• Tidak ada hasil yang ditemukan

Analisa Hukum Mengenai Merek Terkenal dalam Putusan Hakim - Ubaya Repository

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "Analisa Hukum Mengenai Merek Terkenal dalam Putusan Hakim - Ubaya Repository"

Copied!
2
0
0

Teks penuh

(1)

ABSTRAK

Abstrak-Indonesia adalah suatu negara yang menjunjung tinggi Pancasila sebagai

dasar negara dan yang tingkat perkembangan di segi bisnisnya sangat maju pesat

dan sangat mendukung laju perekonomian Indonesia. Salah satu pendorong laju

bisnis di Indonesia adalah dengan adanya persaingan usaha di berbagai bidang, yang mana setiap pengusaha dengan mereknya masing-masing berusaha untuk

berkembang dan bersaing untuk bisa menguasai pasar dan menjadi merek yang akan selalu dikenal dan diingat masyarakat. Persaingan bisnis ini baik pada

awalnya, namun pelan-pelan mulai banyak permasalahan yang timbul akibat perdebatan dan problematika mengenai merek terkenal. Undang -Undang merek

telah mengalami perubahan yang awalnya Undang-Undang Nomor 15 tahun 2001

tentang Merek, berubah menjadi Undang-Undang Nomor 20 tahun 2016 tentang

Merek dan Indikasi Geografis. Di dalam kedua peraturan perundang -undangan ini

tidak ada menjelaskan dan mengatur mengenai merek tekenal. Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia berusaha mendukung Undang-Undang Nomor 20 tahun 2016

dengan menerbitkan Peraturan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Nomor 67 tahun 2016 tentang Pendaftaran Merek. Namun meskipun ada peraturan -peraturan

tersebut tetap tidak mampu mewadahi dan memfasilitasi masyarakat ketika berperkara di pengadilan terkait merek terkenal. Jadi hukum Indonesia belum

mampu memfasilitasi kepentingan masyarakat tentang upaya untuk menyelesaikan permasalahan yang berhubungan dengan persoalan merek terkenal karena belum

ada aturan yang mengatur dengan jelas.

(2)

ABSTRACT

Abstract-Indonesia is a country that upho lds the Pancasila as the basis of the

State and the level of development in terms of its business in very advanced

rapidly and strongly support the pace of Indonesia's economy. One of the drivers of the pace of business in Indonesia is the existence of competition in various

fields of endeavor, which any entrepreneur with each of our attempted to thrive and compete to be able to master the market and become a brand that will always

be known and remembered in society. Business competition is good at first, but slowly began to many of the problems that arise due to the debate and based on

famous brands. Trademark law has undergone a change from the origina lly-law

number 15 year 2001 about the brand, turns into Act No. 20 year 2016 about

brands and geographical indications. In both of these regulations clarify and set

about the brand famous. Minister of law and human rights are trying to support the Act No. 20 year 2016 by publishing a regulation of the Minister of law and

human rights the number 67 year 2016 Brand registration. But even though there are such regulations were not able to accomodate and facilitate community when

litigants in court-related brand famous. So the law of Indonesia hasn't been able to facilitate the interests of the community of the efforts to resolve the problems

related to the question of the famous brand because there has been no rules governing clearly.

Referensi

Dokumen terkait

Menetapkan : PERATURAN MENTERI HUKUM DAN HAK ASASI MANUSIA REPUBLIK INDONESIA TENTANG PERUBAHAN KESEPULUH ATAS KEPUTUSAN MENTERI KEHAKIMAN DAN HAK ASASI MANUSIA

Pasal 3 Peraturan Menteri Hukum Dan Hak Asasi Manusia Nomor 9 Tahun 2013 tentang Pemberlakuan Jaminan Fidusia Secara Elektronik menyatakan bahwa pendaftaran

Kemudian, untuk melaksanakan peraturan pemerintah diatas maka pemerintah dalam hal ini Kementerian Hukum dan HAM RI menerbitkan Peraturan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia

Dari tulisan ini disimpulkan, faktor yang menghambat perlindungan hukum adalah minimnya informasi atas permohonan pendaftaran merek, ketidaktahuan pemegang hak atas

Dengan mengingat Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia RI sebelumnya telah menerbitkan Surat Keputusan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia RI Nomor M.HH-03.AH.11.01 Tahun 2016

Peraturan Bersama Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia, Jaksa Agung Republik Indonesia, Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia, Komisi

Lampiran Peraturan Menteri Hukum Dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia Nomor 7 Tahun 2015 Tentang Rencana Strategis Kementerian Hukum Dan Hak Asasi Manusia Tahun

Peraturan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Nomor 16 Tahun 2024 tentang Pedoman Pengarusutamaan Hak Asasi Manusia dalam Pembentukan Peraturan