusia dari suatu saripati (berasal) dari tanah.

13. Kemudian Kami jadikan saripati itu air mani (yang disimpan) dalam tempat yang kokoh (rahim).

14. Kemudian air mani itu Kami jadikan segumpal darah, lalu segumpal darah itu Kami jadikan segumpal daging, dan segumpal daging itu Kami jadikan tulang belulang, lalu tulang belulang itu Kami bungkus dengan daging. Kemudian Kami jadikan dia makhluk yang (berbentuk) lain. Maka Maha Suci lah Allah, Pencipta Yang Paling Baik.

Berikut adalah beberapa integrasi Al-Qur’an dalam ilmu sains dan teknologi :

1. Ilmu sains dan teknologi dimulai dengan pengembangan Budaya Baca (“Iqra”), kajilah Kitab Bacaan “al-Quran” surah al-Alaq (96): 1-5

1. Bacalah dengan (menyebut) nama Tuhanmu Yang menciptakan, 2. Dia telah menciptakan manusia dari segumpal darah.

3. Bacalah, dan Tuhanmulah Yang Maha Pemurah, 4. Yang mengajar (manusia) dengan perantaraan kalam.

5. Dia mengajarkan kepada manusia apa yang tidak diketahuinya.

2. Al-Quran diturunkan untuk menjelaskan segala sesuatu (secara global), (Tibyanu li kulli syain).

3. Penciptaan langit dan bumi tidak main-main/ sia-sia, ada hikmah di antara keduanya, kajilah QS. 21:16, 38:27, 3:190-191.

4. Perintah mengadakan penelitian/mengamati apa yang ada di langit dan di bumi, kajilah QS. Yunus (10):101.

101. Katakanlah: "Perhatikanlah apa yang ada di langit dan di bumi. Tidaklah bermanfaat tanda kekuasaan Allah dan rasul-rasul yang memberi peringatan bagi orang-orang yang tidak beriman".

5. Ekosistem alam rusak akibat perbuatan manusia QS. 30:40, ada yang membantah tentang (keesaan) Allah QS. 31:20.

(4)

dapat berbuat sesuatu dari yang demikian itu? Maha Sucilah Dia dan Maha Tinggi dari apa yang mereka persekutukan.

Luqman,31:20. Tidakkah kamu perhatikan sesungguhnya Allah telah menundukkan untuk (kepentingan) mu apa yang di langit dan apa yang di bumi dan menyempurnakan untukmu nikmat-Nya lahir dan batin. Dan di antara manusia ada yang membantah tentang (keesaan) Allah tanpa ilmu pengetahuan atau petunjuk dan tanpa Kitab yang memberi penerangan.

6. Al-Quran mendorong saintis dan teknokrat untuk meneliti, mengamati dan menemukan suatu yang belum pernah ditemukan para ahli sebelumnya, QS. 18:109, 50:6.

Al-Kahfi,18:109. Katakanlah: "Kalau sekiranya lautan menjadi tinta untuk (menulis) kalimat-kalimat Tuhanku, sungguh habislah lautan itu sebelum habis (ditulis) kalimat-kalimat Tuhanku, meskipun Kami datangkan tambahan sebanyak itu (pula).

Qaaf,50:6. Maka apakah mereka tidak melihat akan langit yang ada di atas mereka, bagaimana Kami meninggikannya dan menghiasinya dan langit itu tidak mempunyai retak-retak sedikit pun?

7. Fisika: QS. 13:12, 10:5 kilat, cahaya, sinar dan hisab

Ar-Ra’du,13:12. Dia-lah Tuhan yang memperlihatkan kilat kepadamu untuk menimbulkan ketakutan dan harapan, dan Dia mengadakan awan mendung.

Yunus,10:5. Dia-lah yang menjadikan matahari bersinar dan bulan bercahaya dan ditetapkan-Nya manzilah-manzilah (tempat-tempat) bagi perjalanan bulan itu, supaya kamu mengetahui bilangan tahun dan perhitungan (waktu). Allah tidak menciptakan yang demikian itu melainkan dengan hak. Dia menjelaskan tanda-tanda (kebesaran-Nya) kepada orang-orang yang mengetahui.

8. Perkapalan: QS. 17:66-67; 42:32-34; 45:12

Al-Isra’,17:66. Tuhan-mu adalah yang melayarkan kapal-Kapal di lautan untukmu, agar kamu mencari sebahagian dari karunia-Nya. Sesungguhnya Dia adalah Maha Penyayang terhadapmu.

(5)

Asy-Syuura,42:32. Dan di antara tanda-tanda kekuasaan-Nya ialah kapal-kapal (yang berlayar) di laut seperti gunung-gunung.

42:33. Jika Dia menghendaki Dia akan menenangkan angin, maka jadilah kapal-kapal itu terhenti di permukaan laut. Sesungguhnya pada yang demikian itu terdapat tanda-tanda (kekuasaan) -Nya bagi setiap orang yang banyak bersabar dan banyak bersyukur,

42:34. atau kapal-kapal itu dibinasakan-Nya karena perbuatan mereka atau Dia memberi maaf sebagian besar (dari mereka).

9. Kelautan QS. 55:19-20; 25:53; 10:22; 38:37; 52:6; 35:12; 24:40; 82:3; 81:6 10. Awan/ meteorologi& geofisika QS. 2:164

11. Geografi/geologi QS. 13:3; 21:31; 74:17; 88:19-20; 27:88 12. Luar angkasa QS. 55:33; 71:15; 6:125.

Ar-Rahman,55:33. Hai jemaah jin dan manusia, jika kamu sanggup menembus (melintasi) penjuru langit dan bumi, maka lintasilah, kamu tidak dapat menembusnya melainkan dengan kekuatan.

13. Teori Big Bang QS. 21:30

Al-Anbiya,21:30. Dan apakah orang-orang yang kafir tidak mengetahui bahwasanya langit dan bumi itu keduanya dahulu adalah suatu yang padu, kemudian Kami pisahkan antara keduanya. Dan dari air Kami jadikan segala sesuatu yang hidup. Maka mengapakah mereka tiada juga beriman?

14. Teori Atom QS. 10:61

15. Embriologi QS. 23:14; 39:6; 52:6

16. Biologi Laut: -Bangkainya pun halal QS. 5:96, -Ikan QS. 20:77

17. Orang yang berilmu dapat memahami perumpamaan-perumpamaan dari Allah QS. 29:43.

Al-‘Ankabut,29:43. Dan perumpamaan-perumpamaan ini Kami buatkan untuk manusia; dan tiada yang memahaminya kecuali orang-orang yang berilmu.

(6)

Al-A’raf,7:57. Dan Dialah yang meniupkan angin sebagai pembawa berita gembira sebelum kedatangan rahmat-Nya (hujan); hingga apabila angin itu telah membawa awan mendung, Kami halau ke suatu daerah yang tandus, lalu Kami turunkan hujan di daerah itu, maka Kami keluarkan dengan sebab hujan itu pelbagai macam buah-buahan. Seperti itulah Kami membangkitkan orang-orang yang telah mati, mudah-mudahan kamu mengambil pelajaran.

Al-A’la,87:2. yang menciptakan dan menyempurnakan (penciptaan-Nya), 87:3. dan yang menentukan kadar (masing-masing) dan memberi petunjuk,

87:4. dan yang menumbuhkan rumput-rumputan,

87:5. lalu dijadikan-Nya rumput-rumput itu kering kehitam-hitaman.

20. Gravitasi QS. 22:65 21. Perikanan QS. 16:14

22. Pengairan QS. 67:30; 23:18 23. Farmasi/obat-obatan QS. 16:68-69

An-Nahl,16:68. Dan Tuhanmu mewahyukan kepada lebah: Buatlah sarang-sarang di bukit-bukit, di pohon-pohon kayu, dan di tempat-tempat yang dibikin manusia".

16:69. kemudian makanlah dari tiap-tiap (macam) buah-buahan dan tempuhlah jalan Tuhanmu yang telah dimudahkan (bagimu). Dari perut lebah itu keluar minuman (madu) yang bermacam-macam warnanya, di dalamnya terdapat obat yang menyembuhkan bagi manusia. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda (kebesaran Tuhan) bagi orang-orang yang memikirkan.

24. Peternakan QS. 16:66; 24:45

An-Nahl,16:66. Dan sesungguhnya pada binatang ternak itu benar-benar terdapat pelajaran bagi kamu. Kami memberimu minum daripada apa yang berada dalam perutnya (berupa) susu yang bersih antara tahi dan darah, yang mudah ditelan bagi orang-orang yang meminumnya.

An-Nuur,24:45. Dan Allah telah menciptakan semua jenis hewan dari air, maka sebagian dari hewan itu ada yang berjalan di atas perutnya dan sebagian berjalan dengan dua kaki, sedang sebagian (yang lain) berjalan dengan empat kaki. Allah menciptakan apa yang dikehendaki-Nya, sesungguhnya Allah Maha Kuasa atas segala sesuatu.

(7)

Al-Mulk,67:3. Yang telah menciptakan tujuh langit berlapis-lapis, kamu sekali-kali tidak melihat pada ciptaan Tuhan Yang Maha Pemurah sesuatu yang tidak seimbang. Maka lihatlah berulang-ulang, adakah kamu lihat sesuatu yang tidak seimbang?

67:4. Kemudian pandanglah sekali lagi niscaya penglihatanmu akan kembali kepadamu dengan tidak menemukan sesuatu cacat dan penglihatanmu itu pun dalam keadaan payah.

26. Penciptaan segala sesuatu dan pertumbuhannya dengan ukuran-ukuran yang tepat QS. 25:2; 15:19

Al-Furqaan,25:2. yang kepunyaan-Nya-lah kerajaan langit dan bumi, dan Dia tidak mempunyai anak, dan tidak ada sekutu bagi-Nya dalam kekuasaan (Nya), dan Dia telah menciptakan segala sesuatu, dan Dia menetapkan ukuran-ukurannya dengan serapi-rapinya.

Al-Hijr,15:19. Dan Kami telah menghamparkan bumi dan menjadikan padanya gunung-gunung dan Kami tumbuhkan padanya segala sesuatu menurut ukuran.

27. Setelah mempelajari/ mendapatkan ilmu, mengucapkan “AlhamdulilLah” QS. 27:15

An-Naml,27:15. Dan sesungguhnya Kami telah memberi ilmu kepada Daud dan Sulaiman; dan keduanya mengucapkan: Segala puji bagi Allah yang melebihkan kami dari kebanyakan hamba-hamba-Nya yang beriman".

PANDANGAN ISLAM MENGENAI SENI

(8)

selagi ianya tidak berlebih-lebihan atau melanggar batas-batas syariat. Adalah jelas bahawa Islam bukanlah agama yang mengharamkan kesenian tanpa sebab. Hal ini kerana kesenian adalah sebahagian daripada hiburan, manakala keperluan kepada hiburan pula adalah sebahagian daripada fitrah seseorang manusia. Adapun kemampuan menciptakan seni merupakan salah satu perbezaan antara manusia dan makhluk lainnya yang harus tetap dilestarikan selagi wujudnya peradaban manusia.

Al-Qur’an merupakan sumber tamadun Islam, merupakan mukjizat terbesar yang pernah diturunkan oleh Allah s.w.t kepada Rasul-Nya ke muka bumi ini. Oleh kerana itu, keunggulannya sebagai mukjizat tidak akan pernah tertanding, sasteranya tidak akan pernah boleh disamai oleh ciptaan manusia dan bahkan tidak akan pernah mampu disaingi oleh sekumpulan manusia mahupun jin sekalipun dari segi makna, isi, kandungan, uslub, huruf mahupun kalimat-kalimatnya sejak ia diturunkan sehingga ke hari kiamat kelak.

Sebagai contoh seni tentang langit, terdapat pada surat Qaf ayat ke-6 yang artinya :

6. Maka apakah mereka tidak melihat akan langit yang ada di atas mereka, bagaimana Kami meninggikannya dan menghiasinya dan langit itu tidak mempunyai retak-retak sedikit pun?

Mengungkapkan keserasian dan seni yang hanya diciptakan oleh Allah S.W.T saja. Jelaslah pula bahwa Islam tidak meninggalkan sisi kesenian dalam kehidupan ini, dan tidak hanya membahas urusan-urusan agama saja namun seluruh aspek kehidupan secara global agar manusia berfikir.

Beberapa unsur seni yang berada di dalam Al-Qur’an yaitu : 1. Allah Menganugrahkan Keindahan

Al-Insaan,76:20. Dan apabila kamu melihat di sana (surga), niscaya kamu akan melihat berbagai macam kenikmatan dan kerajaan yang besar.

76:21. Mereka memakai pakaian sutera halus yang hijau dan sutera tebal dan dipakaikan kepada mereka gelang terbuat dari perak, dan Tuhan memberikan kepada mereka minuman yang bersih.

(9)

dibawahnya mengalir sungai-sungai. Di surga itu mereka diberi perhiasan dengan gelang-gelang dari emas dan mutiara, dan pakaian mereka adalah sutera.

2. Lambungkan Langit

At-Thuur,52:4. dan demi Baitulmakmur, 52:5. dan atap yang ditinggikan (langit),

3. Loteng Dan Tangga Perak

Az-Zukhruf,43:33. Dan sekiranya bukan karena hendak menghindari manusia menjadi umat yang satu (dalam kekafiran), tentulah Kami buatkan bagi orang-orang yang kafir kepada Tuhan Yang Maha Pemurah loteng-loteng perak bagi rumah mereka dan (juga) tangga-tangga (perak) yang mereka menaikinya.

4. Pintu-Pintu

Az-Zukhruf,43:34. Dan (Kami buatkan pula) pintu-pintu (perak) bagi rumah-rumah mereka dan (begitu pula) dipan-dipan yang mereka bertelekan atasnya.

43:35. Dan (Kami buatkan pula) perhiasan-perhiasan (dari emas untuk mereka). Dan semuanya itu tidak lain hanyalah kesenangan kehidupan dunia, dan kehidupan akhirat itu di sisi Tuhanmu adalah bagi orang-orang yang bertakwa.

5. Bangunan-Bangunan Tinggi

Al-Fajr,89:7. (yaitu) penduduk Iram yang mempunyai bangunan-bangunan yang tinggi,

89:8. yang belum pernah dibangun (suatu kota) seperti itu, di negeri-negeri lain,

6. Dipan-Dipan Dan Ranjang

Al-Ghasyiyah,88:13. Di dalamnya ada takhta-takhta yang ditinggikan, 88:14. dan gelas-gelas yang terletak (di dekatnya),

88:15. dan bantal-bantal sandaran yang tersusun, 88:16. dan permadani-permadani yang terhampar.

(10)

55:55. Maka nikmat Tuhan kamu yang manakah yang kamu dustakan?

7. Bantal-Bantal Hijau

Ar-Rahman,55:76. Mereka bertelekan pada bantal-bantal yang hijau dan permadani-permadani yang indah.

55:77. Maka nikmat Tuhan kamu yang manakah yang kamu dustakan?

8. Piring-Piring Emas Dan Piala-Piala

Az-Zukhruf,43:71. Diedarkan kepada mereka piring-piring dari emas, dan piala-piala dan di dalam surga itu terdapat segala apa yang diingini oleh hati dan sedap (dipandang) mata dan kamu kekal di dalamnya."

43:72. Dan itulah surga yang diwariskan kepada kamu disebabkan amal-amal yang dahulu kamu kerjakan.

9. Bejana Perak Dan Piala Kristal

Al-Insaan,76:15. Dan diedarkan kepada mereka bejana-bejana dari perak dan piala-piala yang bening laksana kaca,

76:16. (yaitu) kaca-kaca (yang terbuat) dari perak yang telah diukur mereka dengan sebaik-baiknya.

KESIMPULAN

Upaya untuk mengembangkan ilmu pengetahuan dan teknologi yang berbasis Al-Quran merupakan tantangan yang cukup berat sekaligus menarik untuk ditekuni. Al-Quran telah memberikan prinsip utama untuk meriset alam semesta, memberikan motivasi kepada manusia untuk melakukan riset, memberikan kode etik teknologi dan bahkan memberikan peluang yang sangat besar untuk melakukan loncatan teknologi. Seharusnya pekerjaan yang demikian ini merupakan pekerjaan yang sangat menarik karena selain dijanjikan kesuksesan di dunia juga kesuksesan di akhirat dan surgalah sebagai balasannya.

(11)

telah menerangkan berbagai seni maka Islam adalah agama yang memiliki unsur seni dan estetis yang tinggi yang hanya Alllah S.W.T yang mampu menciptakannya.

DAFTAR PUSTAKA Al-Qur’an Nul Karim

http://www.jinkurakura.blogspot.com/2009/03/seni-menurut-al-quran.html diakses pada tanggal 27 April 2013 pukul 17:22 WIB.

http://umrefjournal.um.edu.my/filebank/published_article/2931/04%20Bil

%204%20utz%20lah.pdf diakses pada tanggal 27 April 2013 pukul 17:20 WIB.

Referensi

Dokumen terkait

semua negara. Orang yang percaya pada Tuhan mungkin juga harus menyampaikan pesanNYA kepada semua manusia dengan mentranslasikan buku suci dari bahasa sumber ke bahasa

semua negara. Orang yang percaya pada Tuhan mungkin juga harus menyampaikan pesanNYA kepada semua manusia dengan mentranslasikan buku suci dari bahasa sumber ke bahasa

 Hubungan antara manusia, sains, teknologi, seni dan agama adalah bahwa sains berperan sebagai suatu badan pengetahuan, dan teknologi sebagai seni yang saling

Kemenangan sains bukan saja menjanjikan tetapi juga telah memberikan bukti mengenai berbagai kemudahan dalam kehidupan umat manusia, dan dalam kadar tertentu telah

Fungsi latent dari teknologi adalah hasil yang tidak dikehendaki atau hasil yang tidak diakui, atau merupakan hasil sampingan dari diterapkannya sebuah teknologi dalam

Hal ini meliputi terpenuhinya kebutuhan manusia yang semakin  baik yaitu penemuan teknik modern bidang penerbangan, teknik kimia, teknik sipil, teknik listrik,  baik yaitu

Ibnu Jarir telah mentarjihkan bahawa ayat itu umum untuk semua bentuk cerita yang boleh melalaikan manusia dari jalan Allah, sama ada ianya lahir dari orang kafir mahupun orang Islam,

Pengantar 2 • Kebudayaan manusia yang berdasarkan akal budi mencakup sistim pengetahuan sains, teknologi dan seni yang berkaitan dengan pemenuhan kebutuhan manusia • Sains,