• Tidak ada hasil yang ditemukan

Evaluasi Populasi Bakteri Tanah pada Piringan Tanaman Kelapa Sawit Akibat Pemberian Pupuk NPK Komplit

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "Evaluasi Populasi Bakteri Tanah pada Piringan Tanaman Kelapa Sawit Akibat Pemberian Pupuk NPK Komplit"

Copied!
14
0
0

Teks penuh

(1)

LAMPIRAN

Lampiran 1. Data Populasi Bakteri pada Piringan Tanaman Kelapa Sawit Tanpa

Pemberian Pupuk NPK Kompleks

Kode X Y

Populasi Bakteri (CFU/g)

Azotobacter spp. Bacillus spp. Lactobacillus spp.

(2)

Lampiran 2. Data Populasi Bakteri pada Piringan Tanaman Kelapa Sawit Dengan

Pemberian Pupuk NPK Kompleks

Kode X Y

Populasi Bakteri (CFU/g)

Azotobacter spp. Bacillus spp. Lactobacillus spp.

(3)
(4)
(5)

Lampiran 5. Uji Beda Data Populasi Bakteri, Air Tanah, C-organik Tanah dan

N-total Tanah pada Piringan Tanaman Kelapa Sawit akibat Pemberian

Pupuk NPK Komplit

Levene's Test for

Equality of Variances t-test for Equality of Means

F Sig. t df Sig. (2-tailed)

Populasi

Azotobacter spp.

Equal variances assumed 9.465 0.003 6.727 58 0.000

Equal variances not

assumed 6.727 48.09 0.000

Populasi

Bacillus spp.

Equal variances assumed 0.728 0.397 -0.187 58 0.852

Equal variances not

assumed -0.187 57.702 0.852

Populasi

Lactobacillus

spp.

Equal variances assumed 1.071 0.305 0.025 58 0.980

Equal variances not

assumed 0.025 57.248 0.980

Kadar Air Tanah

Equal variances assumed 0.273 0.603 4.559 58 0.000

Equal variances not

assumed 4.559 57.99 0.000

C-Organik

Equal variances assumed 2.477 0.121 -4.204 58 0.000

Equal variances not

assumed -4.204 55.864 0.000

N-Total

Equal variances assumed 4.562 0.037 0.214 58 0.832

Equal variances not

(6)

Lampiran 6. Uji Korelasi Populasi

Azotobacter

spp., Populasi Bacillus spp.,

Populasi Lactobacillus spp. dengan Kadar Air Tanah, C-organik

Tanah dan N total Tanah

Kadar Air Tanah C-organik N-total

Populasi

Azotobacter spp.

Pearson Correlation 0.201 -0.155 -0.166

Sig. (2-tailed) 0.123 0.203 0.205

N 60 60 60

Populasi

Bacillus spp.

Pearson Correlation 0.277 0.121 0.384

Sig. (2-tailed) 0.032 0.359 0.002

N 60 60 60

Populasi

Lactobacillus spp.

Pearson Correlation 0.164 -0.094 -0.140

Sig. (2-tailed) 0.211 0.475 0.286

(7)

Lampiran 7. Analisa Sidik Ragam Populasi Bakteri terhadap Kadar Air, N-total

dan C-organik Tanah pada Piringan Tanaman Kelapa Sawit

a.

Populasi Azotobacter spp.

JK db KT F Sig.

Regresi 132200.029 3 44066.676 2.346 0.083

Residu 1051768.836 56 18781.586

Total 1183968.864 59

b.

Populasi Bacillus spp.

JK db KT F Sig.

Regresi 2.979E+14 3 9.928E+13 1.188 0.323

Residu 4.681E+15 56 8.358E+13

Total 4.979E+15 59

c.

Populasi Lactobacillus spp.

JK db KT F Sig.

Regresi 12235.136 3 4078.379 0.360 0.782

Residu 634200.677 56 11325.012

(8)

Lampiran 8. Koefisien Populasi Bakteri terhadap Kadar Air, N-total dan

C-organik Tanah pada Piringan Tanaman Kelapa Sawit

a.

Populasi Azotobacter spp.

B Sig. R2

(Constant) 414.026 0.000 0.112

Kadar Air -3.619 0.244

N-total -850.390 0.178

C-organik -168.341 0.179

b.

Populasi Bacillus spp.

B Sig. R2

(Constant) 4.906E+06 0.387 0.06

Kadar AIr -4.798E+04 0.816

N Total 7.058E+07 0.095

C Organik 3.747E+06 0.652

c.

Populasi Lactobacillus spp.

B Sig. R2

(Constant) 214.279 0.002 0.019

Kadar AIr 1.352 0.574

N Total -394.622 0.418

(9)

Lampiran 9. Komposisi Media Bakteri

Media

Komposisi

gram/liter

Azotobacter Agar

Agar

15,0

Bacillus Agar

Agar

20,0

Lactobacilli MRS Broth

(Lactobacilli

deMan-Rogosa-Sharpe Broth)

Glucose/Dextrose

20,0

Beef extract

10,0

Peptone

10,0

Sodium acetate

5,0

(10)

Lampiran 10. Pembuatan Media

Dilarutkan semua

komposisi media dengan

akuades hingga volume

mencapai 1000 mL

Diaduk merata

Dipanaskan hingga

mendidih untuk

melarutkan media secara

sempurna

Disetrilisasi menggunakan

autoklaf pada tekanan 15

lbs dan 121

o

C selama 15

(11)

Lampiran 11. Pengenceran dan Perhitungan Koloni Bakteri

Diambil biakan agar plate

dari inkubator

Dengan menggunakan

colony counter, amati dan

hitung koloni yang tumbuh

Jumlah koloni yang dapat

dihitung berkisar antara

30-300 koloni

Dikalkulasikan jumlah

koloni terhitung dengan

cara mengkalikan koloni

(12)

Lampiran 12. Titik Pengambilan Contoh Tanah

Keterangan

:

Tanaman Sampel

(13)
(14)

Referensi

Dokumen terkait

Cara aplikasi bahan organik dengan cara disebar mampu meningkatkan populasi mesofauna pada piringan kelapa sawit serta populasi mikroorganisme tanah, namun cara aplikasi

Dari hasil analisis dengan menggunakan metode analisis regresi yang telah dilakukan, hubungan regresi antara nilai populasi bakteri dengan berbagai sifat tanah di

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh jenis dan cara aplikasi bahan organik pada piringan kelapa sawit terhadap populasi serta diversitas mesofauna tanah..

Koefisien Regresi Populasi Cendawan dan Derajat Infeksi Akar terhadap C-Organik Tanah, N-Total Tanah, Kelembaban Tanah, Kemasaman Tanah, dan Kerapatan Lindak Tanah pada Piringan

Koefisien Regresi Populasi Cendawan dan Derajat Infeksi Akar terhadap C-Organik Tanah, N-Total Tanah, Kelembaban Tanah, Kemasaman Tanah, dan Kerapatan Lindak Tanah pada Piringan

Koefisien Regresi Populasi Cendawan dan Derajat Infeksi Akar terhadap C-Organik Tanah, N-Total Tanah, Kelembaban Tanah, Kemasaman Tanah, dan Kerapatan Lindak Tanah pada Piringan

Tidak terjadi pengaruh interaksi antara pupuk organik pelepah kelapa sawit dengan pupuk majemuk NPK terhadap bobot basah akar dan bobot kering akar.. Aplikasi pupuk

Tidak terjadi pengaruh interaksi antara pupuk organik pelepah kelapa sawit dengan pupuk majemuk NPK terhadap bobot basah akar dan bobot kering akar.. Aplikasi pupuk