• Tidak ada hasil yang ditemukan

Gangguan Psikologi Masa Nifas

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "Gangguan Psikologi Masa Nifas"

Copied!
16
0
0

Teks penuh

(1)

PAPER

PAPER

CARA MENGATASI MASALAH PSIKOLOGI PADA

CARA MENGATASI MASALAH PSIKOLOGI PADA

IBU NIFAS

IBU NIFAS

Disusun oleh : Disusun oleh :

ANNISA NOER UMAMI ANNISA NOER UMAMI

201207004 201207004

AKADEMI KEBIDANAN ADILA

AKADEMI KEBIDANAN ADILA

BANDAR LAMPUNG

BANDAR LAMPUNG

T.

(2)

2

2

KATA PENGANTAR KATA PENGANTAR

Puji syukur atas kehadirat Allah SWT yang telah meli

Puji syukur atas kehadirat Allah SWT yang telah meli mpahkan rahmat danmpahkan rahmat dan hidayah-Nya kepada penulis, sehingga dengan izin-Nya dapat menyelesaikan hidayah-Nya kepada penulis, sehingga dengan izin-Nya dapat menyelesaikan makala

makalahh iniini tentatentang Cara Mengng Cara Mengatasi Masalatasi Masalah Psikoloah Psikologi Pada Ibu Nifas.gi Pada Ibu Nifas. Makala

Makalah ini h ini disusdisusunun untuuntuk memk memenuhenuhi tugi tugas mata as mata kuliakuliah psih psikologkologii dandan untuk mengetahui cara yang tepat dalam mengatasi masalah psikologi pada ibu untuk mengetahui cara yang tepat dalam mengatasi masalah psikologi pada ibu nifas. Tidak lupa saya nmengucapkan terimahkasih kepada dosen pembimbing nifas. Tidak lupa saya nmengucapkan terimahkasih kepada dosen pembimbing dan teman-teman

dan teman-teman yang telah yang telah memberi dukumemberi dukunganngan dalam menyelesaikan dalam menyelesaikan makalahmakalah ini.

ini.

Penulis menyadari bahwa makalah ini masih jauh dari sempurna, oleh Penulis menyadari bahwa makalah ini masih jauh dari sempurna, oleh karena itu penulis mengharapkan kritik dan saran yang bersifat membangun dari karena itu penulis mengharapkan kritik dan saran yang bersifat membangun dari pembaca.

pembaca.

Bandar

Bandar Lampung, Lampung, Desember Desember 20132013

Penulis Penulis

(3)

3

3

DAFTAR ISI DAFTAR ISI

KAT

KATA A PENPENGANGANTARTAR ... 22 DAF

DAFTAR TAR ISIISI ... 33 BAB I PENDAHULUAN

BAB I PENDAHULUAN 1.1

1.1 LatLatar ar BelBelakaakang...ng... 44 1.2

1.2 RumRumusausan n MasMasalah...alah... 55 1.3

1.3 TujTujuan uan PenPenuliulisansan... 55 1.4

1.4 ManManfaafaat t PenPenuliulisan.san... 55 BAB II PEMBAHASAN

BAB II PEMBAHASAN 2.

2.11 PePengngerertiatian n masmasa a ninifasfas ... 66 2.

2.22 FaFase-se-fafase padse pada masa nia masa nifafass ... 66 2.

2.33 ReRespspon on OrOranang Tg Tua ua teterhrhadadap ap BaBayi yi BaBaru Lru Lahahir...ir... 77 2.

2.44 GaGangngguguan an pspsikikolologogi i mamasa sa ninifafass dadan n cacara ra memengngatatasasininya...ya... 88 2.

2.4.4.11 BaBaby Bby Blulues (pes (posostptparartutum blm blueues)s) ... 88 2.4

2.4.2.2 DepDepresresi Pi Postostparpartum..tum... 1010 2.4

2.4.3.3 PosPostpartpartum tum PsikPsikosiosis...s... 1212 BAB

BAB IIIIII PENUTPENUTUPUP 3.1

3.1 KesKesimpimpulaulann ... 1515 3.2

3.2 SarSaran...an... 1515 DAFTAR PUSTAKA

(4)

4

4

B BAABB II PENDAHULUAN PENDAHULUAN 1.1

1.1 LatLatar Belakar Belakangang

Pengalaman menjadi orang tua khususnya menjadi seorang ibu tidaklah selalu Pengalaman menjadi orang tua khususnya menjadi seorang ibu tidaklah selalu merupakan suatu hal yang menyenangkan bagi setiap wanita atau pasangan suami merupakan suatu hal yang menyenangkan bagi setiap wanita atau pasangan suami istri.

istri. Realisasi tanggung Realisasi tanggung jawab sebagai seorang jawab sebagai seorang ibu setelah melahirkan ibu setelah melahirkan bayi seringbayi sering kali menimb

kali menimbulkan koulkan konfliknflik dalam diri seordalam diri seorang wanitang wanita dan merupaka dan merupakan faktoran faktor pemicu munculnya gangguan emosi, ontelektual, dan tingkah laku pada seorang pemicu munculnya gangguan emosi, ontelektual, dan tingkah laku pada seorang wanita.

wanita.

Beberapa penyesuaian dibutuhkan oleh wanita dalam menghadapi aktivitas Beberapa penyesuaian dibutuhkan oleh wanita dalam menghadapi aktivitas dan peran barunya sebagain seorang ibu. Sebagian wanita berhasil menyesuaikan dan peran barunya sebagain seorang ibu. Sebagian wanita berhasil menyesuaikan diri dengan baik, tetapi sebagian lainnya tidak berhasil menyesuaikan diri dan diri dengan baik, tetapi sebagian lainnya tidak berhasil menyesuaikan diri dan mengalami gangguan gangguan psikologi dengan berbagai gejala

mengalami gangguan gangguan psikologi dengan berbagai gejala atau sindrom.atau sindrom.

Bany

Banyak fakak faktor yantor yang didug didugaga sebagsebagai penyai penyebab bebab beberaeberapapa ganggangguan tguan tersebersebut,ut, salah satu yang terpenting adalah kecukupan dukungan sosial dari lingkungannya salah satu yang terpenting adalah kecukupan dukungan sosial dari lingkungannya (terutama suami). Kurangnya dukungan sosial dari keluarga dan teman khususnya (terutama suami). Kurangnya dukungan sosial dari keluarga dan teman khususnya dukungan

dukungan suami selama psuami selama periode pascapersalinan eriode pascapersalinan (nifas) diduga (nifas) diduga kuatkuat merupakanmerupakan fakto

faktor penting dar penting dalamlam terjadterjadinya ganinya ganggugguan psikoloan psikologi pada ibu. Ada bangi pada ibu. Ada banyak yak  perubahan yang

perubahan yang telah terjaditelah terjadi di masa 9 bulan di masa 9 bulan yang lalu dan yang lalu dan bahkan lebih ybahkan lebih yangang terjadi sekarang, bahkan seorang ibu nifas mungkin merasa sedikit ditinggalkan terjadi sekarang, bahkan seorang ibu nifas mungkin merasa sedikit ditinggalkan atau dipi

atau dipisahkasahkan dari lingn dari lingkungkungannyannya.a. BanyaBanyak hal menamk hal menambah bebbah beban hingan hinggaga membuat seorang wanita merasa down. Banyak

membuat seorang wanita merasa down. Banyak wanita yang merasa tertekan padawanita yang merasa tertekan pada saat setelah melahirkan, sebenarnya hal tersebut adalah

saat setelah melahirkan, sebenarnya hal tersebut adalah wajar.wajar.

Dampak yang dapat terjadi yaitu ibu akan menjauhi bayinya dan orang lain, Dampak yang dapat terjadi yaitu ibu akan menjauhi bayinya dan orang lain, akan memperparah keadaan selama nifasnya seperti pemulihn yang sangat lama akan memperparah keadaan selama nifasnya seperti pemulihn yang sangat lama atau terjadi infeksi karena ibu tidak perduli terhadap keadaan dirinya sendiri dan atau terjadi infeksi karena ibu tidak perduli terhadap keadaan dirinya sendiri dan dari hal tersebut dapat juga menyebabkan kematian.

(5)

5

5

Melihat beberapa dampak yang timbul dari gangguan psikologi maka penulis Melihat beberapa dampak yang timbul dari gangguan psikologi maka penulis ter

tertartarik uik untuntuk mek membumbuatat makmakalaalah yh yang ang berberjjudul “udul “CARA MENGATASICARA MENGATASI MASALAH PSIKOLOGI PADA IBU NIFAS

MASALAH PSIKOLOGI PADA IBU NIFAS”.”.

1.2

1.2 RumRumusan Masausan Masalahlah

Bagaimana perubahan psikologi pada masa nifas dan cara mengatasinya? Bagaimana perubahan psikologi pada masa nifas dan cara mengatasinya?

1.3

1.3 Tujuan Tujuan PenuliPenulisansan 1.3.1

1.3.1 Untuk memenUntuk memenuhi tugas uhi tugas mata kuliah mata kuliah psikologi.psikologi. 1.3.2

1.3.2 Untuk menUntuk mengetahgetahui pengui pengertian masertian masa nifas,a nifas, ganggangguan yanguan yang terjadi padg terjadi pada masaa masa nifas dan cara mengatasinya.

nifas dan cara mengatasinya. 1.3.3

1.3.3 Untuk berbagi ilmu Untuk berbagi ilmu pengetahuan dengpengetahuan dengan teman, kerabaan teman, kerabat dan pembacat dan pembaca tentang cara mengatasi masalah gangguan psikologi masa nifas.

tentang cara mengatasi masalah gangguan psikologi masa nifas.

1.4

1.4 Manfaat Manfaat PenulPenulisanisan 1.4

1.4.1.1 BagBagi mahasi mahasiswa khiswa khusuususnysnya mahasa mahasiswiswa kebida kebidanaanan agarn agar dapdapat mengat mengenalenalii gangguan psikologi pada ibu setelah melahirkan dan mengurang gangguan psikologi pada ibu setelah melahirkan dan mengurang terjadinya gangguan tersebut.

terjadinya gangguan tersebut. 1.4.2

1.4.2 Bagi institusi “AKADEMI KEBIDANAN ADILA BANDAR Bagi institusi “AKADEMI KEBIDANAN ADILA BANDAR  LAMPUNG” dapat meningkatkan keterampilan mahasiswa melalui LAMPUNG” dapat meningkatkan keterampilan mahasiswa melalui karya tulis.

karya tulis. 1.4.3

1.4.3 Bagi Bagi pembapembaca agca agar mear menambah nambah pengetpengetahuan ahuan yang yang lebih lebih mendmendalamalam tentang bahaya gangguan psikologi masa nifas.

(6)

6

6

BAB II BAB II PEMBAHASAN PEMBAHASAN

2.1 Pengertian Masa Nifas 2.1 Pengertian Masa Nifas

Masa nifas (puerpurium) dimulai setelah

Masa nifas (puerpurium) dimulai setelah kelahiran plasenta dan berakhir ketikakelahiran plasenta dan berakhir ketika alat-alat kandungan kembali seperti keadaan sebelum hamil. Masa nifas atau alat-alat kandungan kembali seperti keadaan sebelum hamil. Masa nifas atau puerpurium dimulai sejak 2 jam setelah lahirnya plasenta sampai dengan 6 puerpurium dimulai sejak 2 jam setelah lahirnya plasenta sampai dengan 6 minggu (42 hari). Dalam bahasa latin, waktu mulai tertentu setelah melahirkan minggu (42 hari). Dalam bahasa latin, waktu mulai tertentu setelah melahirkan anak ini disebut Puerpurium yaitu dari kata

anak ini disebut Puerpurium yaitu dari kata Puer Puer  yang artinya bayi danyang artinya bayi dan ParousParous yang artinya melahirkan. Jadi Puerpurium adalah masa pulih kembali, mulai dari yang artinya melahirkan. Jadi Puerpurium adalah masa pulih kembali, mulai dari persalinan selesai hingga alat-alat kandungan kembali seperti

persalinan selesai hingga alat-alat kandungan kembali seperti pra hamil.pra hamil.

2.2

2.2 Fase-Fase-fase yang dialafase yang dialami Saat Masa Nifasmi Saat Masa Nifas

Dalam menjalani adaptasi setelah melahirkan, ibu akan mengalami fase-fase Dalam menjalani adaptasi setelah melahirkan, ibu akan mengalami fase-fase Men

Menuruurut Teot Teori Ruri Rubinbin sebsebagaagai beri berikuikutt ::

a.

a. FaFase Tse Takakining Ing In Fase taking in yai

Fase taking in yaitu periode kettu periode keterganergantungtungan yangan yang berlanberlangsung padgsung pada haria hari pertama sampai hari kedua setelah melahirkan. Pada fase ini, fokus perhatian ibu pertama sampai hari kedua setelah melahirkan. Pada fase ini, fokus perhatian ibu terutama pada dirinya sendiri. Pengalaman selama proses persalinan berulang kali terutama pada dirinya sendiri. Pengalaman selama proses persalinan berulang kali diceritakannya, ibu cenderung menjadi pasif terhadap

diceritakannya, ibu cenderung menjadi pasif terhadap lingkungannylingkungannya.a.

b.

b. Fase Fase TakTaking ing HolHoldd

Fase taking hold adalah fase yang berlangsung antara 3-10 hari setelah Fase taking hold adalah fase yang berlangsung antara 3-10 hari setelah melahirkan. Pada

melahirkan. Pada fase ini, ibufase ini, ibu merasa khawatir merasa khawatir akan ketidakmampakan ketidakmampuannya uannya daridari rasa tanggung jawabnya dalam merawat bayi. Ibu memiliki perasaan yang sangat rasa tanggung jawabnya dalam merawat bayi. Ibu memiliki perasaan yang sangat sensitif sehingga mudah tersinggung dan mudah marah, oleh karena itu perlu sensitif sehingga mudah tersinggung dan mudah marah, oleh karena itu perlu berhati-hati dalam berkomunikasi dengan ibu.

(7)

7

7

c.

c. Fase Fase LetLettinting g gogo

Fase letting go merupakan fase menerima tanggung jawab akan peran barunya Fase letting go merupakan fase menerima tanggung jawab akan peran barunya yang berlangsung 10

yang berlangsung 10 hari hari setelah melahirkan. ibu sudsetelah melahirkan. ibu sudah dapat menyesuaikan diri,ah dapat menyesuaikan diri, merawat diri

merawat diri dan bayinya, sdan bayinya, serta kepercayaan erta kepercayaan dirinya sudah medirinya sudah meningkat.ningkat.

2.3

2.3 Respon OrRespon Orangtua Terhangtua Terhadap Bayi Baru Lahadap Bayi Baru Lahirir

Menjadi orangtua merupakan krisis tersendiri dan mereka harus dapat

Menjadi orangtua merupakan krisis tersendiri dan mereka harus dapat melewatimelewati masa tra

masa transisi. Bnsisi. Berikuerikut adalah t adalah masamasa transtransisi pada pisi pada postpaostpartum yrtum yang harang harusus diperhatikan oleh pasangan:

diperhatikan oleh pasangan:

1.

1. Fase Fase HonHoneymeymoonoon

Adalah fase setelah anak lahir dan terjadi kontak yang lama antara ibu, ayah Adalah fase setelah anak lahir dan terjadi kontak yang lama antara ibu, ayah dan anak. Masa ini dapat dikatakan sebagai psikis honeymoon yang memerlukan dan anak. Masa ini dapat dikatakan sebagai psikis honeymoon yang memerlukan hal-hal romantis, masing-masing saling memperhatikan anaknya dan menciptakan hal-hal romantis, masing-masing saling memperhatikan anaknya dan menciptakan hubungan yang baru.

hubungan yang baru.

2.

2. BouBoundinding Attacng Attachmehmentnt

Bounding merupakan satu langkah awal unutk mengungkapkan perasaan afeksi Bounding merupakan satu langkah awal unutk mengungkapkan perasaan afeksi ( kasih sayang ). Attachment merupakan interaksi antara ibu dan bayi secara ( kasih sayang ). Attachment merupakan interaksi antara ibu dan bayi secara spesifik sepanjang waktu.

spesifik sepanjang waktu.

Bounding attachment adalah kontak awal antara ibu dan bayi setelah kelahiran, Bounding attachment adalah kontak awal antara ibu dan bayi setelah kelahiran, untuk memb

untuk memberikan kasih erikan kasih sayangsayang yang meruyang merupakan dasar pakan dasar interaksi antara interaksi antara keduanyakeduanya secara

terus-secara terus- menerus. Dengmenerus. Dengan kasih an kasih sayang ysayang yang diberikan ang diberikan terhadap bterhadap bayinyaayinya maka akan terbentuk ikatan antara orang tua dan bayinya.

(8)

8

8

2.4

2.4 GangguGangguan Psikolan Psikologi Saat Nogi Saat Nifasifas 2.4.1

2.4.1 Baby Blues (Baby Blues (postparpostpartum bluetum blues)s) a)

a) PengePengertianrtian Baby BBaby Blues (plues (postparostpartum blutum blues)es)

Baby Blues (postp

Baby Blues (postpartum blues)artum blues) merupakan kesedimerupakan kesedihan atau kemurunhan atau kemurungan setelahgan setelah melahirkan

melahirkan biasanya hanya munbiasanya hanya muncul sementara waktu, yakni sekitar 2 hcul sementara waktu, yakni sekitar 2 hari hingga 2ari hingga 2 minggu sejak kelahiran bayi. Postpartum blues tidak menggagu kemampuan minggu sejak kelahiran bayi. Postpartum blues tidak menggagu kemampuan seorang wanita untuk merawat bayinya sehingga ibu dengan postpartum blues seorang wanita untuk merawat bayinya sehingga ibu dengan postpartum blues masih bisa merawar bayinya.

masih bisa merawar bayinya.

b)

b) Penyebab Penyebab Baby BluBaby Blues (postpartum es (postpartum blues)blues)

1. Faktor hormonal 1. Faktor hormonal

Perubahan kadar estrogen setelah melahirkan yaitu penurunan kadar estrogen, Perubahan kadar estrogen setelah melahirkan yaitu penurunan kadar estrogen, dimana

dimana estrogen estrogen memiliki memiliki efek efek supresi supresi terhadapterhadap aktivitas aktivitas enzim enzim monoaktivitasmonoaktivitas oksid

oksidasease yaitu suyaitu suatu enzatu enzim otakim otak yang yang bekerbekerja mengja menginaktiinaktivasi, bvasi, baik noaik nonadrnadrenalinenalin maupun serotonin yang berperan dalam suasana hati dan kejadian depresi.

maupun serotonin yang berperan dalam suasana hati dan kejadian depresi.

2. Faktor Demografik  2. Faktor Demografik 

Yaitu umu

Yaitu umur dan paritr dan paritas. Umur yaas. Umur yang terlalng terlaluu mudamuda untuuntuk melahirk melahirkan, sehikan, sehinggnggaa memikirkan tanggung jawabnya sebagai seorang ibu untuk mengurus anaknya. memikirkan tanggung jawabnya sebagai seorang ibu untuk mengurus anaknya. Sedangkan postpartum blues banyak terjadi pada primipara, mengingat baru Sedangkan postpartum blues banyak terjadi pada primipara, mengingat baru memasuki perannya sebagai seorang ibu, tetapi tidak menutup kemungkinan juga memasuki perannya sebagai seorang ibu, tetapi tidak menutup kemungkinan juga terjadi ibu yang pernah melahirkan, yaitu jika ibu mempunyai riwayat postpartum terjadi ibu yang pernah melahirkan, yaitu jika ibu mempunyai riwayat postpartum blues sebelumya.

blues sebelumya.

3.

3. PengPengalaman alaman dalam dalam proseprosess KehamKehamilan ilan dandan PersaPersalinanlinan..

Kesulitan saat proses kehamilan dan persalinan dapat memperburuk keadaan Kesulitan saat proses kehamilan dan persalinan dapat memperburuk keadaan ibu pasca melahirkan seperti perdarahan, secsio caesar sehingga menimbulkan ibu pasca melahirkan seperti perdarahan, secsio caesar sehingga menimbulkan rasa takut pada ibu yang masih

(9)

9

9

4.

4. Latar belakang Latar belakang psikososial wanita psikososial wanita yang bersanyang bersangkutangkutan

Seperti tingkat pendidikan, status perkawinan, kehamilan yang diinginkan, Seperti tingkat pendidikan, status perkawinan, kehamilan yang diinginkan, riwayat ganggu

riwayat gangguanan kejiwaan sebelumnya, kejiwaan sebelumnya, dan status sosial ekondan status sosial ekonomi.omi.

5.

5. FiFisisik k  Men

Mengasgasuh bauh bayi,yi, menmenyusyusui, mui, memaemandindikankan, men, mengggganti panti popoopokk tantanpa adpa adanyanyaa bantuan dari suami ataupun keluarga sehingga ibu mengalami kelelahan fisik. bantuan dari suami ataupun keluarga sehingga ibu mengalami kelelahan fisik.

c) Gejala Baby Blues c) Gejala Baby Blues

Gejala-Gejala-gejala yangejala yang timbul padag timbul pada ibu postpaibu postpartum bluertum blues (baby blues) sebags (baby blues) sebagaiai berikut:

berikut:

 MenangMenangisis tanpa tanpa sebabsebab

  CemasCemas   KhawatirKhawatir   KesepianKesepian 

 Penurunan gairah seksualPenurunan gairah seksual

 Kurang percaya diri terhadap Kurang percaya diri terhadap kemampuannya menjadi seorang ibu.kemampuannya menjadi seorang ibu.

 Sensitive / mudah tersinggungSensitive / mudah tersinggung

d) Cara mengatasi masalah Baby Blues d) Cara mengatasi masalah Baby Blues

 Mempersiapkan mental dan material persalinan yang lebih baik.Mempersiapkan mental dan material persalinan yang lebih baik.

 Dengan cara KomunikasiTerapeutik Dengan cara KomunikasiTerapeutik 

Kemampuan mengubah secara psikologis minat

Kemampuan mengubah secara psikologis minat atau perhatian individu denganatau perhatian individu dengan cara pendekatan, sehingga individu akan menanggapi pesan-pesan komunikasi cara pendekatan, sehingga individu akan menanggapi pesan-pesan komunikasi sesuai den

sesuai dengangan kehenkehendak komudak komunikatonikator. Tujuan kor. Tujuan komunikmunikasi Terapeasi Terapeutik yaitutik yaituu menciptakan hubungan baik antar bidan dengan klien

menciptakan hubungan baik antar bidan dengan klien dengan cara:dengan cara:

-- MembaMembantu ibntu ibu unu untuk mtuk memahaemahami dirmi dirinya inya sebagsebagai seoai seorang rang ibuibu -- MendoMendorong rong pasien pasien mampmampu mereu meredakan dakan segala segala keteketeganggangan emosian emosi.. -- DapDapat menat mendukdukung tung tindindakaakan konn konstrstruktuktif.if.

(10)

1

1

0

0

 Meningkatkan Support mental/dukunganMeningkatkan Support mental/dukungan

-- MembuMembutuhktuhkan an bantubantuan an dari dari suami suami dan dan keluakeluarfga rfga dalm dalm mengmengurus urus anak anak  -- MenyMenyarankaarankan kn kepada epada ibu ibu untuk untuk mengmenguranurangi rgi rasa casa cemas emas dan dan khawkhawatiratir -- MenMencarcari hibi hiburauran dan dan meln meluanuangkgkan waan waktu uktu untuntuk dirk diri seni sendirdirii

e) Pencegahan

e) Pencegahan agar tidak agar tidak terjadi Baby terjadi Baby BluesBlues

-- beriberististirarahahat t keketiktika a babayi yi titidudurr -- beroberolalahhraragga a ririnngganan

-- ikhlas ikhlas dan dan tultulus us dendengan gan perperan an barbaruvuvsebsebagaagai ibi ibuu

-- bicarkbicarkan beran bersamsama suama suami ataui ataupun kpun kelueluargarga tenta tentang rang rasa ceasa cemasmas -- beerrssiikb kaap flp flekeksisibbeell

-- bergabbergabung ung dendengan gan kelkelompompok ok ibu-ibu-ibu ibu barbaruu

2.4.2

2.4.2 DepresDepresi Posti Postpartumpartum

a)

a) PengPengertian Dertian Depresi Pepresi Postpaostpartumrtum Dep

Depresresi i pospostpatparturtum m mermerupaupakankan depdepresresii yanyang g diadialamlami i ibuibu 3 3 bulbulan an perpertamtamaa setelah melahirkan, wanita tersebut secara social dan emosional meras

setelah melahirkan, wanita tersebut secara social dan emosional meras terasingkanterasingkan atau mud

atau mudah tegah tegang dalam ang dalam setiap ksetiap kejadian hiduejadian hidupnyapnya (Llewelly-jones(Llewelly-jones :1994).:1994). Dapat disimp

Dapat disimpulkan bahulkan bahwa depresi post partuwa depresi post partumm adalah ganadalah ganggugguan emosionaan emosionall pasca persalinan yang bervariasi, terjadi pada 10hari pertama masa setelah pasca persalinan yang bervariasi, terjadi pada 10hari pertama masa setelah melahirkan dan berlangsung terus-menerus sampai6 bulan atau bahkan sampai melahirkan dan berlangsung terus-menerus sampai6 bulan atau bahkan sampai satu tahun.

satu tahun.

b)

b) PenyPenyebab Deprebab Depresi Postpaesi Postpartumrtum

Penyebab depresi pada umumnya sama dengan penyebab postpartum blues, Penyebab depresi pada umumnya sama dengan penyebab postpartum blues, henya saja yang membedakan adalah karakteristik wanita yang berisiko henya saja yang membedakan adalah karakteristik wanita yang berisiko mengalami depresi post partum seperti:

(11)

1

1

1

1

-- WanWanita yita yang mang mempempunyunyai riai riwaywayat dat deprepresiesi

-- WanWanitaita yanyang berg berasal dasal dari kari kelueluargarga yana yang kurg kurang rang romaomastisstis

-- WaWaninitata yayangng kukurarangng memendndapapatatkakan dun dukukungngan dan darari sui suamami ati atau oau orarangng  –  –  orangorang terdekatnya selama hamil dan setelah melahirkan.

terdekatnya selama hamil dan setelah melahirkan.

c)

c) Gejala Depresi PostpartumGejala Depresi Postpartum

Gejala

Gejala –  – gejala yang timgejala yang timbul pada depresi bul pada depresi postpartum adalahpostpartum adalah sebagai berikut :sebagai berikut : -- DipenDipenuhi rasuhi rasa sedih da sedih dan depan depresi yaresi yang disng disertai dertai dengan mengan menangenangis tanpis tanpa sebaba sebab.. -- TiTidadak dapk dapat beat berkrkononsensentrtrasasi.i.

-- TidTidak meak memilimiliki teki tenagnaga atau ha atau hanyanya sedia sedikit skit sajaaja..

-- Ada Ada perperasaasaanan kurkurang ang perpercaycaya da diriiri dan dan tidtidak ak berberharharga.ga.

-- MenMenjadjadi tii tidak dak berbertartarik dik dengengan ban bayiayi ataatau tu terlerlalu alu memmemperperhathatikaikan dn danan mengkhawatirkan bayinya.

mengkhawatirkan bayinya.

-- Ada peAda perasaan rasaan takut takut untuk untuk menymenyakiti dakiti diri seniri sendiri diri atau batau bayinyayinyaa -- GaGangngguguan an nanafsfsu u mamakakan.n.

-- GaGangnggguuan an titidudurr

d)

d) Cara MengCara Mengatasi Depresatasi Depresi Postparti Postpartumum

Karena penyebab

Karena penyebab dan gejalanya dan gejalanya hampir sama hampir sama dengan dengan postpartum bluespostpartum blues makamaka cara mengatasinya pun sedikit sama dengn postpartum blues yaitu

cara mengatasinya pun sedikit sama dengn postpartum blues yaitu sebagai berikut:sebagai berikut:

-- Bicaralah dBicaralah dengan suengan suamiami atau keluatau keluarga atas arga atas kecemasan ykecemasan yang dirasakang dirasakan.an.

-- Berendam unBerendam untuk relaksasituk relaksasi dengan dengan air hangat air hangat untuk untuk relaksasi yang relaksasi yang memberikanmemberikan efek tenang.

efek tenang. -- SarSarapaapan pagn pagii

Makan

Makanan itu bisa man itu bisa memberemberii energenergi sehingi sehinggaga bisa menbisa menjalankjalankan aktivan aktivitas denitas dengangan baik. Tak ada salahnya untuk menikmati kebersamaan dengan suami sebelum baik. Tak ada salahnya untuk menikmati kebersamaan dengan suami sebelum ia berangkat kerja.

ia berangkat kerja.

(12)

1

1

2

2

Kandungan alkohol dan caffeine pada alkohol dan caffeine sangat berpengaruh Kandungan alkohol dan caffeine pada alkohol dan caffeine sangat berpengaruh terhad

terhadap kondiap kondisi tubuhsi tubuh.. KonsuKonsumsi alkohomsi alkohol dan caffeil dan caffeine yang berne yang berlebihalebihann memicu datangnya penyakit lain seperti kanker dan migrain.

memicu datangnya penyakit lain seperti kanker dan migrain. -- IstiraIstirahat yanhat yang cukug cukupp

Waktu tidur yang cukup sangat mempengaruhi kondisi tubuh dan psikologis. Waktu tidur yang cukup sangat mempengaruhi kondisi tubuh dan psikologis. Kelelahan akan semakin memperparah depresi

Kelelahan akan semakin memperparah depresi..

2.4.3

2.4.3 Postpartum Kejiwaan/Postpartum PsikosisPostpartum Kejiwaan/Postpartum Psikosis

a)

a) Pengertian Post Partum PsikosaPengertian Post Partum Psikosa Postpartum Psikosa

Postpartum Psikosa merupakam merupakam kejiwaan serikejiwaan serius yang us yang dialami oleh dialami oleh wanitawanita setelah melahirkan

setelah melahirkan dengan ditandai dengan ditandai pergantian ppergantian perasaan yang erasaan yang cepatcepat dan depresidan depresi hebat.

hebat.

b)

b) Penyebab Post Partum PsikosaPenyebab Post Partum Psikosa

Disebabkan karena wanita tersebut memiliki masalah psikis lainnya selain Disebabkan karena wanita tersebut memiliki masalah psikis lainnya selain masalah psikis saat kehamilan dan menghadapi persalinan. Sehingga masalah masalah psikis saat kehamilan dan menghadapi persalinan. Sehingga masalah psikis tersebut memuncak, menjadi depresi yang serius.

psikis tersebut memuncak, menjadi depresi yang serius.

c)

c) Gejala Post Partum PsikosaGejala Post Partum Psikosa

Gejala yang sering terjadi pada postpartum Psikosa Gejala yang sering terjadi pada postpartum Psikosa yaitu:yaitu:

-- DeelluD ussii -- HaalluH ussiinnaassii

-- Susah tSusah tiduidur/ r/ menmengalgalami ami ganganngnguan uan saasaat ist istirtirahaahatt -- ObseObsesi si mmenenggenenai ai bbayayii

d)

d) Faktor yang mendukungFaktor yang mendukung Pada wanita yang mend

Pada wanita yang menderita penyakiterita penyakit ini dapat terkena pini dapat terkena perubahan mood secarerubahan mood secaraa drastis dari depresi ringan ke

drastis dari depresi ringan ke kegusaran dan berganti menjadi euforia dalam waktukegusaran dan berganti menjadi euforia dalam waktu singkat. Penderita kehilangan semangat dan kenyamanan dalam beraktifitas, singkat. Penderita kehilangan semangat dan kenyamanan dalam beraktifitas, sering menjauhkan diri dari teman atau keluarga.

(13)

1

1

3

3

Faktor yang mendukung ialah : Faktor yang mendukung ialah :

a.

a. LaLatatarr BeBelalakakang kelng keluauargrgaa Dari segi ekonomi, sosial, stat

Dari segi ekonomi, sosial, status pernikahan dan tingkat pendidikanus pernikahan dan tingkat pendidikan b.

b. KondKondisi psikisi psikososiososial yanal yang burug buruk k 

Memiliki riwayat depresi sebelumnya yang memperparah keadaan psikis Memiliki riwayat depresi sebelumnya yang memperparah keadaan psikis ibu saat ini.

ibu saat ini. c.

c. KeKeprpribibadadi ibi ibuu

Dimana ibu memilik

Dimana ibu memiliki sifat tertutup oi sifat tertutup olehleh orang lain orang lain sehingga masalah ysehingga masalah yangang dihadapi begitu berat, dan

dihadapi begitu berat, dan menyebabkan depresi berat.menyebabkan depresi berat.

e)

e) Cara pencegahan terjadinya post partum psikosisCara pencegahan terjadinya post partum psikosis

Untuk mengurang jumlah penderita ini sebagai suami maupun anggota Untuk mengurang jumlah penderita ini sebagai suami maupun anggota keluarga sebaiknya lebih memperhatikan kondisi dan keadaan ibu serta member keluarga sebaiknya lebih memperhatikan kondisi dan keadaan ibu serta member dukungan psikis agar tidak merasa kehilangan perhatian .

dukungan psikis agar tidak merasa kehilangan perhatian .

Bagi ibu yang mengalami postpartum psikosis disarankan untuk: Bagi ibu yang mengalami postpartum psikosis disarankan untuk:

 Beristirahat yang cukupBeristirahat yang cukup Ber

Beristiistirahrahat yanat yang cukg cukupup untuntukuk menmenguguranrangi kegi kelellelahaahan yann yangg tidtidak berak berartarti,i, yang

yang dapatdapat memperberat memperberat psikis ibupsikis ibu..

 Mengkonsumsi makanan dengan gizi yang Mengkonsumsi makanan dengan gizi yang seimbangseimbang

Dengan makan yang bergizi nutrisi yang menjadi energy dapat bekerja Dengan makan yang bergizi nutrisi yang menjadi energy dapat bekerja dalam tubuh sehingga ibu dapat lebih merasa sehat,

dalam tubuh sehingga ibu dapat lebih merasa sehat, bersemangat.bersemangat.

 Bergabung dengan orang-orang baruBergabung dengan orang-orang baru Orang-orng baru ini

Orang-orng baru ini yaitu wanita yang baru yaitu wanita yang baru melahirkan pula, dengmelahirkan pula, dengan begituan begitu ibu dapat berbagi pengalaman dan member semangat satu sama

ibu dapat berbagi pengalaman dan member semangat satu sama lain.lain.

 Bersikap fleksibelBersikap fleksibel

Sikap yang fleksibel membuat perasaan nyaman dimana ibu berada, seingga Sikap yang fleksibel membuat perasaan nyaman dimana ibu berada, seingga perasaan ibu akan selalu tenang.

perasaan ibu akan selalu tenang.

(14)

1

1

4

4

Mulai terbuka dengan orang terdekat seperti suami maupun keluarga jika Mulai terbuka dengan orang terdekat seperti suami maupun keluarga jika terdapat perasaan yang dicemaskan ataupun pikiran yang sekiranya dapat terdapat perasaan yang dicemaskan ataupun pikiran yang sekiranya dapat mengganggu.

mengganggu.

 Sarankan untuk berkonsultasi dengan tenaga kesehatanSarankan untuk berkonsultasi dengan tenaga kesehatan Untuk l

Untuk lebih menebih mengetahgetahui kondui kondisi ibu sebisi ibu sebaiknyaiknyaa konskonsultasi ke tultasi ke tenagenagaa kesehatan, sehingga ibu dapat mengetahui kondisinya dan apa yang harus kesehatan, sehingga ibu dapat mengetahui kondisinya dan apa yang harus dilakukannya.

(15)

1

1

5

5

BAB III BAB III PENUTUP PENUTUP 3.1 Kesimpulan 3.1 Kesimpulan

Masa nifas (puerpurium)

Masa nifas (puerpurium) dimulai setelah kelahiran dimulai setelah kelahiran plasenta dan berakhplasenta dan berakhirir ketikaketika alat-alat kandungan kembali seperti keadaan sebelum hamil. Masa nifas atau alat-alat kandungan kembali seperti keadaan sebelum hamil. Masa nifas atau puerpurium dimulai sejak 2 jam setelah lahirnya plasenta sampai dengan 6 puerpurium dimulai sejak 2 jam setelah lahirnya plasenta sampai dengan 6 minggu (42 hari).

minggu (42 hari).

Perubahan tersebut dapat menjadi

Perubahan tersebut dapat menjadi gangguan seperti gangguan psikologi meliputi:gangguan seperti gangguan psikologi meliputi: -- BabyBaby Blues Blues (post(postpartupartum m blues)blues)

-- DepresDepresi posi post part partumtum -- PosPostpatparturtumm

3.2 Saran 3.2 Saran

Melalui makalah ini penulis menyarankan sebaiknya: Melalui makalah ini penulis menyarankan sebaiknya: 1.

1. Bagi tenBagi tenaga keseaga kesehatan lehatan lebih pekbih peka terhada terhadap gangap gangguan-gguan-gangguangguan yangan yang mungkin dapat dialami atau telah dialami oleh ibu setelah melahirkan mungkin dapat dialami atau telah dialami oleh ibu setelah melahirkan (masa nifas), sehingga dapat teratasi dengan cepat.

(masa nifas), sehingga dapat teratasi dengan cepat. 2.

2. Bagi sBagi suami mauuami maupun kpun keluargeluarga sekiraa sekiranya dnya dapat mapat membanembantu unttu untuk uk  meminimalkan terjadinya gangguan psikososial pada ibu pasca melahirkan meminimalkan terjadinya gangguan psikososial pada ibu pasca melahirkan dengan cara

dengan cara memberi dumemberi dukungan spiritual, kungan spiritual, emosional dan emosional dan lebih memberilebih memberi perhatian pada ibu.

(16)

1

1

6

6

DAFTAR PUSTAKA DAFTAR PUSTAKA

Dahro, Ahmad.2011.

Dahro, Ahmad.2011. Analisa Perilaku Wanita Analisa Perilaku Wanita. Bandar Lampung. Bandar Lampung Saleha, Sitti.2009.

Saleha, Sitti.2009. Asuhan Kebidanan p Asuhan Kebidanan pada Masa Nifasada Masa Nifas. Jakarta: Salemba Medika. Jakarta: Salemba Medika Dewi, Vivian Nanny Lia.2011.

Dewi, Vivian Nanny Lia.2011. Asuhan  Asuhan Kebidanan Kebidanan Pada Pada Ibu Ibu NifasNifas.Jakarta:.Jakarta: Salemba Medika Salemba Medika http://www.ibudanbalita.net/info/cara-mengatasi-gangguan-psikologi-pada-masa-nifas.html nifas.html

Referensi

Dokumen terkait

Bendungan ASI biasanya sering terjadi pada ibu nifas atau setelah melahirkan, oleh sebab itu pada masa ini, disebut juga sebagai masa rawan terjadinya pembengkakan payudara,

Adapun tujuan khususnya adalah (1) Mengidentifikasi karakteristik individu contoh yaitu pendidikan terakhir, pendapatan per kapita, serta pengeluaran per kapita,

Dalam meresensi buku, seorang peresensi harus menulis buku yang hendak  diresensi. Ikhtisar adalah bentuk singkat dari suatu karangan atau rangkuman. Ikhtisar

Nilai aktivitas kitin deasetilase dalam menghasilkan glukosamin merupakan suatu fungsi dari reaksi substrat glikol kitin (yang berasal dari glikol kitosan) terhadap enzim

Dari ketiga cara belajar peserta didik aktif tersebut penulis melakukan inovasi yang kemudian menjadi tehnik pembelajaran dengan fun card yang dilengkapi dengan kartu kontrol

-nteraksi antara faktor pe'amu (endogen) dan faktor risiko dari luar (eksogen) akan menyebabkan kolonisasi faktor pe'amu (endogen) dan faktor risiko dari luar (eksogen) akan

Keadaan saling memerlukan hubungan yang harmonis antara manusia dengan alam sekeliling supaya kualiti kehidupan manusia dan alam sekeliling terpelihara..

Tujuan dari penelitian ini adalah pembuatan aplikasi pengembangan corak batik dengan motif karang jenis pavona venosa berbasis web dengan menggunakan metode Random Walk.. Hasil